USAHA ES CENDOL “AKU CENDOL KAMU”
Sahbudin Amir
17051037
[email protected]
Abstrak
Penjualan Es Cendol di masyarakat selama ini umumnya masih menggunakan tradisi yang
tentu saja produktivitasnya rendah dan hasilnya kurang. Karena itu “Aku cendol kamu”
mengambil langkah untuk meningkatkan produktivitas tentu dapat meningkatkan
kesejahteraan dan peluang kerja baru. Tujuan penjualan es cendol ini untuk meningkatkan
kapasitas produksi dan meningkatkan pengetahuan terhadap Dunia usaha. . Hal ini terbukti
dengan kemudahan dalam mendapatkan informasi tentang kuliner melalui teknologi,
sehingga menjadikan banyak orang yang membuka peluang usaha di bidang kuliner. Saat ini
bisnis kuliner yang diciptakan oleh pengusaha makanan atau minuman menjadi bervariatif.
Kata Kunci : Cara Produksi, Pengelolaan biaya produksi
Latar Belakang
Perkembangan zaman yang semakin pesat membuat arus informasi saat ini menjadi
mudah untuk didapatkan dengan menggunakan teknologi yang ada. Hal ini disebabkan
karena keberadaan teknologi yang ada saat ini dirancang sedemikan canggih, agar manusia
mudah dalam penggunaanya. Selain itu keberadaan teknologi yang semakin canggih
memberikan pengaruh peluang usaha pada setiap aspek. Salah satu aspek yang berpengaruh
yaitu dibidang kuliner. Hal ini terbukti dengan kemudahan dalam mendapatkan informasi
tentang kuliner melalui teknologi, sehingga menjadikan banyak orang yang membuka
peluang usaha di bidang kuliner. Saat ini bisnis kuliner yang diciptakan oleh pengusaha
makanan atau minuman menjadi bervariatif. Hal ini disebabkan karena pengusaha kuliner
ingin memberikan hal yang berbeda dari yang telah ada sebelumnya, yaitu dengan berinovasi
pada bisnis kulinernya. Inovasi memiliki kontribusi atau peran penting untuk membuat
keberhasilan suatu usaha, kinerja, dan kelangsungan hidup karena dalam kegiatan inovasi,
dinilai mampu memberikan dorongan bagi para pengusaha dalam mendapatkan ide atau
gagasan baru untuk menciptakan produk baru yang berbeda dan dapat diterima masyarakat.
Dalam berinovasi, pengusaha kuliner tidak hanya menciptakan produk makanan atau
minuman yang belum pernah ada, akan tetapi dapat mengembangkan dan memperbaiki jenis
makanan atau minuman yang telah masyarakat ketahui. Proses pengembangan dan perbaikan
produk juga dapat menjadi bagian dari keberhasilan usaha. Perbaikan produk dilakukan untuk
mengurangi kekurangan hasil produk sebelumnya sehingga, hasil yang di dapatkan setelah
perbaikan menjadi berkualitas. Pengembangan produk dapat mencegah kebosanan konsumen,
dalam memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk dan memberikan varian baru yang
berbeda tanpa mengurangi kuliatas pada produk yang sudah ada. Pada saat ini banyak
pengusaha kuliner yang menawarkan hasil pengembangan makanan atau minuman, yang
telah mereka kembangkan. Makanan atau minuman yang di tawarkan kepada konsumen di
restaurant, cafe, pasar tradisional maupun pasar modern banyak mengalami modifikasi dan
pengembangan baik dari segi isi, rasa, warna, dan bentuk. Hal ini disebabkan karena selera
konsumen dan tren pasar yang berubah saat ini. Konsumen menjadi lebih tertarik untuk
mengkonsumsi dan membeli makanan atau minuman yang memiliki warna berbeda dari
sebelumnya, serta memiliki cita rasa yang unik. Varian warna dan cita rasa pada makanan
atau minuman tersebut diperoleh dari bahan tambahan makanan.
