: : Desa Poktan Target (Ha) Real si Tana (Ha (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7 1 2 dst Luas Areal (Ha) No Kecamatan Jumlah Target/Realis BLANGKO LAPORAN REALISASI FASILITASI TAH KABUPATEN BULAN Jumlah
75 lisa i am a) (%) Luas (Ha) Provitas (Ku/Ha) Produksi (Ton) ) (8) (9) (10) (11) (12) (13) ………, tgl,….., bulan,……, tahun Tim Teknis Tingkat Kabupaten/Kota/ Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota Nama……………………………… NIP………………………………… Realiasai Panen Keteran gan Dilaksanakan MH 16/17 (Ha) sasi Tanam N BULANAN KABUPATEN PENGEMBANGAN JAGUNG HUN 2017
Lampiran 18. Blangko Laporan Bulanan Provinsi Realisasi : : Kecamatan Desa Poktan Target (Ha) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 2 dst Kabupaten Luas Areal (Ha) Jumlah Jumlah Target/ BLANGKO LAPORAN REALISASI FASILITASI P TAHU PROVINSI BULAN No
76 Kegiatan Budidaya Jagung Tahun 2017 Realisasi Tanam (Ha) (%) Luas (Ha) Provitas (Ku/Ha) Produksi (Ton) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) ………, tgl,….., bulan,……, tahun Tim Teknis Tingkat Provinsi/ Kepala Dinas Pertanian Provinsi…. Nama……………………………… NIP………………………………… Realiasai Panen Dilaksanakan MH 16/17 (Ha) Keteran gan /Realisasi Tanam N BULANAN PROVINSI PENGEMBANGAN JAGUNG UN 2017
Lampiran 19. Blangko Laporan Akhir Provinsi/Kabupaten R : : Target (Ha) Realisasi Tanam (Ha) (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 2 3 dst BLANGKO LAPORAN AKH REALISASI FASILITASI P TAHU PROV/KAB BULAN Target/Realisasi Tanam Bulan Tanam Jumlah No Kab/Kec Luas Areal (Ha)
77 Realisasi Kegiatan Budidaya Jagung Tahun 2017 Luas (Ha) Provitas (Ku/Ha) Produksi (Ton) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) ………, tgl,….., bulan,……, tahun……. Tim Teknis Tingkat Provinsi/ Kepala Dinas Pertanian Provinsi/Kabupaten Nama……………………………… NIP………………………………… HIR PROVINSI/KABUPATEN PENGEMBANGAN JAGUNG UN 2017 Realiasai Panen Tidak Dilaksanak an (Ha) Keteran gan Provitas Sebelum( Ku/ha) Provitas di Luar Program MT yang Sama (Ku/ha)
78 Lampiran 20. Contoh Surat Pernyataan Tanggung Jawab (SPTJ) Kebenaran CPCL oleh Dinas Pertanian Propinsi/ Kabupaten/Kota Perkebunan/ Perhutani/ Inhutani/ Lembaga Lainnya Contoh Surat Pernyataan Tanggung Jawab (SPTJ) Kebenaran CPCL ditandatangani Dinas Pertanian Propinsi/Kabupaten/Kota Perkebunan/ Perhutani/ Inhutani/ Lembaga Lainnya ( KOP Dinas Pertanian Propinsi/Kabupaten/Kota atau disesuaikan lembaga pengusul) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Kepala Dinas Pertanian Propinsi/ Kabupaten/ Kota/ Perkebunan/ Perhutani/ Inhutani/ Lembaga Lainnya tentang Penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Bantuan Pemerintah Benih Jagung Hibrida Tahun Anggaran 2017 Nama : Jabatan : Instansi : Dengan ini menyatakan bahwa Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) penerima Bantuan Pemerintah Benih Jagung Hibrida Tahun Anggaran 2017 yang kami usulkan sebagaimana Surat Nomor .......... adalah benar dan kami bertanggung jawab atas kebenaran usulan tersebut. Demikian surat pernyataan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. ...................., ................... 2017 Kepala Dinas Propinsi/Kabupaten /Kota (Menyesuaikan dengan lembaga yang mengusulkan) Cap dan Ttd (................ Nama ..............) NIP. Telp.
79 Lampiran 21. Check List Pengendalian Kegiatan CHEK LIST PENGENDALIAN KEGIATAN ................................................ Tingkat : Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota Nama Instansi : Nama Penerima Bantuan : Desa / Kecamatan : Target : ...................Ha/Unit, Rp. ...................... Nama Petugas : 1. (Evaluator) 2. 3. Identifikasi dan Inventarisasi data No URAIAN KETERANGAN 1 Usulan Kegiatan .......... Ada/Tidak 2 SK Tim Teknis Ada/Tidak Ada/Tidak 3 SK Penetapan Penerima Bantuan Ada/Tidak Ada/Tidak 4 Copy Buku Tabungan Penerima Bantuan Ada/Tidak 5 RUK dan Revisinya Ada/Tidak 6 Perjanjian Kerjasama PPK dengan Penerima Bantuan Ada/Tidak 7 Bukti Penarikan Dana Bantuan Pemerintah dari Bank Ada/Tidak 8 Pemanfaatan Dana Bantuan (Bon/Nota/Kuitansi) Ada/Tidak 9 Foto-foto Pelaksanaan Pekerjaan Fisik Ada/Tidak 10 Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan Ada/Tidak 11 Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Ada/Tidak 12 Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Paket Bantuan Pemerintah Ada/Tidak
80 Lanjutan Lampiran 21. Identifikasi peran tim teknis NO URAIAN KETERANGAN 1 Bentuk pengawalan dan pendampingan tim teknis dilaksanakan pada kegiatan: a. Pembukaan rekening penerima bantuan pemerintah Ada/Tidak b. Rapat penyusunan RUK Ada/Tidak c. Penyampaian usulan pencairan dana ke PPK Ada/Tidak d. Pengurusan pencairan dana bantuan pemerintah Ada/Tidak e. Penarikan dana ke bank Ada/Tidak f. Rapat pemanfaatan dana bantuan pemerintah serta persiapan kegiatan Ada/Tidak g. Proses pembelanjaan Ada/Tidak h. Pengumpulan bukti-bukti pengeluaran dan pembelanjaan Ada/Tidak 2 Pengesahan berita acara pemeriksaan hasil pekerjaan bantuan pemerintah Ada/Tidak
81 Lanjutan Lampiran 21. Keterlibatan penerima bantuan NO URAIAN KETERANGAN 1 Apakah saudara memegang SK penetapan penerima bantuan Ya/Tidak 2 Apakah sudara melakukan pembagian tugas dalam rangka pelaksanaan bantuan Ya/Tidak 3 Apakah saudara tahu adanya tim teknis bantuan Ya/Tidak 4 Apakah tim teknis sering melakukan bimbingan pelaksanaan Ya/Tidak 5 Bimbingan dari tim teknis terhadap saudara dalam rangka kegiatan apa saja a. Pembukaan rekening kelompok Ya/Tidak b. Rapat penyusunan RUK Ya/Tidak c. Penyampaian usulan pencairan dana ke PPK Ya/Tidak d. Pengurusan pencairan dana bantuan Ya/Tidak e. Penarikan dana ke bank Ya/Tidak f. Rapat pemanfaatan dana bantuan serta persiapannya Ya/Tidak g. Proses pembelanjaan dana bantuan Ya/Tidak h. Pengumpulan bukti-bukti pengeluaran dan pembelanjaan Ya/Tidak 6 Apakah saudara memiliki dokumen pertanggungjawaban berupa bendel arsip Ya/Tidak 7 Bila nomo 6 jawabannya " Ya " arsip tersebut terdiri apa saja? a. Sk penetapan kelompok penerima bantuan Ada/Tidak b. Catatan rapat anggota kelompok Ada/Tidak c. Bendel RUK dan revisinya Ada/Tidak d. Naskah kerjasama antara PPK dan ketua kelompok penerima bantuan Ada/Tidak e. Surat permohonan pencairan dana Ada/Tidak f. Bukti penarikan dana bantuan pemerintah dari bank Ada/Tidak g. Bukti pemanfaatan dana bantuan pemerintah berupa bon/nota/kuitansi Ada/Tidak h. Foto-foto pelaksanaan pekerjaan fisik Ada/Tidak i. Berita acara pemeriksaan hasil pekerjaan Ada/Tidak j. Berita acara serah terima hasil pekerjaan bantuan pemerintah Ada/Tidak
82 Lanjutan Lampiran 21. Cek fisik pekerjaan bantuan pemerintah NO URAIAN 1 Lokasi kegiatan ........................................................ 2 Jenis pekerjaan bantuan pemerintah berupa: ........................................................ 3 Volume/spesifikasi pekerjaan: ....................................................... 4 Uraian hasil pengecekan lapangan: a. Berkaitan dengan capaian volume fisik pekerjaan b. Aktifitas dan peran tim teknis c. Sharing pembiayaan dari penerima bantuan/masyarakat lainnya d. Dana yang mungkin tersisa e. Tanggapan penerima bantuan berkaitan dengan kegiatan ini ................., .................. 2017 Petugas (Evaluator) (...........................................) NIP. .................................
