Sejarah Monitor
Sejarah awal keberadaan monitor adalah dimulai dengan kemunculan VDT (The Video Display
Terminal) yang bentuknya berupa layar dan bisa diakses secara bersamaan dengan keyboard karena
telah terhubung. Terminal menjadi salah satu sistem penghubung yang paling mudah di desain pada
masa itu.
Pada fase pertama, terjadi pada tahun 1855 yang ditandai dengan adanya temuan dari Heinrich
Geibler, salah satu ilmuwan dari Jerman yang kini disebut sebagai Bapak Monitor Tabung. Wujud
awal dari monitor memang masih berbentuk tabung karena teknologi pada saat itu belum cukup
mumpuni untuk mengembangkan bentuk yang lebih efisien.
Kemudian, fase kedua sudah ditemukan tabung sinar Katoda yang didapatkan dari Ferdinand
Braun. Ferdinand sendiri merupakan sosok yang pertama kali menemukan osiloskop, yakni aplikasi
yang bisa digunakan pada tabung. Hingga pada tahun 1897, beberapa penemuan yang telah ada
tersebut dijadikan sebagai bahan kajian demi perkembangan monitor selanjutnya.
Fungsi Monitor
Secara umum, fungsi monitor adalah untuk menampilkan data yang berupa grafis dari berbagai
sumber. Sebenarnya, pengertian monitor memiliki fungsi yang cukup fleksibel karena bergantung
pada perangkat yang mengikutinya. Misalnya saja pada komputer maka akan disebut sebagai layar
komputer dan apabila melekat pada televisi maka akan disebut sebagai layar televisi. Data yang
ditampilkan sangat beragam, tidak hanya gambar saja, tetapi juga diikuti dengan audio.
Perkembangan teknologi monitor yang sangat pesat membuatnya lebih mudah dalam menampilkan
berbagai jenis data. Tentunya, data-data yang ditampilkan merupakan hasil olahan yang ada di
dalam komputer.
Pada setiap monitor, terdapat resolusi ukuran yang berbeda-beda. Mulai dari resolusi paling kecil
hingga yang paling besar semuanya sudah tersedia. Resolusi monitor yang berbeda-beda pastinya
akan memberikan pengaruh terhadap data yang ditampilkan. Semakin tinggi resolusinya, maka
berbagai sumber data yang ditampilkan juga akan semakin bagus.
Jenis-jenis Monitor CRT (Cathode Ray Tube) merupakan jenis monitor
yang pertama kali diperkenalkan. Teknologinya
1. Monitor CRT menggunakan sinar katoda yang memiliki sistem full
electronic frame rate. Tentunya, bentuk monitor yang
Gambar 1.a Monitor CRT dihasilkan tidak sebagus seperti yang sekarang ini dan
baru bisa dihubungkan pada layar televisi saja.
Pada saat itu, masalah yang terjadi adalah layar televisi
hanya sanggup menampilkan sekitar 40 karakter yang
berbentuk horisontal. Resolusi yang pertama kali
diperkenalkan adalah berbentuk 80×25 dengan warna
monokrom. Lalu, muncul lagi jenis monitor CRT yang
memiliki resolusi berbeda, yakni 720 x 350.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 97
2. Monitor CGA
Perusahaan IBM menjadi pencetus sistem tampilan CGA
atau Adaptor Grafis Warna, tepatnya di tahun 1981. Sistem
tampilan ini menyediakan empat kombinasi warna. Selain
itu, resolusi yang ditawarkan sebesar 200 piksel tegak dan
320 piksel datar. Pada dasarnya, sistem tampilan ini sudah
cukup untuk memainkan game ringan seperti solitaire. Jadi,
generasi monitor ini tidak hanya untuk pemrosesan kata,
melainkan tampilan grafis yang lebih meningkat.
Setelah keberadaan monitor CRT, berkembang lagi jenis
monitor menjadi monitor sistem CGA. Resolusi dari layar
Gambar 2.b Monitor CGA satu ini sudah mencapai pada rentang 160 x 200 hingga 640
x 200. Dari jumlah resolusinya saja sudah terlihat jika layar
tersebut mengalami banyak perkembangan. Lalu, untuk
kemampuan warna yang dihasilkan sudah mencapai 16 varian. Pada era jenis CGA, yang pertama
kali diperkenalkan adalah Taxan Vision dengan ukuran 14 inci yang memiliki resolusi sangat tinggi.
Selang beberapa tahun, tepatnya pada 1990 muncul generasi komputer Windows yang masih
digunakan sampai sekarang. Bisa dibilang pada monitor CGA teknologi yang digunakan sudah
sangat canggih dengan bentuk yang bagus.
3. Monitor LCD
Ciri khas dari teknologi LCD adalah sudah menggunakan
teknologi kristal liquid dan tidak lagi menggunakan tabung
elektron. Tentunya, teknologi kristal liquid terhitung lebih
canggih dibandingkan dengan tabung elektron karena pada
dasarnya penggunaan tabung elektron masih belum
kompatible pada layar datar.
Dari teknologi jenis LCD ini, hasil monitor yang paling
populer adalah Flat Panel Display. Ciri-cirinya memiliki
Gambar 3.c Monitor LCD layar yang berbentuk pipih dan juga resolusi sangat tinggi.
Warna-warna yang dihasilkan juga sangat
beragam, bahkan bisa menampung semua jenis warna tanpa terkecuali. Teknologi LCD juga sudah
dimanfaatkan secara maksimal oleh banyak orang.
4. Monitor LED Keunggulan dari monitor LED adalah mampu menghasilkan
gambar dengan detail yang begitu konkret. Dibandingkan dengan
Gambar 4.d Monitor LED teknologi monitor LCD, kualitas gambar serta video grafis yang
ditawarkan jauh lebih unggul. Layar LED bahkan mengadopsi
tampilan asli tanpa mengurangi sedikitpun resolusinya.
Teknologi yang digunakan pada monitor LED sudah
menggunakan sistem dioda lampu yang merupakan bentuk dari
pemancaran emisi cahaya. Secara umum, tampilan dari monitor
dan LCD memang hampir sama, tetapi apabila diperhatikan
dengan baik maka bentuknya pasti terlihat lebih tipis.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 98
5. Monitor Plasma
Gambar 5.e Monitor Plasma Pada monitor Plasma, teknologi yang
digunakan sangat unggul, yakni
neon/xenon. Teknologi tersebut diapit
menggunakan lapisan pelat kaca yang dapat
memberikan tingkat ketahanan maksimal
sehingga tetap tahan lama meskipun punya
tampilan sangat tipis. Apabila mesinnya
mendapatkan kejutan listrik, maka akan
menampilkan elemen gambar berkualitas.
Kelebihan dari monitor Plasma yang paling menonjol memang terletak di bagian
kualitas gambarnya. Tidak hanya mampu menampilkan gambar asli dengan sangat
bagus, detail dari gambar juga bisa terlihat sangat tajam. Namun, harganya juga
sangat mahal dan sebanding dengan teknologi yang diberikan.
6. Monitor OLED
Teknologi yang digunakan oleh monitor
OLED adalah semikonduktor yang
bahannya dibuat dari jenis lapisan organik.
Teknologi tersebut dapat memancarkan
cahaya dengan sangat baik sehingga begitu
fleksibel penggunaanya. Hal yang menarik
dari monitor ini adalah memiliki tingkat
ketebalan sebanyak 1 mm yang artinya
benar-benar sangat tipis.
Pada lapisan pemancar cahayanya,
mengandung bahan senyawa metal
kompleks dan lapisan elektroda. Fungsi dari
Gambar 6.f Monitor OLED lapisan tersebut adalah untuk mendesain
layar monitor yang sangat tipis, bahkan
hingga terlihat seperti lembaran kertas. Jika digabungkan, maka jumlah konstruksi
keseluruhannya tidak akan mencapai 500 nm.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 99
Perkembangan Monitor
Perkembangan monitor dari tahun ke tahun benar-benar menampilkan peningkatan yang pesat.
Dimulai pada tahun 1855, monitor masih berbentuk berupa tabung vakum yang di dalamnya
terdapat pompa merkuri berukuran cukup besar. Tabung vakum tersebut berhasil dikembangkan
oleh Geibler Heinrich yang merupakan ilmuwan dari Jerman.
Pada tahun 1859 hingga 1930, monitor yang digunakan memang masih berbentuk tabung. Lalu
pada tahun 1963 sudah lebih berkembang menggunakan teknologi kristal liquid. Teknologi
tersebut memungkinkan penggunaan monitor yang tidak lagi berbentuk tabung. Gambar yang
dihasilkan sudah memiliki warna-warna yang bervariasi sehingga tampak jelas.
Kemudian pada tahun 2000-an hingga saat ini sudah berkembang layar monitor yang lebih
canggih lagi, yakni LCD, LED, Plasma, dan OLED. Masing-masing monitor tersebut hadir
dengan ciri khas berbeda, terlebih ciri-ciri yang ditampilkan juga berbeda. Dilihat dari bentuknya
saja, mulai dari layar LCD hingga OLED memiliki tingkat ketebalan berbeda-beda.
Cara Kerja Monitor
Cara kerja monitor sebenarnya di dasarkan pada komponen penyusun yang ada di dalamnya.
