The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Seiring dengan fenomena penuaan penduduk di Indonesia, jumlah jemaah haji lanjut usia (lansia) terus mengalami peningkatan yang signifikan. Kondisi ini menuntut pendekatan khusus dalam pelayanan dan pendampingan yang tidak hanya memperhatikan aspek ritual keagamaan, tetapi juga aspek psikososial, kesehatan, dan komunikasi interpersonal yang efektif. Buku ini menyajikan kajian mendalam mengenai inovasi model komunikasi interpersonal yang dirancang khusus untuk pendampingan jemaah haji lansia. Dengan memahami karakteristik unik lansia, mulai dari keterbatasan fisik, kerentanan emosional, hingga pola komunikasi yang berbeda, buku ini menawarkan pendekatan holistik untuk memastikan ibadah haji lansia berlangsung dengan nyaman, aman, dan penuh makna spiritual. Melalui integrasi teori komunikasi interpersonal, psikologi massa, dan praktik pendampingan di lapangan, buku ini membahas cara membangun komunikasi yang empatik, sabar, dan efektif dengan jemaah lansia. Pembaca akan menemukan strategi konkret dalam memberikan dukungan sosial, mengelola tantangan komunikasi, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lansia untuk beradaptasi dalam situasi ibadah massal di Tanah Suci. Buku ini sangat relevan bagi petugas haji, pendamping keluarga, akademisi, dan siapa saja yang peduli terhadap optimalisasi pelayanan haji yang ramah lansia, dalam mewujudkan haji yang mabrur dan bermartabat bagi generasi emas umat Islam Indonesia.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by penamudamedia, 2026-01-25 22:09:41

SILVER PILGRIMAGE: INOVASI MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENDAMPINGAN JEMAAH HAJI LANSIA

Seiring dengan fenomena penuaan penduduk di Indonesia, jumlah jemaah haji lanjut usia (lansia) terus mengalami peningkatan yang signifikan. Kondisi ini menuntut pendekatan khusus dalam pelayanan dan pendampingan yang tidak hanya memperhatikan aspek ritual keagamaan, tetapi juga aspek psikososial, kesehatan, dan komunikasi interpersonal yang efektif. Buku ini menyajikan kajian mendalam mengenai inovasi model komunikasi interpersonal yang dirancang khusus untuk pendampingan jemaah haji lansia. Dengan memahami karakteristik unik lansia, mulai dari keterbatasan fisik, kerentanan emosional, hingga pola komunikasi yang berbeda, buku ini menawarkan pendekatan holistik untuk memastikan ibadah haji lansia berlangsung dengan nyaman, aman, dan penuh makna spiritual. Melalui integrasi teori komunikasi interpersonal, psikologi massa, dan praktik pendampingan di lapangan, buku ini membahas cara membangun komunikasi yang empatik, sabar, dan efektif dengan jemaah lansia. Pembaca akan menemukan strategi konkret dalam memberikan dukungan sosial, mengelola tantangan komunikasi, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lansia untuk beradaptasi dalam situasi ibadah massal di Tanah Suci. Buku ini sangat relevan bagi petugas haji, pendamping keluarga, akademisi, dan siapa saja yang peduli terhadap optimalisasi pelayanan haji yang ramah lansia, dalam mewujudkan haji yang mabrur dan bermartabat bagi generasi emas umat Islam Indonesia.

SILVER PILGRIMAGE | i


SILVER PILGRIMAGE | iiiSILVER PILGRIMAGE: INOVASI MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENDAMPINGAN JEMAAH HAJI LANSIAPENULISDr. Hj. Alya Rahmayani Siregar, S.Ag., M.Sos., C.AH., C.AUProf. Dr. Lahmuddin, M.EdDr. Mailin, M.AEDITORDr. Zulham, SH., S.IP., S.Kom., MH., MM., M.I.KomDr. Bustami, S.IP., M.Sos


iv | SILVER PILGRIMAGESILVER PILGRIMAGE: INOVASI MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENDAMPINGAN JEMAAH HAJI LANSIACopyright © PT Penamuda Media, 2026Penulis: Dr. Hj. Alya Rahmayani Siregar, S.Ag., M.Sos., C.AH., C.AUProf. Dr. Lahmuddin, M.EdDr. Mailin, M.AEditor : Dr. Zulham, SH., S.IP., S.Kom., MH., MM., M.I.KomDr. Bustami, S.IP., M.SosISBN: 978-634-2830-10-9Penyunting dan Penata Letak: Tim PT Penamuda MediaDesain Sampul: Tim PT Penamuda MediaPenerbit:PT Penamuda MediaRedaksi:Casa Sidoarum RT03 Ngentak, Sidoarum Godean Sleman YogyakartaWeb: www.penamudamedia.comE-mail: [email protected] Instagram: @penamudamediaWhatsApp: +6285700592256Cetakan Pertama, Januari 2026x + 261 halaman; 15 x 23 cmHak cipta dilindungi undang-undangDilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dandengan cara apapun tanpa izin tertulis dari penerbit maupun penulis


