The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Nareswara Sahitya merupakan tajuk buku profil perdana dari Forum Anak Surabaya (FAS) yang merangkum seluruh kegiatan dan aksi baik dalam rangka untuk melakukan kepeloporan bagi anak-anak di Kota Surabaya. Buku ini menjadi persembahan dari kepengurusan Nareswara Sahitya untuk anak-anak Surabaya yang selalu menginspirasi dan membanggakan.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Achmadd, 2023-03-12 12:45:53

PROFIL ANAK SURABAYA NARESWARA SAHITYA

Nareswara Sahitya merupakan tajuk buku profil perdana dari Forum Anak Surabaya (FAS) yang merangkum seluruh kegiatan dan aksi baik dalam rangka untuk melakukan kepeloporan bagi anak-anak di Kota Surabaya. Buku ini menjadi persembahan dari kepengurusan Nareswara Sahitya untuk anak-anak Surabaya yang selalu menginspirasi dan membanggakan.

Keywords: profil anak,forum anak surabaya,buku anak,forum anak,nareswara sahitya,anak,kota layak anak,konvensi hak anak,surabaya,anak surabaya,fas,fasub

(Forum Anak Surabaya menghadiri kegiatan RuangFAJAR (Ruangguru × Forum Anak Jawa Timur) dilaksanakan secara luring pada tanggal 14 Juli 2022 di Tunjungan Plaza 1. Kegiatan ini diadakan oleh platform belajar Ruangguru bekerjasama dengan Forum Anak Jawa Timur dan menggandeng beberapa Forum Anak yang ada di Kabupaten/Kota juga dihadiri oleh Kepala DP3AK Provinsi Jawa Timur. Dalam Acara tersebut memiliki beberapa rangkaian acara seperti pertunjukan wayang kulit, talkshow mengenai inklusivitas pendidikan untuk anak-anak difabel, sosialisasi gerakan 5 stop, dan beberapa games untuk anak. Benefit dari kegiatan ini Peserta juga mendapatkan konsultasi secara gratis dengan Ruangguru. BBuuddaayyaa PPeennddiiddiikkaann,, PPeemmaannffaaaattaann WWaakkttuu LLuuaanngg,, ddaann KKeeggiiaattaann BBuuddaayyaa PPeennddiiddii B er s a m a d e n g a n FAJ , T i n g k at k a n P e n g e ta h u a n d a n P e m a h a m a n m e lal u i K e g iata n R u a n g g u r u S t u d y T o u r ( 1 4 j u l i 2 0 2 2 )


Kluster 5 "Perlindungan Khusus: Menciptakan lingkungan beragama di Kota"


PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss W u j u d k a n I n k l u s ivi ta s P erl i n d u n g a n A n a k , FA S S u ara k a n A s p ira s i d ala m F o r u m K o o r d i n a s i P erl i n d u n g a n A n a k K o r b a n S t i g m at i s a s i d a n Jari n g a n T er o ri s m e ( 2 2 S e p t e m b er 2 0 2 2 ) Terorisme merupakan istilah yang sudah tidak asing di telinga kita, salah satu tindak laku pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang sangat meresahkan banyak pihak. Menurut data yang ada Indonesia telah mengalami banyak kasus terorisme dan pada tahun 2021 telah tertangkap sebanyak 370 tersangka. Banyak pihak yang dirugikan karena tindakan tersebut tak terkecuali seorang anak sekalipun. Dalam menindaklanjuti problematika ini, Deputi Perlindungan Khusus KemenPPPA menyelenggarakan Forum Koordinasi Perlindungan Anak Korban Stigmatisasi dan Jaringan Terorisme dengan melibatkan Forum Anak Surabaya.


PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss Dalam kegiatan tersebut Forum Anak Surabaya dibekali berbagai macam materi salah satunya mengenai jaringan terorisme yang melibatkan anak didalamnya. Dalam pemaparan materi tersebut disebutkan terdapat 4 kategori jenis anak yang terlibat dalam stigmatisasi jaringan terorisme, yaitu anak sebagai pelaku dimana mindset anak telah diubah menjurus ke dalam pahampaham terorisme. Lalu, anak sebagai korban yaitu anak yang menjadi korban dalam pengeboman seperti lukaluka, meninggal dunia, trauma mendalam. Kemudian anak sebagai saksi adalah anak yang menyaksikan atau mengamati kasus terorisme terjadi. Dan juga anak dari orang tua pelaku dimana seorang anak telah mendapatkan pola asuh yang salah dengan menganut paham terorisme . Selain itu Forum Anak Surabaya juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mengenai permasalahan terorisme yang melibatkan anak, dengan menyuarakan isu anak yang membutuhkan perlindungan khusus (AMPK) dalam Suara Anak Indonesia Tingkat Kota Surabaya 2022 dan sudah kita sampaikan kepada ayah bunda OPD pada Hari Anak Nasional di Kota Surabaya pada tanggal 23 Juli 2022.


Tanggal 16 September 2022, wujud pelaksanaan dalam pemenuhan klaster 5 yang berfokus pada perlindungan khusus, Forum Anak Surabaya melaksanakan pembagian buku di Shelter ABH dan Shelter Perempuan di Kota Surabaya. Buku yang dibagikan merupakan hasil dari kerjasama BBW × Forum Anak Jatim × Forum Anak Surabaya yang membuka donasi buku selama 2 minggu di BBW. Kami tidak hanya membagikan buku tetapi kami juga memberikan materi mengenai " anti narkoba " , setelah penyampaian materi kami melakukan sharing dengan anakanak yang berada di shelter, tentunya mereka merespon kita dengan baik. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud inklusivitas Forum Anak Surabaya dalam merangkul setiap anak yang ada di Kota Surabaya tanpa memandang latar belakang dari masing-masing anak tersebut. PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss PPeerrlliinndduunnggaann KKhhuussuuss B er b a g i K e b a h a g iaa n m e lal u i D o n a s i B u k u u n t u k A n a k - A n a k d i S h e l t er P ere m p u a n d a n S h e l t er A B H S u ra b aya ( 1 6 S e p t e m b er 2 0 2 2 )


CHAPTER 3 "Merangkul Jarak, Bukti Sinergisitas Pemenuhan Hak-Hak Anak"


Tiap anak yang terlahir ke dunia sangat rentan dengan berbagai masalah. Masalah yang dihadapi anak juga beragam, serta masalah-masalah yang terjadi pada anak dapat berpengaruh pada proses perkembangannya. Bila gangguan serta masalah yang terjadi pada anak tidak segera diatasi dan tidak segera ditindaklanjuti maka dapat berpengaruh pada fase perkembangannya di masa depan. Dengan demikian, penting pula sebagai warga dari Kota Surabaya untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam mengatasi permasalahan-permasalahan anak agar dapat meminimalkan kemunculan dan dampak permasalahan tersebut serta mampu memberikan upaya bantuan yang tepat. Di chapter ketiga ini kami ingin memberi informasi kepada anda bahwa anak Surabaya memiliki masalah yang kompleks dan beragam seperti dalam klaster 1 sampai 5 pada tahun 2022, antara lain:


Banyaknya anak-anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (304) Anak mendapat tekanan untuk mencapai target orang tua (530) Peraturan larangan memperjual belikan rokok pada anak yang kurang ketat (442) Wadah untuk mengasah bakat dan minat anak masih sedikit (457) Kekerasan pada anak masih banyak terjadi (390) Klaster 1 - Hak Sipil dan Kebebasan : Klaster 2 - Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif : Klaster 3 - Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan : Klaster 4 - Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya : Klaster 5 - Perlindungan Khusus: Menciptakan Lingkungan Beragama di Kota :


Pembentukan Forum Anak Kecamatan dan Kelurahan Jejaring dengan Komunitas, Organisasi, dan Instansi Lainnya Sehingga dari beberapa masalah pada anak yang masih terjadi di Kota Surabaya tersebut, Forum Anak Surabaya membutuhkan bantuan serta sinergi dari dari banyak pihak. FAS juga melihat perlunya agen-agen 2P dan PAPP dari tingkat yang paling kecil, sehingga salah satu fokus utama dari Forum Anak Surabaya di tahun 2023 ialah terkait dengan pengembangan Forum Anak di tingkat kecamatan dan kelurahan. Maka dari itu, Forum Anak Surabaya sebagai sebuah organisasi tidak lepas dengan koordinasi dan kerja sama dengan pihak-pihak dari organisasi, instansi, dan komunitas lain yang ada di Surabaya. Tentunya, penyelenggaraan kegiatan kami juga tidak lepas dari bimbingan serta dukungan dari Dinas DP3APPKB dalam membantu mengatasi masalah anak di Kota Surabaya serta berjuang bersama dalam mewujudkan pemenuhan hak-hak anak di Kota Surabaya di antaranya dengan melakukan: 1. 2.


