Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Angan-Anganku
diwujudkan oleh seseorang yang hanya berasal
dari kalangan keluarga sederhana yang hanya
mampu mencari uang untuk sehari-hari.
Namun aku tidak peduli sama sekali tentang
omongan orang lain. Saat ini aku hanya percaya
kepada Tuhan yang Maha Esa saja. Bahwa tuhan
akan selalu menolong hamba-hambanya yang
berusaha dengan keras untuk mewujudkan
impiannya.
“Langit, aku mencoba untuk menghiasi dunia
kecilku dengan mewujudkan impian itu” ucapku
pelan. Tidak ada orang disini.
Hari demi hari aku berusaha dengan keras
untuk mewujudkan impian itu dengan lebih giat
belajar. Aku terus belajar dan tidak lupa berdoa
meminta pertolongan kepada Tuhan agar bisa
mewujudkan cita-citaku menjadi seorang
pengusaha yang sudah lama kuimpikan. Dengan
sabar aku menunggu dan percaya pada
kemampuanku sendiri.
34
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Angan-Anganku
Demikian itu adalah suatu usaha yang harus
aku lakukan agar cita-citaku bisa terwujud. Sekian
ceritaku ini semoga bisa menginspirasi bagi
teman-teman yang lain untuk tidak mudah putus
asa dalam berusaha agar mendapatkan hasil yang
sempurna.
TENTARA HEBAT
Oleh Kenzie Nabiha Mahardika
Aku seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun.
Saat ini aku duduk di kelas 3 SDN Mojo 3
35
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Tentara Hebat
Surabaya. Sejak kecil, aku bercita-cita ingin
menjadi seorang tentara. Aku tinggal di kota
Surabaya, di Provinsi Jawa Timur.
Pagi itu seperti biasa, udara pagi sangat segar. Aku
tarik nafasku dalam-dalam, dan ku hembuskan
perlahan-lahan. Aku panjatkan puji syukur atas apa
yang maha kuasa berikan kepadaku. Aku buka
jendela kelasku, dan kemudian guruku pun masuk
kelas untuk memulai pelajaran.
Kami mengawali kegiatan pertama dengan
berdoa, dan dilanjutkan dengan pelajaran. Hari ini
adalah hari yang sangat menyenangkan karena
tepat hari ini, aku berulang tahun yang ke-9.
Guruku dan teman-temanku semuanya
mengucapkan selamat serta doa untukku.
Kemudian guruku menanyakan,
“Kenzie apa cita-citamu?”.
Akupun menjawab, “aku ingin menjadi
seorang tentara, bu”.
35
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Tentara Hebat
Tentara, itulah cita-citaku. Menjadi seorang
prajurit bangsa yang gagah berwibawa, Selalu jujur,
Disiplin, Tegas dan pantang menyerah.
Cita-citaku untuk menjadi tentara menjadi api
semangat belajarku tanpa lelah membaca buku,
Memperhatikan pelajaran, Berlatih berolahraga
dengan teratur agar tercapai cita-citaku. Setiap
anak harus memiliki cita-cita, kata ibu guruku. Demi
ingin mewujudkan cita-citaku, dan kebahagiaan
kedua orang tuaku. Kini saatnya aku menunjukkan
kemampuanku untuk belajar lebih semangat. Untuk
melakukan apa yang dikatakan guru dan orang
tuaku.
Cita-citaku ingin menjadi seorang tentara,
yang bisa melindungi Bangsa dan Negara Republik
Indonesia. Selain belajar, tak lupa aku berdoa dan
berusaha karena tanpa doa dan usaha itu tidak
akan terwujud suatu cita-cita seseorang. Maka dari
itu, raihlah cita-citamu setinggi langit dengan
berdoa dan kerja keras.Guruku berpesan kepadaku
36
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Tentara Hebat
cita-cita itu bagai pensil, Jika kita ingin meraihnya
maka kita harus berusaha dan bekerja keras seperti
halnya meraut pensil agar menjadi runcing. Namun
jika kita tidak bersungguh-sungguh maka
kesempatan itu akan semakin kecil atau bahkan
pupus seperti pensil yang semakin pendek dan
habis.
37
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Pelukis
MENJADI PELUKIS
Oleh Iftitah Putri Nuryadi
Halo perkenalkan namaku Iftitah, dan biasa di
panggil Iffet. Sekarang aku duduk di kelas 5 SDN
Mojo 3 Surabaya. Dari dulu aku ingin menjadi guru,
tetapi entah kenapa aku merasa tidak nyaman dan
kurang meminati profesi untuk menjadi guru.
Ketika aku jalan-jalan ke museum dengan
Dini teman sekolahku, aku tidak sengaja melihat
sebuah lukisan yang sangat bagus.
“Cantik sekali lukisan ini ya Din,” ucapku
kepada Dini.
“Iya sih, pasti yang melukis ini orang hebat.”
kata Dini.
Sejak saat itu, aku mulai belajar untuk
menggambar di sebuah buku. Kemudian akhirnya
aku memutuskan untuk menjadi pelukis karena
38
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Pelukis
kebiasaan hobiku biasanya adalah menggambar
dan mewarnai.