Akan tetepi secara umum bisa digambarkan seperti berikut ini :
Pertama sinar elektron yang berada di bagian belakang tabung akan ditembakkan ke bagian dalam
yang telah dilapisi elemen dengan kemampuan memendarkan cahaya Kemudian sinar elektron
tersebut akan melewati serangkaian komponen magnet yang bisa membelak-belokkan sinar ke
bagian dalam tabung Ketika sinar sudah sampai pada sisi layar depan monitor, dia akan menyinari
lapisan berpendar sehingga menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara
temporer Lalu setiap tempat tersebut akan mewakili titik pixel dengan mengontrol tegangan sinar
elektron sehingga terciptalah gambar atau tampilan yang muncul pada layar monitor Secara teori,
sinar elektron akan menyapu garis horizontal dari kiri ke kanan dan menyebabkan pixel-pixel tadi
berpendar dengan intensitas menyesuaikan tegangan yang sudah di atur. Ketika sudah sampai
ujung, sinar elektron akan mati dan akan mengulang proses yang sama sehingga menghasilkan
gambaran yang berbeda disetiap detiknya
b. Printer Pengertian printer adalah perangkat keras
yang dapat mencetak objek digital menjadi
Gambar 2.2 Printer bentuk fisik. Objek digital ini bisa berupa
tulisan atau grafis. Printer bisa
menghasilkan cetakan hitam putih maupun
berwarna jika sudah diisi dengan tinta
kartij yang sesuai. Agar bisa beroperasi,
printer harus disambungkan dengan
komputer dan sumber listrik.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 100
Saat ini printer sudah dikembangkan menjadi perangkat yang tidak hanya bisa mencetak dokumen
saja, tetapi sudah bisa menjalankan fungsi lain seperti scanning dan fotocopy. Namun tidak semua
printer bisa digunakan multifungsi, karena tergantung pada spesifikasi masing-masing.
Pengertian Printer Printer adalah perangkat keras yang dapat
digunakan untuk menampilkan bentuk fisik
Gambar 2.3 Printer dari wujud asli data digital. Caranya yakni
dengan mencetak data yang terdapat di
menghasilkan output tulisan pada media kertas. komputer, kemudian outputnya berupa tulisan
atau grafis dengan dibantu seperangkat tinta
guna menghasilkan warna. Kata printer itu
sendiri berasal dari bahasa Inggris ‘print’
yang artinya cetak. Printer merupakan
perangkat peripheral yang fungsinya hanya
sebagai perangkat tambahan untuk
Sejarah Printer
Printer pertama kali diperkenalkan kepada publik sekitar abad 19. Pada masa itu, desain printer
yang dibuat berwujud mekanik dan hanya bisa menghasilkan cetakan hitam putih. Selanjutnya pada
1968 barulah pertama kali dipublikasikan printer elektrik pertama kali oleh Perusahaan Jepang
bernama Epson. Model printer elektrik pertama ini diberi naka EP-101. Karena di masa itu data
yang dicetak masih dihasilkan dari ketikan mesin ketik, pengembangan terus dilakukan. Hasil
cetakan dari mesin ketik terbilang lama, sehingga kurang efektif dan efisien digunakan mencetak
dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, banyak perusahaan teknologi berlomba-lomba memodifikasi
dan menciptakan inovasi baru berbasis model EP-101.
Munculnya Model Daisy Wheel
Sekitar tahun 1980-an, printer sudah ditambahkan kecepatan pencetakannya. Setelah itu, dikenalkan
model printer baru yang diberi nama Daisy Wheel. Prototipe printer ini serupa dengan mesin ketik
di era sebelumnya tetapi sudah disempurnakan. Jadi ketika mengetik sudah bisa sekaligus dicetak
hasilnya.
Generasi Printer Dot Matrix
Setelah kemunculan printer daisy wheel, kemudian dipublikasikan model dot matrix. Model ini
sudah bisa mendukung pencetakan tulisan dan grafis yang dikombinasikan. Oleh karena itu
dokumen yang tercetak pun sudah bisa berwujud tulisan/gambar dalam satu halaman. Namun output
cetakannya masih tergolong rendah.
Mulai Diperkenalkan Printer Laser
Empat tahun kemudian, tepatnya pada 1984 diperkenalkan model pengembangan printer terbaru
yang dinamakan printer laser. Model ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi HP yang diberi
nama HP LaserJet. Harga pasaran printer ini lebih terjangkau dan menawarkan hasil output lebih
baik daripada Dot Matrix.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 101
Khadiran Printer desktop Publishing
Pengertian printer Dekstop Publishing yaitu hasil pengembangan Laser Jet yang sudah
ditambahkan PostScript. Model ini dipatenkan oleh Apple LaserWriter dan mampu mencetak
hasil output lebih baik dari model-model sebelumnya. Era ini pun disebut-sebut sebagai revolusi
dalam perkembangan dunia percetakan.
Printer Model Mutakhir
Model printer paling mutakhir sudah jauh lebih canggih. Sejak tahun 1990-an inovasi terus
diciptakan guna menghasilkan cetakan dokumen yang kualitasnya lebih baik. Printer laser banyak
dipasarkan, kemudian memasuki tahun 2000-an mulai banyak diciptakan prinser dengan kualitas
tinggi yang mengadopsi sistem inkjet.
Fungsi Printer
Fungsi utama printer adalah untuk mencetak dokumen berdasarkan data yang telah diinput pada
perangkat komputer/laptop. Data yang masih berada di komputer sifatnya masih digital atau
maya. Agar bisa dijadikan bentuk fisik, perlu dicetak terlebih dahulu. Data ini bisa berupa tulisan
atau grafis. Berikut beberapa fungsi printer lainnya yang perlu diketahui.
1. Menampilkan Data Secara Fisik
Ketika seseorang mengetikkan tulisan atau membuat gambar di komputer, data yang dihasilkan
bentuknya digital. Data digital ini mempunyai beberapa keterbatasan, salah satunya tidak bisa
dibawa secara ‘nyata’ jika tidak terhubung dengan perangkat gadget. Oleh karena itu agar bisa
dijadikan bentuk fisik perlu dicetak terlebih dahulu. Printer di lengkapi dengan pengaturan dan
perintah yang mampu mencetak data dari bentuk digital menjadi bentuk fiisk, dengan dituangkan
pada media kertas, kain, dan lain-lain. perkembangan mutakhir, printer juga sudah bisa mencetak
pada media yang lebih bervariasi sehingga memunculkan kegiatan percetakan yang lebih
beragam.
2. Mencetak Grafis Berkualitas
Perbedaan paling signifikan antara printer generasi terdahulu dengan model mutakhir adalah
kemampuannya dalam mencetak grafis. Jika printer dahulu hanya mampu mencetak grafis dalam
warna monokrom, printer saat ini sudah bisa menghasilkan berbagai warna dalam beragam
gradien.
3. Mencetak Data dalam Ukuran Lebih Besar
Jika dulu pengertian printer terbatas pada pencetakan data digital menjadi bentuk fisik sesuai
media kertas, saat ini pengertian ini sudah meluas. Printer bisa mencetak ukuran fisik yang
bahkan bisa beberapa kali lebih besar dari data aslinya. Printer semacam ini banyak dipakai pada
percetakan berskala besar yang menyediakan media akrilik, banner, dan lain-lain.
4. Melakukan Fungsi Tambahan Scanning
Meskipun pada dasarnya printer digunakan untuk aktivitas percetakan, di era mutakhir pinter
sudah bisa mendukung fungsi lain seperti scanning atau fotocopy. Adapun perangkat printer yang
mendukung scanning dan fotocopy telah dilengkapi scanner canggih, sehingga bisa menjalankan
perintah multitasking.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 102
Jenis-jenis Printer
Perkembangan teknologi yang semakin canggih mendorong inovasi di berbagai bidang, termasuk
berdampak pada bidang percetakan. Munculnya model terbaru printer yang kian canggih adalah
keniscayaan, karena kebutuhan manusia dalam dunia percetakan juga semakin berkembang. Berikut
jenis-jenis printer yang saat ini banyak dipakai.
1. Printer Laser jet
Printer Laser Jet menggunakan model
pencetakan dengan menggunakan tinta bubuk,
atau sering disebut pula toner. Perangkat printer
ini dioperasikan melalui komponen infrared yang
menghubungkan printer dengan komputer. Hasil
cetakan yang didapatkan dari printer laser jet
memiliki kualitas lebih baik daripada cetakan dot
matrix yang masih konvensional.
Printer ini bekerja dengan cara menarik kertas ke
luar kemudian mencetak data dengan toner. Yang
Gambar 1.1 Printer Laser Jet menjadi permasalahan klasik pada proses
pencetakan dengan printer laser jet adalah
hasilnya cepat kering, sehingga lebih seperti
buatan mesin fotocopy. Hanya saja laser jet sudah mendukung cetak warna pada data grafis
sederhana.
2. Printer DOT Matrix Pengertian printer dot matrix yaitu perangkat
keras yang bisa mencetak dokumen dengan
Gambar 1.2 Printer DOT Matrix menggunakan pita sebagai alatnya. Hasil cetakan
dengan printer model ini tampak kasar dan pada
beberapa kasus ditemukan hasil yang kurang
bagus. Oleh karena itu, tidak lagi banyak yang
masih menggunakan printer ini.
Yang paling mudah ditemukan, printer dot matrix dipakai pada tempat perbelanjaan seperti
minimarket atau supermarket. Printer ini bekerja dengan cara menarik pita di bagian dalamnya agar
bergerak ke kini dan ke kanan untuk menghasilkan cetakan dokumen pada media yang disiapkan
(umumnya kertas).
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK MAK Kelas XI 103
3. Printer InkJet
Sesuai namanya, printer ini menggunakan
tinta sebagai bahan pencetak. Jika
dibandingkan dengan printer dot matrix atau
laser jet, hasil cetakan printer ini lebih bagus.
Waktu yang dibutuhkan untuk proses
pencetakan pun lebih cepat, sehingga relatif
lebih efektif dan efisien. Printer ini pun
termasuk jenis yang paling banyak dipakai.
Gambar 1.3 Printer InkJet Printer ink jet dilengkapi dengan tabung
tempat tinta. Ketika printer diaktifkan, tinta ini
akan bergerak melalui saluran kecil yang
berada di dalam printer. Setelah itu kartij akan bergerak dan mencetak sesuai input data. Saat ini
sudah banyak printer ink jet yang dilengkapi multifungsi untuk scanning atau fotocopy.