83 Lampiran 22. Surat Pernyataan Penyelesaian Pekerjaan SURAT PERNYATAAN PENYELESAIAN PEKERJAAN 1. Nama Penerima Bantuan : ................................... 2. Alamat : ................................... 3. Nama Bantuan : ................................... Yang bertanda tangan di bawah ini Pimpinan/Ketua Penerima Bantuan …................................ dengan ini menyatakan bahwa pekerjaan ........... telah selesai dilaksanakan 100% sesuai dengan persyaratan pada Petunjuk Teknis Kegiatan Jagung Tahun 2017. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. .............., ............................... Pimpinan/Ketua Penerima Bantuan ..................................................... .........................................................
84 Lampiran 23. Contoh Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan (Transfer Uang) BERITA ACARA PEMERIKSAAN HASIL PEKERJAAN BANTUAN PEMERINTAH PEKERJAAN BERITA ACARA PEMERIKSAAN HASIL PEKERJAAN BANTUAN PEMERINTAH Nomor : .......................................... Tanggal : .......................................... Pada hari ini..............tanggal.................bulan ..........tahun............ kami yang bertandatangan dibawah ini: Nama : ......................................................... Jabatan : ...........................) Kabupaten/Kota.............................. Alamat : ................................, untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KESATU atau yang Memeriksa Hasil Pekerjaan Bantuan Pemerintah. Nama : ......................................................... Jabatan : Ketua ……………… selaku Penerima Bantuan Pemerintah berupa ........................................................ Alamat : Desa........................, Kecamatan..............., Kabupaten...................., untuk selanjutnya disebutkan sebagai PIHAK KEDUA atau yang Melaksanakan Pekerjaan Bantuan Pemerintah. Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK KEDUA telah melaksanakan pekerjaan dengan baik berupa : Volume Biaya (Rp) Volume Biaya (Rp) % Rencana Usulan Kerja Realisasi Keterangan Jenis Pekerjaan No Selanjutnya PIHAK KEDUA melaporkan pekerjaan yang telah diselesaikan kepada PIHAK KESATU dan PIHAK KESATU telah memeriksa hasil pekerjaan dari PIHAK KEDUA atas paket bantuan pemerintah berupa ...................................... dalam rangka kegiatan ............... dan pekerjaan dinyatakan telah selesai dengan baik dan lengkap. Demikian Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. PIHAK KEDUA Yang Melaksanakan, Ketua Kelompok Mengetahui, Kepala Dinas……………… ………………………… NIP……………………. PIHAK KESATU Yang Memeriksa, PPHP
85 Lampiran 24. Contoh Berita Acara Serah Terima Barang (Transfer Uang) BERITA ACARA SERAH TERIMA PENGELOLAAN BANTUAN PEMERINTAH PEKERJAAN BERITA ACARA SERAH TERIMA PENGELOLAAN BANTUAN PEMERINTAH Nomor : .......................................... Tanggal : .......................................... Pada hari ini..............tanggal.................bulan ..........tahun............ kami yang bertandatangan dibawah ini: Nama : ......................................................... Jabatan : .......................................) Kabupaten/Kota.............................. Alamat : ................................, untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KESATU atau yang Memeriksa Hasil Pekerjaan Bantuan Pemerintah. Nama : ......................................................... Jabatan : Ketua ……………… selaku Penerima Bantuan Pemerintah berupa …........................... Alamat : Desa........................, Kecamatan..............., Kabupaten...................., untuk selanjutnya disebutkan sebagai PIHAK KEDUA atau yang Menerima Bantuan Pemerintah. Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK KEDUA telah melaksanakan pekerjaan dengan baik berupa : Volume Biaya (Rp) Volume Biaya (Rp) % Rencana Usulan Kerja Realisasi Keterangan Jenis Pekerjaan No 1. Selanjutnya PIHAK KESATU menyerahkan sepenuhnya Bantuan Pemerintah kepada PIHAK KEDUA untuk dimanfaatkan sesuai peruntukannya serta menyatakan sanggup melakukan pengelolaan paket bantuan tersebut; 2. Apabila setelah Berita Acara Serah Terima Barang terdapat penyimpangan dan penyalahgunaan kegiatan di lapangan, PIHAK KEDUA bersedia mempertanggungjawabkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian Berita Acara Serah Terima Barang paket bantuan pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya PIHAK KEDUA Yang Melaksanakan, Ketua Kelompok Mengetahui, Kepala Dinas……………… ………………………… NIP……………………. PIHAK KESATU Yang Memeriksa, PPHP
84 Lampiran 25. Contoh Berita Acara Pemeriksaan Barang BERITA ACARA PEMERIKSAAN BARANG BANTUAN BENIH JAGUNG TA 2017 Nomor : Pada hari ini ........... tanggal .................. bulan ................... tahun....................... kami yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : ....................... Jabatan : ....................... Nama Perusahaan : ....................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA atau YANG MELAKSANAKAN PEKERJAAN/PENGADAAN 2. Nama : ....................... Jabatan : ....................... Alamat : ....................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA atau YANG MEMERIKSA BARANG/PEKERJAAN PIHAK KEDUA telah melakukan pemeriksaan benih jagung Bantuan Pusat TA 2017, seperti daftar terlampir (Lampiran ...) yang akan disalurkan oleh PIHAK PERTAMA, yaitu bertempat di ..........................................................*) dengan ini menyatakan bahwa barang tersebut diatas telah sesuai dengan spesifikasi yang diminta dalam Kontrak Nomor : ................... tanggal ....................2017 dan Surat Keputusan PPK Penerima Bantuan Pemerintah (Bantuan Benih) Nomor ................................................... tanggal.......... 2017 dan telah memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundangan perbenihan yang berlaku. Demikian Berita Acara Pemeriksaan Barang dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Pelaksana Kegiatan/Wakil PT/CV Cap & ttd Cap & ttd (...........Nama...........) (..........Nama..........) NIP. Mengetahui dan Mengesahkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota Cap & ttd ( ........Nama........ ) NIP. Keterangan: *) Sebutkan nama tempat, Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota 83
85 Lampiran Berita Acara Pemeriksaan Barang Bantuan Pemerintah Benih Jagung Hibrida TA. 2017 Komoditas : No Varietas Volume (Kg) No. Lot No Label Tanggal Kadaluarsa Jumlah PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Pelaksana Kegiatan/Wakil PT/CV cap & ttd cap & ttd (...........Nama...........) (..........Nama..........) NIP. Mengetahui dan Mengesahkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota cap & ttd ( ........Nama........... ) NIP. Keterangan: *) Coret yang tidak perlu
86 Lampiran 26. Contoh Berita Acara Serah Terima Barang BERITA ACARA SERAH TERIMA BANTUAN PEMERINTAH BENIH JAGUNG HIBRIDA TA. 2017 No. ............................................ Pada hari ini ............. tanggal ............... di Desa .........Kecamatan ........... Kabupaten .............. Provinsi ................ kami yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : .............. Jabatan : .............. Perusahaan : .............. Alamat : .............. Yang selanjutnya disebut sebagai pihak PERTAMA 2. Nama : .............. Jabatan : .............. Kelompoktani : .............. Alamat : .............. Nomor HP : ................. Yang selanjutnya disebut sebagai pihak KEDUA Sesuai dengan Kontrak nomor ................. tanggal ............ maka pihak PERTAMA menyerahkan kepada pihak KEDUA bantuan benih sebagai berikut : Jenis Komoditas/ Varietas Volume (Kg) Nomor Lot Benih Tanggal Kadaluarsa Demikian Berita Acara Serah Terima bantuan benih ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Yang Menerima Yang Menyerahkan Pihak KEDUA/Ketua Kelompoktani Pelaksana Kegiatan/Wakil PT/CV Cap dan TTd Cap dan TTd ( ............................ ) ( ............................. ) Mengetahui, Petugas Penyuluh Pertanian/KCD Pertanian/Petugas Pertanian lainnya Cap dan TTd ( ............................ ) Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan cap & ttd (...........Nama...........) NIP.
