E-Modul
Pembuatan Pola
Celana Kulot
SMK Kelas XII Di susun Oleh :
Pembuatan Busana Industri Fitrya Rahmah
(5193343025)
Kata Pengantar
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah saya panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang
senantiasa melimpahkan segala rahmat taufik dan hidayahNya sehingga penyusun
dapat menyelesaikan E-Modul Pembuatan pola celana kulot secara manual. Saya
juga berterimah kasih kepada Ibu Dra. Armaini Rambe, M.Si selaku dosen
pembimbing lapangan saya dalam mata kuliah PLP II, yang telah membantu dan
membimbing saya dalam pembuatan E-modul ini. Materi ajar ini disusun untuk
memenuhi kebutuhan peserta didik agar dapat mencapai kompetensi dasar yag telah
ditentukan yaitu membuat pola celana kulot secara manual. Pembahasan materi ajar
ini memaparkan secara singkat dan jelas materi pembelajaran serta dilengkapi pula
dengan rangkuman yang akan mendukung ketercapaian kompetensi dasar sesuai
yang diharapkan.
Penyusun menyadari bahwa di dalam pembuatan E-Modul masih banyak
kekurangan, untuk itu penyusun sangat membuka saran dan kritik yang sifatnya
membangun. Semoga E-Modul ini memberikan manfaat bagi kita semua khususnya
bagi peserta didik kelas XII SMK. Akhir kata penyusun mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak
langsung dalam pengembangan bahan ajar ini.
Medan, 18 November 2022
Penulis
Fitrya Rahmah
i
Daftar Isi
Kata Pengantar………………… i
Daftar Isi……………………..….ii
Lampiran Gambar….……………iii
Bab 1 Pendahuluan…..………….1
A. Deskripsi Singkat….….....1
B. Prasyarat.…………………..1
C. Petunjuk Belajar…….…….1
Bab 2 Pembahasan………..………8
A. Capaian Pembelajaran……..9
B. Pokok Materi………….…...10
C. Uraian Materi……….……..11
Bab 3 Penutup……………….….16
Rangkuman………………………17
ii
Lampiran Gambar
Gambar 1. Kertas Hvs ………………....… 4
Gambar 2. Pensil ……………………....… 4
Gambar 3. Doorslag ……………..……….. 4
Gambar 4. Gunting ……………………….. 4
Gambar 5. Pensil Merah Biru ……….….. 5
Gambar 6. Skala ……………………….….. 5
Gambar 7. Penggaris ………………….….. 5
Gambar 8. Lem Kertas ..……………….….. 5
Gambar 9. Rol Siku dan Pinggul ..….….. 5
Gambar 9. Penghapus ……………...….….. 5
iii
Bab 1
Pendahuluan
A. Deskripsi Singkat
Ruang lingkup modul ini terdiri atas pengertian,sejarah singkat, jenis, alat & bahan yang di
dipergunakan dalam pembuatan pola, dan cara pembuatan pola celana kulot secara manual.
B. Persyaratan
Untuk mempelajari bahan ajar ini prasyarat yang harus dimiliki oleh peserta didik adalah :
1. Kompetensi menggunakan alat pembuatan pola celana kulot
2. Kompetensi menggunakan bahan pembuatan pola
3. Kompetensi membuat pola celana kulot secara manual.
4. Kompetensi menguraikan prosedur pembuatan pola
C. Petunjuk Penggunaan Modul
1. Bagi Peserta Didik
Untuk memperoleh prestasi belajar secara maksimal, maka langkah- langkah yang perlu
di laksanakan dalam penggunaan modul ini antara lain :
Bacalah dan pahami materi yang ada pada setiap kegiatan.Bila ada materi yang belum jelas, peserta
didik dapat bertanya pada guru.
Kerjakan setiap tugas dan diskusi yang ada pada modul ini.
Jika belum menguasai level materi yang di harapkan, maka ulangi lagi mempelajarilah materi atau
bertanyalah pada guru.
2. Bagi Guru
Dalam setiap kegiatan belajar, guru berperan untuk :
Membantu peserta didik dalam merencanakan proses belajar.