SILVER PILGRIMAGE | vKATA PENGANTAR PENULISAlhamdulillahirabbil'alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugerahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga buku ini dapat diselesaikan. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan seluruh umat yang mengikuti jejaknya hingga akhir zaman. Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap muslim yang mampu. Dengan meningkatnya usia harapan hidup dan semakin banyaknya jemaah lansia yang melaksanakan rukun Islam yang kelima ini, muncul tantangan tersendiri dalam memberikan pendampingan yang optimal. Buku \"Silver Pilgrimage\" lahir dari kegelisahan akademis dan kepedulian praktis terhadap fenomena ini.Selama bertahun-tahun saya melakukan penelitian dan observasi lapangan mengenai perjalanan ibadah haji, saya telah menyaksikan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif merupakan kunci utama dalam keberhasilan pendampingan jemaah lansia. Namun, model komunikasi konvensional sering kali tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan spesifik dari kelompok usia ini yang memiliki karakteristik fisik, psikologis, dan sosial yang unik. Buku ini mempersembahkan sebuah inovasi dalam model komunikasi interpersonal yang dirancang khusus untuk pendampingan jemaah haji lansia. Model \"Silver Pilgrimage\" yang dikembangkan oleh penulis mengintegrasikan pemahaman


vi | SILVER PILGRIMAGEgerontologi, teori komunikasi, nilai-nilai spiritual, serta praktik terbaik dalam pendampingan haji. Model ini tidak hanya menekankan pada transfer informasi, tetapi juga pada pembangunan hubungan empatik, penguatan kepercayaan diri, dan penciptaan pengalaman spiritual yang bermakna bagi jemaah lansia.Penulis berharap bahwa buku ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi para pembimbing haji, petugas kesehatan, akademisi komunikasi, serta pemangku kebijakan dalam pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, semoga buku ini menjadi bagian dari upaya kolektif kita untuk memuliakan para jamaah lansia dalam melaksanakan ibadah puncak mereka. Penulis menyadari bahwa buku ini masih memiliki banyak kekurangan. Kritik dan saran yang konstruktif dari pembaca sangat diharapkan untuk perbaikan di masa yang akan datang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian karya ini, terutama kepada para jemaah haji lansia yang telah berbagi pengalaman berharga mereka.Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah kita dalam melayani para hamba-Nya yang menunaikan ibadah suci ini.Medan, Januari 2026Penulis


SILVER PILGRIMAGE | viiKATA PENGANTAR EDITORPuji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga buku \"Silver Pilgrimage: Inovasi Model Komunikasi Interpersonal dalam Pendampingan Jemaah Haji Lansia\" dapat disajikan kepada para pembaca. Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima dan menjadi impian bagi setiap muslim. Namun, pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah lansia menghadapi tantangan tersendiri, baik dari segi fisik, psikologis, maupun sosial. Dengan meningkatnya jumlah jemaah haji yang berusia lanjut, kebutuhan akan pendampingan yang bersifat humanis dan efektif semakin mendesak.Buku ini hadir sebagai solusi untuk kebutuhan tersebut. Dengan pendekatan yang menyeluruh, penulis tidak hanya menyajikan teori komunikasi interpersonal, tetapi juga memperkenalkan model pendampingan yang inovatif yang disesuaikan dengan karakteristik unik jemaah lansia. Model \"Silver Pilgrimage\" yang diusulkan adalah sintesis antara pemahaman mendalam mengenai psikologi lansia, prinsipprinsip komunikasi yang efektif, dan nilai-nilai spiritualitas Islam. Keunggulan buku ini terletak pada pendekatannya yang aplikatif dan kontekstual. Pembaca tidak hanya diajak untuk memahami teori, tetapi juga diberikan panduan praktis tentang cara membangun komunikasi yang empatik,


viii | SILVER PILGRIMAGEmemahami kebutuhan khusus lansia, dan menciptakan pengalaman ibadah haji yang bermakna. Berbagai studi kasus dan contoh nyata yang disajikan memperkaya pemahaman dan memudahkan penerapan di lapangan.Buku ini sangat relevan untuk berbagai kalangan,pengelola perjalanan haji dan umrah, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, akademisi di bidang komunikasi dan gerontologi, serta keluarga yang mendampingi orang tua dalam menunaikan ibadah haji. Kami berharap buku ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan jemaah haji lansia di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada penulis atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menyusun karya ilmiah ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses penerbitan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.Selamat membaca!Medan, Januari 2026TIM Editor


SILVER PILGRIMAGE | ixDAFTA R ISIKATA PENGANTAR PENULIS .............................................................................VKATA PENGANTAR EDITOR ............................................................................VIIDAFTAR ISI...............................................................................................................IXBAB 1 KOMPLEKSITAS IBADAH HAJI BAGI JEMAAH LANSIA.....11. Urgensi Komunikasi dalam Pendampingan Haji Lansia.............12. Definisi Istilah Kunci................................................................................. 12BAB 2 MEMAHAMI KOMUNIKASI INTERPERSONAL .................201. Model Komunikasi Interpersonal....................................................... 202. Model Komunikasi..................................................................................... 273. Hambatan Komunikasi ............................................................................ 484. Model Komunikasi Interpersonal dalam Perspektif Komunikasi Islam....................................................................................... 495. Adaptasi dalam Komunikasi Interpersonal................................... 536. Empati dalam Komunikasi Interpersonal ...................................... 607. Karakteristik Jamaah Haji Lansia ....................................................... 64BAB 3 SEJARAH PELAKSANAAN IBADAH HAJI............................661. Makna Spiritual Ibadah Haji ................................................................. 662. Haji Pada Masa Pra-Islam....................................................................... 693. Makna Spiritual Setiap Tahapan Perjalanan Ibadah Haji........ 724. Haji dalam Konteks Indonesia dan Jamaah Lansia .................... 76BAB 4 DINAMIKA INTERPERSONAL ..............................................771. Keterampilan Komunikasi Interpersonal....................................... 772. Efektivitas Komunikasi Interpersonal ............................................. 833. Jembatan Digital Antara Pendamping dan Jamaah Haji Lansia............................................................................................................... 99BAB 5 PARADIGMA PELAYANAN...................................................1111. Pengukuran Efektivitas Manasik ......................................................1112. Model Komunikasi Interpersonal.....................................................131BAB 6 KOMUNIKASI PENDAMPINGAN JAMAAH HAJI LANSIA .................................................................................................1561. Komunikasi Pendampingan Jamaah Lansia.................................1562. Kualitas Komunikasi Pendampingan Haji Lansia .....................1903. Kendala Komunikasi Pendampingan Jamaah Haji Lansia ....200


