The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tutorial Kofigurasi Menggunakan Sisco Packet tracer

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by 13anakobe, 2022-01-18 00:21:17

Konfigurasi topologi

Tutorial Kofigurasi Menggunakan Sisco Packet tracer

Keywords: #smkananda #tutorial

Nama : Oktovianus Antonio Masnemo
Kelas : XII TKJ Axioo

KONFIGURASI
TOPOLOGI

SMK ANANDA BEKASI

Langkah 1

Buat susunan device dan tentukan ip yang akan digunakan

Langkah 2

• Konfigurasi IP Address, klik Server > masuk tab Desktop > MasukkanIP.

. Klik device Server > masuk tab Config > Pilih menu DNS > lalu Konfigurasi DNSnya.

Langkah 3

Konfigurasi Client.
Setelah konfigurasi pada device server rampung, sekarang kita konfigurasi Clientnya. Pada
konfigurasi client kali ini hanya ada 1 konfigurasi yang dilakukan yaitu konfigurasi IP Address,
caranya yaitu :
Konfigurasi IP Address Client
Klik Device Client > masuk tab Desktop > Masukkan IP.

Langkah ke 4

Pengetesan
Setelah konfigurasi Server dan Client selesai, sekarang kita tinggal tes apakan kongurasi yang
dilakukan berhasil atau tidak. Ada 3 tes yang di lakukan yaitu :
• Tes Ping
• Tes Mengirim Paket
• Tes Web Sever

• Tes Mengirim Paket
Klik Add Simple PDU atau klik “P” pada keyboard > klik device yang akan mengirim dan
menerima paket, jika berhasil maka hasilnya akan Successful seperti pada gambar berikut.

• Tes Web Sever
Langkah terakhir yaitu pastikan bahwa web server sudah berhasil, dengan mengeceknya pada
browser.
Klik device Client > masuk tab Desktop > klik Web Browser > masukkan IP
DNS Server dan atau Domain pada address bar browser.

2. konfigurasi Topologi tree

Pertama , siapkan 1 buah server, 2 buah switch, dan 4 buah PC.

Ketiga, Beri kabel automatically choose connection type.

Kemudian akan menjadi seperti gambar di bawah:

Keempat, Membuat IP Address pada Server terlebih dahulu, kalo saya memberikan ip
192.168.20.10

Setelah itu, membuat IP Address pada PC, kalo saya memberikan ip PC 0
(192.168.20.11) – ip PC 3 (192.168.20.14).

kelima, setelah beri ip address kita ping Ip server 192.168.20.10 di command prompt PC0, jika
sudah seperti gambar dibawah ini sudah berhasil, PC 0 konek ke SERVER.

3. Konfigurasi Topologi Mesh

buka software Cisco Packet Tracer. Tampilan awal akan terlihat seperti pada
gambar

Untuk pembuatan Topologi Mesh, kalian harus menyiapkan PC / Laptop
,Server dan Switch. Di bagian bawah kiri terlihat ada gambar PC, klik pada
bagian tersebut kemudian drag ke tengah-tengah.

Untuk menambahkan Switch kalian cari di bagian kiri terlihat pada gambar, ada
yang diberi kotak merah kalian dapat memilih menggunakan Switch klik pada
bagian itu. Kemudian drag gambar Switch ke tengah-tengah.

Jangan lupa untuk menghubungkan antara Server, PC / Laptop dengan
Switch menggunakan kabel straight dan untuk menghubungkan switch
dengan switch menggunakan kabel cross. Untuk contoh kabelnya dapat
kalian lihat gambar di bawah in

Selanjutnya, kita ambil 1 server, 2 laptop, 3 komputer dan 6 switch . Untuk
penempatannya seperti pada gambar

Hasilnya akan seperti, setelah itu lanjut untuk pemberian IP di masing-
masing komputer agar bisa terhubung satu sama lain. Saya akan
menggunakan ( IP 192.168.50.1 - 192.168.50.6 ).

