The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR DIFFERENSIASI SOSIAL_XI_ROIS ZAINUDIN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rois.sosiolog, 2022-11-30 05:29:18

BAHAN AJAR DIFFERENSIASI SOSIAL_XI_ROIS ZAINUDIN

BAHAN AJAR DIFFERENSIASI SOSIAL_XI_ROIS ZAINUDIN

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang
senantiasa melimpahkan segala rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga
penyusun dapat menyelesaikan bahan ajar ini. Bahan Ajar ini disusun untuk
memenuhi kebutuhan peserta didik sekaligus menjadi persyaratan
pembuatan Perangkat Pembeajaran dalam PPG Dalam Jabatan Kategori I
Tahap II Tahun 2022.
Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dr.Thrywati Arsal, M.Si
selaku koordinator PPG Dalam Jabatan Sosiologi UNNES Kategori I Tahap
II Tahun 2022 karena telah membimbing dan mendampingi seluruh
mahasiswa PPG dengan sabar dan sepenuh hati.
Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, guru
pamong dan rekan-rekan mahasiswa yang selalu memberikan semangat dan
motivasi. Saya menyadari bahwa di dalam pembuatan bahan ajar ini masih
banyak kekurangan, untuk itu saya sangat membuka saran dan kritik yang
sifatnya membangun. Mudah-mudahan bahan ajar ini memberikan manfaat
yang positif baik untuk peserta didik, maupun pihak lain yang
membutuhkan.

Jepara, 23 November 2022

Penyusun

ii

Halaman Judul .................................................................................... i
Kata Pengantar .................................................................................... ii
Kompetensi dasar dan Tujuan Pembelajaran ....................................... 1
Peta Konsep Diferensiasi Sosial ........................................................... 2
Pengertian Diferensiasi Sosial ............................................................. 3
Ciri- Ciri Diferensiasi Sosial .................................................................. 6
Bentuk-Bentuk diferensiasi Soasial ...................................................... 8
Aktivas Penugasan .............................................................................. 12
Rangkamuman ..................................................................................... 13
Aktivitas Penugasan ............................................................................ 14
Pembahasan ........................................................................................ 19
Glosarium ............................................................................................ 23
Daftar Pustaka ..................................................................................... 24

DIFERENSIASI
SOSIAL

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
model Problem Based Learning, tujuan pembelajaran

yang diharapkan adalah:

1. Peserta didik Mampu Mengidentifikasi Arti

dari perbedaan dalam Prinsip kesetaraan

2. Peserta didik mampu menganalisis faktor

penyebab terbentunya diferensiasi sosial

3. Peserta didik mampu menganalisis bentuk-

bentuk diferensisasi sosial

4. Peserta didik mampu melakukan presentasi

kelompok menggunakan Mind Mapping
memberikan upaya agar sebuah kesetaraan
tetap terjaga dalam sebuah keberagaman

dilingkungan sekitar mereka

Kompetensi dasar

3.3 Memahami arti penting prinsip 4.3 Menerapkan prinsip-prinsip
kesetaraan untuk menyikapi kesetaraan untuk mengatasi
perbedaan sosial demi perbedaan sosial dan mendorong
terwujudnya kehidupan sosial terwujudnya kehidupan sosial yang
yang damai dan demokratis damai dan demokratis.

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.3.1 Menyimpulkan pengertian 4.3.1 Membuat dan mempresentasikan hasil
diferensiasi sosial video analisis pengertian diferensiasi,
Faktor Penyebab, dan bentuk
3.3.2 Menelaah Faktor Penyebab diferensiasi
diferensiasi sosial

