KataKlaotgal:o4g6:014060011.030311.03310
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten 2017
Katalog : 4601001.3310
STATISTIK
PPOOLLIITTIIKK DDAANN KKEEAAMMAANNAANN
KKAABBUUPPAATTEENN KKLLAATTEENN
22002200
https://klatenkab.bps.go.id
BBAADDAANNPPUUSSAATTSSTTAATTISISTTIKIK ii
KKAABBUUPPAATTEENNKKLLAATTEENN
2020
STATISTIK
POLITIK DAN KEAMANAN
KABUPATEN KLATEN
2020
https://klatenkab.bps.go.id
BADAN PUSAT STATISTIK ii
Statistik Politik KdaAn BKeUamPaAnaTnEKNabKupLaAtenTKElaNten 2020
2020
STATISTIK POLITIK DAN KEAMANAN
KABUPATEN KLATEN 2020
ISBN : 978-623-5576-29-9
No. Publikasi : 33100.2147
Katalog : 4601001.3310
Ukuran Buku : 15 cm x 21 cm
Jumlah Halaman : xii +36 halaman
https://klatenkab.bps.go.id
Naskah
BPS Kabupaten Klaten
Penyunting
BPS Kabupaten Klaten
Desain Cover oleh
BPS Kabupaten Klaten
Penerbit
© Badan Pusat Statistik Kabupaten Klaten
Pencetak
Badan Pusat Statistik Kabupaten Klaten
Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya
Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan,
dan/atau menggandakan sebagian atau seluruh isi buku ini untuk
tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan Pusat Statistik
2020
STATISTIK POLITIK DAN KEAMANAN
KABUPATEN KLATEN 2020
Pengarah : Ir. Sri Ariyanto
Penanggung Jawab : Ir. Andhikasari Kushardati
Editor : Wahyu Dewi Widyanti, S.Si
Penulis : Irwan, S.Si, MA
Pengolah Data : Irwan, S.Si, MA
https://klatenkab.bps.go.id
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten iii
2020
https://klatenkab.bps.go.id
https://klatenkab.bps.go.id 2020
KATA PENGANTAR
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten 2020
ini disusun untuk menyajikan informasi tentang situasi politik
dan keamanan terakhir dan perkembangannya yang bersifat
regional. Informasi yang dipublikasikan ini merupakan data
sekunder yang diperoleh dari Polres, DPRD dan KPUD.
Kami berharap agar publikasi ini dapat bermanfaat
khususnya bagi para pengambil keputusan sebagai acuan atau
rujukan dalam rangka penyusunan arah dan kebijakan
pembangunan regional terutama pembangunan di bidang
politik dan keamanan. Kritik dan saran untuk perbaikan
publikasi di masa mendatang dapat disampaikan langsung ke
BPS Kabupaten Klaten.
Klaten, November 2021
BPS Kabupaten Klaten
Kepala,
Ir. SRI ARIYANTO
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten v
2020
https://klatenkab.bps.go.id
2020
https://klatenkab.bps.go.id 2020
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ............................................................... iii
Daftar Isi................................................................... iv
DaftarTabel.............................................................. v
DaftarGambar.......................................................... vii
Bab I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang................................................... 1
1.2 Tujuan.......................................................... 3
1.3 Ruang Lingkup................................................... 4
Bab II METODOLOGI
2.1 Sumber Data ..................................................... 5
2.2 Metode Pengumpulan Data ............................... 5
2.3 Konsep dan Definisi ........................................... 6
Bab III PENDUDUK DAN KEGIATAN POLITIK
3.1 Penduduk .......................................................... 12
3.2 Pemilihan Umum Kepala Daerah, Pemilihan
Presiden dan Pemilu Legislatif ........................... 14
Bab IV KEGIATAN KEAMANAN
4.1 Tingkat Kriminalitas ........................................... 24
4.2 Jenis Tindak Kriminalitas yang Menonjol............ 26
Daftar Pustaka ................................................................ 31
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten vii
2020
https://klatenkab.bps.go.id
https://klatenkab.bps.go.id 2020
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1 Partisipasi Penduduk dalam Pemilukada di
Kabupaten Klaten .......................................... 17