Jejaring dengan Komunitas, Organisasi dan Instansi Lainnya Kolaborasi dengan FAJ, Berbagi Kebahagiaan untuk Anak melalui Donasi Buku bersama Big Bad Wolf (9-18 Juli 2022) Pada kesempatan kali ini Forum Anak Jawa Timur dan Forum Anak Surabaya berkerjasama dengan Big Bad Wolf (BBW), Big Bad Wolf (BBW) sendiri yaitu merupakan sebuah pameran buku yang berasal dari Malaysia yang sering dihelat di Malaysia, Indonesia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, hingga United Emirates Arab. Surabaya membuka donasi buku selama 2 minggu. Bukubuku tersebut kemudian disalurkan kepada anak-anak di Jawa Timur yang membutuhkan. Dalam kerja sama BBW x Forum Anak Jawa Timur x Forum Anak Surabaya ini telah terkumpul lebih dari 1000 buku. bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeennuuhhaann hhaakk aannaakk bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeenn


Dalam kegiatan ini pula, Forum Anak Jawa Timur bersama dengan Forum Anak Surabaya menginisiasi adanya program jastip atau jasa titip bagi mereka-mereka yang berminat untuk membeli buku di BBW namun berhalangan untuk pergi. Fee dari jasa titip tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk donasi buku. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepeloporan (2P) Forum Anak Surabaya dalam menciptakan Kota Surabaya sebagai kota yang layak anak melalui peningkatan kapasitas literasi anak. Hal ini berkesinambungan dengan klaster empat yang ada dalam KHA.


Rayakan Hari Anak Nasional, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas AIrlangga Menggandeng Forum Anak Surabaya (23 Juli 2022) Dalam memperingati Hari Anak Nasional yang ditetapkan pada setiap 23 Juli. FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Universitas Airlangga turut merayakannya dengan mengadakan beberapa perlombaan yang ditujukan kepada anak-anak dari umur 10 tahun hingga 17 tahun. Dengan menggandeng Forum Anak Surabaya sebagai partnership dalam kegiatan ini Forum Anak Surabaya juga menjalankan perannya sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor). Peringatan Hari Anak Nasional ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2022 di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Kampus C. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pemangku kepentingan Universitas Airlangga seperti rektor, dosen, dan Pak Charles selaku Kepala WAVI Kota Surabaya . Dalam kegiatan ini, Forum Anak Surabaya juga berkesempatan untuk menampilkan Jingle Forum Anak Nasional dan melakukan sosialisasi mengenai 4 Hak Dasar Anak. Selain itu kami juga turut berpartisipasi dalam penilaian beberapa lomba diantaranya ialah lomba melukis tote bag, mewarnai, dan menulis opini. bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeennuuhhaann hhaakk aannaakk bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeenn


Dari kegiatan ini diharapkan anak-anak kota Surabaya dapat meningkatkan skill berpikir kritis, problem solving, dan dapat memberikan wadah untuk anak-anak Surabaya berkreasi dengan menuangkan idenya dan bersaing secara sehat dan suportif.


Guna Tingkatkan Partisipasi Anak, Wahana Visi Indonesia Mengajak FAS dalam Pelatihan Advokasi Anak (10-11 September 2022) Advokasi adalah usaha untuk memengaruhi kebijakan publik melalui bermacam-macam bentuk komunikasi persuasif. Pada kesempatan kali ini, Wahana Visi Indonesia mengadakan pelatihan Advokasi yang dihadiri oleh Forum Anak Surabaya, ORPES, Dewan Kesenian Surabaya, serta forum anak dari beberapa kecamatan di Kota Surabaya. Dalam acara ini, FAS dilatih terkait kiat-kiat dalam melakukan advokasi yang baik dan benar ke pemerintah guna memaksimalkan peran PAPP yang dimiliki oleh Forum Anak Surabaya. Peran ini sangatlah vital bagi Forum Anak Surabaya karena pada dasarnya FAS harus bisa menyampaikan kekhawatiran dan keluh kesah anak secara gamblang kepada OPD di Kota Surabaya. Apabila pengurus FAS memiliki kemampuan advokasi yang buruk, maka aspirasi sekaligus permasalahan anak tidak dapat tersampaikan dengan baik kepada para pemangku kebijakan. bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeennuuhhaann hhaakk aannaakk bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeenn


