TEKS ANEKDOT
1
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………………………… 2
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI………………………………….. 3
MATERI POKOK TEKS ANEKDOT……………………………………………………………………………………... 4
Menganalisis struktur dan kebahasaan teks anekdot.……………………................. 4
A. Pengertian dan Fungsi Teks Anekdot.................................................................................. 4
B. Struktur Teks Anekdot......................................................................................................... 4
C. Kebahasaan Teks Anekdot.................................................................................................. 5
D. Menyusun Teks Anekdot berdasarkan Kejadian yang Menyangkut Orang BanyaK atau
Perilaku Tokoh Publik......................................................................................................... 6
E. Pola Penyajian Anekdot...................................................................................................... 7
Lampiran Soal……………………………………………………………................ 9
Kunci Jawaban……………………………………………………………............... 21
REFERENSI……………………………………………………………………...... 23
PROFIL PENULIS……………………………………………………………….... 24
2
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kopetensi
3.6 Menganalisis struktur dan 3.6.1 Mengidentifikasi struktur isi teks anekdot
kebahasaan teks anekdot. (abstrak, orientasi, krisis, respon, dan coda).
3.6.2 Menemukan ciri bahasa teks
anekdot (pertanyaan retoris, proses
material, dan konjungsi temporal).
3.6.3 Menjelaskan makna kata, istilah, dan
ungkapan dalam teks anekdot.
4.6 Menciptakan kembali teks anekdot
dengan memerhatikan struktur, dan 4.6.1 Menyusun teks anekdot sesuai dengan
kebahasaan baik lisan maupun tulis struktur isi teks anekdot dan kebahasaan.
4.6.2 Mempresentasikan teks anekdot
dengan intonasi dan ekspresi yang
tepat serta saling memberikan komentar.
3
MATERI PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT
1. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks anekdot
A. Pengertian dan Fungsi Teks Anekdot
Salah satu cerita lucu yang banyak beredar di masyarakat adalah anekdot. Anekdot digunakan
untuk menyampaikan kritik, tetapi tidak dengan cara yang kasar dan menyakiti. Anekdot
ialah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan. Anekdot mengangkat cerita
tentang orang penting (tokoh masyarakat) atau terkenal berdasarkan kejadian yang
sebenarnya.
Kejadian nyata ini kemudian dijadikan dasar cerita lucu dengan menambahkan unsur rekaan.
Seringkali, partisipan (pelaku cerita), tempat kejadian, dan waktu peristiwa dalam anekdot
tersebut merupakan hasil rekaan.
Batasan anekdot Anekdot adalah sebuah cerita pendek yang berisi sebuah sindiran
Isi pokok anekdot terhadap sesuatu atau seseorang yang dilengkapi dengan humor.
Fungsi anekdot Isi pokok dari sebuah teks anekdot adalah sebuah sindirian pada suatu
hal atau pada seseorang.
Fungsi dari anekdot adalah sebuah hiburan atau intermezzo yang
dilengkapi dengan sebuah sindiran terhadap suatu hal.
B. Struktur Teks Anekdot
Anekdot memiliki struktur teks yang membedakannya dengan teks lainnya. Teks anekdot
memiliki struktur abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda.
1. Abstraksi merupakan pendahuluan yang menyatakan latar belakang atau gambaran umum
tentang isi suatu teks.
2. Orientasi merupakan bagian cerita yang mengarah pada terjadinya suatu krisis, konflik,
atau peristiwa utama. Bagian inilah yang menjadi penyebab timbulnya krisis.
3. Krisis atau komplikasi merupakan bagian dari inti peristiwa suatu anekdot. Pada bagian
krisis itulah terdapat kekonyolan yang menggelitik dan mengundang tawa.
4. Reaksi merupakan tanggapan atau respons atas krisis yang dinyatakan sebelumnya. Reaksi
yang dimaksud dapat berupa sikap mencela atau menertawakan.