Tabel 2 Partisipasi Penduduk dalam Pilpres Tahun
2020 di Kabupaten Klaten ............................. 18
Tabel 3 Partisipasi Penduduk dalam Pemilu Legislatif
Tahun 2020 di Kabupaten Klaten .................. 18
Tabel 4 Perolehan Suara Pemilukada di Kabupaten
Klaten dan Partai Pendukungnya .................. 20
Tabel 5 Pemenang Pemilukada di Kabupaten Klaten
menurut jenis Kelamin, Usia, Pendidikan dan
Jabatan Sebelumnya...................................... 20
Tabel 6 Pemenang Pilpres di Kabupaten Klaten tahun
2020............................................................... 21
Tabel 7 Perolehan Suara Sah Partai Politik dalam
Pemilu Legislatif 2020 di Kabupaten Klaten .. 22
Tabel 8 Jumlah Anggota DPRD Kabupaten Klaten
Menururt Asal partai dan jenis Kelamin hasil
Pemilu Legislatif Tahun 2020......................... 23
Tabel 9 Jumlah Personil Polisi di Kabupaten Klaten
menurutJenisKelamintahun2018–2020... 24
Tabel 10 Nilai Beberapa Indikator Kriminalitas di
Kabupaten Klaten menurut Jenis Indikator
Tahun 2019 - 2020......................................... 26
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten ix
2020
2020
Tabel 11 Jumlah Tindak Pidana Terhadap Fisik Manusia
di kabupaten Klaten Tahun 2017-2020 ............. ……27
Tabel 12 Jumlah Tindak Pidana Terhadap Hak Milik
Manusia di Kabupaten Klaten Tahun 2017- 2020
................................................................... ……28
Tabel 13 Tindak kejahatan Menonjol (crime index) di
Kabupaten Klaten Tahun 2017-2020 ................ ……29
https://klatenkab.bps.go.id
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten x
2020
2020
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan Di
Kabupaten Klaten Tahun 2020............................. 13
Gambar 2. Jumlah Pemilih Terdaftar dan Yang Menggunakan
Hak Pilih dalam Pemilukada Bupati Tahun
2020……………………………………………..……19
https://klatenkab.bps.go.id
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten xi
2020
https://klatenkab.bps.go.id
https://klatenkab.bps.go.id
2020
1
https://klatenkab.bps.go.id
2020
2
https://klatenkab.bps.go.id 2020
BAB. I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Manusia, sebagai makhluk hidup memiliki berbagai
kebutuhan. Kebutuhan utamanya adalah pangan, sandang
dan papan. Selain itu, berdasarkan ilmu sosiologi, manusia
juga tergolong sebagai makhluk sosial (social animal) yang
secara alamiah harus hidup bersama dan berinteraksi dengan
manusia lainnya (Soekanto, 1990; Roucek dan Warren, 1993;
Badan Pusat Statistik, Publikasi Statistik Kriminal 2009).
Sebagai makhluk sosial, kebutuhan manusia untuk
bersosialisasi meliputi kebutuhan untuk mengaktualisasi diri,
kebebasan utuk berkumpul dan berpendapat, dan juga
kebutuhan akan rasa aman.
Dimulainya era reformasi di Indonesia, memberi
peluang pada penduduk Indonesia untuk lebih mudah
menyalurkan kebutuhannya dalam hal kebebasan berkumpul
dan berpendapat. Hal ini terlihat nyata dari maraknya
berbagai demonstrasi dalam menyalurkan aspirasi dan
pendapat. Mengungkapkan ketidaksetujuan (“menentang”)
kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah maupun
institusi swasta (perusahaan), yang diwujudkan dalam bentuk
3
https://klatenkab.bps.go.id 2020
demonstrasi massa merupakan bagian dari kegiatan politik
masyarakat yang lebih marak dibandingkan dengan yang
terjadi di era orde baru. Dalam hal berpolitik pun, di era
reformasi ini, orang lebih terang-terangan dalam hal
bergabung dengan partai politik.
Perubahan pada sistem penyelenggaraan pemerintah
daerah juga sangat dirasakan, terutama sejak
diundangkannya perubahan kedua Undang- Undang Dasar
Negara Republik Indonesia 1945 (UUD 1945) pada tanggal 18
Agustus 2000. Hal yang mendasar dengan diberlakukannya
UUD 1945 tersebut adalah pelaksanaan pemilihan kepala
pemerintahan daerah (Pilkada) dan legitimasi pemerintahan
daerah untuk menjalankan otonomi seluas-luasnya. Sejak itu
pula, beberapa daerah pemerintahan baru terbentuk, yang
memisahkan dari provinsi, kabupaten/kota induknya.