Biasanya setiap waktu kosong, aku suka
menggambar dan mewarnai. Dulu aku memang
tidak bisa menggambar maupun mewarnai, tapi aku
tidak langsung menyerah dan terus berlatih agar
bisa. Dengan terus berlatih, aku mulai suka dengan
gambar. Hampir setiap hari aku pasti selalu
membuat gambar di buku pelajaran, untuk melatih
tangan dan mengisi waktu luang saat di sekolah.
Dengan belajar terus-menerus, aku mulai
terbiasa dengan gambar dan sekarang aku sudah
bisa namun aku belum sebagus orang lain. Dan
itulah perjuangan aku untuk menggapai cita-citaku.
Walaupun aku belum bisa aku tinggal lihat tutorial di
media sosial.
Disini aku belajar untuk tidak menyerah dan
terus semangat apapun kondisinya. Aku akan
terus-menerus untuk belajar menggambar. Dari
sinilah cita-citaku untuk bisa menjadi pelukis. Aku
39
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Pelukis
berharap di masa depan bisa menjadi seorang
pelukis terkenal agar bisa membanggakan keluarga
besarku.
Demikian ini adalah cita-citaku ya
teman-teman semoga bisa menjadi inspirasi bagi
kita semua untuk tidak mudah menyerah dalam
menghadapi sebuah keinginan.
40
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Harapan dan Cita-Cita
HARAPAN DAN CITA-CITA
Oleh Namira Chandra Khirani
Di sebuah desa terpencil terdapat pemukiman
penduduk yang tingkat ekonominya sangat rendah.
Di pedesaan itu ada seorang anak perempuan yang
berusia 9 tahun yang bernama Eliza. Eliza sering
dipanggil dengan nama Eli. Eliza adalah anak yang
rajin. Eliza tinggal bersama neneknya, karena
orang tua Eliza sudah meninggal dunia.
Suatu hari Eliza duduk termenung tatapan
matanya tajam seperti melihat sesuatu. Ternyata
Eliza melihat seorang anak berjalan dengan orang
tuanya dia sepertinya sangat gembira. Eliza merasa
sedih dan iri melihat anak berjalan bersama orang
tuanya. Eliza sangat ingin membahagiakan
41
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Harapan dan Cita-Cita
neneknya. Eliza ingin mempunyai cita-cita menjadi
orang sukses.
Sejak itu Eliza lebih giat belajar dan
membantu neneknya. Dia percaya bahwa dengan
usaha dan doa cita citanya akan terwujud. Ternyata
anak yang dilihat Eliza kemarin adalah tetangga
sebelah rumahnya. Eliza berkenalan dengan anak
itu. Dia bernama Vivi. Vivi juga mempunyai cita cita
menjadi guru bahasa Indonesia. Sama, ternyata
Vivi juga bekerja keras demi membahagiakan orang
tuanya. Sekarang Eliza dan Vivi menjadi teman
yang baik.
Suatu hari Eliza dan Vivi berolahraga pagi di
sekitar komplek rumahnya. Di tengah perjalanan
Eliza dan Vivi bertemu dengan anak laki laki duduk
dipinggir jalan. Eliza dan Vivi pun berjalan ke
tempat anak itu. Eliza dan Vivi berkenalan dengan
anak laki itu. Ternyata dia namanya Rudi. Rudi
tinggal dirumah tantenya, tantenya bernama tante
Jessy kata Rudi tantenya sangat jahat kepada
42
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Harapan dan Cita-Cita
Rudi. Dengan alangkah baiknya Eliza dan Vivi
memberikan makanan dan minuman baru.
Sekarang Eliza dan Vivi berteman dengan
Rudi. Saat itu mereka bermain dan
bercakap-cakap.
Vivi bertanya kepada Rudi, “Rudi kenapa
kamu tidak tinggal di rumah budemu?”
“Iya, karena tanteku melarang aku tinggal di
sana.” Jawab Rudi.
“Wah kasihan ya Rudi,” sahut Eliza.
“Iya kasian,” tambah Vivi kepada Rudi.
Rudi menjawab “Eh tapi aku tetap sabar
kok.”
Mereka pun melanjutkan bermain. Saat
malam hampIr tiba mereka pulang kerumah masing
masing. Tetapi Rudi lupa jalan pulangnya. Eliza dan
Vivi mengantarkan Rudi kerumah tantenya.
Pesan moral dari cerita di atas adalah kita
harus berjuang tanpa mengeluh jika ingin terwujud
cita citamu.
43
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Kelak Ku Menjadi Dokter
KELAK KU MENJADI DOKTER
Oleh Jeanneta Marhaendysty
Perkenalkan namaku Jeanneta. Aku kelas 3 SD.
Aku sekolah di SDN MOJO III / 222 Surabaya. Aku
memiliki teman-teman yang baik sekali. Aku juga
sangat suka kepada teman-temanku karena
semuanya teman-temanku juga baik sekali
kepadaku.
43
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Kelak Ku Menjadi Dokter
Guru-guru di sekolahku sikapnya juga baik.
