MATERI AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING
MODUL KELAS VI (ENAM) TEMA 4
GLOBALISASI
SUB TEMA 1 : GLOBALISASI DISEKITARKU
PEMBELAJARAN 2 ( SBdP,PPKn)
Oleh
DESSY SANDRA S,Pd
Kelas : 005
PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN (PPG)
ANGKATAN 4
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
1
DAFTAR ISI
Halaman Judul ……………………………………………………………………………..1
Daftar Isi ………………………………………………………………………………………2
1. PENDAHULUAN
1.1. Deskripsi Singkat ………………………………………………………………………………………………………………….. 3
1.2. Petunjuk Belajar………………………………………………………………………………………………………………………3
2. INTI
2.1. Tujuan Pembelajaran……………………………………………………………………………………………………………… 4
2.2. Pokok Materi…………………………………………………………………………………………………………………………..4
2.3. Uraian Materi………………………………………………………………………………………………………………………….5
2.4. Forum Diskusi………………………………………………………………………………………………………………………..15
3. PENUTUP
3.1. Rangkuman……………………………………………………………………………………………………………………………16
3.2. Tes formatif…………………………………………………………………………………………………………………………..17
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………...19
2
1. PENDAHULUAN
1.1 DESKRIPSI SINGKAT
Kegiatan belajar ini menyajikan bahasan mengenai pembelajaran kelas VI Tema 4 :
Globalisasi Sub tema 1 : Globalisasi di sekitarku, Pembelajaran 2 yang memuat materi :
SbDP dan PPKn
Dalam kehidupan sehari-hari tentu saja kita sering sekali menemukan beragam reklame.
Reklame tersebut tentu saja mempunyai jenis yang berbeda-beda. Tujuan pembuatan
reklame juga berbeda-beda tergantung pada keperluan si pembuat reklame.
Dalam kehidupan sehari-hari kitab isa melihat banyak sekali keragaman ekonomi disekitar
kita. Keragaman ekonomi tersebut ada diberbagai jenis bidang. Salah atui keragaman
ekonomi yaitu pekerjaan.Kita harus bisa menyikapi keberagaman ekonomi dengan baik.
1.2 PETUNJUK BELAJAR
Untuk membantu anda memahami modul ini, perhatikan beberapa petunjuk sebagai
berikut:
a. Baca dan cermatilah uraian-uraian penting yang terdapat dalam modul ini
b. Baca dan pelajarilah sumber lain yang relevan, dapat ditemukan dari berbagai
sumber buku, termasuk dari internet
c. Tanyakan kepada guru dan orangtua sesuatu yang tidak dimengerti
d. Ujilah pemahaman mu melalui tes formatif yang tersedia di dalam modul ini dengan
baik
3
2. INTI
2.1 TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah mengamati mengamati buku teks dan video pembelajaran Power Point , siswa mampu
menelaah ciri-ciri reklame dari contoh yang diberikan dengan cermat
2. Setelah mengamati buku teks dan video pembelajaran Power Point, siswa mampu menentukan contoh
jenis reklame
3. Setelah membaca teks, siswa mampu menganalisa contoh keberagamanan ekonomi dengan benar
4. Setelah membaca teks , siswa mampu mempresentasikan contoh sikap yang perlu dikembangkan
dalam hal keberagaman ekonomi dengan benar
2.2 POKOK MATERI
1. Reklame
2. Keberagaman Ekonomi
2.3 URAIAN MATERI
4
YUK BELAJAR REKLAME
Perhatikan gambar berikut!
https://acch.kpk.go.id/images/edukasi/aksi_kita/festival-anak-jujur/Poster-Anak-Indonesia-mid.jpg https://i0.wp.com/seruni.id/wp-content/uploads/2020/01/poster-
pendidikan-anak-sd.png?fit=3221%2C1772&ssl=1
5
Apakah kalian tahu gambar apakah itu?
Bagaimana menurut pendapatmu mengenai reklame yang
ada pada gambar?
Reklame adalah suatu media atau alat untuk
menyampaikan informasi, menawarkan, mempromosikan,
serta memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada
khalayak dengan menggunakan gambar dan kata-kata
yang menarik.
