BAB 6 : INDONESIAKU KAYA BUDAYA M O D U L P E M B E L A J A R A N I P A S M O D U L P E M B E L A J A R A N I P A S Kekayaan Budaya Indonesia Kekayaan Budaya Indonesia K e l a s I V
I
Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan Modul Pembelajaran IPAS Kelas IV materi Kekayaan Budaya Indonesia untuk Sekolah Dasar. Modul pembelajaran ini disusun dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Kompetensi Sosial Emosional (KSE). Kompetensi Sosial Emosional (KSE) diharapkan dapat mengarahkan peserta didik untuk memiliki empati dan menunjukkan kepedulian terhadap orang lain, menyelesaikan masalah secara efektif, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab. Peserta didik juga diarahkan untuk mampu mengenali dan menyadari emosi mereka sehingga membantu mereka dalam menghadapi emosi negatif dan perilaku impulsif. Adapun 5 komponen pada Kompetensi Sosial Emosional yang terintegrasi dalam modul ini yaitu : KATA PENGANTAR 1. Selfawareness (kesadaran diri) 2. Self-management (manajemen diri) 3. Responsibility decision making (pengambilan keputusan bertanggung jawab) 4. Social awareness (kesadaran sosial) 5. Relationship skills (keterampilan berelasi). Penyusun mengucapkan terimakasih kepada Ibu Octarina Hidayatus Sholikhah M.Pd. selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Pembelajaran Sosial Emosional yang telah memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman baru terkait Kompetensi Sosial- Emosional. Terimakasih juga kami ucapkan kepada guru dan peserta didik yang menggunakan modul ini. Kritik dan saran yang membangun akan sangat membantu penyusun demi kesempuraan modul pembelajaran ini. Dalam modul ini berisi tujuan pembelajaran, profil pelajar pancasila, petunjuk penggunaan modul, peta konsep, rangkuman, asesmen, pengayaan, remidial, dan glossarium. Asesmen terdiri dari asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif diberikan untuk menguji proses dan hasil belajar peserta didik yang terdiri dari aspek karakter, kognitif, dan skil/ (keterampilan). Melalui kegiatan pengayaan, diharapkan peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan yang telah dimilikinya, sedangkan kegiatan remidial bertujuan untuk memperbaiki penguasaan bahan ajar agar mampu mencapai tujuan pembelajaran. Madiun, 25 Maret 2024 Penyusun, Kelompok 2 II
DAFTAR ISI Halaman Sampul ........................................................................ I Kata Pengantar ........................................................................... II Daftar Isi .................................................................................... III Petunjuk Penggunaan Modul ..................................................... IV Capaian Pembelajaran ................................................................ V Tujuan Pembelajaran .................................................................. V Indikator Pembelajaran .............................................................. VI Profil Pelajar Pancasila ............................................................... VI Peta Konsep ............................................................................... 1 Asesmen Diagnostik ................................................................... 2 Kekayaan Budaya Indonesia ...................................................... 3 Bentuk Keragaman Budaya di Indonesia ................................... 5 Pakaian Adat ...................................................................... 5 Makanan Khas ................................................................... 6 Rumah Adat ....................................................................... 8 Tari Tradisional .................................................................. 12 Bahasa ................................................................................ 13 LKPD Kelompok ....................................................................... 15 LKPD Individu .......................................................................... 16 III
