6. Pada pergiliran keturunan lumut didapatkan :
1) tumbuhan lumut 3) protonema
2) spora 4) sporogonium
Urutan daur hidup lumut yang benar adalah...
A. 2-4-3-1
B. 1-1-4-3
C. 2-3-1-4
D. 1-2-3-4
E. 4-2-3-1
7. Dari jenis-jenis Bryophyta di bawah ini, manakah yang termasuk ke dalam
kelas Musci...
A. Pogonatum junghuhnianum dan Bryum argenteum
B. Marchantia treubii dan Symphysodontella attenuatula
C. Bryum argenteum dan Racopilum aristatum
D. Symphysodontella attenuatula dan Pogonatum junghuhnianum
E. Aneura pinguis dan Marchantia paleaea
8. Nama latin dari lumut perak adalah...
A. Fissidens schmidii
B. Philonotis gracillima
C. Papillaria fuscescens
D. Aneura piguis
E. Bryum argenteum
9. a) Sebagai antibakteri
b) Sebagai senyawa yang dapat mengobati penyakit jantung
c) Sebagai sayuran/lalap
d) Sebagai Penyedia oksigen bagi lingkungannya
Dari pernyataan di atas, yang merupakan manfaat atau peranan dari Bryophyta,
kecuali...
A. a
B. b
C. c
D. d
E. Semua benar
10.Ada sejenis lumut, bila dikeringkan dan disterilisasi dapat digunakan sebagai
pengganti kapas. Jenis lumut tersebut adalah...
A. Marchantia polymorpha
B. Anthoceros laevis
C. Sphagnum fimbriatum
D. Lycopodium clavatum
E. Marsilea crenata
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 46
11. Cermati ciri-ciri tumbuhan berikut!
1) Hidup ditempat panas
2) Memiliki klorofil
3) Daun muda menggulung
4) Memiliki spora
5) Memiliki bunga
6) Belum memiliki pembuluh angkut
Ciri-ciri tumbuhan paku ditunjukkan oleh nomor…
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 6
E. Semua benar
12. Bagian tumbuhan paku yang menunjukkan tingkat perkembangan lebih maju
dari tumbuhan lumut adalah...
A. Gigi peristom
B. Kapsul spora
C. Jaringan pengangkut
D. Jaringan steril
E. Rhizoid
13. Daun tumbuhan paku yang berfungsi untuk fotosintesis adalah...
A. Mikrofil
B. Makrofil
C. Tropofil
D. Sporofil
E. Sporofit
14. Dasar yang membedakan tumbuhan paku menjadi paku homospora,
heterospora, dan peralihan adalah..
A. Cara reproduksi vegetatifnya
B. Jumlah spora yang dihasilkan
C. Cara reproduksi generatifnya
D. Jenis spora yang dihasilkan
E. Semua benar
15. Pada pergiliran keturunan golongan paku-pakuan, bagian yang merupakan
fase gametofit adalah...
A. Sporangium
B. Sel induk spora
C. Protalium
D. Tumbuhan paku
E. Sporongium
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 47
16. Perhatikan skema daur hidup tumbuhan lumut berikut!
Bagian yang berfungsi menghasilkan gamet betina serta bagian yang
merupakan hasil peleburan sel telur dan spermatozoid secaraa berturut-turut
ditunjukan oleh nomor
A. 4 dan 5
B. 3 dan 5
C. 2 dan 5
D. 2 dan 1
E. 3 dan 2
17. Pada reproduksi tumbuhan paku terjadi pergiliran keturunan (metagenesis).
Pada proses metagenesis, peristiwa meiosis terjadi pada saat...
A. Perkembangan spora
B. Pembentukkan sporofit
C. Pembentukkan protalium
D. Pembentukkan spora dalam sporangium
E. Pembentukkan sel telur dan spermatozoid
18. Anggota dari tumbuhan paku di bawah ini yang termasuk paku homospora
adalah ...
A. Filicinae
B. Platyserium
C. Lycopodium
D. Marsilea
E. Selaginella
19. Sporangium membentuk suatu bangun kerucut bersama sporofil disebut...
A. Sporokarp
B. Sorus
C. Strobilus
D. Anulus
E. Indusiumus
20.Tumbuhan paku yang dapat digunakan sebagai pupuk organik karena dapat
bersimbiosis dengan algae untuk mengikat N2 dari udara adalah...
A. Marsilea crenata
B. Azolla pinnata
C. Salvina molesta
D. Equisetum debile
E. Asplenium nidus
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 48
B. Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Bandingkan ciri-ciri tumbuhan lumut dan tumbuhan paku yang meliputi
struktur tubuh, dan jaringan pembuluh pengangkut !
2. Bandingkan ciri-ciri tumbuhan lumut dan tumbuhan paku yang meliputi daur
hidup dan habitatnya !
3. Jelaskan persamaan yang dimiliki tumbuhan lumut dan tumbuhan paku!
4. Mengapa tumbuhan lumut disebut sebagai tumbuhan perintis? Jelaskan !
5. Jelaskan dan sebutkan jenis tumbuhan paku yang bermanfaat dalam
kehidupan sehari-hari !
