Simulasi Digital
Pengertian Simulasi Digital – Apa itu simulasi digital dan bagaimana materi simulas
digital? Simulasi digital merupakan mata pelajaran yang membekali para siswa agar dapat
mengomunikasikan gagasan (ide) pemikiran atau konsep melalui media digital.
Dalam proses pembelajarannya, siswa dapat mengomunikasikan ide atau konsep yang
dikemukakan oleh orang lain dan mewujudkannya melalui media digital, dengan tujuan
menguasai teknik mengomunikasikan gagasan atau konsep.
Tujuan akhir dari mempelajari simulasi digital mempelajari berbagai teknik dan cara bekerja
yang berkaitan dengan mata pelajaran kejuruan, siswa juga akan mampu mengomunikasikan
gagasan atau konsep yang ditemukannya sendiri atau modifikasi dari gagasan atau konsep
yang sudah ada.
Media digital yang sering digunakan untuk mengomunikasikan gagasan atau konsep, dapat
dipilih dari aplikasi atau platform digital dengan menggunakan peralatan elektronik atau
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sudah ada.
Pengertian Simulasi
Apa itu simulasi? Simulasi merupakan salahasatu cara untuk menggambarkan ciri, tampilan,
ataupun karakteristik dari suatu sistem nyata. Gagasan awal dari simulasi adalah untuk
meniru situasi dunia nyata secara matematis, kemudian mempelajari sifat dan karakter
operasionalnya, dan akhirnya membuat kesimpulan dan membuat keputusan berdasar hasil
dari simulasi.
Jenis-jenis Simulasi
Berdasarkan perangkat keras (hardware) yang digunakan jenis simulasi terbagi menjadi tiga.
a. Simulasi Analog
Simulasi analog Adalah simulasi yang pelaksanaanya menggunakan rangkaian elektronika
analog, seperti operasional amplifier untuk integrasi, pembanding, pembalik, penjumlah dan
lain lain.
b. Simulasi Hybrid
Simulasi hybrid adalah simulasi yang pelaksanaannya menggunakan gabungan rangkaian
elektronika analog dan komputer digital.
c. Simulasi Digital
Simulasi digital adalah simulasi yang pelaksanaannya menggunakan komputer
digital.
Pengertian Simulasi Digital
Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa simulasi digital adalah proses belajar dengan
menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui pengembangan bahan ajar
berbasis website.
Ruang Lingkup Mata Pelajaran Simulasi Digital
Sesuai dengan tujuan simulasi digital, mata pelajaran ini memiliki ruang lingkup seperti
komunikasi dalam jaringan (disingkat; komunikasi daring), kelas maya dan presentasi video.
Adapun pembahasan lebih lengkapnya kita akan bahas pada artikel yang akan datang. Jadi
ikuti terus postingan blog ini untuk mendapatkan informasi terbaru dengan cara memasukan
alamat email pada kotak yang sudah disediakan lalu klik submit.
a. Komunikasi Dalam Jaringan (Komunikasi Daring)
Melalui komunikasi daring, diharapkan siswa mampu untuk memanfaatkan jejaring internet
dengan sebaik-baiknya untuk mencari dan mendapatkan informasi sebagai pendukung
gagasan atau konsep sekaligus untuk mengomunikasikan gagasan atau konsepnya.
Komunikasi daring dapat memungkinkan terjadinya komunikasi secara dua arah yang
dilakukan baik dalam satu waktu yang bersamaan (synchronous) atau waktu yang berbeda
(asynchronous).
Komunikasi daring bisa Anda lakukan melalui pengiriman teks atau gambar, dan lebih
hebatnya lagi memungkinkan dua orang atau lebih melakukan percakapan langsung dengan
saling melihat wajah lawan bicaranya (Video Call).
b. Kelas Maya
Melalui kelas maya, diharapkan dengan adanya kelas maya para siswa meningkatkan
pengetahuannya dengan mengikuti kelas maya yang diselenggarakan oleh siapapun. Kelas
maya adalah kelas yang diselenggarakan secara jarak jauh dengan menggunakan jejaring
internet.
Kelas maya memungkinkan siswa mengunduh berbagai informasi dan pengetahuan baru yang
diperlukan yang telah disediakan oleh guru yang mengampu kelas maya tersebut, sekaligus
menyampaikan tanggapan atau jawaban yang ditanyakan oleh guru.
Kelas maya merupakan kelas terbuka dan jarak jauh yang dibuat dengan tujuan pembelajaran
yang hanya bisa diikuti oleh siswa yang sudah terdaftar.
c. Presentasi Video
Presentasi video memungkinkan siapa saja dapat merekam gambar bergerak yang lebih baik
dan lebih mudah. Meskipun harus mempelajari teknik perekaman gambar dan
penyuntingannya, melalui video process (proses perekaman gambar bergerak melalui lensa
yang ada pada peralatan kamera digital atau kamera corderder atau handphone).
Dengan mempelajari presentasi video akan memberikan bekal kepada siswa untuk membuat
video, terutama untuk mengomunikasikan gagasan atau konsep.
Nama : Magfirotun Nisa
Kelas : X PKM 2
No.Absen : 13