BEST PRACTICE
PPL AKSI 1
MATEMATIKA
(OPERASI HITUNG CAMPURAN BILANGAN CACAH)
KELAS VI
Oleh :
ACENG FARUK RIYADI, S.Pd.
201500278483
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU
(PPG) DALAM JABATAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2022
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode
Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam
Pembelajaran
Lokasi SDN Cikondang
Lingkup Pendidikan Sekolah Dasar
Tujuan yang ingin dicapai Meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep
operasi hitung campuran bilangan cacah
Penulis Aceng Faruk Riyadi, S.Pd.
Tanggal 26 September 2022
Situasi: Latar belakang masalah dari praktik pembelajaran
Kondisi yang menjadi latar ini adalah :
belakang masalah, mengapa
praktik ini penting untuk 1. Saat guru menjelaskan konsep dari materi
dibagikan, apa yang menjadi operasi hitung campuran bilangan cacah, siswa
peran dan tanggung jawab kesulitan dalam memahami konsep tersebut,
anda dalam praktik ini. dikarenakan materi operasi hitung campuran
bilangan cacah bersifat abstrak yaitu berupa
informasi yang tidak terlihat oleh panca indra.
2. Siswa kesulitan mengerjakan soal-soal yang
diberikan tentang materi operasi hitung
campuran bilangan cacah.
3. Siswa kurang aktif dalam kegiatan pembeljaran
tentang materi pelajaran operasi hitung
campuran bilangan cacah.
Dari ketiga poin diatas dapat diambil kesimpulan
bahwa pertama selama ini siswa terlihat kesulitan
dalam memahami pembelajaran Matematika yang
sebagian besar materi Matematika bersifat abstrak
yaitu materi berupa informasi yang tidak terlihat oleh
panca indra. Kedua Pada proses pembelajaran materi
pelajaran yang bersifat abstrak, guru seringkali
mengalami kesulitan untuk mentransfer pengetahuan
akan materi tersebut. Ketiga selain dari sisi guru,
pada sisi siswa juga seringkali mengalami kesulitan
untuk memahami informasi dari materi yang bersifat
abstrak dikarenakan karakteristik materi tersebut
bersifat abstrak.
Praktik pembelajaran ini menurut saya penting untuk
dibagikan karena saya kira banyak rekan guru yang
mengalami permasalahan yang sama dengan
permasalahan yang saya alami, sehingga praktik ini
diharapkan selain bisa memotivasi diri saya sendiri
Tantangan : juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inpirasi
Apa saja yang menjadi bagi rekan guru lain.
tantangan untuk mencapai Saya yang berperan sebagai guru mempunyai
tujuan tersebut? Siapa saja tanggung jawab untuk melakukan proses
pembelajaran ini secara efektif, dengan menggunakan
yang terlibat, metode, media, dan model pembelajaran yang tepat
dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran dan hasil
belajar siswa bisa tercapai sesuai dengan yang
diharapkan.
Dari analisis hasil kajian wawancara dan literatur
penyebab dari tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai yaitu meningkatkan pemahaman abstrak
siswa pada materi mata pelajaran antara lain:
1. Kurangnya penggunaan media pembelajaran
yang tepat untuk mengilustrasikan materi
pelajaran yang bersifat abstrak
2. Metode - metode pembelajaran yang digunakan
oleh guru bersifat membosankan dan kurang
variatif
3. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru
tidak inovatif
4. Motivasi belajar siswa rendah
Dari penyebab diatas tantangan yang dihadapi oleh
guru adalah
1. pemilihan media pembelajaran yang tepat dan
menarik bagi siswa
2. pemilihan metode pembelajaran yang variatif
sehingga siswa merasa tertarik dan antuasias
dalam mengikuti pembelajaran
3. pemilihan model pembelajaran yang tepat dan
sesui dengan karakteristik materi pelajaran dan
karakteristik siswa
4. Guru harus bisa menumbuhkan motivasi
belajar siswa melalui proses pembelajaran yang
menyenangkan
Dilihat dari keempat tantangan tersebut bisa di
simpulkan bahwa tantangan yang dihadapi
melibatkan guru dari sisi kompetensi yang harus
dimiliki guru yaitu kompetensi pedagogik dan
profesional, dari sisi siswa adalah motivasi belajar
dari sisi kepala sekolah dan teman sejawat sebagai
nara sumber dan observer
Aksi : Langkan_langkah yang harus di lakukan oleh guru
Langkah-langkah apa yang sesuai tantangan yang dihadapi antara lain:
dilakukan untuk
menghadapi tantangan 1. Pemilihan Media Pembelajaran
tersebut/ strategi apa yang a. Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan
digunakan/ bagaimana media pembelajaran adalah dengan memilih
prosesnya, siapa saja yang media pembelajaran yang dirasa tepat dan
terlibat / Apa saja sumber sesuai dengan materi pelajaran juga sesuai
daya atau materi yang karakteristik siswa, selain itu guru juga bisa
diperlukan untuk memilih media pembelajaran yang
melaksanakan strategi ini dikuasainya baik dalam pembuatan dan juga
pengoprasian.