x | SILVER PILGRIMAGEBAB 7 STRATEGI KOMUNIKASI EFEKTIF PENDAMPINGAN HAJI LANSIA .................................................................................................2111. Komunikasi Efektif ..................................................................................2112. Qaulan Karima...........................................................................................215BAB 8 ADAPTASI SENSORIK NONVERBAL..................................2191. Komunikasi Interpersonal dalam Komunikasi Keagamaan.2192. Hambatan Interaksi Pendamping dan Jemaah Lansia............225BAB 9 DIGITALISASI KOMUNIKASI HAJI.....................................2331. Media Digital...............................................................................................233BAB 10 PARADIGMA BARU PELAYANAN PENDAMPINGAN JAMAAH HAJI LANSIA.......................................................................2401. Refleksi Komunikasi Pendampingan Jamaah Haji Lansia.....240REFRENSI...............................................................................................................247PROFIL PENULIS ................................................................................................254PROFIL EDITOR...................................................................................................256


SILVER PILGRIMAGE | 1BAB 1KOMPLEKSITAS IBADAH HAJI BAGI JEMAAH LAN SIA1. Urgensi Komunikasi dalam Pendampingan Haji LansiaIbadah haji adalah rukun Islam kelima, merupakan puncak dari perjalanan spiritual seorang Muslim. Kewajiban ini diemban oleh mereka yang memiliki kemampuan, baik dari segi fisik maupun finansial. Namun, pelaksanaan ibadah haji bukanlah perkara mudah. Rangkaian kegiatan yang kompleks dan menuntut kondisi fisik prima menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi jemaah haji lanjut usia (lansia).Kota Medan, sebagai salah satu kota dengan jumlah jemaah haji yang cukup besar di Indonesia, menghadapi tantangan unik dalam memberikan pendampingan yang optimal bagi jemaah haji, terutama mereka yang lanjut usia (lansia). Keterbatasan fisik dan kesehatan pada jemaah lansia dapat mempengaruhi kelancaran beribadah.sehingga


2 | SILVER PILGRIMAGEmemerlukan perhatian khusus agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman dan nyaman.Hutasuhut dalam Said (2025) menyebutkan bahwa sesuai data di Kemenag Kota Medan bahwa calon haji asal Kota Medan per 13 Februari 2025 berangkat sebanyak 2.635 orang. Total sebanyak 2.635 calon haji asal Kota Medan, lanjut dia, terdiri atas jamaah reguler berjumlah 2.520 orang dan jamaah lanjut usia (lansia) sebanyak 115 orang. Sedangkan pada data di Kantor Kemenag Kota Medan pada tahun 2024 terdapat 2.482 calon haji asal Kota Medan tergabung dalam 11 kelompok terbang diberangkatkan ke Tanah Suci dari Embarkasi Haji Medan, Sumatera UtaraPemerintah telah berupaya mewujudkan \"Haji Ramah Lansia\" melalui berbagai kebijakan, termasuk istithaah kesehatan, penyiapan petugas khusus, Bimbingan Manasik (Bimsik) yang disesuaikan, prioritas pengkloteran, mempersingkat seremoni, layanan ramah lansia di asrama dan Arab Saudi, safari wukuf khusus, serta tanazul lansia. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) memegang peranan penting dalam membekali jemaah dengan pengetahuan dan keterampilan berhaji. Efektivitas bimbingan ini sangat bergantung pada kualitas komunikasi interpersonal antara pembimbing dan jemaah. Komunikasi yang efektif memastikan pemahaman informasi dan


SILVER PILGRIMAGE | 3dukungan yang dirasakan jemaah selama proses bimbingan dan pelaksanaan ibadah. (Azhar, 2024).Jemaah haji lanjut usia dikelompokkan pada rentang usia 66-75 tahun, 76-85 tahun, 86-95 tahun dan usia lebih dari 95 tahun.Jemaah haji lansia terdiri dari empat kategori, yakni: a) Lansia mandiri; b) Lansia dengan penyakit penyerta tapi masih dapat melakukan aktivitas harian secara mandiri; c) Lansia yang memerlukan bantuan orang lain saat beraktivitas harian di luar; d) Lansia yang memerlukan bantuan orang lain saat beraktivitas di dalam maupun luar kamar (Azhar, 2024).Pemerintah sudah berupaya untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia, upaya yang telah dilakukan antara lain: 1) Melakukan istithaah kesehatan. Jemaah melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal ini dilakukan berfungsi untuk memastikan calon jemaah sehat walaupun calon jemaah tersebut masuk ke dalam kategori umur adalan lansia. Setelah dipastikan baru diperbolehkan melunasi biaya haji; 2) Penyiapan petugas. Dalam struktur Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), terdapat unit khusus yang memberikan layanan kepada jemaah haji lansia dan disabilitas. Unit ini, yang mencakup tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH) serta Layanan Disabilitas, memiliki petugas dengan usia maksimal 45 tahun, termasuk dokter dari Rumah Sakit TNI/Polri; 3) Bimsik


