MODUL
AKUNTANSI
KEUANGAN
Materi Kas Kecil dan Kas Bank
Akuntansi Keuangan/XI
DAFTAR ISI
Kas Kecil Dana Tetap ................................................... 2
6
Kas Kecil Dana Tidak Tetap ....................................... 9
Pemeriksaan Saldo Kas Kecil ........................................
AKUNTANSI KAS KECIL SISTEM DANA TETAP
A. Pengertian Kas Kecil
Kas kecil adalah uang tunai yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pegeluaran
yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek. Pengelolaan dana
kas kecil diserahkan kepada pemegang kas kecil yang bertanggung jawab terhadap
pembayaran-pembayaran yang diambilkan dari dana kas kecil. Pengelolaan kas kecil tidak
berhak menerima pembayaran-pembayaran dari pihak luar. Atau, dana yang dikelola hanya
yang diterima dari pemegang kas besar dan kas umum.
Kas kecil memliki beberapa karakteristik, diantaranya:
1. Jumlahnya terbatas
Pihak manajemen perusahaan biasanya membatasi jumlah kas kecil sesuai dengan
kebutuhan perusahaan. Jumlah kas kecil tiap perusahaan akan berbeda-beda sesuai dengan
tingkat operasionalnya.
2. Digunakan untuk membiayai transaksi rutin yang jumlahnya relatif kecil
Tujuan dari kas kecil, sebagai persediaan untuk mendanai transaksi rutin yang
jumlahnya kecil. Pihak manajemen memiliki hak untuk menentukan besarnya kas kecil,
tentunya disesuaikan dengan operasional perusahaan.
B. Fungsi-Fungsi Yang Terkait Dengan Kas Kecil
Kas kecil yang dibentuk oleh perusahaan memiliki beberapa fungsi yaitu :
1. Fungsi Kas
Bertanggung jawab dalam mengisi cek, meminta otorisasi atas cek dan menyerahkan cek
pada pemegang dana kas kecil pada saat pembentukan dan pengisian kembali dana kas
kecil.
2. Fungsi Akuntansi
Bertanggung jawab atas: segala pencatatan yang terjadi terhadap kas kecil, diantaranya :
a) Pencatatan pengeluaran kas kecil menyangkut biaya dan persediaan.
b) Pencatatan transaksi pembentukan dana kas kecil
c) Pencatatan pengisian kembali dana kas kecil dalam jurnal pengeluaran kas/register
cek.
d) Pencatatan pengeluaran dana kas kecil dalam jurnal pengeluaran dana kas kecil.
e) Pembuatan bukti kas keluar yang memberikan otorisasi kepada fungsi kas dalam
mengeluarkan cek sebesar yang tercantum dalam dokumen tersebut, fungsi ini juga
bertanggung jawab untuk melakukan verifikassi kelengkapan dan keabsahan
dokumen pendukung sebagai dasar pembuatan bukti kas keluar.
2
3. Fungsi Pemegang Dana Kas Kecil
Bertanggung jawab atas penyimpanan dana kas kecil, pengeluaran dana kas kecil
sesuai dengan otorisasi dari pejabat tertentu yang ditunjuk dan permintaan pengisian
kembali dana kas kecil.
4. Fungsi Pemeriksa Intern
Bertanggung jawab atas penghitungan dana kas kecil (cash count) secara periodik
dan pencocokan hasil penghitungannya dengan catatan kas, fungsi ini juga
bertanggung jawab atas pemeriksaan secara mendadak (surprised audit) terhadap
saldo dana kas kecil yang ada di tangan pemegang dana kas kecil.
5. Fungsi pembayaran tunai
Kas kecil digunakan hanya untuk pembayaran tunai yang relatif kecil.
C. Sistem Pencatatan Kas Kecil
Pengelolaan dana kas kecil dilakukan dengan dua metode pencatatan yaitu dapat
menggunakan metode dana tetap (inprest fund method) maupun metode dana tidak tetap
(fluctuation fund method).
1. Metode Dana Tetap (inprest fund method)
Dalam sistem dana tetap, besarnya dana kas kecil selalu tetap sebesar dana kas
kecil yang telah ditentukan. Bila jumlah kas kecil sudah berkurang karena untuk
melakukan pembayaran-pembayaran, maka pada akhir periode pengelola dana kas kecil
akan meminta pengisian kembali kas kecilnya sejumlah uang yag telah dikeluarkan
sehingga jumlah uang dalam kas kecil kembali lagi seperti semula. Pada waktu pengisian
kembali dana kas kecil jumlahnya didukung dengan bukti-bukti pengeluaran yang
dilaporkan. Dalam sistem dana tetap, pengelolaan kas kecil menyelenggarakan
pembukuan, melainkan hanya mengadakan pencatatan kas kecil yang sifatnya intern
untuk mengetahui saldo kas.
