The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nurmalasari.titik13, 2021-08-15 21:13:42

E-LKPD BAHASA INDONESIA KELAS 7 SEMESTER GANJIL

MATERI TEKS DESKRIPSI

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)

BAHASA INDONESIA KELAS 7 SEMESTER GANJIL

MATERI TEKS DESKRIPSI
Oleh : Titik Nurmalasari, S.Pd.

MTs Negeri 2 Bogor

KOMPETENSI DASAR :

3.2 Menelaah struktur dan kebahasaandari teks deskripsi tentang sesuatu
(objek budaya atau peristiwa alam/sosial di sekitar siswa) yang didengar dan
dibaca.

4.2 Menyajikan data, gagasan, kesan dalam bentuk teks deskripsi tentang
sesuatu (objek budaya atau peristiwa alam/sosial di sekitar siswa) secara tulis
dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaan baik secara lisan
maupun tulis.

TUJUAN PEMBELAJARAN:

1. Peserta didik menentukan jenis teks deskripsi
2. Peserta didik menentukan struktur teks deskripsi
3. Peserta didik menentukan kaidah bahasa teks deskripsi .

MATERI

JENIS, STRUKTUR, DAN

KAIDAH BAHASA TEKS

DESKRIPSI

1. Jenis-jenis teks deskripsi
Berikut yaitu jenis-jenis teks deskripsi:
 Teks deskripsi yang berdiri sendiri sebagai teks.
Contoh :
Kamarku memiliki luas 10 mx 8 m dengan cat berwarna hijau. Di sudut kiri terdapat tempat tidur berukuran 180 cm x
160 cm dengan seprai bergambar bunga.
 Teks yang menjadi bagian teks lain (cerpen, novel, lagu, iklan)
Contoh : Aku ingat sekali baru saja tertidur pulas di ranjangku namun entah mengapa aku sudah berada di tengah-
tengah hamparan sawah yang hijau, gunung yang menjulang indah, dan awan biru cerah berada di atas
kepalaku. Yang membuatku tertarik adalah alunan suara seruling yang membuatku tenang, aku pun mencari
asal suara suling yang indah itu. Tampak dari kejauhan sebuah saung terlihat pemuda dengan pakaian pangsi
hitam dengan ikat kepala batik sedang memainkan suling.

2. Struktur Teks Deskripsi
a. Identifikasi berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, pernyataan umum tentang objek
b. Bagian Deskripsi adalah bagian yang berisikan gambaran atau pemaparan tentang suatu objek atau topik secara terperinci
dan jelas.
c. Simpulan/Kesan adalah bagian akhir teks yang berisi penegasan dari teks deskripsi.

:Contoh :

Rumah Anita

Teks Deksripsi Bagian-bagian
Rumah Anita terletak di Jalan Melati No.56. Identifikasi/pernyataan umum
Di depan rumahnya terlihat teras begitu luas.
Warna rumahnya cukup mencolok yaitu Deskripsi bagian
berwarna merah.
Ketika kita memasuki rumahnya terlihat Penutup/Kesan Umum
ruang tamu yang sederhana dengan beberapa
sofa berwarna hijau dan meja kaca. Kemudian
di dalam rumahnya terdapat 1 kamar keluarga
yang berisi televisi dan karpet untuk
menonton bersama keluarga, 2 kamar tidur, 1
dapur, dan 1 kamar mandi. Di setiap sudut
rumah Anita dipenuhi hiasan tembok.
Jadi, itulah bagian dan isi rumah Anita yang
sederhana dan minimalis itu.

3. Ciri-ciri teks dekripsi dari segi penggunaan bahasa/kaidah bahasa.
Ciri – ciri dari teks deskripsi yaitu:
a. Menggunakan kata umum
Contoh : warna, bentuk, ukuran, bunga, dll.
b. Menggunakan kata-kata khusus dari kata umum untuk mengonkretkan (nyata) misalnya
merinci:
 Warna : kuning, merah, hijau, dll.
 Bentuk : kotak, lingkaran, segitiga, dll.
 Ukuran : besar, kecil, tinggi, pendek, dll.
 Bunga : Mawar, melati, anggrek, dll.
c. Menggunakan kalimat rincian. Dalam kalimat rincian terdapat kata-kata khusus, seperti :
 Ibuku memiliki suara yang lembut.
 Kakakku memiliki tubuh yang tinggi
 Buku itu berwarna hijau.
d. Menggunakan kata sinonim dengan emosi yang kuat.
Contoh:
 Baik = tulus, ramah, kasih, dll.
 Indah = elok, molek, permai, menakjubkan, dll.
 Kuat = perkasa, tangguh
e. Kalimat yang berisi penjelasan terperinci untuk mengonkretkan

Kalimat Kalimat Perincian

Ibuku orang yang sangat baik Dia berusaha menolong semua orang. Dia

ramah dan tutur katanya lembut kepada siapa

saja.

f. Menggunakan kalimat yang membuat pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan

merasakan hal yang dideskripsikan.

