Arsitektur dan Organisasi Komputer | 141
142 | Arsitektur dan Organisasi Komputer ERBANG logika adalah elemen pembangun dari sirkuit digital. Gerbang logika terdiri dari 2 kata, yaitu Gerbang (gate) dan Logika. Gerbang adalah komponen fundamental dari semua rangkaian yang mengoperasikan sistem digital, menggunakan dua nilai, yakni 0 dan 1, atau biasa dikenal dengan nilai biner. Dalam konteks ini, istilah "gerbang" digunakan karena mencerminkan keadaan terbuka atau tertutup. Sementara itu, Logika adalah pengaturan struktur pernyataan dan rumus argumen agar dapat dirancang kode yang sesuai. Dengan demikian, definisi gerbang logika adalah perangkat yang menghasilkan keluaran (output) hanya jika kondisi masukan (input) yang telah ditentukan terpenuhi sebelumnya. Berbagai aplikasi elektronik menggunakan konsep gerbang logika dalam implementasinya, seperti pada komputer untuk mengendalikan aliran informasi dan instruksi, dalam sistem kontrol industri untuk mengatur perangkat lain seperti motor listrik dan pompa air, serta dalam sistem keamanan untuk mengontrol akses ke gedung atau ruangan. Oleh karena itu, gerbang logika merupakan salah satu materi fundamental yang dapat memberikan pemahaman tentang prinsip dasar elektronika dan menjadi pondasi untuk memahami konsep yang lebih kompleks, seperti mikrokontroler, mikroprosesor, dan sistem komputer yang dapat diprogram. Dalam praktiknya, penggabungan gerbang-gerbang logika ini digunakan untuk melakukan pemrosesan data secara digital dan menghasilkan keluaran sesuai yang diinginkan. Untuk membuktikan kebenaran dari logika yang ada, dapat digunakan tabel kebenaran (truth table). Fungsi dari gerbang logika akan dijelaskan melalui tabel kebenaran untuk menampil-
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 143 kan segala kemungkinan kombinasi masukan, sehingga nilai kebenaran suatu persamaan logika dapat diidentifikasi. Gerbang logika hanya memiliki dua jenis masukan dan keluaran. Umumnya, dua jenis masukan dan keluaran tersebut dapat diwakili oleh : 1) Tinggi (High) dan Rendah (Low); 2) Benar (True) dan Salah (False); 3) Hidup (On) dan Mati (Off); 4) 1 dan 0. Pada umumnya, gerbang logika yang digunakan pada arsitektur komputer dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok seperti yang dijelaskan pada Tabel 1. Tabel 1. Jenis-jenis Gerbang Logika Gerbang Logika Dasar Gerbang Logika Universal Gerbang Logika Eksklusif Gerbang AND Gerbang NAND (NOT-AND) Fungsi Eksklusif OR (XOR) Gerbang OR Gerbang NOR (NOT-OR) Fungsi Eksklusif NOR (XNOR) Gerbang NOT 1. Gerbang AND Gerbang AND beroperasi mirip dengan operator logika AND, di mana terdapat dua atau lebih masukan dan satu keluaran, seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 1. Apabila semua masukan memiliki nilai 1, hasil keluaran pada gerbang logika ini akan menjadi 1. Salah satu penggunaan gerbang AND yang paling terkenal
144 | Arsitektur dan Organisasi Komputer terdapat pada sirkuit terpadu IC 7408. Tabel kebenaran untuk gerbang logika AND dapat dilihat pada Tabel 2. Gambar 1. Gerbang Logika AND Tabel 2. Tabel Kebenaran Gerbang AND Masukan Keluaran A B A.B 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 Kata kunci Gerbang AND Jika kedua masukan TINGGI, maka keluarannya TINGGI. Gerbang OR Gambar 2. Gerbang Logika OR Pemberian nama "Gerbang OR" berasal dari sifatnya yang mirip dengan logika inklusif OR. Gerbang ini memiliki dua atau lebih masukan dan menghasilkan satu
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 145 keluaran, sebagaimana tampak pada Gambar 2. Jika setidaknya satu dari masukan memiliki nilai 1, maka keluarannya akan menjadi 1. Salah satu penggunaan gerbang OR yang paling dikenal adalah pada sirkuit terpadu IC 7432. Tabel kebenaran untuk gerbang logika OR dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Tabel Kebenaran Gerbang OR Masukan Keluaran A B A+B 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 Kata kunci Gerbang OR Jika salah satu atau kedua masukan TINGGI, maka keluarannya TINGGI. Gerbang NOT Gambar 3. Gerbang Logika NOT Gerbang NOT mengubah status logika. Gerbang ini sering disebut sebagai inverter karena fungsinya membalikkan nilai masukan untuk menghasilkan keluaran. Gerbang ini memiliki satu masukan dan satu keluaran; ketika masukan bernilai 1, keluaran menjadi 0,
146 | Arsitektur dan Organisasi Komputer dan sebaliknya, sebagaimana tampak pada Gambar 3. Salah satu penggunaan gerbang NOT yang umum adalah dalam IC 7404. Tabel kebenaran untuk gerbang logika NOT dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel 4. Tabel Kebenaran Gerbang NOT Masukan Keluaran A A’ 0 1 1 0 Gerbang NAND Gerbang logika NAND, yang sering disebut sebagai gerbang logika NOT-AND, pada dasarnya adalah gerbang logika AND yang diikuti oleh gerbang logika NOT. Gerbang NAND beroperasi dengan cara melakukan operasi logika AND terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan negasi. Gambar 4 menggambarkan gerbang logika NAND dengan dua masukan. Gambar 4. Gerbang Logika NAND Hasil keluaran dari gerbang ini adalah 1 hanya jika tidak ada masukan yang memiliki nilai 1. Penggunaan gerbang NAND yang paling terkenal terdapat pada IC 7400. Tabel kebenaran untuk gerbang logika NAND dapat dilihat pada Tabel 5.
