The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Nirmayanti Syamsuddin (190202023)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nirmayanti073, 2021-06-30 18:29:57

Portofolio Mikrobiologi

Nirmayanti Syamsuddin (190202023)

Pokok Pem

Pembiakan dan Pertumbuhan Bakteri

1. Teknik Fermentasi Yoghurt
2. Teknik Fermentasi Nata De Coco

Metabolisme Mikroba

3. Anabolisme Dan Katabolisme
4. Macam Bakteri Berdasarkan Makanan Yang
5. Respirasi Bakteri
6. Fermentasi
7. Makanan Fermentasi
8. Uji Metabolisme Bakteri
9. Pengaruh Aerasi Dalam Proses Pembuatan T
10. Pengamatan Sel Mikroba Dalam Makanan Fe

mbahasan

Diperlukannya
Tempe
ermentasi

Teknik Fermentasi
Yogurt

Yogurt dibuat dengan bantuan dua
jenis bakteri menguntungkan, satu dari
keluarga lactobacillus yang berbentuk
batang (Lactobacillus Bulgaricus) dan
lainnya dari keluarga streptococcus
yang berbentuk bulat (Streptococcus
Thermophilus).

Bakteri yogurt membutuhkan kondisi
pertumbuhan yang cocok terutama
suhu yang tepat. Umumnya bakteri
tumbuh baik pada keadaan hangat.
Bakteri yogurt S.Thermophilus dan L.
Bulgaricus paling cepat tumbuh di
sekitar suhu 40– 44°C (bergantung
pada galurnya). Jika suhu terlalu
rendah bakteri akan berkembang biak
lambat atau tidak sama sekali.
Sementara jika suhu terlampau panas
bakteri bisa rusak dan mati.

Teknik Fermentasi
Nata De Coco

Nata de coco merupakan produk
pangan berbahan dasar air kelapa.
Nata digunakan untuk menyebut
pertumbuhan menyerupai gel atau
agar - agar yang terapung yang
dihasilkan oleh bakteri Acetobacter
Xylinum di permukaan media yang
mengandung sumber karbon (gula),
hidrogen, nitrogen, dan asam (Hamad
dalam BS Aprilia, 2017).

Nata de coco, seperti namanya,
terbuat dari fermentasi air kelapa
yang dilakukan oleh bakteri
Acetobacter xylinum.Air kelapa yang
digunakan sebagai media fermentasi
sebaiknya yang tidakterlalu muda
ataupun terlalu tua agar
menghasilkan nata yang baik
(Sihmawati et al., 2014).

Anabolisme dan
Katabolisme

Anabolisme adalah

penyusunan senyawa kimia

sederhana menjadi senyawa

kimia atau molekul komplek

(Prawirohartono dan

Hadisumarto, 1997). Pada

peristiwa ini diperlukan energi

dari luar. Energi yang

digunakan dalam reaksi ini

dapat berupa energi cahaya

ataupun energi kimia.

Katabolisme adalah

reaksi

pemecahan/pembongk

aran senyawa

kompleks menjadi

senyawa-senyawa

yang lebih sederhana

dengan menghasilkan

energi yang dapat

digunakan organisme

untuk melakukan

aktivitasnya. Fungsi

reaksi katabolisme

adalah untuk

menyediakan energi

dan komponen yang

dibutuhkan oleh reaksi

anabolisme.

Macam bakteri
berdasarkan
makanan yang
diperlukannya

Bakteri Autotrof
&

Bakteri
Kemoautotrof

Bakteri Autotrof

Dikutip dari Makhluk-Makhluk Uniseluler
(2020) Bakteri Autotrof atau bakteri
fotosintetik merupakan bakteri yang
dapat membuat makanannya sendiri
dari bahan-bahan anorganik dengan
proses fotosintesis. Fotosintesis bakteri
menggunakan hidrogen sulfida seperti
air dan pigmen hijau atau ungu seperti
klorofil pada fotosintesis tumbuhan.
Proses tersebut mensintesis hidrogen

Bakterisulfida dan elektron menjadi energi dan
belerang. Kemoautotrof

Bakteri kemoautotrof tidak

memiliki pigmen klorofil

sehingga tidak dapat

memanfaatkan sinar Matahari

untuk memperoleh makanan.