4. Printer Label
Printer label mempunyai ukuran yang lebih kecil
daripada printer pada umumnya. Fungsi utama printer
ini dikhususkan untuk mencetak label yang ukurannya
mini.
Printer label ada yang menggunakan model ink jet,
ada yang hanya cetakan mini biasa. Printer label yang
modelnya ink jet sering dipakai untuk cetakan label
produk jualan, dan lain-lain.
Gambar 1.3 Printer Label
5. Printer Thermal
Printer thermal yang paling sering dijumpai adalah di
pusat perbelanjaan. Printer ini bentuknya kecil, hanya
cukup untuk ukuran sebuah kertas thermal. Gulungan
kertas terebut bisa berubah menjadi lebih gelap ketika
dipanaskan oleh printer thermal. Setelah itu, barulah bisa
dicetak tulisannya. Perawatan printer ini cukup mudah
karena tak perlu tinta atau toner.
Gambar 1.3 Printer Thermal
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 104
6. Printer 3D
Pengertian printer 3D merupakan
perangkat cetak generasi terbaru yang
memungkinkan pencetakan dalam wujud
tiga dimensi. Bahan untuk mencetak
bukanlah kertas, melainkan polimer,
plastik, bahkan bahan logam. Printer ini
biasanya dipakai pada percetakan besar
yang melayani cetak objek grafis 3D.
Gambar 1.6 Printer 3D
Bagian-bagian Printer
Perangkat Printer terdiri atas beberapa komponen atau bagian kecil penyusun sehingga bisa
bekerja secara optimal. Adapun bagian-bagian printer tersebut adalah:
a. Cartridge
Bagian ini berfungsi untuk mengatur, menyimpan
dan sebagai tempat keluarnya tinta pada saat proses
pencetakan berlangsung.
Gambar 2.1 Cartrige
b. Rumah Cartridge
Bagian ini berfungsi sebagai tempat dudukan
catridge sehingga bisa melekat pada printer
Gambar 2.2 Rumah Cartrige 105
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI
3. Head
Masih merupakan bagian dari catridge yang berguna sebagai
tempat keluarnya tinta
Gambar 2.3 Head
4. Chip
Bagian yang menghubungkan catridge dengan mainboard printer
Gambar 2.4 Chip
5. Ink Tank
Merupakan wadah seperti tabung yang berfungsi
sebagai tempat penyimpanan tinta sementara
Gambar 2.5 InkTank
6. Selang Tinta
Seperti namanya, pada printer yang telah dilakukan
injeksi bagian ini akan berperan seperti tabung infus
untuk menyalurkan tinta ke catridge
Gambar 2.6 Selang Tinta
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 106
7. Roll Bagian ini berfungsi untuk meluncurkan kertas
ketika proses mencetak
Gambar 2.7 Rool
Berfungsi untuk menarik catridge ke kanan dan
8. Timming Belt kiri saat proses mencetak.
Gambar 2.8 Timming Belt
9. Sensors Roll
Bagian yang bertugas untuk mendeteksi adanya kertas
pada printer
Gambar 2.9 Sensors Roll
10. Tinta
Bagian terpenting pada printer berupa zat cair untuk
mencetakkan tulisan pada kertas. Tinta ini terdiri atas 4
kombinasi warna yaitu C,M,Y dan K.
Gambar 2.10 Tinta
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 107
c. Speaker Aktif
Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara) dengan cara
menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Transduser adalah sebuah alat yang
mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk
pengubahan ukuran atau informasi (misalnya, sensor tekanan). Transduser bisa berupa peralatan
listrik, elektronik, elektromekanik, elektromagnetik, fotonik, atau fotovoltaik. Dalam pengertian
yang lebih luas, transduser kadang-kadang juga didefinisikan sebagai suatu peralatan yang
mengubah suatu bentuk sinyal menjadi bentuk sinyal lainnya.
Speaker merupakan salah satu peralatan output komputer yang memiliki bentuk seperti kotak
ataupun bulat dengan kemasan unik yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan dari
komputer yang berupa suara. Agar speaker dapat berfungsi diperlukan hardware berupa sound
card (pemroses audio/sound). Speaker memiliki bentuk, fitur, dan ukuran yang beraneka ragam.
Saat ini speaker merupakan piranti tambahan yang hampir tidak dapat dipisahkan dengan
komputer. Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas suara terbaik tergantung dari
speaker. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alamat penyimpanan yang berkualitas tinggi,
dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap saja hasil suaranya akan jelek bila
dikaitkan dengan speaker berkualitas rendah.
Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyal elektronik menyimpannya
dalam CD, tapes, dan DVD, lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat
kita dengar. Speaker adalah sebuah teknologi menabjubkan yang memberikan dampak yang
sangat besar terhadap budaya. Cara kerjanya adalah dengan mengubah sinyal elektrik menjadi
frekuensi audio dengan membran atau penggetar. Speaker memiliki peranan penting untuk
menghasilkan output dari proses audio. Speaker juga bisa disebut sebagai alat bantu pada
perangkat musik atau lainnya untuk mengeluarkan suara yang lebih maksimal. Proses audio yang
berupa gelombang listrik akan menggetarkan udara pada membran speaker sehingga
menghasilkan suara yang dapat didengar telinga manusia.
Sejarah dan perkembangan speaker
Pada tahun 1898, Horace short mengumumkan sebuah design speaker yang menggunakan
kompresor udara yang kemudian menjualnya pada Charles Parsons. Kemudian mendapatkan
beberapa tambahan hak paten di Inggris sebelum 1910. Pada tahun 1924 Dr. Walter H. Schottky
menemukan pita loudspeaker pertama. Untuk pertama kalinya speaker menggunakan
electromagnet sehingga suara yang dihasilkan sangat keras. Namun pada waktu itu speaker yang
menggunakan magnetbjarang sekali digunakan ini dikarenakan harganya yang sangat mahal.
Lilitan dari sebuah electromagnet disebut bidang lilitan atau dasar lilitan yang disambungan
melalui kedua pasang energized ke driver. Belokan ini biasa disediakan pada sebuah dual role dan
juga berperan sebagai filter listrik dari amplifier loudspeaker yang terhubung dengan listrik. reaksi
Ac telah dilemahkan oleh lilitan penghambat listrik. tetapi frekuensi Ac cenderung memodulasi
sinyal audio yang dikirim ke lilitan suara sehingga terdengar dengungan yang berkekuatan besar
dari sebuah audio device. Sudah jelas fugsi dari speaker yakni untuk memproduksi gelombang
suara, namun setiap jenis dan merk speaker khususnya untuk car audio mulai dari tweeter,
midrange, midbass hingga subwoofer, masing-masing mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda
dalam hal memproduksi suara.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 108
Penemu Speaker
Peter L. Jensen
Ia lahir di Denmark 1886, dan meninggal 26 Oktober 1961 pada usia 75 th. Pendidikannya
disekolah tinggi Denmark, dan lulus pada tahun 1902.i Dia mulai bekerja sebagai magang di
laboratorium Valdemar Poulsen, penemu rekaman magnetik dan Sistem Poulsen dari Radio pada
tahun 1903. Menjadi asisten Poulsen pada tahun 1905 dan dikirim ke Amerika Serikat untuk
membantu dalam memperkenalkan Radio Poulsen Arc Sistem pada tahun 1909. Dia bekerja
sebagai insinyur oleh Federal Telegraph Company di California, yang membeli hak paten Poulsen,
sampai November 1910.
.
Ia mendirikan Komersial Wireless dan Development Co, bersama-sama dengan Edwin S. Pridham
dan Richard O'Conner, pada tahun 1911 di Napa, California. Jensen dan Pridham pindah dari Napa
pada tahun 1916, dan mengubah nama perusahaan pada tahun 1917 dengan Magnavox Company.
Jensen dipekerjakan sebagai chief engineer sampai 1925.
Pengertian Speaker Aktif dan Speaker Pasif
Speaker yang digunakan untuk sound system entertainment pada umumnya dapat dibedakan
menjadi 2 kategori, yaitu speaker aktif dan pasif. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai
kedua jenis peaker ini.
1. Speaker Pasif( passive speaker)
Speaker pasif adalah speaker yang tidak memiliki amplifier ( penguat suara) didalamnya. Jadi
speaker pasif memerlukan amplifier tambahan untuk dapat menggerakkannya. Level sinyal harus
dikuatkan terlebih dahulu agar dapat menggerakkan speaker pasif. Sebagian besar speaker yang
kita temui adalah speaker pasif.
2. Speaker Aktif( Active Speaker)
Speaker aktif adalah speaker yang memiliki amplifier (penguat suara) didalamnya. Speaker aktif
memerlukan kabel listrik tambahan untuk menghidupkan amplifier yang terdapat didalamnya.
Perbedaan Speaker Aktif dan Speaker Pasif
Speaker yang digunakan pada sound system umumnya terbagi menjadi dua jenis yakni speaker
aktif dan speaker pasif. Perbedaan antara speaker aktif dan pasif paling utama adalah penggunaan
amplifier. Pada speaker aktif terdapat komponen amplifier atau penguat suara. Amplifier dapat
dihidupkan dengan daya listrik. Oleh sebab itu, speaker aktif membutuhkan kabel listrik tambahan.
