The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by adnan Kurniawan, 2022-06-24 03:00:12

Buku Pengmas Mahasiswa Tahun 2020

PEMBINAAN FISIKA BAGI SISWA SMA DI DEPOK
UNTUK PENINGKATAN PRESTASI KOMPETISI
SAINS NASIONAL

Dr. M. Syamsu Rosid Ph.D

Prestasi siswa di bidang Gambar 1. Seminar pembukaan/grand opening
Fisika merupakan hal yang
kami soroti sebagai tim Gambar 2. Seminar penutupan/grand closing
pengabdi. Sebagai tim yang
terdiri dari dosen dan siswa menghadapi KSN di Target program ini adalah
mahasiswa Departemen tahun 2021. Selain program siswa mengalami
Fisika FMIPA UI, kami berupa pengajaran materi peningkatan kompetensi
melihat urgensi peran kami KSN oleh pengajar yang ahli di bidang Fisika dan terjadi
dalam peningkatan prestasi di bidang KSN, setelah peningkatan jumlah
siswa Depok dalam bidang 3 bulan program pengajaran peserta dari kota Depok
Fisika. Salah satu aspek perlu dilakukan penjagaan yang mengikuti KSN pada
prestasi nasional pada kepada siswa melalui tahun 2021.
jenjang SMA adalah program penjagaan dan
Olimpiade Sains Nasional event tertentu untuk
(OSN), yang saat ini menjaga kedekatan dan
dinamakan Kompetisi Sains monitoring siswa hingga
Nasioanal (KSN). Provinsi pelaksanaan KSN di tahun
Jawa Barat di bidang Fisika 2021 yang akan datang.
dalam OSN selama ini tidak
pernah berada di posisi
puncak. Meski Provinsi Jawa
Barat masuk 4 besar, tetapi
posisinya di 3 besar sering
kali bertukar tempat dengan
Jawa Timur.

Oleh karena itu, kami
melihat potensi pada siswa-
siswa Depok untuk bisa
ditingkatkan lagi prestasi
bidang Fisikanya dalam
ajang KSN tahun 2021.
Solusi yang akan
dilaksanakan untuk
meningkatkan potensi
prestasi ini adalah dengan
membuat suatu program
pembinaan yang intensif
selama 3 bulan pada tahun
2020 untuk mempersiapkan

UI Mengajar | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 51

PEMBELAJARAN KOMPOSISI GEOMETRI DASAR UNTUK
ANAK PADA RENTANG UMUR 6-8 TAHUN

Nevine Rafa Kusuma, S.Ars., M.A.

Geometri yang merupakan Gambar 2. Kegiatan pembelajaran melalui zoom meeting
ilmu pengukuran bumi dan
didasari pada bentuk bentuk kreatif melalui bangun datar siswa Sekolah Dasar
yang telah disimplifikasi dari
benda-benda alam. dan bangun ruang sejak terhadap komposisi
Geometri juga berperan bagi
meningkatkan kemampuan dini dari siswa berusia 6-8 geometri dasar dan persepsi
spasial dan kreativitas pada
anak. Namun, pengajaran tahun. Kegiatan akan ruang dan mewadahi para
ini harus diiringi dengan
pembawaan yang interaktif, diadakan pada SDN tim pengabdi ( mahasiswa)
kreatif, dan disertai dengan
keterlibatan guru sebagai Mekarjaya 5 Depok yang untuk secara aktif
fasilitator yang belum bisa
diterapkan secara utuh oleh dinilai belum melakukan menerapkan keilmuan dan
seluruh guru sekolah dasar
di Indonesia. implementasi pengajaran keahlian sebagai
Solusi dari adanya
permasalahan tersebut
adalah dengan memberikan
pengajaran interaktif dan

geometri yang interaktif dan mahasiswa Departemen

kreatif selama satu bulan Arsitektur untuk

dengan alokasi waktu berkontribusi langsung

empat jam per minggu. pada masyarakat sekitar.

Metode pengajaran

menggunakan metode

workshop/lokakarya

pengkomposisian bangun

datar dan bangun ruang

yang secara bebas

dikomposisikan siswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk Gambar 3. Kegiatan pembelajaran
meningkatkan kreativitas

Gambar 1. Pembagian paket Buku Ajar
dan alat bahan kepada siswa kelas 2 SDN
Mekarjaya 5 diwakilkan oleh Koordinator
Lapangan orang tua murid

52 UI Mengajar | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PASEBAN MENGAJAR SEBAGAI UPAYA
MENINGKATKAN PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN

Dr. Surastini Fitriasih, SH., MH

Terdapat banyak anak-anak
di Kelurahan Paseban
khususnya di lingkungan
RW 003 yang putus sekolah
dan juga belum bersekolah
padahal secara usia dan
kemampuan sudah dapat
dikatakan cakap. Hal
tersebut tidak lain karena
kurangnya kesadaran
keluarga dan pengaruh
lingkungan yang sangat
kuat

Oleh karena itu, program Gambar 1. Kegiatan pola hidup bersih dan sehat
pengabdian masyarakat
yang diusulkan akan Gambar 2. Kegiatan membuat kreasi dari tas kanvas dan cat warna
difokuskan pada pembinaan
sosial dalam bentuk menjadi percontohan Gambar 3. Hasil kreatifitas anak-anak
pendidikan kepada anak- kegiatan pengabdian yang
anak di Kelurahan dapat menjadi wadah
Paseban. Dengan belajar tambahan bagi anak-
melakukan pendampingan anak untuk meningkatkan
terhadap anak-anak setiap pemerataan akses
pekannya, diharapkan pendidikan bagi warga
mampu menumbuhkan miskin di perkotaan, serta
kesadaran terhadap mampu mendorong upaya
orangtua akan pentingnya pihak lain, khususnya
pendidikan, sedangkan pemerintah agar lebih
terhadap anak-anak memperhatikan sektor
diharapkan mampu pendidikan.
membantu anak-anak dalam
dalam proses belajar
dengan kegiatan belajar
mengajar yang kreatif,
variatif, dan inovatif.

Luaran dari program ini
adalah dengan
terlaksananya rencana
kegiatan, dokumentasi
berupa berita di media
online, video kegiatan yang
diharapkan mampu

UI Mengajar | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 53

IPTEKS IPTEKS IPTEKS

54 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENERAPAN BIOPHILIC DESIGN: KANTOR KELURAHAN
PANCORAN MAS DAN SUKATANI DEPOK

Ir. Antony Sihombing, MPD., Ph.D.

Kantor Kelurahan Gambar 2. Perspektif ruang staf/pelayanan
Pancoran Mas dan Sukatani
Depok merupakan dua
kantor pelayanan
masyarakat yang dalam
kesehariannya banyak
pengunjung dan pegawai
melakukan interaksi di sana.
Intensitas lalu lalang yang
tinggi pada jam-jam
tertentu membuat pegawai
membutuhkan kemampuan
untuk berkonsentrasi lebih
tinggi dan membutuhkan
kenyamanan dari segi
pengudaraan dan visualisasi
pada ruang.

Oleh karena itu dilakukan Gambar 2. Perspektif Ruang lobby setelah dilakukan intervensi
pendekatan desain dengan biophilic design, dan
cara biophilic design. metode observasi dan kemudian dianalisis dan
Biophilic design ini terdiri pengukuran tingkat dilihat apakah kehadiran
dari 14 pola yang dapat kenyamanan menggunakan intervensi biophilic design
diterapkan pada ruang, kuesioner pada pengguna mampu meningkatkan
salah satunya adalah ruang yang berperan tingkat kenyamanan dan
kehadiran alam secara sebagai responden. konsentrasi responden.
langsung pada ruang. Kemudian dilakukan
Pendekatan ini mampu pengukuran kenyamanan
untuk meningkatkan responden sebelum dan
konsentrasi dan
kenyamanan pengguna
ruang. Pada pengabdian
masyarakat ini, digunakan

Gambar 1. Layout intervensi elurahan 55
Pancoran Mas

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

ASSESMENT DAN APLIKASI DESAIN UNIVERSAL PADA
BANGUNAN PUBLIK: KANTOR KELURAHAN
PANCORAN MAS, DEPOK

Dr.-Ing. Ir. Dalhar Susanto

Fasilitas umum di ruang Gambar 1. penjelasan usulan rancangan awal kepada Kelurahan Pancoran Mas
publik seperti gedung
pemerintahan baik dalam bersama warga melalui bermanfaat bagi
skala besar (kota) metode charrette, metode kepentingan umum
maupun skala kecil ini diterapkan agar terutama masyarakat di
(kelurahan) harus mampu warga dapat terlibat secara kelurahan Pancoran Mas,
mendukung pengguna langsung dalam Depok.
disabilitas. Hal ini diatur pemenuhan fasilitas pada
dalam Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum dan kantor kelurahan agar tepat
Perumahan Rakyat No 14/
PRT/M/2017 bahwa setiap guna dan sesuai dengan
pengguna dan pengunjung
bangunan gedung memiliki kebutuhan warga sekitar.
hak yang sama untuk dapat
mengakses dan Hasil dari diskusi bersama
menjalankan aktivitasnya
dalam bangunan gedung warga diadvokasikan
dan lingkungan secara
aman, nyaman, mudah, dan kepada pihak terkait dengan
mandiri. Gedung
pemerintahan dalam skala maksud agar dapat Gambar 2. Rencana pemasangan
kecil seperti kantor direalisasikan/ guiding block
kelurahan sebagai tempat diimplementasikan sesuai
pelayanan publik selayaknya
dapat menerapkan dengan prioritas kebutuhan
prinsip-prinsip desain
universal yang sarana yang paling utama.
mengakomodasi setiap
kebutuhan warga.

Untuk meningkatkan Keterlibatan pemerintah Gambar 3. Rencana peletakan wastafel
pelayanan ruang publik daerah Kota Depok pada entrance bangunan
program ini bertujuan diharapkan dapat
melakukan assesment berkontribusi bersama
terhadap fasilitas kantor Universitas Indonesia
kelurahan Pancoran Mas, untuk dapat mensukseskan
Depok, hasil dari assesment program pengabdian
tersebut didiskusikan masyarakat yang

56 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

OPTIMALISASI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA
MELALUI PENDAMPINGAN MASYARAKAT DI
KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN

Priyanto, S.S., M.Hum.

Kabupaten Serang memiliki Gambar 2. Kegiatan sosialisasi secara daring
potensi di bidang pariwisata
yang cukup dapat Kegiatan pengabdian dan branding tourism,
diandalkan. Terdapat pemberdayaan masyarakat pengelolaan pariwisata di
destinasi pariwisata di dilakukan dengan cara masa pandemi covid-19.
antaranya Pantai Anyer, memberikan sosialisasi dan Kegiatan ini diikuti oleh
kawasan Heritage Banten bimbingan teknis puluhan generasi muda
Lama, Rawa Dano, Cagar mengenai Optimalisasi Kabupaten Serang yang
Alam Pulau Dua, Pemandian Pengembangan Destinasi berasal dari perwakilan 12
Air Panas Batu Kuwung Wisata Melalui kecamatan dan 16 desa.
serta Air Terjun. Namun Pendampingan Masyarakat
dalam satu atau dua tahun di Kabupaten Serang Melalui kegiatan ini dapat
terakhir ini Kabupaten Provinsi Banten. Bimbingan memotivasi kelompok sadar
Serang kerap kali dilanda teknis yang dilakukan wisata yang diwakili oleh
bencana sebut saja seperti adalah mengenai generasi muda Serang
bencana tsunami, bencana kepariwisataan terdiri atas untuk memahami,
gempa, bencana tanah pemanduan wisata, mempunyai afeksi dan
longsor, bencana banjir dan pengelolaan keuangan, tergerak dalam
pandemi Covid-19. Geliat pemberdayaan masyarakat.
kunjungan wisatawan yang Generasi muda Serang
semula cukup baik, akibat menjadi semakin sadar
sering terjadinya bencana dalam upaya turut serta
menjadi turun drastis. Tentu menggerakkan
saja hal ini sangat kepariwisataan Serang
memengaruhi kehidupan untuk peningkatan
masyarakat Serang kesejahteraan masyarakat.
khususnya yang
mengandalkan sektor
industri pariwisata.