4 | SILVER PILGRIMAGELansia. Bimbingan Manasik (Bimsik) berbeda dengan bimbingan manasik pada umumnya. Bimsik ini didesain untuk menumbuhkan kepedulian sesama jemaah khususnya kepada lansia. Terkait dengan aturan layanan jemaah lansia tertuang dalam komitmen Pelayanan KBIHU dalam Pelaksanaan Haji Ramah Lansia Tahun 1445H/2024M; 4) Pengkloteran. Lansia diprioritaskan duduk di seat kelas bisnis dan atau didekat pintu untuk memudahkan evakuasi, 5) Persingkat seremoni, Kementerian Agama juga menerbitkan Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nomor 1 tahun 2024 tentang Mekanisme Pemberangkatan dan Kedatangan. Lansia harus menjadi prioritas. Jadi tahun ini tidak ada lagi pidato berkepanjangan saat seremoni keberangkatan dan kedatangan; 6) Layanan asrama haji. Asrama haji juga mempersiapkan layanan ramah lansia. Sejumlah upaya yang dilakukan antara lain: a) menyediakan alat bantu berjalan bagi lansia; b) menyediakan dokter geriatri, psikiater, dan tenaga medis lainnya; c) menyiapkan kamar khusus lansia di lantai bawah; dan d) menyedikan kendaran khusus untuk memudahkan mobilitas kegiatan lansia dari aula ke kamar; 7) Layanan Arab Saudi, Layanan ramah lansia juga disiapkan untuk jemaah haji selama berada di Arab Saudi. Ada sejumlah layanan yang diberikan, yaitu akomodasi, transportasi, katering, kesehatan, bimbingan ibadah, serta saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina


SILVER PILGRIMAGE | 5(Armuzna); 8) Safira wukuf khusus, Program safari wukuf khusus bagi jemaah haji lansia dan disabilitas kali pertama diselenggarakan pada operasional haji 1444 H/2023 M. Saat itu, ada 129 jemaah lansia yang disafariwukufkan; 8) Tanazul lansia. Jika ada open seat pada penerbangan kepulangan, maka itu akan diprioritaskan bagi jemaah lansia. Tentu prosesnya berdasarkan persetujuan dari jemaah yang bersangkutan.Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) memainkan peran yang sangat penting dalam upaya memberikan bimbingan dan pendampingan. KBIHU bertanggung jawab untuk membekali jemaah dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk melaksanakan ibadah haji. Namun, efektivitas pendampingan ini sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi interpersonal antara pembimbing dan jemaah. Komunikasi yang efektif akan memastikan bahwa informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik, dan jemaah merasa didukung selama proses bimbingan dan pelaksanaan ibadah haji.Berbagai penelitian menyoroti pentingnya komunikasi interpersonal yang efektif dalam pendampingan lansia. Keterbukaan, empati, sikap positif, kesetaraan, dan dukungan dari pendamping sangat dibutuhkan agar lansia merasa nyaman, aman, dan kebutuhannya terpenuhi, baik dalam


6 | SILVER PILGRIMAGEproses administrasi maupun dukungan emosional. Petugas haji diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan, hak, dan layanan lansia, serta mampu berkomunikasi dengan tepat sesuai karakteristik masingmasing jemaah. Empati, etika, dan etiket yang baik menjadi kunci dalam melayani keberagaman lansia.Namun, implementasi komunikasi interpersonal yang efektif dalam pendampingan jemaah haji lansia di Kota Medan selama ini belum sepenuhnya tergali dan dievaluasi secara mendalam. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dan KBIHU, potensi kendala dalam komunikasi interpersonal antara pembimbing dan jemaah lansia masih ada dan perlu diidentifikasi lebih lanjut. Faktor-faktor seperti perbedaan usia dan latar belakang antara pembimbing dan jemaah, keterbatasan fisik dan kesehatan lansia (gangguan pendengaran, penglihatan, daya ingat), perbedaan bahasa dan budaya, serta kesiapan pembimbing dalam memahami kondisi psikologis dan medis lansia dapat menjadi penghambat komunikasi yang optimal.Penelitian yang dilakukan oleh Selviyanti et al. (2019) menyebutkan bahwa komunikasi interpersonal dengan komunikan yang berusia lanjut diperlukan keterbukaan (openness) dengan cara cara tidak mengabaikan mereka dan selalu mengajak mereka bercerita, empati (emphaty) dengan cara menunjukkan perhatian penuh dalam menangani lansia,