Speaker aktif memiliki komponen yang lengkap sehingga dapat bekerja secara mandiri. Sedangkan
untuk speaker pasif tidak memiliki amplifier di dalamnya. Untuk bisa bekerja, speaker ini
membutuhkan amplifier eksternal agar dapat menghasilkan suara. Speaker pasif bekerja dengan
daya dari listrik eksternal yang harus slelau disambungkan. Itulah beberapa informasi menarik
tentang pengertian speaker atau yang biasa dikenal sebagai perangkat audio. Perangkat ini menjadi
salah satu yang sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 109
Fungsi Speaker Aktif Fungsi dari perangkat speaker adalah mengubah
gelombang listrik menjadi gelombang bunyi dari sebuah
Gambar 1.1 Speaker Aktif perangkat suara. Gelombang listrik atau elektromagnet akan
diubah menjadi gelombang bunyi atau getaran yang
menghasilkan suara yang dapat didengar telinga. Selain
mengubah gelombang listrik menjadi bunyi, speaker juga
berfungsi sebagai alat bantu untuk memperkuat gelombang
bunyi. Perangkat ini memiliki fungsi untuk memperbesar
gelombang bunyi sehingga output suara dapat lebih besar
atau maksimal.
Cara Kerja Komponen Speaker Aktif
Cara kerja dari speaker adalah mengubah
gelombang listrik atau elektromagnetik
menjadi gelombang bunyi atau suara
menggunakan transduser. Komponen-
komponen yang ada di dalamnya saling
berkaitan untuk menghasilkan suara.
Apabila salah satu bagian atau komponen
dalam speaker bermasalah, maka fungsi
speaker tidak bisa berjalan.
Sinyal dari gelombang listrik yang masuk ke
speaker akan dikuatkan oleh transduser.
Gambar 2.2 Speaker Aktif Gelombang listrik yang sudah dikuatkan
tersebut ditangkap membran speaker dan
mengubahnya menjadi getaran. Getaran
Pada membran speaker merupakan gelombang suara atau bunyi yang dapat didengar manusia.
Speaker biasa maupun speaker pada perangkat komputer memiliki komponen yang hampir sama.
Komponen-komponen utama pada sebuah speaker antara lain adalah sebagai berikut.
1. Magnet
Magnet pada speaker bekerja untuk menghasilkan induksi sehingga tercipta medan magnet di dalam
speaker. Induksi pada magnet merupakan gesekan yang akan menghasilkan aliran listrik. Aliran
listrik inilah yang menjadi bagian awal pada proses audio speaker.
2. Kumparan
Kumparan dan magnet merupakan komponen speaker yang akan saling terkait. Komponen-
komponen ini memiliki fungsi utamanya yaitu untuk mengalirkan arus listrik. Kumparan dapat
dikatakan sebagai magnet yang menghasilkan arus setelah proses induksi.
3. Membran
Komponen ini berfungsi untuk menerima arus atau gaya induksi dari magnet. Gaya induksi dari
magnet dan kumparan akan diterima oleh membran. Kemudian gaya tersebut diubah menjadi
gelombang getaran yang menghasilkan bunyi atau suara.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 110
4. Conus
Fungsi dari komponen ini adalah menangkap arus induksi dari kumparan dan mengubahnya
menjadi gelombang yang dikenal sebagai bunyi. Selain itu, komponen ini juga akan menghasilkan
gelombang yang didapat dari gerakan udara yang ada pada komponen lain dalam speaker. Bagian
penting lainnya dari speaker adalah casing speaker. Casing dapat dibuat dari bahan plastik,
composite, maupun logam. Casing inilah yang menjadi pelindung utama untuk magnet, conus,
membran, kumparan, dan komponen-komponen lain yang ada di dalam speaker.
Jenis-jenis Speaker
Berdasarkan frekuensi suara yang dihasilkan, terdapat beberapa jenis speaker seperti Woofer,
subwoofer, mid range, full range, dan tweeter. Masing-masing speaker tersebut menghasilkan
kualitas suara yang berbeda-beda.
1. Speaker woofer
Jenis speaker woofer yang dibutuhkan untuk mendapatkan suara bass. Speaker woofer mampu
menghantarkan suara rendah dengan rentang frekuensi 40 Hz – 100Hz. Kemampuannya adalah
menghasilkan suara yang lebih bersih dan bulat. Speaker woofer umumnya memiliki diameter antar
4 hingga 12 inchi. Speaker ini dapat menghasilkan output suara dengan jangkauan range lebih luas,
apabila digabung speaker tipe lain seperti mid range atau tweeter.
2. Speaker subwoofer
Subwoofer merupakan jenis speaker yang dapat bekerja pada frekuensi antara 20 Hz hingga 200
Hz. Output suara yang dihasilkan speaker ini umumnya adalah bass dengan diameter 12 hingga 21
inch. Sekarang ini sudah banyak speaker yang memiliki subwoofer. Tentunya suara yang dihasilkan
dari speaker tersebut lebih mantap. Semakin besar ukuran speaker akan semakin kuat suara bass
yang dihasilkannya.
3. Speaker mid range
Jenis speaker ini dapat menjangkau frekuensi suara antara 500 Hz hingga 5.000 Hz. Mid range
merupakan speaker kecil dengan ukuran sekitar 4 hingga 6 inch. Walaupun mungil, speaker mid
range dapat menjangkau nada tinggi dengan baik.
4. Speaker full range
Jenis speaker full range ini sering dijumpai pada arena konser atau studio. Kemampuan speaker
tersebut dapat menghasilkan output suara dari nada rendah hingga tinggi sekaligus. Frekuensi
suaranya antara 40 Hz hingga 2 kHz.
5. Speaker tweeter
Ada juga speaker tweeter yang bekerja pada frekuensi sekitar 3.500 Hz hingga 20 kHz. Suara yang
dihasilkan cukup baik walaupun untuk nada rendah atau bass tidak semantap woofer. Ukuran
speaker ini juga kecil hanya 0,5 inch hingga 4 inch saja.
Berdasarkan fungsi dan bentuknya, speaker juga dapat dibedakan menjadi :
1. Speaker Corong
2. Speaker Hi-Fi
3. Speaker Handphone
4. Headphone
5. Speaker Televisi
6. Speaker Sound System ( Home Theather)
7. Earphone
8. Speaker laptop
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 111
Bagian Keempat : TOOLS (Peralatan)
a. Obeng (testpen)
Tespen adalah sebuah alat yang sering disebut sebagai pendeteksi arus atau tegangan listrik.
Tespen sendiri masih tergolong sebagai salah satu komponen alat elektronika. Namun demikian,
seiring berkembangnya jaman tespen mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Baik dari
bentuk tespen, maupun fungsi lain dari tespen itu sendiri. Selain fungsi utama tespen, setiap bagian
tespen juga memiliki fungsi yang berbeda beda. Hal ini tentu saja tergantung dari jenis tespen yang
digunakan.
Fungsi dari setiap bagian Testpen
Meskipun tergolong sebagai komponen sederhana namun tespen ini tetaplah tersusun atas beberapa
bagian. Komponen penyusun tespen ini juga mempunyai fungsinya masing-masing.
Gambar 1.1 Testpen
Adapun penjelasan dari fungsi tespen adalah sebagai berikut :
Probe memiliki fungsi utama untuk mendeteksi kabel atau benda yang akan diuji arus listrik
nya.
Isolator berfungsi sebagai pengaman yang melindungi alat dari resiko terjadinya korsleting
listrik.
Arang fungsi utamanya yakni sebagai isolator yang mampu menekan resiko terjadinya
overload aliran arus listrik berlebih. Cara kerjanya yakni dengan membatasi aliran dari arus
listrik.
Lampu indikator fungsi utamanya yakni sebagai penanda. Yang mana lampu ini akan menyala
jika sebuah benda yang mempunyai tegangan listrik.
Penjepit berfungsi dalam hal penyimpanan yakni menjepit tespen pada kantong maupun tempat
penyimpanan alat tespen.
Pegas fungsinya yakni untuk melakukan penekanan pada bagian lampu indikator pada tutup
konduktor alat.
Tutup konduktor fungsinya yakni sebagai media yang digunakan untuk untuk mengalirkan arus
listrik.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 112
Cara Menggunakan Testpen yang benar
Selain fungsi dari bagian-bagian tespen, sebagian orang juga bertanya terkait bagaimana cara
menggunakan tespen yang benar? Sebenarnya cara penggunaannya sendiri tergolong sangat
mudah, sehingga tidak perlu keahlian khusus agar dapat menggunakan tespen.
Gambar 2.2 Tespen Berikut langkah-langkah yang dapat kita
lakukan dalam menggunakan tespen
dengan mudah.
Ambil tespen dan gunakan jari tangan
kita untuk memegang tespen dengan
baik dan benar pada bagian gagang.
Pada bagian atas tespen terdapat
tombol yang dapat dipegang dan
arahkan tespen pada benda yang akan
diuji.
Tespen juga dilengkapi dengan lampu
indikator, sehingga dapat mendeteksi
apabila benda yang kita uji terdapat
aliran listrik atau tidak.
8 jenis Testpen yang umum digunakan
Dewasa ini tespen mengalami perkembangan berbagai bentuk baru dan fungsi yang beragam.
Sehingga perlu kita pahami bersama terkait jenis-jenis tespen dan fungsinya
1. Tespen Multi Function Digital Spanning
Jenis tespen Multi function Digital
Spanning biasanya digunakan untuk
menguji aliran listrik. Hal ini bisa berlaku
baik itu arus dengan jenis DC maupun
AC. Untuk tegangan yang dapat diuji oleh
tespen jenis ini mulai dari 12 – 220 Volt.