Bahan, Alat Dan Cara Pembuatan “Aku Cendol Kamu”
Bahan utama, 200 gram tepung hunkwe, 100 gram tepung beras, 1 sdm tepung kanji, air daun
suji secukupnya, air kapur sirih secukupnya, air daun pandan secukupnya, garam, air
secukupnya untuk merendam cendol yang sudah dicetak.
Bahan kuah santan, 500 ml santan kental, 2 lembar daun pandan, garam
Bahan gula merah, 200 ml air putih, 400 gram gula merah, iris halus, 100 gram gula pasir, 2
lembar daun pandan
Bahan pelengkap, potongan buah nangka, es batu secukupnya
Alat prosedur kerja:
1.Campurkan kelapa parut danair. Saring, ambil santannya. Masak dengan api kecil
sambi lterus diaduk sampai mendidih.
2. Ambil daun pandan, cuci bersih. Potong kecil, tambahkan aga-ragar dan air.
3. Blender daun padan sampai halus Lalu saring dan ambil airnya.
4.Masak air perasan daun pandandi api kecil sembari tambahkan tepung beras
sedikit demi sedikit sambil diaduk. Tunggu sampai mengental lalu matikan kompor.
5.Masukan adonan cendol kedalam wadah plastik dalam keadaan masih hangat.
gunting sisi bawah plastik kemudian keluarkan diair yang telah diisi es batu.
6. Didihkan gula merah kedalam satu gelas kecil airs ampai larut.
7. Ambil gelas masukkan larutan gula merah dan santan sembari masukan cendol kedalam
gelas.
Cara pembuatan Cendol:
1. Masukkan tepung hunkwe, tepung beras, kanji, air daun suji, air daun pandan, air
kapur sirih, dan garam ke dalam panci. Aduk adonan sampai mengental.
2. Setelah mengental dan menggumpal, angkat. Siapkan baskom berisi air dan es batu.
3. Simpan saringan di atas baskom.
4. Ambil adonan cendol yang sudah dingin, lalu letakkan di atas cetakan.
5. Tekan adonan cendol hingga keluar dari saringan. Lakukan hingga adonan cendol
habis.
6. Tiriskan cendol yang sudah jadi, lalu sisihkan.
Hasil produk
Hasil produk es Cendol akan langsung dijual sesuai pemesanan atau orang segera
membelinaya. Untuk menambah varian rasa agar produk lebih beragam, maka dari itu
“Aku cendol kamu” telah menambahkan beberapa varian rasa baru. Dimana pada
awalnya, rasa yang tersedia hanyalah orzinal. Kemudian varian rasa baru ini sesuai
dengan harga yang tidak terlalu mahal sehingga bisa dibeli oleh siapa saja.
Daftar Harga “Aku Cendol Kamu”
Tahap Pemasaran
Pemasaran dilakukan dengan menggunakan berbagai cara supaya target pemasaran
tercapai. Produk ini dilakukan beberapa strategi promosi, antara lain: 1. Pemberian
sampel produk kepada konsumen. 2. Promosi di media sosial. 3. Pamflet dan brosur
yang disebarluaskan. 4. Pemasangan X Banner di lokasi strategis. 5. Mengikuti
kegiatan-kegiatan seperti bazar pangan. 6. Pesan antar untuk wilayah yang dapat
dijangkau.
Metode
Usaha yang dijalankan adalah usaha minuman yang menyajikan olahan minuman
yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yaitu es cendol . alasan dipilihnya es
cendol sebagai usaha adalah es cendol ini adalah minuman yang disukai oleh
masyarakat yang hampir setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat. Dalam
menyajiannya es cendol ini akan disajikan dengan santan dan sirup gula merah dan
ditambahi pelengkap lainnya. Agar usaha es cendol yang sedang dijalankan ini bisa
lebih dikenal oleh masyarakat maka usaha es cendol ini di beri nama yang unik “Aku
cendol kamu” yang berbeda dari es cendol yang lain.
Lokasi
Untuk lokasi yang strategis “Aku cendol kamu” memilih sutu tempat yang berada di
Jl. Nologaten, Yogyakakarta tepatnya di samping Alfamar.