Perkembangan bidang politik yang demikian cepat
seringkali berpengaruh, baik langsung maupun tidak,
terhadap tingkat stabilitas keamanan dalam masyarakat.
Demonstrasi yang dilakukan secara anarkis oleh para
demonstran tentu saja akan sangat mengganggu keamanan
dan ketertiban.
4
https://klatenkab.bps.go.id 2020
Selain itu, konflik masal terutama berupa
perkelahian antar kelompok warga, sebagai akibat kurang
pahamnya masyarakat menanggapi arti “kebebasan”,
juga masih mewarnai kehidupan bermasyarakat. Hal inilah
yang dapat membuat masyarakat yang kurang atau tidak
memiliki rasa aman tidak akan mampu melakukan seluruh
kegiatannya secara maksimal khususnya pada aspek
ekonomi yang akhirnya akan mempengaruhi tingkat
kesejahteraannya.
Sejalan dengan itu, upaya untuk mewujudkan
terciptanya situasi dan kondisi politik dan keamanan yang
kondusif merupakan langkah strategis yang perlu terus
menerus dilakukan dalam rangka mencapai tujuan nasional
yaitu menciptakan suatu tatanan masyarakat yang adil
makmur.
1.2. Tujuan
Penyusunan publikasi Statistik Politik dan Keamanan
Kabupaten Klaten 2020, ini dimaksudkan untuk memenuhi
kebutuhan akan data statistik politik dan keamanan secara
berkala dan berkesinambungan yang dapat menggambarkan
perkembangan politik dan keamanan. Ketersediaan data ini
sangat bermanfaat sebagai dasar dalam penyusunan
5
https://klatenkab.bps.go.id 2020
perencanaan pembangunan sektoral di bidang politik,
keamanan dan ketertiban masyarakat serta perencanaan
pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan
kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
1.3. Ruang Lingkup
Publikasi ini menyajikan data tentang politik serta
gambaran kejadian tindak kejahatan/kriminalitas yang terjadi
di Kabupaten Klaten.
6
https://klatenkab.bps.go.id
2020
7
https://klatenkab.bps.go.id
2020
8
2020
BAB II METODOLOGI
2.1 Sumber Data
Data yang digunakan dalam publikasi Statistik dan
Keamanan Kabupaten Klaten 2020 ini bersumber dari Survei
Statistik Politik dan Keamanan yang dilaksanakan oleh Badan
Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klaten. Narasumber Survei
Politik dan Keamanan terdiri dari berbagai instansi yang
berkaitan dengan politik dan keamanan. Instansi- instansi
tersebut antara lain : Komisi Pemilihan Umum Kabupaten
Klaten, Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten Klaten dan
Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Klaten.
https://klatenkab.bps.go.id
2.2 Metode Pengumpulan Data
Penyusunan publikasi Statistik dan Keamanan
Kabupaten Klaten 2020 berdasarkan hasil dari Survei Politik
dan Kemanan yang mana pengumpulan datanya melalui
kompilasi data dari registrasi/catatan instansi terkait.
Selanjutnya data yang sudah masuk ke Badan Pusat Statistik
(BPS) Kabupaten Klaten diolah menjadi tabel dan grafik
yang tersaji dalam publikasi Statistik Politik dan Keamanan
Kabupaten Klaten 2020.
9
https://klatenkab.bps.go.id 2020
2.3 Konsep dan Definisi
Sebagaimana data yang digunakan dan tersaji dalam
publikasi ini serta sumber data yang menghasilkan data
tersebut, konsep dan definisi dari berbagai variabel atau
karakteristik yang digunakan dalam terminologi yang
digunakan dalam publikasi ini juga merujuk pada konsep dan
definisi serta terminologi yang digunakan oleh sumber data
instansi yang bersangkutan.
Pemerintah Daerah adalah penyelenggaraan urusan
pemerintah oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas
otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi
seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan
Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati, atau Walikota
dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara
pemerintah daerah (Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004)
Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu, adalah sarana
pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara
langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara
Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan
10
https://klatenkab.bps.go.id 2020
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 (Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007).
Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah
pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kabupaten/Kota dalam Negara kesatuan Republik Indonesia
Tahun 1945 (Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007).
Penduduk adalah warga negara Indonesia yang berdomilisi
di wilayah Republik Indonesia atau di luar negeri (Undang-
Undang Nomor 10 Tahun 2008).
