i BUKU KIA KESEHATAN IBU DAN ANAK Nama Ibu : ...................................................................................... NIK Ibu : ...................................................................................... No. Buku: Dikeluarkan Tanggal: Kab./Kota Provinsi Fasilitas Kesehatan: BAWA BUKU KIA SETIAP KE FASILITAS KESEHATAN, POSYANDU, KELAS IBU, BKB, DAN PAUD BUKU KIA DIGUNAKAN SAMPAI ANAK BERUMUR 6 TAHUN 306.874.3 Ind b
ii Katalog Dalam Terbitan. Kementerian Kesehatan RI Indonesia. Kementerian Kesehatan RI Buku Kesehatan Ibu dan Anak Jakarta: Kementerian Kesehatan dan JICA (Japan International Cooperation Agency), 1997 Judul: 1. MOTHER - CHILD RELATION 2. MATERNAL - CHILD NURSING 3. MATERNAL HEALTH SERVICES Cetakan Tahun 2020 362.198.2 Ind. b GRATIS Katalog Dalam Terbitan. Kementerian Kesehatan RI Indonesia. Kementerian Kesehatan RI Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2023 ISBN 978-623-301-149-5 Judul: 1. MOTHER - CHILD RELATION 2. MATERNAL - CHILD NURSING 3. MATERNAL HEALTH SERVICES 306.874.3 Ind. b ISBN 978-623-301-149-5 APBN DIREKTORAT JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT 2023
iii iii IBU SUAMI/ KELUARGA ANAK NAMA NIK PEMBIAYAAN NO. JKN: FASKES TK 1: FASKES RUJUKAN: GOL. DARAH TEMPAT TANGGAL LAHIR PENDIDIKAN PEKERJAAN ALAMAT RUMAH TELEPON NAMA ANAK ANAK KE NOMOR AKTE KELAHIRAN NIK TEMPAT/ TANGGAL LAHIR GOLONGAN DARAH JENIS PELAYANAN JKN/ ASURANSI LAIN • NOMOR • TANGGAL BERLAKU FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN: PRIMER: • NOMOR REGISTRASI KOHORT BAYI: • NOMOR REGISTRASI KOHORT BALITA DAN ANAK PRA-SEKOLAH: SEKUNDER: • NOMOR CATATAN MEDIK RS PUSKESMAS DOMISILI: NO. REGISTER KOHORT IBU: Foto Ibu Foto Anak IDENTITAS
iv iv Buku KIA harus dibaca dan dimengerti ibu dan keluarga, ditunjukan pada petugas kesehatan dimanapun pelayanan kesehatan diberikan, untuk dicatatkan tindakan yang diberikan. Informasi tentang kesehatan dan catatan khusus bilamana ada kelainan pada ibu serta anak harus dicatat di dalam Buku KIA Setiap ibu hamil mendapat 1 (satu) Buku KIA untuk kehamilan tunggal dan mendapat tambahan satu Buku KIA lagi untuk anak yang lain pada kehamilan kembar. Selalu bawa Buku KIA ketika berkunjung ke Posyandu, Kelas Ibu Hamil, Kelas Ibu Balita, Pos PAUD, BKB dan Fasilitas Kesehatan (Puskesmas dan jaringannya, Klinik, Praktik Dokter, Praktik Bidan dan Rumah Sakit) daftar isi • Melakukan KIE kepada ibu/ keluarga • Menjelaskan isi buku KIA kepada ibu/ keluarga • Mendampingi kader dalam pemanfaatan buku KIA • Mengisi lembar catatan ringkasan hasil pelayanan dan melakukan tatalaksana Tenaga Kesehatan • Menjelaskan isi dan penggunaan buku KIA kepada ibu/ keluarga • Mengecek pemahaman ibu dengan mencentang kotak pada lembar informasi kesehatan • Mengecek kelengkapan pelayanan kesehatan ibu • Mengecek kelengkapan pelayanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak Kader • Membaca dan memahami lembar informasi Buku KIA • Mencentang informasi yang sudah dipahami • Memastikan kelengkapan pelayanan kesehatan ibu • Memastikan kelengkapan pelayanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak • Menghubungi Dinas Kesehatan (Bidang Kesehatan Ibu Anak), jika mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan Ibu/ Keluarga PETUNJUK PENGGUNAAN daftar isi CATATAN Pernyataan Pelayanan Kesehatan Ibu 1 Kartu Kontrol Minum Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil 2 Amanat Persalinan 3 Pelayanan Dokter 4 Pelayanan Kehamilan 7 Pemantauan Mingguan Ibu Hamil 9 Pemantauan Harian Ibu Nifas 10 Catatan Pelayanan Kesehatan Ibu 12 Ringkasan Pelayanan Persalinan 14 Ringkasan Pelayanan Nifas 15 Rujukan 16 INFORMASI Ibu Hamil 17 Kelas Ibu Hamil 18 Ibu Bersalin 24 Ibu Nifas 27 Ibu Menyusui 30 Keluarga Berencana 34
1 1 Ibu menulis tanggal, tempat pelayanan; dan tenaga kesehatan membubuhkan paraf sesuai jenis pelayanan PERNYATAAN IBU/ KELUARGA TENTANG PELAYANAN KESEHATAN IBU YANG SUDAH DITERIMA HPHT: Trimester I Trimester II Trimester III Tgl Periksa: Tempat Periksa: Timbang BB Pengukuran Tinggi Badan Ukur Lingkar Lengan Atas Tekanan Darah Periksa Tinggi Rahim Periksa Letak dan Denyut Jantung Janin Status dan Imunisasi Tetanus Konseling Skrining Dokter Tablet Tambah Darah Test Lab Hemoglobin (Hb) Test Golongan Darah Test Lab Protein Urine Test Lab Gula Darah Pemeriksaan USG PPIA Tata Laksana Kasus Ibu Bersalin Taksiran Persalinan: Fasyankes: Rujukan: Inisiasi Menyusu Dini Ibu Nifas (6 jam - sampai 42 hari setelah bersalin) KF 1 (6-48 jam) KF 2 (3-7 hari) KF 3 (8-28 hari) KF 4 (29-42 hari) Tanggal Periksa: Tempat Periksa: Periksa Payudara (ASI) Periksa Perdarahan Periksa Jalan Lahir Vitamin A KB Pasca Persalinan Konseling Tata Laksana Kasus Bayi baru lahir/ neonatus 0 – 28 hari KN 1 (6-48 jam) KN 2 (3-7 hari) KN 3 (8-28 hari) Pastikan pelayanan kesehatan neonatus dicatatkan di bagian anak (Bukan Kolom Pencatatan Hasil Pemeriksaan)
22 PENGAWASAN MINUM TTD Kartu Kontrol Minum TTD pada IBU HAMIL Nama Pengontrol ................................................Hubungan dengan Bumil ............................ Bulan ke- 1 Bulan: Bulan ke- 4 Bulan: Bulan ke- 7 Bulan: Bulan ke- 2 Bulan: Bulan ke- 5 Bulan: Bulan ke- 8 Bulan: Bulan ke- 3 Bulan: Bulan ke- 6 Bulan: Bulan ke- 9 Bulan: Beri tanda ( √ ) pada kotak bila sudah minum
3 AMANAT PERSALINAN MENYAMBUT PERSALINAN Fasyankes persalinan: 1. Dokter/Bidan: .......................... Nama Fasyankes .................. 2. Dokter/Bidan: .......................... Nama Fasyankes .................. Untuk dana persalinan akan menggunakan JKN/Jamkesda/ Asuransi swasta/biaya sendiri/ lainnya ………… ..................................................................................................... Untuk kendaraan/ambulan desa oleh: 1. ........................................... HP ................................... 2. ........................................... HP ................................... 3. ........................................... HP ................................... Metode kontrasepsi setelah melahirkan yang dipilih: ...................................................................................................... Untuk sumbangan darah (golongan darah: ........ rhesus: ......... ) dibantu oleh: 1. HP ............................... 2. HP ............................... 3. HP ............................... 4. HP ............................... Bersedia dirujuk jika memliki faktor risiko/ komplikasi/ kegawatdaruratan ....,.......................... 20...... Ibu Hamil ( ................................... ) Persetujuan, Suami/ Orang Tua/ Keluarga ( ................................... ) Saya : Alamat : Memberikan kepercayaan kepada nama-nama ini untuk membantu persalinan saya agar aman dan selamat, yang diperkirakan pada, Bulan: .....................Tahun: ........... (Agar Aman dan Selamat) Bidan/Dokter ( ................................... )