Seperti yang kita ketahui bersama, anak pada hakikatnya memiliki hak atas partisipasi seperti yang termaktub dalam Konvensi Hak Anak (KHA). Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan implementasi atas pemenuhan hak dasar partisipasi anak di Kota Surabaya.


Cegah Penyakit Sanitasi pada Anak, FAS Dilibatkan dalam Kegiatan Studi Penelitian Formatif Determinan Perilaku Pembuangan Feses dan Diaper Untuk Intervensi Perubahan Perilaku (13 September 2022) Dalam rangka "Studi Penelitian Formatif Determinan Perilaku Pembuangan Feses Dan Diaper Anak Untuk Intervensi Perubahan Perilaku di Kota Surabaya” yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM UNAIR) bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI), perwakilan dari Forum Anak Surabaya turut hadir dalam acara yang diadakan pada tanggal 13 September 2022, kami mendapatkan materi tentang "Diseminasi Hasil Penelitian dan FGD Komite WASH" dengan tujuan menyampaikan hasil penelitian dan memperkuat Komite WASH yang sudah terbentuk di wilayah dampingan demi mendukung ODF di Surabaya. bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeennuuhhaann hhaakk aannaakk bbuukkttii ssiinneerrggiittaass ppeemmeenn


Salah satu materi yang dibahas dalam acara tersebut adalah dampak dari diaper untuk kedepannya, kami juga diminta membentuk forum group discussions yang mendiskusikan tentang komite wash. Komite wash itu apa? Komite wash adalah suatu tempat yang fokus pada sanitasi. Di Indonesia banyak kasus meninggal dunia pada bayi disebabkan oleh sanitasi yang buruk. Banyak masyarakat yang masih menggunakan kali atau sungai sebagai tempat buang air besar (BAB), Kali atau sungai yang sama ini juga digunakan untuk mencuci, mandi dan melakukan berbagai kegiatan lainnya termasuk tempat untuk bermain anakanak. Sungai yang sudah tercemar ini selanjutnya menjadi sumber berbagai penyakit yang dapat ditularkan pada manusia termasuk penyakit diare, Lingkungan yang tidak higienis juga akan berdampak pada kekurangan gizi kronis atau sering disebut dengan stunting. Mengapa diare dapat menyebabkan stunting? Diare yang berulang kali terjadi akan membuat area krip pada usus halus menebal. Akibatnya penyerapan gizi menjadi kurang serta meningkatnya permeabilitas yang menyebabkan gizi tidak terserap oleh saluran cerna. Seberapa banyak pun asupan makanan, jika tidak terserap pada tubuh akan membuat anak menjadi kurang gizi.


FAS sendiri dalam forum discussion memberikan saran pemanfaatan limbah popok bayi untuk dijadikan pupuk. Dalam acara ini terwujudlah Peran Forum Anak Surabaya dalam melakukan pemenuhan hak anak, terutama dalam klaster 3 tentang kesehatan dasar dan kesejahteraan.


Chapter 4 "Potret Anak Dalam Citra Maya"


TTRREETTAANNAAKKDDAALLAAMMcciittrraaMMAAYYAA PPOOTTRREETTAANNAAKKDDAALLAAMMcciittrraaMMAAYYAA PPOOTTRREETTAANNAAKKDDAALL Seiring berjalannya waktu, era digital semakin luas dan maju, banyak anak-anak di Indonesia terutama di Kota Surabaya yang memiliki sosial media. Tapi tahukah kamu? Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tahun 2019 menyebutkan total pengaduan kasus pornografi dan kejahatan online (cyber crime) yang menjerat anak-anak mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2016 sebanyak 587 kasus, tahun 2017 sebanyak 608 kasus, dan tahun 2018 naik mencapai 679 kasus. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah melakukan sejumlah langkah untuk menekan dampak buruk dari permasalahan ini, salah satunya dengan membuat Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA). PISA merupakan layanan yang berfokus pada penyediaan informasi terintegrasi yang dibutuhkan oleh anak-anak, dengan pendekatan pelayanan yang ramah anak. Penyelenggaraan Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) tak lepas dari prinsip penyediaan Informasi Layak Anak (ILA).


