BAB II
PERKEMBANGAN IPTEK DI ERA GLOBALISASI
1. PENGERTIAN (ILMU, PENGETAHUAN, DAN GLOBALISASI)
A. Pengertian Ilmu
Nama : Jihan Safitri (18)
Ilmu, sains, atau ilmu pengetahuan (Inggris: science; Arab: )ال ِع ْلـُمadalah segala
suatu proses kegiatan terhadap suatu keadaan dengan cara memakai alat, prosedur,
cara, metode, dan sehingga menghasilkan pengetahuan baru bagi manusia itu sendiri.
Orang yang berilmu berarti orang yang mempunyai pengetahuan, dasar,
pemahaman, dan mempunyai batasan tergantung pada keterbatasannya dalam
mencari suatu ilmu yang diperolehnya.
B. Pengertian Pengetahuan
Pengetahuan adalah informasi yang telah dikombinasikan dengan pemahaman
dan potensi untuk menindaki; yang lantas melekat di benak seseorang. Pengetahuan
muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau
kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya.
C. Pengertian Globalisasi
Globalisasi Berasal dari kata global dan lization yang berarti sebuah dunia dan proses
secara berurutan. Secara sederhana, globalisasi merupakan sebuah proses yang
mendorong berbagai aspek kehidupan manusia menjadi tidak terbatas. Maksudnya,
antara individu satu maupun individu lain, kelompok dengan kelompok, negara
dengan negara, tidak memiliki batasan geografis dan budaya.
2. KARAKTERISTIK GLOBALISASI
Nama : Mera Putri Handayani (20)
A. Ciri –Ciri Globalisasi Secara Umum:
1. Meningkatkan interaksi kulturalmelalui media massa ; televisi, internet, film,
musik, maupun berita skala internasional.
2. Adanya perubahan dalam ruang gerak dan waktu. Ditandai dengan semakin
menipisnya jangkauan geografis suatu wilayah yang dapat ditempuh dalam waktu
singkat (Harmantyo 2006:2).
3. Munculnya para aktor transnasional seperti perusahaan multinasional yang
berkembang di berbagai negara, semakin dominannya organisasi semacam
ekonomi global sepertiWorld Trade Organization(WTO).
B. Ciri Globalisasi dalam Perspektif Geografi :
1. Fenomena semakin luasnyawilayah pengaruh suatu peristiwadan aktivitas.
2. Fenomena semakin intensifnya proses yang berlangsung dalam suatu wilayah.
C. Ciri Globalisasi dalam Perspektif Ekonomi :
Globalisasi ditandai oleh berkembangnya perusahaan multinasionaldi negara
berkembang. Perusahaan multinasional adalah suatu perusahaan yang berpusatdi
sebuah negara (perusahaan induk) namun memiliki aktivitas produksiatau pemasaran
cabang di negara lain(negara cabang).Karena perusahaan ini menjalankan bisnisnya di
berbagai Negara maka sifat usahanya mendunia. Sehingga dapat memiliki pengaruh
yang kuat terhadap kondisi politik global.
Contoh perusahaan multinasional:
1. Google
2. Microsoft
3. Honda
4. Toyota
5. Samsung
6. Nokia
7. Adidas
8. Puma
Perusahaan multinasional pertama muncul pada1602 yaitu Perusahaan Hindia Timur
Belanda yang merupakan saingan berat dari Perusahaan Hindia Timur Britania.
Dampak perusahaan multinasional :
1. Pasar cenderung monopoli dan oligopolisehingga dapat mematikan ekonomi.
2. Perusahaan multinasionalsangat berpengaruh dalam pengambilan kebijakan
politik, sehingga membuat masyarakat resah.
3. Menimbulkan kerusakan lingkunganakibat aktivitas industri.4)Perubahan
iklim dan kehilangan kekayaan hayati
Ciri Globalisasi dalam Perspektif Budaya :Hal yang paling menonjol
adalahkemudahan penyebaran informasi melalui media massa seperti; internet, media
massa, dan televisi.Dan hal ini berdampak pada pada kemudahan penyebaran unsur
budaya dari negara laincontohnya adalah Negara Barat. Penyebarannya bisa melalui ;
film, lagu, hingga gaya hidup orang Barat
3. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Nama : Kamal Ramadhani (19)
A. TEKNOLOGI LUAR ANGKASA
a. Pengertian Revolusi Teknologi
Revolusi teknologi dalam artian umum adalah sebuah periode yang relatif
singkat dalam sejarah ketika sebuah teknologi digantikan oleh teknologi yang
lain.
