Dalam PSS (13 ) / Bil 1 2024
ASebelum agama Islam datang dan disebarkan oleh Nabi Muhammad, Nabi Daud AS sudah menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa Nabi Daud bersama umatnya dilaksanakan selama seumur hidupnya dengan cara berselang-seling, yaitu sehari puasa besoknya tidak dan seterusnya. Selain itu, dalam tradisi bangsa Yunani juga ada kegiatan berpuasa, yang biasanya dilakukan sebelum terjun ke medan pertempuran. Sedangkan bangsa Romawi melakukan puasa supaya mendapatkan kekuatan fisik, serta mengajarkan kesabaran dan ketabahan. Jauh setelahnya, ketika Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi melaksanakan puasa. Orang Yahudi Madinah melaksanakan puasa setiap 10 Muharram. Pasalnya, pada tanggal itu, Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya dari kejaran Firaun. Puasa Ramadan diperintahkan kepada Nabi Muhammad dan umatnya pada bulan Syaban tahun kedua Hijriah, atau sekitar 624 Masehi. Perintah untuk melaksanakan puasa wajib bagi umat Islam di bulan Ramadan terdapat dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Ketika wahyu itu turun, Nabi Muhammad beserta para sahabatnya sedang membangun sebuah pemerintahan baru di Madinah. Saat itu, puasa sangat penting artinya dalam membentuk manusia, supaya dapat menerima dan melaksanakan tugas besar dan suci. Belum diketahui secara pasti mengapa puasa diwajibkan pada bulan Ramadan dan bukan di bulan lainnya. Namun yang pasti, di bulan Ramadan terdapat peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni turunnya Al Quran untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Ramadan. Perintah puasa Ramadan Asal-usul puasa Sejarah Puasa
1Pengertian puasa secara bahasa berasal dari kata "As-shaum" yang berarti menahan diri dari suatu perbuatan. Sedangkan menurut syara', As-shaum adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa puasa sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari disertai dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Dengan demikian, puasa disebut juga menahan makan dan minum, menahan hawa nafsu, perbuatan dan perkataan yang sia-sia serta perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT. Termasuk juga memasukkan benda konkrit ke dalam rongga tubuh seperti minum obat dan sejenisnya. Pengertian Puasa Ramadhan Dalil yang mewajibkan puasa di bulan ramadhan ini adalah sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah: 183. كم يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الّصَيام كما ُكتب عىل الذين من قبلكم لعّل تّتقون Artinya: "wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalian bertaqwa." (QS. Al Baqarah: 183). Puasa ramadhan juga termasuk dalam salah satu rukun Islam yang lima. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda: رسولهللا، وإقام له ِإالهللاوأّن محّمدًا ُبني اِإلسالم عىل خمس: شهادة أن ال ِإ يتاء الزكاة، والحّج، وصوم رمضان الصالة، وِإ "Islam dibangun di atas lima rukun: syahadat laa ilaaha illallah muhammadur rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, haji dan puasa Ramadhan" (HR. Bukhari - Muslim). Dalil Puasa
1. Beragama Islam Menurut syariat Islam, puasa hanya diwajibkan kepada orangorang Islam. Sementara orang yang tidak beragama Islam tidak memiliki kewajiban melakukan puasa. 2. Baligh Baligh artinya cukup umur. Bagi laki-laki baligh ditandai dengan sudah mengalami mimpi basah, sedangkan bagi perempuan adalah sudah mengalami haid (menstruasi). 3. Kuat dan Mampu Berpuasa Orang yang dalam keadaan sakit dan tidak mampu berpuasa, maka diperbolehkan untuk berbuka. Akan tetapi diwajibkan baginya mengganti (qadha) puasanya tersebut di hari-hari lain di luar bulan ramadhan. 4. Berakal Orang gila, orang yang hilang akalnya karena pingsan ataupun mabuk maka tidak diwajibkan untuk melakukan puasa Ramadhank/ 1Syarat Wajib Puasa Ramadhan Syarat Sah Puasa Beragama Islam Mumayyiz Suci dari haid dan nifas Pada waktu yang diperbolehkan untuk berpuasa
1Rukun Puasa 1. Niat Niat adalah keinginan atau tekad untuk menjalankan ibadah puasa pada hari yang dimaksud. Niat ini harus diucapkan di dalam hati atau secara lisan pada malam sebelum puasa dimulai atau sebelum terbit fajar. 2. Menahan diri Selama berpuasa, seorang muslim harus menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, berhubungan seksual, dan lain-lain. Menahan diri ini harus dilakukan dari fajar hingga terbenam matahari. Perkara membatalkan puasa 1) Makan dan minum. Batal sama ada sedikit atau banyak. 2) Memasukkan sesuatu ke dalam rongga badan 3) Sengaja muntah. 4) Persetubuhan. Sekalipun tidak mengeluarkan air mani. 5) Merancap. Yakni mengeluarkan air mani. 6) Datang darah haid atau nifas. 7) Gila dan murtad.