ILA sendiri merupakan informasi yang sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usia anak, informasi yang melindungi anak, tidak mengandung muatan pornografi, kekerasan, dan sadisme, tidak menggunakan anak sebagai bahan eksploitasi, bernuansa positif dan memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak. Pada tahun 2022 Forum Anak Surabaya mendapatkan penghargaan kategori sosial media terbaik di Atmaja Awards. Hal ini mendorong Forum Anak Surabaya untuk berkomitmen menjadi penyedia layanan Informasi Layak Anak (ILA) yang berkualitas bagi anak-anak di Kota Surabaya, serta dapat mengoptimalisasi, menyebarluaskan, dan mempromosikan kepedulian akan hak-hak anak melalui media sosial Forum Anak Surabaya seperti, Instagram, Tik Tok, dan YouTube. Forum Anak Surabaya juga aktif sebagai penyedia layanan Informasi Layak Anak lewat rana offline. Sehingga Informasi Layak Anak (ILA) menjadi lebih bermanfaat bagi anak-anak Surabaya. TTRREETTAANNAAKKDDAALLAAMMcciittrraaMMAAYYAA PPOOTTRREETTAANNAAKKDDAALLAAMMcciittrraaMMAAYYAA PPOOTTRREETTAANNAAKKDDAALL


TTRREETTAANNAAKKDDAALLAAMMcciittrraaMMAAYYAA PPOOTTRREETTAANNAAKKDDAALLAAMMcciittrraaMMAAYYAA PPOOTTRREETTAANNAAKKDDAALL P O TRET A N A K D ALAM citra MAYA


Chapter 5 "Suaraku, Aspirasiku"


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Dalam Konvensi Hak Anak, hak dasar anak ada empat, yaitu diantaranya hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak partisipasi. Salah satu hak yang harus dipenuhi dari hak-hak tersebut bahwa anak perlu diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi serta berbicara terkait partisipasi, partisipasi anak juga menjadi bagian penting bagi kehidupan anak-anak lainnya di Surabaya, partisipasi anak merupakan hak anak untuk didengar suara dan pandangannya oleh orang dewasa sebagai orang tua, masyarakat, pemerintah dan negara. Hal ini berkaitan dengan peran Forum Anak Surabaya sebagai PAPP yang terlibat aktif untuk menyampaikan aspirasi anak-anak di lingkup daerahnya dalam perencanaan pembangunan (MUSRENBANG) dikarenakan partisipasi anak juga menjadi bagian penting sebagai perencanaan pembangunan Kota Surabaya yang layak anak. Tidak hanya itu, partisipasi anak juga diperlukan di setiap lini perencanaan kegiatan masyarakat, tak hanya di MUSRENBANG saja.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Seperti yang kita ketahui, Kota Surabaya sudah mendapatkan predikat Kota Layak Anak Tingkat Utama lima kali berturut-turut. Ingin mengenalkan Surabaya ke kancah internasional, Bapak Walikota Surabaya, Pak Eri Cahyadi mengharapkan Kota Surabaya untuk bisa menjadi Kota Layak Anak Dunia. Child-Friendly City Initiatives (CFCI) yang merupakan predikat Kota Layak Anak Dunia juga menjadi salah satu indikator untuk mendapatkan predikat Kota Layak Anak. Harapannya ketika Surabaya mendapatkan predikat Child-Friendly City Initiatives (CFCI) diharapkan akan dapat mengoptimalkan pemenuhan Hak Anak di Kota Surabaya secara merata juga bisa sebagai harapan Kota Surabaya bisa lebih di kenal dunia internasional. .


part i s i pa s i f o r u m a n a k


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Menyuarakan Aspirasi Anak guna Mewujudkan Pembangunan Kota Surabaya yang Layak Anak melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) (23 Maret 2022)


