ALGORITMA DAN PETA MINDA
Pendaftaran:123-456-7890 (Cahaya Dewi) KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan materi tentang Algoritma dan juga peta minda. Materi ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan materi ini. Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki materi ini. Akhir kata kami berharap semoga materi tenang algoritma dan peta minda ini bisa bermanfaatnya untuk masyarakat ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.
DAFTAR ISI..........................................................................1 PEMBAHASAN.....................................................................2 Pengertian Algoritma............................................................3 Jenis – Jenis Algoritma.........................................................4 Fungsi Algoritma...................................................................5 Karakteristik Algoritma..........................................................6 Mind Mapping.......................................................................7 Bentuk Bentuk MindMapping...............................................8 PENUTUP.............................................................................9 KESIMPULAN......................................................................10
Pengertian Algoritma Pengertian Algoritma – Algoritma tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan masalah pada komputer, tetapi juga dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, masalah apa pun yang terkait dengan proses atau langkah prosedural biasanya memerlukan algoritma.Dalam pengertian yang paling umum, algoritma adalah serangkaian instruksi yang memberitahu komputer bagaimana mengubah satu set fakta tentang dunia menjadi informasi yang berguna. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan manusia menghasilkan karya yang semakin canggih dan kompleks. Meskipun komputer dapat melakukan perhitungan lebih cepat daripada manusia pada umumnya, komputer tidak dapat memecahkan masalah tanpa diajarkan oleh manusia melalui urutan langkah (algoritma) yang telah ditentukan sebelumnya.Selain digunakan untuk menyelesaikan masalah oleh komputer, algoritma juga dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang membutuhkan serangkaian proses atau langkah-langkah prosedural. Untuk lebih memahami apa itu algoritma, mari kita pelajari apa artinya dari beberapa sumber. Pengertian umum dari suatu algoritma adalah urutan dari sejumlah langkah logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah tertentu.Beberapa ahli menganggap algoritma sebagai urutan langkah-langkah yang harus diikuti dalam matematika atau perhitungan untuk memecahkan masalah lain, terutama komputer.Artinya semua susunan logis yang disusun dalam urutan sistem pembelajaran tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah tertentu, dapat kita katakan seperti sebuah algoritma. Umumnya algoritma akan digunakan untuk dapat melakukan perhitungan, melakukan inferensi otomatis, dan mengolah data pada komputer dengan menggunakan software tertentu.Selain itu, Algoritma juga berisi serangkaian instruksi terbatas serta instruksi khusus untuk menghitung fungsi yang, ketika dieksekusi dan diproses, menghasilkan output tertentu dan kemudian berhenti pada kondisi terminasi yang ditentukan.Algoritma adalah suatu langkah atau metode yang telah direncanakan secara matang sehingga terurut dan terorganisir dengan PAGE01
Pendaftaran:123-456-7890 (Cahaya Dewi) baik dan biasanya digunakan untuk memecahkan suatu masalah dengan memberikan suatu instruksi sehingga menjadi suatu tindakan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), algoritma adalah suatu prosedur sistematis untuk menyelesaikan masalah matematika dalam langkah-langkah terbatas atau urutan pengambilan keputusan yang logis untuk memecahkan masalah tersebut. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa algoritma ini digunakan untuk menyelesaikan atau menyelesaikan suatu masalah dengan langkah-langkah logis yang terurut.Inilah sebabnya mengapa algoritma harus digunakan pada elektronik komputer karena dengan algoritma komputer akan dapat memproses data, melakukan perhitungan, membuat inferensi otomatis dan memecahkan masalah di komputer. Jadi algoritma jelas merupakan salah satu metode dimana suatu masalah dapat diselesaikan dengan mudah, sehingga suatu operasi atau proses produksi dapat berlanjut.Selanjutnya, algoritma merupakan metode yang dapat dipelajari oleh semua orang, termasuk Anda sendiri.