44 Nama Dokter : ........................................... Faskes : ........................................... EVALUASI KESEHATAN IBU HAMIL Kondisi Kesehatan Ibu Tanggal periksa: TB cm IMT BB kg Kurus Normal Gemuk Obesitas Lila cm Riwayat Kesehatan Ibu Sekarang Hipertensi Asma Jantung TB Tiroid Hepatitis B Alergi Jiwa Autoimun Sifilis Diabetes Lainnya: .................................... Lingkari pilihan yang sesuai Riwayat Kehamilan dan Persalinan (termasuk Keguguran, Kembar, dan Lahir Mati) No Tahun berat lahir (gram) persalinan penolong persalinan komplikasi Lain-lain, jelaskan ................................................ .............................................................................. .............................................................................. .............................................................................. Riwayat Penyakit Keluarga Hipertensi Diabetes Sesak Nafas Jantung TB Alergi Jiwa Kelainan Darah Hepatitis B Lingkari pilihan yang sesuai Pemeriksaan Khusus Inspeksi/ Inspekulo Vulva normal tidak normal Uretra normal tidak normal Vagina normal tidak normal Fluksus +/-- Fluor +/-- Porsio normal tidak normal Status Imunisasi Td TT keselang waktu perlindungan √ 1 awal 2 1 bulan 3 tahun 3 6 bulan 5 tahun 4 12 bulan 10 tahun 5 12 bulan >25 tahun Kesimpulan: Status imunisasi Imunisasi lainnya: COVID-19/……...............................… Riwayat Perilaku Berisiko 1 Bulan sebelum hamil merokok pola makan berisiko aktivitas fisik kurang alkohol obat teratogenik kosmetik yang mengandung zat berbahaya Lingkungan berisiko: pestisida/ lainnya ……............... Lingkari pilihan yang sesuai Lain-lain, jelaskan ................................................ .............................................................................. PELAYANAN DOKTER
5 PELAYANAN DOKTER Pemeriksaan Dokter Trimester 1 (Usia kehamilan < 12 minggu) (Konsep : Anamnesa dan pemeriksaan dokter umum mengenai risiko kehamilan saat ini normal/ kehamilan berkomplikasi) Pemeriksaan Fisik Keadaan umum: ........................................... Konjungtiva normal tidak Sklera normal tidak normal Kulit normal tidak normal Leher normal tidak normal Gigi mulut normal tidak normal THT normal tidak normal Dada Jantung normal tidak normal Paru normal tidak normal Perut normal tidak normal Tungkai normal tidak normal USG Trimester I HPHT : …….., Kehamilan ……….. minggu GS (Gestational Sac) cm CRL (Crown-rump Length) cm DJJ (Denyut Jantung Janin) dpm Sesuai usia kehamilan minggu Letak Kantong Kehamilan intrauterin/ ekstrauterin Taksiran Persalinan Pemeriksaan laboratorium ( tanggal ...... / ..... /20 .... ) Pemeriksaan Hasil Rencana Tindak Lanjut Hemoglobin gr/dL Golongan darah & Rhesus Gula darah sewaktu mg/dL PPIA • H R/NR • S R/NR • Hepatitis B R/NR • Lain-lain Hasil USG Kesimpulan : ................................................................................................................... Rekomendasi: ................................................................................................................... (ANC dapat dilakukan di FKTP atau rujuk ke FKRTL)
6 PELAYANAN DOKTER 6 Skrining Preeklampsia pada usia kehamilan < 20 minggu Kriteria Risiko sedang Risiko tinggi Anamnesis Multipara dengan kehamilan oleh pasangan baru Kehamilan dengan teknologi reproduksi berbantu: bayi tabung, obat induksi ovulasi Umur ≥ 35 tahun Nulipara Multipara yang jarak kehamilan sebelumnya > 10 tahun Riwayat preeklampsia pada ibu atau saudara perempuan Obesitas sebelum hamil (IMT > 30 kg/m2) Multipara dengan riwayat preeklampsia sebelumnya Kehamilan multipel Diabetes dalam kehamilan Hipertensi kronik Penyakit ginjal Penyakit autoimun, SLE Anti phospholipid syndrome* Pemeriksaan Fisik Mean Arterial Presure > 90 mmHg ** Proteinuria (urin celup > +1 pada 2 kali pemeriksaan berjarak 6 jam atau segera kuantitatif 300 mg/24 jam) Keterangan Sistem Skoring: Ibu hamil dilakukan rujukan bila ditemukan sedikitnya • 2 risiko sedang dan atau, • 1 risiko tinggi * Manifestasi klinis APS antara lain: keguguran berulang, IUFD, kelahiran prematur ** MAP dihitung pada kehamilan < 20 minggu MAP= (2XD) + S 3 Centang pilihan yang sesuai Kesimpulan : ……………………………………………………………………………… Bilamana ibu berisiko preeklampsia maka pemeriksaan kehamilan, persalinan dan pemeriksaan nifas dilaksanakan di Rumah Sakit. Lakukan rujukan terencana pada ibu hamil dengan kondisi yang disebutkan di atas (tidak perlu menunggu inpartu) Dokter Pemeriksa, ( …......…...…………... ) Skrining Diabetes Melitus Gestasional pada Usia Kehamilan 24-28 Minggu Pemeriksaan Hasil Rencana Tindak Lanjut Gula darah puasa mg/ dl Gula darah 2 jam post prandial mg/ dl
PELAYANAN KEHAMILAN GRAFIK EVALUASI KEHAMILAN 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 170 160 150 140 130 120 110 100 90 DJJ X Pemeriksa Tanggal/ Bulan/ Tahun 45cm 40cm 35cm 30cm 25cm 20cm 15cm
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 Gerakan Bayi Urin Protein Urin Reduksi Hemoglobin Tab Tambah Darah Kalsium Aspirin 180 170 160 150 140 130 120 110 110 90 80 70 60 90 80 70 60 50 40 30 Usia Gestasi Tekanan Darah • Nadi *) MAP = (2XD) + S 3 *) MAP>90 mmHg Rujuk TFU O Sistole Diastole 10cm 5cm 20 18 16 12 8 4 0 Mulai ukur TFU
MINGGU KEHAMILAN Tanda BB Pra- Kehamilan IMT Pra- Kehamilan Rekomendasi Peningkatan Berat Badan <18,5 12,5 - 18 kg 18,5 - 24,9 11,5 - 16kg 25,0 - 29,9 7 - 11,5 kg ≥30 5 - 9 kg -3 -2 -1 0 1 2 3 4 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 32 34 36 38 40 42
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 kg Grafik Peningkatan Berat Badan untuk Katagori IMT Pra KehamilanAdaptasi dari IOM. 2009 Diisi oleh Bidan atau Perawat GRAFIK PENINGKATAN BERAT BADAN PELAYANAN KEHAMILAN
