The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Berikut ini adalah Bahan Ajar Tema 5 Subtema 2 Pembelajaran 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by idha181188, 2021-12-01 20:59:46

Bahan Ajar Kelas 5 Tema 5 Subtema 2 Pembelajaran 1

Berikut ini adalah Bahan Ajar Tema 5 Subtema 2 Pembelajaran 1

BAHAN AJAR

KELAS 5




TEMA 5 EKOSISTEM
SUBTEMA 2 HUBUNGAN
ANTARMAKHLUK HIDUP

DALAM EKOSISTEM
PEMBELAJARAN 1




Disusun Oleh:
Idha Wahyu Setyaningsih

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas
limpahan rahmat- Nya sehingga kami dapat menyelesaikan bahan ajar belajar
dari rumah untuk siswa kelas 5 Sekolah Dasar.

Bahan Ajar ini disusun berdasarkan Buku Guru dan Buku
Siswa Kelas 5 Tema 5 Ekosistem Sub Tema 2 Hubungan Antarmakhluk
Hidup Dalam Ekosistem. Bahan ajar ini juga dilengkapi dengan latihan

soal untuk menguji pemahaman siswa terkait dengan materi
yang terdapat pada bahan ajar. Bahan ajar ini disusun sebagai salah satu
tugas PPG PGSD Dalam Jabatan Angkatan 4 PGSD Universitas Negeri
Yogyakarta.

Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan
bahan ajar ini. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan
saran demi perbaikan dan kesempurnaan bahan ajar ini.

Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang
telah membantu proses penyelesain bahan ajar ini. Semoga bahan ajar ini
dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya para peserta didik.

Penulis

Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian

URAIAN MATERI POKOK

MUATAN IPA KD 3.5

 Rantai Makanan Hewan

1. Pengertian Rantai Makanan, Jaring – jaring Makanan dan Piramida Makanan

Rantai Makanan adalah peristiwa makan dan dimakan yang digambarkan
secara skematis dalam bentuk garis lurus searah dan tidak bercabang.
Jaring-jaring Makanan adalah sekumpulan rantai makanan yang saling
berhubungan.
Piramida Makanan adalah suatu piramida yang menggambarkan perbandingan
komposisi jumlah biomassa dan energi dari produsen sampai konsumen puncak
dalam suatu ekosistem

2. Hubungan saling Ketergantungan Antara Produsen, Konsumen dan Pengurai

a. Produsen dalam suatu rantai makanan adalah orgasme yang bisa menghasilkan
makanannya sendiri dalam hal ini adalah tumbuhan hijau seperti pohon, rumput dan
tumbuhan lainnya.
b. Konsumen adalah makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanannya sendiri.
Konsumen ini terbagi menjadi:

1. Konsumen primer atau konsumen I yang merupakan herbivora seperti sapi,
kambing, kelinci, serangga, dan lainnya.

2. Konsumen sekunder atau konsumen II yang merupakan organisme
pemakan herbivora.

3. Konsumen tersier atau konsumen III yang memakan hewan yang memakan
hewan karnivora, dan seterusnya.

Di jenjang paling atas dan berada di trofik tertinggi adalah konsumen puncak
yang tidak punya predator yang memakan dirinya, seperti manusia, beruang, buaya,
singa, atau paus pembunuh. Terdapat juga tingkatan lain seperti detrivor atau
spesies pengurai seperti cacing tanah serta dekomposer yang juga pengurai seperti
jamur dan bakteri.

Jadi hubungan saling ketergantungan antara produsen, konsumen,dan pengurai
akan membentuk suatu pola interaksi. Interaksi antara makluk hidup lainnya dapat
terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan di makan (rantai makanan, jaring
makanandan piramida makanan), maupun melalui bentuk hidup bersama, yaitu
simbiosis.

3. Peristiwa Rantai Makanan

Perhatikan gambar rantai makanan berikut:

Dari gambar diatas dapat kita lihat peristiwa makan dan dimakan. Urutan rantai
makanan pada gambar diatas yaitu rumput - belalang, - belalang dimakan katak, -

katak dimakan ular – ular dimakan elang – elang mati diteruskan oleh pengurai. (
rumput – belalang – katak – ular – elang – pengurai). Dari rantai makanan diatas

yang menjadi produsen adalah tumbuhan atau rumput, dan yang menjadi konsumen
tingkat 1 adalah belalang, konsumen tingkat 2 katak sedangkan ular dan elang
merupakan konsumen tingkat 3.
4. Peristiwa Jaring-jaring Makanan

Dari gambar diatas dapat kita lihat ada beberapa rantai makanan.

