The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Burung puyuh adalah salah satu komoditas unggas yang mempunyai peran dan prospek yang cukup cerah sebagai penghasil telur (telur puyuh). Selain menghasilkan telur, puyuh dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging yang mendukung terpenuhinya protein hewani yang dibutuhkan dalam tubuh manusia. Bukan hal umum lagi bahwa protein hewani memiliki peran sangat penting dalam metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi.Namun, hanya beberapa orang saja yang mampu melihat prospek dan peluang untuk mengembangkan pemberdayaan burung puyuh. Oleh sebab itu, dalam buku ini disampaikan mengenai prospek pemberdayaan burung puyuh di masa depan, serta kiat-kiat menjadi peternak burung puyuh yang berhasil.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwimuslifah7884, 2021-03-31 22:16:07

POTENSI MUTIARA TERPENDAM UNGGAS LOKAL “PUYUH” ASLI MILIK INDONESIA

Burung puyuh adalah salah satu komoditas unggas yang mempunyai peran dan prospek yang cukup cerah sebagai penghasil telur (telur puyuh). Selain menghasilkan telur, puyuh dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging yang mendukung terpenuhinya protein hewani yang dibutuhkan dalam tubuh manusia. Bukan hal umum lagi bahwa protein hewani memiliki peran sangat penting dalam metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi.Namun, hanya beberapa orang saja yang mampu melihat prospek dan peluang untuk mengembangkan pemberdayaan burung puyuh. Oleh sebab itu, dalam buku ini disampaikan mengenai prospek pemberdayaan burung puyuh di masa depan, serta kiat-kiat menjadi peternak burung puyuh yang berhasil.

Keywords: #BurungPuyuh #PeternakanBurungPuyuh #,#TernakBurungPuyuh #SemnasVetholic2021 #MinproVetholic

P O T E N S I MUTIARA TERPENDAM

UNGGAS LOKAL “PUYUH”
ASLI MILIK INDONESIA

“dalam waktu 45 hari mampu
mengentaskan kemiskinan”

Slamet Wuryadi

SLAMET QUAIL FARM SUKABUMI

Ketua Umum Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia

Direktur ;

 CV. Slamet Quail Farm,
 PT. Pondok Puyuh Indonesia,
 PT. Bina Santri Mandiri









MODEL PERKANDANGAN UNTUK POPULASI
5.000EKOR sesuai Standard di S Q F Sukabumi

KEUNGGULAN
“Si Mungil – PUYUH”

1. SANGAT MINIM DALAM PENGGUNAAN LAHAN & WAKTU KERJA. ( 1orang
operator mengerjakan 5000ekor dalam waktu 4-5 jam/harr )

2. ANTARA SUPLAY & DEMAND TIDAK SEIMBANG (Untuk Jawa Barat, DKI dan
Propinsi Banten perlu pasokan 16,5 juta butir & baru disuplay 3,5juta butir)
Masih ada kekurangan sebanyak 13 juta butir/Minggu

3. HARGA TELUR PUYUH BELUM PERNAH DIJUAL DIBAWAH MODAL. ( modalnya
Rp.200 terjual Rp.280 hingga Rp.300 per butir )

4. SELAIN SBG PUPUK PERTANIAN KOTORAN PUYUH SETELAH DIFERMENTASI
BISA DIPAKAI SEBAGAI PUPUK DAN MEDIA DASAR KOLAMS.

5. KONGLOMERASI BELUM MASUK DALAM WIRAUSAHA PUYUH (masih
dibudidayakan oleh para UMKM)





PENGHARGAAN PENGANUGERAHAN
“PRODUKTIVITAS PHARAMAKARYA”

DARI PRESIDEN REPUBLIK
INDONESIA
TAHUN 2019
Kategori ;

PERUSAHAAN PEMIMPIN TELADAN





Rasio omega 6 and Omega 3 dalam Telur Unggas
(Kazmierska et al., 2005)

Rasio Omega

6/omega3

terbaik 12.8 14.2

16 9.7
14 5.6
12 7.1
10

8
6
4
2

0

16

Disampaikan pada acara Launching Kemitraan KUKM " Penguatan
Jaringan Usaha Sentra Peternak Puyuh melalui KUR dan IUMK,
Jakarta 14 April 2016













PONDOK GEDE, TJ PRIOK,
CAKUNG

SETU BEKASI

KARAWANG

INDRAMAYU

NYER & MENES, LEUWILIANG CIBINONG PURWAKARTA
SERANG BOGOR

CIANJUR CIREBON
MAJALENGKA
SUMEDANG

CILILIN

SOREANG

ELABUHAN RATU,CISOLOK, CITARIK, SUKABUMI
CIKEMBAR

CICURUG, PARUNGKUDA, NAGRAK, GARUT TASIKMALAYA
CICANTAYAN,
CIAMIS
UKARAJA,SUKALARANG,CIJANGKAR

BOJONGLOPANG,
JAMPANG,SURADE,CURUGKEMBAR

KONSEP Kerjasama AGRIBISNIS PUYUH
MENCIPTAKAN AGROPRENEUR P4S

SQF Mitra

Pemberdayaan Masyarakat Unit Bisnis

Pelatihan Pembibitan
Mentoring Budidaya
Konsulting Pengolahan/ Pasca Panen
Inkubator bisnis Pembuatan Pakan
Kemitraan usaha Pertanian Terpadu

SQF-SUKABUMI























TERIMAKASIH,

SLAMET WURYADI

Contact person

Slamet Wuryadi

0 8 1 1 1 1 1 2 3 1 2 (WA)


Click to View FlipBook Version