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Menciptakan Lingkungan Beragama di Kota Surabaya yang Peduli akan Perlindungan Anak melalui Deklarasi Rumah Ibadah Layak Anak (8-9 Juni 2022) Anak memiliki hak atas perlindungan sesuai dengan yang tercantum pada UU No 23 tahun 2002 Pasal 4 Tentang Perlindungan Anak. Perlindungan anak adalah segala bentuk kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak- haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Anak adalah seseorang yang berusia kurang dari 18 tahun (<18 tahun). Indonesia adalah negara yang rentan dalam aspek keagamaan karena di Indonesia ini memiliki keragaman dalam menganut kepercayaan. Di Indonesia ada 6 agama yang telah diakui secara resmi oleh pemerintah, karena lingkungan pendidikan berbasis agama dan keagamaan yang juga tidak serta merta bebas dari risiko kekerasan bagi anak-anak, .


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak seringkali banyak kasus terjadi menimpa anak dalam lingkup keagamaan seperti kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak yang dilakukan sendiri oleh pengelola pondok pesantren, tapi tak terungkap disebabkan oleh korban yang takut untuk melapor. Melalui kejadian-kejadian ini, Pemerintah Kota Surabaya melalui DP3APPKB beserta lembaga swadaya masyarakat Wahana Visi Indonesia memiliki suatu harapan untuk mewujudkan Kota Surabaya yang layak anak melalui hadirnya Rumah Ibadah Layak Anak. Untuk mencapainya, diadakanlah sebuah pelatihan fasilitator saluran harapan perlindungan anak bagi para pemangku agama di Kota Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, Forum Anak Surabaya dilibatkan sebagai narasumber untuk memberikan perspektif anak terkait isu perlindungan anak dalam lingkungan keagamaan.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Selepas kegiatan tersebut, dicetuskanlah suatu deklarasi atas rumah ibadah layak anak guna menyediakan ruang beragama yang aman dan nyaman bagi anak-anak di Kota Surabaya. Kegiatan ini menjadi indikasi betapa pentingnya aspirasi anak yang menyangkut permasalahan-permasalahan ini disuarakan. Keterlibatan FAS dalam kegiatan ini menjadi wujud pemenuhan peran forum anak dalam klaster 5 KHA yaitu Perlindungan khusus anak. Forum Anak Surabaya berkomitmen untuk mendukung adanya rumah ibadah yang layak anak di kota pahlawan.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Melayangkan Aspirasi Arek-Arek Suroboyo melalui Penyusunan Suara Anak Indonesia Tingkat Kota Surabaya Tahun 2022 (19 Juni 2022) Forum anak sebagai agent of change di kalangan anak memiliki peran sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor) dan PAPP (Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan). Dalam melakukan peran Forum Anak sebagai PAPP, Forum Anak Surabaya ikut serta dalam penyusunan, perancangan, dan pengesahan Suara Anak Indonesia tingkat Kota Surabaya melalui zoom pada 19 Juni 2022. Di mana, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyuarakan aspirasi atas keresahan yang dialami oleh anak-anak di wilayah Surabaya. Hasil dari penyusunan tersebut nantinya akan menjadi pondasi atau basis dari penyelenggaraan rencana aksi Forum Anak Surabaya selama satu tahun ke depan.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Perkuat Komunikasi Ibu dan Anak, FAS Sampaikan Perspektif Anak Perihal Pembelajaran Luring-Daring dalam Forum Diskusi Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur (6 Juli 2022) Sejak Maret 2020, Indonesia telah menerima tantangan baru melalui pandemi Covid-19 yang tentunya memberikan perubahan dari segala aspek, tak terkecuali pendidikan. Kegiatan belajar-mengajar (KBM) pun harus dilaksanakan secara daring di rumah masing-masing. Hal ini tentu menimbulkan banyak permasalahan di segala bidang, khususnya untuk anak yang harus beradaptasi dengan kebudayaan baru ini. Fakta menunjukkan bahwa selama pandemi berlangsung, banyak permasalahan yang dihadapi oleh anak mulai dari kesehatan mental yang terganggu, tidak paham dengan materi yang diajarkan, tuntutan nilai dari orang tua, kesulitan dalam mengoperasikan teknologi pembelajaran, bahkan tingginya kasus kriminalitas berupa eksploitasi anak.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Dalam menjalankan perannya sebagai 2P (Pelapor dan Pelopor) dan PAPP (Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan). Forum Anak Surabaya turut dilibatkan oleh Lembaga Pendampingan Anak (LPA) dalam seminar tersebut guna menyuarakan aspirasi yang telah ditampung dari anak-anak Kota Surabaya kepada audiensi khsusunya ibu- ibu pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur selaku penyelenggara acara.Kegiatan ini berupa seminar yang diselenggarakan pada tanggal 6 Juli 2022 dengan pembahasan mengenai perbedaan pembelajaran secara luring dan daring, disini Forum Anak Surabaya juga menjadi testimoni siswa terhadap perbedaan pembelajaran tersebut. Harapannya seminar tersebut dapat menjadi dobrakan awal untuk mengubah perspektif orang tua atas permasalahan yang dirasakan anak, dan tidak lagi memandang remeh mengenai emosi anak sehingga anak mendapatkan kehidupan yang layak.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Sehari Bersama Bunda PAUD, Strategi Tingkatkan Awareness OPD terhadap Eksistensi Forum Anak Surabaya (6 Juli 2022) Forum Anak Surabaya dalam rangka menjalankan peran sebagai PAPP (Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan) ikut menghadiri secara offline pertemuan sehari bersama Bunda Paud yaitu Bunda Rini Indriyani Eri Cahyadi pada tanggal 6 Juli 2022. Tentunya, Bunda Paud memiliki tugas-tugas yang sangat penting di Kota Surabaya ini salah satunya mengawasi perkembangan anak sejak usia dini guna menciptakan individu yang kreatif dan inovatif di masa mendatang. Saat bertemu dengan Bunda Rini di Kantor PKK, terlebih dahulu kami melakukan presentasi perkenalan tentang profil organisasi dari Forum Anak Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, kami juga tak luput menjelaskan tugas dan peran yang dimiliki oleh Forum Anak Surabaya sebagai 2P (pelopor dan pelapor) dan PAPP (Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan).