Pada saat jam pelajaran Bahasa Indonesia dimulai,
Pak guru memberikan materi tentang cita-cita. Pak
guru menanyakan cita-cita satu persatu murid di
kelasku termasuk aku.
Pertanyaan yang ditanyakan adalah “Mau
jadi apa kalian kelak nanti?’’
Kemudian teman-teman memberikan
pendapatnya mengenai pertanyaan yang
ditanyakan Pak guru. Ada yang ingin menjadi pilot,
tentara, polisi, notaris, konsultan, pramugari, dokter,
suster, satpam, polwan, penjaga bengkel, guru,
penyanyi, artis, model, fotografer, pak guru senang
sekali bisa mendengar cita-cita muridnya. Aku juga
menyampaikan tentang cita-citaku kelak. Aku
menjelaskan kepada pak guru, kalau cita-citaku
ingin menjadi dokter.
Pak guru menanyakan “Kenapa kamu ingin
menjadi seorang dokter?”
44
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Kelak Ku Menjadi Dokter
Lalu aku menjawab, “Karena Aku bisa
menolong semua orang yang lagi kesusahan
ataupun sakit.”
Selain itu, menurutku menjadi seorang
dokter adalah pekerjaan yang mulia. Menjadi
seorang dokter, bisa meringankan beban orang
yang kurang mampu.
Menjadi dokter tidak hanya tentang uang.
Aku dituntut untuk kerja ikhlas, tulus, dan sosial
membantu menyembuhkan orang yang lagi sakit.
Pak guru berpesan kejarlah cita-cita kalian yang
setinggi langit itu. Serta jangan pantng menyerah
menghadapi segala rintangan dan tidak mudah
putus asa.
Demi mewujudkan cita-cita menjadi seorang
dokter, Aku harus rajin belajar serta beribadah. Aku
juga meminta kepada Orang Tuaku supaya
mendaftarkan ikut bimbingan belajar ataupun
mengikuti les privat. Aku yakin dengan usaha yang
45
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Kelak Ku Menjadi Dokter
kuat serta rajin belajar Aku dapat mewujudkan
cita-citaku menjadi seorang dokter.
JASA SEORANG DOKTER
Oleh Fierza Arkana Wibisono
46
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Jasa Seorang Dokter
Dokter adalah sosok yang berjasa menyembuhkan
pasien atau seseorang yang sedang sakit. Dokter
membantu menyembuhkan penyakit yang diderita
pasien. Apabila saya besar nanti, saya ingin
menjadi dokter, karena dokter adalah seseorang
yang sangat berjasa. Saya harus belajar dengan
giat agar saya dapat meraih cita-cita saya yang
ingin menjadi dokter.
Saat kecil, saya sakit demam berdarah dan
dibawa ke dokter oleh orang tua saya. Awalnya
saya takut dibawa ke rumah sakit, karena saya
takut dengan jarum suntik. Jarum suntik sangat
menakutkan, jadi waktu itu saya tidak terpikirkan
ingin menjadi dokter. Bertemu dokter saja takut,
apalagi punya cita-cita menjadi dokter. Itu tidak
mungkin.
Tetapi saat itu saya terinspirasi ingin menjadi
dokter karena saat saya di rumah sakit, saya
sedang melihat seorang dokter yang sedang
berjuang mengobati pasiennya yang kesakitan.
47
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Jasa Seorang Dokter
Pasien itu masih anak kecil seperti saya. Dia
terlihat sangat lemas dan ketakutan saat akan
disuntik.
“Kenapa wajahmu sangat ketakutan?” dokter
itu bertanya ke anak kecil yang lemas tersebut.
“Iya, karena aku takut disuntik.” anak kecil
menjawabnya dengan nada pelan.
“Mengapa kamu merasa takut? Disuntik
rasanya seperti digigit semut.” dokter tersebut
berkata lagi sambil mempersiapkan alat suntiknya.
Tapi dokter itu sangat baik karena
memberikan semangat dan memberi sebuah
permen agar anak itu tidak takut lagi. Akhirnya anak
itu tidak takut disuntik karena diberi semangat.
Saya jadi ikut semangat, dan tidak takut dengan
jarum suntik.
Jasa seorang dokter tak akan pernah saya
lupakan. karena dokter membantu dan berkorban
untuk membantu menyembuhkan penyakit
seseorang yang sedang melawan kesakitan. Tak
48
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Jasa Seorang Dokter
akan kulupakan jasa seorang dokter amat besar
memperjuangkan nyawa seseorang. Jika kau sakit,
kau membantu menyembuhkanku, jasamu tak
ternilai dengan uang.
Saya akan mengingat jasamu yang mulia,
tak akan saya lupakan jasamu yang sangat besar.
Jika tak ada kau, orang-orang akan kesulitan
menghadapi penyakit yang dideritanya. Karena itu
saya akan menjadi dokter supaya bisa membantu
orang-orang yang kesakitan.
49
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
GURU PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
Oleh Clarissa Putri Gracia
Semua orang mempunyai cita-cita, demikian juga
dengan aku. Cita-citaku adalah aku ingin menjadi
guru saat dewasa nanti.