Warga Negara Indonesia adalah orang-orang bangsa
Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan
dengan undang-undang sebagai warga negara (Undang-
Undang nomor 10 Tahun 2008).
Pemilih adalah Warga Negara Indonesia yang telah genap
berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih atau belum
berusia 17 tahun tetapi sudah/pernah kawin (Undang-
Undang Nomor 10 Tahun 2008).
Peserta Pemilu adalah partai politik untuk Pemilu anggota
DPR, DPRD provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dan
11
https://klatenkab.bps.go.id 2020
perseorangan untuk pemilu anggota DPD (Undang-Undang
Nomor 10 Tahun 2008).
Partai Politik Peserta Pemilu adalah partai politik yang telah
memenuhi persyaratan sebagai Peserta Pemilu (Pasal 8,
Undang-UndangNomor10Tahun 2008tentangPemilu).
Partisipasi Penduduk dalam pemilu adalah penduduk yang
menggunakan hak pilih dalam pemilu. Angka partisipasi
adalah persentase pemilih yang menggunakan hak pilih
terhadapjumlah seluruh penduduk yang berhak memilih.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah lembaga legislatif
yang mewakili rakyat di tingkat provinsi atau kabupaten/kota
dalam mengawasi pemerintah daerah dalam menjalankan
tugas.
Tindak Pidana Kejahatan/Kriminalitas atau pelanggaran
merupakan perbuatan seseorang yang dapat diancam
hukuman berdasar KUHP atau Undang-Undang serta
peraturan lainnya yang berlaku di Indonesia.
Peristiwa yang dilaporkan adalah setiap peristiwa yang
dilaporkan masyarakat pada kepolisian atau peristiwa
dimana pelakunya tertangkap tangan oleh Kepolisian.
12
https://klatenkab.bps.go.id 2020
Laporan masyarakat ini akan dicatat dan ditindaklanjuti oleh
Kepolisian RI jika dikategorikan memiliki cukup bukti.
Peristiwa yang diselesaikan oleh kepolisian, adalah :
• Peristiwa yang berkas perkaranya sudah siap atau telah
diserahkan kepada jaksa.
• Dalam hal delik aduan, pengaduannya dicabut dalam
tenggang waktu yang telah ditentukan menurut
undang-undang.
• Peristiwa yang telah diselesaikan oleh kepolisian
berdasarkan azas Plichmatigheid (tindakan kepolisian
dianggap sah apabila didasarkan kepada kekuasaan dan
wewenang umum)
• Peristiwa yang tidak termasuk kompetensi Kepolisian.
• Peristiwa yang tersangkanya meninggal dunia.
• Peristiwa yang telah kadaluwarsa.
Pelaku tindak kriminalitas adalah :
• Orang yang melakukan tindak kriminalitas.
• Orang yang turut melakukan tindak kriminalitas.
13
2020
• Orang yang menyuruh melakukan tindak kriminalitas.
• Orang yang membujuk orang lain untuk melakukan
tindak kriminalitas.
• Orang yang membantu untuk melakukan tindak
kriminalitas.
Klasifikasi pelaku tindak kriminalitas menurut umur :
• Anak-anak adalah orang yang berumur kurang dari 16
tahun.
• Dewasa adalah orang yang berumur 16 tahun dan
lebih.
• Umum adalah anak-anak dan dewasa.
https://klatenkab.bps.go.id
Tahanan adalah tersangka pelaku tindak
kejahatan/pelanggaran yang ditahan oleh pihak kepolisian
sebelum diteruskan kepada kejaksaan atau masih dalam
proses pengusutan lebih lanjut. Lamanya ditahan kurang dari 20
hari.
Kerugian adalah hilang, rusak atau musnahnya harta benda
yang ditimbulkan akibat dari peristiwa kejahatan/
pelanggaran dan tidak termasuk korban jiwa atau badan.
Korban Kejahatan adalah seseorang atau harta bendanya
yang selama setahun terakhir mengalami atau terkena tindak
kejahatan atau usaha/percobaan tindak kejahatan.