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Tidak hanya itu, kami juga melakukan sharing dengan Bunda Rini tentang permasalahan-permasalahan anak di Kota Surabaya ini. Melalui audiensi ini kami harap adanya sinergisitas yang lebih baik antara OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dengan Forum Anak Surabaya guna meningkatkan optimalisasi pemenuhan hak-hak Anak di Kota Surabaya.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Semarakkan Partisipasi Anak, FAS Adakan Keranjang Aspirasi 1.0 (15-16 Oktober 2022) Selama dua hari, pada tanggal 15 dan 16 Oktober 2022, Forum Anak Surabaya adakan kegiatan Keranjang Aspirasi. Keranjang Aspirasi merupakan rencana aksi dari FAS yang berupaya untuk mengakomodir suara anak-anak Surabaya dalam berpartisipasi untuk membahas serta berdiskusi mengenai permasalahan yang ada di sekitar mereka. Hasil dari diskusi itu kemudian disusun menjadi sebuah karya infografis hasil anak-anak Surabaya. Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok agar dapat terfokus untuk membahas satu per satu masalah yang terjadi di sekitar, lalu saling berpikir mengenai solusi yang dapat mengatasi masalah anak yang ada disekitar. Hasil dari diskusi online dengan Zoom, ditemuka beberapa permasalahan di sekitar anakanak, permasalahan itu meliputi kekerasan fisik pada anak di lingkungan rumah, kekerasan seksual di lingkungan rumah, kekerasan verbal pada anak di lingkungan rumah, kasus penelantaran anak, kekerasan fisik pada anak di lingkungan sekolah, kekerasan seksual di lingkungan sekolah.


suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suaraku aspirasiku suarak Dalam kegiatan keranjang aspirasi terdapat reward yang diberikan kepada beberapa peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan seperti “Kelompok Terkreatif” , “Kelompok Terfavorit” , serta “Peserta Teraktif”.


s u ara aRE k S U RA B O Y O


ara anak indonesia suara anak indonesia suara anak indonesia su Adapun hasil dari penetapan Suara Anak Indonesia Tahun 2022 tingkat Kota Surabaya adalah sebagai berikut: 1. Kami berharap kepada pemerintah mengharuskan setiap sekolah untuk memastikan seluruh anak didiknya memiliki KIA. 2. Kami berharap kepada pemerintah untuk menetapkan regulasi dan sosialisasi kepada orang tua untuk lebih bijak menggunakan sosial media lebih tepatnya pada aspek publikasi data anak. 3. Kami memohon kepada pihak pemerintah untuk bertindak tegas terhadap RT/RW, kelurahan, kecamatan, dan pihak-pihak terkait di Surabaya mengenai perizinan perkawinan anak. 4. Kami memohon kepada pemerintah untuk mengedukasi pemahaman terkait edukasi seksual, kesehatan reproduksi, dan ilmu parenting (salah satunya tentang pemahaman terkait MPASI pada anak) pada masyarakat (sekolah, posyandu, karang taruna, dan juga PKK).