Disini guru memilih media pembelajaran
berbasis IT seperti membuat Slide dengan
power point, menayangkan video
pembelajaran yang diambil dari youtube.
b. Proses pembuatan media ini dimulai dari
mempelajari materi yang akan dibuat
medianya, kemudian guru merancang desain
menu-menu apa saja yang perlu ada di media
pembelajaran setelah rancangan / desain
baru guru mulai membuat media ini sesuai
rancangan atau desain.
c. Sumber daya yang diperlukan untuk
membuat media pembelajaran ini antara lain
pengetahuan guru dalam menggunakan alat
seperti komputer/laptop dan jaringan
internet.
2. Pemilihan Metode Pembelajaran yang variatif
a. Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan
metode pembelajaran adalah dengan
memahami karakteristirk siswa dan
karakteristik materi
Disini guru memilih metode pembelajaran
yang akan digunakan adalah Ceramah,
Penugasan, Tanya-Jawab dan Diskusi
b. Proses pemilihan metode ini pertama guru
mempelajari apa saja metode-metode dalam
pembelajaran, lalu memahami karakteristik
siswa dengan melihat kemampuan dasar dan
kebiasaan siswa. Lalu melihat karakteristik
materi dengan mempelajari materi
pembelajaran yang terdapat di buku Tema
guru dan buku tema siswa.
c. Sumber daya yang diperlukan dalam
pemilihan metode ini antara lain
pemahaman/kompetensi guru akan metode-
metode pembelajaran dan juga pemahaman
guru akan materi pembelajaran.
3. Pemilihan Model Pembelajaran
a. Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan
model pembelajaran adalah dengan
memahami karakteristik siswa dan
karakteristik materi
Disini guru memilih model pembelajaran PBL
karena dengan model PBL ini tujan
pembelajaran mulai dari siswa dapat
menjelaskan, menemukan dan menggunakan
operasi hitung campuran dapat tercapai.
b. Proses pemilihan model ini pertama guru
mempelajari apa saja model-model dalam
pembelajaran, lalu memahami karakteristik
siswa dengan melihat kemampuan dasar dan
kebiasaan siswa. Lalu melihat karakteristik
materi dengan mempelajari materi
pembelajaran yang terdapat di buku guru dan
buku siswa.
c. Sumber daya yang diperlukan dalam
pemilihan metode ini antara lain
pemahaman/kompetensi guru akan Model
Pembelajaran PBL dan juga pemahaman guru
akan materi pembelajaran.
4. Meningkatkan Motivasi siswa
a. Strategi yang dilakukan guru dalam
meningkatkan motivasi siswa adalah dengan
merancang pembelajaran yang berpusat pada
siswa
Disini guru mengembangkan RPP dengan
kegiatan yang berpusat pada siswa
b. Proses pengembangan RPP yang berpusat
pada siswa guru menentukan kegiatan
kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam
pembelajaran yang kegiatan kegitan itu
berpusat pada siswa dan membuat siswa lebih
aktif dalam proses pembelajaran.
c. Sumber daya yang diperlukan dalam
pemilihan metode ini antara lain
pemahaman/kompetensi guru akan
pembuatan RPP dan juga kreatifitas
merancang kegiatan-kegiatan yang membuat
siswa lebih aktif dalam pembelajaran.
