The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by putriwidia459, 2021-07-08 17:15:22

E-BOOK Teori Warna

E-BOOK Teori Warna

1. Pengertian Teori Warna
warna merupakan spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya bewarna
putih (cahaya sempurna). Identitas suatu warna juga dapat ditentukan oleh
panjang gelombang dari cahaya putih tersebut.
Jenis-Jenis Warna dan Penjelasannya
Warna Primer
Warna primer merupakan warna pokok atau pertama yang pembentukannya tidak
disertai dengan warna yang lain.

a. Merah, yang sebenarnya bernama Magenta yakni merah semu ungu.
b. Biru, yang sebenarnya bernama Cyan yakni biru semu hijau.
c. Kuning, yang sebenarnya bernama Yellow.

Dan warna warna primer diatas sering disingkat CMY (Cyan, Magenta, Yellow)
dalam dunia percetakan.

Gambar Warna Premier
Sumber : http://edupaint.com/warna/4529-pencampuran-warna-warna-dalam-

lingkaran-warna

2. Warna Skunder
Warna sekunder merupakan warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna
primer.

a. Orange atau Jingga hasil campuran merah dengan kuning.
b. Hijau yaitu warna hasil campuran kuning dengan biru.
c. Ungu/Violet yaitu warna hasil dari campuran biru dengan merah.

Gambar Warna Skunder
Sumber : https://materibelajar.co.id/pengertian-warna/

3. Warna Intermediate
Warna intermediate merupakan warna pada lingkaran warna yang letaknya
diantara warna primer dan warna sekunder.

a. Merah Violet (Red Violet) yakni ialah warna yang letaknya diantara merah dan
violet/ungu.

b. Merah Jingga (Red Orange) yakni ialah warna yang letaknya diantara merah dan
jingga.

c. Kuning Jingga (Yellow Orange) yakni ialah warna yang letaknya diantara kuning
dan jingga.

d. Kuning Hijau (Yellow Green) yakni ialah warna yang letaknya diantara kuning
dengan hijau.

e. Biru Hijau (Blue Green) yakni ialah warna yang letaknya diantara biru dan hijau.
f. Biru Violet (Blue Violet) yakni ialah warna yang letaknya diantara biru dan violet

atau ungu.

Gambar Warna Intermediate
Sumber : https://materibelajar.co.id/pengertian-warna/

4. Warna Tersier
Warna tersier merupakan warna yang berasal dari pencampuran antara warna
primer dengan warna sekunder. Berikut ini adalah macam macam warna tersier
yaitu:

a. Coklat Merah merupakan warna yang dihasilkan dari campuran warna merah
dengan warna hijau.

b. Coklat Kuning merupakan warna yang dihasilkan dari campuran warna kuning
dengan warna ungu.

c. Coklat Biru merupakan warna yang dihasilkan dari campuran warna biru dengan
warna jingga atau orange.

Gambar Warna Tesier
Sumber : https://lincahmatematika.blogspot.com/2020/08/macam-macam-warna-

primer-sekunder.html

5. Warna Kuarter
Warna kuarter adalah warna keempat,yaitu warna hasil pencampuran dari dua
warna tersier atau warna ketiga.

a. Coklat Jingga (Jingga / Oranye Kuarter, atau semacam Brown), yaitu hasil
percampuran kuning tersier dan merah tersier.

b. Coklat Hijau (Hijau kuarter, semacam Moss Green), yaitu percampuran biru
tersier dan kuning tersier.

c. Coklat Ungu (Ungu / Violet kuarter, atau semacam Deep Purple), yaitu hasil
percampuran merah tersier dan biru tersier.

6. Macam Macam Atribut Warna
a. Hue

Hue merupakan sebutan atau istilah berbagai macam warna dalam satu jenis
warna.
b. Value
Value atau gelap terang adalah tingkat gelap atau terangnya suatu warna. Warna
yang memiliki tingkat terang paling tinggi adalah warna putih, sedangkan warna
dengan tingkat gelapnya paling tinggi adalah hitam. Semakin terang suatu warna
maka semaking tinggi valuenya.

Gambar Atribut Warna

Pengertian Psikologi Warna

Arti psikologi warna merupakan cabang dari ilmu psikologi yang mempelajari
tentang warna sebagai faktor yang mempengaruhi perilaku manusia. Ilmu ini
mempelajari tentang pengaruh warna terhadap emosi dan juga perilaku manusia.

Seorang psikolog bernama Carl Gustav menggunakan warna sebagai alat
psikoterapi. Jung, seorang psikolog lainnya juga percaya bahwa setiap warna
memiliki potensi dan kekuatan untuk mempengaruhi psikologi seseorang.

Pengertian Psikologi Warna Menurut Para Ahli

1. Menurut Avicenna
Pada tahun 980-1037, dokter dari Arab yang bernama Avicenna menyatakan
bahwa warna dapat digunakan untuk mendiagnosa atau melihat tanda-tanda
sebuah penyakit di dalam tubuh manusia.
Selain itu, warna juga dapat digunakan sebagai alat terapi seperti warna merah
untuk memperlancar pencernaan, warna kuning untuk meredakan nyeri dan
peradangan, serta warna biru dan putih digunakan untuk memperlambat sirkulasi
darah.