Solat terawih Menyegerakan berbuka puasa apabila masuk waktu berbuka I’tikaf di masjid Membaca Al-Quran Bersedekah Memperbanyakkan doa Melakukan umrah Mencari lailatul qadar Dalam bulan Ramadhan terdapat satu malam yang sangat special… malam yang lebih baik daripada seribu bulan iaitu Lailatul Qadar. Rasulullah sangat menjaga sepuluh malam terakhir demi mendapatkan Lailatul Qadar. Dengan itu, Rasulullah menyuruh kita mencari Lailatul Qadar dalam malam-malam ganjil sepuluh malam terakhir Ramadhan. Jangan lepaskan peluang kita untuk mencari Lailatul Qadar. Amalan sunat di bulan Ramadan
1Menjadi Manusia Bertakwa Ibadah puasa di bulan Ramadhan diwajibkan untuk menjadi sarana mempersiapkan diri bagi setiap umat muslim menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT. Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda khusus pada bulan Ramadhan. Bulan yang disebutkan AlQuran sebagai media pencetak generasi takwa. Berikut firman Allah SWT mengenai menjalankan puasa Ramadhan. "Ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumush-shiyamu kama kutiba alalladzina ming qablikum la allakum tattaqun" Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu agar kamu bertakwa". Mensyukuri Nikmat Allah SWT Dengan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, umat muslim akan menyadari bahwa sudah banyak limpahan nikmat yang diberikan Allah SWT dan tentunya harus disyukuri. Terkadang kita terlena dengan kehidupan dan lupa bahwa semua yang kita miliki merupakan karunia dari Allah SWT. Mengasah Kesabaran Puasa mengajarkan kita untuk bersabar dalam menghadapi kesulitan dan rintangan dalam hidup. Dalam menjalankan ibadah puasa, umat muslim dituntut untuk menahan lapar, dahaga dan godaan lainnya, serta harus menahan diri dari perilaku buruk, membiasakan untuk berpikir positif dan berdoa. Terjaga dari Perbuatan Tercela Puasa Ramadhan yaitu menjaga umat muslim dari perbuatan tercela yang kurang baik, seperti dalam hal perkataan dan perbuatan. Perbuatan tercela bisa merusak akhlak dan moralitas seseorang serta bisa membuatnya menjauh dari jalan kebaikan yang telah ditunjukkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Meleburkan Dosa Dalam agama Islam, meleburkan dosa merupakan sebuah konsep penting yang dianggap sebagai bentuk pengampunan atas dosa yang pernah dilakukan. Hikmah Puasa di bulan Ramadhan
1Menghidupkan malam Mandi sunat Hari Raya Mengemas dan membersih diri Memperbanyak takbir dan tahmid Memakai pakaian yang terbaik Berwangi-wangian dan berhias Bersarapan Solat sunat hari raya
1TARBIAH ANAK-ANAK DI HARI RAYA BERSALAMAN BANGUN AWAL BERSIHKAN DIRI BERJALAN KE MASJID MAKAN SEDIKIT SOLAT SUNAT BANYAKKAN BERTAKBIR DAN BERDOA BERJALAN KE MASJID
tahukah anda peristiwa di bulan ramadan PENAKLUKAN KOTA ANDALUS Pada 28 Ramadan tahun ke-92 Hijrah, umat Islam telah berjaya menakluk kota Andalus yang dipimpin oleh Raja Frederick. Operasi peperangan ini dipimpin oleh Tariq bin Ziyad yang mula memasuki Andalus melalui kawasan lereng bukit yang dinamakan Jabal Tariq. PEPERANGAN AIN JALUT Pada 25 Ramadan tahun ke-658 Hijrah, umat Islam telah berjaya mengalahkan pasukan Mongol dalam peperangan Ain Jalut. Ia merupakan peperangan antara kerajaan Islam Mamalik Mesir yang diketuai oleh Sultan Muzaffar Saifuddin Qutuz dengan tentera Mongol yang diketuai oleh Hulagu Khan. PERSIAPAN PERANG KHANDAK Dalam peperangan Khandak atau dikenali juga sebagai peperangan Ahzab, Rasulullah SAW telah menyetujui cadangan yang telah dikemukakan oleh Saidina Salman al-Farsi untuk menggali parit sebagai salah satu strategi dalam menghadapi musuh. Persediaan kerja-kerja menggali parit yang dilakukan oleh Rasulullah SAW bersama para sahabat telah dimulakan pada 16 Ramadan tahun ke-5 Hijrah. PERANG BADAR ALKUBRA Perang Badar al-Kubra berlaku pada hari Jumaat, 17 Ramadan tahun ke-2 Hijrah yang merupakan peperangan pertama dalam Islam. Nama Badar diambil berdasarkan kepada nama tempat di sebuah lembah yang terletak di antara Madinah dengan Mekah. Peperangan itu melibatkan tentera Islam seramai 313 orang dan 1 000 orang tentera Musyrikin Mekah yang lengkap bersenjata. LAILATUL QADR Nuzul al Quran Ia diturunkan dari Luh Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia secara sekali gus (30 juzuk) dan kemudian diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara beransur-ansur mengikut suasana dan keperluan selama 23 tahun.