5. Koda merupakan penutup atau simpulan sebagai pertanda berakhirnya cerita. Di dalamnya
dapat berupa persetujuan, komentar, ataupun penjelasan atas maksud dari cerita yang
dipaparkan sebelumnya. Bagian ini biasanya ditandai oleh kata-kata, seperti itulah,akhirnya,
demikianlah. Keberadaan koda bersifat opsional; bisa ada ataupun tidak ada.
4
Contoh
Aksi Maling Tertangkap CCTV Struktur
Abstraksi
Isi Orientasi
Seorang warga melapor kemalingan. Krisis
Pelapor : “Pak saya kemalingan.”
Polisi : “Kemalingan apa?” Reaksi
Pelapor : “Mobil, Pak. Tapi saya beruntung Pak...” Koda
Polisi : “Kemalingan kok beruntung?”
Pelapor : “Iya pak. Saya beruntung karena CCTV merekam dengan jelas.
Saya bisa melihat dengan jelas wajah malingnya.”
Polisi : “Sudah minta izin malingnya untuk merekam?”
Pelapor : “Belum .... “ (sambil menatap polisi dengan penuh keheranan.
Polisi : “Itu ilegal. Anda saya tangkap.”
Pelapor : (hanya bisa pasrah tak berdaya).
C. Kebahasaan Teks Anekdot
Seperti juga teks lainnya, anekdot memiliki unsur kebahasaan yang khas yaitu (a) menggunakan
kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu, (b) menggunakan kalimat retoris, [kalimat pertanyaan
yang tidak membutuhkan jawaban]; (c) menggunakan konjungsi [kata penghubung] yang menyatakan
hubungan waktu seperti kemudian, lalu; (d) menggunakan kata kerja aksi seperti menulis, membaca,
dan berjalan, ; (e) menggunakan kalimat perintah (imperative sentence); dan (f) menggunakan kalimat
seru. Khusus untuk anekdot yang disajikan dalam bentuk dialog, penggunaan kalimat langsung sangat
dominan.
No. Unsur Kebahasaan Contoh Kalimat
Kalimat yang menyatakan Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum
1. menyerang saksi.
“Apakah benar,” teriak Jaksa, “bahwa Anda menerima lima ribu
peristiwa masa lalu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?”
2. Kalimat retoris
Penggunaan konjungsi yang Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.”
3.
menyatakan hubungan waktu
4. Penggunaan kata kerja aksi Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar
pertanyaan.
5. Penggunaan kalimat perintah “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.”
6. Penggunaan kalimat seru “Oh, maaf.”
Menciptakan kembali teks anekdot dengan memerhatikan struktur, dan kebahasaan baik lisan
maupun tulis
5
D. Menyusun Teks Anekdot berdasarkan Kejadian yang Menyangkut Orang Banyak
atau Perilaku Tokoh Publik
Dalam menyusun anekdot, ada beberapa hal yang harus ditentukan lebih dulu. Hal tersebut
adalah menentukan tema, kritik, kelucuan, tokoh, struktur, alur, dan pola penyajian teks
anekdot. Langkah-langkah ini akan memudahkan untuk belajar menyusun anekdot.
Langkah-langkah penyusunan disajikan dalam bentuk tabel, dengan penyelesaian pada kolom
ketiga.
No. Aspek Isi
1. Tema Kasih sayang pada orangtua.
2. Kritik Anak yang memandang orangtua di masa tuanya
sebagai orang yang merepotkan.
Humor/
3. Orang dewasa malu karena dikritik oleh anak kecil.
kelucuan Kakek tua, ayah, anak dan menantu.
4. Tokoh
Abstraksi Kakek tua yang tinggal bersama anak,
5. Struktur menantu dan cucu 6 tahun.
7 Alur Kebiasaan makan malam di rumah
Orientasi si anak. Kakek tua makannya sering
berantakan.
Krisis Kakek tua diberi meja kecil terpisah di
pojok, dengan alat makan anti pecah.
Reaksi Cucu 6 tahun membuat replika
meja terpisah.
Cucu 6 tahun mengungkapkan kelak akan
Koda membuat meja terpisah juga
untuk ayah dan ibunya.