Gambar 1. Kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 57

PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN
BERBASIS TEKNOLOGI MELALUI KAMPANYE
“LOVE MY CROWN”

Prof. Dr. Yati Afiyanti, SKp., MN

Era Revolusi Industri 4.0 organisasi pemerintah Gambar 2. Aplikasi Love My Crown
dalam bidang teknologi maupun swasta.
informasi menyediakan Gambar 3. Fitur aplikasi Love My Crown
kemudahan memperoleh Departemen Keperawatan
akses informasi secara Maternitas dan Kesehatan teknologi sudah begitu
online. Hal ini memberi Perempuan FIK-UI dan melekat pada dunia
dampak bagi populasi Fakultas Kedokteran perempuan usia reproduksi.
perempuan usia reproduksi, berorientasi pada upaya Upaya yang akan dilakukan
termasuk remaja memberikan pencegahan dengan kegiatan kampanye
perempuan, untuk primer, sekunder, dan tersier “love my crown”, yaitu
memperoleh informasi terhadap masalah mengkampanyekan sehat
tentang merawat kesehatan reproduksi dan masalah reproduksi menggunakan
organ dan fungsi kesehatan perempuan media edukasi yang dapat
reproduksinya dengan lainnya. Upaya tersebut dipelajari melalui media
memanfaatkan kecanggihan termasuk memberi edukasi online pada pelaksanaan
teknologi. Di sisi lain, upaya dan memberdayakan Program Ipteks Bagi
promosi kesehatan dan masyarakat perempuan Masyarakat.
pencegahan masalah untuk memiliki kesadaran
reproduksi perempuan diri dan secara mandiri
sudah dilakukan oleh melakukan promosi sehat
banyak pihak dan diberikan reproduksi dan mencegah
dalam berbagai bentuk masalahnya. Kolaborasi
disetiap tingkatan wilayah ini sangat diperlukan pada
dengan koordinasi dari situasi sekarang ini
berbagai institusi/ lembaga/ mengingat kecanggihan

Gambar 1. Kampanye Love My Crown di instagram Kegiatan ini dapat menjadi
solusi bagi para perempuan
usia reproduksi untuk
mampu merawat dan
memelihara organ dan
fungsi reproduksi dan
melakukan pencegahan
masalah reproduksi dengan
memanfaatkan kecanggihan
teknologi di era disrupsi 4.0.

58 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENGGUNAAN OBAT RASIONAL PASIEN SINDROMA
METABOLIK LANSIA DI POSBINDU

Dr. dr. Siti Farida, M.Kes

Kampung Lio merupakan Gambar 1. Kegiatan webinar baik dalam anggaran dan
daerah berpemukiman metode pelaksanaan,
padat dengan tingkat kepatuhan dan ketepatan kegiatan Pengmas ini
ekonomi menengah ke dalam meminum obat berjalan dengan baik.
bawah di Kota Depok. sebagai faktor penting Walaupun konseling dan
Sebagian besar warga penanggulangan penyakit penyuluhan hanya
kampung Lio memiliki tersebut melalui dilakukan secara daring,
status kesehatan dan penyuluhan, konseling, dan namun sebagian besar
lingkungan yang pengenalan “alat pengingat peserta yang mengikuti
memprihatinkan. jadwal minum obat-MIB- kegiatan ini mengatakan
Berdasarkan data kegiatan OOTM”. kegiatan pengmas manfaat atas pengetahuan
pengabdian masyarakat kali ini juga disertai dengan yang telah diberikan selama
yang telah kami lakukan penyuluhan yang dilakukan proses penyuluhan
sebelumnya, sebagian besar melalui Zoom dan YouTube dilakukan.
(>50%) warga dewasa dengan mengedepankan
wanita menderita penyakit tema “Peran Kepatuhan Gambar 2. Kegiatan Serah terima Alat
terkait sindroma metabolik Minum Obat pada Pasien Pengingat Minum Obat MIBOO dan
seperti diabetes, Diabetes dan Hipertensi”. donasi hand sanitizer, masker dan alat cuci
hipertensi, dan Setidaknya terdapat 162 tangan
hiperkolesterol dan tengah peserta yang terdaftar, 71
berada dalam tahap di antaranya mengikuti
pengobatan. kegiatan dengan Zoom dan
sisanya mengikuti melalui
Sehubungan dengan hal YouTube.
tersebut Departemen
Farmasi Kedokteran FKUI Meskipun mengalami
bekerja sama dengan berbagai penyesuaian
Departemen Ilmu Penyakit
Dalam dan Departemen
Fisika Kedokteran FKUI
berusaha untuk
meningkatkan pemahaman
warga kampung Lio
khususnya lansia tentang
bahaya penyakit terkait
sindroma metabolik,
pentingnya gaya hidup
sehat sebagai serta

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 59

LITERASI KEUANGAN BERBASIS APLIKASI KOMPUTER
BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

Sancoko, S.Sos., ME.

Berdasarkan berita
kumparan 13 September
2018 didapatkan hasil
indeks literasi keuangan di
kalangan guru ekonomi
berada di kisaran 15,67
persen. Seorang guru
bidang ekonomi tidak akan
dapat membagikan
pengetahuan atau berperan
sebagai fasilitator dalam
bidang profesinya, jika
kemampuan literasi bidang
keuangannya rendah.

Untuk membantu Gambar 1. Penyerahan simbolis goody bag
meningkatkan kemampuan Gambar 2. Pembukaan acara pengmas dengan Ketua MGMP Ekonomi Kota Depok
literasi keuangan guru,
pengabdi menggunakan
sistem informasi akuntansi
menggunakan dan bekerja
sama dengan Zahir
Accounting. Penggunaan
teknologi informasi
merupakan sebuah tindakan
yang tepat dalam
mengakomodir
perkembangan zaman.
Pengenalan literasi
keuangan berbasis
teknologi informasi ini akan
dilaksanakan selama 8
bulan. Objek sasaran
pengabdian masyarakat ini
para guru bidang ekonomi
di kota depok sebanyak 20
orang.

Hasil yang diharapkan dari
pelatihan literasi keuangan
ini adalah pertama,
kompetensi profesional guru
bidang ekonomi terhadap
keuangan menjadi

60 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

EDUKASI TEKNOLOGI CFD UNTUK PRAKTISI
PROFESIONAL DAN SIVITAS AKADEMIS

Dr. Ir. Ahmad Indra Siswantara

PT CCIT merupakan ± 160 peserta yang terdiri buatan anak bangsa serta
perusahaan Indonesia yang dari dosen, mahasiswa, dan peningkatan wawasan dan
telah berdiri sejak 2004. praktisi. Sedangkan keterampilan peserta dalam
Salah satu bidang usahanya pelatihan diikuti oleh 102 menggunakan software
mengembangkan program peserta. CFDSof NG. Luaran
CFD dengan nama Target kegiatan ini meliputi publikasi pengabdian ini
lisensinya CFDSof. Saat ini sosialisasi dan edukasi adalah modul, jurnal, artikel
kendala PT. CCIT adalah teknologi software CFD di media massa, dan video
sosialisasi dan edukasi serta pelatihan.
umpan balik hasil Gambar 1. Poster kegiatan seminar
pengembangan software
CFDsof pada masyarakat
khususnya akademisi dan
praktisi. Sosialisasi CFD
dalam bentuk pelatihan
membutuhkan waktu dan
dana yang tidak sedikit.
Edukasi teknologi CFD
kepada praktisi dan
akademisi membutuhkan
sumber daya manusia yang
mumpuni sehingga mampu
mentransfer keterampilan
dan ilmu kepada peserta
pelatihan.

Pelaksanaan kegiatan Gambar 2. Kegiatan seminar
pengabdian ini dilakukan
secara online yang telah
diselenggarakan pada
tanggal 3 September 2020.
Kegiatan ini meliputi
seminar dan pelatihan CFD
dengan menggunakan
CFDSof yang merupakan
software buatan anak
negeri. Seminar dihadiri oleh

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 61

PEMANFAATAN BAMBU SEBAGAI MATERIAL
BERKELANJUTAN UNTUK PERMUKIMAN
KAWASAN PESISIR

Dr. Hayati Sari Hasibuan, ST., MT

Di wilayah DKI Jakarta, Inovasi bangunan hijau karena potensi cahaya
spesifiknya di wilayah hadir untuk memecahkan matahari berlimpah.
pesisir Kampung Nelayan, masalah ini, dengan cara
Muara Angke, Kelurahan memanfaatkan bambu Dengan inovasi ini,
Pluit, Jakarta Utara, keadaan sebagai material utama dan diharapkan mampu
permukimannya termasuk desain rumah panggung mengakomodasi kebutuhan
dalam permukiman kumuh sebagai konsep desainnya. dan menyelesaikan
dikarenakan kondisinya Selain itu, juga ditambahkan permasalahan yang ada di
yang memprihatinkan. dengan solar panel sebagai kawasan pesisir Kampung
Desain rumahnya tidak respon kemandirian energi, Nelayan.
memenuhi persyaratan terutama energi listrik
hunian yang layak, material
yang digunakan merupakan Gambar 2. Tahap distribusi bambu dan pembuatan bangunan
material tidak ramah
lingkungan seperti beton,
seng, triplek, dan lain-lain.
Dengan keadaan ini, maka
bila terjadi masalah
lingkungan ( pasang air
laut), maka terjadi genangan
yang akan merugikan
keadaan masyarakat di
sana.

Gambar 1. Desain bangunan Gambar 3. Pemanfaatan bangunan bambu untuk kegiatan warga dan anak-anak

62 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PROGRAM KESEHATAN RAMAH LANSIA UNTUK
MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KUALITAS
HIDUP LANSIA

dr. Dewi Sukmawati, M.Kes., Ph.D.

Saat ini kita di Indonesia Fakultas Kedokteran UI dan lansia, pentingnya menjaga
mulai memasuki periode sebagai bagian dari asupan nutrisi dan gizi pada
aging population, di mana komponen masyarakat, lansia, serta sebagai
terjadi peningkatan umur bermaksud untuk berperan tambahan pentingnya
harapan hidup yang diikuti aktif, mengisi dan menjaga protokol Covid-19
dengan peningkatan jumlah menghidupkan kegiatan bagi lansia.
lansia. Salah satu upaya Posyandu Lansia terutama
pemerintah dalam selama masa pandemi Dengan adanya kegiatan
menyikapi, mengantisipasi Covid-19, dengan fokus pembinaan dan terjun aktif
dan mendorong percepatan awal di Posbindu Lansia di Posyandu Lansia ini,
peningkatan kualitas Biman, Kelurahan Pondok harapannya dapat menjadi
pelayanan kesehatan Cina, Beji, Depok. Kami wadah untuk Tim Pengusul
lansia, telah dibentuk suatu memperluas cakupan area yang juga staf pengajar/
posyandu. Posyandu menjadi berbagai posyandu dosen dalam
Lansia adalah pos lansia di area Jabodetabek mengaplikasikan
pembinaan terpadu (atau yang dapat diberikan pengabdian masyarakat
yang lebih dikenal sebagai kegiatan edukasi kesehatan sebagai salah satu pilar
Posbindu) untuk masyarakat secara daring tentang Tridarma Perguruan Tinggi.
usia lanjut di suatu wilayah berbagai penyakit
tertentu yang sudah degeneratif yang sering
disepakati, yang digerakkan terjadi dan faktor resikonya,
oleh masyarakat sebagai edukasi dan penyuluhan
upaya untuk mendapatkan tentang olahraga dan
pelayanan kesehatan. menjaga kebugaran pada

Gambar 2. Kegiatan di Posyandu TOMAT,
Pondok Cina, Beji, Depok

Gambar 1. Kegiatan di Posyandu Lansia Dahlia, Paseban, Salemba Jakarta Pusat Gambar 3. kegiatan penyuluhan secara
online/ daring

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 63

IMPLEMENTASI SIMULATION GAMING DALAM
MEMPERKENALKAN STEM (SCIENCE,TECHNOLOGY,
ENGINEERING, MATH) KEPADA ANAK YATIM

Dr.rer.pol. Romadhani Ardi, ST., MT.