2. Menurut Max Luscher
Psikologi warna adalah bisa menunjukkan kondisi pikiran dan ketidakseimbangan
kelenjar dalam tubuh seseorang.
Argumen tersebut sebagai landasan bahwa warna dapat dijadikan untuk diagnosa
baik secara fisik maupun psikis

3. Menurut Johann Wolfgang von Goethe
Menurut Goethe dalam bukunya yang berjudul Theory of Colours, menyatakan
bahwa setiap warna memiliki kesan dan pengaruh tertentu, baik itu kesan positif
maupun negatif, terhadap emosi seseorang.

4. Menurut Johannes Itten
Dalam buku The Elements of Color, Johannes Itten menyatakan bahwa setiap
warna memiliki kesan dan efek yang berbeda pada seseorang.

Seperti warna merah yang memberikan kesan kekuatan, warna biru berarti
keyakinan, kuning memberi kesan ceria, orange adalah kesombongan, hijau
adalah kasih sayang dan ungu adalah kesucian.

Sejarah Psikologi Warna
Warna merupakan suatu proses yang terjadi ketika cahaya mengenai suatu benda.
Hadirnya warna tersebut mampu memberikan keindahan dan juga nila estetika.
Bahkan keberadaannya bisa berpengaruh terhadap psikologi manusia.
Fakta ini kemudian mendorong munculnya beberapa teori yaitu teori Sir Isaac
Newton, teori Brewster dan teori Munsell.
Ketiga teori tersebut kemudian mendorong munculnya psikologi warna yang
berpengaruh pada emosi, perilaku dan tindakan manusia.

Konsep Dasar Psikologi Warna
Warna dipercaya bisa memberikan pengaruh pada psikologi, emosi dan juga
tindakan manusia. Tidak hanya itu saja, warna juga menjadi bentuk komunikasi
non verbal sehingga bisa mengungkapkan pesan secara instan dan lebih
bermakna.
Carl Gustav meyakini jika setiap warna memiliki makna, potensi dan juga
kekuatan untuk mempengaruhi. Bahkan warna tersebut menghasilkan efek
tertentu pada emosi, produktivitas hingga mood.

Teori Psikologi Warna
Salah satu teori psikologi warna yang terkenal di dunia adalah teori Brewster.
Teori warna Brewster memiliki definisi dalam mengelompokkan warna menjadi
empat golongan atau kelompok.
Keempat golongan tersebut yaitu warna primer, sekunder, tersier dan juga warna
netral. Adapun yang termasuk warna primer yaitu merah, biru dan kuning.
Warna-warna dalam ilmu psikologi warna yang memiliki kekuatan dan ciri khas
serta kemudian mempengaruhi psikologi manusia dan bisa dimanfaatkan dalam
bisnis.

Karakteristik Warna
1. Merah – untuk Bahaya, Gairah, Kegembiraan, & Energi

Merah itu tebal, berenergi, dan warna yang hidup yang menyimbolkan
kekuatan, kepercayaan diri dan kekuatan.

Gambar Karakteristik Warna Merah
Sumber : https://shop.ajbs.co.id/tips-page/

2. Oranye – Segar, Bermuda, Kreatif & Petualang
Mencampurkan kehangatan warna merah dan keoptimisan warna kuning,
oranye mengakomunikasikan aktifitas dan energi. Oranye tidak untuk semua
orang (namun ini adalah warna dekade dari tahun 1970an) dan oleh karena itu
temasuk kedalam asosiasi bermuda, kreatif dan petualang.

Gambar Karakteristik Warna Oranye
Sumber : https://www.offset.com/search/silk+lampion
3. Kuning – Optimistis, Ceria, Menyenangkan dan Bahagia
Menjadi warna dari matahari, warna kuning membawa senyuman. Warna
yang mudah dilihat dari jarak yang jauh dan mengkomunikasikan keceriaan,
keramahan, kesenangan dan energi.

Gambar Karakteristik Warna Kuning
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/710935491162504360/
4. Hijau – Alami, Daya Hidup, Martabat dan Kekayaan
Jika dihubungkan dengan alam, hijau mewakili tanaman hidup dan
petumbuhan dan secara berkesinambungan digunakan untuk mempromosikan
‘hijau’ pada lingkungan, kesinambungan, organik, esensi alami dari kata.

Gambar Karakteristik Warna Hijau
Sumber : https://www.canva.com/id_id/belajar/arti-warna-dan-simbol-

dari-merk/
5. Biru – Komunikatif, Dapat Dipercaya, Menenangkan & Depresi

Warna biru diapresiasi untuk ketenangan dan kualitias harmoni yang
berasosiasi dengan laut dan langit. Meski pun begitu, diasosiasikan dengan
perasaan emosi ‘blue’ juga digunakakan untuk mengekspresikan kesedihan
atau depresi.

