i
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan kemudahan,
kesehatan dan kesempatan sehingga Materi Ajar Modul Tematik, Tema 4 Subtema 2
Pembelajaran 3 ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
menyelesaikan pengembangan materi ajar berbasis masalah modul Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan ini.
Materi ajar berbasis masalah Modul Tema 4 “Globalisasi”, Subtema 2
“Globalisasi dan Manfaatnya”, Pembelajaran 3 ini merupakan materi yang diperoleh
dari berbagai sumber belajar. Modul berisi materi inti sebagai berikut :
1. Materi 1: Teks Eksplanasi
2. Materi 2: Cara Memanfaatkan Energi
3. Materi 3: Poster
Materi-materi tesebut harus dikuasai oleh peserta didik, sehingga dapat
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat multikultur.
Lampung Tengah, 16 Oktober 2021
Penulis
ii
DAFTAR ISI
JUDUL ………………………………………………………………………….. hlm
KATA PENGANTAR …………………………………………………………... i
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………. ii
PENDAHULUAN ………………………………………………………………. iii
1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar …………….…………………. 1
2. Indikator Pencapaian Kompetensi ……………………………………… 1
3. Tujuan Pembelajaran ……………………………………………………. 2
4. Petunjuk Penggunaan Modul …………………………………………… 2
URAIAN MATERI ……………………………………………………………… 2
1. Materi 1: Teks Eksplanasi ……………………………………………….. 3
2. Materi 2: Cara Menghemat Energi .....………………………………..…. 3
3. Materi 3: Poster …………………………………………………………… 9
PENUTUP ……………………………………………………………………… 13
1. Rangkuman ……………………………………………………………….. 15
2. Forum Diskusi …………………………………………………………….. 15
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………… 16
18
iii
PENDAHULUAN
1. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
Adapun muatan Kompetensi inti dalam modul ajar ini yaitu :
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan
tetangganya, serta cinta tanah air.
3. Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif
pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah,
dan tempat bermain.
4. Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis,
logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku
anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
Permendikbud No 21 Tahun 2016
Bahasa Indonesia
3.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang
didengar dan dibaca
4.2 Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan
(eksplanasi) ilmiah secara lisan, tulis, dan visual dengan
menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
Kompetensi
Dasar
IPA
3.6 Menjelaskan cara menghasilkan, menyalurkan,
dan menghemat energi listrik.
4.6 Menyajikan karya tentang berbagai cara
melakukan penghematan energi dan usulan
sumber alternatif energi listrik.
1
2. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Indikator pencapaian tujuan untuk setiap muatan pelajaran dalam modul tematik
ini adalah :
Bahasa Indonesia
3.2.1 Menjelaskan teks penjelasan (ekspalanasi) ilmiah. (LOTS-C2)
3.2.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi ) ilmiah yang didengar dan di baca.
(LOTS-C3)
4.2.1 Menyajikan bagan informasi penting dari teks eksplanasi. (P3)
IPA Menjelaskan cara menghemat energi listrik. (LOTS-C2)
3.6.1 Menganalisis cara menghemat energi listrik. (HOTS-C4)
Menyajikan poster tentang cara menghemat energi listrik dengan benar. (P3)
3.6.2
4.6.1
3. TUJUAN PEMBELAJARAN
a. Dengan membaca teks pada slide powerpoint, peserta didik mampu
menjelaskan teks penjelasan (ekspalanasi) ilmiah dengan benar.
b. Setelah berdiskusi secara klasikal pada google meet, peserta didik mampu
menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang di dengar dan di baca
dengan tepat.
c. Setelah berdiskusi pada google meet, peserta didik mampu menyajikan
bagan informasi penting dari teks eksplanasi dengan sistematis.
d. Setelah menyimak video pembelajaran, peserta didik mampu menjelaskan
cara menghemat energi listrik secara mandiri.
e. Setelah mengamati gambar pada slide powerpoint, peserta didik mampu
menganalisis cara menghemat energi listrik dengan tepat.
f. Dengan mengamati gambar, peserta didik mampu menyajikan poster tentang
cara menghemat energi listrik secara mandiri.
4. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
a. Bacalah dan pahami dengan baik uraian materi yang disajikan pada
masing-masing kegitan pembelajaran.
b. Kerjakan kegiatan diskusi dengan baik untuk melatih keterampilan berfikir
kritis dan kreatif
c. Bertanyalah kepada gurumu jika terdapat materi yang kurang jelas.
2
URAIAN MATERI
A. TEKS EKSPLANASI
Apakah kamu suka membaca cerita? Jenis cerita apa yang kamu sukai?
Untuk mengetahuinya, simaklah uraian berikut ini!
Teks merupakan naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang,
kutipan dari kitab suci untuk pangkal ajaran atau alasan. Atau bias diartikan
bahan tertulis untuk dasar memberikan pelajaran, berpidato dan sebagainya.
Menurut Beaugrande dan Dressler teks mengacu pada suatu peristiwa
komunikatif. Teks ditransmisikan melalui saluran atau media yang sesuai dan
secara ideal akan memiliki fungsi yang memenuhi tujuan komunikatif tersebut.
Adapun macam-macam teks adalah sebagai berikut :
a. Teks Narasi
Teks Narasi adalah teks yang berisi cerita dengan kejadian atau
peristiwa yang runut. Jadi, teks ini memuat kronologinya terjadinya suatu
peristiwa. Unsur yang harus ada dalam teks narasi adalah kejadian, tokoh,
alur, dan latar mulai dari latar waktu, tempat, atau suasana. Maka dapat
disimpulkan, teks narasi adalah cerita yang memaparkan sebuah konflik
pada suatu peristiwa yang dialami penulis secara urut. Menurut Keraf, teks
narasi memiliki ciri-ciri yakni
1) mengutamakan tindakan dan perbuatan,
2) diurutkan sesuai waktu,
3) mampu menjawab pertanyaan ‘apa yang terjadi’,
4) terdapat adanya konflik.
b. Teks Deskripsi
Teks Deskripsi adalah jenis teks yang kerap digunakan. Berdasarkan
Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks deskripsi merupakan teks pemaparan
atau penggambaran dengan kata-kata yang jelas dan terperinci. Berisi
penggambaran tempat, objek, tempat atau peristiwa yang dapat dirasakan,
dilihat, dicium, dan didengar. Teks deskripsi menggambarkan kondisi objek
dari sudut pandang penulis.
3
Penulis harus mampu menjelaskan secara konkret. Sehingga
pembaca dapat merasakan secara langsung apa yang digambarkan dalam
teks deskripsi. Sama seperti teks-teks yang lain, teks deskripsi juga
memiliki kekhasan tersendiri. Teks ini mempunyai karakteristik sebagai
berikut.
1) Teks deskripsi sebagai sarana penggambaran atau penjelasan sebuah
objek
2) Penggambaran aditulis secara rinci yang melibatkan unsur indra
manusia
3) Penggambaran ditulis sejelas mungkin sehingga pembaca dapat
merasakan langsung apa yang ada di dalam teks deskripsi
4) Menggunakan bahasa yang mudah dan sering dipakai dalam
kehidupan sehari-hari. Biasanya bahasa yang padat dan jelas
5) Menggunakan bahasa kiasan
6) Menjelaskan ciri fisik seperti bentuk, ukuran, warna maupun keadaan
suatu objek yang ingin digambarkan.
c. Teks Eksplanasi
Jenis teks ini juga cukup familiar loh. Teks eksplanasi adalah tulisan yang
berisi penjelasan tentang sebab-akibat serta proses yang berhubungan
dengan fenomena-fenomena alam maupun sosial yang terjadi.
d. Teks Eksposisi
Sementara itu, teks eksposisi adalah sebuah karangan atau paragraf yang
mengandung informasi atau pengetahuan yang mencoba digambarkan
dalam bentuk yang padat, singkat dan jelas.
e. Teks Prosedur
Ada pula yang namanya teks prosedur. Sesuai dengan namanya, teks ini
berisi tentang langkah-langkah atau tahap-tahap untuk melakukan sesuatu
secara berurutan. Biasanya teks ini dapat ditemukan dalam teks tentang
tips tertentu.