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 49
GLOSARIUM
Anteredium Kapsul spora
Gamet jantan yang menghasilkan Kotak-kotak spora
sperma pada tumbuhan
Arkegonium Klorofil
Gamet betina yang menghasilkan ovum Zat hijau pada daun yang berperan
dalam fotosintesis
pada tumbuhan
Autotrof Kormus
Organisme yang dapat memproduksi Vegetasi yang telah dapat dibedakan
makanannya sendiri bagian-bagiannya
Epifit Makrofil
Tumbuhan yang tumbuh dengan cara Daun yang bentuknya besar, bertulang
menumpang pada tumbuhan lain daun, bertangkai, serta bercabang
sebagai tempat hidupnya
Fertilisasi Metagenesis
Peleburan antara gamet jantan dan Pergiliran keturunan pada tumbuhan
gamet betina
Mikrofil
Floem
Daun yang berbentuk kecil seperti
Pembuluh angkut yang berfungsi rambut, tidak bersisik, tidak bertulang
mengangkut hasil fotosintesis daun, dan tidak bertangkai
Fotosintesis Organisme
Proses produksi makanan dengan Individu mahluk hidup
bantuan cahaya matahari
Protalium
Gamet
Tahap perkembangan dari tumbuhan
Sel kelamin reproduktif yang matang
paku
Gametangium
Protonema
Tempat pembentukan gamet
Tahap perkembangan dari tumbuhan
Gametofit
lumut
Proses pembuatan gamet
Rizoid HOME & LIVING
Semacam akar yang berfungsi menyerap
air pada lumut
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 50
Rizom Tropofil
Modifikasi batang tumbuhan yang Tumbuhan paku yang tidak
tumbuhnya menjalar di bawah menghasilkan spora
permukaan tanah dan dapat
menghasilkan tunas dan akar baru dari Xylem
ruas-ruasnya
Bagian tumbuhan yang berfungsi
Seta mengangkut air dan mineral
yang telah masak
Tangkai sporangium pada tumbuhan
lumut Zigot
Sorus Sel yang terbentuk sebagai hasil
meleburnya dua sel kelamin
Kumpulan kotak spora
Spora
Satu atau beberapa sel yang terbungkus
oleh lapisan pelindung
Sporangium
Tempat berlangsungnya meiosis
Sporofit
Fase pembentukan spora pada paku
Sporofil HOME & LIVING
Tumbuhan paku yang menghasilkan
spora untuk berkembang biak
Talus
Struktur tubuh tumbuhan yang belum
dapat dibedakan antara
Terestrial
Tumbuhan yang hidup di permukaan
tanah
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 51
DAFTAR PUSTAKA
Ananda, Jane Regina. “Keanekragaman Jenis Tumbuhan Paku di Dusun
Sumbercandik sebagai Sumber Belajar Biologi”. Skripsi, Universitas
Muhammadiyah Jember, 2018.
Anshori, Moch., & Djoko Martono. Biologi untuk Sekolah Menengah Atas
(SMA)-Madrasah Aliyah (MA) Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Arini, Diah Irawati Dwi., & Julianus Kinho. “Keragaman Jenis Tumbuhan
Paku (Pteridophyta) di Cagar Alam Gunung Ambang Sulawesi Utara”. Info BPK
Manado 2, no. 1 (2012): 7-39.
Ferdinand, Fictor., & Moekti Ariebowo. Praktis Belajar Biologi untuk Kelas
X SMA/MA. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.
Hasan. M., & Arriyanti. N. S. Mengenal Bryophyta (Lumut) di Taman Nasional
Gunung Gede Pangrango. Cibodas: Balai Taman Nasional Gunung gede
Pangrango, 2004.
Janna, Miftaahhul., Reny Dwi Riastuti., & Sepriyaningsih. “Keanekaragaman
Jenis Tumbuhan Pteridophyta (Paku-Pakuan) di Kawasan Curug Panjang Desa
Durian Remuk Kabupaten Musi Rawas”. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya 7,
no. 1 (2020): 19-22.
Lukitasari, Marheny. Mengenal Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Deskripsi,
Klasifikasi, Potensi dan Cara Mempelajarinya. Magetan: CV. AE MEDIA
GRAFIKA, 2018.
Purbasari, Yuni Asto. “Keanekaragaman Bryophyta di Dusun Sumbercandik
Kabupaten Jember”. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Jember, 2018.
Rahmawati, selvira. “Studi Keanekaragaman Pteridophyta Terestrial di
Kawasan Hutan Gunung Tanggamus”. Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden
Intan Lampung, 2020.
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 52
Sulistyorini, Ari. Biologi 1: untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah
Kelas X. Jakarta: PT. Balai Pustaka, 2009.
Tjitrosoepomo, Gembong. Taksonomi Tumbuhan (Scizophyta, Thallophyta,
Bryophyta, Pteridophyta). Yogyakarta: Gadjah Mada Ubiversity Press, 2014.
Widiyanto, Prasida. Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas X. Kendal: SMAN 1
Boja, 2020.
HANDOUT BIOLOGI KELAS X IPA - 53
MARETA AJENG PRISTIYANTI
Lahir dari orang tua bernama Kadariyanto dan Nanik Siti
Siswanti (Almh), sebagai anak ke-4 dari lima bersaudara. Penulis
dilahirkan di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember,
Jawa Timur pada tanggal 31 Maret 1999. Penulis menempuh
pendidikan dimulai dari TK Melati Suci-Panti, Jember dan masuk
SD pada tahun 2006 di SDN Suci 02, melanjutkan ke SMPN 1
Rambipuji pada tahun 2011, dan SMA Diponegoro Suci pada
tahun 2017, hingga akhirnya dapat menempuh kuliah di Institut
Agama Islam Negeri Jember, program studi Tadris Biologi,
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.