Pendapat lain mengatakan pengertian reklame adalah
suatu media visual yang memanfaatkan gambar dan tulisan
yang diolah sedemikian rupa untuk mengkomunikasikan
pesan tertentu kepada masyarakat. Pembuatan reklame
bertujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak
tentang suatu barang, jasa, atau hal lain dengan cara yang
menarik.
6
Ciri-Ciri Reklame
Reklame memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan media promosi lainnya.
Adapun ciri-ciri reklame adalah sebagai berikut:
1. Singkat, Jelas, dan Mudah Dimengerti. Pada umumnya reklame
menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti
masyarakat umum.
2. Menarik dan Mencolok. Agar mendapat perhatian khalayak ramai, biasanya
reklame dibuat dengan komposisi desain dan warna yang mencolok.
3. Jujur. Dalam hal ini, pesan yang disampaikan dalam reklame harus jujur dan
tidak dibuat-buat.
4. Dilakukan Berulang-Ulang. Sesuai dengan definisinya, reklame biasanya
disampaikan secara berulang-ulang sehingga lebih banyak masyarakat yang
mengetahui pesan yang ingin disampaikan.
Fungsi Reklame
Secara umum, reklame berfungsi sebagai media informasi untuk menyampaikan
pesan iklan kepada khalayak. Adapun beberapa fungsi reklame adalah sebagai
berikut:
7
• Menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai suatu brand, produk,
atau jasa.
• Mengajak atau mempengaruhi masyarakat sehingga mereka mau
menggunakan suatu produk atau jasa.
• Menciptakan dan membangun kesan baik masyarakat terhadap suatu brand,
produk atau jasa yang diinformasikan.
• Mengupayakan kepuasan tertentu kepada konsumen.
• Menjadi media atau alat komunikasi antara penjual dengan calon konsumen.
Jenis dan Contoh Reklame
Reklame dapat dibeda-bedakan berdasarkan beberapa kategori. Adapun jenis-
jenis reklame adalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan Tujuan Pengadaan
• Reklame Komersial; yaitu jenis reklame yang dibuat untuk kepentingan bisnis
dimana tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan lebih besar.
Contoh; poster, spanduk, baliho, dan lain-lain.
8
• Reklame Non-Komersial; yaitu jenis reklame yang dibuat untuk
kepentingan umum, misalnya himbauan, informasi layanan masyarakat,
dan lainnya. Contoh; reklame donor darah, reklame pajak, reklame tertib
lalu lintas, dan lain-lain.
2. Berdasarkan Sifatnya
• Reklame Peringatan; yaitu jenis reklame bersifat mengingatkan
masyarakat untuk melalukan hal tertentu. Contoh; reklame tertib lalu
lintas.
• Reklame Penerangan; yaitu jenis reklame yang bersifat memberikan
informasi kepada masyarakat umum. Contoh; reklame informasi tentang
kesehatan.
• Reklame Ajakan/ Permintaan; yaitu jenis reklame yang sifatnya mengajak
atau meminta masyarakat untuk mengikuti ajakan/ permintaan. Contoh;
reklame donor darah, reklame bantuan bencana alam.
3. Berdasarkan Tempat Pemasangan
• Reklame Indoor; yaitu reklame yang dipasang di dalam ruangan.
Umumnya reklame indoor berukuran kecil atau sedang dengan bahan
kertas. Contoh; etiket, brosur, leaflet.
9
• Reklame Outdoor; yaitu reklame yang dipasang di luar ruangan dan
terpapar sinar matahari. Umumnya reklame outdoor berukuran besar dan
dibuat dengan bahan kedap air dan tahan sengatan matahari. Contoh;
spanduk, papan nama, baliho.
4. Berdasarkan Medianya
• Reklame audio; yaitu reklame yang disampaikan melalui suara, baik
langsung maupun tidak langsung. Contoh; iklan di radio.
• Reklame visual; yaitu reklame yang disampaikan dalam bentuk visual atau
gambar. Contoh; iklan megatron, poster, plakat, spanduk, brosur, leaflet,
papan nama, dan lain-lain.
10
• Reklame Audio-Visual; yaitu reklame yang disampaikan dalam bentuk
gambar dan suara. Contoh; iklan di TV, iklan di YouTube.