“Mengapa aku ingin menjadi guru saat
dewasa nanti? Pertanyaan itu sering sekali
dilontarkan orang kepadaku.”
“Karena sejak kecil aku suka apabila melihat
guru sedang mengajar murid-muridnya.” selorohku.
Mengajari membaca, menulis, menyanyi, berhitung,
dan lain sebagainya. Aku harus belajar dengan giat
dan rajin agar cita-citaku tercapai.
Di rumah aku sering mengisi waktu
kosongku dengan membaca buku, karena buku
adalah jendela dunia. Maka apabila ditanya apa
hobiku? Ya hobiku adalah membaca buku dan
50
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
belajar. Beberapa kali aku mendapatkan nilai yang
jelek tapi aku tidak putus asa untuk terus belajar
dan belajar lagi. Tidak hanya belajar aku juga harus
banyak berdoa dan memohon penyertaan dari
Tuhan agar setiap hari aku mendapatkan ilmu
pengetahuan baru dan bermanfaat bagi banyak
orang.
Dengan giat belajar aku bisa menggapai
cita-citaku dan bisa berguna bagi nusa dan bangsa.
Banyak satu dan lain hal yang membuat aku ingin
menjadi guru salah satu alasannya adalah karena
guru adalah pahlawan kita. Tanpa guru kita tidak
bisa membaca, menulis, dan lain-lain.
Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.
Banyak pengorbanan yang guru lakukan untuk para
muridnya, diantaranya adalah saat mereka sedang
sakit, seharusnya seorang guru beristirahat saja di
rumah namun ia tetap berangkat ke sekolah untuk
mengajar muridnya.
51
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Guru juga seringkali tidak punya jam
istirahat, yang seharusnya mereka istirahat untuk
makan, minum, dan tidur tetapi tertunda karena
menyiapkan materi untuk kita esok hari. Dan
banyak lagi pengorbanan yang guru lakukan untuk
muridnya. Maka dari itulah alasan mengapa aku
ingin menjadi seorang guru, agar bisa menjadi
pahlawan bagi negara.
Supaya bisa mencapai cita-cita yang kita
harapkan dibutuhkan banyak kesabaran, ketekunan
dalam belajar, tidak mudah putus asa, banyak
berlatih, banyak membaca, berdoa, dan juga tetap
semangat dan lain sebagainya. Karena aku sangat
ingin menggapai cita-citaku aku harus melakukan
itu semua dengan semangat.
Aku semangat bersekolah, semangat belajar,
semangat membaca buku, semuanya aku lakukan
dengan sungguh-sungguh. Mungkin dulu awal-awal
aku sempat mengeluh dan menyerah karena aku
sering sekali mendapatkan nilai yang jelek tapi
52
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
sekarang hampir setiap ujian aku mendapatkan
nilai 9, itu semua berkat kerja keras, semangat, dan
dukungan dari orang-orang yang ada di sekitarku.
Bahkan aku juga sering diikutkan lomba oleh
guruku, yaitu lomba bercerita, lomba mendongeng,
dan lain-lain. Aku juga pernah beberapa kali
menjadi juara kelas, saat itu aku sangat senang,
bersyukur, dan tidak menyangka jika aku menjadi
juara kelas. Aku sangat bangga dengan diriku
sendiri begitu pula dengan orang tuaku. Dengan itu
kita bisa mendapatkan nilai yang bagus, hingga kita
dan orang tua dapat bangga dan puas dengan hasil
nilai kita.
53
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Aku Bisa Menjadi Dokter
AKU BISA MENJADI DOKTER
Oleh Putri Aprilia Annur Laila
Perkenalkan namaku Putri Aprilia. Aku kelas 4-A
sekolah di SDN Mojo III No. 222. Aku mempunyai
hobi membaca. Kegiatanku sehari-hari selain
sekolah adalah membaca. Kalau berbicara tentang
membaca, membaca merupakan hobiku sejak
54
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Aku Bisa Menjadi Dokter
kelas satu SD. Buku bacaan yang sering aku baca
adalah buku tentang biografi. Aku juga suka
membaca buku cerita.
Setiap hari, waktu ku gunakan untuk
membaca. Karena sudah hobinya membaca,
sampai-sampai aku tidak berkeinginan untuk
bermain bersama teman-teman. Kalaupun bermain
jam bermainku aku batasi. Selebihnya waktuku aku
gunakan untuk membaca. Aku mempunyai
harapan, waktu dewasa nanti aku ingin menjadi
seorang dokter.
Aku tahu, perjuangan menjadi seorang
dokter memang tidak mudah. Jatuh bangun untuk
tetap di jalur menggapai cita-citaku tetap aku jalani.
Pengorbanan waktu, tenaga, dan perasaan telah
aku usahakan.
“Apakah aku bisa?’’ Sekarang yang aku
pikirkan adalah tetap fokus menggapai cita-citaku.
Melangkah menuju babak baru kehidupanku atau
55
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Aku Bisa Menjadi Dokter
mungkin aku masih harus mengumpulkan
puing-puing semangatku yang hampir runtuh.