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL Modul ini ditunjukkan bagi peserta didik kelas IV Sekolah Dasar pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Sebelum mempelajari lebih lanjut materi pada modul ini, untuk memudahkan dalam belajar perhatikan langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut : Bagi Siswa : 1.Berdoa terlebih dahulu sebelum belajar Persiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan seperti alat tulis, buku, dan peralatan lainnya. 2. Sebelum memulai mempelajari modul ini, bacalah dan pahami tujuan pembelajaran yang terdapat pada setiap kegiatan belajar. 3. Bacalah dan pahami uraian materi yang ada pada setiap kegiatan pembelajaran dengan teliti, cermat, dan catat jika ada hal yang memang dianggap penting. 4. Bacalah dan pahami rangkuman materi yang berisi poin penting yang mengacu pencapaian tujuan pembelajaran. 5. Diskusikan dengan guru atau teman jika mengalami kesulitan dalam pemahaman materi. 6. Kerjakan latihan dan tes formatif pada setiap kegiatan belajar untuk mengasah pemahamanan terhadap materi. 7. Kerjakan tugas mandiri untuk menguatkan pemahaman terkait materi yang sudah dipelajari. 8. Bagi Guru : 1.Ciptakan ruang kelas yang nyaman untuk memulai pembelajaran. 2. Jelaskan petunjuk penggunaan modul 3.Jelaskan kegiatan yang harus dikerjakan oleh siswa 4.Dampingi kegiatan siswa dan bantu siswa yang mengalami kesulitan 5.Berikan umpan balik kepada siswa mengenai lembarkerja atau soal yang diberikan 6.Catat beberapa catatan penting untuk perbaikan modul. IV
CAPAIN PEMBELAJARAN V Peserta didik mengenal keberagaman budaya di Indonesia serta menghubungkan dengan konteks kehidupan saat ini. TUJUAN PEMBELAJARAN Melalui modul pembelajaran terintegrasi Kompetensi Sosial Emosional (KSE), diharapkan dapat mengembangkan kemampuan untuk : Membuat peta keragaman budaya di Indonesia serta menyebutkan dan memberikan pendapat mengenai budaya yang ada di Indonesia secara kritis dan mengembangkan sikap bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa Berdasarkan tujuan pembelajaran tersebut, tuliskan apa saja yang menjadi harapan Anda melalui pembelajaran hari ini! Jawab : Harapan saya yaitu 1. ...................................................................................................... 2. ...................................................................................................... 3. ...................................................................................................... 4. ...................................................................................................... 5. ......................................................................................................
INDIKTOR PEMBELAJARAN Peserta didik dapat mengidentifikasi keanekaragaman budaya di Indonesia dengan benar. Peserta didik dapat mengenali budaya dari daerah lain dengan benar. Peserta didik dapat menyajikan informasi mengenai keragaman budaya di Indonesia dengan benar. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1.Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2.Berkebhinekaan Global 3.Mandiri 4.Bergotong Royong 5.Bernalar Kritis 6.Kreatif VI
PETA KONSEP Kekayaan Budaya Indonesia Faktor Keberagaman Budaya Indonesia Faktor Keberagaman Budaya Indonesia Bentuk Keragaman Budaya Indonesia Bentuk Keragaman Budaya Indonesia Letak Geografis Kondisi Alam Negara Kepulauan Kemajuan Transportasi dan Komunikasi Sejarah Pakaian Adat Makanan Khas Rumah Adat Tari Tradisional Dll 1
ASESMEN DIAGNOSTIK NAMA: NO: KELAS: MAPEL KESUKAAN: BAGAIMANA PERASAAN YANG KAMU RASAKAN SAAT INI ? HAL APA YANG DAPAT MEMBUAT KAMU MARAH? APA YANG KAMU LAKUKAN KETIKA SEDANG MARAH APA HARAPANMU? 2