Anak yatim memiliki mendapatkan privilege Tujuannya agar anak-anak
kerentanan sosial yang untuk mengenal dan yatim tersebut tetap
tinggi dikarenakan mereka mempelajarinya. termotivasi untuk sekolah,
tidak mendapat pola asuh Diharapkan, UI dapat memiliki mimpi yang tinggi
yang ideal dan menghadapi membantu Yayasan Benih untuk terus belajar
kondisi ekonomi yang tidak Kebajikan Nusantara Al sepanjang hidup, dan suatu
mencukupi. Yayasan Benih Hasyim dalam saat dapat menjadi pribadi
Kebajikan Nusantara Al memperkenalkan STEM yang mandiri secara
Hasyim melihat sebuah kepada anak yatim yang psikologis dan ekonomi.
fenomena bahwa anak dikelolanya.
yatim yang dibina banyak
yang merupakan anak putus
sekolah atau rentan untuk
menjadi anak putus sekolah.

Yayasan Benih Kebajikan
Nusantara Al Hasyim
membutuhkan sebuah
program dan pendekatan
baru dalam mendorong
anak-anak yatim agar tetap
semangat belajar. Selain itu,
anak-anak ini perlu untuk
mengenal tema-tema
penting seperti STEM
(Science, Technology,
Engineering, Math). STEM
banyak dianjurkan untuk
diperkenalkan sejak usia
dini kepada anak-anak;
sayangnya anak yatim tidak

Gambar 1.Edubox set Gambar 2. Kegiatan simulasi berkelompok didampingi oleh pendamping

64 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENERAPAN APLIKASI WHISTLE-BLOWING SYSTEM DI
LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
DEPOK

Dr. Al Asyary, S.KM., M.P.H.

Data dari Survey Indikator Whistle-Blowing System
Nasional (Sirkesnas) tahun (WBS). Proses pelaksanaan
2016 menunjukkan bahwa Sistem WBS akan dilakukan
prevalensi kebiasaan oleh sivitas akademika UI
merokok pada umur muda melalui teknologi informasi
10-18 tahun meningkat yang untuk bersama
menjadi 17,2% melakukan pengawasan
dibandingkan dengan data dan pemantauan terhadap
Riskesdas 2013 yaitu 14% perokok yang merokok di
(Balitbangkes, 2017). Salah lingkungan UI melalui
satu upaya yang terbukti pengambilan bukti,
signifikan meminimalisir selanjutnya data atau
dampak asap rokok pada gambar akan dikirim melalui
perokok pasif secara aplikasi WBS dan
langsung, bahkan juga terkoneksi ke unit K3L,
mampu menekan perilaku khususnya pihak keamanan
perokok aktif di ruang UI. Sehingga setelah data
terbuka adalah peraturan masuk ke aplikasi maka
Kawasan tanpa asap rokok akan segera dilakukan
(KTR) (Asyary, Veruswati, & penindakan.
Sulistiadi, 2017).
Universitas Indonesia (UI) Melalui penerapan aplikasi
telah menerapkan larangan Whistle-Blowing System
merokok di seluruh (WBS) dapat menurunkan
lingkungan kampus melalui prevalensi merokok serta
KTR. Untuk menurunkan makin ditegakkannya perda
prevalensi merokok, maka KTR khususnya di
perlu dilakukan sebuah lingkungan Universitas
pemantauan yang terpadu, Indonesia (UI) Depok.
melalui penerapan aplikasi

Gambar 1. Aplikasi Whistle-Blowing
System (WBS)

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 65

OPTIMALISASI PERAN KADER UNTUK MENGATASI
PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA BANYUBIRU DAN
SUKARAME, KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN

Dr. Tuti Nuraini S.Kp., M.Biomed.

Penyakit Tidak Menular dilakukan untuk alat-alat deteksi dini PTM
(PTM) umumnya bersifat mengetahui kemampuan (tensimeter dan timbangan
kronis dan menjadi kader dan masyarakat digital), dan oksimetri (untuk
Komorbid (faktor yang dalam mengatasi PTM. deteksi kadar oksigen darah
memperberat) pada yang penting untuk pasien
penularan Virus Covid-19. Outcome dari kegiatan dengan gangguan
Pada saat Pandemi tersebut, sebanyak 4 orang pernafasan termasuk
Covid-19 umumnya PTM kader dapat menggunakan Covid-19).
kurang mendapat perhatian,
sehingga mengakibatkan
penurunan kualitas hidup
masyarakat dan bahkan
dapat meningkatkan
kematian.

Program yang dilakukan Gambar 1. Pembagian kesehatan keluarga Gambar 3. Pelatihan penggunaan alat-alat
pada pengmas ini untuk deteksi dini PTM
adalah pelatihan kader Gambar 2. Pemeriksaan kesehatan
untuk melakukan keluarga
pengkajian, pencegahan,
dan apa yang harus
dilakukan dengan
masyarakat yang
mengalami PTM. Selain
itu, dilakukan pemeriksaan
kesehatan (antropometri,
tekanan darah, asam urat,
gula darah) pada kader
di desa Sukarame dan
Banyubiru, wilayah
Pandeglang, Banten.
Kegiatan lainnya, melatih 60
kader melakukan asesmen
indikator keluarga sehat di
masyarakat. Evaluasi juga

66 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

REVITALISASI KESENIAN BARONG LANDONG
BENGKULU MENUJU WARISAN BUDAYA
TAK BENDA INDONESIA

Dr. R. Cecep Eka Permana, M.Si

Kesenian Barong Landong Gambar 1. Pembuatan barong landong Gambar 2. Latihan musik pengiring
yang sejak ratusan tahun pertunjukan barong landong
telah hadir di tengah Melalui Program Pengmas
masyarakat Kota Bengkulu, UI 2020 ini diharapkan akademik untuk pengusulan
kini tidak banyak lagi yang (1) terinventarisasi dan kembali kesenian Barong
mengenalnya terutama terdokumentasikannya Landong menjadi Warisan
pada generasi muda dan kesenian Barong Landong Budaya Tak benda
bahkan terancam punah. sebagai himpunan Indonesia dari Bengkulu,
Barong Landong dalam pengetahuan yang dan (5) Rumusan yang
penggambarannya komprehensif tentang dapat dijadikan dasar
merupakan boneka raksasa kesenian Barong Landong, kebijakan untuk pelestarian
yang menyerupai manusia (2) tersosialisasi informasi dan pengembangan
berukuran tinggi sekitar kesenian Barong Landong kesenian Barong Landong.
250 cm lebar 100 cm sehingga masyarakat dapat
dengan rangka terbuat dari mengakses informasinya
rotan, bambu, dan kayu. dengan mudah,
(3) terdokumentasikan
Program Pengmas yang pertunjukan kesenian
bekerja sama dengan mitra Barong Landong,
Bidang Kebudayaan pada (4) tersedianya naskah
Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Pemerintah Gambar 3. Pertunjukan barong landong
Kota Bengkulu ini adalah
berupa (1) Dokumentasi
pengetahuan tentang
Barong Landong,
(2) Sosialisasi tentang
kesenian Barong Landong
kepada masyarakat,
(3) Pertunjukan kesenian
Barong Landong,
(4) Penyusunan naskah
akademik tentang Kesenian
Barong Landong, dan
(5) Focus Group Discussion
(FGD) pelestarian dan
pengembangan Barong
Landong.

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 67

BERPACU MELAWAN SAMPAH MELALUI
OPTIMALISASI PEMBANGUNAN KESEHATAN
MASYARAKAT DESA (PKMD)

Dr. Etty Rekawati, S. Kp., MKM.

Sampah rumah tangga masyarakat. Sedangkan edukasi Kesehatan
merupakan salah satu pengelolaan sampah mengenai pengelolaan
permasalahan utama di basah bekerja sama dengan sampah, publikasi jurnal
masyarakat seperti merusak pemilik kolam renang yang nasional Sinta 4,
keindahan lingkungan, berada di wilayah untuk pembentukan Tim
menimbulkan masalah diangkut ke Tempat Pengelolaan Sampah
kesehatan masyarakat, Penampungan sampah beserta program kerjanya
dan lain-lain. Pengelolaan Kabupaten/Kota. dan berbagai barang yang
sampah di Wilayah dibutuhkan untuk
Kelurahan Bojongnangka Output dari pengabdian melakukan kegiatan
Kabupaten Bogor belum masyarakat ini adalah pengelolaan dan pemilahan
dikelola secara optimal. video terkait dengan sampah.
Pengabdian Masyarakat ini
menggunakan pendekatan
PKMD dalam melakukan
pengelolaan sampah rumah
tangga.

Langkah awal kegiatan Gambar 1. Penyusunan program kerja tim pengelola sampah
melakukan pendekatan Gambar 2. Sarana Prasarana untuk pengelolaan sampah
kepada tokoh masyarakat
dan untuk menyampaikan
kepentingan pengelolaan
sampah bagi Kesehatan
warga setempat, dilanjutkan
dengan sosialisasi
pengelolaan sampah
pengolahan sampah dengan
prinsip 3R (reduce, recycle,
reuse) melalui kegiatan
pemilahan, pewadahan dan
pengangkutan. Tahap awal
adalah menyediakan
berbagai alat yang
dibutuhkan untuk
pengelolaan sampah dan
mendirikan bedeng
sederhana yang berfungsi
sebagai tempat
pengumpulan dan
pemilahan sampah kering
yang diperoleh dari

68 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

LITERASI E-TAXACTION SEBAGAI BENTUK
PENDAMPINGAN PERPAJAKAN BAGI
UMKM PEMBATIK ECOPRINTING

Fitria Arianty, S.Sos., M.Si

Dalam kenyataan di dan mempunyai
Indonesia, permasalahan permasalahan di bidang
yang kerap dihadapi oleh perpajakan. Jumlah
pelaku UMKM terutama penerima manfaat dari
yang berada di wilayah kegiatan ini adalah 45
pedesaan pada umumnya pelaku UMKM di Kelurahan
adalah kurang memiliki Watubelah dan sekitarnya
pengetahuan yang memadai yang terdapat di Kabupaten
akan kewajiban perpajakan Cirebon.
yang harus dipenuhi serta
kurangnya kemampuan Adapun output yang
dalam menggunakan media dihasilkan dari kegiatan ini
Teknologi Informasi dalam adalah meningkatnya
memenuhi berbagai pemahaman Wajib Pajak
kewajiban perpajakan. UMKM akan kewajiban
perpajakan yang harus
e-taxaction berbasis media dipenuhi, meningkatnya
sosial merupakan aplikasi kemampuan untuk
yang mudah dan murah mengidentifikasi jenis
untuk dijalankan. Sebagai penghasilan, tarif, serta
literasi bagi wajib pajak di menghitung pajak
daerah, aplikasi ini penghasilan dengan benar,
menyediakan berbagai serta meningkatnya
macam layanan bagi semua kemampuan menggunakan
lapisan masyarakat teknologi informasi dalam
khususnya komunitas memenuhi kewajiban
masyarakat Watu Belah perpajakan UMKM.
Cirebon. Pengetahuan
perpajakan diperoleh antara Gambar 2. Foto- foto produk UMKM
lain dari penyediaan ruang
konsultasi secara online
bagi Wajib Pajak yang
membutuhkan bimbingan

Gambar 1. Sosialisasi literasi E-taxaction 69
sebagai bentuk pendampingan perpajakan
bagi WP UMKM

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENINGKATAN KUALITAS PRODUK OLAHAN RUMPUT
LAUT MENUJU MASYARAKAT PESISIR YANG MANDIRI

Vindaniar Yuristamanda Putri, S.IA., M.M

Sentra pengembangan pembudidaya rumput laut Outcome yang dihasilkan
diversifikasi olahan rumput dan juga pendampingan dari kegiatan ini adalah
laut di Kabupaten Sidoarjo kewirausahaan berbasis terciptanya pemerataan
terletak di Desa Kupang, social agent untuk produk- pendapatan masyarakat
Kecamatan Jabon. Namun, produk diversifikasi rumput pesisir melalui kelompok
diversifikasi olahan rumput laut. Penerima manfaat dari masyarakat yang dapat
laut masih banyak kegiatan ini adalah memahami, memiliki afeksi,
mengalami kendala. Hasil sebanyak 25 orang atau 6 dan keterampilan dalam
dari budi daya rumput laut kelompok POKDAKAN di pemberdayaan masyarakat
tersebut belum dapat Kabupaten Sidoarjo, Jawa lokal di Kabupaten Sidoarjo.
dipasarkan secara maksimal Timur.
karena belum adanya
strategi pemasaran yang
tepat bagi produk. Selain itu,
adanya pandemi COVID-19,
otomatis seluruh kegiatan
pembudidaya mengalami
perubahan. Permintaan
akan rumput laut untuk
ekspor relatif tetap, namun
pembudidaya mengalami
kesulitan dalam
mendapatkan peralatan
untuk mengolah rumput laut
tersebut.