Contoh-contoh revolusi teknologi tersebut di antaranya:
1. Temuan mesin cetak
2. Bom atom
3. Internet
b. Latar Belakang Teknologi Luar Angkasa
Pada awalnya, latar belakang teknologi luar angksa dipicu dari selesainya
Perang Dunia II, yang dimenangkan oleh blok sekutu yang kemudian dilanjutkan
oleh Perang Dingin. Pasca Perang Dunia II hingga sekitar tahun 1990-an, negara-
negara di dunia terbagi ke dalam dua blok, yakni Blok Barat dan Blok Timur.
Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat berasal dari anggota NATO
(antara lain : Inggris, Prancis, Italia, Belgia, dan lain-lainnya) dan Blok Timur
yang dipimpin oleh Uni Soviet beranggotakan Jerman Timur, Bulgaria, Hongaria
dan anggota lain yang bergabung dalam Pakta Warsawa. Kedua blok ini (
Amerika Serikat dan Uni Soviet) berlomba untuk mencapai ruang angkasa.
Perang Dingin seakan-akan menegaskan bahwa negara pertama yang berhasil
mencapai ruang angkasa akan menambah prestise yang luar biasa. Dari inilah
perkembangan teknologi luar angkasa mengalami perkembangan yang cukup
pesat.
c. Perkembangan dan Persaingan Teknologi Luar Angkasa
Persaingan diawali dengan peluncuran satelit Sputnik I oleh Uni Soviet pada 4
Oktober 1957. Kemudian pada November 1957 Uni Soviet meluncurkan satelit
Sputnik II dengan menyertakan seekor anjing bernama Laika. Amerika Serikat
yang tidak mau kalah segera menyusul, hingga pada 31 Januari 1958 Amerika
Serikat berhasil meluncurkan satelit pertamanya yang diberi nama Explorer I.
Selah tidak mau kalah, Uni Soviet membalasnya dengan mengirimkan Sputnik III
pada 15 Mei 1958, dan pada 4 Oktober 1959 Uni Soviet berhasil mengorbitkan
satelit Lunik III yang dapat mengelilingi bumi dan bulan, serta menjadi penjelajah
ruang angkasa ketiga yang dikirim ke bulan.
Tahukah Anda ?
Ternyata tidak hanya Neil Amstrong lho, yang menjadi orang
pertama yang menginjakkan kakinya dibulan. Mau tahu ? Silahkan
simak penjelasan dibawah ya..
Pada 12 April 1961, Uni Soviet berhasil mengirimkan manusia pertama ke
luar angkasa, bernama Yuri Gagarin menggunakan Vostok I selama 108 menit.
Disusul John Glenn, manusia pertama yang mengorbit bumi pada 20 Februari
1962 dengan pesawat Friendship 7 milik Amerika Serikat. Bulan Februari tahun
1966, Uni Soviet kembali meluncurkan Lunik ll dan berhasil mendarat di
permukaan bulan. Amerika Serikat yang tidak mau kalah mengirimkan Neil
Amstrong dan Edwin Aldrin dan menjadikannya manusia pertama yang
menginjakkan kakinya di bulan melalui misi Apollo 11 yang diluncurkan pada 20
Juli 1969.
Pada sekitar tahun 1970-an, badan ruang angkasa Amerika Serikat (NASA)
mulai mengembangkan pesawat ulang alik. Pesawat ulang alik pertama
diluncurkan oleh Amerika Serikat pada bulan Juni 1981 dan diberi nama
Columbia. Pada tahun 1996, pesawat ulang alik milik NASA, yang diberi nama
Challenger meledak pada detik ke-73 saat peluncurannya. Setelah kehancuran
pesawat Challenger dan Columbia, Amerika Serikat masih memiliki pesawat
ulang alik lain, di antaranya adalah Discovery, Atlantis, dan Endeavour.
Sementaraitu, Uni Soviet memiliki pesawat ulang alik sendiri yang diberi nama
Buran.
Pesawat Challenger
Seiring berjalannya waktu pada bulan Desember 1991, Uni Soviet bubar,
disebabkan Presiden Michael Gorbachev menerapkan sistem politik yang
bernama Glasnost (ketebukaan politik) dan perestroika (restrukturisasi
pembangunan ekonomi). Kedua politik ini ternyata tidak cocok diterapkan di Uni
Soviet, sehingga mereka bubar. Karena hal ini, perang dingin pun berakhir dan
Amerika serta Uni Sovied tidak bersaing dalam mengembangkan teknologi luar
angkasa. Sementara itu, Amerika Serikat dan Uni Soviet bekerja sama dengan
negara-negara maju lainnya seperti Jepang, India, Tiongkok, dan Uni Eropa untuk
mengembangkan International Space Station (Stasiun Luar Angkasa
Internasional).