4
f. Teks Anekdot
Kemungkinan besar teks ini jarang diketahui orang. Tapi teks ini
tergolong macam-macam teks. Namanya teks anekdot. Bukan sekadar
cerita lucu, teks ini memiliki fungsi penting yakni mengkritik atau menyindir
seseorang, instansi, atau kondisi sosial.
Jadi kritik yang disampaikan dibalut dengan humor atau lelucon.
Sehingga kritik yang dilontarkan tidak menggunakan kata tajam tapi tetap
bermakna. Salah satu tokoh yang sering membuat anekdot adalah
mendiang Gus Dur.
g. Teks Laporan
Macam-macam teks selanjutnya adalah teks laporan. Teks ini bertujuan
menggambarkan fenomena dari suatu objek, keadaan, atau peristiwa
secara lengkap. Teks laporan juga sering disebut sebagai teks klasifikasi
karena memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria
tertentu.
h. Teks Berita
Terakhir ada teks berita. Kamu pasti cukup sering membaca ini di koran
atau media online. Menurut Herman RN dalam buku Jurnalistik Praktis,
berita adalah laporan peristiwa yang memiliki nilai berita (news value),
aktual, faktual, penting, dan menarik.
1. Pengertian Teks Eksplanasi
Pada kegiatan ini, kita akan mengupas lebih dalam tentang teks
eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses
‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu
pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Suatu kejadian baik itu
kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu
memiliki hubungan sebab akibat dan proses.
Teks eksplanasi ilmiah adalah teks eksplanasi yang menerangkan
suatu proses yang bersifat ilmu pengetahuan alam, seperti gejala alam,
terjadinya pelangi, proses arus listrik, dan sebagainya.
5
Teks eksplanasi berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada
pembaca tentang proses terjadinya sesuatu, yang disusun menurut prinsip
sebab akibat. Teks eksplanasi terdiri atas: pernyataan umum (pembukaan),
deretan penjelas (isi), dan penutup (kesimpulan).
Bagian pernyataan umum berisi informasi singkat tentang apa yang
akan dibicarakan/diinformasikan. Bagian deretan penjelas berisi urutan
uraian atau penjelasan tentang proses dari peristiwa yang terjadi dan
dijelaskan secara bertahap/berurutan. Bagian penutup adalah kesimpulan
yang berisi interpretasi/pendapat singkat penulis tentang topik yang
dijelaskan.
a. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
1) Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
2) Hal yang dibahas yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau
berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
3) Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk
percaya terhadap hal yang dibahas.
4) Menggunakan kata penanda urutan.
5) Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh:
tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.
b. Struktur Teks Eksplanasi
Sebuah teks bisa dikategorikan sebagai teks eksplanasi jika memiliki
struktur sebagai berikut ini.
1) Pernyataan Umum
Di bagian pernyataan umum ini, sebuah teks eksplanasi menjelaskan
tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan
dibahas. Poinnya bisa mengangkat tentang proses bagaimana
fenomena/peristiwa alam tersebut bisa terjadi.
2) Urutan Sebab Akibat
Setelah mengetahui secara umum fenomena yang akan dibahas,
pada bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang
ditimbulkan dari fenomena tersebut. Kamu bisa melakukan deskripsi
6
dalam beberapa paragraf terkait sebab dan akibatnya. Bagian ini
disebut juga dengan deretan penjelas.
