4. Kata tugas
- Kata tugas berfungsi dalam ayat,klausa
dan frasa dengan tugas-tugas tertentu.
Perkataan-perkataan dalam golongan kata
tugas masuk ke dalam binaan ayat sama
ada melalui perhubungan dengan
perkataan daripada golongan kata kerja,
kata nama dan kata adjektif. Misalnya,
kata bilangan masuk ke dalam frasa nama
melalui perhubungan dengan kata nama
seperti dalam contoh yang berikut:-
(hlm 92)
Sambungan…. Kata Nama
Frasa Nama
Penonton
Kata bilangan Penjodoh Askar
bilangan Kucing
Ramai -
Dua Orang
Beberapa ekor
Kata penguat pula masuk ke dalam
frasa adjektif melalui perhubungan
dengan kata adjektif . Cth :-
Kata Adjektif
Kata Penguat Kata Adjektif
Sungguh Indah
Amat Bahagia
Paling tinggi
Sambungan……..
Kata-kata tugas masuk ke dalam ayat,
klausa, atau frasa untuk mendukung
sesuatu tugas sintaksis tertentu,iaitu sama
ada sebagai penghubung,
penerang,penguat, pendepan, pembantu,
penegas,penafi,pembenar,pemeri,
ataupun tugas-tugas yang lain lagi.
Berdasarkan tugas-tugas yang demikian,
maka kata tugas boleh dikenal pasti
sebagai yang berikut:-
(i) Kata hubung : dan, atau, tetapi
(ii) Kata seru : Wah, amboi, aduh
(iii) Kata tanya : bagaimana, bila
(iv) Kata perintah : sila, tolong,harap
(v) Kata pangkal ayat : hatta,maka, syahda
(vi) Kata bantu : akan,sudah,pernah
(vii) Kata penguat : sangat,amat,paling
(viii) Kata penegas : juga,lah,tah,pun
(ix) Kata nafi : tidak,bukan
(x) Kata pemeri : ialah,adalah
(xi) Kata sendi nama : di,dari,dalam
(xii) Kata pembenar : ya, benar,betul
(xiii) Kata bilangan : dua,segala,beribu-
ribu,masing-masing
(xiv) Kata arah : atas, bawah, dalam
(xv) Kata pembenda : -nya
(xvi) Kata penekan : -nya
KESIMPULAN…
Pemahaman yang jelas tentang
penggolongan kata dan perbezaan antara
jenis kata, pastinya dapat membantu
pengguna Bahasa Melayu untuk
menggunakan bahasa dengan baik dan
berkesan.