Kekayaan Budaya Indonesia Indonesia memiliki keanekaragaman budaya. Banyak suku bangsa dengan bahasa, pakaian, rumah, makanan, dan kesenian yang berbeda-beda. Keragaman ini salah satunya disebabkan karena tempat tinggal yang berbeda-beda. Setiap pulau di Indonesia mempunyai perbedaan keadaan alam. Bahkan, kondisi alam dalam satu pulau bisa saja berbeda-beda. Perbedaan kondisi alam ini memengaruhi cara hidup, kebiasaan, serta budaya penduduknya Indonesia juga terkenal sebagai negara kepulauan yang menyebabkan penyebaran masyarakat di pulau yang berbeda-beda. Di setiap pulau, masyarakat mengembangkan budaya masing-masing sesuai tingkat kemajuan dan lingkungan. kondisi ini akhirnya menimbulkan adanya keberagaman dari suku bangsa, bahasa, budaya, kepercayaan hingga pembagian peran antara laki-laki dan perempuan. Seperti halnya negara kepulauan, kemajuan alat transportasi dan komunikasi di masing-masing daerah dan pulau di Indonesia juga berbeda-beda, hal ini juga mempengaruhi Indonesia kaya akan budayanya. Sejarah juga satu hal yang tak bisa dilepaskan dari keberadaan Indonesia. Sejarah memainkan peran penting dalam membentuk kekayaan budaya Indonesia melalui berbagai peristiwa dan interaksi antarbudaya selama ribuan tahun. Faktor-faktor seperti perdagangan, migrasi, kolonialisasi, dan interaksi antarbangsa telah memberi kontribusi pada keberagaman budaya Indonesia, termasuk dalam hal bahasa, seni, arsitektur, dan tradisi keagamaan. Misalnya, jejak Hindu-Buddha dari Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, masa kolonialisme Belanda, serta interaksi dengan budaya Arab, Cina, dan India telah menyumbang kepada keragaman budaya yang kaya di Indonesia. 3
Setiap wilayah di Indonesia memiliki ciri khas budayanya masing masing. Mulai dari pakaian adat, makanan tradisional, rumah adat, tarian adat dan masih banyak lagi. Perbedaan inilah yang membuat Indonesia menjadi indah dan unik. Beragam ras di Indonesia menjadikan masyarakat yang memiliki beraneka ragam suku bangsa, agama dan budaya. Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, sudah seharusnya kita saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di Indonesia. Jadi, setiap suku bangsa mempunyai ras masing-masing. Oleh karena itu, tercipta keragaman ras. Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budaya. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan suku bangsa, Sesuai dengan semboyang Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda beda tapi tetap satu. Indonesia menawarkan berbagai macam budaya yang unik dan menarik untuk dipelajari. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, terdapat 1340 suku bangsa yang ada di tanah air kita. Suku bangsa ini tersebar di berbagai pulau yang ada di Indonesia. Dalam satu pulau saja kita dapat menemukan lebih dari dua suku bangsa yang berbeda karakteristiknya. Tiap-tiap suku bangsa mempunyai ciri khas yang membedakan dengan suku bangsa yang lain. Ciri suku bangsa yang didasarkan atas ciri fisik disebut ras Letak Indonesia sangat strategis karena terletak diantara 2 benua yaitu benua Asia dan Australia. Selain itu, Indonesia terletak diantara 2 samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Oleh karenanya, Indonesia mudah dikunjungi para pendatang. Akibatnya budaya yang dibawa bangsa lain yang datang ke negara kita juga ikut memengaruhi keanekaragaman budaya Indonesia. Beberapa pakaian dan makanan tradisional Indonesia dipengaruhi budaya bangsa lain. 4
Kalimantan Utara Papua Sumatera Barat Jawa Tengah Dari 38 provinsi yang ada, setiap provinsi memiliki pakaian adatnya masing masing yang merupakan indentitas setiap daerah, pakaian adat dapat menunjukkan status sosial, perkawinan, atau agama yang berfungsi sebagai simbol budaya, karakter penduduk daerah, keyakinan penduduk daerah, dan histori. Contohnya dalam budaya jawa terdapat kebaya dan batik, sementara budaya batak terdapat ulos dan masih banyak lainnya. Contoh Pakaian adat yang ada di Indonesia antara lain : BENTUK KERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA PAKAIAN ADAT Jawa Barat Jawa Timur Sulawesi Selatan DKI Jakarta 5