SILVER PILGRIMAGE | 7dan segera mengambil tindakan jika ada lansia yang menunjukkan perubahan perilaku dan memahami perasaan dan pengalaman lansia, sikap positif (positiveness) dengan cara melakukan komunikasi yang positif sehingga menciptakan suasana yang menyenangkan dan memunculkan pandangan serta perasaan positif tentang diri lansia dan menghasilkan pola perilaku komunikasi antarpribadi yang positif, kesamaan (equality) dimana pendamping dan lansia memiliki perasaan setara, saling menghormati, dan memperlakukan satu sama lain secara horizontal, meskipun terdapat perbedaan dalam kemampuan tertentu, dukungan (supportiveness) dengan cara memberikan motivasi kepada lansia dengan memenuhi kebutuhan mereka, memberikan dukungan moral, dan memberikan nasihat untuk menjaga semangat lansia.Penelitian di atas sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Tamheryaan et al. (2024) yang menyebutkan bahwa komunikasi yang jelas, sabar, dan empatik sangat diperlukan. Untuk membantu lansia memahami dan menyelesaikan proses administrasi. Maka pendamping harus mampu berkomunikasi dengan baik untuk memastikan lansia merasa nyaman, aman, dan terpenuhi kebutuhannya selama berada di asrama. Komunikasi yang baik juga penting untuk memberikan dukungan emosional kepada lansia yang mungkin merasa cemas atau khawatir tentang kesehatan


8 | SILVER PILGRIMAGEmereka. Komunikasi yang bermakna, penuh perhatian, dan menghormati dapat meningkatkan rasa percaya dan kepuasan jemaah.Kedua penelitian di atas sejalan dengan yang disebutkan oleh Desfianti (2024) bahwa layanan lansia menjadi aspek kritis karena petugas PPIH harus memahami masalah yang dihadapi lansia. Khususnya dalam memahami kebutuhannya, hak dan layanan yang disediakan untuk lansia, cara mendampingi lansia, dan cara berkomunikasi yang tepat sesuai dengan karakteristiknya masing- masing. Petugas harus cepat dan siaga, dengan pengetahuan karakteristik, pengenalan studi kasus dan permasalahan serta memberikan layanan terbaik, namun tetap dengan sikap yang baik, menghargai, dan memahami kebutuhan lansia, dalam melayani jemaah lansia, petugas harus memberikan empati, etika, dan etiket yang baik karena keberagaman karakteristik lansia mempunyai cara perlakukan dan pendekatannyamasing-masing sesuai kategori yang ada. Memberikan dukungan sosial dan semangat kepada lansia juga menjadi aspek penting yang tidak boleh luput. Dengan informasi ini, maka kita akan bisa lebih memahami cara berpikir jemaah lansia dan memberikan solusi tepat dari apa yang dibutuhkan oleh merekaPenelitian sebelumnya juga mengindikasikan adanya hambatan dalam pelayanan dan pendampingan haji lansia,


SILVER PILGRIMAGE | 9termasuk keterbatasan pengetahuan dan informasi petugas haji mengenai kondisi kesehatan lansia serta kurang optimalnya fasilitas dan informasi yang ramah lansia. Hal ini secara tidak langsung menyoroti adanya tantangan dalam penyampaian informasi dan komunikasi yang efektif antara petugas, termasuk pembimbing KBIHU, dengan jemaah lansia..Hal ini sejalan dengan (Putra, 2023) yang menyebutkan bahwa.terdapat hambatan dalam pelayanan dan pendampingan haji lansia seperti: 1) Keterbatasan pengetahuan dan informasi petugas haji. Kurangnya waktu sosialisasi untuk memberikan edukasi pembinaan kesehatan bagi jamaah haji yang memiliki penyakit beresiko tinggi. Hal ini menunjukan kurangnya komunikasi yang baik antara petugas haji dan jamaah haji. Terbatasnya informasi, komunikasi dan informasi terkait layanan ramah lansia. Hal ini menunjukan adanya hambatan dalam penyampaian informasi yang penting bagi jamaah haji lansia; 2) Belum optimalnya fasilitas bagi lansia Kurangnya petunjuk arah sebagai informasi jalur transportasi menyebabkan jamaah haji tersesat saat pulang dari Masjidil Haram. Hal ini menunjukan kurangnya komunikasi visual yang baik, sehingga jamaah haji lansia kesulitan untuk menemukan arah.


SILVER PILGRIMAGE | 247REFRENSIAfifah, E. N., Astutik, D., Masitoh, S., & Khoidah, I. A. (2024). Pembentukan Empati Siswa Melalui Pengembangan Metode Pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Social Science Academic, 2(2), 163–180. https://doi.org/10.37680/ssa.v2i2.5795Amin, Z. F. (2022). Strategi Bimbingan Manasik Ibadah Haji Pada KBIHUNurussalam Lampung Timur. Multazam : Jurnal Manajemen Haji Dan Umrah, 1(2), 132. https://doi.org/10.32332/multazam.v1i2.5376Angelyna, A., & Liauw, F. (2020). Fenomenologi Sebagai Metode Pengembangan Empati Dalam Arsitektur. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 2(2), 1413. https://doi.org/10.24912/stupa.v2i2.8535Anggraini, C., Ritonga, D. H., Kristina, L., Syam, M., & Kustiawan, W. (2022). Komunikasi Interpersonal. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 337–342. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2611Arifin, Z. (2023). Pengantar Komunikasi Islam: Perspektif Tadabbur Alquran al- Karim (R. Husaini (ed.)). Duta Azhar.Azhar, B. (2024). Ini Ikhtiar Kemenag Wujudkan Haji Ramah Lansia. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji


248 | SILVER PILGRIMAGEDan Umrah. https://haji.kemenag.go.id/v5/detail/ini-ikhtiarkemenag-wujudkan-haji- ramah-lansia#:~:text=Surat Edaran ini memuat ketentuan,risti tidak harus mengikuti seremoni.BPS Kota Medan. (2025). Kota Medan Dalam Angka 2025 -Badan Pusat Statistik Kota Medan. In Badan Pusat Statistik Kota Medan (Vol. 38). https://medankota.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/37e78618776809c632 8bec65/kota-medandalam-angka-2024.htmlBungin, B. (2021). Penelitian kualitatif : komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (cet. 10). Kencana Prenada Media Group.Desfianti, W. G. (2024). Bimtek PPIH 2024, Layanan Lansia Jadi Aspek Kritis yang Harus Dipahami Petugas. Direktorat Penyelengaraan Haji Dan Umrah. https://haji.kemenag.go.id/v5/detail/bimtek-ppih2024-layanan-lansia-jadi- aspek-kritis-yang-harusdipahami-petugas#:~:text=Padasektorkondisi kesehatannya%2C 24,dibutuhkan oleh mereka%2C‖ tutupnya.Devito, J. A. (2011). Komunikasi Antarmanusia. Karisma Publishing Group. Effendy, O. U. (2020). Ilmu


SILVER PILGRIMAGE | 249Komunikasi Teori dan Praktek Komunikasi. Citra Aditia Bakti.Fahham, A. M. (2023a). Layanan Haji Ramah Lansia. Bidang Kesejahteraan Rakyat:Info Singkat Kajian Singkat Terhadap Isu Aktual Dan Strategis, XV(12).Fahham, A. M. (2023b). Urgensi Layanan Haji Ramah Lansia. Info Singkat, XV(12).Giles, H., Edwards, A. L., & Walther, J. B. (2023). Communication Accommodation Theory: Past Accomplishments,Current Trends, and Future Prospects. Elsevier, 99.Hamid, N. (2023). Strategi Bimbingan Manasik Haji Jemaah Lanjut Usia: Studi Di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dan Umrah (Kbihu) Hajar Aswad Yogyakarta. Jurnal MD: Jurnal Manajemen Dakwah, 9(2).Indra, F. (2022). Sistem Komunikasi Kebijakan Publik Kementerian Agama dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji di Sumatera Utara. Universitas Islam Negeri Sematera Utara.Kulsum, R. U. (2024). Pemanfaatan Model Konseling Spiritual Pada Layanan Haji Lansia. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 5(2), 207–220. https://doi.org/10.53800/cvcmy905


250 | SILVER PILGRIMAGELiliweri, A. (2011). Komunikasi Antarpersonal. Kencana Prenada Media Group. Manap, A. (2025). Jamaah Haji Lannsia 2025 naik jadi 47. 384 orang,LayanababDiperkuat PPIH Arab Saudi. JabarNews. https://jabar.nu.or.id/nasional/jamaah-haji-lansia2025-naik-jadi-47-384- orang-layanan-diperkuatppih-arab-saudi-Y06FeMaritasari, R., & Lestari, P. (2020). Model Komunikasi Lanjut Usia di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2).Pambayun, E. L., Sugiarto, Anis Khosyatunnisa Raujanah, Tiara Dianita Chaeruddin, & Meilita Hindia Sari. (2024). Komunikasi Empatik Berbasis Pendidikan Islam Pada Program Gcki Dalam Penanganan Kasus Bullying Di Sma Bogor. SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 2(2), 114–136. https://doi.org/10.59166/syaikhona.v2i2.261Pasaribu, R. H., Rifhan, Z., Sulviani, N., Liana Ritonga, I., & Tan, H. (2025). Penyuluhan Kesehatan Haji Calon Jamaah Haji Lansia di Kecamatan Medan Helvetia Tahun 2025. Jurnal Ilmiah Penabdian Kepada Masyarakat, 4(2).Purbasari, D., & Rinanto, D. (2022). Komunikasi Dan Interaksi Sosial Pada Lansia Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Pemalang. Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(1), 1–6. https://doi.org/10.54867/jkm.v9i1.82


SILVER PILGRIMAGE | 251Putra, B. A. (2023). Policy Brief: Problematika Layanan Haji Lansia. Kemenag DIY.https://diy.kemenag.go.id/news/45586-policybrief-problematika- layanan-haji-lansia.htmlRahayunianto, A. (2020). Pola Komunikasi Pembimbing dan Jamaah dalam Perspektif Humanistik. The Source: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 55–71. http://jurnal.usahid.ac.id/thesource/article/view/301Said, M. (2025a). Jamaah calon haji Kota Medan tahun ini 2.635 orang. ANTARA Kantor Berita Indonesia. https://www.antaranews.com/berita/4653149/jamaah-calon-haji-kota-medan- tahun-ini-2635-orangSaid, M. (2025b). Kemenag Sumut: 416 Orang Lansia Tunaikan Ibadah Haji pada 2025. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/4672561/kemenag-sumut-416-orang- lansia-tunaikan-ibadah-hajipada-2025Sani, M. R. (2024). Siapkan Menu Khusus, Ketua Kloter Diminta Laporkan Jumlah Lansia. Kemenag RI. https://kemenag.go.id/pers-rilis/siapkan-menukhusus-ketua-kloter-diminta-laporkan-jumlah-lansiaWVyMfSelviyanti, Hairunnisa, & Dwivayani, K. D. (2019). Komunikasi Interpersonal Perawat dan Lansia dalam Memberi