3.3.3 Menganalisis bentuk-bentuk
diferensiasi sosial

1

2

URAIAN MATERI

Differensiasi Sosial

Gambar 1. Kebergaman Ras Di Indonesia

Sumber : https://bobo.grid.id/

A. PENGERTIAN DIFERENSIASI
Diferensiasi sosial berasal dari dua kata yaitu “different” yang artinya berbeda

dan “socius” yang artinya kelompok atau masyarakat. Dari istilah tersebut maka dapat

disimpulkan bahwa diferensiasi sosial ini merupakan pembedaan anggota masyarakat
secara horizontal, artinya pembedaan ini masih memiliki derajat atau tingkatan yang sama.
Sebagai contoh, masyarakat Indonesia yang bersifat majemuk karena terdiri dari berbagai
individu dengan latar belakang ras, suku bangsa, klan, agama, gender dan profesi yang
beraneka ragam. Kemajemukan yang ada di masyarakat Indonesia disebabkan oleh
beberapa faktor, salah satunya keadaan geografis Indonesia yang dianggap strategis bagi
perdagangan dan pelayaran dunia. Secara geografis, posisi Indonesia terletak diantara dua

3

samudra yaitu samudra Pasifik dan samudra Hindia dan diantara dua benua yaitu benua
Asia dan Benua Australia.

Keadaan geografis tersebut kemudian memberikan andil bagi perkembangan
kemajemukan masyarakat Indonesia. Banyak bangsa-bangsa asing yang datang bahkan
menetap di Indonesia, sehingga secara tidak langsung mereka memperkenalkan
kebudayaan termasuk penyebaran agama dan dampaknya kemajemukan atau diferensiasi
sosial semakin besar di Indonesia. Berdasarkan analisis di atas dapat kita pahami bahwa
konsep diferensiasi sosial lebih diartikan sebagai keberagaman yang bersifat horizontal,
bukan sebagai perbedaan kelas yang bersifat vertikal.

Diferensiasi sosial yang bersifat horizontal ini bukan didasarkan pada banyak
atau sedikitnya sesuatu yang dihargai oleh masyarakat. Sehingga, tidak menyebabkan
adanya perbedaan kedudukan seseorang dalam masyarakat.
Berikut definisi diferensiasi sosial menurut beberapa ahli :
1. Soekanto,

Arti diferensiasi sosial adalah bentuk variasi profesi kerja dalam masyarakat yang
dianggap sebagai sebuah prestise, tanpa memberikan perbedaan-perbedaan yang nyata.
Sehingga anggapan ini memberikan pemahaman bahwa ada perbedaan akan tetapi
secara nilai sosial pekerjaan yang dilakukan atau apapun itu dalam diferensiasi sosial
tidak ada anggapan yang berbeda.
2. Vina Dwi (2009),
Pengertian diferensiasi sosial adalah pandangan terkait dengan perbedaan di
lingkungan sosial bermasyarakat yang menyebabkan adanya pembagian agama, jenis
kelamin, ras serta pemisahan dengan berbagai pandangan yang menyelimutinya.

4

3. Susanto (2001),
Diferensiasi sosial adalah fenoeman sosial yang mampu menciptakan perbedaandalam
kehidupan masyarakat dengan lebih melihat pada status horizonal (setara).

5

B. Ciri – Ciri Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial ditandai dengan adanya perbedaan berdasarkan ciri-
ciri sebagai berikut :

1. Ciri Fisik
Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri fisik tertentu.
Misalnya, warna kulit, bentuk rambut, bentuk mata, bentuk
hidung dan lainnya secara fisik.

2. Ciri Sosial
Diferensiasi ini terjadi karena adanya perbedaan pekerjaan
perbedaan pekerjaan yang menimbulkan perbedaan cara pandang
dan pola perilaku dalam masyarakat. Termasuk di dalam kategori
ini adalah perbedaan peranan, prestise dan kekuasaan. Contohnya,
pola perilaku seorang tentara akan berbeda dengan seorang guru.

3. Ciri budaya
Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup
suatu masyarakat menyangkut nilai-nilai yang dianutnya, seperti
religi, sistem kekluargaan, keuletan dan ketangguhan. Hasil dari
nilai-nilai yang dianut suatu masyarakat dapat kita lihat dari
pakaian adat, bahasa, kesenian, arsitektur dan agama.