Refleksi Hasil dan dampak Dampak dari aksi dan langkah langkah yang
dilakukan dirasa hasilnya efektif dan dapat dilihat
Bagaimana dampak dari aksi dari
dari Langkah-langkah yang
dilakukan? Apakah hasilnya 1. Penggunaam Media berbasis IT ini sangat
efektif? Atau tidak efektif? membantu pemahaman siswa akan konsep yang
Mengapa? Bagaimana respon abstrak tentang materi Operasi hitung campuran
orang lain terkait dengan bilangan cacah dibuktikan dengan hasil evaluasi
strategi yang dilakukan, Apa pembelajaran siswa di atas KKM
yang menjadi faktor
keberhasilan atau
ketidakberhasilan dari
strategi yang dilakukan? Apa
pembelajaran dari
keseluruhan proses tersebut
2. Pemilihan Metode yang variatif sangat efektif
untuk meningkatkan keaktifan siswa terlihat
dari kegiatan siswa saat pembelajaran
3. Pemilihan Model pembelajaran PBL
meningkatkan pemahaman siswa terlihat dari
hasil evaluasi belajar yang dilaksanakan yang
memenuhi KKM yang ditentukan.
4. Desain kegiatan yang berpusat pada siswa
sangat meningkatkan keaktifan siswa saat
proses pembelajaran sehingga siswa termotivasi
untuk belajar
Respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran ini
adalah sangat senang, bisa di lihat saat kegiatan
refleksi akhir pembelajaran siswa memberikan
refleksi bahwa pembelajaran sangat menyenangkan
dan media pembelajarannya menarik juga mudah
dipahami. Respon kepala sekolah dan teman sejawat
terhadap kegiatan pembelajaran ini sangat positif
dilihat dari hasil wawancara dan angket yang diisi.
Faktor keberhasilan pembelajaran ini sangat
ditentukan akan penguasaan guru terhadap media
pembelajaran, metode, model dan langkah-langkah
pada rencana pelaksaanaan pembelajaran yang
sudah dibuat.
Hasil yang diharapkanpun telah tercapai sesuai
tujuan pembelajaran dengan hasil penilaian mulai
dari penilaian sikap dimana siswa mendapatkan nilai
rata-rata 90 (A), Penilaian keterampilan siswa
mendapatkan nilai rata-rata 87 dan penilaian
pengetahuan siswa mendapatkan nilai rata-rata 80.
Walaupun ada 3 siswa yang belum memenuhi KKM
dengan kegiatan remedial 3 siswa tersebut bisa
mencapai KKM.
Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan
kegiatan yang sudah guru dilakukan adalah
seyogyanya guru lebih kretaif dan inovatif dalam
memilih metode, model dan media pembelajaran
untuk membuat proses belajar mengajar sesuai
dengan yang diharapkan.
RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)
PERTANYAAN JAWABAN
Apa rencana tindak lanjut yang akan Rencana tindak lanjut saya adalah kegiatan seperti ini tetap saya
saudara lakukan setelah terapakkan dan saya kembangkan di ruang lingkup pendidikan,
menyelesaikan kegiatan pendalaman dan serta bisa merekomendasikan kepada teman teman guru
sejawat yang belum paham tentang materi yang saya sudah
materi dan perencanaan pembelajaran ? terima
Apa rencana tindak lanjut yang akan Rencana tindak lanjut saya adalah dengan terus mengikuti
saudara lakukan terkait pengembangan kegiatan pelatihan, mencari informasi dari berbagai sumber, dan
diri saudara ? selalu melakukan konsultasi serta sharing kepada semua pihak
yang dapat mengembangkan diri saya.