14
https://klatenkab.bps.go.id
2020
15
https://klatenkab.bps.go.id
2020
16
https://klatenkab.bps.go.id 2020
BAB III. PENDUDUK DAN KEGIATAN POLITIK
3.1 Penduduk
Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di
wilayah geografis Republik Indonesia selama enam bulan atau
lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari enam
bulan tetapi bertujuan untuk menetap. Dalam hal berpolitik dan
keamanan, penduduk merupakan subyek sekaligus obyek
didalamnya. Jumlah penduduk dalam kegiatan politik
merupakan hal yang sangat menentukan kemenangan dalam
perolehan suara. Dalam hal keamanan, jumlah penduduk
berkaitan dengan banyaknya permasalahan yang timbul.
Penduduk Kabupaten Klaten sendiri tersebar di 26
Kecamatan dengan kepadatan berbeda-beda. Adapun jumlah desa
yang ada di Kabupaten Klaten adalah sejumlah 391 desa dan 10
kelurahan.
17
2020
Gambar 1. Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan
Di Kabupaten Klaten Tahun
https://klatenkab.bps.go.id
18
https://klatenkab.bps.go.id 2020
Jumlah penduduk Kabupaten Klaten pada tahun 2020
sebanyak 1.260.506 jiwa. Angka jumlah penduduk ini
diperoleh berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 yang
diselenggarakan Badan Pusat Statistik. Berdasarkan Gambar
1 dapat dilihat bahwa jumlah penduduk terbanyak di
Kabupaten Klaten adalah penduduk Kecamatan Trucuk
sejumlah 77.206 jiwa, disusul Kecamatan Ceper sebanyak
64.305 jiwa kemudian Kecamatan Wonosari sebanyak
62.115 jiwa. Sedangkan Kecamatan dengan penduduk paling
sedikit adalah Kecamatan Kebonarum dengan jumlah
penduduk sebanyak 19.289 jiwa. Dengan melihat jumlah
penduduk di suatu wilayah, partai politik peserta pemilu
dapat mengukur kekuatannya untuk memenangkan pemilu
karena pemegang kedaulatan secara penuh adalah rakyat.
Suara rakyat yang disalurkan melalui pemilu yang bebas,
jujur, adil, dan rahasia sangat menentukan situasi politik
suatu wilayah.
3.2 Pemilihan Umum Kepala Daerah, Pemilihan Presiden
dan Pemilu Legislatif
Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) secara
langsung merupakan suatu tahap pencapaian baru dalam
perkembangan demokrasi Indonesia. Melalui mekanisme
19
https://klatenkab.bps.go.id 2020
pilkada, diharapkan kedaulatan politik benar-benar berada di
tangan rakyat karena dalam pilkada secara langsung, rakyat
menentukan sendiri para pemimpin pada level eksekutif
daerah tanpa keterlibatan dan intervensi DPRD.
Penyelenggaraaan PILKADA berlandaskan dasar hukum
sebagai berikut :
• Undang-Undang (UU) No . 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintah Daerah dan Penjelasan Pemerintah
Daerah
• Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 Tahun 2005
tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 6
Tahun 2005 tentang Pemilihan, pengesahan,
Pengangkatan, dan pemberhentian kepala Daerah
dan Wakil Kepala Daerah.
• PP Pengganti UU Nomor 3 tentang PERPU Nomor 3
Tahun 2005
Berdasarkan berbagai regulasi di atas pencalonan
kepala daerah dan wakil kepala daerah hanya dapat diajukan
oleh partai politik atau gabungan partai politik yang
perolehan kursi atau suaranya minimal 15 persen. Pada
mulanya hanya partai atau gabungan partai yang
20
https://klatenkab.bps.go.id 2020
memperoleh suara/kursi minimal 15 persen di DPRD saja
yang berhak mengajukan pasangan calon kepala daerah dan
wakilnya, namun kemudian dibuka juga bagi gabungan partai
yang berada di luar parlemen daerah tersebut. Mekanisme
pencalonan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6
Tahun 2005 Pasal 37 ayat 1, 3 dan 5 sebagai berikut :
• Partai politik atau gabungan partai politik hanya
dapat mengusulkan 1(satu) pasangan calon;
• Partai politik atau gabungan partai politik sebelum
menetapkan pasangan calon wajib membuka
kesempatan yang seluas-luasnya bagi bakal calon
perseorangan yang memenuhi syarat untuk
dilakukan penyaringan sebagai bakal calon;
• Proses penyaringan bakal calon sebagaimana
dimaksud ayat (3), dilakukan secara demokratis dan
transparan sesuai dengan mekanisme yang berlaku
dalam parpol atau gabungan parpol.