1. rumput/ daun pohon – tikus – ular – elang – mikroba (pengurai)
2. rumput/ daun pohon – belalang – katak – elang - mikroba (pengurai)
3. rumput/ daun pohon – ulat – ayam - elang - mikroba (pengurai)

CONTOH RANTAI MAKANAN
1.Contoh Rantai Makanan di Darat

Pada gambar di atas dapat kita lihat rantai makanan di darat.

Padi – Belalang – Katak – Ular – Elang - Pengurai

1. Padi merupakan produsen
2. Belalang merupakan konsumen 1 pemakan padi
3. Katak merupakan konsumen 2 pemakan belalang
4. Ular merupakan konsumen 3 pemakan katak
5. Elang merupakan konsumen 4 pemakan ular
6. Elang akan mati dan selanjutnya akan diuraikan

2. Contoh Rantai Makanan di Laut

Pada gambar di atas dapat kita lihat rantai makanan di laut.

Plankton – Udang – Ikan Tuna – Singa Laut – Pengurai

1. Plankton merupakan produsen
2. Udang merupakan konsumen 1 pemakan plankton
3. Ikan tuna merupakan konsumen 2 pemakan udang
4. Singa laut merupakan konsumen 3 pemakan ikan tuna
5. Singa laut akan mati dan selanjutnya akan diuraikan

MUATAN BAHASA INDONESIA KD 3.7

Teks Nonfiksi

Nonfiksi adalah karangan yang dibuat berdasarkan
kenyataan atau fakta yang ada dalam kehidupan nyata.
Biasanya nonfiksi disebut juga dengan cerita yang
sebenarnya atau sesuai fakta. Dalam cerita nonfiksi
aspek yang dilihat yakni sebuah kejadian atau suatu
momen penting dan menarik, kemudian diangkat lagi
dengan menonjolkan nilai-nilai penting di dalamnya. Cerita-
cerita tersebut berkembang menjadi beberapa jenis.
Fiksi ataupun nonfiksi perbedaannya terletak pada
fakta dalam sebuah karangan, imajinasi atau tidak, dan
gaya bahasa yang digunakan. Pada cerita nonfiksi, penulis
juga boleh menggunakan bahasa kiasan atau mendayu
agar pembaca tidak bosan.
Cerita nonfiksi berisi kejadian-kejadian yang sebenarnya
ada dan bersifat informatif. Cerita atau isi yang ada di
dalamnya memerlukan pengamatan dan data dalam
membuatnya.

Pokok Pikiran

Apa itu Pokok Pikiran / Gagasan Utama?
Sebelum memahami apa itu kalimat utama, kamu harus paham
dulu dengan yang namanya ide pokok atau gagasan utama
dalam sebuah paragraf.

Ide pokok atau gagasan utama adalah pokok masalah yang
mendasari sebuah paragraf.

Cara termudah untuk mengetahui sebuah gagasan utama

adalah dengan pertanyaan “paragraf ini membahas tentang

apa sih?

Pokok pikiran dapat dilihat pada kalimat utama.
Kalimat utama biasanya terletak di awal, tengah dan akhir
paragraf.

Cara Menemukan Pokok Pikiran
dalam Paragraf

1. Baca Seluruh Paragraf dengan Cermat
Kamu perlu dengan cermat dalam membaca sebuah paragraf.
2. Cermati Kalimat Pertama Hingga Akhir
Paragraf yang terdiri dari beberapa kalimat harus kamu cermati ketika
membacanya. Jangan sampai ada yang terlewat kalimat dalam paragraf
tersebut sampai kamu lupa membacanya.
3. Baca Tiap Kalimatnya
Dalam suatu paragraf, ide pokok bisa terletak di awal, di akhir, atau di awal
dan akhir paragraf. Kembali lagi, pastikan tidak ada kalimat yang terlewat ya.
4. Tandai Ide Pokok
Setelah menemukan ide pokok di paragraf tersebut, langsung kamu tandai. Hal
ini untuk meminimalisir lupa yang bisa saja terjadi.
5. Tandai Info Penting
Jika ada info penting dalam paragraf tersebut, tidak ada salahnya untuk
menandai. Biasanya akan ditanyakan dalam soal-soal di nomor selanjutnya yang
menggunakan paragraf yang sama.