Bali Nusa Tenggara Timur Nusa Tenggara Barat MAKANAN KHAS Kuliner atau makanan juga merupakan produk budaya berwujud nyata yang sangat mudah dikenali sebagai identitas suatu masyarakat. Jumlah kuliner indonesia tak terhitung banyaknya, namun setiap provinsi memiliki makanan khasnya itu sendiri, Misalnya di Sumatera Selatan terkenal dengan makanan pempek. Kemudian kerak telor dari Jakarta, nasi lengko khas Cirebon, nasi gudeg khas Yogyakarta, rujak cingur dari Jawa Timur, ayam betutu dari Bali, ayam taliwang dari NTB, papeda dari Maluku dan Papua dan masih banyak lainnya. Keragaman budaya Indonesia merupakan harta yang tak ternilai. Menjaga dan menghargai keragaman ini adalah tanggung jawab bersama untuk memperkuat identitas bangsa dan membangun persatuan. Melalui pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Indonesia, kita dapat lebih menghargai keunikan dan keberagaman yang ada dalam masyarakat kita Sumatera Selatan Pempek Palembang Sumatera Barat Padang Rendang DI Yogyakarta Gudeg Contoh makanan khas dari Indonesia antara lain : 6
DKI Jakarta Kerak Telor Bali Ayam Betutu Kalimantan Selatan Soto Banjar Madura Nusa Tenggara Barat Sulawesi Barat Ayam Ta Kue Cucur Sate madura liwang Sulawesi Selatan Makasar Pisang Ijo Papua Papeda Jawa Timur Rawon 7
RUMAH ADAT Rumah Adat Provinsi Aceh: Krong Bade Rumah Adat Sumatera Utara: Bolon Rumah Adat Sumatera Barat: Gadang Rumah Adat Riau: Selaso Jatuh Kembar Rumah Adat Kepulauan Riau: Rumah Atap Limas Potong Rumah Adat Provinsi Bengkulu: Bubungan Lima Rumah adat adalah bangunan yang memiliki ciri khas khusus, digunakan untuk tempat hunian oleh suatu suku bangsa tertentu. Di Indonesia terdapat berbagai macam rumah adat yang tersebar di berbagai provinsi. Rumah adat menjadi satu di antara representasi kebudayaan yang paling tinggi dalam sebuah komunitas suku/masyarakat. Dengan wilayah yang begitu luas, membuat Indonesia memiliki banyak faktor perbedaan budaya di setiap daerah. Keberagaman tersebut merupakan ciri khas dan kekuatan bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain. Dengan memiliki ribuan pulau dan ratusan juta penduduk, Indonesia merupakan satu di antara negara yang memiliki ragam budaya yang sangat kaya. Satu di antara keberagaman yang ada di Indonesia adalah adanya rumah adat di masing-masing daerah. Rumah adat di Indonesia sangat beragam dan mempunyai arti yang penting dalam perspektif sejarah, warisan, serta kemajuan masyarakat dalam sebuah peradaban Contoh rumah adat dari Indonesia antara lain : 8
Rumah Adat Provinsi Jambi: Panggung Rumah Adat Provinsi Lampung: Rumah Nuwo Sesat Rumah Adat Bangka Belitung: Rumah Rakit Rumah Adat Sumatera Selatan: Rumah Limas Rumah Adat Banten: Rumah Baduy Rumah Adat DKI Jakarta: Rumah Kebaya Rumah Adat Jawa Barat: Rumah Kasepuhan Rumah Adat Jawa Tengah: Rumah Joglo Rumah Adat DI Yogyakarta: Rumah Joglo Rumah Adat Kalimantan Barat: Rumah Panjang Rumah Adat Kalimantan Timur: Rumah Lamin Rumah Adat Jawa Timur: Rumah Joglo 9
Rumah Adat Kalimantan Selatan: Rumah Bubungan Tinggi Rumah Adat Kalimantan Tengah: Rumah Betang Rumah Adat Kalimantan Utara: Rumah Baloy Rumah Adat Gorontalo: Rumah Dulohupa Rumah Adat Sulawesi Barat: Rumah Boyang Rumah Adat Sulawesi Tengah: Rumah Souraja Rumah Adat Sulawesi Utara: Rumah Walewangko Rumah Adat Sulawesi Tenggara: Rumah Buton Rumah Adat Sulawesi Selatan: Rumah Adat Tongkonan 10
Rumah Adat Bali: Rumah Gapura Candi Bentar Rumah Adat Sulawesi Selatan: Rumah Adat Tongkonan Rumah Adat Nusa Tenggara Timur: Rumah Musalaki Rumah Adat Nusa Tenggara Barat: Rumah Dalam Loka Rumah Adat Maluku: Rumah Baileo Rumah Adat Maluku Utara: Rumah Sasadu Rumah Adat Papua: Rumah Adat Kariwari Rumah Adat Papua Barat: Rumah Adat Mod Aki Aksa Rumah Adat Papua Pegunungan Tengah: Rumah Honai Rumah Adat Provinsi Papua Tengah: Rumah Adat Karapao Rumah Adat Papua Selatan: Rumah Jew 11
