SENI LUKIS Oleh : T. Hartono SMP PASUNDAN RANCAEKEK
PENGERTIAN SENI LUKIS Seni Lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Seni Lukis merupakan pengembangan dari gambar dan biasanya memiliki keunikkan atau ciri khas sendiri. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapatkan kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara penuh.
TEMA-TEMA SENI LUKIS Tema adalah gagasan, ide, atau pokok pikiran yang ada didalam sebuah karya seni baik dalam bentuk karya seni rupa dua dimensi maupun seni rupa tiga dimensi. Memahami tema yang ada pada sebuah karya seni rupa murni berarti kita dapat memahami tujuan penciptaan karya seni tersebut. Macam-macam tema di dalam seni rupa antara lain : 1. Hubungan antara manusia dengan dirinya Seni lukis merupakan salah satu media untuk menuangkan gagasan atau ide dari seseorang. Untuk mengungkapkan cita rasa keindahan, manusia mewujudkannya lewat media ekspresi. 2. Hubungan antara manusia dengan manusia lain Seorang pelukis kadang kala dalam mengekspresikan citarasa keindahan menggunakan objek orang-orang yang ada di sekitarnya, seperti istrinya, anak-anaknya, orang tua, saudaranya, temannya, tetangganya, kekasihnya, sahabatnya, atau orang-orang yang ada di dalam pikirannya.
TEMA-TEMA SENI LUKIS 3. Hubungan antara manusia dengan alam sekitarnya Alam sekitar sangat menarik bagi para pelukis untuk mengungkapkan cita rasanya sehingga sering dijadikan objek untuk lukisannya. Pemandangan gunung, laut, sungai, sawah, hutan, perkampungan, dan masih banyak lagi objek nalam yang dapat dijadikan lukisan. 4. Hubungan antara manusia dengan benda Benda-benda disekitar memiliki keunikan tersendiri bagi pelukis, sehimgga menjadi objek lukisannya. Keunikan benda tersebut ada yg berbentuk silindris, kubistis organis atau bentuk bebas. Contoh bendanya seperti gela, cangkir, kendi, teko, vas bunga dan masih banyak lagi.
TEMA-TEMA SENI LUKIS 5. Hubungan antara manusia dengan aktivitasnya Aktivitas manusia dslsm kehidupan sehari-hari yang beragam membuat perupa ingin mengabadikan kegiatan tersebut dalam media lukisnya. Lukisan menjadi sesuatu yang menarik apabila dalam mengambil sudut pandang aktivitas di susun sesuai dengan komposisi dan proporsi yang baik disertai dengan gelap terang yang tepat. 6. Hubungan antara manusia dengan alam khayal Ide, imajinasi atau khayalan sering terlintas dalam pikiran kita baik dalam pikiran kita baik secara sadar maupun tidak sadar (saat tidur). Khayalan yang muncul di benak perupa kadang di wujudkan dalam sebuah karya seni.
ALIRAN GAYA SENI LUKIS a. Representatif Representatif adalah perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat maupun gaya alam. Gaya senirupa yang termasuk representatif adalah : 1) Naturalisme, yaitu aliran seni lukis yang pengambarannya alami atau sesuai dengan keadaan alam. Naturalisme melukis segala sesuatu dengan alam nyata, sehingga perbandingan perspektif, tekstur, ataupun warna serta gelap terang dibuat seteliti mungkin. 2) Realisme, yaitu aliran yang memandang dunia ini tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah atau mengurangi objek, penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. 3) Romantisme, yaitu aliran seni lukis yang lebih bersifat imajiner. Aliran ini melukis cerita-cerita romantis, peristiwa yang dasyat atau kejadian yg dramatis.