• Untuk memperjelas pemahaman tentang macam-macam reklame, tontonlah
video di bawah ini
https://youtu.be/ZW-ih4jUAPY
https://youtu.be/QCtG7sNPv54
:
11
Sahabat Tak Terpisahkan
Hanni dan Duwi telah berteman lama sekali. Sejak belum bersekolah, mereka sering
menghabiskan waktu di sore hari untuk bermain bersama. Semua tahu bahwa Hanni
dan Duwi tak terpisahkan. Persahabatan mereka tetap terjalin erat, sampai kini
mereka telah duduk di kelas 6, di sekolah yang sama.
Dulu, banyak teman yang meragukan bahwa persahabatan Hanni dan Duwi akan
bertahan lama, karena latar belakang keluarga mereka yang jauh berbeda. Hanni
adalah anak seorang pengrajin batik yang sukses. Walaupun mulai dengan membatik
sendiri, kemudian memiliki beberapa pegawai, sekarang usaha orang tua Hanni sudah
berkembang sangat pesat. Mereka sudah memiliki beberapa cabang toko batik di kota
untuk memasarkan batik karya mereka. Pegawainya juga semakin banyak. Sementara
Duwi, adalah anak seorang penjual kue yang sederhana. Ketika kecil dulu, tiap sore
Duwi ikut ibunya menjajakan kue kepada para pekerja di pendopo batik milik orang
tua Hanni. Di sanalah Hanni berkenalan dengan Duwi. Waktu kecil dulu, mereka
sangat menikmati saat-saat itu. Namanya anak-anak, perbedaan latar belakang pun
tak dirisaukan. Permainan mereka tetap saja asyik. Petak umpet, petak jongkok,
rumah-rumahan, atau masak-masakan.
Tetapi, yang membuat persahabatan mereka bertahan lama adalah sikap Hanni dan
Duwi yang saling menghargai satu sama lain. Hanni tidak pernah menganggap dirinya
berbeda dengan Duwi. Bukan hanya Duwi yang bermain ke pendopo batik Hanni,
tetapi Hanni pun tak sungkan bermain ke rumah sederhana milik keluarga Duwi. Ia
malah menikmati makan siang atau makan jajanan sore di rumah Duwi. Memang, ibu
Duwi pandai memasak. Namanya juga penjaja kue, pasti pandai juga membuat aneka
masakan. Hanni justru senang dengan kedekatan dan kesederhanaan suasana di
keluarga Duwi. Acara makan bersama yang selalu ramai penuh cerita, karena semua
hadir dengan kisah masing-masing.
12
Sebaliknya, ketika Duwi bermain ke rumah Hanni, tidak dirasanya minder sedikit pun.
Ayah dan ibu Hanni tidak pernah juga memperlakukan Duwi super istimewa karena
Duwi anak penjaja kue. Santai saja Duwi membaca-baca koleksi buku cerita Hanni di
kamarnya ketika Hanni sedang melakukan hal lain. Kadang-kadang Duwi pun ikut
membantu ketika Hanni harus melipat-lipat batik dan memasukkannya ke dalam plastik
sebelum siap dikirim ke toko. Duwi kagum dengan Hanni dan keluarganya. Walaupun
punya banyak pegawai, Hanni dan saudara-saudaranya tetap terlibat untuk membantu
usaha orang tuanya. Membantu sesuai usia dan kemampuan. Terlihat bahwa mereka
meraih sukses memang karena kerja keras.
Begitulah sahabat, tak ada kata-kata yang perlu diucapkan untuk menyatakan sayang
pada sahabat. Hanya diperlukan sikap yang tulus, tak pandang perbedaan, saling
menghargai, dan saling belajar. Rasa sayang yang tulus pada sahabat akan membentuk
pertemanan yang indah dan tak terpisahkan.
Dari bacaan tersebut kamu tentunya dapat mengetahui :
1. Apa perbedaan yang terlihat antara Hani dan Dwi ?
2. Bagaimana sikap Hani terhadap Duwi ?
3. Bagaimana sikap keluarga Hani terhadap Duwi ?
4. Bagaimana sikap Duwi terhadap Hani ?
5. Bagaimana sikap keluarga Duwi terhadap Hani ?
6. Apa sikap yang bisa kita contoh dari Hani ?
7. Apa yang bisa kita contoh dari Duwi ?
13
Keberagaman ekonomi adalah kondisi masyarakat yang memiliki perbedaan tingkat
atau taraf ekonomi. Keberagaman ini bisa dilihat beraneka jenis pekerjaan yang
dilakukan masyarakat. Keadaan ekonomi yang beragam sangat dipengaruhi oleh letak
geografis. Contohnya jika tinggal di daerah pantai maka pekerjaannya sebagai nelayan
atau penjual ikan.