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 147 Tabel 5. Tabel Kebenaran Gerbang NAND Masukan Keluaran A B (A.B)’ 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 Kata kunci Gerbang NAND Jika salah satu atau kedua masukan MATI, maka keluarannya TINGGI. Atau kebalikan dari gerbang AND. Gerbang NOR Gerbang logika NOR, terkadang disebut sebagai gerbang logika NOT-OR, terbentuk oleh gerbang logika OR diikuti oleh inverter atau gerbang NOT, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5. Hasil keluaran dari gerbang ini adalah 1 hanya jika semua masukan bernilai 0. Penggunaan gerbang NOR yang paling terkenal terdapat pada IC 7402. Tabel kebenaran untuk gerbang logika NOR dapat dilihat pada Tabel 6. Gambar 5. Gerbang Logika NOR
148 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Tabel 6. Tabel Kebenaran Gerbang NOR Masukan Keluaran A B (A+B)’ 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 Kata kunci Gerbang NOR Jika kedua masukannya RENDAH, maka keluarannya TINGGI. Fungsi Ekslusif OR (XOR) Gerbang logika XOR, yang juga dikenal sebagai Gerbang Exclusive-OR atau Ex-OR, beroperasi serupa dengan logika OR, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 6. Gerbang logika ini memiliki sifat di mana jika salah satu dari dua masukan bernilai tinggi, maka keluarannya juga tinggi. Namun, jika keduanya bernilai tinggi atau rendah, keluarannya menjadi rendah. Penggunaan gerbang XOR yang paling terkenal terdapat pada IC 7486. Tabel kebenaran untuk gerbang logika XOR dapat dilihat pada Tabel 7. Gambar 6. Gerbang Logika XOR
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 149 Tabel 7. Tabel Kebenaran Gerbang XOR Masukan Keluaran A B A'.B + A.B' 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 Kata kunci Gerbang XOR Jika salah satu masukan TINGGI, maka keluarannya TINGGI. Dan jika kedua masukan sama, maka keluarannya RENDAH. Fungsi Ekslusif NOR (XNOR) Gerbang logika XNOR pada Gambar 7, juga dikenal sebagai Gerbang logika Exlusive-NOR atau EX-NOR, merupakan gabungan dari gerbang XOR yang diikuti oleh inverter atau gerbang NOT. Gerbang logika digital ini memiliki sifat berkebalikan dari gerbang XOR. Contoh sirkuit terpadu yang menggunakan gerbang XNOR adalah IC 747266. Tabel kebenaran untuk gerbang logika XNOR dapat dilihat pada Tabel 8. Gambar 7. Gerbang Logika XNOR
150 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Tabel 8. Tabel Kebenaran Gerbang XNOR Masukan Keluaran A B A.B + A’B’ 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 Kata kunci Gerbang XNOR Jika hanya satu masukan TINGGI, maka keluarannya RENDAH. Dan jika kedua masukan sama, maka keluarannya TINGGI. Kebalikan dari gerbang XOR. Untuk memahami prinsip kerja gerbang logika, kita akan menggunakan sistem penerangan jalan umum sebagai contoh kasus sederhana. Gambar 8 menggambarkan diagram rangkaian dari sistem penerangan jalan, yang terdiri dari gerbang logika OR dan NOT, sakelar, dan sensor cahaya. Kondisi operasional yang diatur agar lampu jalan dapat berfungsi dijelaskan pada Tabel 9. Berdasarkan kondisi operasional tersebut, kita dapat mempersiapkan tabel kebenaran untuk studi kasus ini yang dapat dilihat pada Tabel 10. Tabel 9. Kondisi Operasional Sistem Penerangan Jalan Sakelar Sensor Cahaya Lampu Jalan ON = 1 GELAP = 0 ON = 1
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 151 OFF = 0 TERANG = 1 OFF = 1 Gambar 8. Sistem penerangan jalan dengan gerbang logika Tabel 10. Tabel Kebenaran Sistem Penerangan Jalan Sakelar Sensor Cahaya Lampu Jalan ON GELAP ON ON TERANG ON OFF GELAP ON OFF TERANG OFF Dari tabel kebenaran, maka informasi yang kita peroleh untuk sistem penerangan jalan umum adalah ‚Jika sakelar OFF dan sensor cahaya TERANG, maka lampu jalan dalam keadaan OFF‛. Dengan kemampuannya membuat keputusan berdasarkan logika, gerbang logika sering diterapkan di berbagai sektor, termasuk telepon, laptop, gadget, satelit, robot, jam digital, dan buzzer. Gerbang logika memiliki peran
152 | Arsitektur dan Organisasi Komputer penting dalam transfer data, perhitungan, dan pemrosesan data. Meskipun begitu, di balik kelebihannya, terdapat beberapa kekurangan. Kelebihan dan kekurangan gerbang logika dijelaskan dalam Tabel 11. Tabel 11. Kelebihan dan Kekurangan Gerbang Logika Kelebihan Kekurangan o Operasi Logika dilakukan dengan menggunakan Aljabar Boolean, yang memberikan keuntungan dalam merancang rangkaian secara lebih ekonomis dan sederhana. o Logika '1' dan '0' dapat dengan mudah diidentifikasi. o Terbatasnya tegangan operasi. o Waktu tunda terjadi antara masukan dan keluaran.
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 153
154 | Arsitektur dan Organisasi Komputer ISTEM multiprocessor juga dikenal sebagai parallel systems/multicore systems, atau secara garis besar sistem komputer yang memiliki dua atau lebih processor (CPU) identik yang membagi akses secara penuh kepada common RAM (Shared Memory Multiprocessor) yang digabungkan (tightly couple systems) (William Stallings, 2010). Awalnya sistem multiprocessor ini dipergunakan untuk lingkungan PC server, kemudian berahli ke lingkungan PC dektop, laptop, serta mobile device. Pada sistem multiprocessor memiliki komunikasi yang berdekatan, sehingga melakukan sharing bus, clock, memory, dan peripheral devices. Pengolahan ganda juga terkadang merujuk pada kemampuan eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multi-programming atau penataolahan ganda lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diimplementasi dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali. Gambar 8 Multiprocessor
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 155 Karakteristik dalam Multiprocessor: 1. Mengandung dua atau lebih processor general purpose yang memiliki kemampuan yang setara 2. Semua processor memiliki akses Bersama ke memori global 3. Semua processor memiliki akses Bersama ke perangkat I/O, baik melalui saluran yang sama atau memilih saluran yang berbeda yang menyediakan lintasan ke perangkat yang sama Gambar 9 Contoh Multiprocessor Jenis sistem multiprocessor berdasarkan simetrinya, yakni : 1. Symmetric Multiprocessing (SMP). Symmetric multiprocessing melibatkan arsitektur perangkat keras komputer dan perangkat lunak multi-
156 | Arsitektur dan Organisasi Komputer prosesor di mana dua atau lebih prosesor yang identik terhubung ke memori utama tunggal yang dibagikan, memiliki akses penuh ke semua perangkat input dan output, dan dikendalikan oleh instance sistem operasi tunggal yang memperlakukan semua prosesor sama, tidak memesan untuk tujuan khusus. Sebagian besar sistem multiprosesor saat ini menggunakan arsitektur SMP. Dalam kasus prosesor multi-inti , arsitektur SMP berlaku untuk inti, memperlakukan mereka sebagai prosesor terpisah. Gambar 10 Symmetric Multiprocessing (SMP) 2. Asymmetric Multiprocessing (ASMP). Pendekatan selanjutnya untuk multiprocessor scheduleing adalah asymmetric multiproccesing scheduling atau biasa disebut juga sebagai penjadwalan master slave multi-processor. Dimana metode ini satu prosesor bertindak sebagai master dan prosesor lainnya sebagai slave. Master processor bertugas untuk menjadwalkan dan mengalokasi-kan proses yang berhubungan dengan system, slave processor melayani user requests dalam
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 157 pengeksekusian program. Pemrosesan yang banyak tidak menyebabkan penurunan performance. Gambar 11 Asymmetric Multiprocessing (ASMP) Gambar 12 SMP vs ASMP 3. Non-uniform memory access (NUMA) Akses memori yang tidak seragam adalah desain memori komputer yang digunakan dalam multipemrosesan, di mana waktu akses memori tergantung pada lokasi memori relatif terhadap prosesor. Di bawah NUMA, prosesor dapat mengakses memori lokalnya sendiri lebih cepat daripada memori non-lokal.