Berdasarkan permasalahan
tersebut, solusi yang
ditawarkan adalah dengan
memberikan bantuan
peralatan habis pakai, yaitu
waring bagi para

Gambar 2. Hasil civersifikasi olahan budi daya rumput laut

Gambar 1. pendampingan kewirausahaan
berbasis social agent

70 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT KANKER PADA
ANAK MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA

Dr. Allenidekania, SKp.MSc

Terapi kanker dan efek Gambar 2. Foto bersama dengan anak anak di Rumah Singgah Amaryllis Kirana, Kab
samping sangat Tangerang
mengganggu kehidupan
anak, yang apabila dibiarkan
akan menurunkan kualitas
hidupnya. Program terapi
yang memakan waktu lama,
bisa mencapai dua tahun
lebih, menyebabkan
perjalanan hidup anak
dilakukan di rumah atau
rumah singgah dan rumah
sakit.

Pada kesempatan ini, tim PHBS kanker. Edukasi menyenangkan
pengabdi ditantang untuk PHBS kanker pada dikembangkan dan
mengedukasi PHBS kanker pengabdian masyarakat kali dilakukan melalui
melalui bermain, yang ini adalah menjaga permainan ular tangga.
bertujuan untuk kebersihan tangan dan Kegiatan ini melibatkan 25
peningkatan pengetahuan mengelola mual muntah anak dengan kanker yang
anak sekaligus menjadi secara efektif. Edukasi sedang dalam terapi
wahana bergembira sambil PHBS kanker dengan maupun yang sudah
belajar bersama tentang pendekatan yang menjadi penyintas, serta
anak dengan kelainan darah
(hemofilia). Selama bermain,
anak menggunakan masker
atau face shield dan sering
mencuci tangan dengan
larutan pencuci tangan yang
sudah berisi disinfektan.

Output dari kegiatan ini
adalah meningkatnya
pengetahuan anak tentang
menjaga kebersihan tangan
dan mengelola mual muntah
efek samping kemoterapi.

Gambar 1. Bermain ular tangga bersama dengan anak anak di Rumah Singgah Amaryllis
Kirana

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 71

PEMBERDAYAAN RUMAH TANGGA UNTUK
PEMENUHAN KONSUMSI MAKANAN BERAGAM
DAN BERGIZI SEIMBANG

Dr. Ir. Asih Setiarini, MSc

RPJMD Kota Depok Tahun Oleh karena itu, intervensi pada Ibu sebagai
2016 – 2021 menyebutkan yang diberikan adalah pengambil keputusan
bahwa salah satu misi untuk dengan memberikan pemenuhan pangan
mencapai pembangunan edukasi mengenai pola keluarga dan terwujudnya
Kota Depok adalah makan beragam dan kebun gizi yang berdaya
mewujudkan sumber daya bergizi seimbang, serta guna ( peningkatan skor
manusia yang berkualitas. upaya pengoptimalan lahan rata-rata dari 56 menjadi
Dalam perencanaan untuk berkebun. Program ini 81). Selain itu, program ini
strategis pembangunan diikuti oleh 20 orang Ibu di juga menghasilkan produk
kesehatan, misi tersebut RW 3 dan RW 13 atau luaran berupa dua
didukung dengan adanya Kelurahan Cisalak, buah modul, yaitu Modul
upaya peningkatan Kecamatan Sukmajaya, Kota “Pemenuhan Gizi Keluarga”
derajat kesehatan Depok. Selain itu, dan “Membangun Kebun
masyarakat dengan strategi pelaksanaan program ini Gizi”, serta lima video, yaitu
percepatan perbaikan gizi juga bekerja sama “Membuat Media Tanam
masyarakat. Strategi ini dengan ahli pertanian yang Sayuran”, “Yuk Berkebun di
didukung pula oleh membimbing kelompok ibu Sekitar Rumah”, “Gizi Seim-
peningkatan ketahanan dalam berkebun. bang”, “Tumpeng Gizi Seim-
pangan daerah yang bang dan Isi Piringku”, dan
disokong oleh ketahanan Program ini berhasil “Pola Konsumsi Beragam
pangan rumah tangga. Cara meningkatkan pengetahuan dan Bergizi Seimbang.”
untuk mewujudkan mengenai gizi seimbang
percepatan
penganekaragaman Gambar 1. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan berkebun
konsumsi dan ketahanan
pangan di masyarakat salah
satunya adalah dengan
pengoptimalan
pemanfaatan lahan,
termasuk lahan pekarangan.
Pemanfaatan pekarangan
untuk bercocok tanam
secara berkesinambungan
dan intensif dapat
membantu memenuhi
kebutuhan pangan dan gizi
keluarga yang beragam dan
bergizi seimbang.

Gambar 2. Proses penyemaian dan pemindahan ke polybag

72 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

MOBILE CARE (MCARE) USE FOR EARLY DETECTION
AND MANAGEMENT OF NON COMMUNICABLE
DISEASES (NCDS) AT UI CAMPUS SURROUNDINGS

Hening Pujasari, S.Kp., M. Biomed., MANP., Ph.D

Menurut profil kesehatan Gambar 1. Tampilan awal aplikasi m-care yang berkelanjutan. Target
yang dikeluarkan oleh World berbasis android yang ingin dicapai
Health Organization (WHO), diantaranya antara lain
sekitar 71% dari total mengurangi sepertiga dari
kematian yang terjadi di kematian dini yang
Indonesia adalah akibat disebabkan oleh penyakit
penyakit tidak menular. Dari tidak menular, melalui
10 besar penyebab tindakan pencegahan dan
kematian tertinggi di pengobatan serta
Indonesia, 6 diantaranya menaikkan kesehatan
adalah penyakit tidak mental dan kesejahteraan.
menular dengan penyakit
jantung koroner (PJK) Gambar 2. Penjelasan aplikasi m-care
berada di peringkat 1. kepada seluruh kader posyandu
Penyakit ini tidak seperti
penyakit menular yang
penyebabnya terlihat dan
bisa dihindari oleh
masyarakat, penyakit tidak
menular disebabkan oleh
hal-hal kecil yang tidak
disadari masyarakat yang
dapat menyebabkan
penyakit. Salah satu
contohnya adalah pola
makan yang tidak sehat dan
kurangnya aktivitas fisik.

Tujuan kegiatan pengabdian Gambar 3. Penyerahan barang kepada posyandu
masyarakat dari program
SDGs yaitu menjamin
kehidupan yang sehat dan
meningkatkan
kesejahteraan seluruh
penduduk semua usia dan
menguatkan ukuran
implementasi dan
merevitalisasi kemitraan
global untuk pembangunan

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 73

EDUKASI DAN PENERAPAN PEMUDA SADAR HUKUM
(PADAKU) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP
KEJAHATAN JALANAN PADA SISWA SEKOLAH

Dr. Surastini Fitriasih, SH., MH.

Kejahatan jalanan akhir- sebagai sarana untuk Kejuruan Negeri (SMKN) 5
akhir ini sangat meresahkan berinteraksi antar individu, Yogyakarta, dengan
dan telah mengkhawatirkan bersosialisasi dan bergaul jumlah siswa-siswi peserta
sebagian besar masyarakat dapat membentuk dan kegiatan sebanyak 35 (tiga
Yogyakarta, dimana para mempengaruhi tingkah laku puluh lima) dan beberapa
pelakunya sebagian besar pribadi seseorang, sehingga perwakilan guru. Kegiatan
merupakan remaja dan memiliki peran penting ini memanfaatkan sarana
anak di bawah umur serta terhadap terbentuknya teknologi yaitu melalui
berstatus sebagai pelajar. perilaku negatif tersebut. pembuatan video kampanye
Kejahatan jalanan tersebut sadar hukum oleh para
dilakukan oleh remaja dari Program “IPTEKS Bagi peserta kegiatan yang
lingkungan sosialnya, dalam Masyarakat Universitas dibuat sedemikian kreatif
hal ini adalah kelompok Indonesia 2020”, dimulai serta inovatif untuk menarik
tempat para remaja melalui kerjasama dengan minat masyarakat
berkumpul. Kelompok mitra Sekolah Menengah khususnya pemuda agar
tertarik menyimak apa yang
disampaikan dalam
kampanye sadar hukum
tersebut yang dipublikasikan
melalui akun media sosial.
Apalagi, selain sebagian
besar pengguna media
sosial memang merupakan
para pemuda.

Gambar 1. Pembukaan dan penyampaian materi edukasi secara daring Dari kegiatan ini diharapkan
dapat berkontribusi untuk
membantu upaya
Pemerintah Kota DIY dalam
mengatasi dan mencegah
perilaku kekerasan jalanan
sebagai perilaku yang
bertentangan dengan
hukum.

Gambar 2. Diskusi dan bincang-bincang Gambar 3. Kunjungan ke Mitra SMKN 5
Yogyakarta

74 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENDAMPINGAN PENINGKATAN PENGELOLAAN
BAITUL MAL WAT TAMWIL DALAM PENYALURAN
DANA BAGI UMKM DI PADANG

Farida Prihatini, S.H., M.H., C.N

Kontrak yang sah mengganggu pelaksanaan yang membuat hak dan
merupakan peraturan yang kontrak seperti keadaan kewajiban tidak terlaksana.
mengikat bagi para pihak. kahar maupun keadaan di Di samping itu, dalam hal
Kontrak menjadi pedoman mana sulit untuk dilanggarnya kontrak atau
bagi berjalannya sebuah dipenuhinya perjanjian atau wanprestasi karena keadaan
bisnis karena dalam kontrak prestasi. Akibatnya, timbul kahar dalam hal pendanaan
terdapat hak dan kewajiban permasalahan seperti patut juga diusahakan
para pihak yang harus keadaan peminjam dana untuk restrukturisasi utang
dijalankan dengan sesuai. yang gagal membayar sebagai solusi yang utama
Baitul Mal Wat Tamwil utangnya pada lembaga dalam pembiayaan yang
(Lembaga Keuangan Mikro penyalur dana. memiliki prospek. Untuk itu
Berbasis Syariah) sebagai pendampingan pembuatan
penyedia dana harus Atas dasar itu, pembuatan kontrak bagi pengelola BMT
memperhatikan dalam kontrak harus dilengkapi perlu untuk dilakukan untuk
aspek dalam setiap dengan penjelasan memastikan kontrak yang
pembuatan kontrak layanan mengenai apa saja keadaan dibuat dapat mengakomodir
yang disediakan. Namun, kahar yang masuk dalam kepentingan kedua belah
dalam perjalanannya kontrak dan diperjanjikan pihak dalam keadaan kahar.
terhadap hal-hal yang dapat sebagai suatu keadaan