3) Interpretasi
Interpretasi dalam teks eksplanasi dapat dikatakan
sebagai penarikan kesimpulan. Kamu bisa memberikan tanggapan
atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.
c. Contoh Teks Eksplanasi
Si Paralel Penyelamat Jalan
Garret Augustus Morgan adalah penemu lampu lalu lintas pada
tahun 1923, yang sekarang digunakan di berbagai negara di dunia.
Lampu tersebut bermanfaat untuk mengatur lalu lintas dan
menyelamatkan pengguna jalan dari kecelakaan. Morgan seorang warga
Amerika berkulit hitam yang peduli dengan keselamatan orang lain. Ia
terpanggil untuk menciptakan sistim lampu lalu lintas setelah
menyaksikan seringnya terjadinya kecelakaan antara mobil dengan
kereta kuda.
Lampu lalu lintas temuan Morgan mengunakan rangkaian paralel.
Berbeda dengan rangkaian seri yang disusun sebaris, rangkaian parallel
adalah rangkaian listrik yang disusun berderet, di mana masing-masing
lampu memiliki rangkaian tersendiri yang terhubung kepada sumber
energi. Oleh karena itu, apabila ada satu/lebih komponen yang rusak
atau dicabut, maka komponen lainnya akan tetap berfungsi tanpa
gangguan sama sekali. Prinsip kerja sebuah lampu lalu lintas adalah
terdapatnya tiga buah lampu yang saling terhubung secara paralel.
Sungguh mulia tujuan Morgan menciptakan lampu lalu lintas. Dapat
dibayangkan jika tidak ada lampu lalu lintas di jalur jalan raya yang ramai.
Sebuah penemuan yang baik, tentunya akan memberikan manfaat bagi
banyak orang.
7
2. Cara Menentukan Topik
Topik utama merupakan subjek utama bacaan, tentang apa bacaan
tersebut. Sebuah paragraf yang baik hanya membahas satu subjek. Subjek
ini biasanya disebut dengan pokok pikiran.
a. Cara menemukan topik atau tema:
1. Kita harus membaca baris pertama dan kedua jika hanya ada satu
paragraf atau amati keseluruhan paragraf pertama jika ada lebih dari
satu paragraf.
2. Cari kata kunci yang paling sering diulang-ulang dalam bacaan baik
pada awal baris tetapi juga di bagian-bagian selanjutnya, termasuk
juga pada bagian kesimpulan.
3. Jika pertanyaan tentang topik, maka jawabannya bisa berupa SATU
KATA atau BENTUK FRASE (kelompok kata).
b. Cara Menentukan Kesimpulan
Kesimpulan merupakan suatu pernyataan yang mengandung makna
dari pembicaraan. Kesimpulan diperoleh dari untaian fakta-fakta yang
terjadi. Sehingga, kesimpulan dapat berupa kalimat yang bersifat
pendapat yang menggeneralkan fakta-fakta yang ada.
Ada beberapa cara untuk menyimpulkan paragraf, yakni.
1) Kalimat simpulan biasa ditandai dengan kata jadi, dengan demikian,
oleh sebab itu, oleh karena itu, maka dari itu, dan lain-lain.
2) Menggabungkan antara kalimat utama dan kalimat simpulan yang
biasanya berada di akhir paragraph
3) Mencari sebab-akibat atau akibat-sebab dalam sebuah paragraph
4) Jawaban dari ide pokok
c. Cara Mengungkapkan Pendapat
1) Membangun Argumentasi Dengan Bukti yang Valid
2) Menggunakan Analogi Sederhana
3) Menggunakan Bahasa yang Sopan
4) Tidak Memotong Pembicaraan
5) Perhatikan Intonasi Bicara
8
6) Jangan Ragu
7) No SARA
B. CARA MENGHEMAT ENERGI
1. Pengertian Energi dan Contohnya
Pernahkah kamu memperhatikan lampu di rumahmu? Apakah kamu
sudah menggunakan lampu yang hemat energi? Menggunakan lampu hemat
energi merupakah salah satu cara menghemat energi listrik. Apa itu energi?