Seolah-olah kita melihat Seolah-olah mendengar Seolah-olah merasakan

(menggunakan pancaindra (menggunakan pancaindra (menggunakan

penglihatan/mata) pendengaran/telinga) pancaindra perabaan/kulit
dan penciuman)

1. Bukit dan sawah itu 1. Debur ombak pantai 1. Udara terasa sangat
terlihat hijau. terdengar berirama. segar.
2. Air jernih dengan buih- 2. Tadi malam terdengar bayi 2. Kulitnya terasa lembut
buih kecil. menangis.

g. Penggunaan kata dengan kata dasar (k, t, s, p)
Dalam kata yang diawali huruf k, t, s, p bertemu dengan imbuhan me- maka kata tersebut

luluh. Contoh :

 Me+ kerja +kan = mengerjakan (imbuhan me- bertemu dengan kata dasar kerja
maka k nya luluh menjadi menge- yaitu mengerjakan)

 Me+ tulis = menulis
 Me+ sapu = menyapu

 Me+ pakai = memakai

h. Penggunaan kata depan di-, ke-, dari-
Kata depan di-. Ke-, dan dari- digunakan dengan kata yang
menunjukkan empat contoh di rumah. Kata depan di- bertemu
dengan kata rumah maka di dan rumah dipisah menjadi (di
rumah), begitupun kata depan ke- (ke rumah) dan kata depan
dari (dari rumah) berbeda dengan imbuhan di- bertemu kata kerja
pakai maka disatukan menjadi dipakai.

i. Menggunakan majas/gaya bahasa.
Majas atau gaya bahasa adalah kata kiasan yang berfungsi
meningkatkan kesan dan memengaruhi pendengar ataupun
pembaca dalam teks deskripsi.
Dalam teks deksripsi menggunakan tiga majas yaitu
1) Personifikasi adalah majas yang mengungkapkan benda
mati seolah-olah hidup dan memiliki sifat seperti manusia.
Contoh : Daun itu melambai-lambai ke arahku.
Kata daun adalah benda mati, sedangkan melambai-
lambai sifat seperti manusia.
2) Metafora adalah majas yang mengungkapkan dua kata
yang berbeda memiliki makna tersendiri.
Contoh : a. Raja siang sudah muncul dari balik awan.
Arti raja siang memiliki arti tersendiri
adalah matahari.
b. Paman membawa buah tangan dari desa.
Kata buah tangan memiliki arti oleh-oleh.
3) Hiperbola adalah majas yang mengungkapkan hal yang
berlebihan.
Tangisannya membanjiri seluruh kampung.
Kata membanjiri seluruh kampung tidak mungkin terjadi
karena sebenarnya memiliki makna berlebihan.

LATIHAN

Bacalah teks deskripsi di bawah ini dengan cermat!

Kenzi

Namanya adalah kenzi, dia adalah kucing kesayanganku. Dia adalah kucing jantan yang saat itu
aku temukan di pinggir jalan. Kenzi memiliki bulu yang halus dan berwarna cokelat belang putih. Bulu
halusnya menyelimuti tubuhnya dari kepala sampai ke ekornya.

Semua bulunya berwarna cokelat dan berwarna putih pada kakinya. Sedangkan ekornya berwarna
cokelat dan sangat menggemaskan. Kumisnya sedang, tidak panjang dan tidak pendek.

Kenzi memiliki bentuk kaki yang lebih pendek dari bentuk kaki kucing pada biasanya. Hidungnya
kecil dan kumisnya sedikit panjang. Berat tubunya sedang yaitu sekitar 4 kg. Matanya berwarna hijau
kekuningan dan sangat lucu ketika dia terkejut sambil membuka matanya lebar-lebar.

Kenzi lebih menyukai tidur seharian di atas keranjang tempat tidurnya. Ketika tidur kenzi lebih suka
di elus bagian punggungnya. Saat mengelus, dia memainkan ekornya ke kanan dan ke kiri. Kenzi lebih
banyak menghabiskan waktunya dengan tidur. Dia baru bangun jika merasa lapar. Ketika lapar dia akan
menuju ke tempat makan yang telah disediakan yang disimpan di dapur. Saat lapar dia akan terus
mengeong sampai dia mendapatkan makanannya. Dia akan memasang muka menyedihkan ketika tidak
diberi makan.

Jadi, Kenzi adalah Kucing ini sangat pintar, lucu, dan sangat disayangi keluarga kami di rumah

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat!

1. Tentukanlah struktur teks deskripsi di atas!

a. Identifikasi : ………………………..

b. Deskripsi bagian : ……………………….

c. Penutup : …………………………

2. Tentukanlah ciri umum berdasarkan kaidah bahasa teks deskripsi di atas! (masing-

masing 1 contoh) : …………………………….
a. Kata khusus : …………………………….
b. Kalimat rincian

c. Kalimat yang menggunakan indera penglihatan : ……………………………..
d. Kalimat yang menggunakan indera pendengaran : ……………………………..

e. Kata yang menunjukkan kata depan : ……………………………..

TIDAK ADA YANG
TIDAK BISA, YAKIN
TUHAN YANG MAHA
ESA SELALU BESERTA

KITA!


Click to View FlipBook Version