Sebagai gantinya bakteri

kemoautotrof menggunakan

reaksi gelap, yaitu

mensintesis hidrogen sulfida

dan oksigen menjadi

karbohidrat, karbon dioksida,

dan sulfur.

Respirasi

Bakteri
Respirasi adalah sebuah

proses pembuatan energi

pada makhluk hidup

dengan cara memecah

sumber energi yang ada di

dalam tubuh. Proses

respirasi pada makluk hidup

dibagi menjadi dua, yaitu

respirasi aerob dan

anaerob.

Terbagi atas:
. Resprasi aerob
. Respirasi anaerob

Fermentas
i
Fermentasi merupakan

suatu proses perubahan
kimia pada suatu substrat
organik melalui aktivitas

enzim yang dihasilkan oleh
mikroorganisme

(Suprihatin, 2010). Proses

fermentasi dibutuhkan

starter sebagai mikroba
yang akan ditumbuhkan

dalam substrat. Starter

merupakan populasi

mikroba dalam jumlah dan

kondisi fisiologis yang siap

diinokulasikan pada media

fermentasi (Prabowo,

2011).

Makanan
Fermentas
i

Fermentasi makanan adalah

proses natural yang melibatkan

mikroorganisme seperti ragi dan

bakteri baik, untuk mengubah

karbohidrat (pati dan gula),

menjadi alkohol atau asam.

Alkohol dan asam mampu

mengawetkan makanan sehingga

fermentasi makanan sangat

sering dilakukan, untuk

mempertahankan keawetan

makanan.

Uji meta
bakte

Bakteri yang melakukan

metabolisme, membutuhkan

makanan. Umumnya bakteri

membutuhkan zat-zat

anorganik seperti NA, K, Ca,

Mg, Fe, Cl, S, dan P, dan

beberapa spesies masih

membutuhkan beberapa

mineral seperti Mn, Mo, vitamin

B-kompleks.

abolisme
eri (P)

Di antara senyawa organik umum yang
dapat dipecahkan oleh bakteri adalah
protein, asam nukleat, dan lemak.
Pemecahan senyawa-senyawa tersebut tak
luput dari peranan enzim yang dihasilkan
oleh bakteri.

Pengaruh ae
proses pembua

Menurut Dwi Ayu Ningtyas dkk.
dalam pengamatan yang telah
dilakukan, terjadi perubahan-
perubahan pada setiap masing-
masing perlakuan.

Perbedaan dari segi
oleh adanya miselia
selain itu warna put
biosintesis β-carot
menandakan proses

Perbedaan struktur p
miselia pada tempe.
oleh proses fermen
biasanya berbau as
dalam kedelai sehing

erasi dalam
atan tempe (P)

i warna dari hasil yang diperoleh dipengauhi
a jamur yang ada pada permukaan kedelai,
tih kekuningan khas tempe merupakan hasil
tene dan Rhizopus oligosporus yang
fermentasi berjalan cukup baik.
pada tempe dipengaruhi pula oleh kerapatan
. Untuk perbedaan aroma dan rasa disebabkan
ntasi pada biji kedelai, dimana bau tempe
sam yang disebabkan degradasi komponen
gga terbentuk rasa yang spesifik.

Pengamatan sel mikroba
dalam makanan
fePernmgaemnattanaSseil k(hPa)mir Pada Makanan

Fermentasi (Tape Singkong danTape
Ketan)

Alat:
Mikroskop
Kaca benda
Kaca penutup
Mortar & alu
Beker glass
Pipet
Tissue
Pewarna Metilen Blue

Bahan:
Tape ketan hitam
Tape singkong
Aquades



Hasil
Pengamata
n

Saccharomyces Sp.
pada tape singkong

Candida Sp.
pada tape ketan hitam

Penelitian Ardiyas Robi
Saputra dkk.