International Space Station
Selain dari negara Amerika Serikat dan Uni Soviet, yaitu negara Tiongkok.
Tiongkok memiliki Kapsul Shenzhou V yang diluncurkan diatas roket Long
March 2F dari landasan pusat antariksa Tiongkok yang terletak di Jiauquan yang
membawa serta Yang Liwei sebagai astronot Asia pertama.
d. Perkembangan Teknologi Luar Angkasa di Indonesia
Indonesia menjadi negara Asia kedua setelah Jepang yang mampu
meluncurkan roket buatannya sendiri. Roket ini bernama Kartika I yang
diluncurkan pada 14 Agustus 1964 . Selain itu, Indonesia menjadi negara ketiga
setelah Amerika Serikat dan Kanada, menggunakan satelit domestiknya sendiri,
yang diberi nama satelit Palapa A1 dan diluncurkan pada 9 Juli 1976 yang
berguna untuk mengatur Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD. SKSD
bermanfaat untuk mempermudah komunikasi antar daerah dan antar negara,
menyambungkan telepon, televisi, radio, dan faksimili, serta menghubungkan
jaringan internet. Selanjutnya, Indonesia juga punya satelit Palapa B1 yang
berhasil diluncurkan pada 18 Juni 1983.
Kedua roket tersebut ditanggungjawabi oleh LAPAN (Lembaga Penerbangan
dan Antariksa Nasional) yang memiliki visi “Pusat Unggulan Penerbangan dan
Antariksa untuk mewujudkan Indonesia Maju dan Mandiri”. Indonesia juga
pernah memiliki astronot yang bernama Pratiwi Sudarmono yang akan
diberangkatkan untuk misi luar angkasa oleh NASA. Sayangnya, misi tersebut
gagal karena kecelakaan pesawat Challenger pada 28 Januari 1986.
e. Dampak Perkembangan Teknologi Luar Angkasa
Dampak Positif
Perkembangan ilmu pengetahuan bagi para ilmuwan dan mempermudah
penyebaran informasi bagi umat manusia.
Dampak Negatif
Di sekitar orbit bumi banyak sekali sampah satelit.
B. TEKNOLOGI PERSENJATAAN
a. Latar Belakang Teknologi Persenjataan
Perang Dunia II
Awalnya perkembangan teknologi persenjataan dimulai sejak Perang Dunia II,
dimana pada bulan Agustus 1939, Albert Einstein mengirimkan surat kepada
Franklin Rosevelt bahwa NAZI sedang mengadakan senjata baru bernama bom
nuklir. Karena surat tersebut, pemerintah Amerika Serikat meluncurkan Proyek
Manhattan pada Desember 1941. Proyek Manhattan merupakan proyek riset yang
bertujuan mengembangkan senjata nuklir pertama oleh Amerika Serikat dan
Britania Raya antara 1942-1946. Proyek Manhattan Amerika Serikat kemudian
membangun dan menguji bom atom pertama. Bom ini dibuat pertama kali oleh
Amerika Serikat pada 16 Juli 1945 di Alamogordo, New Mexico. Atas perintah
Harry Truman, bom inidigunakan untuk menghancurkan Kota Hiroshima pada 6
Agustus 1945 (Little Boy) dan Kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945 (Fat Man).
Perang Dingin
Pada saat perang dingin, Amerika Serikat dan Uni Soviet terlibat dalam
perlombaan menciptakan bom dan persenjataan nuklir. Amerika Serikat telah
memulai uji joba nuklir pada tahun 1952, sedangkan Uni Soviet mulai mencoba
uji nuklir pada tahun1955. Bom nuklir merupakan sebuah bom yang memiliki
daya ledak yang luar biasa, yang bersumber dari fisi atau pembelahan dan fusi
atau penggabungan inti-inti atom. Pada 1967, negara-negara yang
mengembangkan nuklir secara intens adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis,
Uni Soviet, dan Republik Rakyat Tiongkok. Perkembangan negara-negara
penghasil nuklir didorong oleh bubarnya Uni Soviet pada awal 1990-an dan
bekas-bekas dari Negara Uni Soviet, seperti Ukraina, Belarus, dan Kazakhstan,
yang membangun infrastruktur persenjataan nuklir tersebut secara mandiri.