ALIRAN GAYA SENI LUKIS b. Deformatif Deformatif disini adalah perubahan bentuk dari aslinya sehingga menghasilkan bentuk baru namun tidak meninggalkan bentuk dasar aslinya. Aliran seni lukis yang tergolong deformatif : 1) Ekspresionisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spontan pada saat melihat objek karyanya. 2) Impresionisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambarannyasesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. 3) Surialisme, yaitu aliran seni lukis yang menyerupai benntuk-bentuk yang sering di dalam mimpi. 4) Kubisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya berupa bidan segi empat atau bentuk dasarnya kubus.
ALIRAN GAYA SENI LUKIS c. Nonrepresentatif Nonrepresentatif adalah suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Bentuk dasar dari gaya ini sudah meninggalkan bentuk aslinya, dan pada prinsipnya lebih menekankan pada unsur-unsur formal, struktur, unsur rupa, dan prinsip estetik. Gaya seni lukisan nonrepresentatif berupa susunan garis, bidang, dan warna yang terbebas dari bentuk alam. Gaya ini memandang bahwa ekpresi jiwa tidak dapat dihubungkan dengan objek apapun, gaya ini menonjolkan bidang yang diisi oleh warna dan dipilah dengan garisgaris tegas.
ALAT & BAHAN BERKARYA SENI LUKIS Media berkarya seni rupa dua dimensi meliputi bahan dan alat untuk melukis. Beragam pilihan alat, bahan, dan media yang digunakan sesuai jenis dan gaya karya yang diinginkan 1. Pensil Jenis pensil dibedakan berdasarkan tingkat kekerasan atau kehitaman karbonnya. Jenis pensil tersebut biasanya memiliki kode huruf B atau H. pensil kode B menandakan pensil lunak dan hitam sedangkan pensil yang memiliki kode H menandakan pensil keras. 2. Pensil arang (contee) Terbuat dari sejenis arang halus dan biasa di gunakan menggambaratau melukis potret. Sifatnya hitam pekat dan agak sulit dihapus. 3. Pastel dan krayon Dua jenis media ini secara fisik bentuknya hampir sama, tetapi sifat dan bahannya tidak sama. Pastel ( oil pastel) biasanya terbuat dari bahan kaur dan bahan pengikat cair danj transparan, untuk mengikat pigmen dengan kapur. Sedangkan krayon terbuat deari bahan kaolin dengan tepung warna sehingga terlihat lebih mengkilap dan keras. Krayon lebih banyak mengandung lilin, sehingga warna yang dihasilkan krayon cenderung mengkilap dan berminyak. 4. Pena/Pulpen Pena atau pulpen adalah alat gambar yang digunakan untuk media tinta. Benda ini terbuat dari logam dengan ujung yang bermacam-macam bentuk dan ukuran.
ALAT & BAHAN BERKARYA SENI LUKIS 5. Tinta bak Dikenal juga dengan sebutan tinta cina. Warnanya hitam pekat bdan tidak luntur jika terkena air. 6. Cat (pewarna) bahan pewarna ini debedakan berdasarkan basis pengencernya yaitu: a. Cat air ( berbasis air) Jenisnya ada dua yaitu water colour yang bersipat transparan dan poster colour yang bersipat plakat. b. Cat minyak (berbasis minyak) Jenis cat ini digunakan untuk melukis diatas kanvas. Sifatnya tidak mudah kering dan warnanya tahan lama. 7. Kuas Kuas merupakan alat yang digunakan untuk menguas/mengecat ke media lukis. Jenis dan bentuk kuas beragam dari bentuk, ukuran serta harga yang sangat bervariasi. Pemilihan kuas tergantung dari goresan yang akan kiita inginkan 8. Pisau palet Pisau palet terbuat dari alumunium tipis, fungsinya adalah untuk mencampur cat. Selain itu, pisau palet juga berfungsi seperti kuas untuk memberikan efek-efek goresan pada media lukis. 9. Palet Palet adaleh media yang di gunakan untuk tempat mencampurcat. Palet tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran. Media seperti cat air, palet yang digunakan adalah palet yang memiliki lengkungan tempat air.
THANK YOU!