Gambar Karakteristik Warna Biru
Sumber : https://www.canva.com/id_id/belajar/arti-warna-dan-simbol-

dari-merk/
6. Ungu – Kerajaan, Keagungan, Spiritual & Misterius

Ungu adalah warna gairah yang rendah. Nuansa warna yang lebih gelap
sering mereprentasikan kemewahan atau kekayaan, sementara itu nuansa
lavender cukup feminism, sentimentil dan nostalgia.

Gambar Karakteristik Warna Ungu
Sumber : https://batu.jatimtimes.com/baca/185647/20190107/095800/psk-

harus-berambut-blonde-inilah-fakta-fakta-aneh-bangsa-romawi
7. Cokelat – Organik, Menyeluruh, Sederhana & Jujur

Alam yang menginspirasi warna cokelat dengan mereprentasikan perasaan
menyeluruh, ketertiban, dan tetap membumi.

Gambar Karakteristik Warna Coklat
Sumber : https://www.canva.com/id_id/belajar/arti-warna-dan-simbol-dari-

merk/
8. Merah Muda – Feminim, Sentimentil, Romantis & Menyenangkan

Merah mudah terang lebih romantis. Di satu sisi yang lain, hot pink
mengindikasikan bermuda, energi, seru dan menyenangkan.

Gambar Karakteristik Warna Merah Muda
Sumber : https://m.fimela.com/fimela/read/3781916/model-baju-korea-

feminin-terbaru-2013?page=1
9. Hitam – Canggih, Formal, Mewah & Sedih

Hitam bisa dianggap sebagai warna yang serius. Dari formalitas ke keinginan
untuk kekuasaan, hitam adalah tegas, klasik, tidak untuk dipermainkan.

Gambar Karakteristik Warna Hitam
Sumber : https://www.canva.com/id_id/belajar/arti-warna-dan-simbol-dari-

merk/
10. Putih – Kemurnian, Sederhana, Tidak Bersalah & Minimalisme

Warna putih juga datang dengan keabsolutan atau kesterilan, yang sering
digunakan oleh desainer untuk menyampaikan aestetik minimalis dan bersih,
kualitas modern.

Gambar Karakteristik Warna Putih
Sumber : https://www.haibunda.com/moms-life/20200312140328-76-
85192/interior-serba-putih-intip-rumah-minimalis-canvas-house-di-singapura

Komposisi Warna

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat pada suatu cahaya sempurna
(berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan oleh panjang gelombang dari
cahaya tersebut. Misal, warna biru mempunyai panjang gelombang 460
nanometer. Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap oleh mata
manusia adalah antara 380-780 nanometer. (Posted by CB Blogger 19 Mei 2015
jam 00:23 https://perpus-maya.blogspot.com/2015/05/komposisi-warna.html)

Skema Warna

Salah satu elemen dasar dalam sebuah desain grafis adalah warna. Memahami
teori dasar tentang warna akan sangat membantu kita dalam membuat sebuah
desain yang kuat karakternya. Karena dalam sebuah warna terdapat sebuah nilai
atau karakteristis dari warna yang sedang kita tampilkan.

Warna Monokromatis

Skema warna monokromatis adalah warna yang diperoleh dari hasil gradasi warna
gelap ataupun warna terang dari warna tesebut. Penggunaan warna monokromatik
dirasakan lebih “aman” karena dapat menghindari kesalahan pemilihan warna dan
mempermudah dalam pemilihan komposisi warna. Satu warna yang sama, tetapi
berbeda value (tints, tones, shades).

Gambar moodboard warna monokromtris Gambar moodboard warna
monokromatis

(sumber : lollypop1.polyvore.com) (sumber : advent68.polyvore.com)

(M Meilani, 1 April 2013 jam 11.00
https://media.neliti.com/media/publications/167532-ID-teori-warna-penerapan-
lingkaran-warna-da.pdf )

Warna Analogus

Skema warna analog menggunakan warna yang bersebelahan pada roda
warna. Mereka biasanya cocok dengan baik dan menciptakan desain yang tenang
dan nyaman. Skema warna analog sering ditemukan di alam dan harmonis serta
enak dipandang. Harmoni warna analog menerapkan penggunaan warna yang
saling berdekatan searah jarum jam.

Gambar Busana Kombinasi Analogus Gambar Warna Analogus

(Sumber: https://id.pinterest.com/pin/694680311258599768/)

Warna Komplementer

Skema warna komplementer atau dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai
skema warna pelengkap yang lebih kita kenal dengan Complementer Color
Scheme adalah harmoni warna yang menerapkan warna yang berseberangan pada
roda warna. Contoh: merah dan hijau.

Gambar busana kombinasi komplementer Gambar warna komplementer

(sumber: https://id.pinterest.com/pin/87116574022095332/)

Warna Split-Complementer

Skema warna split-komplementer adalah variasi dari skema warna
komplementer. Selain warna dasar, ia menggunakan dua warna yang berdekatan
dengan pelengkap. Skema warna ini memiliki kontras visual yang sama kuatnya
dengan skema warna komplementer, tetapi memiliki lebih sedikit ketegangan.