158 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Gambar 13 Non-uniform memory access (NUMA) 4. Clustering Dalam ilmu komputer dan jaringan komputer adalah sekumpulan komputer (umumnya server jaringan) independen yang beroperasi serta bekerja secara erat dan terlihat oleh klien jaringan seolah-olah komputerkomputer tersebut adalah satu buah unit komputer. Proses menghubungkan beberapa komputer agar dapat bekerja seperti itu dinamakan dengan Clustering. Komponen cluster biasanya saling terhubung dengan cepat melalui sebuah interkoneksi yang sangat cepat, atau bisa juga melalui jaringan lokal (LAN). Gambar 14 Clustering
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 159 Parallel Processing adalah Penggunaan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah tugas atau program secara simultan pada sebuah komputer yang bertujuan mempersingkat waktu dalam penyelesaian task dengan memanfaatkan serta mengoptimalkan sumber daya pada komputer yang ada. Parallel processing disebut juga Komputasi Paralel. Pada system komputasi Paralel terdiri dari beberapa unit prosesor dan beberapa unit memori. Ada dua teknik yang berbeda untuk mengakses data di unit memori, yaitu shared memory address dan message passing. Berdasarkan cara mengorganisasikan memori ini computer parallel dibedakan menjadi shared memory parallel machine dan distributed memory parallel machine Salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Biasanya diperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa dise but middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel.
160 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi. Tujuan utama penggunaan komputasi paralel adalah untuk mempersingkat waktu eksekusi program yang menggunakan komputasi serial. Beberapa alasan lain yang menjadikan suatu program menggunakan komputasi paralel antara lain : 1. Untuk permasalahan yang besar, terkadang sumber daya komputasi yang ada sekarang belum cukup mampu untuk mendukung penyelesaian terhadap permasalahan tersebut 2. Adanya sumber daya non-lokal yang dapat digunakan melalui jaringan atau internet 3. Penghematan biaya pengadaan perangkat keras, dengan menggunakan beberapa mesin yang murah sebagai alternatif penggunaan satu mesin yang bagus tapi mahal, walaupun menggunakan n buah prosesor 4. Adanya keterbatasan kapasitas memori pada mesin untuk komputasi serial. Pada umumnya, ada dua buah arsitektur memori pada komputer paralel, yaitu shared memory dan distributed memory
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 161 1. Shared Memory Arsitektur ini menyediakan global addressing sehingga berbagai prosesor mempunyai cara pengaksesan memori yang seragam. Setiap perubahan pada suatu lokasi memori oleh suatu prosesor akan selalu terlihat oleh prosesor lain. Kelebihan dari arsitektur ini antara lain adalah pengaksesan memori yang user friendly dan performansi yang baik dalam penggunaan data bersama antar task. Sedangkan kekurangannya antara lain adalah kurangnya skalabilitas ketika terjadi penambahan prosesor, di mana akan terjadi peningkatan traffic antara prosesor ke shared memory dan antara cache coherent system dengan memori sebenarnya. Berdasarkan frekuensi akses, ada dua jenis shared memory :Uniform Memory Access (UMA) : setiap prosesor memiliki hak pengaksesan yang seragam dengan prosesor lain Non Uniform Memory Access (NUMA) : tidak semua prosesor memiliki hak yang sama dalam mengakses memori. 2. Distributed Memory Arsitektur ini mempunyai karakteristik di mana setiap prosesor memiliki memorinya masing-masing, sehingga eksekusi instruksi dapat berjalan secara independen antara satu prosesor dengan yang lain. Prosesor akan menggunakan jaringan ketika membutuhkan akses ke memori non lokal. Akses ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis program. Kelebihan dari arsitektur ini adalah terjaganya skalabilitas ketika terjadi penambahan prosesor.
162 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Sedangkan kekurangannya adalah penulis program harus berurusan dengan detail komunikasi data antara prosesor dan memori non lokal.