Than
ks!

SFCltlieRda&mEteiiDscmpgoIlTaaonSgt,,e:eianTsnwchdblauiyssidnpcFifnrrroeeeggeasrieptcaenoipkdtnh.asibtciybsoyn
Don’t give
up!

Pertanyaan Pada Saat Diskusi

Kelompok 10 : Cindy Agustina

Banyak penelitian mwnunjukkan bahwa bakteri dalam yoghurt dan susu fermentasi lain memberi ekstra
manfaat bagi tubuh. Jelaskan manfaat apa yang akan ditimbulkan oleh tubuh kita?

Jawaban:

mafaat yoghurt bagi kesehatan tubuh yaitu:

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Yoghurt mengandung probiotik atau bakteri baik yang berperan dalam melindungi kesehatan sistem
pencernaan dari berbagai jenis penyakit seperti diare, konstipasi, dan radang usus.

2. Menjaga kekuatan tulang

Kandungan proten dan vitamin d di dalam yoghurt baik untuk meningkatkan kepadatan tulang. hal ini
menjadikan yoghurt baik dikonsumsi untuk mencegah masalah pada tulang seperto osteoporosis.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Yoghurt dapat meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungan probiotik di dalam yoghut memiliki
efek anti peradangan, sehingga mencegah tubuh dari berbagai penyakit, seperti inveksi virus dan radang
usus.

Sanggahan:

Saya masih ingin tahu tentang bakteri yoghurt yang membutuhkan kondisi pertumbuhan yang cocok
terutama suhu yang tepat. bagaimana jika bakteri tersebut mengalami pertumbuhan dengan suhu yang
tidak tepat?

Jawaban sanggahan:

Umumnya bakteri tumbuh baik pada keadaan hangat. bakteri S. Thermophillus dan L. Bulgaricus paling
cepat tumbuh di sekitar suhu 40 derajat celcius . Jika suhu terlalu rendah bakteri akan berkembang biak
lambat atau tidak sama sekali. sementara jika suhu terlampau panas, bakteri bisa rusak dan mati.

Refleksi Diri Tentang Makalah

Dari penyusun makalah ini saya dapat mengetahui cara pembuatan makalah yang baik dan benar
serta susunan makalah yang tepat. Dengan makalah ini juga saya dapat mengetahui lebih dalam
mengenai materi mikroba khususnya pembiakan dan pertumbuhan bakteri serta metabolisme
mikroba.

Laporan Praktikum
MIKROBA PANGAN DAN INDUSTRI
FERMENTASI YOGHURT

Disusun :
Nama: Nirmayanti Syamsuddin

Npm: 190202023
Semester : IV

Program Studi Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Puangrimaggalatung
2020/2021
Dosen Pengampu: Ahmad Yani, S. Pd., M. Pd.

Metode dan Hasil Praktikum

A. Metode

Metode penelitian ini menggunakan metode fermentasi, dengan menggunakan dua perlakuan, wadah satu
menggunakan Cimori Squeez dan wadah dua menggunakan Yakult. Sedangkan teknik pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan metode observasi, yaitu dengan mengamati warna,tekstur, aroma, dan
rasa.

Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah Sarung tangan, Termometer, 2 wadah plastik beserta
tutupnya, sendok pengaduk, panci, Kompor, dan kain. Sedangkan, bahan yang digunakan adalah susu
UHT 500 ml, yakult 65 ml, dan cimori yoghurt 65 ml.