Kalimat Utama

Kalimat utama adalah kalimat yang memuat ide pokok atau gagasan utama
yang digunakan sebagai acuan pengembangan sebuah paragraf.
Intinya, kalimat utama adalah penjabaran dari gagasan utama yang dikemas
menjadi sebuah kalimat.

Kalimat utama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Mengandung sebuah pokok pikiran atau permasalahan yang dapat dijelaskan
lebih lanjut
Biasanya berbentuk satu kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri.
Memiliki arti atau maksud yang jelas meski tidak dihubungkan dengan kalimat
lain

Ayo Membaca

Rantai Makanan

Rantai makanan adalah perjalanan memakan dan dimakan dengan urutan
tertentu antarmakhluk hidup.

Perhatikan gambar berikut

Padi dimakan oleh tikus, kemudian tikus dimakan oleh ular, ular dimakan oleh
burung elang. Setelah beberapa waktu, burung elang mati. Bangkainya
membusuk diuraikan oleh makhluk hidup pengurai dan bercampur dengan tanah
membentuk humus. Humus sangat dibutuhkan tumbuhan, terutama rumput.
Begitulah seterusnya sehingga proses ini berjalan dari waktu ke waktu.

Di lautan, yang menjadi produsen adalah fitoplankton. Fitoplankton ialah
sekumpulan tumbuhan hijau yang sangat kecil ukurannya dan melayang-layang
dalam air. Konsumen I adalah zooplankton (hewan pemakan fitoplankton),
konsumen II adalah ikan-ikan kecil, konsumen III adalah ikan-ikan sedang, dan
konsumen IV adalah ikan-ikan besar.

Urutan peristiwa memakan dan dimakan di atas dapat berjalan seimbang
dan lancar jika seluruh komponen tersebut ada. Jika salah satu komponen
tidak ada, akan terjadi ketimpangan dalam urutan memakan dan dimakan
tersebut. Agar rantai makanan dapat terus berjalan, jumlah produsen harus
lebih banyak daripada jumlah konsumen kesatu, konsumen kesatu lebih banyak
daripada konsumen kedua, dan seterusnya.

Ada satu lagi komponen yang berperan besar dalam rantai makanan,
yaitu pengurai. Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan kembali zat-
zat yang semula terdapat dalam tubuh hewan dan tumbuhan yang telah
mati. Hasil kerja pengurai dapat membantu proses penyuburan tanah.
Contoh pengurai adalah bakteri dan jamur

Setiap bacaan, tentunya memiliki ide pokok yang tertuang dalam
pokok pikiran. Dengan mengetahui pokok pikiran yang ada, kita
dapat dengan mudah mengetahui informasi-informasi penting
yang terdapat dalam bacaan.

Berdasarkan bacaan di atas, maka pokok pikiran yang terdapat
dalam setiap paragraf yaitu:
Paragraf 1. Rantai makanan di sawah
Paragraf 2. Fitoplakton produsen makanan
Paragraf 3. Urutan peristiwa rantai makanan
Paragraf 4. Peran pengurai dalam rantai makanan

MATERI REMIDIAL

A. Pengertian Rantai Makanan



Rantai Makanan adalah peristiwa makan dan dimakan yang digambarkan
secara skematis dalam bentuk garis lurus searah dan tidak bercabang.
B. Contoh peristiwa rantai makanan

Pada gambar di atas dapat kita lihat rantai makanan di darat.

Padi – Belalang – Katak – Ular – Elang - Pengurai

1. Padi merupakan produsen
2. Belalang merupakan konsumen 1 pemakan padi
3. Katak merupakan konsumen 2 pemakan belalang
4. Ular merupakan konsumen 3 pemakan katak
5. Elang merupakan konsumen 4 pemakan ular
6. Elang akan mati dan selanjutnya akan diuraikan

Berdasarkan contoh rantai makanan di atas dapat disimpulkan bahwa
a. Produsen dalam suatu rantai makanan adalah orgasme yang bisa menghasilkan
makanannya sendiri dalam hal ini adalah tumbuhan hijau seperti pohon, rumput dan
tumbuhan lainnya.