Gambar busana kombinasi split-komplementer, Gambar warna split-
komplementer
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/190769734192399750/)

(Herlandi, Bambang. 2 November 2020 jam 12:28
https://bambangherlandi.web.id/skema-warna-dasar-dalam-pengantar-teori-warna/
)

Warna Triadik

Jika sebuah segitiga sama sisi ditarik diatas roda warna, sudut yang menyentuh 3
warna itulah yang disebut warna triadic. Skema warna triadic memiliki kombinasi
tiga hue yang relatif berjarak sama dalam color wheel. Penggunaan
kombinasi triadic menghasilkan warna yang bernada kontras.

Gambar busana kombinasi triadik Gambar warna triadik

(sumber: https://id.pinterest.com/pin/310537336813658296/)

Warna Tetradik (Rectangle)

Perpaduan dua warna komplementer yang digunakan secara bersamaan,
kombinasi ini menghasilkan warna yang sangat kontras antara warna dingin dan
warna hangat.

Gambar Busana Kombinasi Tetradik Gambar Warna Tetradik

(sumber: https://id.pinterest.com/pin/502503270924629723/)

(Meilani 26 Aug 2015 jam 21:20 https://dkv.binus.ac.id/2015/08/26/jenis-jenis-
warna-berdasarkan-
keharmonisannya/#:~:text=Jika%20sebuah%20segitiga%20sama%20sisi,menghas
ilkan%20warna%20yang%20bernada%20kontras.)

Warna Akromatis

Warna akromatik (achromatic colors) adalah hitam, putih dan abu-abu
diantaranya. Dengan kata lain, warna akromatik adalah warna gradasi dari hitam
ke putih, dimana terdapat tahapan abu-abu diantaranya.

Gradasi dari hitam ke putih melalui 10 tahap (sumber gambar: dokumentasi
pribadi Binus University https://dkv.binus.ac.id/2016/06/13/6660/)

Gambar busana pesta kombinasi akromatis
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/109071622197022941/)

(Wahidiyat,Mita. 13 Jun 2016 jam 00:15
https://dkv.binus.ac.id/category/humaniora/)

Warna Netral

Warna netral ialah warna yang berfungsi sebagai nuansa latar belakang yang
lembut, yang dengan mudah dipadukan dengan warna-warna lain yang lebih kuat.
warna netral bisa berupa apa saja, dari warna netral yang terang seperti krem dan
putih, hingga nuansa yang lebih gelap, seperti cokelat dan arang. (Posted on
January 2, 2021 jam 12:57 https://materibelajar.co.id/pengertian-warna-primer/)

Gambar moodboard warna netral
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/4855512082559839/)

Warna Perulangan
Perulangan warna artinya menggunakan warna yang sama lebih dari sekali yang
diatur pada tempat yang berbeda pada sebuah komposisi. Perulangan adalah
prinsip yang paling sederhana.

(Materi Komposisi Warna 23 April jam 11:10 oleh Sri Listiani, S.Pd., M.Ds dan
Dr. Cholilawati, M.Pd)

Gambar busana perlulangan warna
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/42432421470006889/)
Warna Selaras
Susunan warna selaras yang dimaksud warna selaras adalah kombinasi warna yg
menyenangkan untuk suatu kegunaan, walaupun benda yg dipakai berlainan.
Dengan adanya keselarasan warna tersebut maka keseluruhan desain mempunyai
kesatuan harmonis, saling memiliki satu sama lain. Susunan warna selaras dalam
kesamaan warna ada 2; 1. Analog: warna2 yg letaknya berdekatan pada lingkaran
warna. warna2 tsb bersifat selaras satu dg lainnya. Mis: K – KH – H – BH Bila

komposisi menggunakan keselarasan warna analog, warna akan selalu dalam nilai
yg berlainan atau intensitas yg berlainan, atau kedua2 nya berlainan baik nilai
maupun intensitasnya.
(Rohani,A., S.AN. 27 april 2009/2010 jam 12:11 https://stylecaster.com/dress-
impress-polyvore-style/)

Gambar busana kombinasi warna selaras
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/7810999343984055/)
Warna Keselarasan Monokromatis
Warna monokromatik adalah penyusunan'warna berdasarkan tingkat cahaya atau
brightness.

(9 Nov 2019 jam 12:28
https://kumpulanpembelajaransdsmp.blogspot.com/pengertian-skema-warna-dan-
7-macam)

Gambar busana kombinasi keselarasan monokromatis
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/298222806547434655/)

Warna Keselarasan Polikromatis

warna polikromatis, justru yang dicampur dengan putih atau hitam adalah warna

sekunder (Ungu, Orange, Hijau). Karena warna sekunder adalah warna yang

sudah bercampur antar 2 warna primer (warnanya sudah poli). Contoh prinsip

pencampuran warna sekunder dengan putih atau hitam sehingga menjadi warna

polikromatis adalah seperti ini:

Gambar warna polikromatis
(sumber: 15 Agu 2020 jm 13:23 https://ardra.biz/topik/pengertian-contoh-warna-
monokromatik-polikromatik/)