LEMBAR PEMANTAUAN IBU HAMIL Ibu Hamil Memantau Kondisinya Setiap Minggu. Jika ditemuka MINGGU KEHAMILAN PEMENUHAN GIZI DAN PELAYANAN KESEHATAN Pemeriksaan Kehamilan Kelas Ibu Hamil Pemenuhan Gizi Sesuai Kebutuhan Demam Lebih dari Dua Hari Pusing/Sakit Kepala Berat Sulit Tidur/ Cemas Berlebih Jantung Berdebardebar atau Nyeri di Dada Tidak ada Ada Tidak ada Ada Tidak ada Ada Tidak ada Ada 6 minimal 1 kali pemeriksaan oleh dokter 7 8 9 10 11 12 13 minimal 2 kali pemeriksaan 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 minimal 3 kali pemeriksaan (1 kali pemeriksaan oleh dokter) 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42
PEMANTAUAN MINGGUAN IBU HAMIL an kondisi pada kolom merah, bawa Ibu ke fasilitas kesehatan PEMANTAUAN HARIAN u Risiko TB Gerakan Janin Nyeri Perut Hebat Keluar Cairan dari Jalan Lahir Sakit Saat Kencing Diare Berulang a Tidak ada batuk lebih dari 2 minggu atau kontak serumah dengan penderita TB Batuk lebih dari 2 minggu atau kontak serumah dengan penderita TB > 10 kali dalam 12 jam tidak ada atau <10 kali dalam 12 jam Tidak ada Ada Tidak ada/ Ada dalam jumlah sedikit dan tidak berbau Sangat banyak atau berbau Tidak ada Sakit saat kencing atau keluar keputihan atau gatal di daerah kemaluan Tidak ada Ada
PEMANTAUAN HARIAN IBU NIFAS Ibu Nifas Memantau Kondisinya Setiap Hari. Jika ditemukan HARI KE PEMENUHAN GIZI DAN PELAYANAN KESEHATAN Pemeriksaan Nifas Konsumsi Vit. A Konsumsi Tablet Tambah Darah Pemenuhan Gizi Sesuai Kebutuhan Kesehatan Jiwa Demam Sakit Kepala Pandangan Kabur Nyeri Ulu Hati Jantung berdebar Ca Ja Tidak ada keluhan, ibu merasa bahagia, tidak ada gangguan tidur, tidak ada gangguan konsentrasi Ada perasaan bersalah, mudah menangis, kehilangan minat, gelisah, gangguan tidur, gangguan konsentrasi Suhu <38 0 C Suhu >38 0 C Tidak ada Ada Tidak ada Ada Tidak ada Ada Tidak ada Ada Tid ad 1 minimal 1 kali 2 3 minimal 1 kali pemeriksaan oleh dokter 4 5 6 7 8 minimal 2 kali pemeriksaan 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 28 29 30 minimal 2 kali pemeriksaan 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42
LEMBAR PEMANTAUAN IBU NIFAS kondisi pada kolom merah, bawa Ibu ke fasilitas kesehatan PEMANTAUAN HARIAN Keluar airan dari lan Lahir Nafas Pendek dan Terengah-engah Payudara Buang Air Kecil Area Sekitar Kelamin Darah Nifas Perdarahan Keputihan dak da Ada Tidak ada nafas pendek dan terengah Ada nafas pendek, terengahengah, nafas dangkal, disertai nyeri dada, nafas berat, batuk lebih dari 2 minggu, mengi Tidak ada bengkak, tidak ada nyeri, tidak ada keluhan dalam menyusui Bengkak kemerahan, bengkak disertai nyeri, benjolan disertai nyeri, ada keluhan dalam menyusui Biasa Tidak bisa BAK, BAK sedikit tapi sering, terasa panas, nyeri panggul, urin keluar tanpa disadari Tidak ada bengkak atau nyeri Bengkak atau nyeri atau ada luka terbuka Tidak Berbau Berbau atau mengalir atau ada nyeri perut bawah Kurang dari 1 pembalut basah dalam 5 menit Lebih dari 1 pembalut basah dalam 5 menit Tidak ada atau sedikit, tidak berwana dan tidak berbau Cairan berlebih, berwarna dan berbau
11 PELAYANAN DOKTER Lembar Pemeriksaan Dokter Trimester 3 (Usia kehamilan 32 -36 minggu) Pemeriksaan Fisik Keadaan umum: ........................................... Keadaan Umum baik sedang buruk Konjungtiva anemia tidak anemia Sklera ikterik tidak ikterik Leher normal tidak normal Gigi mulut normal tidak normal THT normal tidak normal Dada Jantung normal tidak normal Paru normal tidak normal Perut normal tidak normal Tungkai normal tidak normal USG Trimester III HPHT : ………, Kehamilan ………… minggu Janin Hidup/ Tidak Hidup BPD cm Jumlah janin Tunggal/ Ganda HC cm Letak janin Intrauterin/ ekstrauterin AC cm Presentasi kepala Presentasi bokong Letak lintang Berat Janin gram FL cm Plasenta Normal/ Tidak SDP Cairan Ketuban cm Usia kehamilan • Lingkari pilihan yang sesuai Hasil USG Pemeriksaan laboratorium (tanggal …... / ….... / 20 ..... ) Pemeriksaan Hasil Rencana Tindak Lanjut Hemoglobin gr/dL Protein Urin mg/dL Urin Reduksi Negatif/ +1/ +2/ +3/ +4 Rencana Konsultasi Lanjut: Gizi Kebidanan Anak Penyakit Dalam Neurologi THT Psikiatri Lain-lain Rencana Persalinan Persalinan normal Persalinan pervaginam berbantu Sectio caesaria Pilihan Rencana Kontrasepsi MAL Pil Suntik AKDR Implan Steril Belum memilih MAL: Metode Amenore Laktasi AKDR: Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Konseling Kebutuhan Konseling tidak ya Jelaskan: ......................................................................................................................................................... Lingkari pilihan yang sesuai Kesimpulan: Rekomendasi tempat persalinan: FKTP/ FKRTL (coret salah satu) (Persalinan dapat dilakukan di FKTP atau Rujuk ke FKRTL Keterangan: BPD: Biparietal Diameter HC: Head Circumferential AC:Abdominal Circumferential FL: Femur Length SDP Cairan Ketuban: Single Deepest Pocket Cairan Ketuban
12 Tanggal Periksa, Stamp, dan Paraf Keluhan, Pemeriksaan, Tindakan, Saran Tanggal Kembali CATATAN PELAYANAN KESEHATAN IBU 12
13 CATATAN PELAYANAN KESEHATAN IBU Tanggal Periksa, Stamp, dan Paraf Keluhan, Pemeriksaan, Tindakan, Saran Tanggal Kembali 13
14 RINGKASAN PELAYANAN PERSALINAN Ibu Bersalin dan Ibu Nifas Tanggal persalinan : Pukul : .................................... Umur kehamilan : .......................... Minggu Penolong persalinan : SpOG/ Dokter umum/ Bidan .............................. Cara persalinan : Normal/Tindakan ............................................... Keadaan ibu : Sehat/Sakit (Pendarahan/Demam/Kejang/ Lokhia berbau/lain-lain ................................)/ Meninggal* KB Pasca persalinan : ............................................................................ Keterangan tambahan : ............................................................................ * Lingkari yang sesuai Jika berat lahir < 2500 gram, atau Panjang lahir < 45 cm atau usia kehamilan ≤ 37 minggu bayi menggunakan Buku KIA Khusus Bayi Kecil Bayi Saat Lahir Anak ke : ..................... Berat Lahir : ..................... gram Panjang Badan : ..................... cm Lingkar Kepala : ..................... cm Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan/tidak bisa ditentukan* Kondisi bayi saat lahir**: [ ] Segera menangis [ ] Anggota gerak kebiruan [ ] Menangis beberapa saat [ ] Seluruh tubuh biru [ ] Tidak menangis [ ] Kelainan bawaan: .................................. [ ] Seluruh tubuh kemerahan [ ] Meninggal Asuhan Bayi Baru Lahir **: [ ] Inisiasi menyusu dini (IMD) dalam 1 jam pertama kelahiran bayi [ ] Suntikan Vitamin K1 [ ] Salep mata antibiotika profilaksis [ ] Imunisasi HB0 Keterangan tambahan: .................................................. * Lingkari yang sesuai ** Beri tanda [√] pada kolom yang sesuai 14