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 163
164 | Arsitektur dan Organisasi Komputer ALAM buku ini, kita akan menjelajahi konsep arsitektur komputer dengan mengambil dua studi kasus yang mencerminkan dua tahap perkembangan dalam dunia mikroprosesor: Intel 8085 dan Intel 8086. Kedua mikroprosesor ini adalah tonggak penting dalam sejarah komputasi dan telah memengaruhi perkembangan komputer sejak diperkenalkan. Intel 8085, sebagai perwakilan arsitektur mikroprosesor 8-bit, mewakili era awal perhitungan yang kuat di dalam ukuran yang lebih sederhana. Sementara Intel 8086, sebagai perwakilan arsitektur mikroprosesor 16-bit, membawa komputasi ke level berikutnya dengan lebar data yang lebih besar dan kemampuan pengolahan yang lebih canggih. Dalam bagian ini, kita akan menggali lebih dalam tentang bagaimana konsep-konsep ini berlaku dalam arsitektur mikroprosesor, dengan fokus pada Intel 8085 dan Intel 8086. Keduanya memiliki beberapa register umum, seperti Accumulator (AC), Register B, Register C, dan lainnya. 1. Mikroprosesor Intel 8085 adalah mikroprosesor 8-bit yang mengoperasikan data dengan lebar 8-bit, sedangkan Intel 8086 adalah mikroprosesor 16-bit yang dapat mengolah data dengan lebar 16-bit. Ini memiliki register utama seperti Accumulator (AX), Register Indeks (SI dan DI), serta Register Segmen (CS, DS, SS, dan ES). Beberapa aplikasi yang dapat menjadi contoh penggunaan mikroprosesor sebagai berikut ini: a. Real time clock with on/off timer b. Jam dial LED berbasis Microprocessor c. Perancangan running light berbasis mikroprosesor d. Sistem bel sekolah otomatis berbasis mikroprosesor
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 165 e. Lampu lalu lintas berbasis mikroprosesor f. Kontrol motor stepper berbasis mikroprosesor g. Pengontrol mesin cuci berbasis mikroprosesor h. Pengontrol ketinggian air berbasis mikroprosesor i. Pengontrol suhu berbasis mikroprosesor 2. Memori Memori pada Intel 8085 diakses menggunakan skema pengalamatan tunggal 16-bit, yang berarti satu alamat langsung mengarah ke lokasi memori tertentu. Intel 8086 menggunakan pengalamatan segmen dan offset untuk mengakses memori. Alamat segmen menunjukkan segmen memori tertentu, sementara offset menunjukkan alamat dalam segmen tersebut. Ini memungkinkan akses hingga 1 MB memori fisik. 3. Set Instruksi Set instruksi Intel 8085 mencakup instruksi aritmatika 8- bit dan instruksi kontrol sederhana. Mikroprosesor Intel 8085 memiliki repertoar instruksi yang melibatkan opkode seperti MOV (Move), MVI (Move Immediate), STA (Store Accumulator), ADD (Addition), DIV (Division), JMP (Jump), dan sebagainya. Melalui pemanfaatan instruksi semacam ini, mikroprosesor menjalankan beragam operasi, termasuk tetapi tidak terbatas pada pemindahan data, penjumlahan, pengurangan, percabangan, dan penyimpanan. Intel 8086 memiliki set instruksi yang lebih luas dan canggih, termasuk instruksi aritmatika 16-bit dan 8-bit, instruksi logika, instruksi pengalamatan memori, dan instruksi kontrol aliran yang lebih canggih.
166 | Arsitektur dan Organisasi Komputer 4. Operasi Mikroprosesor Mikroprosesor Intel 8085 mengikuti siklus Fetch-DecodeExecute yang merupakan prinsip dasar arsitektur komputer. Pertama, instruksi diambil dari memori. Kemudian, instruksi didekodekan dan dijalankan oleh mikroprosesor. Intel 8086 juga mengikuti siklus Fetch-Decode-Execute, tetapi karena memiliki lebar data 16-bit, dapat menjalankan operasi lebih kompleks dalam satu siklus. 5. Kinerja Kinerja Intel 8085 lebih terbatas dibandingkan dengan Intel 8086 karena Intel 8085 hanya memiliki lebar data 8-bit, sedangkan Intel 8086 memiliki lebar data 16-bit 12. Intel 8085 diperkenalkan pada tahun 1976 yang memiliki operasi dengan kecepatan sekitar 3-5 MHz dan 74 instruksi dasar. Dikendalikan oleh serangkaian sinyal kendali seperti RD, WR, dan IO/M. Komponen fungsional utama mikroprosesor 8085A adalah sebagai berikut: 1. Bagian Pendaftaran 2. Satuan Aritmatika dan Logika 3. Bagian Pengaturan Waktu dan Pengendalian 4. Pengendalian Interupsi 5. Kontrol Input/Output Seri
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 167 Gambar 1: Diagram blok Mikroprosesor 8085 2. Arsitektur Intel 8085 a. Register Utama Intel 8085 memiliki sejumlah register utama yang digunakan untuk operasi komputasi. Salah satu register yang paling penting adalah Accumulator (AC), yang digunakan untuk operasi aritmatika. Selain itu, terdapat register indeks, counter, dan stack pointer. Mikroprosesor 8085 berisi delapan register 8-bit yang dapat dialamatkan yaitu: Intel 8085 memiliki 6 register utama, yaitu A, F, B, C, D, E, H, dan L. Register A digunakan sebagai akumulator, Register F digunakan sebagai Flag Register (Flag flip-flops), sedangkan register B, C, D, E, H, dan L digunakan sebagai register umum. Register A dan register B membentuk register pasangan BC, register C dan register D membentuk register pasangan DE, dan register D dan register E membentuk
168 | Arsitektur dan Organisasi Komputer register pasangan HL. Register H dan register L digunakan sebagai register penunjuk memori. b. Set Instruksi Intel 8085 memiliki set instruksi yang beragam yang mencakup operasi data transfer, Arithmetic, Logical, Branch Control, dan Instruksi Kontrol. Setiap instruksi memiliki format dan operasi yang khas. Instruksiinstruksi ini dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori utama: 1) Data Transfer: Instruksi untuk mentransfer data antara register atau antara register dan memori. Ini mencakup instruksi LOAD, STORE, dan pertukaran data antar register. 2) Arithmetic: Instruksi untuk melakukan operasi aritmatika atau matematika pada data, seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. 3) Logical: Instruksi yang melibatkan operasi logika seperti AND, OR, XOR, NOT, dan pergeseran bit. 4) Instruksi Kontrol: Instruksi-instruksi ini digunakan untuk mengendalikan jalannya program. Contohnya termasuk instruksi untuk mengubah arah aliran program, melompat ke alamat tertentu, dan mengeksekusi subroutine. c. Program dalam Bahasa Assembly untuk 8085 Program untuk mikroprosesor Intel 8085 ditulis dalam bahasa Assembly. Bahasa Assembly memungkinkan programmer untuk memiliki kendali langsung atas