Apa rencana tindak lanjut yang akan Rencana tindak lanjut saya adalah kedepan membuat
saudara lakukan terkait dengan jadwal perencanaan jadwal yang matang sesuai kondisi sekolah dan
pelaksanaan PPI disekolah saudara ? kolaborasi dengan kepala sekolah, sesama guru yang bertugas,
wali kelas beserta peserta didik tetap terjaga agar kegiatan PPI
berjalan dengan efektif dan kondusif
Apa rencana tindak lanjut yang akan Rencana tindak lanjut saya adalah memberikan saran kepada
saudara lakukan terkait pemanfaatan semua guru untuk menggunakan teknologi informasi yang ada
teknologi informasi di sekolah saudara ? dalam pelaksanaan pembelajaran, dan melaksanakan pelatihan
bagi guru yang belum menguasai teknologi tersebut.
Apa rencana tindak lanjut yang akan Rencana tindak lanjut saya adalah kolaborasi dan disiplin kerja
saudara lakukan terkait kolaborasi guru tetap terjaga, saling mendukung, serta penerapan tata tertib
anatara guru dengan kepala sekolah, guru dan peserta didik tetap di tingkatkan
guru dengan sesama guru dan guru
dengan peserta didik ? Rencana tindak lanjut saya adalah sebagi guru yang
Apa rencana tindak lanjut yang akan mengarahkan peserta didik untuk memanfaatkan teknologi
saudara lakukan terkait keterlibatan sesuai kebutuhan dan penggunaan yang tepat sesuai petunjuk
lingkungan sekolah dan lingkungan guru mata pelajaran, dengan mencari sumber informasi yang
siswa sebagai sumber media relevan dilingkungan sekolah maupun dilingkungan siswa dapat
pembelajaran ? meningkatkan inovasi dan pengalamn baru peserta didik dalam
membuat tugas yang diberikan oleh guru. Dengan pembelajarn
berbasis lingkungan peserta didik bisa mengtahui permasalahan
yang ril dilingkungan sekitar atau bahkan dari daerah lain.
Bukti Unggah LK 3.1
Link Video Kegiatan PPL Aksi 1
https://youtu.be/V4V_5iNLr7E
EVALUASI AKSI 1
MATEMATIKA
(OPERASI HITUNG CAMPURAN BILANGAN CACAH)
KELAS VI
Oleh :
ACENG FARUK RIYADI, S.Pd.
201500278483
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU
(PPG) DALAM JABATAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2022
LEMBAR OBSERVASI SIKAP SPIRITUAL (KI 1)
INDIKATOR
Berdoa awal dan akhir Bersyukur
pembelajaran
NO NAMA SISWA
BT MT MB SM BT MT MB SM
1 23 41 23 4
1 S1 √√
2 S2 √√
3 S3 - - - -- - - -
4 S4 √√
5 S5
6 S6 √√
7 S7 √√
8 S8
9 S9 √√
10 S10 √√
11 S11 √√
12 S12 √√
13 S13 √√
14 S14 √√
√√
√√
15 S15 - - --- - --
16 S16 √ √
17 S17 √ √
18 S18 √ √
19 S19 √ √
20 S20 √ √
JUMLAH 18 18
PRESENTASE 100% 100%
Keterangan : : Belum Terlihat
BT : Mulai Terlihat
MT : Mulai Berkembang
MB : Sudah Membudaya
SM
Berdasarkan tabel diatas penilaian sikap spiritual dalam indikator berdoa dan bersyukur
menunjukkan 100% siswa sudah membudaya dalam melakukan berdoa sebelum dan sesudah
pembelajaran begitupun sikap bersyukur dengan apa yang telah di peroleh di setiap
pembelajaran sudah membudaya dengan presentase 100 %.