Aku melanjutkan pendidikan di Universitas
negeri di Kota Surabaya. Aku mengambil jurusan
kedokteran agar cita-citaku bisa tercapai dan aku
ingin sekali mewujudkannya. Pada saat pendidikan,
banyak sekali praktek yang aku tempuh.
Di sebuah ruangan praktek inilah aku mulai
mengasah kemampuan klinik produk peran sebagai
dokter dan pasien melakukan anamnesis
melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
penunjang. Tentu saja semua itu sebagai bekalku
nanti. Derap langkahku menuntunku ke sebuah bilik
yang tidak asing bagiku.
Selongsong cahaya tampak masuk
menembus jendelanya sayup-sayup masih terbesit
dengan jelas dalam ingatanku di tempat inilah aku
menggali ilmu pengetahuan dan membunuh rasa
ingin tahu. Kata orang buku adalah jendela dunia.
Aku setuju dengan pernyataan itu. Jika boleh aku
56
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Aku Bisa Menjadi Dokter
bilang, tanpa buku hanyalah butiran debu. Seorang
bijak pernah berkata jika kamu tidak tahan pada
lelahnya belajar maka kamu akan merasakan
perihnya kebodohan.
CITA-CITAKU MENJADI YOUTUBER
Oleh Rizky Rahmad
57
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Youtuber
Namaku Rizky. Aku lahir tanggal 15 Februari 2011
di Surabaya. Di rumah aku tinggal bersama ayah,
adik, dan ibuku. Aku tinggal di Jojoran 3E Dalam
nomor 14A. Aku bercita-cita ingin menjadi youtuber,
sebab itu aku harus belajar dengan tekun supaya
bisa meraih cita-citaku.
Aku sekolah di SDN MOJO 3 Surabaya. Aku
sekarang duduk di kelas 5 jadi aku harus belajar
dengan baik karena sudah berada di kelas besar.
Tetapi itu semua tidaklah mudah karena terkadang
aku pernah dimarahi oleh guruku karena aku
pernah datang terlambat. Maka dari itu aku tidak
boleh datang terlambat lagi.
Hari demi hari aku lebih giat belajar lagi dan
berdoa kepada Allah SWT supaya aku bisa meraih
cita-citaku menjadi youtuber. Itu semua karena aku
suka sekali menonton youtube. Banyak sekali
konten-konten youtube yang bermanfaat yang aku
tonton sehari-hari. Dan juga banyak kreator yang
aku idolakan karena konten yang mereka buat
57
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Youtuber
sangat bermanfaat dan memberikan inspirasi
untukku.
Aku ingin menjadi bermanfaat seperti para
kreator tersebut. Membuat vlog, membuat diy (do it
yourself), dan berbagai konten-konten bermanfaat
lainnya. Waktu luang dirumah, kuhabiskan mencari
referensi video konten youtube.
“Apakah kamu tidak bermain di luar bersama
teman-temanmu?” Ibuku bertanya kepadaku.
“Daripada waktuku kuhabiskan dengan
bermain, mending aku mencari konten youtube Bu.”
jawabku sambil membuka youtube.
Saat aku SMP nanti aku harus patuh kepada
orang tuaku karena mereka merawatku dari kecil
hingga besar, aku harus memikirkan bagaimana
caranya aku bisa menjadi youtuber. Aku harus
membuat akun youtube terlebih dahulu untuk bisa
membuat konten-konten yang baik. Selanjutnya aku
harus memikirkan konsep konten yang akan aku
buat nantinya.
58
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Youtuber
Saat aku SMA nanti aku akan berumur 15
tahun dan adikku akan berumur 9 tahun, aku harus
belajar giat supaya bisa menjadi seorang youtuber.
Adikku juga sama ingin menjadi youtuber dan
adikku saat ini masih berumur 5 tahun.
Setelah aku kuliah nanti aku akan membeli
laptop dengan uang sendiri dengan menggunakan
uang yang sudah kutabung dan aku harus
berterima kasih kepada orang tuaku karena itu.
Itulah perjalanan hidupku semoga aku bisa
menjadi anak yang sholeh dan berbakti pada orang
tuaku.
59
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Dokter Hewan
CITA-CITAKU MENJADI DOKTER HEWAN
Oleh Sabrina Qaireensa Anrum
Minggu pagi ini cerah sekali, dan matahari bersinar
indah. Aku dan keluargaku berada di Taman Flora,
karena ingin menikmati rindangnya pepohonan
sambil menemani adikku si Kemal yang sedang
bermain di area permainan. Aku memilih tempat,
menggelar tikar kecil, dan menikmati gorengan
yang sudah disiapkan mama sejak pagi. Sambil
makan pisang goreng, aku menikmati angin
sepoi-sepoi yang terasa begitu sejuk. Tiba-tiba saja,
aku berpikir kelak aku ingin menjadi apa setelah
dewasa. Sedangkan kini aku masih berusia
delapan tahun, dan masih kelas dua SD.
Untuk saat ini, yang aku tahu bahwa aku
harus belajar sebaik mungkin, dan tidak boleh
memberikan contoh yang jelek pada Kemal.