Ciri-ciri penerapan metode dana tetap pada kas kecil adalah sebagai berikut :
a. Pegelolaan kas kecil mengumpulkan bukti-bukti pengeluaran yang telah
dilakukan sesuai kewenangannya. Dengan bukti-bukti tersebut, pengelola kas
kecil meminta penggantian kepada kasir kas umum.
b. Penggantian dana kas kecil dilakukan dengan penarikan cek yang sama
jumlahnya degan dana kas kecil yang sudah dikeluarkan, sehingga dana kas kecil
tersedia kembali.
c. Pada saat dilakukan penggantian dana kas kecil, bukti-bukti pengeluaran kas kecil
dicatat dalam jurnal pengeluaran kas sebagai pengeluaran kas kecil.
2. Metode Dana Tidak Tetap (fluctuation fund method)
Dalam metode dana tidak tetap, pemakaian kas kecil oleh kasir kas kecil dicatat
dalam bentuk jurnal formal sehingga buku kas kecil dapat digunakan sebagai dasar
pencatatan dalam buku besar. Dana kas kecil tidak ditentukan dalam jumlah yang tetap,
sehingga jumlah penggantian dana kas kecil pengisian kembali) tidak harus sama dengan
jumlah yang telah dikeluarkan. Oleh karena itu, dalam metode dana tidak tetap tidak
perlu dibuat jurnal penyesuaian terhadap saldo akun kas kecil pada akhir periode.
Dalam metode dana tidak tetap, saldo kas kecil berubah-ubah. Penggunaan prosedur
pencatatan metode dana tidak tetap adalah sebagai berikut :
a. Pada saat pembentukan dana kas kecil, akan dilakukan pencatatan dengan
mendebet Kas Kecil dan mengkredit Kas.
b. Setiap ada pengeluaran kas kecil, langsung dilakukan pencatatan dengan
mendebet Beban dan mengkredit Kas Kecil.
c. Pengisian kembali dapat dilakukan sebesar jumlah yang sama, lebih besar atau
lebih kecil daripada saat pembentukan tanpa memperhatikan berapa kas kecil
yang sudah dikeluarkan.
D. Pencatatan Kas Kecil dengan sistem dana tetap
No Keterangan Jurnal
1 Pada waktu pembentukan dana kas kecil Kas Kecil xxx
Kas xxx
2 Pada saat pemegang kas kecil melakukan pembayaran Tidak dijurnal
3 Pada saat pemegang kas kecil menyerahkan bukti- Berbagai beban xxx
bukti pengeluaran kepada pemegang kas besar untuk Kas xxx
penggantian dana atau pengisian kembali kas kecil
4 Dana kas kecil dianggap terlalu kecil dan perlu di Kas kecil xxx
tambah Kas xxx
5 Dana kas kecil dianggap terlalu besar dan dikurangi Kas xxx
jumlahnya Kas kecil xxx
6 Pada akhir periode, jika ada pengeluaran yang belum Berbagai beban xxx
dicatat, maka harus dibuat jurnal penyesuaian Kas kecil xxx
7 Pada awal periode dibuat jurnal pembalik sebesar Kas kecil xxx
pengeluaran uang belum dicatat tadi agar saldo kas Berbagai beban xxx
kecil kembali seperti sebelum diisi kembali
Kasus 1: PT Sejati membentuk dana kas kecil Rp. 800.000 dengan menarik cek sebesar
Februari 1
Rp. 800.000.
Februari 14
Pengeluaran kas kecil sampai dengan hari ini sebesar Rp. 420.000. Dengan
rincian sebagai berikut :
Dibayar telepon Rp. 150.000
4
Dibayar listrik Rp. 100.000
Dibayar beban angkut penjualan Rp. 80.000
Dibeli perlengkapan kantor Rp. 50.000
Dibayar langganan surat kabar Rp. 40.000
Februari 15 Dilakukan pengisian kas kecil sebesar Rp. 420.000.