Kakek tua tinggal bersama anak, menantu dan cucunya yang
berusia 6 tahun. Karena sudah tua, mata si Kakek rabun dan
tangannya bergetar sehingga kerap menjatuhkan makanan dan
7
alat makan. Agar tidak merepotkan, ia ditempatkan di meja
terpisah dengan alat makan anti pecah. Anak dan menantunya
baru sadar ketika diingatkan oleh cucu 6 tahun yang tengah
bermain membuat replika meja.
6
8 Pola Narasi.
penyajian
Teks Seorang kakek hidup serumah bersama anak, menantu, dan
anekdot cucu berusia 6 tahun. Keluarga itu biasa makan malam
bersama. Si kakek yang sudah pikun sering mengacaukan
segalanya. Tangan bergetar dan mata rabunnya membuat kakek
susah menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh.
Saat si kakek meraih gelas, sering susu tumpah membasahi
taplak. Anak dan menantunya menjadi gusar. Suami istri itu
lalu menempatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan, tempat
sang kakek makan sendirian. Mereka memberikan mangkuk
melamin yang tidak gampang pecah. Saat keluarga sibuk
dengan piring masing-masing, sering terdengar ratap kesedihan
dari sudut ruangan. Namun, suami-istri itu justru mengomel
agar kakek tak menghamburkan makanan lagi.
Sang cucu yang baru berusia 6 tahun mengamati semua
kejadian itu dalam diam.
Suatu hari si ayah memerhatikan anaknya sedang membuat
replika mainan kayu.
“Sedang apa, sayang?” tanya ayah pada anaknya.
“Aku sedang membuat meja buat ayah dan ibu.
Persiapan buat ayah dan ibu bila aku besar nanti.”
Ayah anak kecil itu langsung terdiam.
Ia berjanji dalam hati, mulai hari itu, kakek akan kembali
diajak makan di meja yang sama. Tak akan ada lagi omelan
saat piring jatuh, makanan tumpah, atau taplak ternoda kuah.
Sumber: J. Sumardianta, Guru Gokil Murid Unyu. Halaman
47. (dengan penyesuaian)
E. Pola Penyajian Anekdot
Anekdot dapat disajikan dalam bentuk dialog maupun narasi. Salah satu ciri dialog adalah
menggunakan kalimat langsung. Kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang merupakan
hasil kutipan langsung dari pembicaraan seseorang yang sama persis seperti apa yang
dikatakannya.
Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Narasi
Dialog
7
Pada puncak pengadilan korupsi politik, Pada puncak pengadilan korupsi politik,
Jaksa penuntut umum menyerang saksi. Jaksa penuntut umum menyerang saksi.
Jaksa : “Apakah benar, bahwa anda menerima “Apakah benar,” teriak Jaksa, “bahwa Anda
lima ribu dolar untuk berkompromi dalam menerima lima ribu dolar untuk berkompromi
kasus ini?” dalam kasus ini?”
Saksi : (menatap keluar jendela seolah-olah Saksi menatap keluar jendela seolaholah tidak
tidak mendengar pertanyaan) mendengar pertanyaan.
Jaksa : “Apakah benar, bahwa anda menerima “Bukankah benar bahwa Anda menerima
lima ribu dolar untuk berkompromi dalam lima ribu dolar untuk berkompromi dalam
kasus ini?” kasus ini?” ulang pengacara.
Saksi : (tidak menanggapi) Saksi masih tidak menanggapi.
Hakim : “Pak, tolong jawab pertanyaan Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab
Jaksa.” pertanyaan Jaksa.”
Saksi : (kaget) “Oh, maaf. Saya piker dia tadi “Oh, maaf.” Saksi terkejut sambil berkata
berbicara dengan Anda.” kepada hakim, “Saya pikir dia tadi berbicara
dengan Anda.”
8
LAMPIRAN SOAL TEKS ANEKDOT
Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf
A, B, C, Edan E!
1. Perhatikan struktur anekdot :
1. Koda
2. Krisis
3. Abstraksi
4. Reaksi
5. Orientasi
Urutan struktur teks anekdot yang tepat adalah ….