Gambar busana kombinasi warna polikromatis
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/308567011948451536/)
Warna Selaras Kontras
Dalam lingkaran warna jarak antar warna berbanding lurus dengan tingkat
kekontrasan warna. Semakin jauh jarak pada lingkaran warnamaka warna tersebut

semakin besar sifat oposisinya.Pasangan warnayang letaknya berseberangan
merupakan warna komplementer, misalnyasaja warna kuning – ungu, merah –
hijau.
(sumber: murid SMK Negeri 2 Pekalongan. Andri dan Amita. 25 september 2019
jam 13:25 https://www.coursehero.com/file/p4ik6hda/2-Laras-Kontras-Warna-
Dalam-lingkaran-warna-jarak-antar-warna-berbanding-lurus/)

Gambar busana kombinasi warna selaras kontras
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/503981014544551075/)

Warna Triad
Kombinasi warna Triad, kombinasi tiga warna yang memiliki intensitas warna
yang sama-sama kuat dalam lingkaran warna. Contohnya oranye, hijau, dan ungu.
Tiga warna primer merah, biru, serta kuning juga termasuk kedalam kelompok
warna triad.
(sumber: 29 Agu 2017 jam 14:44 http://edupaint.com/warna/11098-beberapa-
kombinasi-warna-untuk-mempercantik-interior)

Gambar busana kombinasi warna triad
(sumber: https://id.pinterest.com/pin/434527064032210471/)

Pengertian Identity Color

Brand identity merupakan identitas suatu brand yang menyampaikan karakter dan
nilai-nilai produk dari suatu perusahaan melalui beberapa faktor seperti simbol
dan warna. Brand identity sangat berkaitan dengan logo yang dibuat oleh
perusahaan.

Salah satu faktor penting dalam menentukan brand identity adalah warna atau
color palette. Konsumen memiliki ikatan psikologis terhadap warna sebuah brand.
Setiap brand bisa memiliki color palette yang terdiri dari satu warna atau lebih.

Jadi saat ingin membangun sebuah brand, color palette menjadi pertimbangan
yang sangat penting untuk mendefinisikan bagaimana karakter dari produk
perusahaan kita. Color palette memiliki kekuatan dalam membangun brand yang
dapat memberikan kesan mendalam bagi semua orang yang melihatnya. (10 Mei
2021 08:19:17 GMT. http://www.teamwork.id/id/article/pentingnya-color-palette-
dalam-menentukan-brand-identity)

Application of branding colors

Menurut ahli saraf Antonio Damasio, bagaimana perasaan konsumen tentang
suatu merek memiliki lebih banyak daya tarik daripada apa yang mereka pikirkan
tentang suatu merek.

Berikut adalah area paling umum yang akan digunakan untuk warna pencitraan
merek :

1. Logo
2. Situs Web
3. Etalase Toko
4. Desain Di Dalam Toko
5. Seragam Staf
6. Iklan

Apa arti warna branding yang berbeda? Arti warna merek dan pengaruh warna
merek yang berbeda terhadap orang-orang:

Merah - Merah berarti gairah, kegembiraan, dan kemarahan. Itu bisa menandakan
pentingnya dan menarik perhatian.

Oranye - Oranye berarti kesenangan, vitalitas, dan keramahan. Ini menyegarkan
dan membangkitkan energi.

Kuning - Kuning membangkitkan kebahagiaan, kemudaan dan optimisme, tetapi
juga bisa terlihat menarik perhatian atau terjangkau.

Hijau - Hijau membangkitkan stabilitas, kemakmuran, pertumbuhan dan
hubungan dengan alam.

Biru Muda - Warna biru muda memancarkan ketenangan, kepercayaan,
keterbukaan. Itu juga bisa menandakan tidak bersalah.

Biru Tua - Biru tua berarti profesionalisme, keamanan, dan formalitas. Itu dewasa
dan dapat dipercaya.

Ungu - Ungu dapat menandakan royalti, kreativitas, dan kemewahan.

Pink - Pink berarti feminitas, awet muda, dan kepolosan. Mulai dari yang modern
hingga mewah.

Cokelat - Cokelat menciptakan tampilan atau suasana hati yang kasar, bersahaja,
dan kuno.

Putih - Putih membangkitkan kebersihan, kebajikan, kesehatan atau
kesederhanaan. Ini dapat berkisar dari terjangkau hingga kelas atas.

Abu-abu - Abu-abu berarti netralitas. Itu bisa terlihat tenang, klasik, serius,
misterius atau dewasa.

Hitam - Hitam membangkitkan perasaan yang kuat, canggih, tegang, mewah dan
modern.

Perlu diingat bahwa efek warna merek bergantung pada gaya dan desain yang
digunakan, serta kombinasi warna yang dipilih. (Matt Ellis, 4 tahun yang lalu, jam
21:00 https://99designs.com/blog/tips/branding-colors/)

Yang perlu diketahui sebelum memilih warna identitas merek setelah membantu
banyak merek menyusun identitas visual, bahwa menemukan warna yang tepat
tidak dimulai dengan memilih palet.