Februari 16
Dana kas kecil dianggap terlalu kecil sehingga perlu ditambah sebesar Rp,
Februari 28
200.000
Diadakan tutup buku dan ternyata pengeluaran sampai dengan tanggal tersebut
yang belum dicatat sebesar Rp. 250.000, yang terdiri dari :
Dibayar beban air Rp. 120.000
Dibeli perlengkapan Rp. 80.000
Dibayar beban pertemuan Rp. 50.000
Buatlah jurnal dengan sistem dana tetap !
Kasus 2
PT DUHA LAIA menyelenggarakan kas kecil untuk pengeluaran-pengeluaran kecil. Kas kecil
tersebut dibuka pada tanggal 1 Januari 2004 dengan menerima uang sebesar Rp 1.000.000,00 dari
Kas Umum. Untuk selanjutnya kas kecil diisi setiap tanggal 10 dan 25.
Transaksi yang berhubungan dengan kas kecil selama bulan Januari 2004, sebagai berikut:
Januari 03 Dibayar biaya angkut barang yang dibeli Rp 50.000,00
05 Dibeli perangko Rp 75.000,00 dan Materai Rp 125.000,00 (suplai kantor).
09 DibayarRekeningListrikRp 108.000,00 dan air Rp 54.000,00.
10 Dana kas kecil diisi kembali.
12 Dibayar Biaya Telepon Rp 125.000,00
15 Dibeli snack untuk rapat dinas Rp 80.000,00.
20 Dibeli suplai kantor Rp 150.000,00
25 Dana kas kecil diisi kembali.
26 Dibayar untuk sosial (ada anggota keluarga karyawan yang meninggal) Rp
150.000,00.
28 Dibeli suplai kantor Rp 100.000,00
31 Dibayar biaya angkut barang yang dibeli Rp 20.000,00.
AKUNTANSI KAS KECIL SISTEM DANA BERFLUKTUASI
A. Pencatatan kas kecil dengan sistem dana berfluktuasi:
Pencatatan sistem dana tidak tetap dalam jurnal umum dapat dilakukan sebagai berikut :
No. Keterangan Jurnal
1 Pada saat pembentukan dana kas kecil Kas kecil xxx
Kas xxx
2 Pada saat pemegang dana kas kecil melakukan Beban-beban xxx
pembayaran beban-beban
Kas kecil xxx
3 Pada saat menerima tambahan uang dari pemegang Kas kecil xxx
xxx
kas besar Kas
4 Pada waktu kas kecil diisi kembali Kas kecil xxx
Kas xxx
B. Perbedaan sistem pencatatan kas kecil dana tetap dan dana berfluktuasi
Perbedaan antara sistem dana tetap dan tidak tetap dijelaskan sebagai berikut :
No. Sistem Dana Tetap Sistem Dana Tidak Tetap
1 Saldo akun kas kecil selalu tetap
Saldo akun kas kecil berubah-ubah mengikuti
pengeluaran dan penerimaan kas kecil
2 Pengeluaran kas kecil baru dicatat saat diisi Setiap pengeluaran kas kecil langsung dicatat
dengan jurnal
Buku kas kecil hanya berfungsi sebagai alat Buku kas kecil berfungsi sebagai jurnal dan
3 kontrol dan tidak dapat diposting ke buku menjadi dasar untuk posting akun-akun buku
besar besar
Pengeluaran kas kecil yang sampai akhir
Pengeluaran kas kecil yang sampai akhir periode belum dicatat tidak perlu dibuat jurnal
4 periode belum dicatat perlu dibuat jurnal penyesuaiannya dan tidak perlu dibuat jurnal
penyesuaiannya. pembalik sebab setiap pengeluaran langsung
dicatat di jurnal
6
Kasus 1
Tanggal 1 April 2015 PT. Makmur membentuk dana kas kecil sebesar Rp. 500.000 dengan
menarik cek sebesar Rp. 500.00. Transaksi yang terjadi sampai dengan tanggal 15 April 2015
adalah sebagai berikut :
April 3 Membeli perlengkapan kantor Rp. 80.000
4 Membayar beban angkut pembelian Rp. 40.000
7 Membayar langganan koran dan majalah Rp. 50.000
10 Membayar beban listrik Rp. 120.000
12 Membayar beban telepon Rp. 140.000
14 Membayar beban rapat Rp. 50.000
15 Kas kecil diisi kembali Rp. 495.000
Catatlah transaksi di atas dengan sistem dana tidak tetap !