LEMBAR PENILAIAN SIKAP SOSIAL (KI 2)
INDIKATOR
NO NAMA
Kerja Keman Percaya
Disiplin sama dirian diri
1 S1 34 4 4 15 94 A
A
2 S2 33 4 3 13 81 -
A
3 S3 -- - - -- A
A
4 S4 34 4 4 15 94 A
A
5 S5 34 4 4 15 94 A
B
6 S6 44 4 3 15 94 A
A
7 S7 33 4 3 13 81 A
A
8 S8 44 3 4 15 94 -
A
9 S9 34 3 3 13 81 A
A
10 S10 43 3 3 13 81 A
A
11 S11 44 4 4 16 100 A
12 S12 34 4 3 14 88
13 S13 33 4 3 13 81
14 S14 44 3 4 15 94
15 S15 -- - - --
16 S16 43 4 3 14 88
17 S17 34 4 3 14 88
18 S18 44 3 3 14 88
19 S19 43 4 4 15 94
20 S20 33 4 3 13 81
RATA-RATA 3,4 3,6 3,7 3,4 14,2 88,7
Berdasarka tabel di atas indikator sikap yang di ukur dalam praktik aksi ke 1 ini adalah disiplin,
kerjasama, kemandirian dan percaya diri. Dari keseluruhan 4 indikator tersebut sebagian besar
siswa mencapai predikat A (Sangat baik). Hal ini menunjukkan bahwa dalam proses
pembelajaran siswa telah mencapai ketuntasan dalam sikap sosialnya.
HASIL PENILAIAN EVALUASI AKSI I SDN CIKONDANG
KKM : 70 MATEMATIKA SKOR :0-3
NO NAMA SISWA NO. SOAL SKOR NILAI
1 S1 1 23 4 5 9 60
2 S2 1 22 2 2 10 70
3 S3 3 22 1 2
4 S4
5 S5 3 33 3 3 15 100
6 S6 2 33 1 1 10 70
7 S7 3 33 3 3 15 100
8 S8 3 31 3 3 13 86
9 S9 2 21 2 2 9 60
10 S10 3 22 2 2 11 73
11 S11 3 33 3 3 15 100
12 S12 3 21 2 2 10 70
13 S13 3 22 3 3 13 86
14 S14 3 12 2 2 10 70
15 S15 2 12 2 2 9 60
16 S16
17 S17 3 32 3 3 14 93
18 S18 3 32 1 1 10 70
19 S19 3 33 3 3 15 100
20 S20 3 33 3 2 14 93
3 33 3 3 15 100
JUMLAH 49 43 40 41 41 214 1441
RATA-RATA 12 80
Praktik pembelajaran aksi 1 dengan menggunakan model pembelajaran Problem based
learning (PBL) dapat mencapai keberhasilan capaian KKM pelajaran, dapat dilihat tabel di
atas rata-rata hasil belajar MATEMATIKA secara klasikal menunjukkan nilai 80 yang artinya
telah mencapai KKM.
REKAP PENILAIAN KETERAMPILAN SKOR PENILAIAN : 1-4
NAMA Kejelasan Pengetah Cara Eye Pengelola NILAI PREDIK
KELOM uan penyamp contact an waktu AT
POK aian A
B
1 4 4 3 3 4 90 B
B
2 3 4 3 3 4 85 B
3 3 4 3 3 4 85
4 4 4 3 2 4 85
RATA-RATA 87
Hasil belajar siswa pada ranah keterampilan dinilai dari proses melalui presentasi
berkelompok. Berdasarkan rekap pencapaian keterampilan MATEMATIKA mendapatkan
rata-rata 87 dengan predikat B (Baik). Hal tersebut menunjukkan tercapainya tujuan
keterampilan di atas KKM.
REKAP PENILAIAN MEMBUAT SOAL OPERASI HITUNG CAMPURAN
Nama Kelompok Banyaknya soal yang Kandungan operasi Skor Nilai
dibuat hitung
43214321
1 6 75
2 7 88
3 7 88
4 8 100
RATA-RATA 7 88
Hasil belajar siswa pada ranah keterampilan dinilai dari proses melalui membuat soal dengan
menggunankan operasi hitung campuran. Berdasarkan rekap pencapaian keterampilan
MATEMATIKA mendapatkan rata-rata 88 dengan predikat B (Baik). Hal tersebut
menunjukkan tercapainya tujuan keterampilan di atas KKM.