b. Perkembangan Teknologi Persenjataan
Pengembangan nuklir dilakukan di negara negara yang semula tidak memiliki
nuklir, atau yang disebut dengan Non-Nudear Weapon States. Pengembangan
senjata nuklir juga dilakukan oleh Iran dan Korea Utara, yang awalnya merupakan
anggota Non-Nuclear Weapon States. Korea Utara telah melakukan dua kali uji
coba pada 9 Oktober 2001 dan 25 Mei 2009. Selain itu, negara terakhir yang
mengembangkan senjata nyklir adalah Suriah. Negara-negara banyak yang
mengembangkan nuklir, karena nuklir memiliki sisi positif, seperti untuk
memperoleh energi alternatif, tetapi nuklir juga memiliki dampak negatif yang
belum dapat ditangani. Kemudian, Negara-negara penghasil senjata nuklir
mengembangkan sarana pelontar bom nuklir yang dikenal dengan peluru kendali
atau rudal balistik.
Selain nuklir, rudal balistik merupakan senjata yang paling dikhawatirkan saat
ini. Negara besar seperti Amerika Serikat telah membatasi penggunaannya dengan
aturan-aturan yang mengikat melalui Missile Technology Control Regime
(MTCR) yang dibentuk pada 1987. Menurut aturan MTCR, sebuah negara tidak
boleh mengembangkan teknologi rudal yang memiliki jelajah lebih dari 300 km.
Namun, hingga kini Korea Utara masih terus mengembangkan rudal balistik jarak
jauh hingga antar benua dengan jangkauan jelajah mencapai 7.000 km. Dengan
perkembangan tersebut, banyak negara maju yang kemudian mulai
mengembangkan cara menangkal serangan rudal balistik.
Selain nuklir, senjata yang dikembangan di era modern atau digital ini adalah
laser, yang ditemukan pada 1960 oleh Theodore H. Maiman. Senjata lain yang
tidak kalah canggihnya di era modern ini adalah pesawat nirawak, atau yang lebih
dikenal dengan sebuah drone yang mulai digunakan pada tahun 2000-an.
Kemudian ada stuxnet yang disebut sebagai senjata digital. Stuxnet adalah senjata
pertama yang menggunakan kode digital untuk merusak sesuatu secara fisik dalam
dunia nyata.
Tidak seperti senjata nuklir, yang menentukan bagaimana berperang,
kemajuan teknologi robotika akan menentukan siapa atau apa yang akan
berperang di masa depan. Pengembangan teknologi robotika hampir menciptakan
sistem senjata robot otonom, yang dapat menentukan siapa, apa, dimana, kapan,
dan mengapa harus membunuh.
Dalam koteks pemahaman demikian, humanitas sedang mendekati cakrawala
teknologi yang berpotensi membawa bencana yang berpotensi membawa bencana
yang pada dasarnya akan mengubah, tidak hanya masa depan militerisme, tetapi
juga kehidupan sehari-hari.
c. Upaya Meredakan Persenjataan Nuklir
1. Perjanjian Nonproliferasi Nuklir atau Nuclear Non-Proliferation Treaty adalah
perjanjian yang ditandatangani pada 1 Juli 1968, yang membatasi kepemilikan
senjata nuklir.
2. Strategic Arms Limitation Talks atau SALT adalah serangkaian perjanjian
antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang dimulai sejak tahun 1969, yang
memuat tentang perjanjian pengawasan senjata.
3. Perjanjian SALT II merupakan serangkaian negosiasi Amerika Serikat dan Uni
Soviet dari 972-1979, guna membatasi pembuatan senjata nuklir strategis.
4. Pada 23 Maret 1983, Presiden Ronald Reagan mengusulkan pembentukan
Strategic Defense Initiative (SDI), sebuah proyek yang akan membangun
sistem anti-rudal berbasis ruang. Program ini langsung dijuluki "Star Wars".
5. Strategic Arms Reduction Treaty atau START ditandatangani pada 31 Juli
1991 oleh Presiden Amerika Serikat, George H. W. Bush dan Presiden Soviet
Mikhail Gorbachev.
6. Sempat ada Traktat START II, yang ditandatangani oleh Presiden George H.
W. Bush dari Amerika Serikat dan Presiden Boris Yeltsin pada 1993, tapi
tidak pernah diberlakukan.
7. Strategic Arms Reduction Treaty atau START ditandatangani pada 31 Juli
1991 oleh Presiden Amerika Serikat, George H. W. Bush dan Presiden Soviet
Mikhail Gorbachev.
d. Dampak Perkembangan Teknologi Persenjataan
Dampak Positif
Pesatnya perkembangan teknologi persenjataan menjadi nilai tarnbah pada
awak militer pemerintah dan mempersenjatai mereka untuk dapat melindungi
negara dengan optimal.