15 RINGKASAN PELAYANAN NIFAS Kesimpulan Akhir Nifas Keadaan Ibu**: [ ] Sehat [ ] Sakit [ ] Meninggal Komplikasi Nifas**: [ ] Perdarahan [ ] Infeksi [ ] Hipertensi [ ] Lain-lain: Sebutkan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas (KF) RESUME Kunjungan Nifas 1 (KF1) (6-48 jam) Tanggal: Faskes: Klasifikasi: Tindakan: Kunjungan Nifas 2 (KF2) (3-7 hari) Tanggal: Faskes: Klasifikasi: Tindakan: Kunjungan Nifas 3 (KF3) (8-28 hari) Tanggal: Faskes: Klasifikasi: Tindakan: Kunjungan Nifas 4 (KF4) (29-42 hari) Tanggal: Faskes: Klasifikasi: Tindakan: Keadaan Bayi**: [ ] Sehat [ ] Sakit [ ] Kelainan Bawaan: ................ [ ] Meninggal ** Beri tanda [ √ ] pada kolom yang sesuai Pastikan bayi mendapat pelayanan kesehatan neonatal (KN) dan catat hasil pemeriksaan pada lembar anak Kesimpulan: ............................................................................................... 15
16 RUJUKAN Resume hasil pemeriksaan dan tatalaksana yang telah dilakukan di FKTP, diagnosis akhir alasan dan alasan dirujuk ke FKRTL: ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... Rujukan Balik Tanggal/ bulan/ tahun : .......................................................................................... Diagnosis akhir : .......................................................................................... Resume (hasil pemeriksaan dan tatalaksana di FKRTL): ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... Anjuran : ........................................................................................ Rekomendasi tempat persalinan: FKTP/ FKRTL (coret salah satu) RUJUKAN Resume hasil pemeriksaan dan tatalaksana yang telah dilakukan di FKTP, diagnosis akhir alasan dan alasan dirujuk ke FKRTL: ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... Rujukan Balik Tanggal/ bulan/ tahun : .......................................................................................... Diagnosis akhir : .......................................................................................... Resume (hasil pemeriksaan dan tatalaksana di FKRTL): ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... ..................................................................................................................................... Anjuran : ........................................................................................ Rekomendasi tempat persalinan: FKTP/ FKRTL (coret salah satu) RUJUKAN 16
17 IBU HAMIL PERIKSA KEHAMILAN Pastikan ibu hamil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan yang meliputi; 1. Penimbangan Berat Badan dan Ukur Tinggi Badan 6. Skrining status imunisasi Tetanus dan pemberian imunisasi bila diperlukan Status T Interval Minimal Pemberian Masa Perlindungan T 1 Langkah awal pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit Tetanus T 2 1 bulan setelah T 1 3 tahun T 3 6 bulan setelah T 2 5 tahun T 4 12 bulan setelah T 3 10 tahun T 5 12 bulan setelah T 4 Lebih dari 25 tahun Segera periksakan jika terlambat datang bulan. Periksa kehamilan minimal 6 kali selama kehamilan dan minimal 2 kali pemeriksaan oleh dokter pada trimester 1 dan 3: • 1 kali pemeriksaan oleh dokter pada trimester pertama kehamilan hingga 12 minggu • 2 kali pemeriksaan pada trimester kedua kehamilan di atas 12 minggu sampai 24 minggu • 3 kali pemeriksaan pada trimester ketiga kehamilan di atas 24 minggu sampai 40 minggu (dengan salah satu diantaranya dilakukan oleh dokter) 7. Beri Tablet Tambah Darah (TTD) setiap hari selama hamil • Periksa kandungan TTD sedikitnya berisi 60mg Zat Besi dan 400 microgram Asam Folat 8. Periksa laboratorium dan USG: • Pemeriksaan kadar Hemoglobin, pemeriksaan darah lain sesuai indikasi • Protein urine • Deteksi kondisi kehamilan dan janin dengan Ultrasonografi/ USG 9. Tata laksana/ penanganan kasus • Apabila ditemukan masalah, segera ditangani atau dirujuk 10. Temu wicara/ konseling • Dilakukan pada saat ibu melakukan pemeriksaan kehamilan • Ukur tinggi badan ibu untuk menentukan status gizi dan risiko persalinan • Pantau kenaikan berat badan sesuai dengan grafik peningkatan berat badan 2. Ukur Tekanan Darah • Ada/ tidaknya Hipertensi (Hipertensi, jika tekanan darah ≥140/90 mmHg) 3. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) 4. Ukur Tinggi Fundus Uteri/ Tinggi Rahim 5. Pemeriksaan Presentasi Janin dan Denyut Jantung Janin Untuk melihat kelainan letak janin atau masalah lain • Risiko Kurang Energi Kronis jika LiLA <23,5 cm 17
18 IKUTI KELAS IBU HAMIL Dengan mengikuti kelas ibu hamil akan diperoleh informasi tentang kehamilan, persalinan, perawatan masa nifas, perawatan bayi baru lahir, kebutuhan dan pemenuhan gizi serta pelayanan kesehatan yang diterima. Ibu harus mengikuti kelas ibu hamil dan minimal 1 kali diikuti oleh suami. KELAS IBU HAMIL 18 ABSENSI KEHADIRAN KELAS IBU HAMIL No. Tanggal Paraf Kader 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tanyakan pada petugas kesehatan jadwal dan tempat pelaksanaan Kelas Ibu
19 IBU HAMIL 5. Hubungan suami istri selama hamil boleh dilakukan, selama kehamilan sehat. PERAWATAN SEHARI-HARI IBU HAMIL 3. Istirahat yang cukup: 4. Bersama suami lakukan stimulasi janin dengan cara, sering berbicara dengan janin, dan sering lakukan sentuhan pada perut ibu • Tidur malam sedikitnya 6 – 7 jam 2. Menjaga kebersihan diri: • Cuci tangan dengan sabun dan menggunakan air bersih mengalir • Mandi dan gosok gigi 2 kali sehari • Keramas / cuci rambut 2 hari sekali • Jaga kebersihan payudara dan daerah kemaluan • Ganti pakaian dan pakaian dalam setiap hari • Periksa gigi • Siang hari usahakan tidur atau berbaring telentang 1 - 2 jam Tanyakan kepada Bidan/Perawat/Dokter untuk penjelasan lebih lanjut terkait kehamilan YANG HARUS DIHINDARI IBU SELAMA HAMIL Minum minuman beralkohol dan jamu Tidur terlentang > 10 menit pada masa hamil tua untuk menghindari kekurangan oksigen pada janin Kerja berat Merokok atau terpapar asap rokok Ibu hamil minum obat tanpa resep dokter Stress berlebihan Minum TTD (Tablet Tambah Darah) satu tablet setiap hari selama kehamilannya. 1. Makan beragam makanan secara proporsional sesuai hal 20. 19