Aspirasi publik yang menginginkan adanya calon
perseorangan atau “independen” kemudian dilegalisasi
dengan keluarnya putusan mahkamah konstitusi yang
21
2020
membuka peluang untuk calon independen untuk turut maju
ke kancah pemilihan kepala daerah secara langsung.
Di Kabupaten Klaten, Pemilukada Bupati terakhir
pada tanggal 23 September 2020, sedangkan untuk
Pemilukada Gubernur terakhir dilaksanakan pada 27 Juni
2018. Hasil pelaksanaaan Pilkada kabupaten Klaten dapat
dilihat dalam tabel berikut.
https://klatenkab.bps.go.id
Tabel 1. Partisipasi PendudukDalam Pemilukada
Di KabupatenKlaten
Uraian Pemilukada Pemilukada
Tanggal Pelaksanaan Bupati Gubernur
27- 6-2018
23-9-2020
981.474
Jumlah Penduduk Terdaftar dalam DPT 961.070
932.945
Jumlah Penduduk yang Menggunakan Hak Pilih 754.078 36.981
• Suara Sah 24.774 11.548
• Suara Tidak Sah
182.218
Jumlah Penduduk Tidak menggunakan Hak Pilih
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Klaten
22
2020
Tabel 2. Partisipasi Penduduk Dalam Pilpres Tahun 2019
di KabupatenKlaten
Uraian Pilpres 2019
Jumlah Penduduk Terdaftar dalam DPT 1.004.526
Jumlah Penduduk yang Menggunakan Hak Pilih 812.476
• Suara Sah 14.501
• Suara Tidak Sah 177.549
Jumlah Penduduk Tidak menggunakan Hak Pilih
https://klatenkab.bps.go.id
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Klaten
Tabel3. Partisipasi PendudukDalam PemiluLegislatif
Tahun 2019 di Kabupaten Klaten
Uraian Pileg DPRD Pileg DPRD
Provinsi Kabupaten
Jumlah Penduduk Terdaftar dalam DPT 1.004.526 1.004.526
Jumlah Penduduk yang Menggunakan Hak Pilih
• Suara Sah 629.533 771.418
• Suara Tidak Sah 196.145 53.961
Jumlah Penduduk Tidak menggunakan Hak Pilih 240.981 179.147
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Klaten
23
2020
Gambar 2. Jumlah Pemilih Terdaftar dan Yang
Menggunakan Hak Pilih dalam Pemilukada Bupati
Tahun 2020 di Kabupaten Klaten
https://klatenkab.bps.go.id
Hak pilih
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kab. Klaten
24
2020
Tabel 4. Perolehan Suara Pemilukada
di Kabupaten Klaten dan Partai Pendukungnya
Uraian Pemilukada Bupati Pemilukada Gubernur
Jumlah Kandidat 32
Jumlah Perolehan Suara Sah 378.418 573.101
https://klatenkab.bps.go.idPersentase Suara Sah50.8061.43
Partai Pendukung PDIP- Golkar PDI Perjuangan,
PPP, Nasdem &
Demokrat
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kab. Klaten
Tabel 5. Pemenang Pemilukada di Kabupaten Klaten menurut
Jenis Kelamin, Usia, Pendidikan dan Jabatan Sebelumnya
Uraian Bupati Gubernur
Nama Hj. Sri Mulyani H. Ganjar Pranowo, SH, MIP
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Pendidikan Terakhir S1 S2
Usia Saat Terpilih 43 50
Jabatan/Pekerjaan Bupati Klaten Gubernur Jawa
Sebelumnya Periode Tengah Periode
2015-2020
2013-2018
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kab. Klaten
25
2020
Tabel 6. Pemenang Pilpres di Kabupaten Klaten Tahun 2019
Uraian Jumlah
Ir. H. Joko Widodo
Nama
Jenis Kelamin Laki-laki
Pendidikan Terakhir S1
Usia Saat Terpilih 58
https://klatenkab.bps.go.id
Jabatan/Pekerjaan Sebelumnya Presiden RI
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kab. Klaten
26
2020
Tabel 7. Perolehan suara sah partai politik dalam Pemilu
Legislatif 2019 di Kabupaten Klaten
Partai Politik Perolehan Suara
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 55.271
66.308
Partai Gerakan Indonesian Raya 289.487
(Gerindra) 95.534
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDI-P)
Partai Golongan Karya (Golkar)
https://klatenkab.bps.go.id
Partai Garuda 26.355
Partai Berkarya 1.515
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6.133
Partai Perindo 68.430
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 10.138
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 15.005
Partai Amanat Nasional (PAN) 6.507
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 50.168
Partai Demokrat 15.262
Partai Bulan Bintang (PBB) 62.655
2.258
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 392
(PKPI) 771.418
Jumlah
Sumber : Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Klaten
27
2020
Tabel8. JumlahAnggotaDPRD KabupatenKlaten
menurut Asal Partai dan Jenis Kelamin
Hasil Pemilu Legislatif Tahun 2019
Asal Partai Politik Jenis Kelamin Total
Laki-laki Perempuan
PDIP 14 5 19
Golkarhttps://klatenkab.bps.go.id61 7
PKS 5- 5
Gerindra 41 5
PAN 31 4
PKB 4- 4
Demokrat 31 4
PPP 2- 2
Jumlah 41 9 50
Sumber : Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten
28
2020
BAB IV. KEGIATAN KEAMANAN
Bab ini menyajikan gambaran umum mengenai
kondisi keamanan di Kabupaten Klaten selama tahun 2020.