252 | SILVER PILGRIMAGEDukungan Sosial di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. EJournal Ilmu Kounikasi, 7(3), 170–183. https://ejournal.ilkom.fisipunmul.ac.id/side/?p=381Slyviani, R., Dewanti Widya Astari, & Lestari, A. (2023). Analisis Kualitas Hidup Jemaah Haji Lanjut Usia Kloter X Tahun 2023/1444 H. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(3). http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPMSugiyono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. CV. Alfabeta.Tahalele, O., Suatrat, F., Ivonnie Telussa, S., Nahuway, J., Haryati, & Saputra, A.M. A. (2023). Pemahaman Dan Penguasaan Model-Model Komunikasi (Studi Empiris Terhadap Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Pattimura). Journal on Education, 06(01), 3184–3192.Tamheryaan, A. S. ., Tuanaya, W., & Rolobessy, M. J. (2024). Optimalisasi Pelayanan Haji Ramah Lansia Pada Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(2), 858–872. https://doi.org/10.55681/jige.v5i2.2526Tamheryaan, A. S. L., Wahab Tuanaya, & Rolobessy, M. J. (2024). Optimalisasi Pelayanan Haji Ramah Lansia


SILVER PILGRIMAGE | 253Pada Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku. Jurnal Ilmiah Global, 5(2).Tanzeh. (2009). Pengantar Metode Penelitian. Sukses Oofset.Taufik. (2012). Empati Pendekatan Psikologis Sosial. PT. Rajawali Pers.West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi. Salemba Humanika.Widyarini. (2016). Penyelenggaraan Ibadah Haji bagi Lansia. Az Zarqa, 8(2), 219–235. https://doi.org/10.14421/azzarqa.v8i2.1300


254 | SILVER PILGRIMAGEPROFIL PENULISDr. Hj. Alya Rahmayani Siregar, S.Ag., M.Sos., C.AH., C.AU adalah seorang akademisi dan praktisi yang memiliki latar belakang pendidikan yang kaya dan beragam. Beliau menyelesaikan pendidikan formalnya di berbagai institusi ternama: Sarjana 1 (S1): IAIN-SU Fakultas Dakwah Jurusan Bimbingan Penyuluh Islam, lulus pada tahun 1999. STIA Al Washliyah Fakultas Tarbiyah Jurusan Ilmu Pendidikan, lulus pada tahun 2015. Magister (S2): UINSU Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kandidat Doktor: UINSU Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Pengalaman Organisasi: Hj.Allya Rahmayani Siregra aktif dalam berbagai organisasi, membuktikan dedikasinya dalam memperkuat komunitas muslim dan memajukan pendidikan serta keagamaan di Sumatera Utara. Beberapa peran penting yang pernah beliau emban antara lain: Asosiasi Muslim Travel Sumatera (AMTAS)- Terlibat aktif dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata muslim di Sumatera. Bendahara Umum FK KBIHU (Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umroh) SUMUT -Periode 2019-2023, mengelola keuangan dan mendukung kegiatan bimbingan ibadah haji dan umroh.


SILVER PILGRIMAGE | 255Sekretaris 1 DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) SUMBAGUT - Periode 2020-2024, berperan dalam administrasi dan koordinasi kegiatan haji dan umroh. Pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama SUMUT- Periode 2019-2024, aktif dalam berbagai program keagamaan dan sosial. Bendahara Umum DPW IPHI Sumut -Mengelola keuangan dan mendukung kegiatan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di Sumatera Utara. Bendahara Umum PGM Kota Medan - Berkontribusi dalam pengelolaan keuangan dan kegiatan Persatuan Guru Madrasah di Kota Medan. Sekjen AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umroh) Sumatera Utara sebagai Sekretaris Umum 2024-2029. Kontak Email: [email protected] & [email protected]


256 | SILVER PILGRIMAGEPROFIL EDITORDr. Zulham, SH., S.IP., S.Kom., MH., MM., M.I.KOM adalah seorang perwira Polri yang memiliki latar belakang pendidikan multidisipliner dan pengalaman karier yang luas di bidang kepolisian. Latar Belakang Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah 1). SD 142422 Padang Sidempuan (1980) 2). SMP Negeri 4 Padang Sidempuan (1983) 3). SMA Negeri 4 Padang Sidempuan (1986) Pendidikan Tinggi Dr. Zulham menempuh pendidikan sarjana di tiga bidang keilmuan berbeda: 1). S1 Hukum (SH) - Universitas Malikussaleh (2000) 2). S1 Ilmu Komunikasi (S.I.Kom) - Universitas Budi Darma (2014) 3). S1 Ilmu Politik (S.IP) - Universitas Darma Agung (2025). Melanjutkan ke jenjang magister dengan tiga gelar: 1). S2 Hukum (MH) - Universitas Medan Area (2010) 2). S2 Manajemen (MM) - Universitas Islam Sumatera Utara Medan (2017) 3). S2 Ilmu Komunikasi (M.I.Kom)- Universitas Darma Agung (sedang berlangsung). Pendidikan doktoral yang telah dan sedang ditempuh: 1). S3 Ilmu Hukum (Dr) - Universitas Islam Sultan Agung (2025) 2). S3 Ilmu Komunikasi (Dr) - UIN Sumatera Utara Medan (2026). Karier Kepolisian, Pendidikan Kepolisian: 1). Sekolah Bintara Polisi Sukarela (1989-1990)