Tespen Multi function Digital Spanning
ini dilengkapi dengan 2 tombol untuk
penggunaan DC atau AC. Bagian
handle/pegangan tespen juga terbuat dari
bahan yang nyaman dan kuat sehingga
mempermudah kita untuk memegang
tespen. Terdapat pula LED LCD atau
Gambar 2.a Tespen Digital layar LCD, yang mana fungsi utamanya
menampilkan hasil uji benda yang sedang
di cek arus listriknya. Bahan dasar LCD adalah engginering plastic shell sehingga lebih aman dan
lebih awet dalam penggunaanya. Cara penggunaanya cukup mudah, hanya dengan meletakan
tespen pada kabel yang akan dicek, lalu tekan tombol sesuai yang diinginkan, baik itu DC atau
AC. Lalu hasil arus listrik DC dan AC akan muncul pada layar LCD pada tespen.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 113
2. Tespen Voltage Detector
Tespen Type Voltage Detector adalah salah satu
jenis tespen yang penggunaannya sebagai pendeteksi
kabel listrik yang putus ditujukan untuk menguji aliran
arus listrik AC. Pada umumnya, tespen jenis ini hanya
bisa digunakan pada tegangan 12-240 VAC. Tespen
Type Voltage Detector ini juga dilengkapi dengan
bizzer dan lampu indicator sehingga dapat lebih
mudah dalam praktik penggunaanya.
Cara penggunaanya cukup mudah yaitu dengan cara
mendekatkan tespen dengan benda yang akan diuji.
Jadi Anda tidak perlu sampai mengupas kabel atau
Gambar 2.b Voltage Detector benda yang akan diuji menggunaka tespen jenis ini.
Setelah tespen didekatkan pada benda yang akan diuji,
makan bagian buzzer pada tespen akan mengeluarkan suara sebagai tanda bahwa benda
tersebut terdapat arus listrik. Jika buzzer tidak berbunyi, maka itu menandakan bahwa benda
tersebut memang tidak dialiri arus listrik.
3. Tespen DC 6V – 24V Tespen dengan Type DC 6V – 24V ini berfungsi untuk
deteksi listrik pada aki. Hal ini berlaku baik itu untu
Gambar 2.c DC aki kendaraan atau sejenisnya. Arti dari DC 6V – 24V
sebenarnya sekaligus keterangan bahwa tespen jenis
ini hanya dapat digunakan untuk tegangan listrik
kisaran 6-24 Volt.
Bahan atau material dasar tespen jenis ini adalah
tembaga murni. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa
tespen ini tidak akan berkarat dalam penggunaan
jangka panjang sekalipun. Selain terbuat dari tembaga
murni, tespen ini juga dilengkapi kabeh berlapis PVC
dengan kualitas yang baik di kelasnya.
Cara penggunaan tespen jenis ini yaitu dengan cara jepitkan konektor A pada aki yang
mempunyai arus (+) dan konektor B pada aki ber arus (-). Lalu selanjutnya silahkan perhatikan
lampu indikator, jika lampu indikator menyala maka itu menandakan benda tersebut dialiri arus
listrik.
3. Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 114
4. Tespen Bolak Balik Apel
Tespen jenis Bolak Balik Apel
memiliki komponen yang sederhana,
begitu juga dengan bentuk dan fungsi
utamanya. Tespen ini juga sering disebut
tespen bolak balik plus dan minus apel.
Yang menarik, tespen bolak balik plus ini
dilengkapi pegangan dari bahan karet
sehingga lebih nyaman dan aman saat
digunakan.
Gambar 2.d Tespen Apel
Selain itu, tespen jenis ini juga dilengkapi dengan mata obeng dan alat pengukur aliran listrik bolak
balik. Mata obeng biasanya dibuat dengan menggunakan tembaga dengan kualitas yang sangat
baik. Itulah mengapa masa pakainya awet dan bisa berfungsi dengan baik ke depannya. Cara
penggunaan tespen jenis ini juga cukup mudah. Yakni cukup dengan meletakan tespen pada benda
yang akan diuji arus listrik bolak balik. Setelah itu akan ada warning berupa bunyi atau led pada
tespen jika memang terdeteksi adanya aliran listrik pada benda yang sedang diuji.
5. Type TL Tergo Obeng Tespen Jenis obeng tespen ini memiliki bentuk yang
sangat simpel dengan ukuran yang
Gambar 2.e Tespen TL memudahkan untuk dibawa kemanapun.
Tespen ini juga sering kali disebut dengan
istilah tespen pensil. Hal ini karena tespen
pensil hanya memiliki ukuran 150 mm saja.
Meskipun mungil, fungsi obeng tespen
pensil ini dapat menahan aliran listrik dari
100-220 Volt. Pada komponen tespen,
terdapat handle tespen yang sangat kuat
sehingga dapat digunakan dengan aman.
Selain handle tespen, terdapat pula LED
indikator yang memiliki fungsi yang sama
dengan led indikator pada jenis tespen lain.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 115
6. Type MS-18 Voltage Tester AC/DC
Tespen type MS -18 Voltage
AC/DC ini bukan merupakan satu
satunya tespen yang dapat berfungsi
menguji aliran listrik AC /DC. Ada
beberapa jenis tespen lain yang
memiliki fungsi yang sama. Ada
beberapa bagian yang perlu kita
ketahui, yakni seperti 2 tombol AC /
DC, dan juga LED indikator.
Fungsi tombol AC/ DC adalah untuk
Gambar 2.f Tespen MS-18 menentukan hasil yang akan kita uji,
ataukah AC maupun berjenis DC.
Tombol tersebut bisa ditekan sesuai
yang diinginkan. Setelah tombol AC / DC ditekan, maka hasil uji akan ditampilkan pada LED
indikator. Tespen Type MS-18 Voltage Tester AC/DC memiliki fitur self test functon ( STF)
dimana uji tegangan dapat dilakukan baik secara langsung atau tidak langsung. Untuk kapasitas
arus yang dapat diujikan antara 70-250 VAC untuk AC dan 70-10000 untuk AC.
7. Tespen AKI 12V
Tespen AKI 12V berfungsi untuk mengukur
aliran arus listrik DC yang terdapat pada
komponen aki. Dilengkapi layar LCD yang dapat
membantu mempermudah kita dalam melihat
hasil uji tegangan listrik yang dihasilkan
sehingga lebih mempermudah pengguna dalam
pemakaianya.
Gambar 2.g Tespen Aki 12v
8. Tespen Bunyi Nankai
Jenis tespen yang terakhir adalah tespen bunyi nankai,
tespen jenis ini juga dapat digunakan dalam uji tegangan listrik
AC / DC. Tespen type bunyi nankai memiliki kemampuan
untuk mendeteksi tegangan listrik dari 70-250 Volt pada AC
dan DC.
Tespen type ini juga memiliki beberapa komponen penyusun
di dalamnya. Misalnya saja seperti buzzer sebagai indikator
tegangan listrik yang diuji dengan tanda bunyi. Tespen type ini
juga menggunakan 2 buah baterai jenis A3.
Gambar 2.g Tespen Bunyi
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 116
Struktur dan Cara Kerja
Coba kalian lihat gambar diatas. Gambar tersebut menunjukkan struktur dari sebuah tespen
standar pada umumnya. Berurutan dari bagian paling atas terdapat :
Touch pole – terdapat tombol tau permukaan yang harus disentuh atau ditekan untuk
mengaktifkan tespen
Diode – biasanya bisa berbentuk lampu yang akan menyala ketika ada arus listrik mengalir
Resistance block – merupakan hambatan agar arus listrik yang masuk tidak terlalu besar
sehingga merusak komponen tespen
Test contact bit – permukaan yang akan disentuhkan ke benda yang ingin dicek keberadaan
muatan listriknya. Di bagian ini banyak yang dibentuk seperti mata obeng minus/plus agar
bisa sekalian digunakan sebagai pembuka atau penutup sekrup berbentuk serupa.
Struktur tespen sederhananya seperti itu, tapi kini seiring berjalannya teknologi ada juga yang
memiliki komponen-komponen dan fitur tambahan agar tespen bisa jadi alat yang multifungsi.
Cara kerja tespen cukup sederhana. Ketika kita menekan area touch pole, lalu menempelkan
bagian test contact bit ke sebuah benda (misalnya stop kontak), arus listrik akan merambat melalui
batang test pen lalu melalui resistance block dan sisa arus listrik akan menyalakan diode.
Dari struktur dan cara kerja tespen, maka kita dapat mengetahui dua indikator dari sebuah tespen :
- Jika lampu indikator menyala saat tespen ditempelkan kebenda atau jaringan listrik, artinya ada
fasa listrik pada benda atau jaringan tersebut.
- Jika lampu indikator tidak menyala saat tespen ditempelkan ke benda atau jaringan listrik,
artinya tidak ada fasa listrik atau ada kabel yang putus pada jaringan listrik tersebut. Atau dengan
kata lain ada kerusakan sehingga kita perlu mencari tau dimana sumber kerusakan tersebut.
b. Kabel Jaringan
Jenis-Jenis kabel jaringan ternyata cukup berbeda dengan kabel listrik. Kabel jaringan sendiri
merupakan perangkat keras yang memiliki kegunaan sebagai koneksi jaringan. Lebih mudahnya,
kabel jaringan bisa diartikan sebagai salah satu media transmisi yang digunakan pada jaringan
komputer agar setiap komputer atau perangkat yang tergabung di dalamnya bisa saling
berkomunikasi.
Kabel jaringan bisa Anda gunakan untuk menghubungkan antar komputer atau lebih dengan
berbagai topologi jaringan yang digunakan. Mengapa kabel jaringan berbeda dari kabel listrik?
Sebab, kabel jaringan secara fungsi hanya digunakan untuk koneksi jaringan saja tanpa bisa
digunakan untuk kegunaan lain seperti contohnya aliran listrik.
Sebenarnya, selain menggunakan kabel terdapat juga media transmisi yang tidak menggunakan
kabel dan biasa kita sebut dengan wireless. Namun, media kabel disebut memiliki kecepatan dan
stabilitas yang tinggi serta jangkauan yang lebih jauh.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 117
Jenis-jenis Kabel Jaringan
1. Kabel Coaxial
Kabel coaxial adalah kabel jaringan yang terdiri dari 2 lapisan konduktor. Lapisan pertama
posisinya berada pada bagian tengah berupa kawat tembaga padat dengan dibungkus lapisan
isolator. Lapisan kedua berada diatas lapisan isolator berbahan metal biasa disebut metal shielded
yang fungsinya untuk mencegah gangguan dari luar. Kabel ini bisa dipakai untuk menghubungkan
antar perangkat komputer. Dalam penggunaan kabel coaxial ini sering digunakan untuk
penggunaan jaringan dengan bandwidth yang tinggi karena lebih aman dari segala gangguan.