87 Lampiran 27. Contoh Rekapitulasi Berita Acara Serah Terima Barang REKAPITULASI BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG (BAST) BANTUAN PEMERINTAH BENIH JAGUNG HIBRIDA TA. 2017 No. ........................................... Kabupaten:….. Nomor Kontrak: ….. No No BAST Kec Desa Nama Kelompok Tani Nama ketua kelompok tani Varietas Volume Benih (Kg) No Lot Tgl Kadaluarsa Pihak KEDUA Pihak PERTAMA Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Pelaksana Pekerjaan/Wakil Penyedia ( ............................. ) ( ............................. ) NIP Mengetahui/Mengesahkan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten (( ........... Nama ............ ) NIP
88 Lampiran 28. Contoh Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Bantuan Pemerintah Benih Jagung Hibrida Tahun 2017 Nomor ........................................... Pada hari ini ............. tanggal ............... di ………….., kami yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : .............. Jabatan : Direktur Rekanan .............. Alamat : .............. Yang selanjutnya disebut sebagai pihak PERTAMA 2. Nama : .............. Jabatan : PPK ………………. Alamat : .............. Yang selanjutnya disebut sebagai pihak KEDUA Selanjutnya Pihak PERTAMA berdasarkan kontrak kerja nomor …….. tanggal…….. telah menyerahkan pekerjaan bantuan pemerintah benih jagung hibrida TA 2017 kepada Pihak KEDUA dan Pihak KEDUA telah menerima hasil pekerjaan dari Pihak PERTAMA dengan spesifikasi sebagai berikut : Nomor Rekapitulasi Berita Acara Tanggal Kabupaten Volume Benih (Kg) Varietas Keterangan Jumlah Demikian Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan Pengadaan Bantuan Pemerintah Benih Jagung Hibrida TA 2017 ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Pihak KEDUA Pihak PERTAMA PPK …………………. Direktur PT/CV ......... Cap & ttd Cap & ttd (.............................) (.............................) NIP
89 Lampiran 29. Contoh Surat Pernyataan Bersedia Menerima Hibah BMN SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENERIMA HIBAH BARANG MILIK NEGARA Nomor :…………………….. Yang bertanda Tangan dibawah ini : Nama : …………………………………………. Jabatan : …………………………………………. Alamat : …………………………………………. Dengan ini menyatakan bersedia menerima hibah Barang Milik Negara yang berasal dari kegiatan …………………….. Tanaman Pangan APBN Pusat TA. 2017 dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan berupa ………………….. sebagaimana tercantum dalam lampiran surat ini untuk digunakan sebagai sarana keperluan poktan dibidang pertanian, dengan rincian sebagai berikut : NO KODE BARANG JENIS BARANG MERK / TYPE / VARIETAS TAHUN JUMLAH NILAI PEROLEHAN NILAI BUKU KONDISI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 BAIK Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. ………….., .……..… 2017 Ketua ………….. Materai 6.000 ……………………………….
90 Lampiran 30. Contoh Naskah Perjanjian Hibah BMN NASKAH PERJANJIAN HIBAH BARANG MILIK NEGARA BERUPA ………………………………………………….. ANTARA KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN PENERIMA ……………………………………….. Nomor : ………………………………. Pada hari ini ……….. tanggal …………bulan…………….. tahun ...................., kami yang bertandatangan dibawah ini : I. Nama : NIP : Jabatan : Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Yang bertandatangan untuk dan atas nama Menteri Pertanian berkedudukan di Jalan AUP Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan selanjutnya disebut PIHAK KESATU. II. Nama : Jabatan : Yang bertandatangan untuk dan atas nama ………………………… berkedudukan di Jalan ………………………………….…. selanjutnya disebut PIHAK KEDUA. dengan memperhatikan : 1. Surat Permohonan ………………..… Kabupaten …………………… Nomor : ………………… tanggal …………………. hal Permohonan Persetujuan hibah berupa ………………….. Kepada Penerima …………………………… 2. Surat Pernyataan Bersedia Menerima Hibah Barang Milik Negara yang berasal dari Kegiatan Pengadaan……………………………………. APBN TA. 2017 dari Penerima Bantuan Nomor : ………………………………… 3. Surat Menteri Pertanian Nomor : ………………….. tanggal …………… hal Persetujuan Hibah Barang Milik Negara berupa Bantuan Benih Jagung Pada Kementerian Pertanian R.I. Kepada Dalam rangka menindaklanjuti persetujuan Hibah Barang Milik Negara dari Menteri Pertanian Nomor :………………………….…….. tanggal ……………..……. dan Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 tentang
91 Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan Penghapusan dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penghapusan Barang Milik Negara, PIHAK KESATU menerangkan dengan ini menghibahkan kepada PIHAK KEDUA, dan PIHAK KEDUA menerangkan dengan ini menerima hibah dari PIHAK KESATU, Barang Milik Negara Kementerian Pertanian c.q. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (081.03.0199.238251.000.KP) Kegiatan ………………………….. APBN Pusat TA. 2017 berupa …………………………. Senilai Rp ………………….- (………………………. ) sebagaimana terlampir. Kedua belah pihak menerangkan bahwa hibah ini dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: PASAL 1 JUMLAH DAN TUJUAN HIBAH 1) PIHAK KESATU menghibahkan Barang Milik Negara Kementerian Pertanian c.q. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (018.03.0199.238251.000.KP) sebagaimana daftar terlampir kepada PIHAK KEDUA yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Naskah Perjanjian Hibah ini, dengan nilai sebesar Rp …………………………,- (………………………………..) Barang Milik Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi. PASAL 2 HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KESATU 1) Menyerahkan Objek Hibah Kepada PIHAK KEDUA; 2) Mengeluarkan Catatan Barang Milik Negara tersebut dari Laporan SIMAK - BMN Kementerian Pertanian c.q. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (018.03.0199.238251.000.KP) 3) Melakukan monitoring atas pelaksanaan Naskah Perjanjian Hibah ini menjamin difungsikannya aset sesuai dengan Permohonan Hibah, baik secara berkala maupun sewaktu-waktu; 4) Meminta keterangan, tanggapan atas penjelasan dari PIHAK KESATU terhadap hal-hal yang diperlukan terkait dengan pelaksanaan monitoring tersebut pada ayat (3). PASAL 3 KEWAJIBAN PIHAK KEDUA 1) Menerima Objek dari PIHAK KESATU; 2) Menggunakan dan memelihara Objek Hibah dengan baik sesuai dengan tujuan hibah; 3) Melakukan pengamanan Objek Hibah yang meliputi pengamanan adminitrasi, fisik dan pengamanan hukum. PASAL 4 SERAH TERIMA Penyerahan Barang Milik Negara dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima dari Direktur Jenderal Tanaman Pangan atas nama Menteri Pertanian Kepada Kelompok Tani/Gapoktan…………………………………… yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Naskah perjanjian Hibah ini. PASAL 5 LAIN-LAIN 1) Segala Ketentuan dan persyaratan dalam Naskah Perjanjian Hibah ini berlaku serta mengikuti bagi PARA PIHAK yang menandatangani;
92 2) Naskah Perjanjian Hibah ini dibuat dalam rangkap 4 (empat) masing-masing satu rangkap untuk PIHAK KESATU, PIHAK KEDUA, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dan Kepala KPKNL Jakarta II Demikian Naskah Perjanjian Hibah ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK pada hari, tanggal, bulan dan tahun sebagaimana tersebut diatas. PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Penerima a.n Menteri Pertanian Direktur Jenderal Tanaman Pangan …………..………… ………….………………… NIP
93 Lampiran Naskah Perjanjian Hibah Barang Milik Negara Nomor : Tanggal : NO KODE BARANG JENIS BARANG MERK / TYPE / VARIETAS TAHUN JUMLAH NILAI PEROLEHAN NILAI BUKU KONDISI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 BAIK PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Penerima a.n Menteri Pertanian Direktur Jenderal Tanaman Pangan …………..………… ………….………………… NIP.