Informasi yang disajikan meliputi : tingkat kriminalitas, jenis
tindak kriminalitas yang menonjol, serta pelaku tindak
kriminalitas.
Di kabupaten Klaten jumlah Polres ada 1, Polsek 24
dan Pos Polisi 2. Adapun untuk tahun 2020 jumlah personil
Polisi ada 1.063 orang terdiri dari 1.013 orang atau 95,30
persen laki-laki dan 50 orangatau4,70persenperempuan.
https://klatenkab.bps.go.id
Tabel 9. Jumlah Personil Polisi
di Kabupaten Klaten menurut Jenis Kelamin
Tahun 2018 - 2020
Jenis Kelamin Tahun Tahun Tahun
2018 2019 2020
Laki laki 1.044 1.022 1.013
Perempuan 60 54 50
Jumlah 1.104 1.076 1.063
29
Sumber : Polres Kabupaten Klaten
https://klatenkab.bps.go.id 2020
Jumlah personil polisi tahun 2020 dibandingkan
dengan tahun 2019 mengalami penurunan sekitar 1,21
persen dari 1.076 orang ditahun 2019 menjadi 1.063
orang. Begitu juga apabila dibandingkan dengan tahun
2018 mengalami penurunan sekitar 2,54 persen dari 1.104
orang di tahun 2018 menjadi 1.076 orang (2019).
4.1 Tingkat kriminalitas
Selama periode tahun 2019-2020, tingkat
kriminalitas mengalami penurunan sebagaimana yang dapat
kita lihat di tabel 10. Pada tahun 2020 jumlah tindak pidana
yang dilaporkan turun sebesar 2,27 persen apabila
dibandingkan dengan tahun 2019.
Dari jumlah tindak pidana yang dilaporkan tidak
seluruhnya dapat diselesaikan, adapun yang dapat
diselesaikan dapat dilihat pada tabel 10 dimana terjadi
penurunan persentase penyelesaian atas laporan yang masuk
ke kepolisian. Pada tahun 2019 jumlah tindak pidana yang
diselesaikan sebanyak 234 dan di 2020 sebesar 208 atau
turun sebesar 11,11 persen.
30
2020
Tabel 10. Nilai Beberapa Indikator Kriminalitas di
KabupatenKlatenmenurut JenisIndikator
Tahun 2019 - 2020
Uraian Tahun Tahun
2019 2020
Jumlah Tindak Pidana yang 396 387
dilaporkan (Crime Total)
Jumlah tindak Pidana yang 234 208
diselesaikan (Crime Cleared)
https://klatenkab.bps.go.id
Persentase Penyelesaian Tindak 59,09 53,75
Pidana (Clearance Rate)
Sumber : Polres Kabupaten Klaten
4.2 Jenis Tindak Kriminalitas yang Menonjol
Jenis tindak pidana dalam publikasi ini terbagi dalam
dua kelompok yaitu tindak pidana terhadap fisik manusia dan
tindak pidana terhadap hak milik (barang).
Tabel 11 menunjukkan selama tahun 2020, untuk
kelompok tindak kriminalitas terhadap fisik manusia masih
didominasi oleh tindak kriminalitas penganiayaan ringan
sebanyak 26 kasus. Untuk tindak tindak pidana
pengeroyokan terjadi, tindak pidana pembunuhan dan
31
2020
penculikan tidak tercatat adanya kejadian selama tahun
2020.