Dampak Negatif
Tindak kriminalitas seperti aksi terorisme semakin meningkat dengan
perkembangan teknologi persenjataan pada bom dengan bahan peledak atau
bahan kimia.
C. TEKNOLOGI KOMUNIKASI
a. Latar Belakang Teknologi Komunikasi
Teknologi komunikasi dan informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap
proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga
pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih
lama penyimpanannya.
Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Teknologi
penyampaian informasi pun berkembang melalui gambar. Penemuan alphabet dan
angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien.
b. Perkembangan Teknologi Komunikasi Dan Informasi
1. Komputer
Pada tahun 1833, Charles Babbage, seorang matematikawan asal
Inggris pertama kali mengemukakan gagasan tentang komputer yang dapat
diprogram. la mengembangkan dari difference engine menjadi analytical
engine. Karena penemuannya ini, ia pun dijuluki sebagai Bapak Komputer
Modern.
Beberapa temuan Charles Babbage :
i. EDVAC (1946)
ii. UNIVAC (1951)
iii. ENIAC (1946)
iv. Personal Computer (1981)
v. Laptop (1985)
Selain Charles Babbage, perkembagan komputer dilanjutkan oleh
Horward Aiken dengan merancang komputer yang dapat melakukan operasi
aritmatika dan logika secara otomatis pada tahun 1937. Pada masa Perang
Dunia II, komputer dgunakan sebagi alat pendesain pesawat perang Jerman
dan alat pemecah kode Sekutu. Selanjutnya pada tahun 1944, Horward Aiken
dan IBM Amerika memproduksi komputer sebesar meja tanpa layar monitor.
2. Mesin Fax
Faksimili merupakan peralatan komunikasi yang digunakan untuk
mengirimkan dokumen dengan menggunakan suatu perangkat. Faksimili
ditemukan oleh Alexander Bain pada tahun 1843. Pada 1902, Arthur Korn
seorang fisikawan dan matematikawan asal Jerman mengembangkan mesin
faks dengan mengirim foto dari satu mesin faks ke mesin faks lainnya
menggunakan jaringan telepon.
Dasar mesin faks modern baru dibuat Edouard Beeline yang berhasil
menciptakan belinograf pada tahun 1925. Tahun 1980-an, mein faksimili telah
dimodifikasi menjadi cukup kecil, yang memungkinkan pekerjaan kantor lebih
efisien.
3. Radio
Penemuan radio sangat erat kaitannya dengan teknologi nirkabel, atau
tanpa kabel. Dasar kerja radio adalah menggunakan gelombang
elektromagnetik yang bergerak lewat udara dengan kecepatan suara, sehingga
dapat mengirim pesan jarak jauh tanpa kawat ditemukan oleh Gugleilmo
Marconi pada 1894. Teknologi nirkabel dirintis pada 1901 ketika Guglielmo
Marconi mentransmisikan sinyal kode morse melintasi Atlantik. Ponsel, pager,
dan satelit yang juga merupakan teknologi nirkabel, memungkinkan orang
untuk berkomunikasi jarak jauh.
Pada tahun 1933, Prof.E.H.Amsrong memperkenalkan Frequency
Modulation (FM) sebagai penyempurnaan Amplitude Modulation (AM)
sehingga dapat menghasilkan suara yang lebih baik.
4. Televisi
Cikal bakal televisi sudah mulai dirancang sekitar tahun 1923 oleh
John Logie Baird, seorang penemu asal Skotlandia dan Charles Francis
Jenkins, seorang penemu asal Amerika Serikat. Siaran televisi mulai
diluncurkan pada 1928 dengan mengirim sinyal televisi dari London ke New
York.
Televisi monokrom pada tahun 1928 sampai 1946 digunakan secara
massal dibeberapa negara. Kemudian, perkembangan televisi dilanjutkan oleh
Peter Carl Goldmark yang mengembangkan teknologi televisi berwarna pada
1940 – 1953.
Penemuan televisi :
i. 1927 ditemukan televisi elektronik oleh Philo Taylor Fransworth
ii. 1940-an ditemukan televisi berwarna
iii. 1950-an ditemukan televisi digital
iv. 1952 ditemukan televisi terrestrial
v. 1962 ditemukan televisi satelit
5. Transistor
Transistor sebenarnya berasal dari kata "transfer" yang berarti
pemindahan dan "resistor" yang berarti penghambat. Dari kedua kata tersebut
dapat kita simpulkan, transistor adalah alat yang berfungsi sebagai pengantar.