Membimbing peserta didik dalam memahami konsep, analisa, dan menjawab pertanyaan peserta
didik mengenai proses belajar. 1
Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok.
Bab 2
Pembahasan
A. Capaian Pembelajaran
1. KOMPETENSI DASAR
4.12 Membuat pola celana kulot secara manual
2. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Keterampilan
4.12.1 Menyiapkan tempat kerja, alat, bahan yang digunakan dalam
pembuatan pola celana kulot
4.1.2 Membuat celana kulot sesuai desain dengan mentaati prosesudur
K3.
3. TUJUAN PEMBELAJARAN
a. Siswa dapat terampil menyiapkan alat untuk membuat pola celana
santai (kulot) secara manual.
b. Siswa dapat mempraktikkan cara pembuatan pola celana santai (kulot)
secara manual dengan benar serta mentaati prosedur dan K3.
2
B. Pokok-Pokok
Materi
Alat yang di dipergunakan
dalam pembuatan pola
kemeja system manual
Pembuatan Pola Celana
Kulot Secara Manual
3
4.12.1 Mempersiapkan Peralatan
1. Peralatan Pola
Dalam membuat pola secara manual terdapat beberapa
alat dan bahan yang harus disediakan yaitu:
Gambar 1 Kertas HVS Gambar 2 Pensil
Sumber : Sumber :
https://www.mbizmarket.co.id/news/tag/kertas-hvs/: https://www.tokopedia.com/megajayautama/pensil-ujian-
pensil-komputer-pensil-2b-staedtler-mars-lumograph-100
Kertas Hvs berfungsi sebagai tempat
dalam menggambar pola secara manual. Pensil digunakan untuk membuat
garis-garis pola awal sebelum diwarnai.
Gambar 3 Doorslag Gambar 4 Gunting
Sumber : https://shopee.co.id/Kertas-Doorslag-Folio-500- Sumber : https://www.blibli.com/p/gunting-besar-
Lembar-Doslag-Doslah-Duslak-Kertas-Jiplak-Bungkus-
scissors-m2000-sm-a180-gunting-kertas-kain-
i.5952271.6577769872 plastik/ps--AKN-60022-00010
Kertas doorslag berfungsi untuk Gunting berfungsi untuk memotong
menjiplak pola ukuran kecil,Kertas merah bahan yang tipis, seperti kertas.
digunakan untuk bagian muka dan biru untuk
bagian belakang. 4
Gambar 5 Pensil Merah Biru Gambar 6 Skala
Sumber : https://shopee.co.id/Pensil-Merah-Biru- Sumber :
i.133436467.3104174298/: https://www.tokopedia.com/brownsugar
/skala-kertas-untuk-pola-jahit
Pensil merah biru berfungsi untuk
mewarnai pola agar dapat membedakan Skala berfungsi seperti penggaris,namun
pola depan dengan pola belakang dengan skala berfungsi untuk mengambar pola dalam
cara mengikuti garis-garis pola. ukuran lebih kecil dari penggaris sepeerti
ukuran skala 1:2, 1:4, 1:6, 1:8.
Gambar 7 Penggaris Gambar 8 Lem Kertas
Sumber : https://www.tokopedia.com/dips- Sumber : https://www.tokopedia.com/klikbabamart/lem-kertas-
media/penggaris-butterfly-20-cm-murah stick-padat-15gr-satuan
Penggaris berfungsi untuk Lem kertas berfungsi untuk
membuat garis - garis lurus. merekatkan kertas.
Gambar 9 Rol Siku dan Pinggul Gambar 4 Penhapus
Sumber
Sumber : https://biggo.id/s/Penggaris+Pola+Besar+Siku/
:https://cf.shopee.co.id/file/5311d18ef213d
Rol siku dan panggul berfungsi untuk cf32f74354a7a53e33f
mempermudah membentuk pola busana
yang sesuai dengan bentuk yang akan . Gunting berfungsi untuk
dibuat. memotong bahan yang tipis,
seperti kertas.