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 169 instruksi mesin, memberikan efisiensi tinggi. Program yang ditulis dalam bahasa Assembly dapat dioptimalkan untuk kinerja yang lebih baik dan penggunaan memori yang lebih efisien. Bahasa Assembly adalah representasi rendah tingkat dari bahasa mesin yang spesifik untuk arsitektur mikroprosesor tertentu. 1) Label dan Instruksi: Program dalam bahasa Assembly terdiri dari serangkaian instruksi dan label. Label digunakan untuk menunjukkan alamat memori atau posisi dalam program. 2) Operands dan Register: Instruksi memerlukan operan, seperti data atau alamat memori, untuk beroperasi. Register dalam mikroprosesor (seperti Accumulator, Register B, dan lainnya) seringkali berfungsi sebagai operan. Contoh potongan program Assembly sederhana untuk menambahkan dua bilangan: MVI A, 05 ; Load data 05 to Accumulator MVI B, 07 ; Load data 07 to Register B ADD B ; Add B to Accumulator HLT ; Halt the program Program ini akan memuat nilai 05 ke dalam Accumulator, nilai 07 ke dalam Register B, kemudian menambahkan nilai B ke Accumulator, dan akhirnya menghentikan program. Bahasa Assembly bersifat spesifik untuk arsitektur mikroprosesor tertentu, sehingga program yang ditulis dalam bahasa Assembly
170 | Arsitektur dan Organisasi Komputer untuk mikroprosesor Intel 8085 tidak akan berjalan pada mikroprosesor dengan arsitektur yang berbeda. d. Mode Alamat Intel 8085 memiliki 2 mode Alamat utama, yaitu mode alamat langsung (Direct Addressing Mode) dan mode alamat tidak langsung (Indirect Addressing Mode). Mode alamat digunakan untuk menentukan alamat memori atau register yang akan diproses oleh instruksi dalam program: 1) Mode Alamat Langsung (Direct Addressing Mode) Pada mode alamat langsung, alamat memori diberikan langsung dalam instruksi. Instruksi tersebut langsung mengakses nilai atau operasi yang diinginkan pada alamat yang ditentukan. Contoh program assembly yang menghasilkan nilai yang ada di alamat yang ditunjukkan oleh register HL disalin ke dalam Accumulator : MOV A, M ; Memuat nilai dari alamat yang disimpan di register HL ke Accumulator (A) 2) Mode Alamat Tidak Langsung (Indirect Addressing Mode) Pada mode alamat tidak langsung, instruksi menggunakan alamat yang disimpan dalam register tertentu (biasanya register HL) sebagai alamat memori sebenarnya yang akan diakses. Contoh program assembly yang menghasilkan nilai diambil dari alamat
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 171 yang ditentukan oleh isi register HL, bukan langsung dari alamat yang diinstruksikan. MOV A, M ; Memuat nilai dari alamat yang disimpan di register HL ke Accumulator (A) 3) Mode Alamat Register (Register Addressing Mode) Pada mode alamat register, instruksi menggunakan nilai dari suatu register sebagai alamat memori. Contoh program assembly yang menghasilkan nilai yang ada di Register B disalin ke dalam Accumulator. MOV A, B ; Memuat nilai dari Register B ke Accumulator (A) 4) Mode Alamat Langsung dan Tak Langsung Gabungan Dalam beberapa instruksi, mode alamat langsung dan tidak langsung dapat digabungkan untuk memberikan fleksibilitas lebih besar. Contoh program assembly. MOV A, M ; Memuat nilai dari alamat yang disimpan di register HL ke Accumulator (A) MOV B, M ; Memuat nilai dari alamat yang disimpan di register HL ke Register B Pemilihan mode alamat tergantung pada kebutuhan instruksi dan kompleksitas operasi yang diinginkan. Mode alamat langsung lebih sederhana dan lebih cepat, sementara mode alamat tidak langsung memberikan
172 | Arsitektur dan Organisasi Komputer fleksibilitas yang lebih besar dalam mengakses lokasi memori secara dinamis. 2. Operasi Mikroprosesor Operasi mikroprosesor pada studi kasus mikroprosesor Intel 8085 melibatkan serangkaian instruksi yang dieksekusi untuk melakukan tugas tertentu. Sebagai contoh, operasi mikroprosesor dalam konteks studi kasus kontrol lampu lalu linta. Berikut adalah beberapa operasi mikroprosesor yang mungkin terlibat dalam implementasi studi kasus tersebut: a. Fetch (Mengambil) Instruksi untuk mengambil instruksi berikutnya dari lokasi memori yang ditunjukkan oleh program counter (PC). Contoh assembly: MOV A, M ; Memuat nilai dari alamat yang disimpan di register HL ke Accumulator (A) b. Decode (Dekode) Instruksi untuk mendekode operasi yang akan dilakukan berdasarkan instruksi yang diambil. Contoh assembly: CMP B ; Membandingkan nilai dalam Accumulator (A) dengan nilai di Register B
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 173 c. Execute (Eksekusi) Instruksi untuk menjalankan operasi yang telah didekode, seperti operasi aritmetika, logika, atau transfer data. Contoh assembly: JZ LOOP ; Melompat ke label LOOP jika flag zero (Z) diatur d. Write Back (Menulis Kembali) Instruksi untuk menulis kembali hasil operasi ke lokasi yang sesuai, seperti register atau memori. Contoh assembly MOV M, A ; Menyimpan nilai Accumulator (A) ke dalam alamat yang disimpan di register HL e. Branching (Melompat) Instruksi untuk mengubah aliran program dengan melompat ke alamat memori tertentu. Contoh assembly: JMP START ; Melompat ke alamat memori yang ditunjukkan oleh label START f. Input/Output (Masukan/Keluaran) Instruksi untuk membaca atau menulis data dari atau ke perangkat luar, seperti sensor atau lampu lalu lintas. Contoh assembly: IN 01H ; Membaca data dari port input 01H
174 | Arsitektur dan Organisasi Komputer OUT 02H ; Menulis data ke port output 02H Dalam bab selanjutnya, kita akan memasuki era 16- bit dengan mengamati Intel 8086, yang membawa revolusi dalam arsitektur komputer dengan lebar data yang lebih besar dan kemampuan pengolahan yang lebih canggih. Intel 8086 adalah mikroprosesor 16-bit yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1978. Ini menjadi dasar untuk arsitektur x86 yang kemudian menjadi sangat dominan di dunia komputasi. Studi kasus di bawah ini adalah contoh fiksi yang mengilustrasikan penggunaan mikroprosesor Intel 8086 dalam sebuah sistem. Gambar 2. Diagram blok Mikroprosesor 8086 1. Arsitektur Intel 8086 a. Lebar Data 16-bit Salah satu perbedaan utama antara Intel 8086 dan pendahulunya, Intel 8085, adalah lebar data. Intel 8086
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 175 adalah mikroprosesor 16-bit, yang berarti dapat mengolah data dengan lebar 16-bit sekaligus, menggandakan kapasitas penyimpanan dan kemampuan pengolahan. b. Register Segmen Intel 8086 memperkenalkan konsep register segmen, yang memungkinkan akses ke lebih banyak memori daripada model pengalamatan sederhana. Terdapat beberapa jenis register, termasuk register data, register segmen, register indeks, dan register flag. c. Mode Operasi Dua mode operasi utama, yaitu Real Mode dan Protected Mode yang mempengaruhi cara prosesor berinteraksi dengan memori dan menjalankan instruksi. Mode operasi Real pada mikroprosesor Intel 8086 memungkinkan pengaksesan hingga 1 MB memori fisik. Alamat memori direpresentasikan oleh kombinasi segmen dan offset, menghasilkan alamat fisik sebenarnya. d. Operasi Mikroprosesor Studi kasus sederhana yang melibatkan pengolahan data dengan akan mengambil contoh program kecil untuk menjumlahkan dua bilangan dan menyimpan hasilnya dalam memori. Program ini akan memberikan pemahaman tentang langkah-langkah operasional dasar mikroprosesor Intel 8086.