ara anak indonesia suara anak indonesia suara anak indonesia su 5. Kami meminta kepada pemerintah untuk mengoptimalkan peran BK dan konselor sebaya serta mengupayakan adanya psikolog di setiap sekolah untuk membantu penyelesaian masalah anak. 6. Kami memohon kepada pemerintah untuk mengoptimalkan fasilitas dan pelayanan lembaga pengasuhan alternatif. 7. Kami meminta kepada pemerintah untuk mengoptimalkan regulasi jual-beli rokok pada anak; mengupayakan adanya kawasan tanpa rokok dan ruang untuk ibu menyusui yang merata; dan bekerja sama dengan Forum Anak Surabaya untuk menggencarkan sosialisasi terkait bahaya merokok. 8. Kami memohon kepada pemerintah untuk membangun dan mengoptimalkan lebih banyak tempat pemanfaatan waktu luang (tempat wisata outdoor, taman-taman, dan tempat pertunjukan budaya). 9. Kami meminta kepada pemerintah untuk bisa memanfaatkan taman yang ada dengan menjadikannya tempat menuangkan kreasi seni budaya dengan menjadwalkan penampilan aksi bagi setiap sekolah di Surabaya.


ara anak indonesia suara anak indonesia suara anak indonesia su 10. Kami meminta pemerintah untuk mengupayakan pengoptimalan transportasi ramah anak (meliputi bemo dan bus sekolah) yang aman, nyaman, dan tepat waktu di Kota Surabaya. 11. Kami memohon kepada pemerintah untuk mengoptimalkan layanan call center pengaduan permasalahan anak dan menggencarkan sosialisasi ke setiap sekolah bersinergi dengan Forum Anak Surabaya. 12. Kami meminta kepada pemerintah untuk memaksimalkan pendampingan pekerja anak dan anak terlantar melalui pelatihan skill dan pemberian beasiswa sehingga mereka bisa menjalani hidup yang layak. 13. Kami meminta pemerintah untuk mengupayakan sekolah dan tempat umum yang ramah difabel (trotoar, jembatan penyeberangan orang, hingga transportasi umum).


Struktur forum anak surabaya Ketua Sekretaris Bendahara Divisi Aksi Kreasi : : : : Neerzara Syarifah Alfarizi Achmad Hilmy Syarifudin Giyo Fikri Haqiqi Marisa Aulia Hardianti (Koordinator) Asysyifa Carissa Prasetyo Febrilian Revansyah Putra Safina Natasya Ul Aulia Stefany Putri Chorina 1. 2. 3. 4. 5. Divisi Reka Cipta : Azzahra Salsha Ayu Shafira Graciela Samanda Caraen Kayla In'ami Nashirah Nabila Azzahra Naswa Natania Maulida Safitri Vianey Olyvia Naifio 1. 2. 3. 4. 5. 6.


Divisi Tali Aspirasi : Andrea Miracle Lo (Koordinator) Afina Karima Aufaarelia Erdhinatasya Putri Djasmine Agatha Rizqullah Fahima Diniyah Chairunnisa Shania Ismono Hayu Vienna Khusnul Aulia 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Tanaya Aprilia Giofian (Koordinator) Aulia Izza Nailur Rohim Ayra Galuh Rahmadani Hesty Anugrahi Alim Dwi Daru Permana Putra W. K. P. Lova Airin Putri Susilowati Satrio Bambang Wibisono 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Divisi Media Informatif :


"Saya lebih bangga ketika memimpin Surabaya ini bersama-sama kita membangun sumber daya manusia. Kita ciptakan anak-anak Surabaya menjadi anak-anak yang luar biasa dan siap menjadi pemimpin di Surabaya" (Ayah Eri Cahyadi)


Click to View FlipBook Version