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Saat manusia
berjalan, makan, belajar, mandi, dan aktivitas lainnya, ia membutuhkan
energi agar tubuhnya bisa bergerak. Energi manusia berasal dari makanan.
Jadi, makanan adalah sumber energi.
Ternyata energi dapat berubah bentuk. Peralatan rumah tangga banyak
yang memanfaatkan perubahan bentuk energi, misalnya saja televisi, setrika,
mesin cuci, dan lainnya. Televisi adalah perubahan bentuk energi listrik,
menjadi energi cahaya dan energi bunyi. Setrika adalah perubahan energi
listrik menjadi energi panas.
Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Misalnya alat musik gitar, yang
jika senarnya dipetik maka akan bergetar dan menghasilkan bunyi. Karena
itu gitar disebut sumber bunyi. Bunyi dapat diserap/diredam menggunakan
benda lentur seperti busa, kain wol atau karpet tebal. Bunyi dapat memantul.
Jika mengenai benda padat seperti besi, dinding atau batu, maka bunyi akan
memantul. Hal itu bisa membantu manusia untuk mengukur kedalaman laut,
yakni dengan memantulkan gelombang bunyi ke dalam laut.
Energi cahaya dihasilkan oleh benda yang dapat memancarkan cahaya.
Misalnya matahari, bintang, dan api. Sifat cahaya adalah dapat merambat
lurus, dapat dipantulkan, dapat menembus benda bening, dapat dibiaskan,
dan dapat diuraikan.
Energi alternatif adalah energi yang dihasilkan bukan dari bahan bakar
minyak bumi dan bahan bakar konvensional. Sumber energi alternatif dapat
diperbarui. Sumber energi alternatif antara lain:
a. Energi matahari. Sinar matahari yang panas terik adalah sumber energi
alternatif yang bisa digunakan untuk menghasilkan energi lain. Caranya
dengan memakai panel surya yang akan menyimpan energi panas
9
matahari menjadi energi listrik. Sinar matahari juga dipakai oleh
tumbuhan untuk proses fotosintesis yang membuat tumbuhan bisa terus
tumbuh.
b. Energi angin
Angin yang bertiup kencang dapat diubah menjadi energi lain. Misalnya
pada perahu layar, angin adalah penggerak agar kapal bisa berjalan.
Angin juga bisa diubah menjadi energi listrik menggunakan kincir angin
yang berputar saat tertiup angin. Tenaga angin dimanfaatkan untuk
menghasilkan listrik dengan menggunakan alat aerogenerator yang
dipasang pada kincir.
c. Energi air
Aliran air yang deras pada sungai atau waduk, dapat diubah menjadi
energi listrik. Hal itu dapat dilihat pada Pembangkit Listrik Tenaga Air
(PLTA). Air yang mengalir membuat turbin berputar, lalu generator yang
terhubung pada turbin juga berputar dan menghasilkan energi listrik.
d. Energi panas bumi (geotermal)
Energi panas bumi terdiri atas uap dari dalam bumi yang keluar dan
digunakan untuk memutar turbin. Generator di turbin kemudian juga
berputar, yang hasilnya menimbulkan energi listrik.
2. Menghemat Energi
Beberapa hal sederhana untuk menghemat energi mungkin sudah kamu
lakukan secara tidak disadari. Jika sudah berhasil mengubah rutinitas tanpa
disadari, kamu tentu juga bisa melakukan berbagai rutinitas lain untuk lebih
menghemat energi. Nah, berikut ini hal-hal sederhana yang bisa kamu
lakukan untuk menghemat energi.
a. Menggunakan lampu hemat energi
Cara menghemat energi merupakan perilaku yang bisa dibiasakan
seseorang sebagai wujud nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan
dan tidak boros listrik. Penggunaan listrik sangat erat hubungannya
dengan penggunaan lampu. Di Indonesia, jenis lampu pijar menjadi
salah satu lampu yang relatif boros listrik.