Sejarah Algoritma Saat itu, Al-Khawarizmi menulis sebuah buku dengan judul Al Jabar wal-Muqabala yang artinya Buku Pemulihan dan Pengurangan (The Book of Restoration and Reduction) . Dari judul buku kita juga mendapatkan kata “aljabar” atau lebih dikenal dengan istilah algebra. Abu Abdullah Ibn Musa al-Khawarizmi (770- 840M) lahir di Khawarizm (Kheva), sebuah kota di selatan Sungai Oxus (sekarang disebut Uzbekistan) pada 770 M. Al Khawarizmi adalah salah satu ilmuwan terkenal pada masanya. Ada beberapa cabang matematika yang ditemukannya antara lain yang disebut astronom dan ahli geografi. Awalnya, algoritma adalah istilah yang mengacu pada aturan aritmatika yang berguna untuk memecahkan masalah menggunakan angka Arab. Pada tahun 1950, kata algoritma pertama kali digunakan dalam “Algoritma Euclidean”. Euclid, seorang matematikawan Yunani (lahir pada 350 M). Dalam bukunya Elements menulis langkah-langkah untuk menemukan pembagi persekutuan terbesar (common greatest divisor atau gcd), dari dua bilangan bulat, m dan n [KNU 73] (tentu saja Euclid tidak menyebut metodenya sebagai algoritma, itu hanya di zaman modern orang menyebut metodenya (“algoritma Euclidean”).
JENIS JENIS ALGORITMA Seorang matematikawan dan ilmuwan komputer bernama Dr. Christoph Koutschan mengatakan bahwa setidaknya ada 32 algoritma dalam ilmu komputer. Namun jika dilihat dari fungsinya, hanya ada enam algoritma dasar, yaitu: 1. Rekursi Sebuah algoritma rekursi adalah sesuatu yang akan memanggil dirinya sendiri berulang-ulang sehingga masalah dapat diselesaikan dengan benar. 2. Divide and Conquer Divide and Conquer akan membagi masalah besar menjadi banyak menjadi masalah kecil. Jenis algoritma ini sendiri sebenarnya terdiri dari dua bagian utama, yaitu:Memecah masalah menjadi submasalah yang lebih independen dan lebih kecil dari masalah lain yang sejenis.Memecahkan masalah asli setelah dapat menyelesaikan masalah yang lebih kecil secara terpisah. 3. Dynamic Programming Dynamic Programming akan bekerja dengan mengingat hasil dari proses masa lalu dan juga menggunakannya untuk menemukan hasil baru.Dari penjelasan diatas, berarti bahwa Dynamic Programming memecahkan masalah kompleks dengan memecahnya menjadi banyak submasalah sederhana, kemudian menyelesaikannya satu per satu, lalu menyimpannya untuk digunakan di masa mendatang
Himpunan kandidat yang solusinya akan dicari kemudian. Fungsi seleksi terakhir akan membantu memilih kandidat terbaik. Fitur kelayakan dapat membantu Anda mengidentifikasi kandidat mana yang dapat digunakan untuk menemukan solusi. Fungsi tujuan mampu memberikan nilai ke solusi yang mungkin atau solusi parsial. Fungsi solusi dapat memberitahu Anda tentang waktu yang diperlukan untuk menemukan solusi untuk masalah tersebut. 4. Greedy Tipe ini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi. Dalam algoritma ini, kita akan menemukan solusi yang lebih optimal secara lokal tanpa mengkhawatirkan konsekuensi yang akan terjadi di masa depan dan kita dapat menemukan solusi yang lebih optimal secara global.Namun, cara ini tidak menjamin Anda bisa mendapatkan solusi yang optimal. Ada lima komponen yang terdapat dalam algoritma ini, yaitu: 5. Brute Force Konsep dari algoritma ini sebenarnya sangat sederhana. Selama proses ini, brute force mengintegrasikan semua solusi yang mungkin untuk menemukan satu atau lebih solusi yang mungkin untuk memecahkan masalah. 6. Algoritma Backtracking Backtracking adalah teknik yang dapat memecahkan masalah yang berbeda secara rekursi dan mencoba mereka untuk menemukan solusi dengan memecahkan satu bagian dari masalah pada waktu yang sama. Jika solusi gagal, kita dapat menghapusnya dan kembali mencari solusi lain. Artinya algoritma ini akan menyelesaikan sub masalah dan jika gagal maka algoritma akan membatalkan langkah terakhir dan memulai kembali untuk mencari solusi dari masalah tersebut. JENIS JENIS ALGORITMA