SILVER PILGRIMAGE | 2572). Sekolah Secapa (2006-2007). Riwayat Penugasan (1990-Sekarang). Dr. Zulham telah mengabdi selama lebih dari 35 tahun dengan berbagai penempatan strategis di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, meliputi: 1). Periode Aceh (1990-2002)Polres Aceh Utara, Polda Aceh. 2). Periode Sumatera Utara (2002-Sekarang) Dengan berbagai jabatan penting di antaranya: Kanit Reskim, KBO Reskim, dan KBO Narkoba di Polres Asahan. Kapolsek di beberapa wilayah (Labuhan Ruku, Kampung Rakyat, Sungai Kepayang). Kasat Reskrim Polres Pakpak Barat. Kabag SDM Polres Tebing Tinggi. Waka Polres Tanah Karo (2023-2025). Jabatan Terakhir: Kasubbag Pangkat Bag Binkar Biro SDM Polda SUMUT (2025-sekarang). Kontribusi Akademik Dr. Zulham aktif dalam penulisan karya ilmiah dengan fokus pada isu-isu Islam, komunikasi, dan politik. Beberapa karyanya meliputi: Perempuan Dalam Pusaran Kekuasaan Syariat Islam & Politik Di Aceh (2025). Komunikasi Diplomasi, Negosiasi, dan Kekuatan Soft Power dalam Hubungan Internasional (2025). Digitization Of Da'wah: Transformation Of Islamic Spirituality In The Contemporary Technology Ecosystem (2025). The Role of Mass Media in Highlighting the Ulama Contributions and Influences in Islamic Economic Activities in Aceh (2025). Digital Policing: Strategi Instagram Polres Tanah Karo Dalam Transformasi Pelayanan Publik (2026). Kontak Email: [email protected]


258 | SILVER PILGRIMAGEDr. Bustami, S.IP., M.Sos., lahir diKabupaten Aceh Utara, tahun 1996. Penulis menempuh pendidikan sarjana Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe-Aceh pada tahun 2019. Setelah itu, penulis melanjutkan pendidikan magister di jurusan Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (UINSU Medan) pada tahun 2022. Pada tahun 2023 penulis melanjutkan sebagai kandidat doktor: Komunikasi dan Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (UINSU Medan). Karya tulis yang dipublikasi, yaitu: Pembangkangan Gerakan Aceh Merdeka dalam Peluncutan Senjata: the undiscussed case(2020). Challenges and Changes in Political Behavior of City Community in the Local Elections during Covid-19: Acehnese of Indonesia (2021). Perubahan Ekonomi Politik Masyarakat Setelah Pandemi Covid-19 (2022). Pemikiran Husaini M. Hasan Tentang ‘Islamic State of Aceh’ (2023). Husaini M. Hasan dan Konsep Islamic State dalam Konteks Sosial Politik Aceh (2023). Mencegah Konflik di Aceh Strategi Komunikasi untuk


SILVER PILGRIMAGE | 259Menjembatani TNI dan Eks Kombatan GAM (2024). Strategi dan Tantangan Komunikasi Organisasi dalam Membangun Kepercayaan antar Pemangku Kepentingan di Aceh Utara(2024). Media and Politics Identify The New Threat in the South China Sea (2024). Etika Komunikasi Media Digital di Era Post-Truth (2024). Gus dur dan Demokrasi Islam (editor, 2024). Perempuan Dalam Pusaran Kekuasaan Syariat Islam & Politik Di Aceh (2025). Kapita Selekta Politik Kontemporer(2025), Komunikasi Diplomasi, Negosiasi, dan Kekuatan Soft Power dalam Hubungan Internasional (2025). Dialog Moral Universal Harmonisasi Pemikiran Habermas, Al-Farabi, Dan Konfusius Dalam Etika Komunikasi Lintas Budaya (2025). Digitization Of Da'wah Transformation Of Islamic Spirituality In The Contemporary Technology Ecosystem (2025). Social Media Regulation in the Post-Truth Era: Analysis of Dezinformation Handling Policies in Indonesia (2025). The Role of Mass Media in Highlighting the Ulama Contributions and Influences in Islamic Economic Activities in Aceh (tahun 2025). Ekonomi Politik: Analisis Aceh Historis Dan Aktualis(editor, 2025). Komunikasi Islam Progresif Kiprah UIN ArRaniry dalam Revitalisasi Syariat di Era Post-Truth (editor, 2025). Komunikasi Nonverbal Dalam Narasi Kenabian Analisis Semiotik Al-Qur'an Dan Relevansinya Dengan Komunikasi Digital Era Modern (tahun 2025). Komunikasi Damai: Mengurai Konflik & Merajut Harmoni (tahun 2025).


260 | SILVER PILGRIMAGEPenetapan Arena Pertarungan Calon Anggota DPRD dalam Perspektif Politik Islam (editor tahun 2025). PENGABDIAN TANPA HENTI Kisah Zulham, Polisi Berdedikasi dengan Pendekatan Kemanusiaan (tahun 2025). Digital Policing: Strategi Instagram Polres Tanah Karo Dalam Transformasi Pelayanan Publik (editor 2026). Silver Pilgrimage: Inovasi Model Komunikasi Interpersonal Dalam Pendampingan Jemaah Haji Lansia (editor 2026). Penulis dapat dihubungi melalui email: [email protected].


SILVER PILGRIMAGE | 261


Click to View FlipBook Version