20 IBU HAMIL Bahan Makanan Ibu Hamil Trimester 1 Ibu Hamil Trimester 2 dan 3 Keterangan Nasi atau Makanan Pokok 5 porsi 6 porsi 1 porsi = 100 g atau ¾ gelas nasi 1 porsi = 125 g atau 3 buah jagung ukuran sedang 1 porsi = 210 g atau 2 kentang ukuran sedang 1 porsi = 120 g atau 1 ½ potong singkong 1 porsi = 70 g atau 3 iris roti putih 1 porsi = 200 g atau 2 gelas mie basah Protein hewani seperti: Ikan, telur, ayam, dan lainnya 4 porsi 4 porsi 1 porsi = 50 gr atau 1 potong sedang ikan 1 porsi = 55 gr atau 1 butir telur Ayam Protein nabati seperti: tempe, tahu, dan lainnya 4 porsi 4 porsi 1 porsi = 50 gr atau 1 potong sedang tempe 1 porsi = 100 gr atau 2 potong sedang tahu Sayur-sayuran 4 porsi 4 porsi 1 porsi = 100 gr atau 1 mangkuk sayur matang tanpa kuah Buah-buahan 4 porsi 4 porsi 1 porsi = 100 gr atau 1 potong sedang pisang 1 porsi = 100-190 gr atau 1 potong besar pepaya Minyak/lemak 5 porsi Minyak/lemak termasuk santan yang digunakan dalam pengolahan, makanan digoreng, ditumis atau dimasak dengan santan 5 porsi Minyak/lemak termasuk santan yang digunakan dalam pengolahan, makanan digoreng, ditumis atau dimasak dengan santan 1 porsi = 5 gr atau 1 sendok teh, bersumber dari pengolahan makanan seperti menggoreng, menumis, santan, kemiri, mentega dan sumber lemak lainnya Gula 2 porsi 2 porsi 1 porsi = 10 gr atau 1 sendok makan bersumber dari kue-kue manis, minum teh manis dan lain-lainnya PORSI MAKAN DAN MINUM IBU HAMIL UNTUK KEBUTUHAN SEHARI Batasi konsumsi garam(hingga 1 sendok teh/ hari dan minum air putih 8 - 12 gelas per hari Catatan: Petugas kesehatan menjelaskan porsi makan disesuaikan dengan bahan lokal
21 IBU HAMIL Aktivitas Fisik dan Latihan Fisik • Ibu hamil yang sehat dapat melakukan aktivitas fisik sehari-hari dengan memperhatikan kondisi Ibu dan keamanan janin yang dikandungnya. • Suami membantu istrinya yang sedang hamil untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. • Aktivitas fisik dilakukan 30 menit dengan intensitas ringan sampai sedang dan menghindari gerakan-gerakan yang membahayakan seperti mengangkat benda-benda berat, jongkok lebih dari 90 derajat, mengejan • Mengikuti senam ibu hamil sesuai anjuran petugas kesehatan Manfaat aktivitas fisik dan latihan fisik bagi Ibu hamil: Jenis latihan fisik yang diperbolehkan menurut usia kehamilan: • Trimester 1 (0-12 minggu): pemanasan/ + stretching, aerobic, kegel exercise, pendinginan/+ stretching • Trimester 2 (13-28 minggu): pemanasan/ + stretching, aerobic, kegel exercise, senam hamil, pendinginan/+ stretching • Trimester 3 (29-40 minggu): pemanasan/ + stretching, kegel exercise, senam hamil, pendinginan/+ stretching Aktivitas Fisik dan Latihan Fisik yang Harus Dihindari Ibu Hamil Membungkuk tanpa pegangan Jongkok lebih dari 90 derajat Mengejan Menahan napas Melompat Risiko Keseimbangan Tengadahkan kepala Adu fisik Aktivitas Fisik Sehari-hari
22 IBU HAMIL TANDA BAHAYA PADA KEHAMILAN Jika ada salah satu atau lebih tanda bahaya/ masalah lain pada masa kehamilan, segera bawa ibu hamil ke rumah sakit Nyeri ulu hati dan atau mual muntah, tidak mau makan Demam tinggi Pendarahan pada hamil muda atau hamil tua Janin dirasakan kurang bergerak dibandingkan sebelumnya Sakit kepala, dan atau pandangan kabur dan atau kejang disertai atau tanpa bengkak pada kaki, tangan dan wajah. MASALAH LAIN PADA MASA KEHAMILAN: Demam, menggigil dan berkeringat. Bila ibu berada di daerah endemis malaria, menunjukkan adanya gejala penyakit malaria. Terasa sakit pada saat kencing atau keluar keputihan atau gatal-gatal di daerah kemaluan. Batuk lama (lebih dari 2 minggu). Jantung berdebardebar atau nyeri di dada. Sulit tidur dan cemas berlebihan. Air ketuban keluar sebelum waktunya Diare berulang.
23 IBU HAMIL Siapkan KTP, Kartu Keluarga, dan keperluan lain untuk ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Rencanakan ikut Keluarga Berencana (KB) setelah bersalin. Tanyakan ke petugas kesehatan tentang cara ber-KB. PERSIAPAN MELAHIRKAN (BERSALIN) Tanyakan kepada bidan dan dokter tanggal perkiraan persalinan. Suami atau keluarga mendampingi ibu saat periksa kehamilan. Persiapkan tabungan atau dana cadangan untuk biaya persalinan dan biaya lainnya. Siapkan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional. Untuk memperoleh Kartu JKN, daftarkan diri anda ke kantor BPJS Kesehatan setempat, atau tanyakan ke petugas Puskesmas. Suami, keluarga dan masyarakat. menyiapkan kendaraan jika sewaktu-waktu diperlukan. Rencanakan melahirkan ditolong oleh dokter atau bidan di fasilitas kesehatan. Siapkan lebih dari 1 orang yang memiliki golongan darah yang sama dan bersedia menjadi pendonor jika diperlukan. Pastikan ibu hamil dan keluarga menyepakati amanat persalinan dalam stiker P4K dan sudah ditempelkan di depan rumah ibu hamil.
24 IBU BERSALIN TANDA AWAL PERSALINAN Jika muncul salah satu tanda di atas SEGERA BAWA ibu hamil ke fasilitas kesehatan Perut mulas-mulas yang teratur, timbulnya semakin sering dan semakin lama Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir atau keluar cairan ketuban dari jalan lahir
25 IBU BERSALIN PROSES MELAHIRKAN Tanda-tanda akan bersalin didahului dengan mulas teratur, semakin lama semakin kuat Kehamilan pertama, biasanya bayi baru lahir setelah 12 jam sejak mulas-mulas. Kehamilan kedua dan berikutnya biasanya bayi lahir lebih cepat dibandingkan anak pertama Ibu berhak memilih didampingi atau tidak, dan berhak memilih siapa pendampingnya. Ibu berhak memilih posisi persalinan yang dinginkan, diskusikan dengan petugas posisi yang aman Jika terasa ingin buang air besar, segera beritahu petugas Untuk mengurangi rasa sakit ketika bersalin, tarik nafas melalui hidung dan keluarkan lewat mulut Segera setelah bayi lahir, dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dan ibunya segera dalam waktu 1 jam setelah kelahiran dan berlangsung selama 1 jam.