A. 3-5-4-2-1 D. 3-2-4-5-1
B. 3-5-2-4-1 E. 3-4-2-5-1
C. 3-4-5-2-1
2. Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….
A. Struktur teks orientasi-krisis-reaksi
B. Memiliki pesan moral
C. Memiliki unsur lucu
D. Berbentuk cerita
E. Menggelitik
3. Berikut ini yang termasuk unsur kebahasaan kecuali ...
A. Konjungsi menyatakan yang menyatakan hubungan waktu
B. Kalimat retoris
C. Kalimat tanya
D. Kata kerja aksi
E. Kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu
4. Bacalah teks anekdot tersebut!
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan
antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di
lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung
Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang
perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk
di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu,
tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya
juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
9
Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah...
A. Masih banyak orang miskin di sekitar kita!
B. Pemulung dilarang masuk!
C. Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
D. Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.
E. Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.
5. Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ...
A. Kemudian
B. Dan
C. Yang
D. Dengan
E. Di
Perhatikan teks di bawah ini !
(1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia
menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai
utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200
ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya
kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu
jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan
Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa
mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.
6. Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ….
A. (1) D. (4)
B. (2) E. (5)
C. (3)
7. Bagian krisis pada teks anekdot tersebut adalah …
A. Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menjaminkan mobilnya.
B. Seorang pemilik Roll Royce meminta bank menahan mobilnya sampai utangnya lunas.
C. Seorang pemilik Roll Royce membayar utang dan mengambil mobilnya.
D. Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menitipkan mobilnya dengan
cara menjaminkan mobil tersebut.
E. Seorang pemilik Roll Royce memberikan jawaban yang membuat si petugas bank
melongo dan tertawa.
Perhatikan teks di bawah ini !
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya
jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak
menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya
untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab,
“Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen
geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad,
darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula
dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan „Pengalaman adalah guru yang terbaik‟ begitu,
10
Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
8. Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …
A. Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.
B. Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.
C. Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.
D. Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.
E. Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.
9. Arti istilah „Kasih Uang Habis Perkara‟ dalam teks tersebut adalah ….
A. Setiap perkara dikenai biaya
B. Setiap perkara dapat ditindaklanjuti dengan uang
C. Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang
D. Setiap perkara tidak dapat diuangkan
E. Setiap perkara tidak dapat diselesaikan
10. Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah...
A. Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.
B. Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana.
C. Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.
D. Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.
E. Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.
11. Yang bukan termasuk partisipan dalam teks anekdot di atas adalah ...
A. Dosen D. Mahasiswa
B. Ali E. Saudara Ahmad
C. Ahmad
12. Teks anekdot berjudul KUHP terdapat kritikan dalam kalimat ...
A. Apa kepanjangan KUHP, Pak?
B. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!
C. Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan
D. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-
gelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad
E. Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas
Bacalah teks anekdot berikut dengan saksama!
Holmes dan Watson sedang mengikuti perkemahan musim semi . Di tengah malam, Holmes
terbangun dan membangunkan Watson. “Watson,” katanya,”Lihat ke langit dan katakan apa
yang kamu lihat.” “Saya melihat jutaan bintang, Holmes,” kata Watson.
“Dan apa kesimpulannya, Watson?”
Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya, “ Berdasarkan astronomi, ada jutaan galaksi dan
mungkin milyaran planet. Menurut astrologi, saya mengamati bahwa Saturnus berada di
dalam Leo. Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat
pagi, menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa
Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?”
“Watson, tenda kita dicuri orang!”
11
13. Isi teks anekdot tersebut adalah …
A. Holmes dan Watson sedang berkemah.
B. Holmes membangunkan Watson dan menanyakan sesuatu kepadanya.
C. Watson menjawab pertanyaan Holmas dengan rinci.
D. Watson menguasai beberapa ilmu.
E. Watson tidak menyadari tenda mereka dicuri.
14. Dari teks anekdot diatas yang menunjukkan seru adalah ...
A. Dan apa kesimpulannya, Watson?
B. Saya melihat jutaan bintang, Holmes
C. Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat
D. Watson, tenda kita dicuri orang!
E. Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya
Bacalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama!