6

C. BENTUK-BENTUK DIFERENSIASI SOSIAL

1. Diferensiasi ras Gambar: 2 Diferensisi Ras
Sumber : https://forbes.id/
Secara fisik dan alamiah atau bisa
dikatakan bawaan sejak lahir, setiap manusia Gambar: 3 Kelompok Ras
memiliki perbedaan-perbedaan tertentu. Sumber : https://materi.co.id/ras/
Perbedaan tersebut tampak pada perbedaan warna
kulit, warna dan bentuk rambut, bentuk hidung
dan perbedaan fisik lainnya. Perbedaan fisik ini
ada yang bersifat menurun dan ada yang tidak.
Berdasarkan perbedaan fisik yang menurun
manusia dibagi ke dalam kelompok-kelompok ras.
Ras merupakan suatu kelompok manusia yang
memiliki ciri-ciri fisik bawaan sama.

Menurut Sitorus (1996:36), persamaan umum yang sangat penting bahwa
ras merupakan suatu pengertian bilogi dan bukan pengertian sosio kultutal. Sehingga,
ketika kita menyebut satu kelompok ras tertentu, maka ciri yang kita temukan adalah
ciri fisiknya, bukan ciri budayanya. Ras ini kemudian masuk ke dalam bentuk
diferensiasi sosial atau pembagian masyarakat secara horizontal karena ketika kita
lahir kita tidak dapat memilih ras/ciri fisik yang kita inginkan, hal tersebut merupakan
diluar kemampuan kita. pengelompokan masyarakat yang bersifat jasmani,
berdasarkan ciri-ciri fisiknya seperti warna kulit, rambut, bentuk tubuh dan wajah.

Secara garis besar, manusia dikelompokkan ke dalam tiga kelompok ras,
yaitu ras Mongoloid, Negroid dan Kaukasoid. Adapun A. L. Koeber mencatat ada
lima kelompok ras yaitu Australoid, Mongoloid, Kaukasoid, Negroid, dan ras-ras
khusus seperti suku Ainu, Bushman, Veddoid dan Polynesian.

7

2. Diferensiasi suku bangsa (Etnis)

Menurut Koentjaraningrat (2000:264), konsep yang tercakup dalam istilah
“suku bangsa” adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan
identitas akan “kesatuan kebudayaan”. Suku bangsa tersebut terbentuk dari hasil
proses kekerabatan, kekerabatan ini mempercayai bahwa mereka memiliki ikatan
darah dan berasal dari nenek moyang yang sama.

Gambar: 4 Suku Bangsa
Sumber : http://adwintaactivity.blogspot.com/

Suku bangsa di Indonesia, secara garis besar adalah sebagai berikut (Kun Maryati, 2007:11) :

 Di Pulau Sumatera ada suku bangsa Aceh, Gayo, Batak, Mandailing, medan, Padang, Minangkabau,

Bengkulu, Jambi, Palembang, Melayu, Enggano, Mentawai dan Nias.

 Di Pulau Jawa ada suku bangsa Sunda, Jawa, Tengger, Madura, Bawean, Tambur, Banten dan Betawi.

 Di Pulau Kalimantan ada suku bangsa Dayak, Bulungin dan Banjar.

 Di Pulau Sulawesi ada suku bangsa Bugis, Makassar, Luwu, Mandar, To Seko, Banjau, sangir, Toraja,

Toli-Toli, Minahasa, Bolaang Mongondow dan Gorontalo.

 Di Pulau Nusa Tenggara ada suku bangsa Bali, Bima, Sasak, Lombok, Manggarai, Ngada, Ende Lio,

Dompu, Timor dan Rote. Keanekaragaman suku bangsa di Indonesia juga menyangkut

keanekaragaman budayanya seperti adat istiadat, religi, bahasa dan keseniannya. Meskipun suku-suku

bangsa ini tinggal di tempat yang berjauhan dan memiliki berbagai perbedaan, tetapi mereka memiliki

dasar persamaan yang sama seperti : dasar kehidupan berdasarkan kekerabatan, asas-asas dalam hak

kepemilikan tanah, asas-asas dalam hukum adat serta memiliki bentuk perserikatan (lembaga adat

istiadat).