26 IBU BERSALIN Ibu tidak kuat mengejan TANDA BAHAYA PADA PERSALINAN Pendarahan lewat jalan lahir Tali pusar atau tangan bayi keluar dari jalan lahir Ibu mengalami kejang Air ketuban hijau dan berbau Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat Jika muncul salah satu tanda bahaya berikut, persalinan harus di Rumah Sakit PETUGAS KESEHATAN SEGERA MERUJUK IBU KE RUMAH SAKIT 26
27 IBU Nifas DEPRESI PASCA MELAHIRKAN Setelah melahirkan ibu dapat mengalami depresi pasca melahirkan atau post partum depression, sebagai berikut: 1. Baby blues terjadi setelah melahirkan dan memuncak dalam beberapa hari hingga 2 minggu Gejala: suasana perasaan tidak stabil, mudah menangis, sulit tidur, mudah cemas dan mudah tersinggung 2. Depresi pasca melahirkan yang terjadi sekitar 4 minggu setelah melahirkan, minimal selama 2 minggu berturut-turut Gejala: merasa sangat sedih, tertekan, sulit konsentrasi, gangguan tidur, tidak selera makan/banyak makan, mudah tersinggung, mudah marah, merasa lelah, tidak bergairah pada aktivitas harian, perasaan bersalah, khawatir tidak dapat menjadi ibu yang baik, pikiran untuk melukai diri/bayinya dan merasa menderita terhadap gejala yang dialami 3. Depresi pasca melahirkan yang terjadi dalam 2 minggu pasca melahirkan, secepatnya 48-72 jam pertama pasca melahirkan. Gejala: mudah tersinggung, perubahan perasaan dan perilaku yang tidak serasi/sesuai, gangguan tidur, berhalusinasi dan mengalami waham/delusi. Pencegahan • Ibu hamil dan pasca melahirkan beserta keluarga dapat mengenali dan memahami tanda-tanda atau gejala-gejala masalah kesehatan jiwa • Pada saat hamil, kontrol dengan teratur ke bidan atau dokter sesuai jadwal • Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi termasuk vitamin • Deteksi dini faktor risiko pada ibu hamil atau pasca melahirkan beserta keluarga • Dukungan dan perhatian dari suami, keluarga dan teman selama masa kehamilan dan pasca melahirkan Penanganan • Dukungan keluarga terutama suami tidak hanya bayinya saja yang diperhatikan • Ada yang membantu mengasuh bayinya • Mengajak bicara mengenai perasaannya • Program kunjungan rumah oleh tenaga puskesmas • Melakukan konseling oleh tenaga kesehatan • Terapi dengan obat-obatan 27
28 IBU NIFAS 1. Perawatan ibu nifas mulai 6 jam sampai 42 hari pasca bersalin oleh tenaga kesehatan minimal 4 kali kunjungan nifas). Pertama: 6 jam - 2 hari setelah persalinan Kedua: 3 - 7 hari setelah persalinan Ketiga: 8 – 28 hari setelah persalinan Keempat 29-42 hari setelah persalinan PERAWATAN IBU NIFAS 1. Makan makanan yang beraneka ragam yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buahbuahan. Sesuai proporsional sesuai hal. 32 2. Kebutuhan air minum pada ibu menyusui pada 6 bulan pertama adalah 14 gelas sehari dan pada 6 bulan kedua adalah 12 gelas sehari. 3. Menjaga kebersihan diri, termasuk kebersihan daerah kemaluan, ganti pembalut sesering mungkin. 4. Istirahat cukup, saat bayi tidur ibu istirahat 5. Melakukan aktivitas fisik pasca melahirkan dengan intensitas ringan sampai sedang selama 30 menit, frekuensi 3 - 5 kali dalam seminggu 6. Bagi ibu yang melahirkan dengan cara operasi caesar maka harus menjaga kebersihan luka bekas operasi. Latihan fisik dapat dilakukan setelah 3 (tiga) bulan pasca melahirkan. 7. Cara menyusui yang benar dan hanya memberi ASI saja selama 6 bulan. 8. Perawatan bayi yang benar. 9. Jangan membiarkan bayi menangis terlalu lama, karena akan membuat bayi stress. 10. Lakukan stimulasi komunikasi dengan bayi sedini mungkin bersama suami dan keluarga 11. Untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan untuk pelayanan KB setelah persalinan. 28 2. Pelayanan kesehatan ibu nifas meliputi: Menanyakan kondisi ibu nifas secara umum Pengukuran tekanan darah, suhu tubuh, pernapasan, dan nadi Pemeriksaan lokhia dan perdarahan Pemeriksaan kondisi jalan lahir dan tanda infeksi Pemeriksaan kontraksi rahim dan tinggi fundus uteri Pemeriksaan payudara dan anjuran pemberian ASI Eksklusif Pemberian kapsul vitamin A (2 kapsul) Pelayanan kontrasepsi Pasca Persalinan Konseling. Tatalaksana pada ibu nifas sakit atau ibu nifas dengan komplikasi. Memberikan nasihat yaitu:
29 IBU NIFAS HAL-HAL YANG HARUS DIHINDARI OLEH IBU BERSALIN DAN SELAMA NIFAS Demam lebih dari 2 hari Bila ditemukan salah satu atau lebih tanda bahaya, maka SEGERA BAWA ibu nifas ke rumah sakit TANDA BAHAYA PADA IBU NIFAS Membuang ASI yang pertama keluar (kolostrum) karena sangat berguna untuk kekebalan tubuh anak Membersihkan payudara dengan alkohol/povidon iodine/obat merah atau sabun karena bisa terminum oleh bayi Mengikat perut terlalu kencang Menempelkan daun-daunan pada kemaluan karena akan menimbulkan infeksi Latihan fisik dengan posisi telungkup Pendarahan lewat jalan lahir Keluar cairan berbau dari jalan lahir Ibu terlihat sedih, murung dan menangis tanpa sebab (depresi) Payudara bengkak, merah disertai rasa Nyeri ulu hati, mual muntah, sakit kepala, sakit pandangan kabur, kejang dengan atau tanpa bengkak pada kaki, tangan dan wajah 29
30 IBU MENYUSUI MENYUSUI BAYI bermanfaat untuk pemulihan rahim, kesehatan payudara & ASI adalah gizi terbaik bagi bayi Cara menyusui yang benar: • Menyusui sesering mungkin/semau bayi (8-12 kali sehari atau lebih). • Bila bayi tidur lebih dari 3 jam, bangunkan, lalu susui • Susui sampai payudara terasa kosong, lalu pindah ke payudara sisi yang lain • Apabila bayi sudah kenyang, tetapi payudara masih terasa penuh/ kencang, maka payudara perlu diperah, ASI disimpan. Hal ini bertujuan mencegah mastitis dan menjaga pasokan ASI POSISI • Kepala dan badan bayi membentuk garis lurus • Wajah bayi menghadap payudara, hidung berhadapan dengan puting susu • Badan bayi dekat ke tubuh ibu • Ibu menggendong/mendekap badan bayi secara utuh PELEKATAN • Bayi dekat dengan payudara dengan mulut terbuka lebar • Dagu bayi menyentuh payudara • Bagian areola di atas lebih banyak terlihat dibanding di bawah mulut bayi • Bibir bawah bayi memutar keluar (dower) Posisi Menyusui Bayi Kembar: Posisi dan pelekatan menyusui yang benar Wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu kepala dan badan bayi Dalam satu garis lurus 30