Gambar1. Foto bersama dengan para peserta

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 75

MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN
AKUPRESUR MANDIRI UNTUK NYERI PINGGANG
BAWAH BAGI MASYARAKAT USIA PRODUKTIF

Dr. Sri Wahdini, M.Biomed, Sp. Ak

Nyeri pinggang yang biasa masyarakat ini dilaksanakan Akupunktur Medik.
disebut dengan nyeri untuk meningkatkan Pelatihan diikuti sebanyak
punggung bawah (NPB) pengetahuan masyarakat 121 orang yang terdiri atas
merupakan salah satu akan penyakit akibat kerja, santri RQV dari 11 cabang
gangguan muskuloskeletal khususnya nyeri punggung di Indonesia dan masyarakat
yang paling sering terjadi bawah serta memberikan umum yang berminat pada
dalam masyarakat. Hal ini pelatihan mengenai akupresur.
paling sering disebabkan akupresur mandiri di rumah
oleh posisi yang tidak Qur’an Violet Indonesia, Gambar 1. Flayer kegiatan
ergonomis dan statis dalam kelurahan Jaka Setia,
bekerja yang tidak dapat Kecamatan Bekasi Selatan,
terhindarkan, dan apabila Kota Bekasi, Jawa Barat.
dibiarkan terus menerus dan Kegiatan yang akan
berulang akan dilakukan mencakup
menyebabkan gangguan penyuluhan dan pelatihan
kesehatan dan mengganggu yang akan dipimpin oleh
produktivitas kerja ketua pengabdi dengan
masyarakat. dibantu oleh tim dan
Program pengabdian mahasiswa PPDS

Gambar 2. Kegiatan pelatihan akupresur untuk meringankan nyeri punggung bawah
76 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PEMBERANTASAN CACINGAN DAN PEMBERDAYAAN
ANAK PEMULUNG DI DESA BINTARA JAYA,
BEKASI BARAT

Prof. dr. Saleha Sungkar, DAP&E, MS, Sp.ParK

Angka kejadian cacingan Kegiatan dilakukan pada 500 mg tiga hari berturut-
di Jawa Barat 40-60% dan tanggal 20-24 Desember turut untuk usia > 2 tahun
sering ditemukan di 2020 bekerja sama dengan (total subjek 400 orang).
lingkungan yang memiliki Sekolah Kami yaitu lembaga
faktor risiko cacingan. Di swadaya masyarakat yang Dengan penyuluhan
Desa Bintara Jaya, membantu anak-anak kesehatan diharapkan guru
Kecamatan Bekasi Barat pemulung dan dhuafa di sekolah, murid, dan orang
terdapat pemukiman daerah Bekasi untuk tua mengerti akan cacingan
pemulung beserta keluarga memperoleh pendidikan dan dapat melakukan
dengan fasilitas mandi cuci setara SD dan SMP secara pencegahan dengan
kakus (MCK) yang tidak gratis. Penyuluhan menjaga kebersihan.
mencukupi sehingga kesehatan mengenai Pemberian mebendazol
memiliki risiko cacingan. cacingan dan perilaku hidup ditujukan untuk membunuh
Kegiatan ini bertujuan untuk bersih diberikan oleh staf cacing sehingga warga
memberikan pengetahuan Departemen Parasitologi Bintara Jaya tidak lagi
mengenai pemberantasan Fakultas Kedokteran cacingan dan kesehatannya
dan pencegahan cacingan Universitas Indonesia. Selain meningkat.
pada Anak Pemulung di itu dilakukan pengobatan
Desa Bintara Jaya, Bekasi massal dengan memberikan
Barat. obat cacing mebendazol

Gambar 1. Pemberian Penyuluhan kesehatan Gambar 2. Orang tua mengikuti
penyuluhan

Gambar 3. Fasilitas mandi cuci kakus
(MCK)

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 77

UPAYA PENURUNAN EXPRESSED EMOTION PADA
KELUARGA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ)
MELALUI LATIHAN KETERAMPILAN KOPING

Herni Susanti, S. Kp., M. N., Ph. D.

Angka orang dengan keterampilan koping berupa Pelaksanaan program
gangguan jiwa (ODGJ) anger management, latihan dilakukan di empat RW
mengalami peningkatan asertif, dan latihan di kelurahan Tanah Sareal
dari tahun ke tahun. Data memandirikan ODGJ. dengan jumlah total peserta
dari Riskesdas tahun 2018 yang terlibat sebanyak 32
menunjukkan prevalensi Pelatihan dilakukan dalam peserta yang terdiri dari
Skizofrenia sekitar 0,18 %, dua kali pertemuan. Pada keluarga ODGJ dan Kader.
depresi 61 %, dan hari pertama menjelaskan
gangguan mental emosi konsep keluarga dengan Setelah dilakukan program,
sekitar 98%. Beberapa ODGJ dan peranannya dan peserta menunjukkan
program sudah banyak dilanjutkan dengan Latihan peningkatan pengetahuan
dijalankan tetapi program manajemen marah. Pada yang dibuktikan dengan
ini tidak akan berhasil jika hari kedua, peserta peningkatan skor pre dan
seluruh komponen dibimbing melakukan post test yang diberikan
pendukung untuk latihan asertif dan sebelum dan sesudah
penyembuhan yang memandirikan ODGJ. program.
menjadi sumber koping
ODGJ tidak kooperatif dan Gambar 1. Latihan asertif, dan latihan memandirikan ODGJ
menunjukkan keterbukaan.
Berdasarkan hasil penelitian
terkait expressed emotion,
menunjukkan bahwa sikap
permusuhan, keterlibatan
emosi yang berlebihan dan
mengkritik mempengaruhi
munculnya kekambuhan
ODGJ. Berdasarkan hal
ini, maka perlu dilakukan
upaya untuk menurunkan
expressed emotion melalui
latihan keterampilan koping
pada keluarga orang
dengan gangguan jiwa
(ODGJ) “Lanting Jiwa”.
Program ini dilakukan
dengan mengajarkan

78 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PELATIHAN DOKTER UMUM DAN KADER KESEHATAN
KUSTA (WASOR) DI RSUD DR. SAIFUL ANWAR
MALANG JAWA TIMUR

Dr. dr. Tri Rahayu, SP.M(K), FIACLE

Kusta atau lepra atau daerah-daerah endemik penderita kusta sehingga
morbus hansen merupakan kusta. Program ini meliputi dapat melakukan rujukan.
infeksi kronis yang pelatihan kepada dokter
disebabkan oleh bakteri umum dan kader kesehatan Target program dari
Mycobacterium leprae yang (wasor) di Malang kegiatan ini adalah
menular melalui droplet mengenai pemeriksaan terbentuknya para motivator
serta kontak langsung. mata, kulit, dan ekstremitas. yang memahami,
Penyakit ini menyerang Dokter umum dan kader mempunyai afeksi, dan
jaringan kulit, saraf tepi, dan kesehatan (wasor) terampil dalam
mata sehingga dapat diharapkan dapat pemberdayaan masyarakat
mempengaruhi anggota mengidentifikasi kelainan lokal yang dapat dilihat dari
gerak dan penglihatan. Pada atau kecacatan yang dokter umum dan kader
Tahun 2018 di Provinsi mungkin dapat terjadi pada yang terampil.
Jawa Timur ditemukan 2701
kasus kusta baru dengan
angka case detection rate
6,84 per 100.000 penduduk
di mana proporsi penderita
kusta tipe multibasiler
mencapai 90,30% dan
angka cacat tingkat 2
sebesar 7,11 per 1.000.000
penduduk.

Program ini merupakan Gambar 1. Kegiatan webinar pelatihan dan workshop online
kelanjutan dari Program
Pengabdian Kepada
Masyarakat Universitas
Indonesia, Skema IPTEKS
Bagi Masyarakat 2018 di
RW 13, Kel. Karangsari, Kec.
Neglasari, Kota Tangerang
dan Program Pengabdian
Kepada Masyarakat
Universitas Indonesia,
Skema IPTEKS Bagi
Masyarakat 2019 di RSK
Alverno, Singkawang kami
sebelumnya dalam rangka
untuk melakukan
pembinaan kesehatan
untuk penderita kusta di

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 79

PENGUATAN DESA PANTAI BAHAGIA SEBAGAI
KAWASAN HIJAU DENGAN IMPLEMENTASI
PROGRAM BLUEMETRIC

Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.Sc., M.M.

Desa Pantai Bahagia adalah perhatian mengenai masyarakat untuk
desa bahari yang terletak kemampuan untuk mendapatkan solusi
di pesisir Sungai Citarum. mengelola kawasan hijau bagaimana agar kelestarian
Desa yang memiliki yang hampir hilang karena alam dan ketahanan
kawasan hijau untuk abrasi. masyarakat untuk
mangrove dan berbagai menghadapi kondisi alam,
fauna ini juga dihuni oleh Permasalahan lingkungan bencana akibat abrasi dan
masyarakat nelayan dan ini akan diangkat menjadi akibat pengembangan
petambak. Namun, Daerah isu yang didiskusikan dan ekonomi masyarakat yang
ini masih perlu memerlukan disosialisasikan ke banyak menggunakan atau
menyisakan sampah plastik
dan jejak manusia lainnya.

Target program yang akan
dicapai adalah
terkumpulnya data kualitas
perairan pesisir pantai untuk
menjadi benchmark pertama
penilaian berbasis indikator
UI BlueMetric yang dibuat
Universitas Indonesia.

Gambar 1. Survey Keadaan Desa

Gambar 2. Kegiatan Sosialisasi Gambar 3. Pengambilan sampel air

80 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENANGGULANGAN LIMBAH PLASTIK DI BANTARAN
SUNGAI CILIWUNG

Dr. rer. nat. Noverra Mardhatillah Nizardo

Indonesia telah diidentifikasi lembaran tetapi juga berupa psikologi lingkungan, ilmu
sebagai salah satu negara mikroplastik. kimia material, dan ilmu
sumber pencemaran plastik lingkungan, di mana
global di lautan. Kegiatan pengabdian melibatkan sosialisasi dan
Pencemaran lautan tersebut masyarakat ini bertujuan analisis metode
tidak hanya terjadi karena untuk membangun berdasarkan kuesioner yang
perilaku masyarakat yang kesadaran masyarakat di dapat mencegah
tinggal di pinggir laut, tingkat lokal untuk pembuangan sampah ke
tetapi juga masyarakat yang mengurangi sampah plastik sungai. Kegiatan berbasis
tinggal di bantaran sungai. di dua lokasi pemukiman solutif tersebut meliputi
Di laut sendiri, yang kelurahan Kampung pendekatan persuasif, yaitu
merupakan tempat Melayu, yaitu RW 04 dan sosialisasi dan pelatihan
bermuaranya sungai, RW 07. Kedua lokasi pengelolaan sampah, serta
diperkirakan sudah lebih tersebut merupakan penyediaan fasilitas berupa
dari 5 triliun keping plastik pemukiman penduduk yang tempat sampah pilah.
mengapung dengan berat berada di pinggiran sungai
total lebih dari 250.000 ton, Ciliwung dan memiliki Kegiatan pengabdian
di mana plastik tersebut kontribusi terhadap masyarakat ini memiliki
tidak hanya dalam bentuk pencemaran sungai target luaran program
dengan plastik. Kegiatan ini berupa pembentukan para
menggunakan pendekatan motivator yang memahami,
metodologis dengan mempunyai afeksi, dan
menggabungkan terampil dalam
perspektif lintas disiplin, pemberdayaan masyarakat
yaitu ilmu sosial seperti lokal.