Transistor
6. Satelit Komunikasi
Satelit komunikasi merupakan jaringan satelit raksasa yang berada
dalam orbit geostasioner di sekitar bumi. Fungsi utamanya adalah pada siaran
radio dan televisi, dalam skala global.
7. Internet
Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan
Amerika Serikat mengadakan penelitian untuk menghubungkan sejumlah
komputer sehingga membentuk jaringan organik. Protgram ini bernama
ARPANET. Jumlah komputer yang bergabung dalam ARPANET hanya 213
komputer pada tahun 1981. Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar
protokol rangkaian pusatnya, NCP ke TCP/IP. World Wide Web (WWW)
merupakan cikal bakal situs internet diciptakan Tim Berners Lee pada tahun
1991.
8. Telepon Genggam
Awal perkembangan telepon genggam berawal dari pembuatan
Handphone pada tahun 1940-an di Laboratorium Telepon Bell (Bell Labs).
Martin Cooper disebut sebagai penemu telepon genggam yang pertama pada 3
April 1973. Ia merupakan pekerja di pabrik Motorola. Telepon genggam
pertama disebut juga DynaTAC. Jenis handphone masa lalu itu masih analog
dan bersifat regional, ukurannya juga terlalu besar untuk dipegang oleh
tangan.
Perkembangan telepom genggam
c. Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi
Dampak Positif
Dalam bidang komunikasi dan informasi, ketepatan dan kebaruan informasi
secara cepat yang diperoleh melalui internet.
Dalam bidang ekonomi, sistem komputer membuat produktivitas menjadi
lebih efisien dibanding sebelumnya.
Dalam bidang pendidikan, sudah banyak kursus online yang tersedia, baik
yang jangkauannya nasional maupun internasional.
Dampak Negatif
Dampak negatifnya antara lain adalah pemanfaatan jaringan komunikasi untuk
tujuan kejahatan, seperti pemanfaatan oleh jaringan pembajak. Informasi yang
didapat juga dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung
jawab.
D. TEKNOLOGI TRANSPORTASI
a. Perkembangan Alat Transportasi
Alat transportasi disebut pula sebagai sarana pengangkut. Alat transportasi
memudahkan masyarakat untuk melakukan perpindahan dari satu tempat ke
tempat yang lainnya. Pada awalnya, tenaga angin menjadi energi yang digunakan
untuk menjalankan transportasi, khususnya dalam bidang kelautan.
Selain itu, tenaga manusia juga pernah digunakan untuk mengangkut barang,
dengan cara dipukul, digendong, ditaruh diatas kepala, mendorong gerobak,
digotong bersama, dan lainnya. Tenaga hewan pun dimanfaatkan, bahkan hingga
saat ini. Misalnya menggunakan tenaga kuda, gajah, kerbau, unta, dan lain
sebagainya.
i. Transportasi Darat
Antara tahun 1803 hingga 1815, muncul dua tokoh yang
mengembangkan rancangan konstruksi jalan. Kedua tokoh ini adalah Thom
Telford dan John McAdam. Telford membangun lebih dari 900 mil jalan di
Skotlandia serta 120 jembatan, sedangkan John McAdam telah melakukan
perbaikan-perbaikan besar pada kualitas permukaan jalan-jalan baru. Sekitar
tahun1890, Karl Benz dan Gottlieb Daimler membuat mobil untuk dijual ke
khalayak umum. Perkembangan transportasi darat berikutnya adalah kereta
Maglev (magnetic levitation). Inspirator kereta Maglev adalah Eric
Laithwaife pada 1950. Kereta Maglev memakai mesin yang dapat
mengangkat kereta 10 milimeter diatas rel dan didorong magnet bermuatan
listrik.
ii. Transportasi Air
Teknologi transportasi air berhubungan dengan penemuan mesin uap
oleh James Watt. Penemuan mesin uap menginspirasi Robert Fulton untuk
membuat kapal uap pertama, dengan nama Clermont. Selain kapal uap,
ditemukan juga kapal selam oleh Cornellis Drebbel pada tahun 1620 yang
ditampilkan kepada Raja James I. Kapal selam pada umumnya digunakan
untuk kemiliteran dan ilmu pengetahuan, mulai muncul pada abad ke-19.