1) Pertimbangkan Kepribadian Anda
Warna sangat subjektif, tetapi warna itu benar-benar membangkitkan
emosi. Nada yang diredam akan memberikan kesan keseriusan dan
kecanggihan. Sekali lagi, meskipun warna bisa subjektif, makna tertentu
secara tradisional dianggap berasal dari warna yang berbeda.

2) Pikirkan Tentang Siapa Yang Kalian Coba Jangkau
Bagaimana kalian bisa mengkomunikasikannya kepada orang-orang yang
kalian targetkan? Warna apa yang cenderung mereka sukai? (Misalnya,
perusahaan mainan anak-anak mungkin tidak akan berhasil dengan
pencitraan merek serba hitam dari kini fashion pria mewah.) Selain itu,
pikirkan siapa yang kalian lawan. Bagaimana kalian bisa menggunakan
warna agar menonjol?

3) Pikirkan Manfaat Emosional Kalian
Produk atau layanan apa yang kalian jual? Perasaan apa yang kalian
berikan? Senang dan ringan? Serius dan profesional? Pertimbangkan
bagaimana kalian bisa menumbuhkan perasaan itu melalui warna.

4) Pertimbangkan Bagaimana Warna Kalian Akan Digunakan
Beberapa warna tidak ditampilkan dengan baik di layar, jadi perhatikan
bagaimana kalian akan menggunakannya. Kalian ingin memberi desainer
alat yang tepat untuk bekerja. Setelah kalian memikirkan faktor-faktor
penting ini, sekarang saatnya untuk mulai bermain-main dengan warna.
(Katy French, 9 December 2019 jam 4:23

https://www.business2community.com/branding/how-to-choose-colors-
for-your-brand-identity-and-why-it-matters-02265312)

Psikologi Warna dalam Desain Logo
Warna adalah favorit semua orang sepanjang masa, dan kita semua
membutuhkan kotak warna terbaik di masa kecil kita. Itu selalu menjadi
pertimbangan penting dalam sistem identitas merek kita dan berdampak
signifikan pada keadaan emosi orang-orang.
Setiap warna memiliki beragam makna dengan banyak indra. Mereka
dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam proses desain logo untuk
dampaknya bagi kalian.
Dengan budaya yang beragam, setiap warna memiliki arti dan arti yang
berbeda sehingga seorang desainer logo profesional harus memperhatikan
dampak budaya saat mendesain logo. Seorang desainer logo profesional
harus mendapatkan keuntungan dari memanfaatkan dan menggabungkan
warna sesuai dengan psikologi manusia saat mendesain logo.
Setiap warna memiliki implikasinya, baik hanya hitam atau putih. Mari
kita bahas satu per satu arti warna dalam desain logo dan pesan yang
mereka sampaikan kepada pemirsa.

Merah

Warna merah merupakan tanda energi, agresi, dan kehangatan. Merek
yang aktif dan energik cenderung menggunakan warna merah dalam
desain logonya.

Kuning

Kuning adalah warna yang hangat dan ramah. Ini adalah warna yang
mudah dipahami dan membangkitkan emosi, kejernihan, dan kehangatan.
Hijau

Hijau adalah warna sejuk yang banyak digunakan untuk mewakili
ketenangan dan alam. Ini sering diekspresikan sebagai pertumbuhan dan
lebih berfokus pada alam.
Biru

Biru menunjukkan profesionalisme, integritas, dan ketenangan. Telah
terbukti menenangkan indera dan menurunkan tekanan darah. Ini dapat
merangsang perasaan percaya, keamanan, ketertiban, dan kebersihan.
Hitam

Hitam adalah warna canggih yang menggambarkan otentikasi. Ini
meninggalkan tampilan yang profesional dan kredibel.
Oren

Oranye adalah warna gairah yang merangsang perasaan energi dan
kehangatan. Blogger Tamu Akademi Profesional Loius Martin, 13 februari

2019 jam 05:54 https://www.professionalacademy.com/blogs-and-
advice/what-colours-say-about-your-logo-design-and-brand-identity

Formula for building a brand color scheme
1. Berencana memilih 3 warna

Warna dasar aksen dan netral. Skema warna merek dapat memiliki 1-4
warna tergantung pada jenisnya (lihat di bawah), tetapi skema warna
monokrom akan memerlukan beberapa variasi rona untuk tujuan yang
berbeda.
2. Pilih basis kamu
Dari semua ciri kepribadian merek kamu, mana yang paling penting?
Warna dasar kamu harus mencerminkan tidak hanya ciri kepribadian
merek kamu yang paling dominan, tetapi juga menarik bagi target
audiens yang ingin dijangkau. Akan memilih warna yang tersisa
berdasarkan seberapa cocok warnanya dengan warna ini.
3. Pilih aksen kamu
Aksen yang akan menjadi warna paling sering digunakan setelah
warna dasar. Ini sedikit lebih rumit daripada memilih warna dasar
karena lebih banyak batasan: selain mencocokkan ciri kepribadian
merek, warna aksen juga harus dipasangkan secara visual dengan
warna dasar, belum lagi menenangkan para audiens.