94 Lampiran 31. Contoh Berita Acara Serah Terima Barang Milik Negara BERITA ACARA SERAH TERIMA HIBAH BARANG MILIK NEGARA ANTARA KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN PENERIMA ……………………………………….. Nomor : ………………………………. Pada hari ini ……….. tanggal …………bulan…………….. tahun ...................., kami yang bertandatangan dibawah ini : I. Nama : NIP : Jabatan : Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Yang bertandatangan untuk dan atas nama Menteri Pertanian berkedudukan di Jalan AUP Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan selanjutnya disebut PIHAK KESATU. II. Nama : Jabatan : Yang bertandatangan untuk dan atas nama ………………………… berkedudukan di Jalan ………………………………….…. selanjutnya disebut PIHAK KEDUA. dengan ini menyatakan sebagai berikut : 1. PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima penyerahan dari PIHAK PERTAMA Barang Milik Negara berupa ………………………………….. dengan nilai sebesar Rp …………………………. ( ……………………………………………………………… ) yang terletak di …………………………………………. sebagaimana tercantum dalam lampiran Berita Acara Serah Terima ini. 2. Penyerahan ini dilakukan dalam rangka hibah dari Kementerian Pertanian Cq. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan kepada ………………………………. sesuai persetujuan Nomor ………………………………… tanggal …………………….. bulan …………………………… tahun 2017
95 3. Nilai Barang Milik Negara yang akan dihibahkan seluruhnya …………………………… berdasarkan ………………………………. 4. Terhitung sejak penandatanganan Berita Acara Serah Terima ini, maka seluruh hak dan kewajiban, tanggung jawab, dan kepemilikan terhadap BMN berupa …………………………………….. sebagaimana dimaksud dalam angka 1 beralih dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA. 5. Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Berita Acara Serah Terima ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Demikian Berita Acara Serah Terima ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Penerima a.n Menteri Pertanian Direktur Jenderal Tanaman Pangan …………..………… ………….………………… NIP.
96 Lampiran 32. Daftar Varietas Jagung Hibrida Hasil Penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Daftar Varietas Jagung Hibrida Hasil Penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian 1 2 3 4 5 1 BIMA 20 URI 11,00 (r) : 12,80 (p) Tahan thdp pykt bulai (Peronosclerospora maydis), Hibrida pykt karat daun (Puccinia sorghi), dan pykt hawar daun (Helminthonsporium maydis) 2 BIMA 19 URI 9,30 (r) : 12,50 (p) Tahan thdp pykt bulai (Peronosclerospora maydis), Hibrida pykt karat daun (Puccinia sorghi), dan pykt hawar daun (Helminthonsporium maydis) 3 BIMA 18 11,80 (r) : 13,60 (p) Tahan thdp pnykt bulai (Peronosclerospora maydis), Hibrida toleran pnykt karat daun (Puccinia sorghi), dan pnykt bercak daun (Helminthosporarium maydis). 4 BIMA 17 11,80 (r) : 13,60 (p) Tahan thdp bulai (Peronosclerospora maydis), Hibrida toleran pnykt karat daun (Puccinia sorghi), dan pnykt bercak daun (Helminthosporarium maydis). 5 BIMA 16 10,90 (r) : 12,40 (p) Tahan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis L), Hibrida toleran penyakit karat daun (Puccinia Sorgi) dan penyakit bercak daun (Helminthospororium maydis). 6 BIMA 15 SAYANG 9,90 (r) : 13,20 (p) Agak tahan pnykt bulai (Peronosclerospora maydis L) Hibrida 7 BIMA 14 BATARA 10,10 (r) : 12,90 (p) Tahan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis L) Hibrida 8 BIMA 9 11,20 (r) : 13,40 (p) Tahan trhdp penyait bulai, agar toleran Helmintosporium Hibrida dan toleran penyakit karat daun. 9 BIMA 8 10,10 (r) : 11,70 (p) Toleran thdp pnykt Bulai (Peronosclerospora Hibrida maydis), totelan thdp pnykt karat daun (Puccinia sorghi), dan pnykt bercak daun (Helminthospororium maydis). 10 BANTIMURUNG Hibrida BIMA 3 8,51 (r) : 11,00 (p) Toleran thdp pykt Bulai (P. maydis ) Hibrida 11 BANTIMURUNG Hibrida BIMA 2 8,27 (r) : 10,00 (p) Toleran terhadap penyakit Bulai (P.maydis) Hibrida 12 HJ 22 AGRITAN 10,90 (r) : 12,10 (p) Tahan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis L), hawar Hibrida daun (Helminthosporium maydis), dan karat daun 13 HJ 21 AGRITAN 11,40 (r) : 12,20 (p) Tahan pykt bulai (Peronosclerospora maydis L), hawar Hibrida daun (Helminthosporium maydis), dan karat daun 14 BIMA PROVITA A1 8,40 (r) : 11,60 (p) Agak thn thdp pykt bulai (Peronosclerospora maydis), Hibrida & rentan bercak daun (Helminthosporarium maydis). 15 PULUT URI 3 H 8,57 (r) : 10,68 (p) Agak tahan sampai tahan penyakit bulai Hibrida (Peronosclerospora maydis), tahan terhadap hawar daun (Helminthosporium maydis) catatan: jika ada varietas yang memenihi kriteria tetapi tidak tertulis di tabel diatas dapat dilampirkan SK Pelepasan varietasnya No Jenis Varietas Potensi Hasil (Ton) Ketahanan hama/penyakit Keterangan
97 Lampiran 33. Daftar Varietas Jagung Komposit Hasil Penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Daftar Varietas Jagung Komposit Hasil Penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian 1 2 3 4 5 1 Bisma 7,0-7,5 Agak tahan bulai, toleran karat Komposit 2 Lamuru 7,6 (p) Ckp thn bulai dan karat Komposit 3 Sukmaraga 6,0 (r); 8,50 (p) Thn bulai, penyakit bercak daun & Komposit 4 Harapan 5.4 Tdk thn bulai, ckp thn Helminthosporium Komposit dan Pucinia 5 Permadi 5.3 Agak tahan bulai, thn bercak daun Komposit 6 Bima 5.1 - Komposit 7 Pandu 5.1 Ckp thn bsk tongkol dan Giberella Komposit 8 Bromo 4,0-5,5 Ckp thn bulai, bercak daun & karat Komposit 9 Arjuna 5,0-6,0 Ckp thn bulai, bercak daun & karat Komposit 10 Kalingga 5,4-7,0 Cukup tahan bulai Komposit 11 Wiyasa 5,3-7,0 Cukup tahan bulai Komposit 12 Rama 5,0-6,0 Tahan bulai, tahan bercak daun & karat Komposit 13 Bayu 4,0-6,0 Cukup tahan bulai, potensi tinggi Komposit 14 Antasena 5,0-6,0 Agak tahan bulai & wereng jagung Komposit 15 Wisanggeni 8.0 Cukup tahan bulai & tol. Kekeringan Komposit 16 Surya 9,04 (r) Tahan bulai & toleran karat Komposit 17 Lagaligo 9,04 (r) Tahan bulai Komposit 18 Kresna 5,2 (r); 7,0 (p) Ckp thn bulai Komposit 19 Gumarang 5,0 (r); 8,0 (p) Ckp thn bulai Komposit 20 Srikandi 6,0 (r); 8,0 (p) Thnbulai,krt&bsk tgkl,tol kekeringan Komposit 21 Palakka 6,0 (r); 8,00 (p) Thn thd bercak daun dan karat Komposit 22 Srikandi Kuning - 1 5,40(r):7,92(p) Thn hwr daun&karat,agk rentan hama Komposit penggbtg,prot.tinggi,pot hsl tinggi 23 Srikandi Putih-1 5,89(r):8,09(p) Thn hwr daun,karat, hama pengg.btg Komposit prot. Tinggi,pot.hsl tinggi 24 Anoman - 1 4,6(r):6,6(p) Thn thd pykt Bulai (Peronosclerospora maydis ) Komposit dan tergolong moderat tehadap hawar daun (Helminthosporiumturcicum) serta bercak daun kelabu (Cercosporazeae maydis) 25 PROVIT A1 6,6(r) : 7,4 (p) Sangat peka terhadap penyakit bulai (P. maydis) Komposit 26 PROVIT A2 6,4 (r) : 8,8 (p) Peka terhadap penyakit bulai (P. maydis) Komposit 27 PULUT URI 2 7,3 (r) : 9,2 (p) Agak thn trhdp penyakit bulai (Peronosclerospora Komposit philipinensis. L) 28 PULUT URI 1 7,8 (r) : 9,4 (p) Agak thn trhdp penyakit bulai (Peronosclerospora Komposit philipinensis. L) catatan: jika ada varietas yang memenihi kriteria tetapi tidak tertulis di tabel diatas dapat dilampirkan SK Pelepasan varietasnya Ket: r adalah rata-rata, p adalah potensi No Jenis Varietas Potensi Hasil (Ton) Ketahanan hama/penyakit Keterangan
98 Lampiran 34. Prediksi Kondisi Pertanaman pada Musim Tanam 2017 di Indonesia Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 1 Aceh 1 Kab. Simeulue Non ZOM 200-300 AN 2 Kab. Aceh Singkil Non ZOM 200-300 AN 3 Kab. Aceh Selatan Non ZOM 200-300 N - AN 4 Kab. Aceh Tenggara Jun I 200-300 N - AN 5 Kab. Aceh Timur Feb II 150-200 BN 6 Kab. Aceh Tengah Non ZOM 200-300 AN 7 Kab. Aceh Barat Non ZOM 200-300 N 8 Kab. Aceh Besar Feb II 200-300 AN 9 Kab. Pidie Feb II 150-300 AN 10 Kab. Bireuen Feb II 150-300 AN 11 Kab. Aceh Utara Feb II 150-300 BN - AN 12 Kab. Aceh Barat Daya Non ZOM 200-300 N 13 Kab. Gayo Lues Juni I 200-300 N - AN 14 Kab. Aceh Tamiang Feb II 150-200 BN 15 Kab. Nagan Raya Non ZOM 200-300 N - AN 16 Kab. Aceh Jaya Non ZOM 200-300 N - AN 17 Kab. Bener Meriah Juni I 200-300 AN 18 Kab. Pidie Jaya Feb II 150-300 AN 19 Kota Banda Aceh Non ZOM 200-300 AN 20 Kota Sabang Feb II 200-300 AN 21 Kota Langsa Feb II 150-200 BN 22 Kota Lhoksemaue Feb II 150-200 AN 23 Kota Subussalam Non ZOM 200-300 AN 2 Sumatera Utara 1 Kab. Nias Non ZOM 200-300 BN 2 Kab. Mendailing Natal Feb I 200-300 BN - AN 3 Kab. Tapanuli Selatan Mei III 200-300 BN - AN 4 Kab. Tapanuli Tengah Mei III 200-300 BN 5 Kab. Tapanuli Utara Feb I 200-300 AN 6 Kab. Toba Samosir Feb I 200-300 AN 7 Kab. Labuan Batu Feb I 150-200 N 8 Kab. Asahan Feb I 150-200 N 9 Kab. Simalungun Feb I 150-300 N 10 Kab. Dairi Jun I - Jun III 200-300 N - AN 11 Kab. Karo Jun I 200-300 AN 12 Kab. Deli Serdang Feb I 150-300 N - AN 13 Kab. Langkat Jan III - Feb I 150-300 N - AN 14 Kab. Nias Selatan Non ZOM 200-300 BN 15 Kab Humbang Hasundutan Jun I 200-300 N No Provinsi Awal MK PREDIKSI KONDISI PERTANAMAN PADA MUSIM TANAM 2017 DI INDONESIA Prediksi `
99 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 1 Aceh 16 Kab. Pakpak Barat Non ZOM 200-300 N 17 Kab. Samosir Non ZOM 200-300 N 18 Kab. Serdang Bedagai Feb I 150-200 N 19 Kab. Batubara Non ZOM 150-200 N 20 Kab. Padang Lawas Utara Non ZOM 150-300 BN - AN 21 Kab. Padang Lawas Non ZOM 150-200 BN 22 Kab. Labuhan Batu Selatan Feb I 150-200 N 23 Kab. Labuhan Batu Utara Feb I 150-200 N 24 Kab. Nias Utara Non ZOM 200-300 BN 25 Kab. Nias Barat Non ZOM 200-300 BN 26 Kota Sibolga Non ZOM 200-300 BN 27 Kota Tanjung Balai Non ZOM 150-200 N 28 Kota Pematang Siantar Feb I 150-200 N 29 Kota Tebing Tinggi Feb I 150-200 N 30 Kota Medan Jan IIII 150-200 N - AN 31 Kota Binjai Feb I 150-200 N 32 Kota Padang Sidempuan Non ZOM 200-300 AN 33 Kota Gunung Sitoli Non ZOM 200-300 BN 3 Sumatera Barat 1 Kab. Kepulauan Mentawai Non ZOM 200-300 N - AN 2 Kab. Pesisir Selatan Non ZOM 200-300 N 3 Kab. Solok Juni II 200-300 AN 4 Kab. Sawahlunto/Sijunjung Juni II 150-300 AN 5 Kab. Tanah Datar Juni II 150-200 AN 6 Kab. Padang Pariaman Non ZOM 200-300 AN 7 Kab. Agam Non ZOM 200-300 BN - AN 8 Kab. Lima Puluh Kota Jun I 150-300 BN - N 9 Kab.Pasaman Non ZOM 150-300 BN 10 Kab. Solok Selatan Jun II 200-300 AN 11 Kab. Dharmas Raya Jun II 150-200 N 12 Kab. Pasaman Barat Non ZOM 200-300 AN 13 Kota Padang Non ZOM 200-300 AN 14 Kota Solok Juni II 200-300 AN 15 Kota Sawah Lunto Juni II 150-200 AN 16 Kota Padang Panjang Non ZOM 200-300 BN 17 Kota Bukittinggi Non ZOM 200-300 BN 18 Kota Payakumbuh Non ZOM 150-200 N 19 Kota Pariaman Non ZOM 200-300 AN 4 Riau 1 Kab. Kuantan Singingi Mei II 150-200 BN - N 2 Kab. Indragiri Hulu Mei III 150-200 N 3 Kab. Indragiri Hilir Mei III 200-300 AN 4 Kab. Pelalawan Mei III 150-300 N - AN 5 Kab. Siak Mei II 150-300 N 6 Kab. Kampar Jun I 150-200 BN - N 7 Kab. Rokan Hulu Jun II 150-200 BN 8 Kab. Bengkalis Mei II 150-300 N 9 Kab. Rokan Hilir Non ZOM 150-300 N 10 Kab. Kep. Meranti Non ZOM 200-300 N 11 Kota Pekan Baru Jun I 150-200 N 12 Kota Dumai Non ZOM 200-300 N No Provinsi Awal MK Prediksi
100 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 5 Jambi 1 Kab. Kerinci Jun II 200-300 BN - AN 2 Kab. Merangin Jun I - Jun II 150-300 BN - N 3 Kab. Sarolangun Jun I - Jun II 150-300 BN - N 4 Kab. Batang Hari Mei III - Jun I 150-200 N - AN 5 Kab. Muaro Jambi Mei III 150-200 N - AN 6 Kab. Tajung Jabung Timur Mei III 150-200 N - AN 7 Kab. Tajung Jabung Barat Mei III 150-200 N - AN 8 Kab. Tebo Mei III - Jun I 150-200 N 9 Kab. Bungo Jun II 150-200 N 10 Kota Jambi Mei III 150-200 AN 11 Kota Sungai Penuh Mei III 200-300 BN 6 Sumatera Selatan 1 Kab. Ogan Komering Ulu Mei III - Jun I 150-200 N 2 Kab. Ogan Komiring Ilir Mei I - Mei III 100-200 N 3 Kab. Muara Enim Jun I - Jun II 150-200 N 4 Kab. Lahat Jun I - Jun II 150-200 N 5 Kab. Musi Rawas Jun I - Jun II 150-200 N 6 Kab. Musi Banyuasin Jun I 150-200 N 7 Kab. Musi Rawas Utara Jun I - Jun II 150-200 N 8 Kab. Banyuasin Mei III 150-200 N 9 Kab OKU Selatan Jun I 150-200 N 10 Kab OKU Timur Mei III 100-200 N 11 Kab. Ogan Ilir