Kasus 2
PD. Subur Jaya menyelenggarakan Kas Kecil untuk pengeluaran-pengeluaran kecil.
Kas Kecil tersebut mulai dibuka pada tanggal 1 Desember 2015 dengan menerima tembusan
bukti kas keluar No.001 sebesar Rp 200.000 dari Kas Pusat. Untuk selanjutnya Kas Kecil
diisi setiap tanggal 10 dan 25. Transaksi yang berhubungan dengan Kas Kecil selama bulan
Desember 2015 adalah sebagai berikut:
- Des, 3 Permintaan pembelian prangko Rp 10.000 dan materai Rp 10.000 dari
bagian umum dengan PPKK No.002
- Des, 7 Permintaan penggunaan kas kecil untuk membayar rekening listrik Rp
40.000 dan air Rp 20.000 dengan PPKK No.003
- Des, 10 Pemegang kas kecil membuat PPKKK No.004 untuk mengisi kembali
dana kas kecil sebesar Rp 80.000, untuk itu pemegang kas kecil menerima BKK
No.005
- Des, 12 Permintaan penggunaan kas kecil dengan PPKK No.006 untuk
membayar biaya telegram Rp 15.000 dan biaya iklan pada Rp 40.000
- Des, 15 Diterima BPKK No.007 pembelian prangko dan materai beserta
dokumen penduukung
- Des, 18 Permintaan pembayaran biaya angkut barang yang dibeli dengan
PPKK No. 008 sebesar Rp 25.000
- Des, 22 Permintaan penggunaan kas kecil dengan PPKK No.009 untuk
membayarbiaya telegram Rp 20.000
- Des, 25 Pemegang kas kecil membuat PPKKK No.010 untuk mengisi kembali
dana kas kecil sebesar Rp 100.000, untuk itu pemegang kas kecil menerima BKK
No.011
- Des, 26 Permintaan pembelian perlengkapan kantor dengan PPKK No.012
sebesar Rp 25.000
- Des, 27 Diterima BPKK No.013 pembayaran rekening listrik dan air
- Des, 28 Permintaan penggunaan kas kecil untuk pembayaran pengobatan
karyawan yang sakit dengan PPKK No.014 sebesar Rp 15.000
- Des, 29 Diterima BPKK No.015 pembayaran biaya telegram dan iklan
- Des, 30 Permintaan pembayaran biaya angkut barang dengan PPKK No.16
sebesar Rp 30.000
Buatlah Jurnal Umum atas transaksi Kas Kecil diatas beserta buku kas kecilnya
8
PEMERIKSAAN SALDO KAS KECIL
A. Tujuan Pemeriksaan/Perhitungan fisik saldo kas
Perhitungan fisik dana kas kecil dilakukan oleh petugas yang tidak terkait dengan tugas
pengelolaan kas kecil. Uang tunai dan benda-benda yang tergolong dalam kas kecil dihitung
dan dilaporkan secara rinci mengenai jenis dan nilai per satuan. Jumlah saldo kas kecil
menurut perhitungan fisik harus sama dengan saldo kas kecil menurut catatan. Saldo
menurut catatan dihitung sebagai berikut.
Saldo kas kecil awal periode Rp..............
Ditambah : pengisian dana kas kecil Rp.............. +
Rp..............
Dikurangi : jumlah pengeluaran dana kas kecil
Saldo kas kecil akhir periode Rp............... –
Rp...............
BerikutTujuan Pemeriksaan, antara lain : cukupbaikatas
Untukmemeriksaapakahterdapat internal control yang
transaksipenerimaandanpengeluarankaskecil.
Untukmemeriksaapakahsaldokaskecil sama dengan catatan.
Untukmemeriksaapakahadapembatasanuntukpenggunaankaskecil.