60
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Dokter Hewan
Selebihnya, aku hanya memikirkan bagaimana aku
bisa bermain sesukaku. Terkadang, aku juga
mengamati ayahku yang bekerja sebagai IT.
Bagaimana ayah selalu sibuk dengan laptopnya,
dan itu membuatku penasaran dan ingin belajar
lebih. Begitu pula saat bertemu sepupuku mas
Rama, yang bekerja sebagai dosen di Denmark
dan sering mengirimi foto-fotonya saat di
kampusnya.
Semua itu menjadikanku semangat lagi saat
belajar dan mengerjakan PR, karena sepertinya
menyenangkan bisa menjadi dosen atau saat
bersama mas Andika. Melihat bagaimana dia bisa
langsung tahu apa yang menyebabkan kucingku si
Govi tidak mau makan, dan itu membuatku takjub.
Satu-persatu bayangan orang-orang yang aku
kagumi terlintas di pikiranku.
Tiba-tiba, mama memanggilku dan
membuyarkan lamunanku. Karena Aku bingung
dengan cita-citaku yang begitu banyak.
61
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Dokter Hewan
‘’Mama cita-cita yang paling bagus itu apa?”
tanyaku kepada mama.
“Cita-cita yang paling bagus adalah saat kita
melakukan pekerjaan itu dengan bahagia, dan tidak
putus asa saat menghadapi tantangan, dari
pekerjaan itu dan yang paling penting untuk orang
lain,” jawab mama.
Setelah mendengarkan perkataan mama kini
aku harus tahu minat dan bakat yang aku miliki dan
yang terpenting tentunya yang Aku sukai. Saat ini
Aku sangat menyukai cita–cita sebagai dokter
hewan. Tak terasa hari sudah siang, matahari pun
bersinar terik aku pulang kerumah dengan hati
bahagia bahwa Aku sekarang tahu apa cita-citaku.
62
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Jadi Dokter Harus Makan Sayur
JADI DOKTER HARUS MAKAN SAYUR
Oleh Soraya Septiyona
Aku Soraya Septiyona, teman-temanku biasa
memanggilku soraya. Aku sekarang kelas 2 SD,
aku sekolah di SDN Mojo 3. Jika besar nanti aku
ingin menjadi dokter. Jika aku menjadi dokter, aku
bisa mengobati orang-orang yang sedang sakit,
dan bisa membantu orang-orang yang tidak mampu
untuk berobat di rumah sakit. Ibu ku sangat senang
sekali jika aku bisa menjadi dokter saat aku besar
nanti.
Ibu berkata jika ingin menjadi dokter aku
harus belajar dengan rajin dan
63
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Jadi Dokter Harus Makan Sayur
bersungguh-sungguh, aku juga tidak boleh malas
serta tidak lupa untuk berdoa. Selain itu aku juga
harus banyak makan sayur dan buah-buahan.
Karena sayur dan buah banyak mengandung
vitamin yang bisa membantu untuk menjaga
kesehatan tubuh dan pikiran.
Jika kita punya tubuh yang kuat dan sehat
maka kita pasti akan lebih mudah untuk menerima
pelajaran yang diberikan oleh bapak ibu guru di
sekolah. Akan tetapi aku sangat tidak menyukai
makan sayur dan buah.
“Soraya, ayo makan dulu! Jangan lupa
sayurnya juga dimakan ya”, ibu mengingatkanku
untuk menghabiskan sayuran yang ada di makan
siangku.
“Ah ibu, aku kan tidak suka makan sayur”,
jawabku kepada ibu sambil memasang wajah
cemberut. Ibu pun mendekatiku sambil mengusap
rambutku.
64
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Jadi Dokter Harus Makan Sayur
“Katanya ingin menjadi dokter? Ya harus
mau makan sayur, supaya bu dokternya punya
badan yang sehat dan kuat”, ucap ibu kepadaku
supaya aku mau memakan sayur.
Akhirnya aku pun mencoba memakan sayur
yang dihidangkan oleh ibu, sedikit sekali aku
memakannya karena baru kali ini aku makan sayur.
Akhirnya setiap kali aku makan, ibu selalu
menambahkan sayuran dimakananku dan mau
tidak mau aku tetap harus memakannya.
Setelah terbiasa, akhirnya aku pun ketagihan
makan sayur setiap kali makan. Ibu ku sangat
senang sekali, karena aku sekarang menyukai
sayuran. Dan aku akan terus berusaha supaya bisa
mewujudkan cita-citaku menjadi seorang dokter
dan membuat bangga kedua orang tua ku.
65
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Astronaut
CITA-CITAKU MENJADI ASTRONAUT
Oleh Stevan Imanuel S.
Saat kecil aku suka membuat mainan pesawat dari
kertas lalu menerbangkannya di depan halaman
rumah. Aku juga tertarik dengan mainan luar
angkasa. kesukaanku terbawa sampai aku besar.
Dari hal itulah, saat aku dewasa Aku bercita-cita
menjadi seorang astronaut.
66
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Astronaut
Aku tahu bahwa cita-citaku sangat tinggi,
dan menjadi astronaut tidak mudah. Tetapi aku
tidak putus asa. Aku akan terus belajar dan bisa
menguasai bahasa inggris. Aku juga harus pintar
tentang pelajaran sains. Sejak itulah aku semakin
giat belajar demi bisa mewujudkan cita-citaku.