5
2. Menyediakan Ukuran
Bagian Tubuh Ukuran
Lingkar Pinggang 72 cm
Lingkar Paha 64 cm
Panjang Celana 96 cm
Tinggi Pinggul 20 cm
Lebar Pinggul 92 cm
Lebar Bawah Celana 84 cm
Tinggi Duduk 30 cm
Dalam pembuatan pola busana industri memakai ukuran
standrat yang tersedia.
3. Membuat Pola
. Setelah semua dipersiapkan kemudian buatlah pola sesuai
dengan langkah - langkah yang tersedia.
6
4.12.2 Membuat Celana Kulot Sesuai
Desain Sesuai Kriteria Hasil Dengan
Mentaati Prosedur dan K3
Pola Depan Celana Kulot
Skala 1 : 4
Pola Depan:
Buatlah pola rok bagian depan, perubahannya
A - B = Turun 1½ cm.
B - C = Tinggi panggul = 20 cm
B - D = Tinggi duduk = 30
D - E = Turun 3 sampai 5 cm
B - F = Panjang kulot = 96 cm
B - J = ¼ Lingkar Pinggang + 3 (72 cm : 4) + 3 cm = 21 cm
C - L = ¼ Lingkar pinggul + 1 (92 : 4) + 1 cm = 24 cm
F - M = C - L = 24 cm
M - N = 3 cm
J - N = B – F = 96 cm
E - O = ¼ (C - L) + 11 cm = (24 cm : 4) + 1 cm = 7 cm.
D - P = 1 cm
Hubungkan titik B - P - O, B - J – L- N dan R - F - N.
Q - E – O = 7 cm
Q - R = 1½
Titik R naik 12 cm
B - H = 1/10 Lingkar pinggang = 7,2 cm
H - I = 3 cm
H – K = Panjang kupnat = 11 cm
7
Pola Belakang Celana Kulot
Skala 1 : 4
Pola Belakang:
Buatlah pola rok bagian belakang, perubahannya :
A - B = Turun 1½ cm .
B - C = Tinggi pinggul = 20 cm .
B - D = Tinggi duduk = 30 cm .
D - E = Turun 3 sampai 5 cm .
B – F = Panjang kulot = 96 cm .
B - J = ¼ lingkar pinggang + kupnat (72 cm : 4) + 3 cm = 21cm .
C - L = ¼ lingkar pinggul - 1 cm = ( 92 cm : 4 ) – 1 cm = 22 cm .
F - M = C - L = 22 cm .
M - N = 3 cm
D - P¹ = 2 cm
E - O = E - O ( pola depan ) = O – O1 = 4 cm .
F - Q = E - O = 7 cm .
Q – Q1 = 4 cm
Q1 - R = 1 ½ cm
Titik R naik 1 ½ cm .
Hubungkan titik B – P1 – O1 - R, B - J - L - N dan R - F - N .
B - H = 1/10 Lingkar pinggang = 7,2 cm .
H – I = Lebar kupnat 3 cm .
H - K = panjang kupnat 11 cm .
8
Ban Pinggang
Skala 1 : 4
Buatlah pola ban pinggang, perubahannya :
A - B = C - D = Turun 4 cm .
A - C = B – D = ½ Lingkar pinggang + 2 cm = 38 cm .
9
Vidio Tutorial
membuat pola kemeja
secara manual
https://youtu.be/zc_-gm8ljwU
10
03 Bab 3
Penutup
11
RANGKUMAN
Dalam membuat pola secara manual terdapat beberapa
alat dan bahan yang harus disediakan yaitu :
• Kertas HVS
• Kerta Merah Biru
• Pensil
• Pensil Merah Biru
• Skala
• Penggaris Pola
• Lem Kertas
• Gunting
12
EVALUASI
1. Pada pembuatan pola kemeja terdapat prosedur pembuatannnya. Perhatikan
langkahlangkah dalam membuat pola kemeja secara manual berikut ini.