Jenis keberagaman ekonomi di Indonesia antara lain yaitu ;
1. Pertanian
2. Perkebunan
3. Peternakan
4. Perikanan
5. Kehutanan
https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/31/173930769/keberagaman-ekonomi-dan-permasalahannya.
Sikap yang harus di terapkan dalam menyikapi keberagaman ekonomi dilingkungan
sekitar:
1. Saling menghargai dan menghormati jenis pekerjaan atau kegiatan ekonomi yang
dilakukan setiap orang.
2. Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap positif orang tersebut.
3. Menciptakan sikap persaingan usaha yang sehat antara pelaku kegiatan ekonomi.
4. Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya.
5. Membayar barang yang dibeli sesuai dengan harganya.
6. Bermain dengan teman tanpa membeda-bedakan kegiatan ekonomi yang
dilakukan oleh orang tuanya.
7. Tidak menghina teman yang memiliki tingkat ekonomi yang kurang mampu.
14
8. Tidak bersikap sombong terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh orang
tua.
9. Memudahkan kurir dalam mengirim barang dengan memberikan alamat yang jelas
dan benar.
10. Memuji barang yang dihasilkan oleh pelaku kegiatan ekonomi lain.
https://bangunkelir.blogspot.com/2021/09/menyikapi-keberagaman-ekonomi-ppkn.html
Kalian bisa menonton video ini untuk mengetahui mengenai keberagaman ekonomi
https://youtu.be/5_pPrdTKbKQ
2.4 FORUM DISKUSI
Apa manfaat yang bisa kamu peroleh dari sikap yang telah diterapkan dalam menyikapi
keberagaman ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
15
3.PENUTUP
3.1 RANGKUMAN
Reklame adalah suatu media atau alat untuk menyampaikan informasi, menawarkan,
mempromosikan, serta memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada khalayak
dengan menggunakan gambar dan kata-kata yang menarik.
Ciri-Ciri Reklame
1. Singkat, Jelas, dan Mudah Dimengerti..
2. Menarik dan Mencolok..
3. Jujur.
4. Dilakukan Berulang-Ulang.
Jenis- jenis reklame ;
1. Reklame Komersil
2. Reklame Non Komersil
3. Reklame peringatan
4. Reklame Penerangan
5. Reklame Ajakan
6. Reklame Indoor
7. Rekalme Outdoor
Keberagaman ekonomi adalah kondisi masyarakat yang memiliki perbedaan tingkat
atau taraf ekonomi.
Jenis keberagaman ekonomi di Indonesia antara lain yaitu ;
1. Pertanian
2. Perkebunan
3. Peternakan
4. Perikanan
5. Kehutanan
16
3.2 TES FORMATIF
JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT INI DENGAN BENAR.
Perhatikan reklame berikut! Setelah itu jawablah soal-soalnya di dalam kolom yang disediakan:
1. Apakah jenis reklame tersebut, berdasarkan
tujuan pengadaannya?
2. Apa manfaat dari reklame tersebut?
3. Apa ciri reklame tersebut?
Kerjakan soal-soal berikut:
Pak Wahyu membuka usaha kerajinan mebel. Pak Wahyu memperdayakan warga sekitar
untuk menjadi karyawannya.
1. Sebagai seorang pengusaha, apa yang seharusnya Pak Wahyu lakukan terhadap warga
sekita yang bekerja di usahanya?
17
2. Jika ada karyawannya sakit dan harus ijin dalam waktu yang lama, apa yang seharusnya
Pak Wahyu lakukan !
18
DAFTAR PUSTAKA
Buku Pedoman Guru Tema : Menjelajah Angkasa Luar Kelas 6 (Buku Tematik
Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
2018).
Buku Siswa Tema : Menjelajah Angkasa Luar Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu
Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
https://youtu.be/ZW-ih4jUAPY
https://youtu.be/QCtG7sNPv54
https://www.youtube.com/watch?v=OMCbSK62rBY
19