Lulus SD, aku mulai lebih serius memilih
sekolah SMP yang cocok buat aku. Karena aku
tidak mau salah dalam menentukan sekolah SMP.
Aku berharap di sekolah SMP yang aku pilih
program kegiatan belajarnya bisa mendukung.
Demi mengejar cita-citaku, aku ingin fokus di
semua mata pelajaran yang aku ikuti agar
mendapatkan nilai yang tinggi. Memasuki jenjang
SMA kelas 3, aku mengambil jurusan IPA.
“Stevan, setelah lulus nanti kamu mau kuliah
mengambil jurusan apa?” tanya guruku.
“Aku ingin mengambil jurusan teknik bu.”
jawabku.
67
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Astronaut
“Mengapa kamu mau mengambil jurusan
teknik?” tanya guruku lagi.
“Karena aku ingin menjadi seorang astronaut
bu.” jawabku sambil membaca buku tentang
astronomi.
Baru di jenjang perkuliahan, aku mengambil
jurusan teknik. Menjadi seorang astronaut harus
berbadan sehat, mempunyai prestasi, dan sanggup
melakukan pekerjaan yang dilakukan di antariksa
dengan kondisi ekstrim.
Jika hanya sekedar jalan-jalan di luar
angkasa, maka tentu tidak butuh keahlian apapun
selain kondisi fisik yang kuat dan kemampuan
untuk melewati kondisi ekstrim. Biasanya para
astronaut akan melalui pelatihan khusus yang
menyiapkan mereka untuk menghadapi kondisi di
luar angkasa.
68
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
MENJADI KOWAL
Oleh Syhrenka Aulia Arsyafanie
Menjadi seorang tentara wanita tentu pasti banyak
yang menyukainya. Bahkan ada yang
69
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
menjadikannya cita-cita kelak di masa depan. Itu
terjadi kepada seorang gadis bernama Syhrenka
Aulia Arsyafanie yang masih duduk di bangku SD.
Walaupun ia masih duduk di bangku SD, ia sudah
memiliki cita-cita yang akan ia wujudkan ketika
besar yaitu menjadi Kowal.
Membela negara dan melindungi negara
adalah tugas tentara, mau tentara wanita ataupun
pria. Tugas mereka sama dan memiliki jasa yang
begitu besar kepada negara. Wajar saja kalau
banyak sekali anak yang masih duduk di bangku
SD ingin menjadi tentara.
Suasana sekolah pagi ini sedikit rame pasal
bel belum berbunyi, wajar saja kalau anak-anak
masih berkeliaran di sekitar sekolah. Berbeda
dengan gadis dengan bertage Syhrenka Aulia A, ia
asyik dengan dunia nya sendiri dan tak
memperdulikan sekitar.
“Syhren,” panggil seseorang yang sedang
duduk di samping Syhren.
70
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
“Oh Daffa, kenapa?”, tanya Syhren yang tak
mengalihkan pandangannya dari buku yang ia
pegang.
“Kamu sedang baca apa?” tanya balik Daffa
selaku teman sekelas Syhren.
“Hanya membaca”, jawab Syhren.
“Tapi kamu terlihat serius sekali, buku apa
yang kamu baca?,” tanya Daffa.
“Tentang kowal”, jawab Syhren.
“Kowal? Apa kepanjangan nya?”
“Komandan wanita angkatan laut.”
“Oh kamu ingin menjadi seorang Kowal?”
tanya Daffa dan diangguki oleh Syhren.
“Hmm... kamu memiliki cita-cita yang hebat,
aku doakan semoga cita-citamu terwujud. Kalau
gitu aku ke yang lain dulu ya Syhren, bye…” ucap
Daffa.
Pukul 7 pagi tepat bel berbunyi dan semua
anak yang sedang berada di luar langsung
71
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
berbondong-bondong masuk ke kelas
masing-masing.
“Selamat pagi anak anak ku tercinta,” ucap
guru kelas Syhren.
“Pagi juga Bu Guru,” ucap semua murid
serentak.
“Sebelum kita memulai pembelajaran mari
kita berdoa sesuai agama masing-masing, berdoa
mulai” ucap guru dan semua langsung berdoa
masing-masing agama mereka.
“Oke anak-anak kali ini ibu akan menyuruh
kalian membuat cerita pendek tentang cita-cita
yang kalian inginkan setelah selesai berikan
kepada ibu biar ibu nilai. Yang sudah selesai nanti
boleh melakukan apapun tapi dikelas saja sambil
nunggu bel istirahat berbunyi.”
“Baik bu,”
Waktu terus berjalan semua anak anak di
kelas asik menulis cita-cita mereka masing masing.
72
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
“Syhren, kamu akan menulis apa untuk
cita-citamu” tanya teman sebangku Syhren.
“Aku ingin menjadi seorang Kowal.”
“Wah cita-citamu hebat menjadi seorang
komandan wanita angkatan laut.” ucap teman
sebangku Syhren.