Untuk masuk ke pengaturan ini kalian klik pada bagian PC, kemudian dibagian
menu ada tulisan dekstop lalu klik di bilah kiri IP Configuration maka kalian
akan masuk ke format ini. Kalian harus mengatur IP Configuration untuk Server.
Kalian dapat mencontohnya di bawah ini.

Lanjut Pemberian IP untuk Client, kalian dapat mencotohnya dibawah.
Lakukan untuk PC / Laptop lainnya.

Setelah pemberian IP pada komputer selesai, kalian harus mengecek terlebih
dahulu apakah berhasil atau tidak, kalian dapat mengeceknya di Command
Prompt yang sudah disediakan di Software Cisco Packet Tracernya. Lakukan
pengecekan dari Server ke Client dengan meggunakan Server untuk melakukan
pengecekan apakah terhubung dengan client.

Terkahir, pengecekan dari client ke client.

4. Konfigurasi Topologi Start

Susun device dan hubungkan masing-masing device Client menggunakan
kabel Straight-Over kamu juga bisa menggunakan kabel otomatis
(Automatically Connection Type).

Konfigurasi ip address, masukkan ip pada masing-masing device client.
Kalik device Client > masuk tab Desktop > masukkan IP.

Pengetesan, setelah semua konfigurasi selesai. Kita lakukan tes apakah semua device sudah
terkoneksi satu dengan lainnya atau belu.
Tes ping
Klik device Client > masuk tab Desktop > Ping IP. Jika berhasil maka hasilnya akan Reply.

Klik Add Simple PDU atau klik “P” pada keyboard > lalu klik Device yang mengirim dan yang
akan menerima paket. Jika berhasil maka hasilnya akan Successflul.

5. Konfigurasi Topologi Ring

setting terlebih dahulu pada pc0 kita buat ip address nya
192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan gateway
192.168.1.1

kita buat juga untuk pc1 sama seperti pc0 hanya bedanya jika pc1
menggunakan ip address 192.168.1.3

Setelah itu buat juga untuk pc2 dengan ip address 192.168.1.4

Kemudian kita buat untuk pc3 dengan ip address 192.168. 1.3

Untuk menguji cobanya kita coba melakukan ping dari pc0 menuju
pc3

Kesimpulan..

1. Topologi bus

metode transmisi pada jaringan yang dapat digambarkan sebagai transmisi
yang menggunakan kendaraan umum, oleh karena itu dikategorikan sebagai
komunikasi bersama. Bayangkan sebuah bus mengambil penumpang dari
satu halte dan menurunkannya saat perjalanan dan kemudian memilih
beberapa lagi. Seperti itulah gambaran pada topologi jaringan bus

Namun pada hanya satu perangkat yang diperbolehkan mengirim pada satu
titik waktu. DAP atau Distribution Acces Protocol memiliki informasi tentang
stasiun yang harus mengirimkan data. Data yang ditransmisikan memiliki
frame yang akan memiliki nama sumber dan

2. Topologi Ring

Topologi Ring merupaka n sebuah bentuk toologi jaringan dimana setiap node
terhubung ke dua node lainnya hingga membentuk rangkaian yang menyerupai bentuk
cincin atau melingkar. Pada topologi ini setiap node berfungsi sebagai repeater
(menguatkan sinyal) bagi node sebelum maupun sesudahnya.

3. Topologi tree

sebuah topologi jaringan yang dikembangkan melalui
penggabungan topologi jaringan bus dan star. Dimana jaringan tersebut merupakan
gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan
sebuah topologi bus yang berfungsi sebagai backbone atau tulang punggung.

4. Topologi Rin

semua perjalanan pesan melalui topologi ring menggunakan arah yang
sama. Topolgi ring memiliki skema kabel jaringan di mana satu kabel secara
berurutan menghubungkan semua node dan membentuk loop tertutup.

Jarak yang jauh merupakan tantangan pada topologi ring dibanding topologi
jaringan komputer lainnya. Sebuah kegagalan dalam perangkat kabel atau
loop yang rusak akan menurunkan seluruh segmen. Kelemahan utama dari
topologi ring adalah jika salah satu komponen ditambah atau dipindahkan
dari ring, ring akan rusak dan segmen menjadi gagal.


Click to View FlipBook Version