FUNGSI ALGORITMA Membantu Anda memecahkan masalah tertentu dengan cara yang logis dan sistematis. Algoritma dapat digunakan lebih dari satu kali untuk menyelesaikan masalah yang sama. Algoritma juga dapat digunakan untuk membantu memecahkan masalah yang kompleks dengan lebih sederhana.Bagi programmer, algoritma akan memudahkan mereka untuk melacak setiap kesalahan yang muncul. Memungkinkan pemrogram untuk dengan mudah memodifikasi program tanpa mengubah total algoritma dan tanpa harus mengulang dari awal. Pemrogram hanya perlu melakukan perubahan pada waktu tertentu, dan program dapat diperbarui untuk memperbaiki masalah yang muncul. Setelah mengetahui definisi dan karakteristik algoritma, Anda harus mengetahui fungsi dari algoritma tersebut. Benarkah algoritma hanya dibutuhkan dalam pemrograman?Seperti disebutkan sebelumnya, algoritma dapat diterapkan ke banyak jalur kehidupan. Hanya saja penerapan algoritma yang lebih sering dibahas dalam pemrograman komputer.Dalam hal pemrograman, algoritma pemrograman membantu tim pemrograman untuk memecahkan masalah. Serangkaian solusi untuk masalah ini yang dapat dikembangkan oleh seorang programmer menjadi sebuah program. Selain itu, beberapa fungsi lain dari algoritma adalah sebagai berikut:
5KARAKTERISTIK ALGORITMA Menurut Donald E. Knuth, algoritma harus memiliki lima karakteristik penting yang saling berhubungan. Kriteria untuk algoritma ini meliputi: 1. Finiteness (Keterbatasan) Algoritma harus berhenti setelah mengambil sejumlah langkah yang terbatas, yaitu ada tujuan akhir yang tercapai, sehingga program akan berhenti ketika tujuan akhir telah tercapai. Program yang tidak pernah berhenti menunjukkan bahwa program tersebut mengandung algoritma yang salah. 2. Definiteness (Kepastian) Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak ambigu. Ada instruksi yang jelas dan tidak ambigu, sehingga tidak ada kesalahan dalam menghasilkan output. 3. Input (Masukan) Input ini adalah masalah yang diketahui dan solusi akan diselidiki. Algoritma ini tidak memiliki atau lebih input, yang merupakan jumlah yang disediakan untuk algoritma untuk diproses. 4. Output (Keluar) Algoritma tidak memiliki atau lebih nilai output. Output ini tentunya harus menjadi solusi atau solusi dari suatu masalah. Output dapat berupa pesan atau kuantitas yang terkait dengan input. 5. Effectiveness (keefektivitasan) Algoritma harus efisien, setiap urutan atau langkah harus sesederhana mungkin, sehingga dapat diimplementasikan dalam waktu yang wajar.
PENGERTIANMIND MAPPING Membantu memahami konsep-konsep baru Menemukan ide-ide kreatif Membantu dalam melakukan presentasi Memudahkan dalam merumuskan masalah Cara membuat mind mapping Mind mapping adalah sebuah cara dengan mengelompokan beberapa ide dalam bentuk kerangka yang terstruktur untuk membantu mengingat atau menganalisis sebuah masalah. Mind mapping juga disebut sebagai proses memindahkan bentuk pemikiran yang di otak ke dalam bentuk tulisan dan gambar. Sedangkan mind map adalah gambar dari kerangka atau peta pikiran yang telah kamu kelompokan berdasarkan ide-ide yang ada di pikiranmu. Dengan menggunakan mind mapping kamu juga bisa mendapatkan beberapa manfaat seperti,
CARAMEMBUATMIND MAPPING berikut adalah cara membuat mind mapping 1. Tentukan topik utama Hal pertama yang perlu kamu lakukan dalam membuat mind mapping adalah, mencari topik utama. Topik tersebut dapat berasal dari masalah yang ingin kamu selesaikan, dan biasanya berbentuk kata kunci yang terdiri dari 1 sampai 3 kata. 2. Tambahkan cabang berdasarkan topik utama Selanjutnya, kamu perlu mencari ide-ide yang paling erat kaitannya dengan topik utama dan menjadikannya sebagai cabang pertama dari topik tersebut.