Gambar 1. Sesi sosialisasi psikologi
lingkungan oleh Dr. Dipl. Psych. Ratna
Djuwita

Gambar 2. Pelatihan mengguna-ulang Gambar 3. Pelatihan pembuatan pupuk Gambar 4. Contoh hasil pemilahan
botol plastik bekas oleh Kertabumi dari sampah rumah tangga sampah rumah tangga dari Kertabumi

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 81

OPTIMALISASI FUNGSI KOMUNITAS INFORMASI
MASYARAKAT (KIM) SEBAGAI “HERITAGE TOURISM”
DI KAWASAN KOTA TUA

Dr. Rahmi Setiawati,S.Sos, M.Si

Kawasan Kota Tua Jakarta Gambar 1. kerja bakti untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman
merupakan salah satu
atraksi wisata unggulan di meningkatkan kapasitas mengembangkan produk
Provinsi DKI Jakarta yang komunitas untuk yang kreatif dan inovatif,
berbasis warisan budaya. meningkatkan daya tarik mendorong kolaborasi antar
Terdapat 5 zone yaitu kawasan Kota Tua zone serta melibatkan pasar
kawasan Sunda Kelapa, bertujuan untuk melatih potensial yang diwakili oleh
Fatahillah, Pecinan, Pekojan, komunitas masyarakat di para pelaku usaha
dan kawasan peremajaan Kawasan Kota Tua pariwisata sebagai business
yang masing-masing sangat mengenai bagaimana customers (buyers) dan
unik dan berbeda menjadi tuan rumah yang pengunjung kawasan Kota
karakteristiknya. Saat ini, baik untuk wisatawan Tua sebagai end consumer.
baru zone kawasan mancanegara,
Fatahillah dan peremajaan kewirausahaan, membuat Gambar 2. Membangun kesadaran untuk
yang banyak disentuh dan paket wisata warisan sadar wisata
menjadi pusat budaya, memandu wisata
pengembangan oleh para dan memasarkannya Gambar 3. Kegiatan pendidikan pelatihan
pemangku kepentingan baik kepada pasar sasaran secara daring
pemerintah daerah, yang tepat.
akademisi, dan bisnis,
sedangkan zone lainnya Penyelenggaraan kegiatan
masih belum dikembangkan pengabdian dan
optimal. pemberdayaan masyarakat
ini sangat penting
Melalui kegiatan karena komunitas di
pengabdian masyarakat Kawasan Kota Tua
komunitas dengan disiapkan untuk
menggunakan community
development, maka akan
terciptanya kapasitas
sumber daya manusia,
dalam hal ini komunitas
dengan mengoptimalkan
potensi produk unggulan
sebagai daya Tarik wisata,
sehingga dapat
meningkatkan
perekonomian. Program
pengabdian dan
pemberdayaan untuk

82 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

UI PASANG ALARM GEMPA (EWAS) DI DESA CIWARU,
KAB. SUKABUMI

Dr. Eng. Supriyanto, M.Sc.

Pada awal Oktober 2020, terdeteksi oleh sebuah Sebanyak 4 unit alat EWAS
sejumlah pakar gempa sensor akan dikonfirmasi telah dipasang di sejumlah
merilis hasil studi yang melalui gelombang radio kantor desa, rumah
memprediksi akan kepada sensor lainnya. Jika penduduk dan tempat
terjadinya gempa besar ada dua sensor ibadah di Desa Ciwaru.
selatan pulau Jawa bagian mengkonfirmasi Pengujian juga telah
barat. Dalam simulasi yang kehadiran gempa dalam dilakukan dengan membuat
dilakukan, diprediksi gempa suatu kawasan yang luas, getaran buatan yang
akan memicu gelombang maka alarm pada seluruh seketika, kurang dari 5 detik,
setinggi 20 meter. alat detektor gempa akan suara alarm terdengar
Sebagian besar masyarakat berbunyi. hingga sudut-sudut desa.
yang berdomisili di sekitar
pesisir pantai selatan Jawa
Barat menjadi resah
mengetahui hasil studi
tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Tim Gambar 1. Koordinasi bersama kepala BPBD Kab. Sukabumi melalui aplikasi zoom
Pengabdi yang tergabung Gambar 2. Pemasangan alarm EWAS di beberapa titik
dalam Program Pengabdian
Masyarakat UI 2020
bermitra dengan Kepala
Desa Ciwaru, Kecamatan
Ciemas, Kabupaten
Sukabumi, Provinsi Jawa
Barat telah memasang alat
EWAS, yaitu alarm gempa,
sebagai upaya
meningkatkan kewaspadaan
masyarakat Desa Ciwaru
terhadap kehadiran
fenomena gempa bumi. Alat
EWAS mengandalkan
sensor getaran tanah yang
disebar dalam jarak 200
meter. Getaran tanah yang

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 83

EDUKASI DAN PENINGKATAN LITERASI
KEUANGAN BAGI PETANI

Karin Amelia Safitri, S.Pd., M.Si.

Kurangnya pengetahuan mengelola dan keuangan bagi kelompok
tentang pengelolaan merencanakan keuangan tani di Desa Kota Agung,
keuangan yang baik di untuk masa depannya dan Kab. Lahat, Sumatera
kalangan petani menjadi tim pengabdi akan Selatan. Sebelum
permasalahan di Kabupaten memberikan masukan/ dilaksanakan program
ini ditambah lagi mengoreksi hasil simulasi kegiatan rata-rata tingkat
pengetahuan tentang tersebut. literasi keuangan petani
konsep nilai uang, bunga, adalah 52% dan setelah
dan risiko dari profesi petani Output diadakannya dilaksanakannya program
juga masih minim. Selain itu, program pengabdian mengalami peningkatan
tingkat inklusi keuangan di masyarakat ini adalah menjadi 55%.
kalangan petani pun juga untuk meningkatnya literasi
masih rendah yang terlihat
dari enggannya petani untuk
membuka rekening di bank.

Berdasarkan permasalahan Gambar 1. Kegiatan edukasi dan peningkatan literasi keuangan secara daring
di atas, maka tim pengabdi
menawarkan solusi melalui
pengedukasian para petani
mengenai literasi keuangan
yang mencakup pengenalan
perbankan dan lembaga
pembiayaan, asuransi,
pengelolaan dan
perencanaan keuangan.
Selain pemberian materi
paparan, tim pengabdi juga
mengajak para petani untuk
melakukan simulasi
pengelolaan keuangan,
perencanaan keuangan dan
kredit. Hasil simulasi ini
digunakan untuk mereview
bagaimana petani

84 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENGUATAN KELEMBAGAAN BUDI DAYA DAN
MEKANISASI PASKA PANEN UNTUK MEMPERLUAS
AKSES PASAR PETANI BERAS

Yohanna Magdalena Lidya Gultom, S.Sos., MIA., M.Phill., Ph.D.

Salah satu masalah menjual produksinya ke memberdayakan 25 orang
pertanian dan rendahnya tengkulak atau pengepul petani yang tergabung
kesejahteraan petani adalah lokal, dan tidak memiliki dalam kelompok Idola Tani
karena harga jual produk akses untuk menjual ke yang berlokasi di Desa Buni
pertanian yang rendah. pedagang besar seperti Kasih, Kecamatan Warung
Harga jual yang rendah pabrik beras besar. Kondang, Kabupaten
antara lain dipengaruhi Program Pengabdian dan Cianjur. Program ini
karena rantai penjualan Pemberdayaan Masyarakat bertujuan untuk: 1)
produk di pasar yang (Pengmas) UI Tahun 2020 memfasilitasi petani
panjang. Petani umumnya dilaksanakan untuk untuk bekerjasama dengan
M TANI untuk menanam
Gambar 1. Penyuluhan budidaya Gambar 2. Pertemuan pembahasan benih produksi M TANI dan
pertanian oleh M TANI dan supervisi rencana panen bersama anggota mendapatkan penyuluhan
Pengabdi Utama ke Kelompok Idola Tani Kelompok Idola Tani serta supervisi budi daya pertanian dari
Pengabdi Utama M TANI, sehingga
meningkatkan kesempatan
Gambar 3. Fasilitasi transaksi jual beli antara petani yang melakukan konsolidasi lahan petani untuk menjual
dan menanam benih M400 dengan M TANI di pabrik beras M TANI di Cibeber produksi ke M TANI;
2) memfasilitasi petani
melakukan konsolidasi
lahan, yaitu penanaman
secara bersamaan, baik
dalam hal waktu tanam dan
juga jenis padi yang ditanam
sehingga dapat mencapai
kuota minimal penjualan ke
M TANI, yaitu minimal
5 ton GKP; dan
3) memfasilitasi petani
untuk dapat mendapatkan
kredit Ultra Mikro (UMi)
dari lembaga Pegadaian
setempat untuk pembelian
alat produksi (traktor, mesin
pengering padi, mesin
perontokan, atau mesin
penggilingan sederhana).

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 85

STRATEGI PENGAJARAN GURU DAN PENGGUNAAN
MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PENERIMAAN SOSIAL
ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Dra. Farida Kurniawati, M.Sp.Ed., Ph.D., Psikolog

Pendidikan inklusif di Program Pembelajaran Output kegiatan ini diukur
sekolah dasar Mitra Individual (PPI). Pelatihan dengan membandingkan
menunjukkan bahwa selama 5 jam ini capaian pengetahuan
keberadaan anak disampaikan dalam bentuk peserta guru antara
berkebutuhan khusus masih ceramah, dan untuk sebelum dan sesudah
seringkali dianggap beban memperkuat pemahaman mengikuti pelatihan.
bagi guru. Guru belum guru tentang strategi Hasilnya terdapat
melakukan banyak hal untuk pengajaran, diadakan peningkatan pengetahuan
pendidikan anak diskusi berdasarkan guru mengenai materi
berkebutuhan khusus, baik pengalaman narasumber pelatihan.
yang menyangkut aspek dan para guru peserta
akademik maupun sosial. pelatihan.
Dalam hubungan sosial
sehari-hari di sekolah, anak
kebutuhan khusus jarang
diajak bermain dan
dibiarkan sendirian saat
istirahat sekolah. Beberapa
anak bahkan mendapatkan
perundungan secara verbal,
alih-alih disapa namanya,
mereka dipanggil ‘ABK’,
menunjukkan suatu
kelompok yang berbeda.

Dalam rangka mengatasi Gambar 1. Kegiatan Pelatihan secara daring
permasalahan sekolah Mitra
di atas, maka
diselenggarakan kegiatan
pelatihan bagi 24 orang
guru di sekolah tersebut.
Materi pelatihan mencakup
pendidikan inklusif, anak
berkebutuhan khusus,
strategi pengajaran dan

86 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

TEKNOLOGI CLEAN PRODUCTION UNTUK MENCAPAI
FOOD SAFETY PADA PENGRAJIN TEMPE

Doni Hikmat Ramdhan, S.KM., M.KKK., Ph.D.

Tempe merupakan salah Target program yang akan kesadaran, komitmen,
satu produk pangan yang dicapai dari kegiatan kemauan, pengetahuan,
paling banyak dikonsumsi pengabdian masyarakat ini keterampilan dan afeksi
oleh masyarakat sehingga adalah terlaksananya proses pengrajin tempe untuk
diperlukan pengelolaan produksi yang food safety melaksanakan clean
yang baik dan tepat untuk untuk meningkatkan production,
menjamin mutu produk kualitas tempe dan berkembangnya usaha
tersebut. Pengrajin tempe menghasilkan produk peningkatan pendapatan,
di kota Depok masih belum tempe yang bersih, dan meningkatnya
menerapkan aspek food tertransformasinya kemandirian kelompok.
safety, kurangnya menjaga
kebersihan dalam proses
produksi baik pada pekerja,
alat yang digunakan untuk
bekerja, dan juga
lingkungan kerjanya.

Solusi yang dapat diberikan Gambar 2. Pengadaan wadah untuk memasak
untuk permasalahan ini
adalah dengan dilakukannya
sosialisasi dan
pendampingan untuk food
safety pada proses produksi
tempe, sosialisasi dan
pendampingan penggunaan
masker dan sarung tangan
ketika proses produksi
tempe, serta sosialisasi dan
pendampingan perilaku
hidup bersih dan sehat,
seperti cuci tangan sebelum
dan setelah bekerja, agar
produksi tempe dapat
terjaga dengan baik
kualitasnya.