(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.
(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda
bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.”
(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu
kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.”
(4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero,
menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus seorang
politikus.
15. Susunan potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat
adalah ….
A. (4)-(1)-(2)-(3) D. (4)-(2)-(1)-(3)
B. (4)-(3)-(1)-(2) E. (4)-(3)-(2)-(1)
C. (4)-(2)-(3)-(1)
Bacalah teks anekdot berikut ini
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan
sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian
untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku
tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan
menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk
menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak
dan Bu guru tertawa.
16. Pada anekdot tersebut, kalimat yang menunjukkan koda adalah …
A. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.
B. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
C. Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya
D. Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya
E. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi
Bacalah teks berikut!
12
Cuma Takut Tiga Roda
(1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan
serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara.
(2) Pembicaraan bertopik isu terhangat.
(3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang
melanda kota Jakarta.
(4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut.
(5)“Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya
seorang menterinya.
(6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi
bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini.
(7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.”
17. Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor
A. 1 dan 2 D. 5 dan 6
B. 2 dan 3 E. 7
C. 4
Bacalah kutipan teks anekdot tersebut!
…
Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari kemana-mana tetapi saya tidak menemukan
kambing yang punya taduk sejengkal manusia.”
Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman keseluruh
negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia
untuk disembelih.
18. Abstraksi yang tepat untuk kutipan teks anekdot di atas adalah…
A. Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang.
B. Tuan Abdul membuat sayembara perihal pencarian kambing.
C. Akhirnya kambing itu ditemukan.
D. Tuan malik tidak mencari kambing yang punya tanduk sejangkal manusia.
E. Kemudian Tuan malik dan tuan Abdul bersepakat membuat sayembara untuk mencari
kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia.
19. Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...
A. Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata
B. Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila
C. Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis
D. Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut
E. Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan
20. Yang termasuk kedalam sifat-sifat anekdot secara umum adalah....
A. Aneh D. Nyata
B. Membosankan E. Nyaman
C. Khayalan
21. Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya
wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja,
13
ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ?
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang
sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut merupakan teks...
A. Anekdot D. Narasi
B. Eksposisi E. Dialog
C. Humor
Perhatikan teks di bawah !
Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil.
Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai
di taman depan rumah.
Enggar : “Roti apa aja yang ada bang ?”
Tukang Roti : “Macam-macam, dek.”
Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?”
Tukang Roti : “Yang ini coklat.”
Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?”
Tukang Roti : “Ini rasa strawberry dek.”
Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?”
Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.”
Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buah-buahan terus
? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli
bang.”
Tukang Roti : *Hening*
Seketika itu tukang roti mendadak pingsan.
22. Kalimat menyatakan peristiwa masa lalu yang ada dalam teks anekdot di atas adalah ...
A. Kemarin D. Besok
B. Suatu hari E. Kemarin
C. Minggu lalu
23. Teks di atas termasuk dalam teks...
A. Humor D. Cerita
B. Anekdot E. Deskripsi
C. Eksposisi
D. Narasi
24. Isi dari teks di atas adalah...
A. Menanyakan tentang roti coklat saja
B. Si Enggar membeli roti coklat, strawberry, dan nanas.
C. Enggar hanya menanyakan rasa roti, tidak jadi membeli roti.
D. Bercerita di depan rumah dengan tukang roti
E. Tukang roti membawa buah.
Perhatikan teks di bawah ini !
Tiga orang tengah terdiam menikmati kehangatan sauna, yaitu orang dari Amerika,
14
Jepang dan Indonesia. Keheningan di dalam ruangan sauna dipecahkan oleh bunyi
bip..bip..bip… Orang Amerika membuka telapak tangan kirinya, dan membaca tulisan yang
tertulis ditelapak tangannya itu,. Dua rekannya itu dengan kagum melihat tulisan yang
muncul ditelapak tangan orang Amerika tersebut.