8

3. Diferensiasi Agama

Pengelompokan masyarakat berdasarkan agama. Menurut Emile Durkheim,
agama adalah sistem kepercayaan yang menyatukan anggota masyarakat dalam
suatu kelompok moral yang memiliki pandangan yang sama terhadap hal-hal
yang sakral dan memiliki ritual. Contohnya, agama İslam, Kristen, Katolik,
Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Menurut (Vina, 2009:9), secara

umum setiap agama mempunyai

komponen-komponen yang selalu

ada. Komponen-komponen Gambar :5 Perbedaan Agama
tersebut antara lain : Sumber : https://www.sahabatsosiologi.com/

1. Emosi keagamaan, yaitu suatu sikap yang tidak rasional yang mampu
menggetarkan jiwa, misalnya sikap takut bercampur percaya.

2. Sistem keyakinan, yaitu bentuk pikiran atau gagasan manusia seperti
keyakinan akan sifat-sifat Tuhan, wujud alam gaib, kosmologi, masa
akhirat, cincin sakti, roh nenek moyang, dewa-dewa dan sebagainya.

3. Upacara keagamaan, yang berupa bentuk ibadah kepada Tuhan, dewa-
dewa, dan roh nenek moyang.

4. Tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, wihara, kuil, dan kelenteng.
5. Umat, yaitu anggota salah satu agama yang merupakan kesatuan sosial

9

4. Diferensiasi Gender

Diferensiasi gender yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan jenis
kelamin. Gender adalah sifat yang melekat pada pria dan wanita. Sifat tersebut akan
mengarahkan individü kepada status dan peran sosial yang sesuai dengan jenis
kelaminnya. Contohnya, tugas pokok ibu adalah berperan sebagai ibu rumah tangga,
sedangkan ayah bertugas mencari nafkah bagi keluarga.

Dalam (Lia :2016) status sosial laki-laki dan perempuan pada dasarnya adalah
setara. Mereka memiliki kesempatan belajar, bekerja, beragama, dan kehidupan yang
layak sama. Nilai-nilai norma dan kebudayaan yang dianut di beberapa daerah
terkadang memberikan keuntungan dan kelemahan di salah satu pihak.

Artikel Pilihan

Hari Kartini dan Kesetaraan Gender

Para perempuan memang harus merasa cukup bangga ketika mendapati
banyak hari kebesaran khusus bagi kaumnya, semisal Hari Ibu, Hari Perempuan
Internasional, dan Hari Kartini. Sayangnya, keberadaan hari-hari terebut justru
sering dijadikan momentum untuk memperingati situasi hidup perempuan yang
masih jauh dari kata layak. Sejak mengenal istilah gender, feminisme, emansipasi
perempuan dan istilah-istilah lainnya yang sejenis, masyarakat yang masih terkotak-
kotak dalam berbagai kondisi intelektual, psikis, aliran-aliran keyakinan serta agama
yang berbeda pada akhirnya juga memiliki pola sikap dan cara pandang yang
berbeda-beda, bisa sangat kontradiktif antara pihak yang satu dengan yang lainnya.
Jangankan itu, kaum perempuan sendiri menanggapi gender dan feminisme dengan
respons yang tidak seragam

Hal pertama yang harus diperjelas, sebenarnya gender itu apa? Ketika
perempuan menuntut kesetaraan hak, sedangkan di sisi lain sebagian kalangan justru
meneriakkan bahwa perempuan harus sadar akan kodratnya, lantas makna kodrat
seperti apa yang dapat dipahami dan diterima secara general? Kita seringkali tidak
jelas dalam memahami gender dan jenis kelamin. Perbedaan jenis kelamin tidak
sama dengan makna perbedaan gender. Perbedaan jenis kelamin mengacu pada
perbedaan yang sifatnya biologis, bersifat tetap dan tidak dapat diubah

Dikutip daris http://acel.tribunnews.com, edisi 21 April 2015, diakses 15 Maret 2016,
Sumber : MediaTama

10
0

5. Diferensiasi Profesi

Diferensiasi profesi merupakan
pengelompokan masyarakat berdasarkan

jenis pekerjaan atau profesinya. Profesi

atau pekerjaan adalah suatu kegiatan Gambar :5 Perbedaan Profesi
manusia sebagai sumber penghasilan atau
mata pencaharian. Sumber : https://www.sahabatsosiologi.com/

Keterampilan khusus sangat diperlukan dalam pekerjaan atau profesi

seperti contohnya pedaganga harus ulet, teliti dan tidak malu menawarkan barangnya.