176 | Arsitektur dan Organisasi Komputer 2. Penggunaan Register a. Inisialisasi Register Instruksi MOV digunakan untuk memindahkan nilai ke dalam register. Misalnya, MOV AX, 0 menyalin nilai nol ke dalam register AX. Inisialisasi ini mengacu pada proses alokasi dan pemuatan nilai awal ke dalam register, yang merupakan langkah pertama dalam pengolahan data pada mikroprosesor. MOV AX, 0 ; Memasukkan nilai 0 ke dalam register AX MOV BX, 5 ; Memasukkan nilai 5 ke dalam register BX MOV CX, 7 ; Memasukkan nilai 7 ke dalam register CX b. Operasi Aritmatika dan Logika Instruksi ADD dan SUB digunakan untuk operasi aritmatika, sementara AND dan OR digunakan untuk operasi logika. Contohnya, ADD AX, BX menambahkan nilai dalam register AX dengan nilai dalam register BX. Operasi ini mencerminkan kemampuan mikroprosesor untuk melakukan manipulasi data dengan berbagai operasi matematika dan logika pada level register. ADD AX, BX ; Menjumlahkan nilai BX ke dalam AX SUB CX, AX ; Mengurangkan nilai AX dari CX AND AX, CX ; Melakukan operasi AND logika antara AX dan CX OR BX, CX ; Melakukan operasi OR logika antara BX
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 177 dan CX 3. Transfer Data a. Memindahkan Data Antar Register dan Memori Instruksi MOV juga digunakan untuk mentransfer data antar register dan memori. Contoh, MOV [DX], AX menyimpan nilai dari register AX ke dalam lokasi memori yang ditunjuk oleh register DX. Penggunaan instruksi transfer data mencerminkan kebutuhan untuk memindahkan data antar lokasi penyimpanan yang berbeda dalam sistem. MOV DX, 2000 ; Menyimpan alamat memori (misalnya, 2000) ke dalam register DX MOV [DX], AX ; Menyimpan nilai AX di lokasi memori yang ditunjuk oleh DX MOV SI, [DX] ; Memuat nilai dari lokasi memori yang ditunjuk oleh DX ke dalam register SI 4. Instruksi Pembanding a. Instruksi Perbandingan Instruksi CMP digunakan untuk membandingkan nilai antara dua operand tanpa mengubah register. Misalnya, CMP AX, BX membandingkan nilai dalam register AX dan BX. Instruksi perbandingan ini penting untuk mengambil keputusan berdasarkan hasil perbandingan yang
178 | Arsitektur dan Organisasi Komputer nantinya dapat digunakan dalam instruksi kontrol alur program. CMP AX, BX ; Membandingkan nilai AX dan BX tanpa mengubah register JE Label ; Melompat ke Label jika hasil perbandingan adalah sama (jump equal) JG Label ; Melompat ke Label jika nilai AX lebih besar dari BX (jump greater) 5. Instruksi Kontrol Alur Program: a. Instruksi Skak (Jump) Instruksi seperti JMP dan JE (Jump if Equal) digunakan untuk mengontrol alur program. Contohnya, JMP Label akan melompat ke alamat memori yang ditentukan oleh label. Instruksi skak memberikan kemampuan mikroprosesor untuk melakukan lompatan kondisional dan tidak kondisional dalam eksekusi program. JMP Label ; Melompat ke Label tanpa syarat JZ Label ; Melompat ke Label jika flag zero (ZF) diatur CALL Subrutine; Memanggil suatu subrutin atau fungsi RET ; Kembali dari suatu subrutin
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 179 6. Interupsi: a. Pengenalan Interupsi: Instruksi INT digunakan untuk memanggil layanan interupsi, seperti INT 21h yang digunakan dalam DOS untuk memanggil layanan sistem. Interupsi digunakan untuk mengakses fungsi-fungsi tingkat sistem. INT 21h ; Memanggil layanan interupsi 21h (contoh: layanan sistem DOS) 7. Operasi String a. Instruksi String Instruksi REP MOVSB digunakan untuk menggandakan string dari satu lokasi memori ke lokasi memori lainnya. Contoh, MOVSB akan memindahkan byte dari lokasi SI ke DI. Instruksi string digunakan untuk memproses data dalam bentuk string atau serangkaian elemen data bertipe sama. MOV CX, 10 ; Jumlah elemen dalam string MOV DI, 0 ; Indeks destinasi MOV SI, 1000 ; Indeks sumber REP MOVSB ; Menggandakan string dari alamat SI ke DI sebanyak CX kali
180 | Arsitektur dan Organisasi Komputer 8. Operasi Stack a. Pemakaian Stack Instruksi PUSH dan POP digunakan untuk memasukkan dan mengeluarkan data dari stack. Contoh, PUSH AX akan memasukkan nilai dalam register AX ke dalam stack. Operasi stack merupakan bagian penting dalam manajemen data dan penumpukan alamat pengembalian saat pemanggilan subrutin atau fungsi. PUSH AX ; Memasukkan nilai AX ke dalam stack POP BX ; Mengeluarkan nilai dari stack dan menyimpannya di BX 9. Instruksi Henti a. Instruksi Halt (HLT) Instruksi HLT digunakan untuk menghentikan eksekusi program. Penggunaannya seperti HLT akan menghentikan eksekusi dan menunggu sinyal eksternal untuk melanjutkan. Instruksi halt digunakan untuk memberikan kontrol terhadap jalannya program dan memberikan kemampuan untuk menghentikan eksekusi. HLT ; Menghentikan eksekusi program Operasi mikroprosesor Intel 8086 mencakup berbagai jenis instruksi yang melibatkan manipulasi data, perbandingan, transfer data, dan instruksi kontrol alur program. Setiap instruksi memiliki peran khusus dalam eksekusi program dan dapat digunakan untuk mengimplementasikan fungsi-fungsi yang lebih kompleks. Studi lebih lanjut tentang instruksi dan
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 181 penggunaannya dalam berbagai konteks dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang operasi mikroprosesor ini. Studi kasus pada mikroprosesor Intel 8085 dan Intel 8086 mengilustrasikan evolusi arsitektur komputer dari 8-bit menjadi 16-bit, dengan Intel 8086 memperkenalkan segmen dan offset untuk mengelola memori hingga 1 MB. Penggunaan Real Mode dan Protected Mode pada Intel 8086 memberikan fleksibilitas dalam pengembangan sistem dengan mempertahankan kompatibilitas perangkat lunak lama dan menyediakan fitur-fitur canggih seperti perlindungan memori. Konsep instruksi dasar, transfer data, dan pengenalan interupsi pada keduanya mencerminkan fondasi arsitektur yang tetap berpengaruh dalam perkembangan teknologi mikroprosesor modern.