31 IBU MENYUSUI CARA MEMERAH DAN MENYIMPAN ASI Sebelum diberikan kepada bayi, rendam dalam wadah berisi air hangat Gunakan gelas kaca/keramik dan mangkok kaca/keramik jangan menggunakan bahan dari plastik ataupun melamin. Cuci tangan dengan sabun sebelum memerah ASI Tempat Penyimpanan Suhu Lama Penyimpanan ASI baru diperah disimpan dalam cooler bag 15 oC 24 jam Dalam Ruangan (ASIP Segar) 27oC s/d 32 oC 4 jam < 25 oC 6 - 8 jam Kulkas < 4 oC 48-72 jam (2-3 hari) Freezer pada lemari es 1 pintu -15 oC s/d 0 oC 2 minggu Freezer pada lemari es 2 pintu -20 oC s/d -18 oC 3 - 6 bulan Catatan: • Simpan ASI Perah sebanyak 15-60ml per wadah untuk menghindari ASI Perah terbuang karena tidak habis diminum oleh bayi. • Hindari ASI Perah mengalami perubahan suhu yang terlalu ekstrem Penyimpanan ASI Perah (ASIP) air hangat 31
32 IBU MENYUSUI PORSI MAKAN DAN MINUM IBU MENYUSUI UNTUK KEBUTUHAN SEHARI Bahan Makanan Ibu Menyusui (0 - 12 bulan) Keterangan Nasi atau Makanan Pokok 6 porsi 1 porsi = 100 g atau ¾ gelas nasi 1 porsi = 125 g atau 3 buah jagung ukuran sedang 1 porsi = 210 g atau 2 kentang ukuran sedang 1 porsi = 120 g atau 1 ½ potong singkong 1 porsi = 70 g atau 3 iris roti putih 1 porsi = 200 g atau 2 gelas mie basah Protein hewani seperti: Ikan, telur, ayam, dan lainnya 4 porsi 1 porsi = 50 gr atau 1 potong sedang ikan 1 porsi = 55 gr atau 1 butir telur Ayam Protein nabati seperti: tempe, tahu, dan lainnya 4 porsi 1 porsi = 50 gr atau 1 potong sedang tempe 1 porsi = 100 gr atau 2 potong sedang tahu Sayursayuran 4 porsi 1 porsi = 100 gr atau 1 mangkuk sayur matang tanpa kuah Buahbuahan 4 porsi 1 porsi = 100 gr atau 1 potong sedang pisang 1 porsi = 100-190 gr atau 1 potong besar pepaya Minyak/ lemak 6 porsi Minyak/lemak termasuk santan yang digunakan dalam pengolahan, makanan digoreng, ditumis atau dimasak dengan santan 1 porsi = 5 gr atau 1 sendok teh bersumber dari pengolahan makanan seperti menggoreng, menumis, santan, kemiri, mentega dan sumber lemak lainnya Gula 2 porsi 1 porsi = 10 gr atau 1 sendok makan bersumber dari kue-kue manis, minum teh manis dan lain-lainnya Minum Air Putih: 14 gelas/ hari di 6 bulan pertama dan 12 gelas/ hari pada 6 bulan kedua Catatan: Konsultasikan porsi makan kepada tenaga kesehatan, perhatikan Indeks Masa Tubuh
33 CUCI TANGAN PAKAI SABUN Kapan saja harus mencuci tangan: 1. Setelah buang air 2. Sebelum memegang dan menyusui bayi 3. Setelah menceboki bayi atau anak 4. Sebelum makan dan menyuapi anak 5. Sebelum memegang makanan dan setelah makan 6. Setelah bersin/ batuk 7. Setiap kali tangan kita kotor: mengetik, memegang uang, hewan/ binatang, berkebun Pentingnya mencuci tangan dengan air bersih dan sabun karena: 1. Kuman penyakit sangat mudah ditularkan melalui tangan. Pada saat makan kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh, yang bisa menimbulkan penyakit 2. Tangan kadang terlihat bersih secara kasat mata namun tetap mengandung kuman 3. Sabun dapat membersihkan kotoran dan merontokkan kuman. Tanpa sabun, kotoran dan kuman tertinggal di tangan CARA CUCI TANGAN YANG BENAR Biasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir Basahi seluruh tangan dengan air bersih mengalir Bersihkan bagian bawah kuku Bilas tangan dengan air bersih mengalir Keringkan tangan dengan handuk/tisue atau keringkan dengan dianginanginkan Gosok Sabun secara merata Ke telapak, punggung, dan selasela jari tangan Telapak kanan di atas tangan kiri dan telapak kiri di atas punggung tangan kanan
34 KELUARGA BERENCANA KB Paska Persalinan adalah pemanfaatan atau penggunaan alat kontrasepsi langsung sesudah melahirkan sampai 6 minggu/42 hari sesudah melahirkan. Prinsip pemilihan metode kontrasepsi yang digunakan tidak mengganggu produksi ASI dan sesuai dengan kondisi ibu. Mengapa perlu ikut ber KB? a. Mengatur jarak dan mencegah kehamilan agar tidak terlalu dekat (minimal 2 tahun setelah melahirkan. Mengatur jumlah anak agar ibu tidak terlalu sering melahirkan (sebaiknya tidak lebih dari tiga) b. Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan c. Menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu, bayi dan balita. d. Ibu memiliki waktu dan perhatian yang cukup untuk dirinya sendiri, anak dan keluarga Metode kontrasepsi jangka panjang: a. Metode Operasi Wanita (MOW), Metode Operasi Pria (MOP) b. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)/spiral, jangka waktu penggunaan bisa sampai 10 tahun. c. Implan (alat kontrasepsi bawah kulit), jangka waktu penggunaan 3 tahun. Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang: a. Kontrasepsi suntik 3 bulan diberikan setelah 6 minggu pasca persalinan. Untuk ibu menyusui, tidak disarankan menggunakan KB suntik 1 bulan, karena akan mengganggu produksi ASI b. Pil KB. c. Kondom Tanyakan kepada bidan/ perawat/ dokter untuk penjelasan lebih lanjut terkait Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Kondom dapat melindungi dari kehamilan dan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) Metode kontrasepsi jangka panjang sangat efektif untuk jangka waktu yang lebih lama Non metode kontrasepsi jangka panjang sangat efektif dengan pemakaian yang benar dan perlu pengulangan PERNYATAAN PARAF Bersedia menggunakan KB pasca salin
35 2 tahun pertama masa emas perkembangan otak Penuhi Hak Kesehatan Anak, berikan kasih sayang, ASI eksklusif, gizi seimbang, stimulasi perkembangan, imunisasi, vitamin A dan pelayanan kesehatan lainnya TERIMA KASIH KELUARGA TERKASIH Ibu Hamil, Bersalin, Nifas Sehat Selamat ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... Jelang lahir Baru Lahir 3 Bulan 6 Bulan 2Tahun
36 Catatan
37 BUKU KIA KESEHATAN IBU DAN ANAK Nama Anak : ...................................................................................... NIK Anak : ...................................................................................... Nama Ibu : ...................................................................................... NIK Ibu : ...................................................................................... Dikeluarkan Tanggal: Tanggal ....., Bulan ....., Tahun ........ No. Buku: Fasilitas Kesehatan: Kab./Kota Provinsi 306.874.3 Ind b BAWA BUKU KIA SETIAP KE FASILITAS KESEHATAN, POSYANDU, KELAS IBU, BKB, DAN PAUD BUKU KIA DIGUNAKAN SAMPAI ANAK BERUMUR 6 TAHUN