b. Konsumen adalah makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanannya sendiri.
Konsumen ini terbagi menjadi:

1. Konsumen I yang merupakan herbivora seperti sapi, kambing, kelinci, serangga,
dan lainnya.

2. Konsumen II yang merupakan organisme pemakan herbivora.
3. Konsumen III yang memakan hewan yang memakan hewan karnivora, dan

seterusnya.

c. Ada satu lagi komponen yang berperan besar dalam rantai makanan, yaitu
pengurai. Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan kembali zat-zat yang
semula terdapat dalam tubuh hewan dan tumbuhan yang telah mati. Hasil kerja
pengurai dapat membantu proses penyuburan tanah. Contoh pengurai adalah
bakteri dan jamur

Jadi hubungan saling ketergantungan antara produsen, konsumen,dan pengurai
akan membentuk suatu pola interaksi. Interaksi antara makluk hidup lainnya dapat
terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan di makan (rantai makanan, jaring
makanan dan piramida makanan), maupun melalui bentuk hidup bersama, yaitu
simbiosis.

Soal Remedial

Jawablah Soal di bawah ini!

1. Dalam rantai makanan, penghasil disebut dengan ...
2. Padi dan rumput adalah contoh ...
3. Perhatikan rantai makanan berikut!

Padi --> Tikus --> Ular --> Elang
Konsumen tingkat kedua adalah...
4. Proses makan dan dimakan yang disertai perpindahan energi disebut .....
5. Perhatikan rantai makanan berikut !
Tumbuhan --> tikus --> ular --> burung elang
Berdasarkan rantai makanan di atas tikus berperan sebagai....

MATERI PENGAYAAN

A. Pengertian Rantai Makanan



Rantai Makanan adalah peristiwa makan dan dimakan yang digambarkan
secara skematis dalam bentuk garis lurus searah dan tidak bercabang.
B. Contoh peristiwa rantai makanan

1. Rantai makanan pada ekosistem darat/ sawah

Pada gambar di atas dapat kita lihat rantai makanan di darat.

Padi – Belalang – Katak – Ular – Elang - Pengurai

1. Padi merupakan produsen
2. Belalang merupakan konsumen 1 pemakan padi
3. Katak merupakan konsumen 2 pemakan belalang
4. Ular merupakan konsumen 3 pemakan katak
5. Elang merupakan konsumen 4 pemakan ular
6. Elang akan mati dan selanjutnya akan diuraikan
2. Rantai makanan pada ekosistem laut

Pada gambar di atas dapat kita lihat rantai makanan di laut.

Plankton – Udang – Ikan Tuna – Singa Laut – Pengurai

1. Plankton merupakan produsen
2. Udang merupakan konsumen 1 pemakan plankton
3. Ikan tuna merupakan konsumen 2 pemakan udang
4. Singa laut merupakan konsumen 3 pemakan ikan tuna
5. Singa laut akan mati dan selanjutnya akan diuraikan

3. Rantai makanan pada ekosistem hutan

Pada gambar di atas dapat kita lihat rantai makanan di laut.

Rumput – Kelinci – Serigala – Harimau – Pengurai

1. Rumput merupakan produsen
2. Kelinci merupakan konsumen 1 pemakan rumput
3. Serigala merupakan konsumen 2 pemakan kelinci
4. Harimau merupakan konsumen 3 pemakan serigala
5. Harimau akan mati dan selanjutnya akan diuraikan

Soal Pengayaan
Buatlah rantai makanan sederhana pada Ekosistem Hutan !

DAFTAR PUSTAKA

Karitas. Diana Puspa. 2017. Buku Guru Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Tema 5 Ekosistem Kelas 5. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Karitas. Diana Puspa. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Peserta
didik Tema 5 Ekosistem Kelas 5. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.

Kabar Harian. 3 September 2021. Cara Menemukan Pokok Pikiran dalam
Paragraf dan Contohnya. Di akses pada tanggal 01/12/2021. Pada link:
https://kumparan.com/kabar-harian/cara-menemukan-pokok-pikiran-dalam-
paragraf-dan-contohnya-1wSNFQiqBWI


Click to View FlipBook Version
Previous Book
NST-02.12
Next Book
รางานการปฏิบัติงานครูหอนอนม่วงมณีรัตน์เดือนพฤศจิกายน