“Kalau kamu?”
“Aku ingin menjadi dokter, supaya bisa
menyembuhkan orang yang sedang sakit.”
“Cita-cita mu hebat dan berjasa kepada
orang lain”.
Tak terasa bel berbunyi lalu semua anak
mengumpulkan buku yang sudah menuliskan
cita-cita mereka kelak.
“Ok anak anak kalian boleh istirahat”, ucap
guru lalu berjalan keluar dari kelas.
Semua anak langsung berhamburan keluar
dari kelas ada yang masih di kelas juga karena
sudah membawa bekal.
“Ayo Syhren,” ajak Daffa.
73
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
“Loh? Aku pikir kamu udah ikut mereka tadi
keluar.”
“Gak, aku mau keluar bareng kamu aja yuk.”
Selama jam istirahat Syhren dan Daffa
menghabiskan waktu bersama namun tak hanya
mereka tapi ada juga teman mereka yang ikut
bergabung.
Kring.. Kring.. Bel kedua telah berbunyi
membuat anak-anak yang sedang asik bermain
langsung berlari masuk ke kelas mereka. Begitupun
dengan kelas Syhren mereka semua langsung
terduduk di bangku masing masing dan tak lama
guru yang mengajar datang ke kelas mereka.
“Assalamualaikum semua,” ucap guru
berjilbab.
“Wassalamu’alaikum Bu”.
“Hari ini kita akan belajar tentang nabi nabi
ok?”, ucap bu guru.
“Ok bu”.
74
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Menjadi Kowal
Selama waktu pelajaran agama yang khusus
untuk agama Islam dan tidak beragama Islam tetap
dikelas tapi mereka mengerjakan tugas yang sudah
di berikan guru agama mereka masing masing.
Kring.. kring… Bel bunyi pulang sekolah
berbunyi dan tak terasa waktu sudah menunjukkan
pukul 10.00 waktunya semua murid kelas 3 pulang
kerumah masing masing.
CITA-CITAKU MENJADI GURU
Oleh Zara Nur Fa’mi
Perkenalkan namaku Zara kelas 2-D SDN MOJO 3.
Aku mempunyai cita-cita menjadi seorang guru.
Maka dari itu aku belajar yang rajin agar-cita-citaku
bisa tercapaì. Pada saat di sekolah jam pelajaran
dimulai, aku melihat salah satu guru Bahasa
Indonesia dengan sabar, pengertian pada saat
mengajar di kelas. Dari situ alasanku menjadi
seorang guru.
75
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Guru
Menjadi seorang guru adalah tugas yang
mulia. Karena aku bisa mengajari siswa sekolah
dari yang tidak bisa membaca dan berhitung bisa
pintar membaca dan berhitung. Selain itu, aku juga
bisa mendidik siswa di sekolah agar mereka kelak
bisa mewujudkan impian dan cita-citanya.
Disamping itu, seorang guru dituntut memberikan
contoh yang baik kepada para siswa agar kelak
memiliki sikap, budi pekerti yang baìk.
Mewujudkan cita-cita menjadi guru tidak
semudah yang dibayangkan. Banyak rintangan
yang harus dilalui. Aku dituntut harus bisa disiplin
terhadap diri sendiri. Disiplin terhadap hal-hal kecil.
Misalnya harus bangun pagi hari agar tidak telat
pergi ke sekolah. Bergegas mandi lalu sarapan.
Setelah itu bergegas berangkat ke sekolah.
Sesampainya di sekolah, aku harus bersikap
baik dan sopan kepada semua teman dan guru.
Pada saat jam pelajaran dimulai, aku harus
mendengarkan dan mencatat materi yang
75
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Guru
disampaikan oleh guru kelas. Serta mengerjakan
tugas-yang diberikan oleh guru kelas dengan baik
dan benar. Pada saat jam istirahat aku pakai
berkunjung ke perpustakaan membaca buku.
“Zara, cita-citamu nanti mau jadi apa?” salah
seorang temanku bertanya kepadaku.
Aku menjawab sambil membaca buku cerita
kesukaanku. “Aku ingin menjadi seorang guru.”
Perpustakaan adalah salah satu tempat
favoritku di sekolah. Di sana aku bisa menyalurkan
hobi membacaku. Buku yang sering aku baca
adalah buku cerita serta buku dongeng. Pada saat
jam pulang pun sambil menunggu di jemput Ibuku.
Waktu menunggu jemputan aku gunakan untuk
berkunjung ke perpustakaan.
Tidak hanya membaca buku cerita dan
dongeng saja. Setelah membaca langsung aku
salurkan buat menulis cerita. Biasanya cerita yang
76
Gendis Sewu Berkarya:
Angan Anak Hebat – Cita-Citaku Menjadi Guru
aku tulis seputar tentang kegiatan sehari-hari. Tidak
hanya menulis tentang kehidupan sehari-hari saja.
Aku juga mulai menulis tentang tema yang lain.
Misalnya tentang pahlawan, hobi, cita-cita, serta
kasih sayang. Semua itu aku lakukan semata-mata
agar aku bisa mewujudkan cita-citaku menjadi
seorang guru.
77