Berdasarkan perbedaan profesi kita mengenal kelompok masyarakat berprofesi seperti
guru, dokter, pedagang, tantara, pegawai, buruh dan sebagainya. Profesi pada masa

sekarang sangat beraneka ragam, tetapi profesi pada masyarakat desa juga tidak

sekompleks profesi pada masyarakat kota. Perbedaan profesi biasanya akan
berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Contohnya, perilaku seorang guru berbeda

dengan perilaku seorang tantara.

11
0

12
0

13
0

Latihan Soal

Pilihlah satu Jawaban yang benar dengan memberi tanda saling (x) pada huruf
A,B,C,D dan E yang paling tepat.

1. Pengertian diferensiasi sosial adalah ....
A. usaha-usaha untuk menyelesaikan konflik
B. pembedaan anggota masyarakat ke kelas-kelas secara bertingkat
C. pembedaan anggota masyarakat secara horizontal
D. upaya untuk memperbaiki perilaku masyarakat
E. hubungan timbal balik antar individu

2. cara membedakan masyarakat dalam golongan tertentu dengan dasar ciri fisik
berarti membedakan berdasarkan ….
a. panjang rambut dan warna kulit
b. bentuk rambut dan tinggi badan
c. warna kulit dan bentuk rambut
d. bentuk rambut dan panjang rambut
e. warna kulit dan tinggi badan

3. Di bawah ini yang bukan merupakan perbedaan-perbedaan yang menjadi
dasar diferensiasisosial,
A. Ras
B. Agama
C. Suku bangsa
D. Jenis kelamin
E. Kekayaan

4. Perwujudan pembagian sosial yang termasuk diferensiasi sosial adalah
perbedaan …
A. agama, klan, status dan keturunan
B. klan, golongan, status dan ras
C. agama, klan, ras dan suku bangsa
D. ras, peranan, kelas dan suku bangsa
E. suku bangsa, klan, agama dan peranan

14
0

5. Suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang sama
disebut ..
A. Kelompok
B. Suku
C. Ras
D. Kebudayaan
E. Bangsa

6. Perhatikan ciri-ciri berikut ini :
1. Kulit warna kuning
2. Rambut lurus
3. Mata sipit
4. Hidung mancung
5. Bibir tebal

7. Manakah dari ciri-ciri tersebut yang merupakan ciri ras mongoloid .....
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 2, dan 4
c. 1, 2, dan 5
d. 2, 3, dan 4
e. 2, 3, dan 5

8. Perhatikan faktor-faktor berikut ini:
(1) perbedaan ciri sosial
(2) perbedaan tujuan sosial;
(3) perbedaan ciri fsik-biologis;
(4) perbedaan cara pandang;
(5) perbedaan kebudayaan.
Faktor yang menimbulkan diferensiasi sosial adalah ….
a. nomor (1), (2), dan (3)
b. nomor (1), (3), dan (5)
c. nomor (2), (3), dan (4)
d. nomor (2), (4), dan (5)
e. nomor (3), (4), dan (5)

15
0

9. Indonesia merupakan negara yang terdiri atas ribuan suku bangsa. Berbagai suku
bangsa dan etnik di Indonesia merupakan contoh diferensiasi yang
menunjukkan…
a. Kesetaraan kedudukan suku bangsa/etnik dan hasil kebudayaannya
b. Dominasi suku bangsa/etnik satu terhadap suku bangsa/etnik lain
c. System hierarki yang dianut setiap suku bangsa
d. Persamaan peran suku bangsa/etnik dalam suatu negara
e. Kesamaan ciri social dalam setiap suku bangsa/etnik

10. Diferensisasi social berdasarkan tatacara beribadah masyarakat indonsia
menyebabkan munculnya kelompok social …
a. Jawa, Dayak, islam, Kristen, sunda
b.Bali, hindu, batak, Betawi, toraja
c. Batak, Betawi, jawa, sunda, minang
d.Kristen, hindu, buda, islam, konghucu
e. Banda aceh, papu, Kalimantan, Sulawesi