Prinsip kerja kabel coaxial adalah dengan menghantarkan sinyal listrik dari sumber ke tujuan.
Kabel jaringan jenis ini memiliki kelebihan berupa jangkauan kecepatan dan transmisi data yang
cepat, masa penggunaan panjang, serta harganya yang murah. Namun, saat ini kabel coaxial sudah
mulai banyak ditinggalkan oleh penggunanya, karena port BNC pada perangkat komputer dan
jaringan sudah jarang ditemui. Ini karena untuk pemasangan kabel coaxial membutuhkan keahlian
yang khusus, tidak semudah memasang konektor jenis kabel lainnya.
2. Kabel Twisted pair
Kabel twisted pair adalah kabel jaringan yang didalamnya terdiri dari beberapa kabel saling
berpasangan jumlahnya ada 8 kabel dengan warna yang berbeda. Cara kerja kabel jaringan ini juga
sama dengan kabel coaxial, yakni dengan menghantarkan arus listrik. Kabel twisted pair sendiri
dibagi menjadi 3 jenis, yakni:
- FTP (Foiled Twisted Pair)
FTP adalah jenis kabel dengan pelindung alumunium foil pada bagian luar pair kabel sehingga
lebih tahan dari interferensi gelombang elektromagnetik. Kabel FTP ini menjadi pilihan paling
bagus tetapi harganya lebih mahal.
- STP (Shielded Twisted Pair)
Kabel STP adalah jenis kabel twisted pair yang memiliki lapisan alumunium foil sebagai pelindung
pada bagian dalam kabel yang berfungsi untuk menghalau gangguan elektromagnetik yang
mempengaruhi internet. Alumunium foil pada kabel STP membungkus setiap pasang kabel
tembaga, jadi akan ada 4 shielded pair aluminium dalam kabel.
- UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP adalah jenis kabel twisted pair tanpa pelindung bagian dalam kabel. Jenis kabel ini
paling banyak digunakan saat ini karena memiliki fungsi yang sama tetapi harganya lebih murah
dibandingkan dengan jenis twisted pair lain. Untuk Kabel Twisted pair sendiri jangkauannya tidak
lebih jauh dari 100meter, kecepatannya bervariasi mulai dari 10 Megabit per detik sampai
10000megabit/detik atau 10 Gigabit per detik
118
3. Kabel Fiber Optik
Gambar 1.1 Fiber optik
Kabel fiber optik ini tebuat dari serat kaca atau plastik yang sangat tipis. Karena terbuat dari
kaca, sinyal yang dikirim oleh FO ini berupa cahaya dari sumber ke tujuan. Hal itulah yang
membuat kabel fiber optik mampu mentransmisikan data lebih cepat dibandingkan kabel jenis lain.
Kecepatannya bisa mencapai 100 Gbps dengan jarak bisa sampai ribuan kilometer. Inilah mengapa
banyak ISP dan penyedia layanan internet kabel menggunakan kabel fiber optic untuk memberikan
jaringan internet yang cepat.
Meski begitu, kabel fiber optik juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya, harganya yang
cukup mahal jika dibandingkan dengan jenis kabel lainnya. Selain itu, proses instalasi yang cukup
rumit serta membutuhkan investasi yang besar saat pemasangan. Namun, kabel fiber optic juga
memiliki beberapa kelebihan seperti:
Transmisi data dengan kecepatan yang tinggi
Bandwidth yang besar hingga Gigabit
Jangkauan wilayahnya yang luas
Kabel lebih awet dari gangguan alam yang ekstrem
Biaya perawatan yang murah
Mampu menahan gangguan elektromagnetik
Fitur keamanan yang kuat
Bagian-Bagian Kabel Fiber Optik.
1.Pelindung kabel (cable jacket) yang merupakan bagian kulit pembungkus terluar untuk
melindungi seluruh bagian kabel.
2.Pelindung fiber (strengthening fibers) berfungsi menjaga kabel dari benturan keras.
3.Lapisan plastik (coating) berfungsi menjaga kabel dari tekukan.
4.Lapisan tipis (cladding) berfungsi sebagai pembatas yang memuat gelombang cahaya sehingga
data dapat ditransmisikan.
5.Fisik medium utama (core) berfungsi sebagai medium transmisi data.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 119
Cara memilih berbagai jenis kabel LAN
1. Memperhatikan Kebutuhan Jaringan
Cara memilih berbagai jenis kabel LAN yang pertama adalah dengan menyesuaikan kebutuhan
serta kondisi yang telah ada sebelumnya. Misalnya, hal ini dapat dilakukan dengan
mempertimbangkan kecepatan koneksi internet lokal milik Anda. Selain itu, Anda juga dapat
mempertimbangkan kondisi keuangan. Semakin tinggi kualitas kabel LAN tentu akan
membutuhkan dana yang tak sedikit.
2. Pertimbangkan Jenis Router
Cara memilih jenis kabel yang berikutnya adalah dengan memperhatikan tipe router milik Anda.
Sebab, beberapa jenis router dengan harga murah hanya akan mendukung pengiriman data dalam
jumlah tertentu. Maka, jika router Anda kurang mendukung, membeli jenis kabel LAN dengan
kualitas baik pun akan sia-sia. Sehingga, penting bagi Anda untuk mengetahui jenis router terlebih
dahulu.
C. Kabel SATA
Pengertian Kabel SATA
Kabel SATA (Serial Advanced Technology
Attachment) adalah kabel konektor pengembangan dari
model kabel konektor ATA dengan kata lain kabel
konektor SATA merupakan jenis kabel konektor baru
yang ada setelah kabel ATA diperkenalkan pada tahun
2002.
Gambar 1.1 Kabel Sata
Kabel SATA mempunyai 15 pin kabel power dengan 250 mV dan berukuran lebih kecil
ketimbang kabel ATA. Kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum
bandwith yaitu sebesar 150 MB/sec. Selain maksimalkan transfer rate dari pheriperal storage per
kabel, SATA juga menyederhanakan instalasi, karena tidak perlu mengkonfigurasi hardisk sebagai
master. SATA dirilis pada tahun 2004, mampu melakukan transfer rate maksimum dari 300 mb/s
hingga 600 mb/s dengan dukungan native command queing (NCQ) yang merupakan salah satu
fitur yang diadaptasi dari standar SCSI untuk mengoptimalkan bandwith tambahan.
Fungsi Kabel SATA
Kabel SATA menyederhanakan penggunaan pheriperal storage sehingga setiap kabel hanya dapat
dihubungkan dengan satu piranti. Berikut fungsi kabel SATA :
Menghubungkan Hard Disk ke Motherboard.
Menghubungkan Optical Disk Drive ke Motherboard.
Menghubungkan Hard Disk dengan Hard Disk lainnya.
Menghubungkan port SATA pada Hard Disk ke port USB.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 120
Kelebihan Kabel SATA
Kabel SATA sangat cocok untuk membaca HDD yang berkapasitas besar
Penyambungan / Pemasangan kabel yang sangat mudah berbanding kabel ATA.
Bila menggunakan kabel SATA hanya cukup sambungkan mengikut port yang betul saja
tidak rumit dibandingkan Kabel ATA.
Kabel SATA menggunakan tenaga elektrik (power consumption) agar tidak cepat panas dan
tahan lama digunakan.
Dari segi pemasangan kabel SATA lebih efisien dan tidak memerlukan banyak ruang, karena
ukurannya yang relatif kecil sehingga meningkatkan sirkulasi udara.
hardisk SATA mendukung kemampuan hot swappable,yaitu kemampuan untuk melepas atau
tersambung dengan komputer tersebut sedang hidup.
Kecepatan transfer data lebih cepat dibandingkan kabel ATA.
Kekurangan Kabel SATA
Sistem operasi lama seperti Windows 95 dan 98 tidak mendukung drive SATA dan untuk
windows XP dibutuhkan driver khusus untuk instalasinya.
SATA kabel memungkinkan untuk hanya satu hard drive SATA akan terhubung pada suatu
waktu.
D. Kopi susu dan Makanan Ringan
Kopi susu adalah minuman yang
dibuat dengan mencampur sirup kopi
atau ekstrak kopi dan susu dengan cara
yang mirip dengan susu coklat. Ini
adalah minuman resmi negara bagian di
Rhode Island.
Gambar 1.1 Kopi susu Orang Indonesia suka sekali ngemil. Jadi
Gambar 1.2 Makanan Ringan jangan heran kalau berbagai makanan ringan
sangat diburu, baik untuk dikonsumsi langsung
maupun distok di rumah. Hal ini membuat
peluang usaha memasarkan makanan ringan
berbagai jenis dan rasa merupakan contoh usaha
yang cukup menguntungkan. Kelebihan usaha
makanan ringan tentu saja modalnya yang
terbilang kecil. Pengemasan makanan kecil pun
cukup mudah dan murah. Malahan, makanan
kecil ini bisa tahan lama hingga berminggu-
minggu, loh.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 121
E. Sendal dan sepatu agar tidak kesetrum
Gambar 1.1 Sendal Gambar 1.2 Sepatu
Apakah pakai sandal tidak bisa kesetrum?
Sepatu anti listrik terbuat dari karet, Karet adalah bahan isolator, Sehingga jika aliran listrik
melewati tubuh yg tersebut tidak bisa mengalir ke tanah, sehingga tubuh tersebut tidak tersengat
aliran listrik. Apa sebab dengan menggunakan alas kaki karet seseorang tidak akan kesetrum
walau memegang kabel yang dialiri arus listrik? Karna alas kaki umumnya tidak berbahan
konduktor (bersifat menghantarkan listrik). Sebaliknya jika tanpa alas kaki maka akan terjadi
aliran ke ground antara sumber listrik melalui tubuh manusia yang bersifat memiliki tahanan
dalam.