Gambar 1. Sosialisasi food safety 87
IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENCEGAHAN KECANDUAN GAWAI PADA ANAK USIA
SEKOLAH MELALUI PROGRAM DUTA BIJAK GAWAI

Ns. Ice Yulia Wardani, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.J

Gawai seperti ponsel pintar Gambar 1. Kegiatan webinar di SD Al Munawar
saat ini sangat populer tidak
hanya di kalangan dewasa Gambar 2. Kegiatan webinar di Gambar 3. Kegiatan webinar di
tetapi juga anak-anak. SD Al Adhzar SD Tansa 1
Beberapa anak bahkan
sudah memiliki gawai sejak pendidikan kesehatan Gambar 4. Dokumentasi Seminar Duta
SD. Penggunaan gawai mengenai kecanduan Bijak Bergawai
dapat menyebabkan gawai pada anak usia
kecanduan terutama pada sekolah. Selanjutnya siswa sekolah, diperolehnya
anak sekolah. Kecanduan diberikan pelatihan untuk gambaran mengenai
gawai pada anak sekolah menjadi Duta Bijak kecanduan gawai, masalah
dapat menyebabkan Bergawai. Selain itu juga emosional dan perilaku
kesulitan belajar dan dilakukan kegiatan webinar pada anak usia sekolah di
terganggunya tumbuh bagi orang tua dan guru. Kelurahan Tanah Sareal,
kembang. Kecanduan gawai Kegiatan webinar bertujuan penurunan skor kecanduan
berat dapat menyebabkan untuk meningkatkan gawai, masalah emosional
permasalahan psikososial pengetahuan orang tua dan dan perilaku pada anak usia
yang parah hingga guru dalam rangka sekolah di Kelurahan Tanah
gangguan jiwa. mencegah kecanduan gawai Sareal, serta terbentuknya
pada anak usia sekolah. Duta Bijak Bergawai di
Program Pengmas yang Kelurahan Tanah Sareal.
dilaksanakan untuk Program ini memiliki
mengoptimalkan outcome peningkatan
perkembangan serta pencapaian tugas
mencegah kecanduan gawai perkembangan anak usia
pada anak usia sekolah
dengan membentuk
kelompok Duta Bijak
Bergawai. Rangkaian
kegiatan sejumlah 41 siswa
perwakilan kelas 4 dan 5
dari 3 Sekolah Dasar yang
berada di wilayah Tanah
Sareal diberikan
pengetahuan mengenai
tugas perkembangan
kemudian diberikan
stimulasi perkembangan
anak usia sekolah untuk
mencegah kecanduan
gawai. Siswa juga diberikan

88 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MELALUI INISIASI
MUSEUM KEPERAWATAN

Dr. Hanny Handiyani, S.Kp., M.Kep

Fakultas Ilmu Keperawatan koleksi dan penulisan mengetahui tentang sejarah
Universitas Indonesia belum sejarah, penyusunan keperawatan di Indonesia,
memiliki media edukasi narasi,Pengembangan karena belum ada yang
yang tepat bagi masyarakat katalog koleksi yang ber menceritakan secara detail
mengenai permasalahan ISBN, evaluasi program dan bagaimana perawat di masa
perawatan di setiap bidang keberlanjutan program. lalu memahami konsep
keilmuan keperawatan yakni keperawatan.
keperawatan dasar, Target program yang
keperawatan medikal dihasilkan dari masing-
bedah, keperawatan anak, masing solusi, antara lain:
keperawatan maternitas, Seluruh masyarakat
keperawatan jiwa,
keperawatan komunitas, Gambar 1. Temu Narasumber secara daring
dan manajemen
keperawatan. Selain itu,
masyarakat perlu
mengetahui tentang sejarah
keperawatan di Indonesia,
karena belum ada yang
menceritakan secara detail
bagaimana perawat di masa
lalu memahami konsep
keperawatan.

Program pengabdian
masyarakat peningkatan
literasi kesehatan melalui
inisiasi pengembangan
museum keperawatan
terdiri dari berbagai
kegiatan diharapkan
mampu mengatasi
permasalahan yang ada.
Solusi yang ditawarkan
diantaranya menyepakati
visi, misi dan nama
museum, pengumpulan

Gambar 2. Koleksi

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 89

INTERNALISASI PEMBUKUAN DAN TAX COMPLIANCE
PADA PELAKU UMKM

Dr. Titi Muswati Putranti

Kegiatan Pengabdian pelaksanaan kewajiban melakukan perencanaan

masyarakat dengan skema pajak bagi para pelaku dan strategi dalam

IPTEKs bagi masyarakat ini UMKM tersebut dalam menjalankan bisnis serta

merupakan kegiatan bentuk memberikan pengetahuan dan

penerapan ilmu pemahaman mengenai keterampilan tentang

pengetahuan terkait konsep, penghitungan serta perpajakan dalam UMKM

akuntansi dan pajak bagi pelaporan pajak atas UMKM. sehingga diharapkan dapat

pelaku UMKM di Indonesia. Hal penting yang menjadi meningkatkan ketahanan

Kegiatan ini berupa prioritas dalam kegiatan ini bisnis dan daya saing

workshop dan pelatihan adalah terbangunnya pelaku UMKM di era

Internalisasi pembukuan kesadaran para pelaku ekonomi ASEAN.

dan tax compliance pada UMKM tentang pentingnya

pelaku UMKM dalam rangka

meningkatkan daya saing

dan pendapatan pajak

(Sebuah Program

Pendampingan Bagi Pelaku

Umkm Nopia Di Purwokerto.

Kegiatan ini berbentuk

workshop kepada

sekelompok pengrajin dan

pelaku UMKM Nopia di Kota

Provinsi Purwokerto di mana

dalam kegiatan tersebut tim

Pengabdi UI melakukan

pendampingan kepada para

pelaku UMKM Nopia yang

menjadi peserta dalam

menyusun laporan

keuangan. Selain itu di dalam

kegiatan ini juga dilakukan

sosialisasi tentang urgensi

pelaksanaan

kewajiban pajak terhadap Gambar 1. Pelaksanaan kegiatan workshop Akuntansi dan Pajak UMKM untuk Pelaku
para pelaku UMKM dan UMKM Nopia di Purwokerto

pendampingan cara

90 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PEMANFAATAN #DIRUMAHAJA SEBAGAI RUANG
EDUKASI TANGGAP BENCANA 2.0

Dr.-Ing. Ova Candra Dewi, S.T., M.Sc.

Dua tahun berlalu sejak setelah dimanfaatkan oleh (PMI) Kabupaten Bogor dan
program pengabdian masyarakat. Dari kegiatan Siaga Bencana Berbasis
masyarakat bersama Palang tersebut telah lahir 2 buku Masyarakat (SIBAT)
Merah Indonesia (PMI) dan Panduan Penyelamatan Diri: Kabupaten Bogor untuk
American Red Cross Seri Banjir Bandang dan melanjutkan 2 seri
berjudul ”Revitalisasi Ruang Seri Gempa Bumi di berikutnya: Panduan
Terbuka Hijau” (2016– Sekolah, untuk anak usia Penyelamatan Diri: Seri
2017), awal tahun 2019 lalu sekolah dasar kelas 1-6. ‘Kebakaran di Rumah’ dan
tim Universitas Indonesia Seri ‘#DiRumahAja Saat
kembali mengunjungi lokasi Tahun ini, Pengabdi UI pandemi”. Program
Rumah tersebut untuk Bekerja sama dengan “Pemanfaatan
melihat perkembangannya Palang Merah Indonesia #DiRumahAja Sebagai
Ruang Edukasi tanggap
Bencana 2.0” ini
dikhususkan untuk
pengembangan modul
edukasi pengenalan
tanggap bencana pada
anak-anak usia Sekolah
Dasar dengan
memanfaatkan jejaring
Siaga Bencana BNP
Damkar dan warga
setempat khususnya kelas
1 sampai dengan kelas VI
Pendidikan Sekolah Dasar.

Gambar 1. Sampul buku panduan Target utama dalam
program ini adalah anak-
anak usia sekolah dasar.
Melalui program ini
diharapkan anak-anak
tersebut mengenal aksi
tanggap darurat.

Gambar 2. Kegiatan webinar

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 91

TRAINING FOR TRAINERS UNTUK PENCEGAHAN
PERNIKAHAN DINI

Drs. Zainal Arifin, SH. MH

Provinsi Kalimantan Selatan yang tidak dipersiapkan Melihat banyaknya dampak
menjadi provinsi dengan dengan baik dan tidak buruk dari perkawinan anak
jumlah perkawinan anak sesuai dengan aturan dapat maka tim pengabdi
tertinggi di Indonesia yaitu mengakibatkan berbagai berencana untuk
39,53% dari jumlah seluruh dampak buruk, diantaranya: melaksanakan kegiatan
perkawinan. Khususnya di bahaya hamil muda, cacat training for trainers guna
kota Banjarmasin, dalam mental maupun fisik pada mencetak konselor sebaya
jangka waktu lima tahun bayi, terganggunya demi menekan angka
terdapat setidaknya 7.766 keharmonisan dalam rumah pernikahan dini. Kegiatan
kasus pernikahan dini. tangga, kemiskinan, dan ini akan dilakukan bekerja
Pernikahan pada usia dini sebagainya. sama dengan Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional Provinsi
Kalimantan Selatan, Dinas
Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak, dan
LSM/ Ormas yang bergerak
di bidang perlindungan anak
dan pemberdayaan
keluarga.

Melalui kegiatan ini
diharapkan masyarakat di
Kabupaten Banjar dan
Barito Kuala, Kalimantan
Selatan sadar akan
pentingnya mencegah
pernikahan dini dan
persiapan yang matang
sebelum melangsungkan
pernikahan untuk
mencegah dampak-dampak
buruk sebagaimana yang
telah diuraikan.

Gambar 1. kegiatan training for trainers

92 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

STRATEGI PEMETAAN PARTISIPATIF TEMATIK
KEBENCANAAN BANJIR DI KOTA DEPOK

Dr. Hayati Sari Hasibuan, ST. MT

Data rekaman kondisi
wilayah sangat diperlukan
dalam rangka
penyelenggaraan daerah,
namun beberapa daerah di
Indonesia seringkali
mengabaikan data tersebut
khususnya data spasial
berupa peta tematik
wilayahnya sendiri. Namun
daerah juga memiliki
kendala untuk melakukan
penyusunan serta
pembaharuan informasi
daerahnya masing-masing
terkait dukungan seperti
dana, fasilitas, dan lainnya.

Kegiatan pengabdian
masyarakat yang akan
diusung melalui program
ini akan mengangkat pada
tema penyusunan peta
partisipatif berbasis
masyarakat melalui tematik
kebencanaan lingkungan.
Pemilihan lokasi dalam
kegiatan ini adalah Kota
Depok yang merupakan
daerah yang memiliki
banyak dampak negatif dari
bencana banjir dan longsor
hingga saat ini di setiap
musim penghujan datang.

Dari kegiatan pengabdian Gambar 1. Mock-up prototype Home Page banjir dari mulai
masyarakat ini akan pencegahannya hingga
menghasilkan sebuah (Internet of Things). pengelolaan bencana itu
strategi penyusunan Selanjutnya masyarakat sendiri.
partisipatif tematik diharapkan dapat
kebencanaan banjir beserta meningkatkan pemahaman
dokumen pendukung mereka mengenai bencana
tersaji dalam informasi
dasar wilayah Kota Depok
melalui teknologi IoT

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 93

PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA TANGGAP
PENCEGAHAN KASUS DBD

Prof. dr. Haryoto Kusnoputranto, SKM, Dr. PH

Berdasarkan catatan Dinas secara virtual terhadap Output yang dicapai seluruh
Kesehatan Kota Depok, kegiatan pemantauan jentik peserta mempraktikkan
jumlah pasien DBD mandiri yang telah kegiatan pemantauan jentik
sepanjang tahun 2019 telah dilakukan mengingat saat ini di rumah masing-masing
mengalami peningkatan masih dalam kondisi dan mampu melakukan
sebesar tujuh kali lipat pandemi Covid-19. tindakan yang tepat apabila
dibandingkan tahun 2018. Program ini melibatkan 80 menemukan jentik di
Penelitian yang dilakukan Ibu Rumah Tangga, Ketua wadah-wadah yang
di Depok pada tahun 2010 Ibu Pemberdayaan berpotensi menjadi tempat
menyebutkan bahwa lebih Kesejahteraan Keluarga perindukan dibuktikan
dari 5% rumah positif jentik (PKK), para Pengurus Rukun dengan dokumetasi melalui
yang berasal dari kontainer Warga, dan para Pengurus video berdurasi 3 menit
yang berada di dalam Rukun Tetangga. yang diserahkan kepada tim.
rumah, sedangkan lebih dari
60% kontainer positif jentik
yang terdapat di halaman
atau luar rumah penduduk.