PROGRAM REMEDIAL DAN PENGAYAAN
Sekolah : SDN Cikondang
Kelas : VI
Semester : 1 (satu)
Tahun : 2022
Mata Pelajaran : Matematika
No No. Nama Peserta Didik Rencana Program Tanggal Hasil Simpulan
KD Remidial Pengayaan Pelaksanaan Sebelum Sesudah
1 DADI RAMDANI 30-08-2022 60 80 Meningkat
2 FA'IZ HILMI F 30-08-2022 70 100 Meningkat
3 FAUZI - -
4 ILMA H -- 30-08-2022 100 --
5 LANGSA PANALOSA 30-08-2022 70 100 Meningkat
6 M WILDAN 30-08-2022 100 100 Meningkat
7 NAZWAH INAYATUL P 30-08-2022 86 100 Meningkat
8 RAYSA 30-08-2022 60 100 Meningkat
30-08-2022 86 Meningkat
RAFFI RAIYAN 73 100 Meningkat
9
JAMALULAIL 30-08-2022 100 100 Meningkat
10 3.3 RESA RAMADANI
30-08-2022 70 100 Meningkat
4.3
11 RISKI HERDIANSAH 30-08-2022 86 100 Meningkat
12 RISTA RAISA
13 SALMAN RAJAB 30-08-2022 70 100 Meningkat
14 SANI SUSANTI
15 SANTI SUSANTI 30-08-2022 60 82 Meningkat
16 SETIANI
17 SITA REHANI -- - - --
18 VALERINA NAZWA
19 WULAN LESTARI 30-08-2022 93 100 Meningkat
20 ZENAL FARHAN
30-08-2022 70 100 Meningkat
30-08-2022 100 100 Meningkat
30-08-2022 93 100 Meningkat
30-08-2022 100 100 Meningkat
…………, …………………………………
Kepala Sekolah, Guru Kelas VI
Ahmad Dasep Sudrajat, S.Pd. Aceng Faruk Riyadi, S.Pd.
NIP. 196702031988101002 NIP. 198503112020121003
KESIMPULAN
Rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika, menjadi
tanggung jawab guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran. Guru berperan
untuk memfasilitasi siswa dalam mencapai target pencapaian tujuan pembelajaran.
Untuk itu guru membuat perencanaan perangkat pembelajaran yang mengarah
untuk mencapaian tujuan pembelajaran dengan berbagai cara inovatif.
Guru memilih menggunkana model pembelajaran Problem Based Learning
(PBL) yang berorientasi siswa aktif. Selain penggunaan model PBL, guru
mengembangkan alat dan materi pembelajaran yang menarik. Materi di ambil dari
berbagai sumber seperti buku siswa, youtube, dan yang lainnya.
Karakteristik siswa sekolah dasar yang beragam, keterbatasan alat dan media
pembelajaran yang mendukung menjadi tantangan untuk guru dalam
mempraktikan aksi ini. Kendala yang dihadapi selama pembelajaran adalah siswa
masih belum memahami dalam mengerjakan soal cerita, sehingga guru melakukan
pendekatan secara langsung untuk menerangkan masalah yang dihadapi siswa.
Selain itu guru tidak melakukan ice breaking yang membuat siswa jenuh dalam
pembelajaran, ini menjadi catatan agar dapat dilaksanakan dikegiatan pembelajaran
selanjutnya.
Hasil yang di dapatkan dengan penerapaan PBL siswa menjadi lebih mengerti
isi dari pembelajaran, hasil belajarnya pun mencapai KKM. Walaupun dalam
pelaksanaan evaluasi masih ada yang di bawah KKM, namun dengan kegiatan
remedial siswa tersebut bisa mencapai KKM. Praktik ini efektif di gunakan karena
dapat membuat pembelajaran siswa aktif dan membuat pembelajaran menjadi
menyenangkan bagi siswa.
Respon siswa, teman sejawat dan kepala sekolah memberikan respon positif
dalam praktik pembelajaran ini, mendukung ada nya pemakaian teknologi dalam
pembelajaran dan memotivasi siswa juga dalam belajar.
Yang menjadi faktor keberhasilan praktik ini di antaranya siswa yang aktif
dalam belajar, pemilihan model yang sesuai, penggunaan media yang kreatif,
motivasi guru dalam pembelajaran dan juga dukungan dari dosen pembimbing, guru
pamong, siswa, teman sejawat dan kepala sekolah sehingga praktik pembelajaran
berjalan dengan lancar.