Mengapa orang bisa kesetrum listrik?
Jika kita berdiri dan kaki kita menyentuh bumi atau lantai, kemudian tangan kita memegang kabel
berarus listrik, maka arus listrik tersebut akan melewati tubuh kita, dan kemudian menuju Bumi
atau tanah. Saat aliran listrik melewati tubuh kita menuju Bumi, itulah yang dinamakan sebagai
peristiwa kesetrum. Mengapa saat memasang lampu listrik kita disarankan untuk memakai alas
kaki? Jawabannya ialah ketika Anda menyentuh penghantar alias konduktor yang sedang dialiri
arus listrik bolak-balik pada satu sisi tubuh dan sisi tubuh lainnya menyentuh penghantar lain. Itu
sebabnya Anda disarankan menggunakan alas kaki kering yang terbuat dari karet saat
mencolokkan listrik.
Mengapa burung yang hinggap di kabel listrik tidak kesetrum?
Burung tidak tersetrum saat bertengger di atas kabel listrik dan kabel telepon karena di dalam
tubuh burung tidak memiliki elektron yang bisa mengantarkan listrik. Karenanya, aliran listrik
tetap melaju melalui kabel saja. Mengapa burung yang hinggap pada kabel listrik PLN tidak
tersengat arus listrik? Pada saat burung hinggap di atas kabel listrik, burung tersebut hanya
terhubung dengan satu titik saja yaitu sumber tegangan. Oleh karena itu, tidak terjadi aliran beda
potensial yang melewati tubuh burung tersebut, sehingga si burung tidak akan kesetrum.
E. Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 122
BAB 3
PRAKTEK MERAKIT
KOMPUTER
Gambar 1.1 Merakit Komputer
Berikut saya lakukan penerapan praktek merakit computer melalui gambar. Cara merangkai
atau memasang semua komponen yang telah dibahas sehingga menjadi satu kesatuan computer
yang siap digunakan.
Cara memasang komponen bias dilakukan sebelum atau setelah Motherboard dipasang ke
Casing. Biasanya Processor dipasang sebelum Motherboard dipasang ke casing. Karena
memasang Processor perlu kehati-hatian yang tinggi. Salah sedikit bisa berakibat fatal. Untuk
menghindari resiko Pin atau Pengait kipas patah, maka Processor dipasang saat Motherboard
masih diluar Casing.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 123
1. Perbandingan Casing isi dengan Casing Kosong
Berikut adalah perbandingan gambar casing yang masih kosong dan casing yang telah dipasangi
semua komponen komputer.
Sebagai gambaran, silahkan perhatikan spesifikasi dibawah ini !
Gambar 1.1 Casing kosong Gambar 1.2 Casing isi
No. Komponen Keterangan
1. Motherboard ASUS P5KPL-AM EPU
2. Processor Intel Core i5
3. Hardisk Seagate SATA
4. Memory Kingstone DDR3 2 GB
5. VGA Onboard
6. Sound Onboard
7. LAN Card Onboard
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 124
8. Optic Drive CD Room DVD
9. Pawer Supply RW
Standar
2. Komponen Komputer
Berikut adalah gambar komponen-komponen yang dibutuhkan untuk merakit sebuah komputer.
Gambar 2.2 Komponennya
3. Langkah-langkah Merakit
a. Membuka Casing
Gambar dibawah ini adalah komputer yang akan digunakan untuk panduan merakit. Buka
Sekrup penahan dibagian belakang casing. Kemudian copot penutup sebelah kiri casing (cukup
sebelah saja). Semua komponen yang ada saya lepas sehingga casing dalam keadaan kosong.
Lihat gambar!
Gambar 3.1 Casing depan Belakang Gambar 3.2 Casing Isi Gambar 3.3 Casing Kosong
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 125
b. Memasang prosessor ke Motherboard
Untuk menghindari kerusakan fatal, maka pasang Processor sebelum Motherboard dipasang pada
casing. Sebelum memasang processor, perhatikan bagian tanda panah agar tidak salah saat
memasang pada motherboard
Processor Intel core i5 ini adalah jenis processor yang
mana didalamnya terdapat 2 processor dual
core.Processor jenis ini tidak mendukung teknologi
hyper-treading (HT) dimana hyper treading dapat
memberikan efisiensi dengan cara processor
mengerjakan task dengan multitasking
Processor jenis LGA tidak memiliki pin, hanya berupa
lingkaran- lingkaran datar berwarna keemasan. Saat
processor dipasang, bagian ini akan bersentuhan dengan
per-per kecil di Socket LGA yang ada di Motherboard.
Gambar 1.1 Prosesor core i5
Catatan :
jadi, tipe socket processor sangat menentukan bentuk
Motherboard yang akan dibeli. Jangan sampai membeli processor LGA kemudian membeli
Motherboard dengan socket yang tidak sesuai!
Langkah 1 : Membuka socket Processor
Tarik pengait (pengaman) kesebelah kiri dengan pelan dan hati-hati, kemudian tarik keatas. Buka
besi penutup processor (ada plastik penutup ). Perhatikan dudukan yang ada di Motherboard dan
processornya. Ada segitiga berwarna emas disalah satu ujung processor. Pada Processor jenis
LGA, disamping segitiga lingkaran berwarna keemasanya kurang satu dan ada dua tanda
terpotong setengah lingkaran.
Tanda-tanda tersebut sengaja dibuat agar tidak salah saat memasukan processor ke socket yang
ada di Motherboard. Kalau tidak dipasang dengan benar, processor tidak akan pas. Perhatikan
gambar dibawah !
Gambar 1.2 pemasangan Prosesor core i5
Gambar 1.3 Prosesor core i5
126
Langkah 2 : Memasukan Processor
Pegang tepi Processor dengan Hati-hati jangan sampai menyentuh pin atau lingkaran keemasan
agar tidak ada kotoran yang menempel. Setelah yakin posisinya benar, silahkan masukan
processor. Warna putih seperti lingkaran diatas processor adalah Thermal Paste. Yaitu semacam
pasta yang dioleskan dibagian atas processor. Fungsinya untuk meratakan panas yang nanti akan
diserap oleh Heatsink. Dengan adanya Thermal Paste ini processor tidak mengalami terlalu panas
(Over Heating). Jika processor terlalu panas (panas tidak terserap dengan baik oleh Heatsink) akan
menyebabkan Hang dan menurunkan kinerja processor. Saat mengolesi Thermal Paste, sebisa
mungkin tidak menggunakan tangan.
Gambar 1.4 memasukkan Peocessor
Langkah 3 : Memasangan Pengunci.
Pasang pengaman Processor dan tekan dengan hati-hati besi pengait (pengunci) agar processor
tetap berada tepat ditempatnya.
Gambar 1.4 memasang pengunci
Note :
Bila memasangkan prosesor baru beserta HSFnya, pasta tidak perlu lagi dipasang karena sudah
ada di HSFnya.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 127
Langkah 4 : Memasang Fan/Kipas Prosessor
(Heatsink).
Heatsink adalah penyerap panas yang
dipancarkan processor. Terbuat dari logam
seperti alumunium. Berbentuka lingkaran atau
segi empat. Proses penyerapan panas akan lebih
optimal jika antara Processor dan Heatsing
terdapat Thermal Paste.Diatas Heatsing terdapat
Kipas (Fan) yang sangat penting untuk
mendinginkan suhu processor.
Gambar 1.5
Processor jenis LGA memiliki empat kaki yang bisa ditancapkan langsung le lubang-lubang yang
telah disediakan di Motherboard. Tipe ini memberi kemudahan saat pemasangan dan
meminimalisir kerusakan. Lihat Gambar diatas !
Sebelum memasang jangan lupa olesi dengan Thermal paste. Pegang Heatsing taruh diatas
processor. Pastikan semua kaki mengarah ke setiap lubang yang ada. Tekan kaki satu per satu
sampai terdengar suara “klik/trek”. Gunakan Obeng Daun dan putar ke kanan sehingga kakinya
menancap kebawah. Coba goyang Heatsink, jika menempel kuat dan tidak bergoyang berarti
Heatsink telah terpasang dengan benar.
Gambar 1.6 Gambar 1.7
c. Memasang RAM
Banyak tipe ram sesuai dengan perkembangan teknologi. EDO, SDR, DDR, DDR2, SO DIMM,
dll. Yang sekarang umum dipakai adalah DDR, baik DDR, DDR2 dan yang lebih tinggi.
Perbedaan antara SDR dan DDR yang mencolok adalah jumlah lubang dibagian kaki RAM. SDR
memiliki dua lubang sedangkan DDR hanya memiliki satu lubang seperti pada gambar.
Jenis RAM sangat berpengaruh terutama pada Motherboard. Jika ingin menggunakan RAM jenis
DDR, maka saat membeli Motherboard harus yang mendukung DDR bukan SDR. Karena slot
untuk menancapkan RAM tentu berbeda.
Pegang RAM, masukan ke salah satu slot yang ada, pastikan kedua ujungnya masuk ke
tempatnya. Tekan perlahan-lahan sampai terdengar suara “klik/trek”. Secara otomatis pengaman
yang ada dikedua ujung akan menghimpit bagian atas RAM.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 128
Gambar 1.1
Gambar 1.2
Catatan :
Untuk membersihkan bagian kaki RAM, gunakan penghapus pensil.
d. Memasang Pawer Supply
Pemasangan Processor dan RAM sudah selesai. Sekarang kita mulai memegang casing. Perangkat
yang pertama harus dipasang adalah Power supply untuk arus listrik.