TARI TRADISONAL Sumatera Utara Tari Tor Tor Jawa Barat Tari Merak DI Yogyakarta Tari Bedhaya Aceh Tari Saman Jawa Timur Tari Remo Bali Tari Kecak Jawa Tengah Tari Serimpi DKI Jakarta Tari Yapong Sekitar 3.000 tari tradisional yang tersebar di seluruh indonesia. Setiap daerah mempunyai tarian adat masing masing dengan peruntukan yang berbeda yang unik dan beragam Contoh Tarian Tradisional dari Indonesia antara lain : 12
BAHASA Menurut Ethnologue, Indonesia memiliki 715 bahasa daerah, meskipun bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi negara, bahasa daerah juga memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari orang Contoh Bahasa yang ada di Indonesia antara lain : Sebagian besar populasi yang cukup dominan di seluruh wilayah di Indonesia adalah Pulau Jawa, maka tidak heran jika bahasa jawa seringkali digunakan di wilayah Indonesia dan sebagai ciri khas bagi masyarakat yang berada di Pulau Jawa. Serta sebagai salah satu bahasa paling populer di Indonesia. Bahasa Jawa sendiri mempunyai sejumlah dialek atau aksen tertentu di setiap daerah kabupaten atau provinsi di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Dengan diantaranya Blora, Cirebon, Madiun, Brebes, Banyumas, Malang, Jepara, Bumiayu, Demak, Kedu, Pati, Kudus, Tuban, Pekalongan, Tegal, Surakarta, Semarang, Surabaya, Bojonegoro, dan masih banyak lagi lainnya. Bahasa Jawa Bahasa Sunda Bahasa Sunda merupakan sebuah bahasa dari cabang Melayu Polinesia dalam rumpun bahasa Austronesia. Sama halnya dengan bahasa jawa, bahasa sunda juga hampir digunakan di semua provinsi Jawa Barat, serta daerah Jawa Tengah bagian barat. Misalnya kabupaten Cilacap, Kali Serayu, dan semua wilayah di Indonesia hingga berbagai negara yang menjadi urbanisasi dari suku Sunda. Bahasa sunda mempunyai sejumlah dialek, antara lain dialek barat yang berasal Banten Selatan, dialek utara yang berasal dari Bogor dan sekitarnya, dialek selatan atau dialek priangan yang berasal dari Bandung dan sekitarnya, dan masih ada banyak dialek lainnya. Bahasa Madura Saat ini, bahasa madura sering dikombinasi dengan beberapa bahasa, seperti bahasa Melayu, Jawa, Bugis, Tionghoa, dan bahasa lainnya. Terdapat juga kata-kata dari bahasa madura ini yang berakar menjadi bahasa melayu dan bahkan hingga ke bahasa Minangkabau. Selain itu, bahasa madura ini juga mempunyai sejumlah dialek, terdiri dari dialek Sampang, Sumenep, Bangkalan, Pamekasan, dan Kangean. Bahasa Minangkabau Bahasa Minangkabau sendiri, adalah salah satu bahasa melayu dan polinesia yang berasal dari rumpun Austronesia. Bahasa Minangkabau sendiri, umumnya digunakan oleh masyarakat yang berada di Provinsi Sumatera Barat, Riau Bagian Barat, Jambi bagian utara, bengkulu dan negeri sembilan yakni malaysia. Menurut historis, bahasa minang mencakup batas wilayah kekuasaan kerajaan Pagaruyung yang berpusat di sebuah pedalaman Minangkabau. Sekarang ini bahasa minangkabau telah digunakan oleh 6,5 juta jiwa lebih di semua Indonesia. Bahasa Minangkabau ini mempunyai banyak sekali dialek, seperti dialek padang atau bahasa minangkabau baku, dialek Padang Panjang, dialek Pariaman, dan beberapa dialek lainnya. 13
