The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

e book ini berisi materi / modul mengenai kewarganegaraan digital

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ervianmiwiji07, 2022-02-11 00:56:51

kelompok 5 kewarganegaraan digital

e book ini berisi materi / modul mengenai kewarganegaraan digital

Keywords: #dital #TKJ # simdig

K EW A R GA A N
D IG IT A L

Simulasi dan komunikasi digital
KELOMPOK 5

Anggota kelompok :
o Angita Novianti (07)
o Citra Aulia Prastika (13)
o Dewi Surya Diningsih (18)
o Ervian Miwiji Lestari (23)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah saya panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah
swt yang senantiasa melimpahkan segala rahmat, taufik dan
hidayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan modul ini.
Modul ini disusun untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dalam
pembelajaran simulasi dan komunikasi digital.
Pembahasan mengenai kewargaan digital, untuk materi yang
terdapat pada modul ini kami mengambil dari buku pembelajaran (
lks ) dan juga dari google sebagai penambah informasi mengenai
materi dlam modul ini.
Penyusun menyadari bahwa di dalam pembuatan modul masih
banyak kekurangan, untuk itu penyusun sangat membuka saran dan
kritik yang sifatnya membangun. Mudah-mudahan modul ini
memberikan manfaat.

Malang, 2 Februari 2022.

KEWARGAAN DIGITAL

PENGERTIAN KEWARGAAN DIGITAL

Warga digital adalah orang yang sadar akan hal baik dan yang buruk, menunjukan kecerdasan
perilaku teknologi, dan bisa membuat pilihan yang tepat saat menggunakan teknologi.
Memanfaatkan TI untuk membentuk suatu komunitas, pekerjaan, dan berekreasi.
Berekreasi adalah
· Memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengoperasikan TI.
· Mengekspresikan sebuah ide/gagasan karakteristik, pribadi, ide maupun tujuan yang tertuang
di dunia maya. Tapi, sifat dunia maya yang tidak mempertemukan individu-individu tersebut
maka secara tidak langsung mendorong makin menipisnya bahkan hilangnya norma -norma
sopan santun, rasa tanggung jawab, dan etika saat berkomunikasi. Untuk mengantisipasi hal itu
maka diperlukanlah Kewargaan Digital.

Penggunaan teknologi dunia maya yang baik dan benar:
· Pemilihan kata yang tepat saat berkomunikasi
· Tidak menyinggung pihak lain
· Tidak memberikan informasi rahasia

KOMPONEN KEWARGAAN DIGITAL

Ada 9 komponen kewargaan digital, yang dibagi menjadi 3 kategori.

a. Lingkungan Belajar dan Akademis

Komponen 1. Akses Digital --> Setiap orang punya hak untuk memakai fasilitas TIK, tapi tidak
setiap orang punya kesempatan yang sama untuk mengakses teknologi.
Komponen 2. Komunikasi Digital --> Setiap warga digital diharapkan mengetahui jenis-jenis
komunikasi, dan mengetahui kelebihan dan kekurangan komunikasi-komunikasi tersebut.
Komponen 3. Literasi Digital --> Proses belajar mengajar mengenai teknologi dan pemanfaatan
teknologi.

b. Lingkungan Sekolah dan Tingkah Laku

Komponen 4. Hak Digital --> Setiap warga digital mempunyai hak privasi, kebebasan berbicara,
dan lain-lain. Setiap warga digital juga punya kewajiban yang harus terpenuhi, membantu
pemanfaatan teknologi, mengikuti aturan yang berlaku.
Komponen 5. Etiket Digital --> Dibuat dengan tujuan menjaga perasaan dan kenyamanan user
lainnya.

Komponen 6. Keamanan Digital --> Warga digital harus hati-hati menjaga informasi dari pihak
yang tidak bertanggung jawab.

c. Kehidupan Anda di Luar Lingkungan Sekolah

Komponen 7. Hukum Digital --> Mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat.
Komponen 8. Transaksi Digital --> Dalam jual-beli online, penjual dan pembeli harus menyadari
resiko dan keuntungan jual-beli online.
Komponen 9. Kesehatan Digital --> Dibalik manfaat teknologi digital, ada beberapa hal yang bisa
mengancam kesehatan (baik fisik maupun mental). Untuk mencegahnya, kita harus menyadari
bahaya yang dapat ditimbulkan teknologi digital.

T.H.I.N.K.

T.H.I.N.K. Merupakan tata krama untuk menjadi Kewargaan Digital yang baik dan benar, kita
telah menyadari pentingnya kewargaan digital. Tata Krama Komunikasi sinkron juga
berkesenambungan denagn menggunakan konsep “T.H.I.N.K.” sebelum kita berkomunikasi di
dunia digital, baik itu e-mail, post facebook, twitter, blog, forum, dan lain-lain. T.H.I.N.K.
merupakan akronim dari:

- Is it True (Benarkah)?
Benarkah posting Anda? Atau hanya isu yang tidak jelas sumbernya?

- Is it Hurtful (Menyakitkankah)?
Apakah post anda akan menyakiti perasaan orang lain?

- Is it illegal (Ilegalkah)?
Ilegalkah post Anda?

- Is it Necessary (Pentingkah)?
Pentingkah post Anda? Post yang tidak penting akan mengganggu orang lain.

- Is it Kind (Santunkah)?
Santunkah post Anda?, tidak menggunakan kata-kata yang dapat menyinggung orang lain?

DAFTAR PUSTAKA

http://smkpiri1jogja.sch.id/artikel/materi-simulasi-
digital:-kewargaan-digital
&

Materi tambahan dari LKS + Buku Tugas.


Click to View FlipBook Version