Oleh karena itu, dibuat lampu LED yang pemakaian dayanya lebih
efisien. Penggunaan lampu LED juga memancarkan cahaya terang yang
10
lebih alami untuk penerangan ruangan, loh! Kamu juga bisa
menggunakan lampu neon sebagai alternatif penggunaan lampu pijar.
Ruangan tetap terang dengan penggunaan energi yang lebih efisien,
deh.
b. Mematikan lampu saat sudah tidak dipakai
Pernahkah kamu meninggalkan ruangan dengan lampu menyala?
Secara tidak sadar, kamu mungkin sering membiarkan lampu ruang
tamu menyala, padahal kamu sedang berada di kamar. Meski sadar,
sering kali seseorang merasa malas untuk mematikan lampu. Jika sudah
terbiasa, kamu bisa lebih menghemat penggunaan listrik di rumah, loh!
c. Mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari
Pengering pakaian menggunakan daya listrik yang cukup besar, loh.
Oleh karena itu, akan lebih baik jika kamu mengeringkan pakaian secara
langsung di bawah sinar matahari. Jika matahari sedang terik, cukup
keringkan pakaian dengan mengeringkan pakaian dengan
menggunakan tangan agar. Selain lebih hemat energi, pakaian juga tidak
akan cepat melar, deh.
d. Menggunakan kulkas dengan freon ramah lingkungan
Nah, sekarang juga sudah banyak peralatan elektronik yang
memanfaatkan teknologi ramah lingkungan untuk pengoperasiannya.
Kamu bisa memilih kulkas yang menggunakan freon ramah lingkungan
agar penggunaannya lebih hemat energi. Tenang, harga barang-barang
yang ramah lingkungan juga terjangkau dan sudah banyak jenisnya di
pasaran, kok.
e. Memanfaatkan pencahayaan alami
Perlu diingat bahwa sumber pencahayaan bukan hanya lampu, loh.
Jika kamu memiliki ruangan dengan jendela yang lebar, kamu bisa
memanfaatkannya untuk pencahayaan di siang hari. Oh ya,
pencahayaan alami dari cahaya matahari juga cantik untuk memotret
objek atau berfoto-foto, loh. Jadi, tidak perlu pakai pencahayaan
tambahan, deh.
f. Menggunakan fasilitas transportasi umum
Penggunaan transportasi umum juga sangat membantu
penghematan energi, loh. Jika puluhan orang memilih menggunakan
11
transportasi umum daripada penggunaan kendaraan pribadi,
penggunaan puluhan energi untuk kendaraan bisa lebih hemat. Belum
lagi, kamu juga bisa mengurangi polusi limbah kendaraan yang juga
berbahaya bagi lingkungan.
g. Menggunakan air secukupnya
Siapa yang suka berlama-lama di kamar mandi? Nah, hal ini akan
menghabiskan lebih banyak energi listrik dan air, loh. Secara tidak sadar,
energi listrik yang digunakan akan terbuang tanpa ada yang
menggunakan. Kamu juga sebaiknya cukup mandi dengan bersih tanpa
harus berlama-lama membiarkan air mengalir tanpa digunakan, ya.
h. Tidak membiarkan charger smartphone semalaman
Beberapa peralatan listrik di rumah memang perlu diisi daya
listriknya, tapi cukup lakukan pengisian daya baterai secukupnya saja,
ya. Kamu tidak perlu meninggalkan peralatan listrik seperti smartphone,
game console, atau laptop seharian dalam keadaan di-charge.