Jun I 100-200 N 12 Kab Empat Lawang Jun II 150-200 N 13 Kab. Penukal Abab lematang ilir Jun I 150-200 N 14 Kota Palembang Jun I 150-200 N 15 Kota Prabumulih Jun I 150-200 N 16 Kota Pagar Alam Jun I 150-200 N 17 Kota Lubuk Linggau Jun II 150-200 N 7 Bengkulu 1 Kab. Bengkulu Selatan Non ZOM 150-200 N 2 Kab. Rejang Lebong Non ZOM 150-300 N 3 Kab. Bengkulu Utara Jun II 150-300 BN - N 4 Kab. Kaur Non ZOM 150-200 N 5 Kab. Seluma Non ZOM 150-200 N 6 Kab. Mukomuko Jun II 200-300 N 7 Kab. Lebong Jun II 200-300 BN - N 8 Kab. Kepahiang Jun II 150-300 N 9 Kab. Bengkulu Tengah Non ZOM 150-300 BN - N 10 Kota Bengkulu Non ZOM 150-200 N 8 Lampung 1 Kab. Lampung Barat Jun I 150-200 N - AN 2 Kab. Tanggamus Mei I - Mei II 150-200 N - AN 3 Kab. Lampung Selatan Apr III - Mei I 100-150 BN - N 4 Kab. Lampung Timur Apr III 100-150 N 5 Kab. Lampung Tengah Mei I - Mei II 100-200 N - AN 6 Kab. Lampung Utara Mei I - Mei II 150-200 N 7 Kab. Way Kanan Mei II 150-200 N 8 Kab. Tulang Bawang Mei I 150-200 N 9 Kab. Pesawaran Mei II 100-200 N - AN 10 Kab. Mesuji Mei I 150-200 N 11 Kab. Pringsewu Mei I 150-200 AN 12 Kab. Tulang Bawang Barat Mei II 100-200 N 13 Kab. Pesisir Barat Non ZOM 150-200 BN - AN 14 Kota Bandar Lampung Apr III - Mei I 100-200 N - AN 15 Kota Metro Mei II 100-150 N No Provinsi Awal MK Prediksi
101 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 9 Kep. Bangka Belitung 1 Kab. Bangka Jun I 150-200 BN - AN 2 Kab. Belitung Non ZOM 150-200 N 3 Kab. Bangka Barat Jun I 150-200 N 4 Kab. Bangka Tengah Jun I 150-200 BN - AN 5 Kab. Bangka Selatan Jun I 150-200 BN 6 Kab. Belitung Timur Non ZOM 150-200 N 7 Kota Pangkal Pinang Jun I 150-200 AN 10 Kep. Riau 1 Kab. Karimun Non ZOM 200-300 N 2 Kab Bintan Non ZOM 150-200 BN 3 Kab. Natuna Non ZOM 150-200 N - AN 4 Kab. Lingga Non ZOM 150-200 N 5 Kab. Kep Anabas Non ZOM 150-200 AN 6 Kota Batam Non ZOM 200-300 N 7 Kota Tanjung Pinang Non ZOM 200-300 N 11 DKI Jakarta 1 Kab. Adm. Kep. Seribu Non Zom 100-150 AN 2 Kota Jakarta Selatan Mei II - Juni I 100-150 BN - AN 3 Kota Jakarta Timur April II - Juni I 100-150 BN - AN 4 Kota Jakarta Pusat April II - Mei II 100-150 BN - AN 5 Kota Jakarta Barat April II - Mei II 100-150 BN - AN 6 Kota Jakarta Utara April II 100-150 BN 12 Jawa Barat 1 Kab. Bogor Mei III - Juni I 100-150 BN 2 Kab. Sukabumi Mei III - Juni II 100-150 BN 3 Kab. Cianjur Mei III - Juni I 100-150 BN - N 4 Kab. Bandung Mei II - Juni I 100-150 BN - AN 5 Kab. Garut Mei II - Juni III 100-150 N - AN 6 Kab. Tasikmalaya Mei II - Juni III 100-150 BN - AN 7 Kab. Ciamis Mei III - Juni III 100-150 BN - N 8 Kab. Kuningan Mei II - Mei III <100-150 BN - N 9 Kab. Cirebon Mei I - Mei III <100 BN - N 10 Kab. Majalengka Mei II - Mei III <100-150 BN - N 11 Kab. Sumedang Mei II - Juni I 100-150 BN - AN 12 Kab. Indramayu April I - Mei III <100 N - AN 13 Kab. Subang April I - Juni I 100-150 BN 14 Kab. Purwakarta Mei III - Juni I 100-150 BN 15 Kab. Karawang Maret III - Mei III 100-150 BN - AN 16 Kab. Bekasi Maret III - Mei III 100-150 BN - AN 17 Kab. Bandung Barat Juni I 100-150 BN - N 18 Kab. Pangandaran Juni I - Juni III 100-150 BN - N 19 Kota Bogor Non Zom 100-150 BN 20 Kota Sukabumi Juni I 100-150 BN 21 Kota Bandung Juni I 100-150 N 22 Kota Cirebon Mei II <100 BN - N 23 Kota Bekasi April I - Mei III 100-150 BN 24 Kota Depok Juni I 100-150 BN 25 Kota Cimahi Juni I 100-150 N 26 Kota Tasikmalaya Juni I - Juni II 100-150 BN 27 Kota Banjar Juni I 100-150 N No Provinsi Awal MK Prediksi
102 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 13 Jawa Tengah 1 Kab. Cilacap Juni I - Juni III 100-150 BN 2 Kab. Banyumas Juni I - Juli I 100-150 BN 3 Kab. Purbalingga Juni II - Juli I 100-150 BN 4 Kab. Banjarnegara Juni I - Juli I 100-150 BN 5 Kab. Kebumen Mei I - Juni II 100-150 BN - N 6 Kab. Purworejo Mei I - Juni I 100-150 BN - N 7 Kab. Wonosobo Juni I - Juni II 100-150 BN 8 Kab. Magelang Juni I - Juni II 100-150 BN 9 Kab. Boyolali Mei II - Juni I 100-150 BN - AN 10 Kab. Klaten Mei I - Mei II 100-150 N 11 Kab. Sukoharjo Mei I - Mei II 100-150 N 12 Kab. Wonogiri April III - Mei II 100-150 N 13 Kab. Karanganyar Mei I - Mei II 100-150 N 14 Kab. Sragen Mei I - Mei III 100-150 N 15 Kab. Grobogan April III - Mei III 100-150 N 16 Kab. Blora April III - Mei I 100-150 N 17 Kab. Rembang April II - Mei I <100-150 N - AN 18 Kab. Pati April II - Mei II 100-150 N - AN 19 Kab. Kudus April III - Mei II 100-150 BN - N 20 Kab. Jepara April II - Mei II 100-150 N 21 Kab. Demak April III - Mei III <100-150 N 22 Kab. Semarang Mei III - Juni II <100-150 BN - AN 23 Kab. Temanggung Juni I - Juni II 100-150 BN 24 Kab. Kendal Mei III - Juni II <100-150 BN 25 Kab. Batang Mei I - Juni I <100-150 BN 26 Kab. Pekalongan Mei I - Juli I <100-150 BN 27 Kab. Pemalang Mei I - Juli I <100-150 BN - N 28 Kab. Tegal Mei I - Juni II <100-150 BN 29 Kab. Brebes Mei III - Juni II <100-150 BN 30 Kota Magelang Juni II 100-150 BN 31 Kota Surakarta Mei II 100-150 N 32 Kota Salatiga Juni II 100-150 BN - AN 33 Kota Semarang Mei III - Juni I <100-150 BN 34 Kota Pekalongan Mei I <100 BN 35 Kota Tegal Mei I <100 BN 14 DI Yogyakarta 1 Kab. Kulon Progo April III - Mei II 100-150 BN - AN 2 Kab. Bantul April III - Mei I 100-150 AN 3 Kab. Gunung Kidul Mei I 100-150 N - AN 4 Kab. Sleman Mei I - Mei II 100-150 BN - N 5 Kota Yogyakarta April III - Mei I 100-150 N - AN 15 Jawa Timur 1 Kab. Pacitan Mei I - Mei II 100-150 BN - AN 2 Kab. Ponorogo Mei I - Mei II 100-150 BN - N 3 Kab. Trenggalek Mei I - Mei II 100-150 BN - N 4 Kab. Tulungagung Mei I - Mei II 100-150 N - AN 5 Kab. Blitar Mei I - Mei II 100-150 BN - AN 6 Kab. Kediri April III - Mei II <100-150 N - AN 7 Kab. Malang Mei I - Juni III <100-150 BN - N 8 Kab. Lumajang April III - Juni III <100-150 N 9 Kab. Jember April III - Juni I 100-150 N - AN 10 Kab. Banyuwangi April I - Juli II 100-150 BN - AN No Provinsi Awal MK Prediksi
