The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kiki si Ayam Jago dan Koko si Katak Hijau_20240331_174501_0000

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by triend76, 2024-03-31 17:43:30

Kiki si Ayam Jago dan Koko si Katak Hijau

Kiki si Ayam Jago dan Koko si Katak Hijau_20240331_174501_0000

Kiki si Ayam Jago dan Koko si Katak Hijau


Di sebuah peternakan kecil, hiduplah seekor ayam jago bernama Kiki. Kiki terkenal dengan suaranya yang lantang dan semangatnya yang membara. Dia selalu berkokok dengan penuh semangat setiap pagi, menyambut datangnya hari baru. Kiki memiliki seorang istri bernama Kokok dan dua anak ayam yang lucu. Mereka hidup bahagia bersama di kandang yang hangat. Suatu hari, tragedi menimpa Kiki. Seekor ular licik berhasil masuk ke kandang dan menelan kedua anak ayamnya. Kiki dan Kokok sangat sedih dan terpukul. Mereka kehilangan kebahagiaan dan semangat hidup. Kokok tidak mau makan dan hanya diam termenung di sudut kandang. Kiki tetap berkokok setiap pagi, tapi suaranya terdengar lemah dan pilu.


Suatu pagi, saat Kiki sedang berkokok di atas pagar kandang, dia melihat seekor katak hijau kecil yang sedang duduk di atas batu. Katak itu tampak sendirian dan ketakutan. Kiki merasa kasihan pada katak kecil itu. Dia teringat dengan anakanaknya yang telah tiada. "Nak, apa yang kamu lakukan di sini sendirian?" tanya Kiki dengan suara lembut.


Katak kecil itu mendongak dan menatap Kiki dengan matanya yang besar dan berkaca-kaca. "Aku tersesat dari ibuku, " jawabnya dengan suara lirih. Kiki merasa tergerak hatinya. Dia ingin membantu katak kecil itu. "Baiklah, kamu bisa tinggal bersamaku di kandang ini, " kata Kiki. "Aku akan menjagamu dan membantumu menemukan ibumu." Katak kecil itu merasa senang dan berterimakasih kepada Kiki. Dia langsung melompat ke dalam kandang dan Kiki menyambutnya dengan hangat. Kiki memberi nama katak kecil itu Koko, sebagai pengingat anak-anaknya yang telah tiada.


Seiring waktu, Kiki dan Koko menjadi semakin dekat. Kiki merawat Koko dengan penuh kasih sayang. Dia mengajari Koko cara mencari makan, berenang di kolam, dan bermain di halaman kandang. Koko tumbuh dengan sehat dan bahagia di bawah asuhan Kiki. Kehadiran Koko membawa kembali keceriaan dan semangat dalam hidup Kiki. Kiki kembali berkokok dengan lantang setiap pagi. Dia dan Koko sering bermain bersama di halaman kandang, dan Kiki menceritakan kisah-kisah tentang anak-anaknya kepada Koko.


Suatu hari, Koko menemukan seekor katak betina yang sedang mencari anaknya. Koko langsung mengenali katak betina itu sebagai ibunya. Kiki yang melihat kebahagiaan Koko pun merasa senang. Dia mengantarkan Koko kembali ke ibunya dan mereka berpisah dengan penuh haru. Meskipun Kiki merasa sedih karena Koko harus pergi, dia tahu bahwa Koko telah menemukan kebahagiaannya bersama ibu kandungnya. Kiki tetap berkokok dengan lantang setiap pagi, kali ini dengan penuh rasa syukur dan harapan. Dia telah belajar bahwa kasih sayang dan persahabatan dapat membawa kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup.


Moral Cerita: Kasih sayang dan persahabatan dapat membawa kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Kita harus selalu membantu mereka yang membutuhkan, tanpa pamrih. Kehilangan adalah bagian dari kehidupan, dan kita harus belajar untuk mengikhlaskannya. Kita selalu dapat menemukan kebahagiaan baru, bahkan setelah mengalami kehilangan. #Fabel #Cerita #Dongeng Sumber : Facebook: Cerita Dongeng Indonesia


Click to View FlipBook Version