4. Memilih netral Anda
Warna netral yang kemungkinan besar akan menjadi warna latar
belakang, sesuatu yang dipilih untuk menghindari perhatian. Biasanya
ini adalah warna abu-abu yang berbeda, tetapi krem, putih, dan putih
juga bisa digunakan. Hitam juga merupakan pilihan, tapi hati-hati; itu
cenderung mendominasi skema warna apa pun yang menjadi
bagiannya.

Biasanya, merek menggunakan salah satu skema warna merek umum
berikut:

Saat memilih warna branding, roda warna adalah salah satu alat bantu
terbesar kita. Lokasi warna satu sama lain pada roda.
 Monochromatic - Jika Anda memiliki satu ciri kepribadian yang ingin

Anda fokuskan, skema monokrom akan menekankan arti dari satu
warna merek tersebut. Meskipun bagus untuk merek minimalis,
tantangannya di sini adalah cukup membedakan rona sehingga
penglihatan Anda tidak terhambat secara visual.
 Analog - Warna yang bersebelahan pada roda warna memiliki

hubungan yang harmonis, karena warna yang berdekatan biasanya
memiliki konotasi emosional yang serupa. Skema analogi adalah
taruhan yang aman, tetapi bukan yang terbaik untuk menonjol atau
menarik perhatian.
 Pelengkap - Pelengkap warna - atau kebalikannya - adalah warna
yang berseberangan langsung pada roda warna. Karena
berlawanan, keduanya menghasilkan yang terbaik dari satu sama
lain saat dipasangkan; sering melihat warna pelengkap dalam tim
olahraga. Warna pelengkap bagus untuk visual yang dinamis dan

menstimulasi, tetapi berhati-hatilah untuk meniru merek lain
karena sangat populer.
 Triadic - Skema warna branding yang stabil, warna triadic
menggambar di bagian yang sama untuk tiga bagian roda warna
yang berbeda. Skema triadik stabil seperti tema analog, tetapi
menawarkan variasi yang lebih merangsang seperti skema
pelengkap. Bagian tersulit adalah membuat ketiga warna tersebut
sesuai dengan ciri-ciri identitas merek. (Matt Ellis, 4 tahun yang
lalu, jam 21:00 https://99designs.com/blog/tips/branding-colors/)

1. Energizing Color
Secra biologis kita terkait unruk memperhatikan warna – warna cerah karen
hewan atau tumbhan yang berwarna cerah sering kali beracun. Warna telah
menggambarkan makna budaya dari waktu ke waktu dan maknanya telah
diadopsi oleh masyarakat, seperti merah muda sebagai warna untuk anak
perempuan dan biru untuk anak laki – laki dalam budaya barat (yang tidak
selalu demikian). Energizing Color ( warna – warna yang menimbulkan
gairah ) Warna ini merupakan warna yang kuat dan cerah serta warna neon
dapat memiliki efek yang kuat pada emosi. Warna – warna seperti merah
terang, kkuning cerah, dan hijau neon dapat memberikan energi dan membuat
menjadi waspada , tetapi juga dapat menyebab kan iritasi pada mata. Warna –
warna ini akan menarik perhatian dan menonjol dari lingungannya. Warna ini
umumnya digunakan pada pakaian – pakaian remaja dan anak – anak.

Gambar Energizing Color

Sumber : https://id.pinterest.com/pin/651544271073300766/
2. Found Color ( warna sebagai ungkapan ciri pribadi seseorang artis/perancang)

Warna yang mengidentifkasikan suatu desain yang telah dirancang. Allea ini
ditujukan bagi para perempuan belia kisaran umur 20 hingga 45 tahun yang
masih penuh dengan semangat aktif, ceria, dan stylish juga mencintai
keindahan alam semesta.
Kamis, 15 Maret 2018 08:34
https://jakarta.tribunnews.com/2018/03/15/ternyata-inilah-makna-dibalik-
penamaan-brand-fashion-allea-itang-yunasz?page=1

Gambar Brand Allea Itang Yunasz
Sumber : Maret 31, 2018 https://mediahavefun.com/allea-itang-yunasz-label-

modest-ready-to-wear-baru-diperkenalkan-di-ifw-2018/

3. Product Colours (Warna product)
Fungsi Warna Pada Kemasan Produk ternyata memiliki fungsi lebih dari
hanya sekedar pembungkus produk tersebut, dari segi marketing maka
kemasan memiliki fungsi lebih. Hal ini penting menjadi atensi terutama
bagi bagi penjual untuk menjual produknya di pasar bebas. Karenanya
penting bagi produsen untuk memastikan kualitas kemasan produknya
agar tetap terjaga terutama dalam segi warnanya. Proses produksi kemasan
ini sangat memungkin kualitas warna turun atau tidak sesuai. Untuk
memastikan kualitas warna kemasan produk tetap sama kini dapat
dilakukan dengan mengukurnya menggunakan alat colorimeter atau alat
ukur warna.
(16 Jun 2021 12:50 https://amtast.id/fungsi-warna-pada-kemasan-produk/)

Gambar Warna Produk
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/633881716291955957/

4. Theatrical Colours (Warna-warna Teater)
Warna teater merupakan warna yang memiliki kesan glamour dan dramatic,
memiliki intensitass cahaya yang sangat mendukung. Unsur warna dan
cahaya pada theatrical color memberikan kesan dramatic, dan dengan adanya
feel dramatic harus menimbulkan kemegahan. Tari Barong (Garuda Wisnu
Kencana) dari Bali memang belum kunjung rampung juga hingga sekarang.
Namun kawasan ini selalu ramai oleh para wisatawan yang ingin
menyaksikan betapa megahnya patung Dewa Wisnu dan tunggangannya,
Garuda.