38 INFORMASI Bayi Baru Lahir 81 Kelas Ibu Balita 83 Kondisi Balita 87 Pengukuran LiLA 88 Warna tinja dan air kencing 89 Pemenuhan Gizi 6 - 23 bulan 90 Bayi, Anak Balita 29 hari - 24 bulan 93 Anak Balita 2 - 3 tahun 99 Anak Balita 3 - 4 tahun 101 Anak Balita 4 - 5 tahun 102 Anak 5 - 6 tahun 103 Buku KIA harus dibaca dan dimengerti ibu dan keluarga, ditunjukan pada petugas kesehatan dimanapun pelayanan kesehatan diberikan, untuk dicatatkan tindakan yang diberikan. Informasi tentang kesehatan dan catatan khusus bilamana ada kelainan pada ibu serta anak harus dicatat di dalam Buku KIA Setiap ibu hamil mendapat 1 (satu) Buku KIA untuk kehamilan tunggal dan mendapat tambahan satu Buku KIA lagi untuk anak yang lain pada kehamilan kembar. Selalu bawa Buku KIA ketika berkunjung ke Posyandu, Kelas Ibu Hamil, Kelas Ibu Balita, Pos PAUD, BKB dan Fasilitas Kesehatan (Puskesmas dan jaringannya, Klinik, Praktik Dokter, Praktik Bidan dan Rumah Sakit) PETUNJUK PENGGUNAAN daftar isi CATATAN Pernyataan Pelayanan Kesehatan Anak 39 Pelayanan Kesehatan Neonatus (0-28 hari) 44 Kurva Pertumbuhan 45 Pelayanan Gizi (PMBA, Vit. A) & Obat Cacing 69 Pelayanan SDIDTK 70 Pelayanan Imunisasi 72 Catatan Pemeriksaan Anak 73 Pemantauan Harian Bayi Baru Lahir (0-2 bulan) 79 Pemantauan Mingguan Balita 80 Tenaga Kesehatan Kader Guru PAUD/TK/RA Ibu/ Keluarga • Melakukan KIE kepada ibu/ keluarga • Menjelaskan isi buku KIA kepada ibu/ keluarga • Mendampingi kader dalam pemanfaatan buku KIA • Mengisi lembar catatan ringkasan hasil pelayanan dan melakukan tatalaksana • Membaca dan memahami lembar informasi Buku KIA • Mencentang informasi yang sudah dipahami • Memastikan kelengkapan pelayanan kesehatan ibu • Memastikan kelengkapan pelayanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak • Menghubungi Dinas Kesehatan (Bidang Kesehatan Ibu Anak), jika mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan • Menjelaskan isi dan penggunaan buku KIA kepada ibu/keluarga • Mengecek pemahaman ibu dengan mencentang kotak pada lembar informasi kesehatan • Mengecek kelengkapan pelayanan kesehatan ibu • Mengecek kelengkapan pelayanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak • Memastikan peserta didik memiliki Buku KIA • Memantau pertumbuhan dan perkembangan peserta didik • Mengkomunikasikan hasil pemantauan kepada Puskesmas setempat • Mengintegrasikan pelaksanaan parenting class dengan kelas ibu balita • Membiasakan perilaku kebersihan, kesehatan dan makanan gizi seimbang
39 PERNYATAAN IBU/ KELUARGA TENTANG PELAYANAN KESEHATAN ANAK YANG SUDAH DITERIMA Ibu menuliskan tanggal tempat pelayanan pada kolom kuning dan tenaga kesehatan membubuhkan paraf pada kolom putih sesuai jenis pelayanan Bayi baru lahir 0-28 hari 0 – 6 jam Tgl, bln: Tempat: KN 1 (6 – 48 jam) Tgl, bln: Tempat: KN 2 (3-7 hari) Tgl, bln: Tempat: KN 3 (8-28 hari) Tgl, bln: Tempat: Perawatan Tali Pusat IMD Vitamin K1 Imunisasi Hepatitis B Salep/tetes mata antibiotik Skrining BBL/SHK KIE PPIA Bayi (0-1 tahun) Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: BB PB LK Perkembangan KIE Imunisasi* Vit A PPIA Anak balita (1-2 tahun) Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: BB PB LK Perkembangan KIE Imunisasi* Vitamin A, obat cacing PPIA Anak balita (2-3 tahun) Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: BB TB LK Perkembangan KIE Vitamin A, obat cacing Anak balita (3-4 tahun) Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: BB TB LK Perkembangan KIE Vitamin A, obat cacing Anak balita (4-5 tahun) Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: BB TB LK Perkembangan KIE Vitamin A, obat cacing Anak (5-6 tahun) Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: Tgl, bln: Tempat: BB TB LK Perkembangan KIE Obat Cacing bukan kolom pencatatan hasil pemeriksaan
40 • Untuk pengurusan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat No : ......................................... Yang bertandatangan di bawah ini, menerangkan bahwa; Pada hari ini ................................, tanggal ........................., Pukul .......... telah lahir seorang bayi: Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan Jenis Kelahiran : Tunggal/Kembar 2/Kembar 3/Lainnya Anak ke : .................. Usia gestasi: .................. Berat lahir : ..... gr, Panjang Badan : ..... cm, Lingkar Kepala: ..... cm di Rumah Sakit/Puskesmas/Rumah Bersalin/Praktik Mandiri Bidan/di ............................................................................................................ Alamat : ................................................................................ ................................................................................ Diberi nama : ............................................................................................................ Dari Orang Tua: Nama Ibu : ............................................. Umur : ............ tahun NIK : Nama Ayah : NIK : Pekerjaan : Alamat : Kecamatan : Kab/Kota : KETERANGAN LAHIR ............................., Tanggal, ................................... Saksi I Saksi II Penolong persalinan ( ................................. ) ( ................................. ) ( ................................. ) !
! 41 Mengesahkan: Fasilitas Kesehatan: .......................................................... ttd, stempel ( .......................................................... )
42 No : ......................................... Yang bertandatangan di bawah ini, menerangkan bahwa; Pada hari ini ................................, tanggal ........................., Pukul .......... telah lahir seorang bayi: Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan Jenis Kelahiran : Tunggal/Kembar 2/Kembar 3/Lainnya Anak ke : .................. Usia gestasi: .................. Berat lahir : ..... gr, Panjang Badan : ..... cm, Lingkar Kepala: ..... cm di Rumah Sakit/Puskesmas/Rumah Bersalin/Praktik Mandiri Bidan/di ............................................................................................................ Alamat : ................................................................................ ................................................................................ Diberi nama : ............................................................................................................ Dari Orang Tua; Nama Ibu : ............................................. Umur : ............ tahun NIK : Nama Ayah : NIK : Pekerjaan : Alamat : Kecamatan : Kab/Kota : KETERANGAN LAHIR ............................., Tanggal, ................................... Saksi I Saksi II Penolong persalinan ( ................................. ) ( ................................. ) ( ................................. ) • Untuk pertinggal dokumen Ibu/Anak