Prosedur Kerja

Praktikum ini diawali dengan menyiapkan semua alat dan bahan. Kemudian pastikan alat yang digunakan
itu steril. Selanjutnya panaskan susu dengan api kecil sambil diaduk secara perlahan. Setelah panas
angkat susu lalu diamkan beberapa saat.Kemudian ukur susu suhu sekitar 40°c. Selanjutnya siapkan
wadah plastik yang sudah diberi Label I dan II, lalu tuang susu kedalam masing-masing wadah sebanyak
250ml, Setelah masing-masing wadah telah diberi susu dengan volume yang sama Selanjutnya, pada
wadah pertama masukkan cimory squeeze sebanyak 5 sendok makan.Lalu pada wadah kedua masukkan 1
botol takut lalu keduanya diaduk hingga tercampur. Selanjutnya yaitu proses inkubasi. Pada proses
inkubasi, kita membutuhkan kain, kain ini bertujuan untuk menutup wadah agar cahaya tidak masuk dan
mempercepat proses fermentasi . Proses inkubasi dilakukan selama 2 x 24 jam pada suhu ruangan kamar.

B. Hasil Praktikum

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, dapat diperoleh data-data dan perbandingan sebagai
berikut:

Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa pembuatan yoghurt menggunakan dua bahan yang
berbeda memiliki perbedaan pada warna, tekstur, aroma, dan rasa. Pada wadah 1, yang diberi Cimory
Squeeze dari segi warna yaitu berwarna putih terang,dari segi teksturnya lebih encer dan terdapat banyak
buih, dari segi aromanya tidak begitu kuat dan hanya beraroma susu, sedangkan dari segi rasa memiliki
rasa yang asam seperti buah dan pecah dimulut. Sedangkan pada wadah 2 yang diberi Yakult, warnanya
lebih kekuningan, dari segi teksturnya juga lebih kental, Sedangkan dari segi aroma, dimana aroma
Yakultnya sangat kuat, dan terakhir dari segi rasa yaitu rasanya manis dan sedikit asam serta pecah
dimulut.

Video Praktikum ( Screenshoot)



Refleksi Diri Tentang Praktikum

Setelah saya melakukan praktikum yaitu tentang Mikroba pangan dan industri fermentasi yoghurt, Saya
dapat mengetahui cara dan dapat membuat yoghurt sendiri dengan menggunakan bahan yang mudah
didapatkan disekitar kita seperti yakult dan cimory squeeze. Dengan bimbingan dari Dosen Ahmad Yani,
S, pd., M. Pd. Alhamdulillah praktikum yang saya kerjakan berjalan dengan baik.

Refleksi Diri Tentang Akhir Semester

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Disini saya akan merefleksikan dari awal belajar mikrobiologi dengan bimbingan dari Dosen Ahmadi
Yani, S. Pd.,M. Pd. Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dari proses belajar selama kurang lebih 16
minggu ini mulai dari kontrak perkuliahan serta metode perkuliahan yang beda dari yang lain.

Selama masa perkuliahan, wawasan saya mengenai mikrobiologi bertambah dengan adanya presentasi
dan tugas-tugas artikel yang diberikan. Dengan ini melatih saya dalam mengidentifikasi mikroba dan
peran-peranannya serta mampu membuat produk pangan sendiri tentang mikroba pangan.

Jujur pada saat awal, saya merasa agak kesulitan ketika mendapatkan tugas yaitu menganalisis sebuah
artikel karena, banyak artikel yang diberikan untuk dianalisis. Namun lama kelamaan saya menjadi
terbiasa dan semakin hari tugas menganalisis jauh lebih mudah dikerjakan.

Dengan sistem perkuliahan yang diterapkan oleh Bapak Ahmad Yani, S. Pd., M. Pd. meskipun hanya
melalui daring namun berhasil membuat kita tetap disiplin dalam perkuliahan serta lebih giat
mengerjakan tugas dengan tepat waktu.

Harapan saya adalah semoga dengan metode perkuliahan ini dapat membuat mahasiswa menjadi lebih
disiplin dengan tugas-tugas yang diberikan. Semoga Bapak Ahmad Yani, S. Pd., M. Pd. Selaku
diberikan kesehatan sehingga mampu mendidik kami menjadi mahasiswa yang lebih baik. Terima kasih
atas kesabaran Bapak selama mengajar dan terima kasih atas ilmu yang diberikan selama perkuliahan
16 minggu ini.

Waassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Click to View FlipBook Version