3. Uraikan cabang utama menjadi beberapa sub-topik Setelah mendapatkan ide sebagai cabang utama, kamu dapat menguraikannya menjadi beberapa sub-topik. Kamu bisa mencoba menentukan beberapa ide dengan ruang lingkup yang lebih kecil. Sehingga dapat menjadi ranting dari cabang utama. 4. Hubungkan setiap ide dengan garis Setelah menentukan beberapa sub-topik, jangan lupa hubungkan masingmasing ide dengan garis. Dengan menggunakan garis, kamu akan semakin mudah untuk memahami isi dari mind map yang kamu buat. Mulai dari topik utama hingga sub-topik yang paling spesifik.
5. Gunakan kode warna pada garis penghubung di setiap sub-topik Untuk mempermudah mengingat setiap ide pada sub-topik, kamu dapat menambahkan kode warna pada garis penghubung atau gambar. 6. Kembangkan sub-topik dengan ide-ide yang paling penting Kamu nantinya pastinya akan banyak menemukan berbagai ide yang kemungkinan memiliki hubungan dengan sub-topik. Namun, untuk membuat mind mapping yang efektif, kamu perlu menentukan ide-ide yang memiliki kaitan paling erat dengan sub-topik. Hal ini berguna untuk mencegah kamu memasukkan ide yang tidak dibutuhkan.
7. Tambahkan catatan kecil jika diperlukan Tak jarang, nantinya mind mapping yang kamu buat dapat memiliki jumlah cabang yang banyak. Agar kamu tidak lupa makna dari setiap ide, tak ada salahnya membuat catatan kecil.
bentuk bentukmind mapping 1. Flow Map Flow map adalah bentuk dari mind map yang paling familiar. Mind map ini sangat cocok untuk membuat rangkaian proses atau pengelompokan ide beserta turunannya. Peta pikiran dengan bentuk flow map biasanya juga digunakan untuk mengidentifikasi sebuah konsep atau masalah.
bentuk bentukmind mapping 2. Circle Map Jika kamu suka mengelompokkan atau mendefinisikan sebuah konsep secara detail, maka circle map mungkin layak untuk dicoba. Mind map ini dapat membantu untuk mengidentifikasi konsep yang dibutuhkan dari banyaknya ide-ide yang kamu miliki pada saat melakukan brainstorming.
bentuk bentukmind mapping Pendaftaran:123-456-7890 (Cahaya Dewi) 3. Bubble Map Selanjutnya adalah jenis mind map yang biasanya digunakan untuk memperjelas seluruh konsep atau ide sesingkat mungkin. Bubble map memiliki bentuk seperti gelembung yang terhubung dengan lingkaran besar sebagai ide utama dari sebuah konsep. Dalam penggunaannya mind map ini bergantung pada kata-kata dari ide yang ingin dipetakan. Hal ini karena setiap kata-kata tersebut dapat membantu kamu mengingat makna dari setiap ide yang ada di dalam mind map.