11. Bangsa Indonesia dalam kemajemukannya dapat Bersatu menjadi negara besa
karena …
a. Memiliki ciri fisik yang sama
b.Memiliki agama dan kebudayaan yang sama
c. Memiliki persamaan nasib dan perjuangan yang sama
d.Setiap suku bangsa memiliki wilayah yang sangat luas
e. Setiap warga dapat menyesuaiakan diri dengan adatnya

12. Keanekaragaman suku bangsa akan mewujudkan keanekaragaman …
a. Tingkat perkembangan masyarakat
b.Tingkat perkembangan kebudayaan suku bangsa
c. Perkembangan kehidupan social, ekonomi, dan politik
d.Tingkat perkembangan pemerintahan
e. Tingkat perkembangan pemerintahan, kebudayaan, suku bangsa, sosial,
ekonomi, politik.

13. Adanya anggapan bahwa budaya dan gelar sarjana luar negeri lebih baik dari
pada yang dalam negeri merupakan diferensiasi yang didasakan pada …
a. Ciri budaya
b.Ciri fisik
c. Ciri status

16
0

d.Ciri sosial
e. Ciri profesi
14. Penggolongan masyarakat ke dalam suatu kelompok tertentu, seperti pedagang,
pegawai, nelayan, pengusaha, pengrajin dan pejabat pemerintahan merupakan
diferensiasi sosial berdasarkan …
a. Ras
b. Suku
c. Agama
d. Profesi
e. Peranan
15. Perbedaan profesi dikategorikan secara horizontal sebab didasarkan pada …
a. Keahlian yang dimiliki beragam
b.Garis keturunan
c. Kekayaan yang dimiliki
d.Tinggi rendahnya pengahsilan
e. Orientasi prestasi
16. Yang bukan merupakan ciri-ciri fisik setiap ras berbeda karena beberapa factor

berikut ….
a. Kondisi geografs
b.Kondisi iklim
c. Factor makanan
d.Factor mata pencaharian
e. Amalgamasi
17. Dalam masyarakat multicultural terdapat kelompok suku bangsa sunda, jawa,

batak, dan sebagainya. Penggolongan masyarakat tersebut didasarkan ciri-ciri ...
a. Wilayah
b. Kebudayaan
c. Kelas sosial
d. Kekuasaan
e. Kekayaan
18. Diferensiasi agama mengandung pengertian bahwa ….
a. Agama adalah dasar dari pelapisan sosial
b.Tanpa agama, mannusia akan bersamaan kedudukannya
c. Perbedaan agama tidak menyebabkan tinggi atau rendahnya kedudukan

17
0

d.Pemerintah perlu menetapkan agama resmi
e. Proses sekularisasi berlangsung dalam berbagai aspek kehidupan
19. Kenyataan sosial yang merupakan wujud dari deferensiasi osial berdasarkan

jenis kelamin adalah …
a. Terjadinya konflik antar jenis kelamin
b.Deskriminasi pengupahan antara laki-laki dan perempuan
c. Meningkatnya nepotisme akibat system kekerabatan
d.Relasi timpang anatara laki-laki dan perempuan
e. Masyarakat terdiri atas laki-laki dan perempuan yang harus dapat sling bekerja

sama.
20. Yang bukan merupakan isu gender yang actual dalam masyarakat adalah ….
a. Pelecehan seksual
b.Marginalisasi perempuan
c. Deskriminasi pengupahan
d. Kemiskinan
e. kekayaan

18
0

Kunci Jawaban dan pembahasan

1. diferensiasi sosial ini merupakan pembedaan anggota masyarakat secara horizontal,
artinya pembedaan ini masih memiliki derajat atau tingkatan yang sama.
(Jawaban : A)

2. Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri fisik tertentu. Misalnya, warna kulit,
bentuk rambut, bentuk mata, bentuk hidung dan lainnya secara fisik.
(Jawaban : C)