103 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 11 Kab. Bondowoso April I - Mei II <100-150 N - AN 12 Kab. Situbondo April I - Mei I <100 AN 13 Kab. Probolinggo April I - Mei II <100 BN - AN 14 Kab. Pasuruan April II - Mei II <100 BN - AN 15 Kab. Sidoarjo April III - Mei I <100 BN - N 16 Kab. Mojokerto April III - Mei II <100 N 17 Kab. Jombang April III - Mei II <100 N 18 Kab. Nganjuk Mei I - Mei II 100-150 AN 19 Kab. Madiun Mei I - Mei II 100-150 N 20 Kab. Magetan Mei I - Mei II 100-150 N 21 Kab. Ngawi Mei I - Mei II 100-150 N 22 Kab. Bojonegoro April III - Mei I <100-150 N 23 Kab. Tuban April III - Mei I <100 N 24 Kab. Lamongan April III - Mei I <100 N 25 Kab. Gresik April III - Mei I <100 N 26 Kab. Bangkalan April III <100 BN - N 27 Kab. Sampang April II - April III <100 AN 28 Kab. Pamekasan April II - April III <100 N - AN 29 Kab. Sumenep April III <100-150 N - AN 30 Kota Kediri Mei I 100-150 AN 31 Kota Blitar Mei I 100-150 AN 32 Kota Malang Mei II 100-150 N 33 Kota Probolinggo April II <100 AN 34 Kota Pasuruan April III <100 AN 35 Kota Mojokerto April III <100 N 36 Kota Madiun Mei I 100-150 N 37 Kota Surabaya April III - Mei I <100 BN 38 Kota. Batu Mei I <100 N 16 Banten 1 Kab. Pandeglang Juni II 100-150 BN 2 Kab. Lebak Juni II - Juni III 100-150 BN 3 Kab. Tanggerang Maret III - Juni I 100-150 BN - AN 4 Kab. Serang Maret III - Juni II 100-150 BN - AN 5 Kota Tanggerang Maret III - Juni I 100-150 AN 6 Kota Cilegon Mei II - Juni II 100-150 AN 7 Kota Serang Maret III - Juni II 100-150 N - AN 8 Kota Tangerang Selatan Maret III - Juni I 100-150 BN 17 Bali 1 Kab. Jembrana Mei I - Mei II 100-150 N 2 Kab. Tabanan April II - Juni I <100-150 BN - N 3 Kab. Badung April II - Juni I <100-150 BN - N 4 Kab. Gianyar Maret III - Juni I <100-150 BN - AN 5 Kab. Klungkung Maret III - Mei III <100 AN 6 Kab. Bangli Mei I - Juni I 100-150 BN - AN 7 Kab. Karang Asem <100 BN - AN 8 Kab. Buleleng April II - Juni I 100-150 BN - N 9 Kota Denpasar April II <100 N 18 Nusa Tenggara Barat 1 Kab. Lombok Barat April I - Mei I <100 N 2 Kab. Lombok Tengah April I - Mei I <100 BN - AN 3 Kab. Lombok Timur April I - April II <100 BN - AN 4 Kab. Sumbawa April I - April III <100 N - AN 5 Kab. Dompu Maret III - April II <100 AN 6 Kab. Bima Maret III - April II <100 AN 7 Kab. Sumbawa Barat April I - April III <100 N 8 Kab. Lombok Utara April I - April II <100 N 9 Kota Mataram April II <100 N 10 Kota Bima Maret III <100 AN No Provinsi Awal MK Prediksi
104 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 19 Nusa Tenggara Timur 1 Kab. Sumba Barat Mei II <100 BN 2 Kab. Sumba Timur Maret I - Mei II <100 N - AN 3 Kab. Kupang April I - April II <100 BN - N 4 Kab. TTS April II <100 N 5 Kab. TTU Mei II <100 BN - N 6 Kab. Belu April II - Mei II <100 N 7 Kab. Alor Maret II <100 AN 8 Kab. Lembata Maret I <100 AN 9 Kab. Flotim Maret III - Mei II <100 AN 10 Kab. Sikka Maret III - Mei II <100 N - AN 11 Kab. Ende April II <100 N 12 Kab. Ngada April II - Mei I <100 BN - AN 13 Kab. Manggarai April II - Mei I <100 BN 14 Kab. Rote Ndao April I <100 N 15 Kab. Manggarai Barat Mei II <100 BN 16 Kab. Sumba Tengah Maret I - Mei II <100 BN - N 17 Kab. Sumba Barat Daya Mei II <100 BN 18 Kab. Nagekeo April II - Mei II <100 N - AN 19 Kab. Manggarai timur April II - Mei I <100 BN - AN 20 Kab. Sabu Raijua April I <100 AN 21 Kab. Malaka April II - Mei II <100 N 22 Kota Kupang April I <100 N 20 Kalimantan Barat 1 Kab. Sambas Non ZOM 150-200 N 2 Kab. Bengkayang Non ZOM 150-300 BN - N 3 Kab. Landak Non ZOM 200-300 N 4 Kab. Pontianak Non ZOM 150-200 BN 5 Kab. Sanggau Non ZOM 150-200 BN 6 Kab. Ketapang Non ZOM 150-200 BN - N 7 Kab. Sintang Non ZOM 150-200 BN 8 Kab. Kapuas Hulu Non ZOM 150-300 BN 9 Kab. Sekadau Non ZOM 150-200 BN 10 Kab. Melawai Non ZOM 150-200 BN 11 Kab. Kayong Utara Non ZOM 150-200 N 12 Kab. Kubu Raya Non ZOM 150-200 BN - N 13 Kota Pontianak Non ZOM 150-200 BN 14 Kota Singkawang Non ZOM 150-200 BN - N 21 Kalimantan Tengah 1 Kab. Kota Waringin Barat Juni III 150-200 BN - N 2 Kab. Kota Waringin Timur Juni III 150-200 BN - N 3 Kab. Kapuas Juni III 150-200 N - AN 4 Kab. Barito Selatan Juni I - Juli II 150-200 N 5 Kab. Barito Utara Juni I - Juli II 150-300 N - AN 6 Kab. Sukamara Juni III-Juli I 150-200 BN - N 7 Kab. Lamandau Non ZOM 150-200 N 8 Kab. Seruyan Juni III - Juli I 150-200 BN - N 9 Kab. Katingan Juli I 150-200 N 10 Kab. Pulang Pisau Juli I 150-200 N 11 Kab. Gunung Mas Non ZOM 150-300 N 12 Kab. Barito Timur Juni III 150-200 N 13 Kab. Murung raya Non ZOM 200-300 N 14 Kota Palangkaraya Juli I 150-200 N 22 Kalimantan Selatan 1 Kab. Tanah Laut Juni III 150-200 BN - N 2 Kab. Kota Baru Juni I 150-200 N - AN 3 Kab. Banjar Non ZOM 150-200 BN - N 4 Kab. Barito Kuala Juni II 150-200 N 5 Kab. Tapin Juni II 150-200 N 6 Kab. Hulu Sungai Selatan Juni III 150-200 N 7 Kab. Hulu Sungai Tengah Juni I - Juni III 150-200 N - AN 8 Kab. Hulu Sungai Utara Juni I - Juni III 150-200 AN 9 Kab. Tabalong Juni I 150-200 N - AN 10 Kab. Tanah Bumbu Juni III - Juli I 150-200 BN - N 11 Kab. Balangan Juni I 150-200 N - AN 12 Kota. Banjarmasin Non ZOM 150-200 N 13 Kota. Banjar Baru Juni III 150-200 BN No Provinsi Awal MK Prediksi
105 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 23 Kalimantan Timur 1 Kab. Paser Juni I - Juli II 150-200 N 2 Kab. Kutai Barat Juni I - Juli III 150-200 AN 3 Kab. Kutai Kartanegara Juni III - Juli I 150-300 AN 4 Kab. Kutai Timur Juni III - Juli II 200-300 N - AN 5 Kab. Berau Juli I 200-300 AN 6 Kab. Penajam Paser Utara Non ZOM 150-200 N 7 Kab. Mahakam ulu Non ZOM 150-300 N - AN 8 Kota Balikpapan Juli II 150-200 N 9 Kota Samarinda Juli I 200-300 AN 10 Kota Bontang Non ZOM 200-300 N 24 Kalimantan Utara 1 Kab. Malinau Juli I 200-300 AN 2 Kab. Bulungan Juli I 200-300 BN - AN 3 Kab. Nunukan Non ZOM 200-300 BN - AN 4 Kab. Tana Tidung Non ZOM 200-300 BN 5 Kota Tarakan Non ZOM 200-300 BN 25 Sulawesi Utara 1 Kab. Bolaang Mongondow Juni III 200-300 AN 2 Kab. Minahasa Juli I - Juli III 200-300 AN 3 Kab. Kep. Sangihe Non ZOM 200-300 AN 4 Kab. Kep. Talaud Non ZOM 200-300 AN 5 Kab. Minahasa Selatan