Bahasa bugis merupakan salah satu rumpun bahasa Austronesia yang biasa dipakai oleh beberapa masyarakat yang ada di wilayah Sulawesi Selatan. Mulai dari kabupaten luwu, maris, sidenreng, wajo, parepare pinrang, dan beberapa daerah lainnya yang ada di wilayah Indonesia. Selain itu bahasa bugis mempunya beberapa dialek, diantaranya dialek Camba, bone, Sinjai, luwu, pangkep, dan beberapa dialek lainnya Bahasa Bugis Bahasa Banjar Bahasa Banjar dituturkan oleh sebagian besar masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan. Selain itu, bahasa Banjar juga dituturkan masayarakat di Provinsi Kalimantan Tengah, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi. Bahasa ini juga termasuk ke dalam bahasa asli dari suku banjar. Bahasa ini mempunyai dua dialek utama, diantaranya dialek utama yang berupa dialek kuala dan dialek hulu Bahasa Aceh Bahasa Aceh adalah sebuah bahasa yang dituturkan oleh masyarakat Aceh yang terdapat di wilayah pesisir, sebagian pedalaman dan sebagian kepulauan di Aceh. Bahasa Aceh termasuk dalam rumpun bahasa Chamik, cabang dari rumpun bahasa Melayu-Polinesia, cabang dari rumpun bahasa Austronesia Bahasa Aceh tersebar terutama di wilayah pesisir Aceh. Bahasa ini dituturkan mulai dari Manyak Payed, Aceh Tamiang di pesisir timur sampai ke Trumon, Aceh Selatan di pesisir barat. Bahasa Bali Bahasa Bali adalah sebuah bahasa yang pertama kali dituturkan oleh masyarakat pulau Bali, Lombok Barat, bagian timur dari Pulau Jawa. Bahasa Bali ini mempunyai berbagai jenis dialek, antara lain dialek dataran rendah bali, yakni karangasem, gianyar, klungkung, buleleng, tabanan dan dialek dataran tinggi seperti nusa penida dan bal 14
Kalian akan di bagi menjadi 6 kelompok dan mewakili salah satu dari 5 pulau besar (Jawa, Kalimatan, Sulawesi, dan Papua) dan 1 pulau gabungan (Bali, NTB, dan NTT) di Indonesia. Setiap kelompok akan menggambar peta satu pulau di Indonesia. Membuat Peta Keragaman 1.Siapkan atlas dari buku literatur lainnya! 2.Baca dan cari tahu provinsi yang ada di pulau pilihan kelompok kalian. Tulis dan cari tahu ragam budaya di setiap provinsi pada pulau tersebut yaitu, suku, bahasa, rumah adat, makanan khas, kesenian dan lain sebagainya. 3. Gambarlah pulau dengan ukuran yang besar, isilah peta dengan gambar ragam budaya sesuai daerahnya. Warnai agar menarik. 4. Jika sudah selesai, gabungan dengan kelompok yang lain sehingga menjadi peta keragaman Indonesia yang utuh. 5. Setiap kelompok akan mempresentasikan pulaunya dengan ragam budaya. 6. LKPD KELOMPOK Anggota Kelompok: 15
1.Indonesia terletak diantara 2 benua, yaitu... a. Benua Asia dan benua Eropa b. Benua Eropa dan benua Afrika c. Benua Asia dan benua Australia d. Benua Australia dan benua Antartika 2. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya. Di bawah ini yang merupakan keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia adalah ... a. Makanan khas b. Rumah adat c. Bahasa d. Semua benar 3. Rumah adat di provinsi kalimantan barat adalah ... a. Rumah Pamjang b. Rumah gadang c.Rumah tongkonan d.Rumah joglo 4. Tari saman adalah tari yang berasal dari daerah ... a. DKI Jakarta b. Jawa barat c. Aceh d. Bali 5. Berikut ini yang bukan termasuk makanan khas Indonesia adalah... a. Papeda, gudeg, pempek b. Rendang, kerak telur, soto banjar c. Ayam betutu, kerak telur, rawon d. Rawon, Honai, pempek Lembar Kerja Peserta Didik (Individu) Lembar Kerja Peserta Didik (Individu) Nama :........................ No. Absen :........................ Kelas :........................ A. Pilih dan berilah tanda (X) pada jawaban yang kamu anggap benar! 16
1.Mengapa Indonesia disebut sebagai negara kepulauan ? Jawab: ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... 2. Sebutkan 5 pakaian adat yang ada di Indonesia! Jawab: ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... . .......................................................................................................................... 3. Indonesia terletak diantara dua samudra yaitu samudra... dan samudra... Jawab: ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... 4. Apa yang menyebabkan indonesia memiliki kebudayaan yang sangat banyak dan beragam? Jawab: ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... 5. Tuliskan nama tarian dari daerah Jawa timur ! Jawab: ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... B. Jawablah pertanyaan -pertanyaan di bawah ini dengan benar ! 17