Gambar Tari Barong (Garuda Wisnu Kencana) Dari Bali
Sumber : 15 Maret 2018 jam 15:00, https://travelingyuk.com/pertunjukan-
budaya-bali/83965

5. Cultural Colours (Warna-warna Kebudayaan)
Warna – warna yang memliki keterkaitan dengan budaya tertentu. Warna ini
biasanya diambil dari salah satu ciri khas kebudayaan negara atau daearah
tertentu. Memliki sifat hangat. Seperti Batik Betawi memiliki ciri khas yang
membedakannya dari batik kebanyakan, yakni pada warna dan motifnya.
Merah, hijau, oranye, dan kuning adalah warna-warna cerah yang umum
digunakan dalam batik Betawi. Sedangkan untuk motifnya seringkali
mengambil inspirasi dari sejarah Jakarta dan potret kehidupan sehari-hari. (23
juni 2021 jam 22:25, https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/batik-
betawi/)

Gambar Warna Kebudayaan
Sumber : https://seringjalan.com/sejarah-tari-cokek/2/

6. Ambient Colours (Warna-warna yang menunjukkan suatu tempat)
Warna ambient adalah warna suatu objek yang berada dalam bayangan.
Warna inilah yang dipantulkan objek ketika diterangi oleh cahaya sekitar
daripada cahaya langsung.
(24 Jul 2009 jam 23:26 http://blog.lexique-du-
net.com/index.php?post/2009/07/24/AmbientDiffuseEmissive-and-specular-
colorSome-examples)

Gambar Ambient Colours
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/796785359075561065/

7. Natural Colours (Warna Natural)
Warna-warna yang disebut netral dalam busana adalah warna hitam, putih,
abu-abu, dan termasuk dalamnya adalah warna cokelat, perak, dan emas.
Warna-warna tersebut tidak bisa dianggap warna utama dalam padu padan
busana karena warna netral tidak akan pernah salah jika dikombinasikan
ke semua hue yang ada dalam color wheel. Warna netral bisa berdiri
sendiri dengan penerapan warna monochromatic, sehingga warna akan
terlihat harmonis dan menyenangkan di mata. (M Meilani 1 April 2013
jam 00:05 https://media.neliti.com/media/publications/167532-ID-teori-
warna-penerapan-lingkaran-warna-da.pdf)

Gambar Warna Natural
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/8796161760898138/

Warna Dan Usia
1. Warna bayi (0-2 tahun)

Menentukan warna pada kamar untuk anak Anda dengan usia yang masih
sangat belia perlu berbagai pertimbangan. Karena indra penglihatan si kecil
belum sempurna maka penggunaan warna netral, pastel dengan nuansa
lembut cocok untuk digunakan. Atau bisa juga menghadirkan warna netral
untuk dekorasi kamar, misal ada boneka warna putih, atau menggunakan
seprai motif warna abu-abu atau biru pastel sebagai pilihan.

Gambar Warna Sesuai Usia Bayi
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/1688918600789556/

2. Warna Balita (3-5 tahun)
Karakter anak pada usia ini memang selalu riang dan gembira. Maka
penggunaan warna kamar yang cocok adalah dengan pemilihan warna
yang cerah seperti merah, biru, kuning atau hijau. Warna-warna ini
mempunyai nuansa ceria dan melatih daya tangkap serta perkembangan
syaraf motorik anak. Memadukan warna dengan pernak-pernik dari tokoh
kartun bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.

Gambar Warna Sesuai Usia Balita
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/465770786445701233/

3. Warna Anak (6-12 tahun)
Seiring tumbuh kembangnya anak, kamar bisa dijadikan tempat bermain yang
asik. Anda bisa menambahkan berbagai macam dekorasi dan mainan yang
menunjang aktivitasnya. Pemilihan warna pun tak luput untuk disesuaikan
dengan usianya. Memasukan warna bernuansa ceria bisa jadi pilihan, seperti
kuning, biru pastel, hijau atau merah.

Gambar Warna Sesuai Usia Anak
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/321233385922224537/

4. Warna Remaja (12-17 tahun)
Anak remaja biasanya sudah bisa menentukan sendiri warna yang disukainya.
Anda bisa menerapkan warna-warna sesuai dengan warna yang mereka sukai.

Gambar Warna Usia Remaja
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/404198135316715310/


Click to View FlipBook Version