Jika baterai sudah penuh, cabut kabel dari smartphone agar daya
listriknya tidak terbuang tanpa ada perangkat yang diisi baterainya. Nah,
biasanya kabel tetap dibiarkan dengan kondisi terhubung dengan
sakelar, pastikan kamu sudah melepasnya juga dari sakelar.
i. Memanfaatkan energi alternatif
Sumber energi dari bahan bakar minyak merupakan sumber daya
tak terbarukan. Jika penggunaannya berlebihan, lama-lama sumber
energi bisa habis, loh. Oleh karena itu, sudah banyak penggunaan energi
alternatif yang bisa kamu gunakan dari bahan yang terbarukan seperti
air, angin, dan sinar matahari.
j. Merawat peralatan listrik secara teratur
Sebaiknya kamu juga melakukan service peralatan listrik dengan
teratur. Hal ini menjaga peralatan listrik tetap berfungsi optimal dan tidak
bekerja menggunakan daya berlebihan. Salah satu contohnya adalah
kulkas yang biasanya bagian freon-nya harus dibersihkan secara teratur
agar pendinginnya tetap berfungsi secara optimal.
k. Membiasakan kebiasaan hemat energi
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk melakukan penghematan
energi. Namun, hal yang paling penting adalah terus membiasakan diri
12
untuk menerapkannya secara konsisten. Selain itu, kamu juga
menyebarkan kebiasaan ini ke lingkungan terkecil yaitu keluarga dan
pertemanan. Jika hal ini dilakukan secara berkesinambungan,
penggunaan energi akan lebih hemat dan ramah lingkungan.
C. POSTER
Poster adalah suatu media publikasi yang memadukan antara tulisan,
gambar, atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi
kepada khalayak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), poster
adalah plakat yang dipasang di tempat umum yang bisa berupa pengumuman
atau iklan.
Poster biasanya dipasang ditempat yang ramai dan strategis. Lantaran
sifatnya yang mengajak, sangat penting untuk menempatkan poster di tempat
yang mudah terlihat. Hal tersebut juga yang menjadikan poster sebagai media
iklan. Tak hanya itu, poster dapat menjadi alat untuk promosi, memberikan
pengumuman atau informasi kepada masyarakat umum.
Seperti media penyampaian informasi lainnya, poster juga memiliki ciri-ciri
khusus. Ciri ciri poster, antara lain:
1. Langsung menarik perhatian ketika terlihat orang.
2. Menggunakan bahasa yang padat, singkat, jelas dan mudah dipahami.
3. Mengandung kalimat-kalimat persuasif atau bersifat ajakan.
4. Menggunakan gambar/sketsa/lukisan dan perpaduan warna
5. Dapat meninggalkan kesan, meski dibaca sambil berlalu.
6. Isi tidak bertele-tele.
7. Dipasang pada permukaan yang rata dan di lokasi yang strategis atau di
tempat umum.
8. Terdiri dari huruf, angka, simbol, gambar atau perkombinasiannya.
9. Didesain di atas sebuah kertas atau kain.
Tujuan poster di antaranya adalah:
1. Masyarakat menjadi tahu tentang kegiatan atau acara yang akan
dilaksanakan.
2. Menjadikan produk atau jasa kita dikenal dan digunakan oleh masyarakat.
3. Mengingatkan masyarakat tentang hal yang seharusnya dilakukan.
13
4. Mengingatkan masyarakat agar menghindari hal-hal yang merugikan diri
sendiri dan orang lain.
Fungsi Poster:
1. Fungsi poster adalah untuk menyampaikan informasi.
2. Fungsi poster adalah media promosi barang ataupun jasa.
3. Sarana bagi para desainer grafis untuk berkreativitas.
Contoh poster
14
PENUTUP
1. RANGKUMAN
Teks eksplanasi adalah tulisan yang berisi penjelasan tentang sebab-akibat
serta proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam maupun sosial
yang terjadi. Ciri-ciri teks eksplanasi yaitu :
a. Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
b. Hal yang dibahas yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau
berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
c. Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk
percaya terhadap hal yang dibahas.
d. Menggunakan kata penanda urutan.
e. Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh:
tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Energi
alternatif adalah energi yang dihasilkan bukan dari bahan bakar minyak bumi
dan bahan bakar konvensional. Sumber energi alternatif dapat diperbarui.