Gambar 1.1 Gambar 1.2
Pasang Power Supply pada tempat yang tersedia. Bagian untuk menyambungkan kabel power
diarahkan keluar. Setelah pas, kuatkan dengan baut sampai paten (tidak bergoyang). Lihat
gambar dibawah !
Gambar 1.3 Gambar 1.4
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 129
e. Memasang Motherboard Kecasing
Setelah Power Supply berada didalam casing, masukan Motherboard kedalam
casing. Control bagian dalam casing, bersihkan debu yang menempel dan
pastikan tidak ada mur atau baut yang jatuh agar tidak terjadi arus pendek
(koslet). Saya menggunakan casing pendek. Maka terlihat sempit saat
Motherboard dimasukan. Casing pendek sengaja dipilih agar komputer bisa
ditaruh dibawah meja dan tidak mengganggu.
Gambar 1.1
Setelah posisi Motherboard pas dan bagian port telah dipasangi penutup, silahkan
atur agar lubang-lubang untuk baut yang ada pada Motherboard searah dengan
lubang-lubang baut pada Casing. Setelah oke, silahkan pasang baut sampai paten
(tidak bergoyang).
Gambar 1.2
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 130
f. Memasang DVD RW (optik Drive)
Bagian depan sebelah atas casing yang dihalangi alumunium adalah tempat untuk menyimpan Optic
Drive (CD/DVD ROM, dll.), tengah untuk menyimpan Floopy Disk dan bagian bawah untuk
menyimpan Hardisk.
Untuk memasang, silahkan buka salah satu penutup kemudian masukan DVD RW dari bagian luar
(dari depan) sampai lurus dengan casing. Lihat gambar !
Gambar 1.1 Pemasangan DVD RW
g. Memasang Hardisk
Dalam kegiatan ini menggunakan Hardisk versi SATA. Perbedaan antara SATA dan ATA (IDE)
adalah bentuk colokan kabel, SATA kecil sedangkan ATA lebar dan tipis.
Untuk memasang, silahkan masukan Hardisk. Yang ada labelnya menghadap keatas. Kemudian atur
agar lubang yang ada di Hardisk sejajar dengan lubang pada casing. Kuatkan dengan baut dan
pastikan agar tidak bergoyang.
Gambar 1.1 Pemasangan Hardisk
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 131
h. Memasang kabel Kipas Processor
Semua kabel yang digunakan oleh setiap komponen di dalam komputer di
disain sama antara konektor (colokan) dan tempatnya. Juga disain berbeda antara
satu komponen dan yang lainya.
Untuk kabel kipas memiliki tiga lubang, maka silahkan pin yang menonjol keluar
dari Motherboard yang sesuai dengan bentuk konektor. Pastikan posisinya pas,
biasanya ada bagian yang diberi pengait/pengaman. Untuk lebih jelasnya buka
Buku Manual Motherboard.
Gambar 1.1
i. Memasang kabel DVD RW dan Hardisk
DVD RW dan Hardisk di gunakan adalah jenis SATA. Maka, kabel yang
digunakan adalah kabel SATA yang berwarna merah/hitam dan lebih kecil
ukuranya. Untuk jenis ATA (IDE) biasanya berwarna kuning, putih atau hitam
dengan bentul lebih lebar dan memiliki konektor berukuran besar.
Pasang salah satu ujung kabel SATA ke DVD atau Hardisk dan pasang ujung
lainya ke colokan sata di Motherboard. Atur agar pas dan jangan dipaksa.
Kemudian pasang kabel arus listrik dari Power Supply.
Gambar 1.1 Gambar 1.2
Gambar 1.3
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 132
j. Memasang konektor USB dan Audio
Casing modern biasanya menyertakan port USB dan Audio dibagian depan
casing. Agar keduanya bisa aktif maka konektornya harus dipasang pada
Motherboard. Lihat bentuk konektor dan cari jumper yang memiliki tulisan
USB dan AUDIO. Biasanya dibagian pinggir Motherboard. Agar lebih mudah,
antum buka Bbuku Manual Motherboard. Semuanya sudah dikasih tanda
dengan jelas disana.
Gambar 1.1
k. Memasang kabel power/ power Led/ HDD Led/ Restart/ (Panel)
Kabel-kabel ini adalah kabel juga penting. Kabel power untuk menyalakan
komputer. Restart untuk menyalakan ulang. HDD led, lampu yang menunjukan
aktivitas Hardisk saat digunakan. Power led, lampu yang menunjukan.
Jumper pada Motherboard ditulisi dengan jelas.. Silahkan lihat dimana posisi
jumper, biasanya dibagian pinggir. Lihat gambar dibawah !
Gambar 1.1 Gambar 1.2
12. Memasang kabel arus listrik utama dari Power Supply ke Motherboard
Gambar dibawah adalah kabel utama yang men-suplai arus listrik ke
Motherboard. Jika kabel ini tidak terpasang maka tidak akan ada arus mensuplai
motherboard. Itu artinya, semua komponen tidak akan berfungsi.
Pasang konektor ke tempat yang telah disediakan. Pastikan posisinya benar,
sampai pengait (pengaman) terpasang kuat agar konektor tidak longgar atau
terlepas.
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 133
l. Menyambungkan Kabel arus Listrik (power)
Sampai langkah diatas, proses perakitan semua komponen komputer telah
selesai. Sekarang, sambungkan port-port Motherboard dibagian belakang casing
ke perangkat lain yang telah disiapkan.
Kabel yang pertama adalah kabel arus listrik. Pada gambar dibawah, ujung kabel
arus tersebut memiliki tiga lubang, silahkan colokan ke tempatnya pada Power
Supply.
Gambar 1.1
m. Menyambungkan Monitor
Sambungkan kabel dari Monitor ke VGA Card. Konektor VGA dan monitor
memiliki bentuk agak mengecil didalamnya terdapat tiga baris jarum-jarum
(pin) kecil.
Pasang konektor ketempat yang pas. Jika tidak pas, jangan dipaksa. Jika
dipaksa, jarum yang ada bisa bengkok. Mungkin tidak searah, coba putar dan
pasang dengan perlahan. Kemudian kuatkan dengan mur yang sudah tersedia.
Gambar 1.1 Gambar 1.2
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 134
n. Menyambungkan Keyboard Dan Mouse
Konektor Keyboard biasanya berwarna ungu, sedangkan Konektor Mouse berwarna hijau.
konektor dan port sudah di desain secara tepat. Jadi, arahkan dengan benar dan jangan dipaksa.
Kalau tidak masuk, putar shingga pas.
Gambar 1.1 Gambar 1.2 Gambar 1.3
o. Proses Testing
Tekan tombol power untuk menyalakan/menghidupkan computer, Jika komputer tidak
menyala, silahkan cek sambungan konektor power. Jika komputer menyala namun tidak ada
tampilan ke monitor, silahkan periksa RAM dan Processor mungkinsaja kurang pas (longgar) saat
pemasangan.
p. Menutup Casing dan Merapikan Peralatan
Jika semua koponen sudah terpasang dengan baik koputr menyala dan tidak terdapat kesalahan
Silahkan pasang penutup casing dan rapikan semua peralatan. Jika komputernya baru, silahkan
lanjutkan ke proses instalasi.
Gambar 1.1 Menutup casing
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 135
Daftar Pustaka
Bab 1
Https://www.gramedia.com
https://edu.gcfglobal.
https://accurate.id/teknologi/pengertian-komputer/
Bab 2
https://www.onoini.com/pengertian-mouse/
https://blog.unnes.ac.id/atikaisma/2016/03/01/pengertian-power-supply-dan-
fungsinya/
https://m.merdeka.com
https://www.dosenpendidikan.co.id/modem-adalah/
https://blog.unnes.ac.id/sutrisno/2017/02/10/jenis-jenis-casing-komputer/
https://www.dosenpendidikan.co.id/motherboard/
https://idmetafora.com/news/read/909/Processor-Pengertian-Sejarah-dan-Jenis-
Processor
https://tekno.foresteract.com/ram/
https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-vga-card/
https://adalah.top/sound-card/
https://www.pinhome.id/blog/sejarah-monitor/
http://microdataindonesia.co.id/news/read/351/pengertian-printer-sejarah-fungsi-
dan-cara-kerjanya
http://adljv.blogspot.com/2017/12/spea.
Bab 3
https://blog.unnes.ac.id/setyani/2016/04/01/langkah-langkah-merakit-komputer-
lengkap-dengan-gambar/
https://4winmobile.com/perakitan-komputer/
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 136
BIODATA PENULIS
Nama Lengkap : Nazwa Frisca Aulia
Alamat rumah: Jln. Kelambir lima kebun, pasar III Gg.
Afnawinu
No. Email : [email protected]
Akun IG : nazwaaa_93
No hp : 085261795449
BerSekolah : SMK NEGERI 9 MEDAN
Nama lengkap : Al-Kautsar Amri
Alamat rumah : jl. ayahanda, jl. notes, gg. rukun
No. Email : [email protected]
Akun IG : allktsrmrii
No hp : 081959243818
Sekolah : SMK NEGERI 9 MEDAN
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 137
Nama Lengkap : Fakhrul Arif
Alamat rmh. : jl.setiabudi Psr.2 GG.anggrek No.21
No email : [email protected]
No hp : 082169633242
Sekolah : SMK Negeri 9 Medan
Nama Lengkap : Safira indahtri
Alamat rmh : Jln.Sei Mencirim GG Keluarga Sei
Sengkol
No email : [email protected]
No hp :085276000767
Sekolah : SMK Negeri 9 Medan
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 138
Nama Lengkap : Muhammad Aldika
No hp :081262949319
No Alamat :jln.Pinang baris GG wakaf1
No email : [email protected]
Sekolah : SMK Negeri 9 Medan
Merakit Komputer di bidang TJKT SMK/MAK Kelas XI 139