simbolsimbol flowchart Pendaftaran:123-456-7890 (Cahaya Dewi)
Ujikompetensi 1. Serangkaian langkah-langkah yang disusun menjadi urutan logis, untuk mencapai tujuan disebut … a. Algoritma b. Program c. Urutan d. Logika e. Masuk Akal jawaban : A. Algoritma 2. Diagram yang berisi simbol-simbol untuk menjalaskan urutan atau langkah logis adalah … a. Algoritma b. Flowchart c. Notasi d. Aplikasi e. Program jawaban : B. Flowchart 3. Dibawah ini merupakan simbol dalam flowchart untuk menyatakan… a. Dokumen b. Proses c. Decision d. Mulai e. Selesai jawaban : c. Decision 4. Dibawah ini merupakan simbol dalam flowchart untuk menyatakan … a. Dokumen b. Decision c. Proses d. Mulai e. Selesai jawaban : C. Proses 5. Salah satu cara memvisualisasikan proses berfikir adalah dengan menggunakan … a. Peta Logika b. Peta Visual c. Peta Dunia d. Peta Buta e. Peta Minda jawaban : E Peta Minda
Pendaftaran:123-456-7890 (Cahaya Dewi) 6. Syarat Berfikir Logis adalah …. a. Sesuai Nurani b. Bermental Sosial c. Pandai d. Masuk Akal jawaban : D. Masuk Akal 7. Seseorang membutuhkan kemahiran berfikir logis agar menghasilkan … a. Pengetahuan Mistik b. Daya pikir objektif c. Subjektif dalam berfikir d. Kesimpulan yang benar e. Percakapan jawaban : D. Kesimpulan yang benar 8. Berikut ini manfa’at yang dapat diperoleh dari mempelajari logika, Kecuali …. a. Menjaga berfikir yang benar dan sistematis b. Daya pikir menjadi tajam c. Menghindari kesesatan bernalar d. Berfikir Objektif e. Berfikir Subjectif jawaban : .C. Menghindari kesesatan bernalar 9. Kata logika berasal dari kata logos yang artinya adalah.... A. Algoritma B. Ilmu C. Pengetahuan D. Daya pikir E. Tingkat kecerdasan jawaban : B. Ilmu 10. Berikut yang merupakan pengertian definiteness yang tepat adalah.... A. Algoritma harus berakhir setelah melakukan sejumlah langkah proses B. Algoritma memiliki nol atau lebih data masukan C. Algoritma memiliki nol atau lebih data keluaran D. Setiap langkah algoritma harus didefinisikan dengan tepat dan tidak menimbulkan makna ganda E. Algoritma harus efektif, langkah algoritma dikerjakan dalam waktu yang wajar jawaban : D. Setiap langkah algoritma harus didefinisikan dengan tepat dan tidak menimbulkan makna ganda
1. Bagaimana pengertian algoritma menurut Donald E. Knuth? 2. Sebutkan dua pola untuk menarik kesimpulan dan penalaran! 3. Jelaskan perbedaan antara effectiveness dan definiteness! 4. Perhatikan gambar berikut! Apa nama fungsi dan simbol di atas? 5. Jelaskan perbedaan antara catatan biasa dan mind map! Essay
jawaban essay Algoritmaadalahsekumpulanaturan-aturan berhingga yangmemberikan deretan operasi-operasiyang menyelesaikanmasalah. deduktif daninduktif. effective berartialgoritmaharusefektif, langkah algoritma dikerjakan dalamwaktuyangwajar. Sedangkan definiteness berartialgoritmaharus didefinisikan dengantepat,tidak bermaknaganda. input/output,menunjukan datayangakan diproses atau dicetak. Catatan biasahanya berupatulisan danhanyasatu warna. Sedangkanmindmap berupatulisan,simbol, dan gambar,sertalebih berwarna. 1. 2. 3. 4. 5.
KESIMPULAN Dari materi algoritma, kita dapat mengatasi masalah dari yang sederhana sampai yang kompleks sekalipun. Namun, seorang user harus mampu membuat suatu program dengan menggunakan bahasa yang difahami oleh komputer. Sebelum disajikan dalam bentuk bahasa pemrogaman, sebaiknya kita membuat diagram alir (Flow Chart) dan Pseudocode. Hal ini dimaksudkan agar dapat mempermudah kerja atau mempermudah dalam membuat program. Selain itu, algoritma dapat mengatasi masalah logika dan masalah matematika dengan cara berurutan, tetapi kadang-kadang algoritma tidak selalu berurutan, hal ini dikenal dengan proses percabangan. Dan hal Yang Paling Penting untuk Dipelajari Dalam algoritma kita harus bisa menguasai dasar-dasar dari algoritma, menguasai penyelesaian masalah yang paling efisien, dan cepat. Dengan begitu akan sangat mudah mengimplementasikan algoritma yang telah kita kuasai menjadi sebuah program. Ada juga Tujuan dari Belajar Algoritma Memperkuat cara berpikir kita untuk menyelesaikan suatu masalah. Membantu otak agar berpikir panjang. Memperkuat analisis ketika pembuatan program. Memperluas space berpikir.