B. Penyusunan Berita Acara Pemeriksaan Kas Kecil
UD Jaya Abadi
Jakarta
Berita Acara Perhitungan Kas Kecil
31 Desember 2014
1. Menurut catatan
Saldo per 1 Desember 2014 Rp. 1.600.000
Pengisian dana kas kecil Rp. 1.500.000+
Rp. 3.100.000
Pengeluaran kas kecil selama bulan Desember Rp. 1.350.000-
Rp. 1.750.000
2. Perhitungan fisik kas kecil
2.1 Uang Kertas
3 lembar @ Rp. 100.000 = Rp. 300.000
6 lembar @ Rp. 50.000 = Rp. 300.000
9 lembar @ Rp. 20.000 = Rp. 180.000
42 lembar @ Rp. 10.000 = Rp. 420.000
59 lembar @ Rp. 5.000 = Rp. 295.000
33 lembar @ Rp. 1.000 = Rp, 33.000
Jumlah uang kertas Rp. 1.528.000
2.2 Uang Logam
105 keping @ Rp. 1.000 = Rp. 105.000
123 keping @ Rp. 500 = Rp. 61.500
195 keping @ Rp. 200 = Rp. 39.000
165 keping @ Rp. 100 = Rp. 16.500
Jumlah uang logam Rp. 222.000+
Jumlah saldo fisik kas kecil 31 Desember 2014 Rp. 1.750.000
C. Perlakuan Adanya Selisih Saldo Kas Kecil
Jika kas menurut perhitungan fisik lebih besar daripada kas menurut catatan, disebut
selisih kas lebih. Jika sebaliknya, disebut selisih kas kurang. Selisih kas dapat terjadi karena
hal-hal sebagai berikut :
1. Jumlah yang diterima atau yang dikeluarkan lebih besar atau lebih kecil daripada
jumlah yang seharusnya dicatat, karena tidak terjadinya uang pecahan kecil.
2. Kehilangan akibat kekeliruan saat transaksi pertukaran, misalnya saat memberikan
uang kembali.
3. Kesalahan pencatatan dalam jurnal
4. Sebab-sebab lain yang sama sekali tidak diketahui.
Pada akhir periode pencatatan, selisih kas lebih dianggap sebagai pendapatan dan
selisih kas kurang dianggap sebagai kerugian atau beban. Dalam laporan laba rugi, selisih kas
lebih diinformasikan sebagai pendapatan diluar usaha, dan selisih kas kurang diinformasikan
sebagai beban diluar usaha. Pencatatan selisih kas kecil dilakukan sebagai berikut :
1. Selisih kas lebih,
Jumlah dana fisik lebih besar daripada saldo pada buku kas kecil. Dicatat dalam
jurnal, yaitu mendebit akun Kas Kecil dan mengkredit akun Selisih Kas Kecil.
2. Selisih kas kurang,
Jumlah dana fisik lebih kecil daipada saldo pada buku kas kecil. Dicatat dalam jurnal,
yaitu mendebit akun Selisih Kas Kecil dan mengkredit akun kas kecil.
Contoh :
Pada tanggal 31 Agustus 2014, terdapat saldo kas kecil Rp. 1.750.000, tetapi jumlah kas
kecil secara fisik Rp. 1.950.000. berarti ada selisih kas lebih sebesar Rp. 200.000.
Jurnalnya Rp. 200.000
Kas Kecil Rp. 200.000
Selisih Kas Kecil
Pada tanggal 31 Agustus 2014, terdapat saldo rekening kas kecil Rp. 1.570.000 tetapi
berdasarkan hitungan fisik berjumlah Rp. 1.750.000. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata
penerimaan dana kas kecil dari kas besar pada tanggal 15 Agustus 2014 sebesar Rp. 950.000
hanya dicatat Rp. 770.000. kesalah tersebut dapat diperbaiki dengan jurnal koreksi sebagai
berikut :
Kas kecil Rp. 180.000
Kas Rp. 180.000
10
Kasus 1
Diketahui PT Palapa pada 1 September 2015 melakukan pembentukkan kas kecil
sebesar Rp 4.000.000, pada 30 September saldo kas kecil pada buku kas kecil sebesar Rp
350.000. Saldo fisik dana kas kecil pada brankas sebesar Rp 350.000. Buatlah berita acara
pemeriksaan kas kecil!
Kasus 2
Diketahui saldo kas kecil PT Wulan Jaya per 1 Juli 2016 sebesar Rp 2.000.000,
selama periode juli 2016 perusahaan melakukan pengisian kas kecil sebesar Rp 1.500.000,
pada 31 juli 2016 saldo kas kecil pada buku kas kecil PT Wulan Jaya sebesar Rp 490.000.
Berdasarkan perhitungan fisik terdapat: 5 lembar @ Rp 50.000, 10 lembar @ Rp 20.000, 3
lembar @ Rp 10.000 dan 4 lembar @ Rp 5.000.
Bagaimanakah perlakuan atas kasus tersebut dan buatlah berita acara atas
pemeriksaan kas kecil periode Juli 2016