Juli III 200-300 AN 6 Kab. Minahasa Utara Juli I - Juli III 200-300 N - AN 7 Kab. Minahasa Tenggara Juli I - Juli III 200-300 AN 8 Kab. Balmong Utara Juni III - Okt I 200-300 AN 9 Kab. Kep. Siau Tagulandang Non ZOM 200-300 AN 10 Kab. Balmong Timur Juni III - Juli III 200-300 AN 11 Kab. Balmong Selatan Juli III - Okt I 200-300 N - AN 12 Kota Manado Juli II 200-300 AN 13 Kota Bitung Juli I 200-300 AN 14 Kota Tomohon Juli II - Juli III 200-300 AN 15 Kota Kotamobagu Juni III 200-300 AN 26 Sulawesi Tengah 1 Kab. Bangkep Non ZOM 200-300 AN 2 Kab. Banggai Non ZOM 200-300 AN 3 Kab. Morowali Non ZOM 200-300 BN 4 Kab. Poso Juli III 150-300 N - AN 5 Kab. Donggala Mei II 200-300 AN 6 Kab. Toli-toli Non ZOM 200-300 AN 7 Kab. Buol Agt I 200-300 AN 8 Kab. Parigi Moutong Non ZOM 150-300 N - AN 9 Kab. Tojo Una-Una Non ZOM 150-300 N - AN 10 Kab. Morowali Utara Non ZOM 200-300 BN - AN 11 Kab. Banggai Laut Non ZOM 200-300 AN 12 Kab. Sigi Juli II 200-300 AN 13 Kota Palu Non ZOM 200-300 AN No Provinsi Awal MK Prediksi
106 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 27 Sulawesi Selatan 1 Kab. Kep. Selayar Mei III 100-150 N 2 Kab. Bulukumba Juli III 150-200 BN 3 Kab. Bantaeng Juli III 150-200 BN - N 4 Kab. Jeneponto Mei I - Juni I 100-150 AN 5 Kab. Takalar Mar I - Juni I 100-150 N - AN 6 Kab. Gowa Mar I - Juli III 100-150 BN - AN 7 Kab. Sinjai Juli III - Agt II 150-200 BN 8 Kab. Maros Mei I - Mei III 100-150 BN 9 Kab. Pangkep Mei I - Mei III 100-150 BN - N 10 Kab. Barru Mei I - Juni I 100-150 BN 11 Kab. Bone Mei III - Agt II 100-150 BN 12 Kab. Soppeng Mei III - Juli III 100-150 BN 13 Kab. Wajo Juli III 100-150 BN 14 Kab. Sidrap Juli II - Juli III 100-150 BN 15 Kab. Pinrang Mei II - Juli II 100-150 BN 16 Kab. Enrekang Mei II - Juli III 150-200 BN - N 17 Kab. Luwu Juli III 150-200 BN - N 18 Kab. Tana Toraja Juni III - Juli II 150-200 N 19 Kab. Luwu Utara Mei II 150-300 BN 20 Kab. Luwu Timur Non ZOM 200-300 BN 21 Kab. Toraja Utara Non ZOM 200-300 BN 22 Kota Makassar Mei I 100-150 N 23 Kota Pare-pare Juni I 100-150 BN 24 Kota Palopo Non ZOM 150-200 BN 28 Sulawesi Tenggara 1 Kab. Buton Juni III 150-200 BN 2 Kab. Muna Agt I 150-200 BN 3 Kab. Konawe Non ZOM 200-300 AN 4 Kab. Kolaka Juni III 150-200 BN 5 Kab. Konawe Selatan Agt I 200-300 AN 6 Kab. Bombana Agt I 150-300 BN - AN 7 Kab. Wakatobi Non ZOM 150-200 BN 8 Kab. Kolaka Utara Non ZOM 200-300 BN 9 Kab. Buton Utara Non ZOM 150-200 BN 10 Kab. Konawe Utara Non ZOM 200-300 BN - AN 11 Kab. Konawe Kepulauan Non ZOM 200-300 AN 12 Kab. Kolaka Timur Non ZOM 200-300 BN - AN 13 Kota Kendari Juli II 200-300 AN 14 Kota Baubau Non ZOM 150-200 BN 15 Kab. Muna Barat Non ZOM 150-200 BN 29 Gorontalo 1 Kab. Boalemo Non ZOM 200-300 AN 2 Kab. Gorontalo Non ZOM 200-300 AN 3 Kab. Pohuwato Non ZOM 200-300 AN 4 Kab. Bone Bolango Non ZOM 200-300 AN 5 Kab. Gorontalo Utara Juli I 200-300 AN 6 Kota. Gorontalo Non ZOM 200-300 AN No Provinsi Awal MK Prediksi
107 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 30 Sulawesi Barat 1 Kab. Majene Mei I - Juli III 150-300 N - AN 2 Kab. Polewali Mandar Mei I - Juli III 150-200 N - AN 3 Kab. Mamasa Juli III 150-200 N 4 Kab. Mamuju Mei I - Juli III 200-300 N 5 Kab. Mamuju Tengah Non ZOM 200-300 N - AN 6 Kab. Mamuju Utara Non ZOM 200-300 N 31 Maluku 1 Kab. Maluku Tenggara Barat Juni III 100-150 N 2 Kab. Maluku Tenggara Juni III 150-200 N 3 Kab. Maluku Tengah Non ZOM 200-300 AN 4 Kab. Buru Apr III 200-300 AN 5 Kab. Kep. Aru Juni II 150-200 N 6 Kab. Seram Bag Barat Juli III 200-300 AN 7 Kab. Maluku Barat Daya Juni III 100-150 N 8 Kab. Buru Selatan Sept I 200-300 AN 9 Kab. Seram Bag Timur Juli III 150-300 N - AN 10 Kota Ambon Juli III 200-300 AN 11 Kota Tual Juni III 150-200 N 32 Maluku Utara 1 Kab. Halmahera Barat Juni III 200-300 AN 2 Kab. Halmahera Tengah Juni III 200-300 AN 3 Kab. Kepulauan Sula Agust I 200-300 BN 4 Kab. Halmahera Selatan Non ZOM 200-300 BN 5 Kab. Halmahera Utara Juni III 200-300 AN 6 Kab. Halmahera Timur Juni III 200-300 AN 7 Kab. Pulau Marotai Juni III 200-300 AN 8 Kab. Pulau Taliabu Juni III 200-300 AN 9 Kota Ternate Juni III 200-300 AN 10 Kota Tidore Kepulauan Non ZOM 200-300 AN No Provinsi Awal MK Prediksi
108 Curah Sifat Hujan (mm) Hujan 33 Papua Barat 1 Kab. Fak-fak Non ZOM 200-300 BN 2 Kab Kaimana Non ZOM 200-300 AN 3 Kab. Teluk Wondama Non ZOM 200-300 AN 4 Kab. Teluk Bintuni Non ZOM 200-300 N - AN 5 Kab. Manokwari Mei III 200-300 AN 6 Kab. Manokwari Selatan Mei III 200-300 AN 7 Kab. Sorong Selatan Non ZOM 200-300 N - AN 8 Kab. Sorong Non ZOM 200-300 N 9 Kab. Raja Ampat Non ZOM 200-300 N 10 Kab. Tambrauw Mei III 200-300 AN 11 Kab. Maybrat Non ZOM 200-300 N 12 Kab. Pegunungan Arfak Mei III-Juni III 200-300 AN 13 Kota Sorong Non ZOM 200-300 N 34 Papua 1 Kab. Merauke Mei I 100-150 N 2 Kab. Jayawijaya Mei I - Juni II 200-300 AN 3 Kab Jayapura Juni II 200-300 AN 4 Kab. Nabire Non ZOM 200-300 BN 5 Kab. Yapen Waropen/Kep Yapen Juni II >=300 AN 6 Kab. Biak Numfor Non ZOM >=300 AN 7 Kab. Paniai Mei I 200-300 BN 8 Kab. Puncak Jaya Mei I 200-300 BN - AN 9 Kab. Mimika Non ZOM >=300 N 10 Kab. Boven Digoel Non ZOM 200-300 BN 11 Kab. Mappi Non ZOM 200-300 N 12 Kab. Asmat Non ZOM 200->=300 N 13 Kab. Yahukimo Mei I 200-300 N - AN 14 Kab. Pegunungan Bintang Non ZOM 200-300 AN 15 Kab. Tolikara Mei I - Juni II 200-300 AN 16 Kab. Sarmi Juni II 200-300 AN 17 Kab. Keerom Juni III 200-300 AN 18 Kab. Waropen Non ZOM 200-300 BN - AN 19 Kab. Supiori Non ZOM >=300 AN 20 Kab. Mamberamo Raya Non ZOM 200-300 AN 21 Kab. Mamberamo Tengah Non ZOM 200-300 AN 22 Kab. Yalimo Non ZOM 200-300 AN 23 Kab. Lanny Jaya Non ZOM 200-300 AN 24 Kab. Ndunga Non ZOM 200-300 AN 25 Kab. Puncak Non ZOM 200-300 BN - AN 26 Kab. Dogiyai Non ZOM 200-300 BN 27 Kab. Intan Jaya Non ZOM 200-300 BN - AN 28 Kab. Deiyai Non ZOM >=300 N 29 Kota Jayapura Juni III 200-300 AN Ket : Non Zom : Daerah yang sulit ditentukan perbedaan awal musim B : Bawah Normal N : Normal A : Atas Normal c No Provinsi Awal MK Prediksi
109 49