Sumber energi alternatif antara lain: energi matahari, energi angin, energi air,
dan nergi panas bumi (geotermal). Beberapa hal sederhana yang bisa kamu
lakukan untuk menghemat energi yaitu :
a. Menggunakan lampu hemat energi
b. Mematikan lampu saat sudah tidak dipakai
c. Mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari
d. Menggunakan kulkas dengan freon ramah lingkungan
e. Memanfaatkan pencahayaan alami
f. Menggunakan fasilitas transportasi umum
g. Menggunakan air secukupnya
h. Tidak membiarkan charger smartphone semalaman
i. Memanfaatkan energi alternatif
j. Merawat peralatan listrik secara teratur
k. Membiasakan kebiasaan hemat energi
Poster adalah suatu media publikasi yang memadukan antara tulisan,
gambar, atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi
kepada khalayak. Ciri ciri poster, antara lain:
15
a. Langsung menarik perhatian ketika terlihat orang.
b. Menggunakan bahasa yang padat, singkat, jelas dan mudah dipahami.
c. Mengandung kalimat-kalimat persuasif atau bersifat ajakan.
d. Menggunakan gambar/sketsa/lukisan dan perpaduan warna
e. Dapat meninggalkan kesan, meski dibaca sambil berlalu.
f. Isi tidak bertele-tele.
g. Dipasang pada permukaan yang rata dan di lokasi yang strategis atau di
tempat umum.
h. Terdiri dari huruf, angka, simbol, gambar atau perkombinasiannya.
i. Didesain di atas sebuah kertas atau kain.
2. FORUM DISKUSI
Setelah membaca uraian materi, cobalah berdiskusi dengan teman-temanmu
untuk menjawab soal berikut ini.
1. Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!
16
Tuliskan informasi penting dalam setiap paragraf pada digram berikut!
2. Tuliskan kegiatan yang sudah kamu lakukan untuk menghemat energi dalam
diagram berikut ini! Apa dampak yang sudah kamu rasakan setelah
melakukan kegiatan tersebut?
17
DAFTAR PUSTAKA
Alfari, Shabrina (2021). “Teks Eksplanasi: Pengertian, Ciri, Struktur, dan
Contoh”. https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi
diakses pada 11 Agustus 2021 pukul 11.15
Cicik Novita (2021). “Pengertian Energi” https://tirto.id/gaS8 diakses pada 5
Oktober 2021 pukul 09.42
Faozan Tri Nugroho (2021). “Pengertian Poster, Ciri-Ciri, Tujuan, Fungsi, dan
Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui” https://www.bola.com/
ragam/read/4475602/pengertian-poster-ciri-ciri-tujuan-fungsi-dan-jenis-jenisnya-
yang-perlu-diketahui diakses pada 5 Oktober 2021 pukul 09.42
Karim, Ridwan (2021). “Apa itu Teks? Pengertian dan Macam-Macam Teks”.
https://penerbitbukudeepublish.com/apa-itu-tek diakses pada 11 Agustus 2021
pukul 10.55
Rizkita Darajat (2021). “Apa yang Harus Kita Lakukan untuk Menghemat
Energi Listrik” https://daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/15-
cara-menghemat-energi-di-kehidupan-sehari-hari/ diakses pada 5 Oktober 2021
pukul 09.42
Seputar Dunia Pendidikan (2016). “Cara Menentukan Sebuah Topik atau
Tema Dalam Cerita“ http://kangguruu.blogspot.com/2016/08/cara-menentukan-
sebuah-topik-atau tema.html diakses pada 11 Agustus 2021 pukul 11.17
18