Untuk penganiayaan ringan di tahun 2020 mengalami
kenaikan kasus dari 24 kasus menjadi 26 kasus atau naik 8,33
persen kasus. Pada tahun 2019 pembunuhan dari 2
kasus yang dilaporkan dapat diselesaikan sebanyak 2
kasus atau sekitar 100,00 persen kasus. Sedangkan di tahun
2020 dari ada 0 kejadian atau tidak ada kejadian.
https://klatenkab.bps.go.id
Tabel 11. Jumlah Tindak Pidana Terhadap Fisik Manusia di
Kabupaten Klaten Tahun 2017 - 2020
Uraian Tahun Tahun Tahun Tahun
2017 2018 2019 2020
Pembunuhan -12 -
Perkosaan 1- - -
Penganiayaan Ringan 24 4 24 26
Penganiayaan Berat - 1 - -
-
Penculikan ---
Sumber : Polres Kabupaten Klaten
Dari Tabel 12, dapat dilihat tindak pidana terhadap
hak milik (barang), selama tahun 2020, kasus terbanyak
adalah pencurian dengan pemberatan sebanyak 98 kasus
dilaporkan, kemudian disusul pencurian kendaraan
32
2020
bermotor sebanyak 57 kasus dilaporkan dan di peringkat
ketiga adalah pencurian biasa sebanyak 30 kasus
dilaporkan.
Tabel 12. Jumlah Tindak Pidana Terhadap Hak Milik di
Kabupaten Klaten Tahun 2017 - 2020
Uraian Tahun Tahun Tahun Tahun
Pembakaran dengan Sengaja
2017 2018 2019 2020
https://klatenkab.bps.go.id
1- - -
Pengrusakan/penghancuran Barang 536 6
Pencurian dengan Pemberatan 124 49 90 98
Pencurian Ringan 32 15 46 30
Pencurian dengan kekerasan 10 2 5 11
Pencurian dalam keluarga ----
Penipuan/perbuatan curang 20 15 23 28
Penadahan -- 1-
Pencurian kendaraan bermotor 51 17 47 57
Sumber : Polres Kabupaten Klaten
Dari keseluruhan jenis tindak kriminalitas, Kepolisian Resor
Kabupaten Klaten secara khusus dan kontinu memantau dan
mengevaluasi perkembangan 8 jenis tindak pidana yang menonjol.
Jenis tindak kriminalitas menonjol tersebut tersaji dalam Tabel 13
berikut, meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian
33
2020
kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, pembunuhan,
perkosaan, narkotika, perjudian, dan pemerasan.
Tabel 13. Tindak Kejahatan Menonjol (Crime Index)
di Kabupaten Klaten Tahun 2017- 2020
Uraian Tahun Tahun Tahun Tahun
Pencurian dengan pemberatan 2017 2018 2019 2020
51 98
49 42 57
https://klatenkab.bps.go.id 49 11
Pencurian kendaraan bermotor 51 17 7
2 -
Pencurian dengan kekerasan 10 2 - -
13 59
Pembunuhan -1
14 3
Perkosaan 1- 0 1
Narkotika 16 -
Perjudian 42 9
Pemerasan 16
Sumber : Polres Kabupaten Klaten
Dari tabel di atas secara terinci tindak pidana menonjol
pada tahun 2020 terbanyak adalah pencurian dengan
peemberatan (98 kasus), kemudian narkotika dengan
pemberatan (59 kasus), dan di urutan ketiga adalah pencurian
kendaraan bermotor sebanyak (57 kasus).
34
2020
DAFTAR PUSTAKA
Badan Pusat Statistik (BPS), Statistik Kriminal 2009, BPS
Jakarta, 2010
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945
Undang-Undang nomor 32 tahun 2004, tentang
Pemerintahan Daerah
Undang-Undang nomor 22 tahun 2007, tentang
Penyelenggara Pemilu
Undang-Undang nomor 10 tahun 2008, tentang Pemilihan
Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD
https://klatenkab.bps.go.id
35
https://klatenkab.bps.go.id
Statistik Politik dan Keamanan Kabupaten Klaten 2017
https://klatenkab.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Kabupaten Klaten 1
Jl. Merapi No.6 Klaten
Telp/Fax : [0272] 321689
Web : http:// https://klatenkab.bps.go.id
Email : [email protected]