Program Pengabdian
kepada Masyarakat berupa
Pengaktifan Jumantik Skala
Rumah Tangga merupakan
salah satu solusi untuk
mencegah penularan kasus
DBD. Program ini terdiri dari
kegiatan sosialisasi kepada
stakeholder, pelatihan
kepada para Ibu Rumah
Tangga, praktik pemantauan
jentik dan upaya
pencegahan yang dilakukan
oleh peserta pelatihan
melalui dokumentasi video
berdurasi 3 menit, serta
monitoring dan evaluasi

Gambar 1. Teknis Pemantauan jentik nyamuk di tempat-tempat tertentu

94 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

EDUKASI HUKUM PENDAFTARAN BADAN USAHA
SECARA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN
EKONOMI MASYARAKAT

Dr. Aad Rusyad Nurdin., S.H., M.Kn.

Pandemik covid 19 saat ini 1) Edukasi hukum tentang wawasan masyarakat
berdampak luas di seluruh badan usaha; 2) Pentingnya mengenai badan usaha,
dunia termasuk Indonesia. pendaftaran bagi kegiatan sehingga masyarakat dapat
Salah satu dampaknya usaha; 3) Praktik memilih bentuk usaha mana
dirasakan pada sektor pendaftaran badan usaha; yang sesuai dengan kondisi
ekonomi, yang salah 4) Permasalahan dalam dan kemampuannya; dan
satunya diakibatkan Pendaftaran Badan Usaha. 2) dipahaminya langkah-
banyaknya PHK yang langkah melakukan
terjadi. Dampak ekonomi Capaian dari kegiatan perizinan pendaftaran
pada masyarakat ini pengmas ini adalah: badan usaha secara
mendorong dilakukannya 1) adanya pemahaman dan elektronik.
usaha-usaha secara mandiri
atau wira usaha. Di era saat Gambar 1. Kegiatan sosialisasi secara daring
ini yang di mana mengikuti
perkembangan industri
dunia dengan sistem
digital, yang dalam hal
perizinan pendirian badan
usaha pun dilakukan dalam
bentuk elektronik. Namun
demikian di sisi lain,
canggihnya sistem digital
yang diterapkan
menyebabkan banyak
masyarakat yang belum
mengetahui sistem yang
sudah berubah ini. Hal
tersebut menjadi kendala
bagi masyarakat yang ingin
melakukan pendirian
usahanya.

Berdasarkan permasalahan Gambar 2. Sosialisasi kepada warga dengan protap kesehatan
tersebut dilakukan program
pengmas ini yang
melakukan kegiatan:

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 95

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN
CAREGIVER UNTUK MENGENALI DAN MENCEGAH
PENULARAN KUTU RAMBUT

dr. Ika Puspa Sari, M.Biomed., Ph.D., SpParK

Daycare atau tempat pengasuh perihal hidup pengobatan kutu rambut di
penitipan anak menjadi bersih dan sehat sehingga daycare beserta anggota
pilihan bagi keluarga memudahkan penularan keluarga dan pengasuh,
dengan ibu bekerja tetapi infeksi pada anak yang serta peningkatan peran
tidak ingin memiliki dititipkan salah satunya kutu caregiver sebagai kader
pengasuh dengan berbagai rambut. Selama ini penyakit kesehatan. Diharapkan
alasan. Beberapa kutu rambut diabaikan dengan dilaksanakannya
permasalahan yang muncul padahal sangat mudah program pengabdian
dengan adanya daycare ini menular, mudah juga untuk masyarakat ini dapat
adalah masih rendahnya dicegah tetapi agak sulit meningkatkan kesehatan
pengetahuan pemilik dan untuk diobati. dan kesejahteraan anak.

Gambar1. Flyer webinar edukasi Program pengabdian Target program
masyarakat ini bertujuan pengabdian masyarakat ini
untuk membentuk “Daycare adalah terbentuknya
peduli kesehatan anak” daycare yang peduli
dengan fokus program kesehatan anak,
pembiasaan PHBS sejak meningkatnya pengetahuan
dini, pengenalan kebiasaan orang tua dan caretaker
cuci tangan, pengenalan terhadap upaya
kesehatan kulit kepala, peningkatan perilaku hidup
pencegahan, deteksi dan bersih dan sehat bagi anak.

Gambar 2. Acara webinar edukasi
96 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PENINGKATAN KINERJA BANK SAMPAH PASAR SANTA
DENGAN PENERAPAN SI BADU (SISTEM BANK
SAMPAH TERPADU)

Dr. drg. Ririn Arminsih, M.Kes

Pada tahun 2018, jumlah Gambar 1. Aplikasi si Budi
timbulan sampah pasar di
Provinsi DKI Jakarta yang di
produksi oleh seluruh pasar
tercatat berjumlah 561 ton/
hari. Sebagai bentuk upaya
pengurangan sampah, dari
153 pasar hanya 1 pasar
yang sudah memiliki Bank
Sampah, yaitu Pasar Santa
di Kota Jakarta Selatan.
Berdasarkan studi awal
yang dilaksanakan, bank
sampah yang berlokasi di
Pasar Santa memiliki
beberapa permasalahan
yang harus diselesaikan,
yaitu belum adanya sistem
kerja yang jelas, belum
adanya pencatatan sampah
yang sudah diterima dan
dikelola, belum adanya
standar operasional dalam
pengarsipan dokumen,
belum adanya pengaturan
keuangan yang terbuka dan
terorganisir.

Untuk menyelesaikan Gambar 2. pemberian alat-alat pengelolaan sampah
permasalahan-
permasalahan di atas menggunakan aplikasi Target utama dari program
program ini hadir dengan dalam melakukan ini adalah meningkatnya
melakukan pendampingan pencatatan jumlah sampah, pengetahuan pedagang dan
petugas bank sampah administrasi data, dan petugas kebersihan tentang
dengan mengadakan pencatatan keuangan. pengelolaan sampah dan
pelatihan mengenai Kegiatan ini akan ditujukan mereka mampu mengenali
pengelolaan sampah yang kepada pedagang dan aplikasi yang berfungsi
baik dan benar serta petugas kebersihan atau membantu pencatatan
pengenalan sistem bank cleaning service di Pasar jumlah sampah yang
sampah terpadu dengan Santa yang berjumlah diproduksi dan dipilah di
aplikasi. Pendampingan bagi kurang lebih 50 orang. pasar.
petugas bank sampah untuk

IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat 97

COMMUNITY EMPOWERMENT APPROACH TO
ENHANCE DISASTER PREPAREDNESS IN
SEMBALUN DISTRICT, EAST LOMBOK

Ns. La Ode Abd Rahman,S.Kep.,MBA

Potensi masalah gempa pengajaran tentang mencegah terjadinya
berulang Kabupaten pertolongan pertama pada perburukan pada korban
Lombok Timur kecelakaan akibat bencana bencana.
mengakibatkan peningkatan yang biasa terjadi.
rasa cemas, hingga terjadi Dari kegiatan tersebut
perubahan sikap menjadi masyarakat tidak hanya
lebih sensitif, mudah marah, tahu tetapi juga mampu
khawatir, dan mudah panik melakukan pertolongan
hingga penurunan kualitas pertama sehingga mampu

Gambar 1. Tim pengabdi menyampaikan materi kesiapsiagaan bencana

hidup masyarakat di daerah
rawan bencana.

Salah satu cara untuk Gambar 2. Pelatihan pertolongan pertama pada korban kecelakaan
mengurangi rasa cemas dan Gambar 3. Penyerahan tas emergensi
ketakutan masyarakat yang
tinggal di daerah rawan
bencana ialah dengan
memberikan pengetahuan
melalui pendidikan dan
pelatihan tentang
kesiapsiagaan bencana.
Pengabdian masyarakat
ini dilakukan pembentukan
komunitas masyarakat yang
peduli, mau dan mampu
dalam persiapan tanggap
bencana. Relawan dan
kader kesehatan yang ada di
sana kemudian diberikan

98 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

PEMBUATAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI DI DESA
SUKATANI, LEBAK, BANTEN

Maryadi, S.Si., M.Eng.

Desa Sukatani memiliki topografi dan rekomendasi sekitarnya. Jumlah penerima
salah satu potensi bencana zona evakuasi tsunami serta manfaat dari kegiatan ini
alam yaitu tsunami karena menyosialisasikan informasi adalah sebanyak sekitar
letak wilayah secara tanggap bencana dengan 2000 kepala keluarga, yang
geografis. Potensi bencana mengaplikasikan metode tersebar di 20 RT dan 5 RW
tsunami timbul dari adanya geodetic, remote sensing di Desa Sukatani.
zona subduksi pada bagian dan pendekatan geologi
wilayah pulau Jawa yaitu kebencanaan. Sosialisasi Output dari program ini
Samudera Hidia sebagai dilakukan dengan cara adalah rekomendasi daerah
sumber tsunami wilayah mengunjungi rumah ketua aman untuk evakuasi serta
Banten. Selain itu sumber wilayah (RT) dan melakukan edukasi terkait pengetahuan
tsunami wilayah Banten presentasi ke warga di mengenai tsunami.
dapat pula berasal dari
model longsoran, hal ini
seperti yang terdapat pada
peta KRB tsunami wilayah
Banten.

Program yang dilakukan Gambar 1. Pengambilan data spasial menggunakan GPS Geodetic
adalah studi literatur
mengenai potensi bencana
tsunami, pembuatan model

Gambar 2. Kegiatan sosialisasi pada warga 99
IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat

MENGELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA
TANPA HUTANG

Kuncoro Haryo Pribadi, M.Si

Daerah Dolopo yang mengelola keuangan rumah akan ke manakah keuangan
merupakan bagian dari tangga. Mengingat rumah tangga digunakan.
daerah kota madya pertumbuhan ekonominya Serta masyarakat semakin
Madiun di mana berkembang cukup pesat cerdas, dapat
perkembangan daerahnya dengan adanya mall, mempersiapkan dana
tidak secepat bioskop, restoran cepat saji darurat yang wajib dimiliki
perkembangan di daerah yang ada di daerah Madiun. oleh setiap keluarga untuk
yang lain. Hal ini dapat kebutuhan keluarga dan
terlihat dari sarana dan Solusi yang kami tawarkan mempersiapkan dana
prasarana yang ada di ini adalah cara mengelola tabungan
daerah kelurahan keuangan rumah tangga
Bangunsari di mana sarana dari yang sederhana Dengan dilaksanakannya
internet masih sebagai sampai menggunakan program ini akan terjadi
sarana yang dibutuhkan sistem catatan keuangan sinergi Bapak dan Ibu di
tetapi benwit yang diberikan rumah tangga yang simple dalam mengelola keuangan
oleh pemerintah belum dan dapat dilaksanakan oleh rumah tangga sehingga
mencukupi hanya sebatas masyarakat desanya, mengurangi salah paham
untuk surat menyurat saja. dengan demikian yang terjadi masalah rumah
Di samping itu kami hadir di masyarakat desa dapat tangga yang dapat
sini untuk membantu mempergunakan sistem menimbulkan perceraian
masyarakat desa dalam tersebut dan lebih sadar keluarga.

Gambar 1. Suasana cerdas finansial yang dihadiri oleh para ibu-ibu

100 IPTEKS | Direktorat Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat


Click to View FlipBook Version