“Oh, telapak tangan saya telah ditanamkan chips, sya dapat langsung menerima pesan
SMS tanpa alat, SMSnya langsung tampil ditelapak tangan saya…”ujar si Amerika ketika
melihat kedua rekannya bengong.
Sesaat kemudian, terdengar dering telepon, orang Jepang mengangkat tangan
kanannya, jempol di dekatnya ke telinga sedangkan jari kelingking ke bibirnya, “Oh maaf,
saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara
melalui dua jari saya tanpa menggunakan HP” kata si Jepang.
Melihat semua itu, orang Indonesia mulai gugup. Apa yang bisa saya tunjukkan untuk
mengalahkan orang-orang ini ? pikirnya. Karena stress, keinginannya untuk buang air besar
tidak tertahankan lagi.
Usai buang air, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh
bokongnya dengan kertas toilet, seuntai kertas toilet masih berjuntai di belahan bokongnya.
Dengan keheranan orang Jepang dan orang Amerika menunjuk ke untaian kertas „sisa‟
tersebut dan berkataa “kertas apa itu yang terganutng dibokong anda…?”. “oh maaf, saya
baru terima Fax..” jawab orang Indonesia tersebut
25. Teks di atas merupakan teks…
A. Anekdot D. Humor
B. Eksposisi E. Singkat
C. Narasi
26. Tujuan teks tersebut untuk…
A. Menyindir D. Observasi
B. Menangis E. Mencari Ide
C. Menghibur
27. Contoh anekdot dalam kehidupan kita sehari-hari dan merupakan perwujudan dari seni
adalah...
A. Keramik
B. Lukis pasir
C. Karikatur
D. Lukisan Abstrak
E. Puisi cinta
28. Cerita yang lucu dan mengesankan serta singkat dan menarik, biasanya mengenai orang
penting berdasarkan kejadian sebenarnya, merupakan pengertian dari....
A. Teks Eksposisi
B. Teks Anekdot
C. Teks Laporan Hasil Observasi
D. Teks Negosiasi
E. Teks Prosedur Kompleks
29. Yang merupakan unsur-unsur teks anekdot, kecuali....
A. Judul
B. Partisipan
C. Humor
15
D. Kritik
E. Pujian
30. Struktur teks anekdot yang tepat, yaitu....
A. Abstraksi – Koda – Orientasi – Krisis – Reaksi
B. Orientasi – Abstraksi – Reaksi – Krisis – Koda
C. Abstraksi – Orientasi – Krisis – Reaksi – Koda
D. Koda – Reaksi – Krisis – Orientasi – Abstraksi
E. Reaksi – Abstraksi – Krisis – Orientasi – Koda
31. Bagian terjadinya masalah atau hal unik dalam struktur teks anekdot disebut....
A. Krisis
B. Abstraksi
C. Koda
D. Reaksi
E. Orientasi
32. Bagian akhir dari cerita dalam struktur teks anekdot disebut....
A. Abstraksi
B. Orientasi
C. Krisis
D. Reaksi
E. Koda
33. Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum
pidana.
Kutipan kalimat diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu....
A. Koda
B. Krisis
C. Reaksi
D. Abstraksi
E. Orientasi
34. Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP,
Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad.
“Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas
Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak ...!”
Kutipan paragraf diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu....
A. Abstraksi
B. Krisis
C. Koda
D. Reaksi
E. Orientasi
35. Kelas kembali berlangsung normal.
Kutipan kalimat diatas merupakan salah satu bagian struktur teks aneksot, yaitu....
A. Abstraksi
B. Orientasi
C. Koda
D. Krisis
16
E. Reaksi
36. Yang merupakan tujuan penulisan teks anekdot, yaitu....
A. Memberi petunjuk
B. Memberi argumentasi
C. Membuat bingung
D. Menghibur
E. Menganalisis
37. Sindiran dalam teks anekdot dapat diungkapkan dengan antonim. Pasangan kata dibawah
ini yang merupakan antonim, kecuali....