Analisis
Hasil Produksi
Penjualan Es cendol di masyarakat selama ini umumnya masih menggunakan tradisi yang
tentu saja produktivitasnya rendah dan hasilnya kurang higienis. Karena itu “Aku cendol
kamu” mengambil langkah untuk meningkatkan produktivitas tentu dapat meningkatkan
kesejahteraan dan peluang kerja baru. Tujuan penjualan es cendol ini untuk meningkatkan
kapasitas produksi dan meningkatkan pengetahuan terhadap Dunia usaha.
POM menunjukkan bahwa minuman es, seperti es cendol dan es campur, yang beredar di
sekolah-sekolah di Indonesia sebanyak 46,67% pada tahun 2012 dan 40,54% pada tahun
2013 tidak memenuhi syarat. Syarat yang dimaksud antara lain syarat mikrobiologi, yang
mencakup Angka Lempeng Total (ALT) dan Most Probable Number (MPN) koliform (Badan
Pengawas Obat dan Makanan, 2013). Hal ini menunjukkan potensi bahaya mikrobiologi pada
minuman es. Salah satu mikroba yang mungkin terdapat pada minuman es adalah koliform
dari jenis Escheri-chia coli, namun tidak diketahui jenisnya, seperti yang telah ditemukan
pada beberapa penelitian diantaranya Zebua (2011), Siregar (2012), Lubis (2012) dan Tahaku
(2012). Pengolahan dan penyiapan minuman es seharusnya mengikuti cara produksi pangan
yang baik (CPPB) yang diperuntukkan untuk industri rumah tangga dan persyaratan higiene
sanitasi makanan jajanan sesuai Kepmenkes RI Nomor 942/Menkes/Sk/VII/2003.
Pengelolaan Biaya Produksi
Biaya Produksi Menurut Abdul Halim (2010:4) biaya produksi merupakan
pengeluaran yang sudah terjadi (expired) yang digunakan dalam memproses produk yang
dihasilkan. Menurut Haryono Jusup (2011:560) biaya produksi atau disebut juga biaya
manufaktur adalah biaya – biaya yang berkaitan dengan aktivitas dan proses untuk mengubah
bahan baku menjadi barang jadi. Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa
biaya produksi adalah biaya – biaya yang berhubungan dengan proses pengolahan bahan
baku menjadi hingga menjadi produk yang siap untuk dijual. Secara umum terdiri atas biaya
bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik (BOP).
Biaya produksi langsung
Biaya bahan langsung yaitu semua bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tidak
terpisahkan dari produk. Contoh bahan langsung antara lain papan kayu yang dipakai untuk
membuat meja, plat baja yang digunakan untuk membuat kerangka mobil, minyak mentah
yang digunakan dalam pembuatan bensin, tanah liat yang digunakan untuk pembuatan
genting dan lain – lain
Biaya produksi tidak langsung
Biaya produksi tidak langsung atau disebut juga Biaya Overhead Pabrik (BOP) Bahan
penolong adalah bahan – bahan yang diperlukan dalam pembuatan produk yang
penggunaannya relatif kecil atau terlalu sulit untuk diperlukan sebagai bahan langsung.
Contoh bahan penolong antara lain perekat dan tita koreksi pada perusahaan percetakan, lem
perekat, paku kecil, dan plitur pada perusahaan mebel.
Daftar Pustaka
Industria. Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, Volume 6 No 3, (2017):145-151.
“Jurnal Manis “Volume 3 Nomor 1, (2019) Januari.
Published by LPMP Imperium Journal homepage,
https://ejournal.imperiuminstitute.org/index.php/BERDAYA[diakses pada 7 Juli 2021]
“Peluang Usaha Es Cendol dan Analisa Usahanya, http://www.agrowindo.com/peluang-
usaha-es-cendol-dan-analisa-usahanya.htm [diakses pada 7 Juli 2021]
‘Peluang bisnis Es Dawet dan Analisa Usahanya, http://www.pengusahasukses.com/peluang-
bisnis-es-dawet-dan-analisa-usahanya/ [diakses pada 6 Juli 2021]