1) Membuat pola
2) Menyediakan ukuran
3) Mempersiapkan peralatan
4) Mempersiapkan desain
5) Menyediakan pola
6) Membeli peralatan
Yang merupakan langkah-langkah dalam membuat pola celana secara manual adalah .....
a. 6,4,1,2
b. 4,3,2,1
c. 3,2,2,3
d. 4,3,1,5
2. Gambar celana disamping disebut celana….
a. Celana Capri
b. Celana Culotte
c. Celana Legging
d. Celana Short
3. Dibawah ini merupakan ukuran standart pada busana industry, kecuali …..
a. M
b. L
c. H2
d. S, M, L, XL
13
EVALUASI
4. Apa saja alat yang perlu dipersiapkan saat proses membuat pola celana kulot
secara manual?
a. Gunting kertas, rader, penghapus, rol siku dan pinggul, penggaris, pensil, kertas
dorslag, pensil merah biru
b. Gunting kertas, rader, penghapus, penggaris, pensil, kertas dorslag, persil merah
biru
c. Gunting kertas, penghapus, rol siku dan pinggul, penggaris, pensil, kertas dorslag,
pensil merah biru
d. Gunting kertas, rader, penghapus, rol siku dan pinggul, penggaris, pensil, persil
merah biru
5. Pengertian dari celana kulot adalah ….
a. Paduan dari antara pola rok dengan pola celana yang dapat dijadikan
satu bagian busana dapat diartikan sebagai celana berpotongan kecil.
b. Paduan dari antara pola rok dengan pola celana yang dapat dijadikan
satu bagian busana dapat diartikan sebagai celana berpotongan lebar
c. Paduan dari antara pola rok yang dapat dijadikan satu bagian busana
dapat diartikan sebagai celana berpotongan lebar.
d. Paduan dari antara pola celana yang dapat dijadikan satu bagian busana
dapat diartikan sebagai celana berpotongan lebar.
6. Alat bantu pengganti penggaris untuk membuat pola dalam skala lebih
kecil adalah …..
a. Metline
b. Pita Ukur
c. Mistar
d. Skala Meter
14
EVALUASI
7. Busana yang sengaja didesain, lonngar jahitan kuat, berbahan nyaman dipakai adalah
busana …..
a. Pesta
b. Santai
c. Sekolah
d. Rumah
8. Alat yang digunakan untuk menandai batas pola adalah…..
a. Pendedel
b. Kapur Jahit
c. Pensil merah niru
d. Penggaris
9. Dibawah ini yang bukan termasuk komponen celana kulot adalah …..
a. Ban Pinggang
b. Saku
c. Belahan
d. Kerah
10 . Dibawah ini ukuran badan yang diperlukan untuk membuat celana, kecuali …..
a. Lingkar Kerung Lengan
b. Panjang Bahu
c. Tinggi Duduk
d. Lingkar Leher
15
Kunci Jawaban
1. B
2. B
3. C
4. C
5. B
6. D
7. B
8. C
9. A
10. C
16
Daftar Pustaka
Sri Dewi Indrayani,2020, Pembuatan Busana Industri C3 Kelas XII,
Jawa Timur:PT.Kuantum Buku Sejahtera
https://mangihin.com/membuat-pola-dasar-celana-kulot-dengan-benar/
https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_buana_pendidikan/article/
download/1074/910/3005
https://id.scribd.com/presentation/540073452/revisi-ppt-grading-kulot
https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_buana_pendidikan/article/
view/1074
17
E - MODUL
Pembuatan Celana Kulot Secara Manual
Biografi Penulis
Fitrya Rahmah lahir pada 21 Januari 2000 di Kota Medan. Tempat
tinggal di Kelurahan Sitirejo I,Kec Medan Kota, Kabupaten Kota
Medan .Saya Sedang menempuh studi S1 Pendidikan Tata
Busana di Universitas Negeri Medan (UNIMED) Semester VII.
Riwayat pendidikan :
- SDN 060817 MEDAN
- SMPS YPK MEDAN
- SMKN 10 MEDAN
CREDITS: This presentation template was created
by Slidesgo, including icons by Flaticon and
infographics & images by Freepik