A. Benar – Salah
B. Adil – Tidak adil
C. Kaya – Miskin
D. Rajin – Malas
E. Target – Sasaran
38. Anekdot yaitu jenis teks yang berisi .... lucu, konyol, atu menjengkelakan seabgai akibaat
dari krisis yang di tanggapi dengan reaksi, adalah.....
a. Jawaban-jawaban
b. Pertanyaan-pertanyaan
c. Peristiwa-peristiwa
d. Kalimat-kalimat
e. Sanggahan- sanggahan
39. Ciri-ciri anekdot yaitu, kecuali....
a. Bersifat menyindir
b. Lucu
c. Membuat sebagian orang tersinggung
d. Meencengkelkan
e. Membosangkan
40. ..... merupakan suatu riangkasan yang lengkap dan menjelaskan keseluruhan isi artikel
ilmiah dan di tempatkan pada bagian awal artikel ilmiah. Adalah pengertian dari....
a. Koda
b. Krisis
c. Abstraksi
d. Orientasi
e. Reaksi
41. Persyaratan yang harus dimiliki oleh seseorang untuk bernegosiasi, adalah....
a. Banyak kawan
b. Ditakuti oleh pihakk lawan
c. Banyak berbicara yang tidak jelas
d. Mempunyai kemampuan berkomunikasi
e. Acuh- tak acuh
Teks bacaan untuk no 42-45
KUHP Dalam Anekdot
17
Seoraang dosen fakultas hokum suatu universitas sedang membrikan kuliah hokum pidana.
Uasanaa kelas biasa-biasa saja.
Saat sesi Tanya-jawab tiba, ali bertanya kepada pak dosen.”apa kepanjangan KUHP pak?”
pak dosen tiba menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada ahmad. “saudara
ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara ali taadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas ahmad
mejawab, “Kasih Uang Habis Perkara, pak...!”
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanyaa menggeleng –gelengkan kepala
seraya menmbahkan pertanyaan kepada ahmad. “ saudara ahmad, dari mana saudara tahu
jawaban itu?”dasar ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, “peribahasa
inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, pak....?”. Semua mahasiswa
dikelas itu tercengang. Mereka berpandang pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak.
Gelak tawa mereda. Kembali berlangsung normal.
42. Pada teks bacaan diatas tentukanlah pada paragraph berapakah yang termasuk struktur
teks abstraksi, adalah...
a. Paragraf 1
b. Paragrap 2
c. Paragrap 3
d. Paragraph 4
e. Paraagraf 2 dan 4
43. Pada kalimat, “mahasiswa tercenggang dan tertawa, sedangkan dosen menggeleng-
gelengkan kepala (paragraf 3)”, adalah termasuk kalimat struktur teks....
a. Orientasi
b. Abstraksi
c. Koda
d. Krisis
e. Reaks
44. Bacalah kutipan teks berikut.
Seorang terpidana mati ditanya oleh petugas pelaksana eksekusi, “Apakah keinginan terakhir
Anda?”Sang terpidana menjawab, “Saya hanya berharap agar hukuman ini bisa menjadi
pelajaran bagi saya dan bisa membuat saya jera melakukan kejahatan lagi di masa yang akan
dating.”
Diceritakan ulang dari: Ajis Megap-Megap, Humor Iwak Peyek ngekek sampek tuwek,
Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012
Anekdot tersebut mengandung amanat ….
A. Sering-seringlah bertanya.
B. Selalu berpikirlah tentang masa depan.
C. Optimistis merupakan sikap yang baik.
D. Hargailah keinginan orang lain.
E. Belajarlah dari kesalahan yang pernah dilakukan.
45. Bacalah kutipan teks berikut.
Seorang dokter muda masuk ke dalam ruang operasi di salah satu rumah sakit. Di ruang
tersebut, ia mendapati seorang pasien berwajah pucat karena takut dioperasi.
Dokter bertanya kepada pasien, “Apa yang sedang Anda rasakan?”
Pasien menjawab, “Saya merasa sangat takut, Dok!”