3. Bentuk-bentuk diferensiasi sosial
a. Diferensiasi Ras
b. Diferensiasi Etnis/Suku Bangsa
c. Diferensiasi Agama
d. Diferensiasi Gender
e. Diferensiasi Profesi

(Jawaban : E)
4. Bentuk-bentuk diferensiasi sosial

a. Diferensiasi Ras
b. Diferensiasi Etnis/Suku Bangsa
c. Diferensiasi Agama
d. Diferensiasi Gender
e. Diferensiasi Profesi
(Jawaban : C)
5. Secara fisik dan alamiah atau bisa dikatakan bawaan sejak lahir, setiap manusia
memiliki perbedaan-perbedaan tertentu. Perbedaan tersebut tampak pada perbedaan
warna kulit, warna dan bentuk rambut, bentuk hidung dan perbedaan fisik lainnya.
(Jawaban : C)
6. menurut RALPH LINTON klasifikasi ras didunia ada 3 yakni
a. Mongoloid
ciri-ciri kulit sawo matang, rambut lurus, bulu badan sedikit, mata sipit (terutama
Asia Mongoloid). Ras Mongoloid dibagi menjadi dua, yaitu Mongoloid Asia dan
Indian.
Mongoloid Asia terdiri atas subras Tionghoa (terdiri atas Jepang, Taiwan, dan
Vietnam) serta subras Melayu. Subras Melayu terdiri atas Malaysia, Indonesia, dan
Filipina. Mongoloid Indian terdiri atas orang-orang Indian di Amerika.

19
0

b. Kaukasoid
memiliki ciri-ciri fisik hidung mancung, kulit putih, rambut pirang sampai cokelat
kehitam-hitaman, dan kelopak mata lurus. Ras ini terdiri atas subras Nordic, Alpin.

c. Negroid
ciri fisik rambut keriting, kulit hitam, bibir tebal, dan kelopak mata lurus.
Ras ini dibagi menjadi subras Negrito, Nilitz, Negara Rimba, Negro Oseanis, dan
Hotentot-Boysesman.

(Jawaban : D)
7. menurut RALPH LINTON klasifikasi ras didunia ada 3 yakni

a. Mongoloid
ciri-ciri kulit sawo matang, rambut lurus, bulu badan sedikit, mata sipit (terutama
Asia Mongoloid). Ras Mongoloid dibagi menjadi dua, yaitu Mongoloid Asia dan
Indian.
Mongoloid Asia terdiri atas subras Tionghoa (terdiri atas Jepang, Taiwan, dan
Vietnam) serta subras Melayu. Subras Melayu terdiri atas Malaysia, Indonesia,
dan Filipina. Mongoloid Indian terdiri atas orang-orang Indian di Amerika.

b. Kaukasoid
memiliki ciri-ciri fisik hidung mancung, kulit putih, rambut pirang sampai cokelat
kehitam-hitaman, dan kelopak mata lurus. Ras ini terdiri atas subras Nordic,
Alpin.

c. Negroid
ciri fisik rambut keriting, kulit hitam, bibir tebal, dan kelopak mata lurus.
Ras ini dibagi menjadi subras Negrito, Nilitz, Negara Rimba, Negro Oseanis, dan
Hotentot-Boysesman.

(Jawaban : D)
8. Ciri-Ciri Diferensiasi Sosial

a. Ciri sosial
b. Ciri Fisik
c. Ciri Budaya
(Jawaban : B)
9. Indosesia merupakan negara dengan kepulauan yang beragam. Banyak terdapat
budaya, suku, agama serta keberagaman yang bisa kita temui di sana.
(Jawaban :A)

20
0

10. Salah satu keberagaman di Indonesia yaitu agama yang dipeluk oleh masyarakatnya.
Di Indonesia terdapat enam agama yang dianut yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik,
Hindu, Buddha, dan Konghucu.
(Jawaban : D)

11. Persatuan kan kesatuan yang ada di negara Indonesia bisa membuat kita menjadi peduli
sama dengan lainnya. Rasa sedih pada pada waktu penjajahan menjadikan terdapat
perjuangan yang menjadikan kita mempunyai rasa yang sama
( Jawaban: C)

12. Beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dengan banyaknya budaya yang ada.
Keaneka ragaman yang ada di indonesia mempunyai manfaat yang besar diantaranya
perkembangan pemerintahan, kebudayaan, suku bangsa, sosial, ekonomi, politik.
(Jawaban:E)

13. Diferensiasi ini terjadi karena adanya perbedaan pekerjaan perbedaan pekerjaan
yang menimbulkan perbedaan cara pandang dan pola perilaku dalam
masyarakat. Termasuk di dalam kategori ini adalah perbedaan peranan, prestise
dan kekuasaan. Contohnya, pola perilaku seorang tentara akan berbeda dengan
seorang guru
(Jawaban : D)

14. Diferensiasi profesi merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan jenis
pekerjaan atau profesinya. Profesi atau pekerjaan adalah suatu kegiatan manusia
sebagai sumber penghasilan atau mata pencaharian. Keterampilan khusus sangat
diperlukan dalam pekerjaan atau profesi seperti contohnya pedaganga harus ulet, teliti
dan tidak malu menawarkan barangnya
( Jawaban : D)

15. Profesi atau pekerjaan adalah suatu kegiatan manusia sebagai sumber penghasilan atau
mata pencaharian. Keterampilan khusus sangat diperlukan dalam pekerjaan atau
profesi seperti contohnya pedaganga harus ulet, teliti dan tidak malu menawarkan
barangnya. Berdasarkan perbedaan profesi kita mengenal kelompok masyarakat
berprofesi seperti guru, dokter, pedagang, tantara, pegawai, buruh dan sebagainya.
(Jawaban : A)

16. Perbedaan fisik ini ada yang bersifat menurun dan ada yang tidak. Berdasarkan
perbedaan fisik yang menurun manusia dibagi ke dalam kelompok-kelompok ras. Ras
merupakan suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan sama.
(Jawaban : C)

21
0

17. Menurut Koentjaraningrat (2000:264), konsep yang tercakup dalam istilah “suku
bangsa” adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan
“kesatuan kebudayaan”. Suku bangsa tersebut terbentuk dari hasil proses kekerabatan,
kekerabatan ini mempercayai bahwa mereka memiliki ikatan darah dan berasal dari
nenek moyang yang sama.
(Jawaban : B)

18. Menurut Emile Durkheim, agama adalah sistem kepercayaan yang menyatukan
anggota masyarakat dalam suatu kelompok moral yang memiliki pandangan yang
sama terhadap hal-hal yang sakral dan memiliki ritual. Contohnya, agama İslam,
Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
(Jawaban : C)

19. Gender adalah sifat yang melekat pada pria dan wanita. Sifat tersebut akan
mengarahkan individü kepada status dan peran sosial yang sesuai dengan jenis
kelaminnya. Contohnya, tugas pokok ibu adalah berperan sebagai ibu rumah tangga,
sedangkan ayah bertugas mencari nafkah bagi keluarga.
(Jawaban : E)

20. Gender adalah sifat yang melekat pada pria dan wanita. Sifat tersebut akan
mengarahkan individü kepada status dan peran sosial yang sesuai dengan jenis
kelaminnya. Contohnya, tugas pokok ibu adalah berperan sebagai ibu rumah tangga,
sedangkan ayah bertugas mencari nafkah bagi keluarga.
(Jawaban : E)

22
0

23
0

Daftar Pustaka

Koentjaraningrat. 2000. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Laning, Vina Dwi. 2009. Sosiologi Untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta : Pusat

Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2006. Sosiologi Untuk SMA dan MA Kelas XI.

Jakarta : Erlangga
Soekanto, Soerjono. 1983. Beberapa Teori Sosiologi Tentang Struktur

Masyarakat. Jakarta : C.V Rajawali
Rufikasari, Lia Candra. 2016. Sosiologi XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Surakarta

: MediaTama
https://www.fahdisjro.com/2018/02/diferensiasi-sosial.html
https://www.Salinan_XI_Sosiologi_KD_3_3_FINAL.pdf
https://www.sosiologi79.com/

24
0


Click to View FlipBook Version