Kapal yang pertama kali menggunakan mesin diesel adalah vulcanus milik
Dutch East India Company pada tahun 1910. Kapal yang bertenaga nuklir
pertama adalah kapal selama USS Nautilus pada tahun 1954. Sedangkan,
kapal dagang pertama yang menggunakan tenaga nuklir adalah NS Savannah
yang diluncurkan dari New Jersey.
iii. Transportasi Udara
Balon udara pertama kali dibuat oleh orang Prancis, yaitu Montgolfier
bersaudara (Joseph & Jacques) pada 1783 yang telah mencapai ketinggian
300 meter. Perubahan besar dalam dunia penerbangan terjadi pada tahun
1903 oleh Wright Bersaudara. Pada tahun 1966, perusahaan pembuat
pesawat yang bernama Boeing Commercial Airplane menghadirkan sosok
pesawat besar bernama Boeing 747. Berikutnya ditemukan pesawat terbang
bernama Kiitty Hawk oleh Orville & Wilbur Wright pada tahun1903 dan
pada 1905 Hendri Conda menemukan pesawat jet. Kemudian pada abad XX,
dikembangkan pesawat supersonik. Pesawat ini terbang lebih cepat daripada
kecepatan suara. Cikal bakal helikopter modern dewasa ini dikembangkan
oleh Juan de la Cieva dari Spanyol pada 1920.
b. Perkembangan transportasi di Indonesia
Jalan raya merupakan sarana transportasi darat yang digunakan untuk
menghubungkan antara satu daerah ke daerah lainnya. Salah satu jenis jalan raya
adalah jalan tol. Jalan tol (tax on location) umumnya dikenal sebagai jalan bebas
hambatan. Jalan tol pertama mulai dibangun pada tahun 1973 dan mulai
digunakan tahun 1978, yaitu jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).
Beberapa jalan tol yang ada di Indonesia :
i. Jakarta-Tangerang, 33 Km (1984)
ii. Surabaya-Gempol, 49 Km (1986)
iii. Jakarta-Cikampek, 83 Km (1988)
iv. Belawan-Medan-Tanjung Morawa, 43 Km (awal 90-an)
v. Padalarang-Cileunyi, 43 Km (1991)
vi. Surabaya-Gresik, 20,7 Km (1993)
vii. Cipularang, 58,5 Km (2005)
c. Manfaat Jalan Tol
i. Menigkatkan pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi.
ii. Meningkatkan mobilitas dan aksesbilitas orang dan barang.
iii. Menghemat biaya operasi kendaraan dan waktu, dibanding apabila
melewati jalan non tol.
d. Perkembangan Alat Transportasi di Indonesia
1. Transportasi Perkapalan
Perusahaan kapal bernama N.V. Nederlandsh Indische Industrie, mulai
dirintis pada tahun 1823. Pada tahun 1939 perusahaan tersebut diubah
namnya menjadi Marine Establishment (ME). Setelah itu, pada 27 Desember
1949, ME dikembalikan ke Indonesia dan diubah lagi namanya menjadi
Penataran Angkatan Laut (PAL). Pada tahun 1978, diubah lagi menjadi
Perum PAL. Akhirnya, pada tahun 1981, saat dipimpin oleh B.J Habibie,
Perum PAL diubah namnya menjadi PT.PAL. Saat ini, PT PAL berada di
Surabaya, Jawa Timur.
2. Transportasi Kapal Terbang
Atas ide Wiweko Soepono dan Nurtanio Pringgoadisuryo, dibuka
bengkel pesawat di bekas gudang kapuk di Magetan, dekat Madiun. Pada
dekade 1950, kegiatan kedirgantaraan Indonesia melakukan program
Percobaan dan Pembuatan Pesawat Terbang.
Beberapa Di Antaranya :
i. Si Kumbang (berkapasitas satu orang)
ii. Si Belalang 85
iii. Belalang 89
iv. Si Kunang 25
Presiden Soekarno membentuk Lembaga Persiapan Industri (LAPIP)
tahun 1960. LAPIP bekerja sama dengan negara-negara Eropa Timur seperti
Cekoslovakia dan Polandia untuk memajukan teknologi penerbangannya.
Di era Orde Baru, industri penerbangan Indonesia mulai dipersiapkan
menuju komersialisasi. Pada 1976 LAPIP berubah menjadi PT Industri
Pesawat Terbang (IPT) Nurtanio dengan B.J Habibie selaku Direktur
utamanya. Namun, masa gemilang itu, hanya berlangsung hingga tahun
1997. Krisis moneter yang melanda memutus pembiayaan untuk
pengembangan IPTN. Dampaknya, industri penerbangan Indonesia terpuruk
dan baru bangkit belakangan ini dengan nama PT Dirgantara Indonesia (DI).
e. Dampak Perkembangan Teknologi Transportasi
Dampak Positif
Bagi masyarakat di desa, transportasi sangat diperlukan dalam menyalurkan
hasil perkebunan, pertanian, dan peternakan ke kota.
Dapat mempersingkat waktu perjalanan.