182 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Ade Rizka, 2022, Buku Ajar Organisasi & Arsitektur Komputer, Pertama, Tahta Media Group. Arikpo, I.I., Ogban, F.U. & Eteng, I.E., 2007, ‘Von Neumann Architecture and Modern Computers’, Global Journal of Mathematical Sciennces, 6(2), 97–103. Anderson, D. (2011). Universal Serial Bus System Architecture. Simultaneosly. Andri. (n.d.). Konsep komputasi Parallel Processing. Retrieved from wordprees: https://andri102.wordpress.com/game/soft-skill/konsepkomputasi-parallel-processing/ Arsitektur Komputer: Penjelasan dan Kategori Utamanya. (n.d.). Retrieved from BINUS University: https://binus.ac.id/malang/2023/07/arsitektur-komputerpenjelasan-dan-kategori-utamanya/ Arsitektur Sistem Komputer - Sistem Multiprocessor. (2020, 09 12). Retrieved from IDRaya: https://idraya.com/networking/arsitektur-sistemkomputer-sistem-multiprocessor.html BasuMallick, C. (2022, August 26). What Is Parallel Processing? Definition, Types, and Examples. Retrieved from spiceworks: https://www.spiceworks.com/tech/iot/articles/what-isparallel-processing/
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 183 Bayu Kanigoro, S. (n.d.). Multiprocessing. Retrieved from BINUS University: https://socs.binus.ac.id/2020/11/16/multiprocessing/ BAYU KANIGORO, S. (n.d.). MULTIPROCESSING. Retrieved from BINUS University: https://socs.binus.ac.id/2020/11/16/multiprocessing/ B. K. & K. K. Yadav J, ‚Microprocessor,‛ IJRIT Int. J. Res. Inf. Technol., vol. 2, no. 10, pp. 14–18, 2014. Buku Arsitektur dan Organisasi Komputer ( Syahrul, Organisasi dan Arsitektur Komputer, Penerbit Andi : Yogyakarta, 2010) Biggs, N.L. (2002) Discrete Mathematics, Oxford University Press. Bucaro, S. (2019) Basic Digital Logic Design, 1st edition, bucarotechelp.com. CAMPBELL-KELLY, M., ASPRAY, W. F., YOST, J. R., TINN, H. & DÍAZ, G. C. 2023. Computer: A history of the information machine, Taylor & Francis. Cisco (2023) ‘Modul IT Essentials v7.0, Chapter 3.0, Advanced Computer Hardware’. Cisco, Netacad. Chow P. (Reduced Instruction Set Computers). IEEE Potentials. 1991;10(3):28–31. Cahyaningrum, Y. (2023). Analisis Tata Kelola Arsitektur dan Perancangan Sistem Enterprise dalam Ekspedisi Barang Pada Perusahaan Logistik. Jurnal Rekayasa Sistem Informasi Dan Teknologi (JRSIT), 1(2), 118–122. Cahyaningrum, Y., Cuhanazriansyah, M. R., & Labib, M. (2023). Pengembangan Inovasi Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Moodle pada Mata Kuliah Arsitektur dan
184 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Organisasi Komputer. Prosiding Seminar Nasional FPMIPA 2023, 1(1), 248–253. D. K. Kaushik, An Introduction to Microprocessor 8085, no. August. New Delhi: Dhanpat Rai Publishing Company, 2014. Estu Sinduningrum, 2020, Teori Organisasi Arsitektur Komputer dan Praktik Assembler untuk Pemula, Pertama, Deepublisher, Yogyakarta. EASTMAN, C. M. 2018. Building product models: computer environments, supporting design and construction, CRC press. FAISAL 2015. Organisasi dan Arsitektur Komputer. Jurusan Teknik Informatika, UIN Alauddin Makassar. FUKUDA, K. & VOGEL, E. K. 2019. Visual short-term memory capacity predicts the ‚bandwidth‛ of visual long-term memory encoding. Memory & cognition, 47, 1481-1497. Faisal, 2015, Organisasi dan Arsitektur Komputer, UIN Alauddin Makasar, Makasar. Gooroochurn, M.K. (2018) Introduction to Digital Logic & Boolean Algebra, Independently published. Groote, J.F., Morel, R., Schmaltz, J., Watkins, A. (2021) Logic Gates, Circuits, Processors, Compilers and Computers, 1st ed., Springer. Groover, M.P. (2001) Automation, Production Systems, and Computer Integrated Manufacturing, 2nd ed., Prentice Hall Inc., New Jersey. Harahap, B., Rambe, A., Hasibuan, E. H., & Singarimbun, R. N. (2022). Penerapan Komputer Dasar Terhadap Juru Kasir
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 185 & Juru Buku Pada Koperasi Simpan Pinjam. Jurnal Altifani (Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 75–84. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i1.206 Harmayani, Dicky Apdilah, Mapilindo, Oktopanda, J. H. (2021). Aplikasi Komputer. I. Microcomputer, ‚Unit I – 8085 Microprocessor‛.Jogiyanto Hartono, 2005, Pengenalan Komputer, 5th edn., CV. Andi Offset, Yogyakarta. Jarti, N.,& Hutabri, E. (2022). Arsitektur dan Organisasi Komputer. JAIN, S., RANJAN, A., ROY, K. & RAGHUNATHAN, A. 2017. Computing in memory with spin-transfer torque magnetic RAM. IEEE Transactions on Very Large Scale Integration (VLSI) Systems, 26, 470-483. KABAT, A. K., PANDEY, S. & GOPALAKRISHNAN, V. T. Performance evaluation of High Bandwidth Memory for HPC Workloads. 2022 IEEE 35th International Systemon-Chip Conference (SOCC), 2022. IEEE, 1-6. MALIK, R. F., PASSARELLA, R., EXAUDI, K. & ZULFAHMI, R. 2018. Buku Ajar Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer, Rossi Passarella. Manisha Singh, R. N. Singh, Ashok Kumar Srivastava, Vivek Prasad Patel, A. K. M. & R. B. (2023). Structural Relationship Of Interconnection Network. SN Computer Science, 4. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.1007/S42979-023- 01965-0 Multipengolahan. (n.d.). Retrieved from wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Multipengolahan
186 | Arsitektur dan Organisasi Komputer Multiprocessor: Operating System, Types, Advantages and Limitations. (2021, September 30). Retrieved from edukedar: https://edukedar.com/multiprocessor/ Mano, M. M. (2007). Computer System Architecture, Third Edition. Pearson Education. Munir, Rinaldi. (2010) Matematika Diskrit, Edisi Ketiga, Informatika Bandung. Nguyen, K. (2022) LOGIC GATES, Electronics - easy and simple. Book 12, Kindle Edition. NURAINI, R., KOMALASARI, R., KURNIAWAN, F. S., RACHMAT, Z., WAHYUDDIN, S., MUNAWAR, Z., PASARIBU, J. S., PUTRI, N. I., AKBAR, N. & FIRGIA, L. 2023. Organisasi Dan Arsitektur Komputer, Global Eksekutif Teknologi. Parikesit, D. (n.d.). Multiprocessor. Retrieved from academia: https://www.academia.edu/7547799/Multiprocessor Perbedaan Multiprocessor dan MulticoreProcessor. (n.d.). Retrieved from academia edu: https://www.academia.edu/11951911/Perbedaan_Multipr ocessor_dan_MulticoreProcessor RACHMADI, T. 2020. Organisasi dan Arsitektur Komputer, Tiga Ebook. RIZKA, A. 2023. Organisasi dan Arsitektur Komputer. Penerbit Tahta Media. Rosen, H.K. (2012) Discrete Mathematics and Its Applications, McGraw Hill, New York. R. Bundel and K. Singh, ‚Overview of Interfacing Data Converters with 8085 Microprocessor and its application,‛ vol. 6, no. 7, pp. 240–244, 2019.