18
Dokter berkata, “Apa yang Anda rasakan saat ini sama dengan apa yang sedang saya rasakan.
Kita sama-sama baru masuk ke ruangan ini untuk yang pertama kalinya.”
Diceritakan ulang dari: Ajis Megap-Megap, Humor Iwak Peyek ngekek sampek tuwek,
Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012
Humor dalam anekdot tersebut terletak pada ….
A. Rasa takut yang dialami oleh pasien.
B. Rasa takut yang dialami oleh dokter.
C. Dokter dan pasien sama-sama takut.
D. Ruangan operasi yang menakutkan.
E. Operasi akan segera berlangsung
46. Bacalah kutipan teks Berikut.
Di sebuah kantor, bos sangat marah kepada sekertaris barunya karena dia mengabaikan setiap
telepon yang bordering.
„….,” katanya kesal.
“Baiklah,” jawabnya, “tetapi rasanya jadi konyol. 9 dari 10 telepon yang masuk adalah untuk
Anda!”
Diceritakan ulang dari: Ajis Megap-Megap, Humor Iwak Peyek ngekek sampek tuwek,
Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012
Bagian rumpang tersebut dapat diisi dengan kalimat….
A. Silakan anda masuk!
B. Anda harus menjawab telepon!
C. Anda harus lebih rajin!
D. Ketuk pintu dulu sebelum masuk!
E. Biarkan telepon itu bordering!
.Bacalah anekdot di bawah ini untuk menjawab soal nomor 47s.d. 50
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima
donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling
tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-
cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki
kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak
orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak
dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka:
“Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
Sumber: Koleksi Putu Widjaya, Kompas Online – Senin, 9 Desember 1996
47. Menurut anekdot di atas, mengapa otak orang Indonesia diburu oleh calon penerima
donor otak?
A. Karena otak orang Indonesia cerdas-cerdas.
B. Karena otak orang Indonesia mulus, jarang dipakai.
C. Karena otak orang Indonesia seperti otak orang Cina.
D. Karena orang Indonesia rajin memelihara otaknya.
E. Karena orang Indonesia rajin belajar.
19
48. Aspek kelucuan dan sekaligus sindiran pada teks anekdot di atas adalah ….
A. Otak orang Indonesia jadi rebutan calon penerima donor otak manusia.
B. Otak orang Indonesia rata-rata masih mulus karena jarang dipakai.
C. Otak orang Jepang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi
D. Otak orang Cina dikenal luas lihai berbisnis.
E. Otak orang Yahudi terkenal cerdas.
49. Maksud dari sindiran dalam anekdot di atas adalah ...
A. Orang Indonesia rajin berpikir.
B. Orang Indonesia rajin merawat otak.
C. Orang Indonesia malas berpikir.
D. Orang Indonesia rajin belajar.
E. Orang Indonesia malas bekerja.
50. Perhatikan teks di bawah ini !
(1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia
menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai
utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200
ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya
kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu
jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan
Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa
mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.
Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ….
A. (1) D. (4)
B. (2) E. (5)
C. (3)
20
KUNCI JAWABAN
1.B
2.B
3.C
4.D
5.A
6.B
7.D
8.C
9.C
10.D
11.E
12.B
13.B
14.D
15.D
16.B
17.B
18.A
19.D
20.D
21.C
22.B
23.Q
24.C
25.D
26.C
21
27.C
28.B
29.E
30.C
31.A
32.E.
33.D
34.D
35.C
36.B
37.E
38.E
39.E
40.C
41.D
42.A
43.E
44.E
45.B
46.B
47.B
48.B
49.C
50.B
22
REFERENSI
Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indoneisa SMA/MA/SMK.
Bandung: Yrama Widya
Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Suherli, dkk. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
23
PROFIL PENULIS
Nama : Dra. SRI DHORA, M.Pd.
NIP : 19650324 200701 2 013
Pangkat/Gol. : Pembina / IV a
Guru Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Penulis adalah seorang Pendidik SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang
Provinsi Sumatera Utara
24