Dampak Negatif
Menguras minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar.
Polusi udara.
Polusi suara.
Tercemarnya air laut akibat minyak tumpah dari kapal.
Berkurangnya area pertanian akibat pembangunan fasilitas transportasi.
4. DAMPAK GLOBALISASI
Nama : Gunawan P. Saputra (15)
Dampak positif dan negatif globalisasi di bidang IPTEK :
A. Dampak Positif:
1. Kemudahan dalam Mengakses Informasi dari Internet.
Informasi-informasi di internet bisa menyebar dengan cepat, sehingga dapat
diakses oleh semua orang dimana saja dan kapan saja. Sebagai contoh dengan
adanya televisi dan internet memudahkan seseorang dalam memperoleh
informasi terbaru yang ada di seluruh dunia.
2. Kemudahan dalam Sarana Transportasi.
Setiap orang yang ingin melakukan perjalanan ke tempat jauh kini dipermudah
dengan adanya pilihan transportasi darat, laut dan udara. Akses untuk
mendapatkan tiket perjalanan pun kini dipermudah dengan adanya penjualan
tiket online, baik melalui website resmi maupun website penyedia layanan
penjualan tiket online.
3. Diciptakannya Mesin Canggih.
Salah satunya adalah diciptakannya mesin-mesin canggih yang dapat
meringankan berbagai pekerjaan manusia. Sebagai contoh dapat kita lihat dari
terciptanya mesin atau robot canggih yang dimanfaatkan untuk memproduksi
barang di sebuah pabrik.
4. Kemudahan dalam Transaksi Jual Beli.
Di era modern ini kita dimanjakan dengan berbagai fitur yang disediakan oleh
bank, seperti fitur m-banking dan internet banking. Fitur-fitur tersebut
memudahkan kita untuk bertransaksi dengan modal handphone atau laptop,
sehingga kita tidak perlu lagi ke bank hanya untuk mentransfer sejumlah uang.
B. Dampak Negatif:
1. Maraknya Kejahatan di Dunia Maya (Cybercrime).
Kemajuan teknologi yang disalahgunakan menjadi hal yang perlu diperhatikan
bagi negara-negara di seluruh dunia. Kejahatan di internet atau cybercrime
mempunyai beragam jenis seperti pembajakan situs web, penipuan jual beli
online, pencurian uang di rekening, transaksi, bahkan pemanfaatan teknologi
oleh jaringan teroris.
2. Tergesernya Tenaga Manusia.
Terciptanya mesin-mesin canggih yang membantu pekerjaan manusia
nampaknya memberikan sisi lain yang merugikan bagi manusia itu sendiri.
Hadirnya mesin-mesin canggih di berbagai pabrik tentu menggeser peran dari
manusia, sehingga tidak sedikit para buruh pabrik yang terkena PHK akibat
dari sistem produksi barang berbasis teknologi.
3. Ketergantungan terhadap Teknologi.
Sebagai contoh kehadiran smartphone yang memiliki berbagai fitur canggih
secara tidak langsung akan menyita waktu dari manusia. Manusia yang
mengalami ketergantungan terhadap smartphone semakin enggan untuk
melakukan interaksi sosial dengan masyarakat. Mereka lebih senang
berkomunikasi menggunakan teknologi daripada secara langsung.
4. Masuknya Budaya Asing yang Buruk.
Pengaruh luar ini banyak mendapatkan perhatian karena dianggap sebagai hal
baru, sayangnya tidak semua budaya asing tersebut sesuai dengan budaya kita.
Sebagai contoh banyaknya tayangan film yang mengandung unsur pornografi
yang disiarkan oleh stasiun televisi asing dan beberapa situs pornografi yang
dapat diakses dengan mudah. Tentu hal semacam itu melanggar nilai-nilai
kesopanan dari budaya bangsa kita, sehingga dapat merusak moral bangsa.
5. PERAN INDONESIA DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI
Nama : Ika Bella Safitri (17)
Perkembangan IPTEK di Indonesia
1. IPTEK diperkenalkan dan dipelopori oleh pemerintah kolonial Belanda
2. Masyarakat mulai diperkenalkan senjata modern.
3. Perkembangan IPTEK di indo tertinggal jauh dari negara lain karena kolonial
Belanda menghalangi masuknya akses IPTEK di Indonesia.
4. Setelah merdeka terbukanya akses IPTEK bagi masyarakat Indonesia membuat
IPTEK berkembang dengan pesat.
5. Dengan bekal pengetahuan, masyarakat Indonesia melakukan inovasi dan
eksperimen IPTEK di Indonesia.