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 187 R. Kathuria K, Malhotra B, ‚8085 Microprocessors,‛ IJRIT Int. J. Res. Inf. Technol., vol. 2, no. 10, pp. 258–263, 2014. Rehman, J. (n.d.). Advantages and disadvantages of multiprocessor systems. Retrieved from IT Release: https://www.itrelease.com/2020/06/advantages-anddisadvantages-of-multiprocessor-systems/ S. Bharadwaj, ‚a Study Between Intel 8085 and Intel 8086,‛ vol. 8, no. July, pp. 1–6, 2021, [Online]. Available: https://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache: IpM0FISEDnwJ:scholar.google.com/+Difference+betwee n+8085+and+8086+Microprocessors&hl=en&as_sdt=0,5 Stalling, W. Computer Organization And Architecture Designing For Performance Eighth Edition, Prentice Hall 2010 Stalling, W. Computer Organization And Architecture Designing For Performance Eighth Edition, Prentice Hall 2010 Simpson, A. (2002) Discrete Mathematics by Example, McGrawHill, New York. Spahic, B. (2020) Electrical Engineering Without Prior Knowledge, Independently published. Setiawan, E. B. (2010). Computer Organization. Indonesian Computer University. Stergiou, E. (2021). A Study Of Multistage Interconnection Networks Operating With Wormhole Routing And Equipped With Multi-Lane Storage. International Journal Of Parallel, Emergent And Distributed Systems. Https://Doi.Org/10.1080/17445760.2020.1793981 SEBASTIAN, A., LE GALLO, M., KHADDAM-ALJAMEH, R. & ELEFTHERIOU, E. 2020. Memory devices and
188 | Arsitektur dan Organisasi Komputer applications for in-memory computing. Nature nanotechnology, 15, 529-544. SINAGA, A. S. R. 2020. Keamanan Komputer, CV. Insan Cendekia Mandiri. SUN, P. 2020. Security and privacy protection in cloud computing: Discussions and challenges. Journal of Network and Computer Applications, 160, 102642. Sofia, L., Cahyaningrum, Y., & Muna, Z. F. (2023). Tren Inovasi Terbaru dalam Pendidikan dan Pembelajaran : Bagaimana Mengubah Cara Kita Belajar. Prosiding Seminar Nasional FPMIPA 2023, 1(1), 227–239. Suhas Pednekar, Prakash Mahanwar, M. K. (2020). Computer Organization and Architecture. Taufik, Ahmad, Bernadus Gunawan, Agus Budiyantara, I Ketut Sudaryana, T. T. M. (2022). Pengantar Teknologi Informasi. WANG, D., MING, F., HU, M. L. & YE, L. 2019. Quantum‐Memory‐ Assisted Entropic Uncertainty Relations. Annalen der Physik, 531, 1900124. WANG, J., LIU, L., LYU, S., WANG, Z., ZHENG, M., LIN, F., CHEN, Z., YIN, L., WU, X. & LING, C. 2022. Quantum-safe cryptography: crossroads of coding theory and cryptography. Science China Information Sciences, 65, 111301. Waller, D. (2020) ‘1 The central processing unit’, in GCSE Computer Science for OCR Student Book Updated Edition. Cambridge University Press, pp. 1–10. Wikipedia (2023a) ENIAC. Available at:
Arsitektur dan Organisasi Komputer | 189 https://id.wikipedia.org/wiki/ENIAC (Accessed: 13 November 2023). Wikipedia (2023b) Unit Pemroses Sentral, https://id.wikipedia.org/wiki/Unit_Pemroses_Sentral. Available at: https://id.wikipedia.org/wiki/Unit_Pemroses_Sentral. Wiliam Stallings. (2010). Computer Organization And Architecture Designing For Performance. Wang, W., Pan, K., Gong, S., & Fan, K. (2019). Design And Layout Optimization Of The Interconnection Structure Of Stretchable Circuits. 89(Wcnme), 112–116. White, C. M. (2013). Data Communications And Computer Networks: A Business User’s Approach, Seventh Edition (7th Ed.). Course Technolog. William Stallings (2010) Computer Organization and Architecture Designing for Performance. Tenth. William Stallings, 2010, Computer Organization and Architecture Designing for Performance Eighth Edition, Pearson Education, Inc., New Jersey. Yuniana Cahyaningrum, F. R. A. (2023). Systematic Literature Review Dalam Bidang Kecerdasan Buatan Systematic Literature Review In The Field Of Artificial. 2(3), 3–6. https://www.elprocus.com/what-is-risc-and-cisc-architecture-andtheir-workings/ https://pacmann.io/blog/definisi-komponen-tipe-dan-use-casedata-pipeline https://www.binaracademy.com/2017/blog/ci-cd-pipeline-dalamdevops
190 | Arsitektur dan Organisasi Komputer https://dignet.blogspot.com/2018/03/pengertian-dan-contoh-daripipelining.html