The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PENGEMBANGAN MEDIA DAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS ICT

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by siti.180730042, 2021-12-30 08:10:48

LKPD LISTRIK STATIS

PENGEMBANGAN MEDIA DAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS ICT

Keywords: LKPD LISTRIK STATIS KELAS IX

ILMU PENGETAHUAN ALAM
IPA

LKPD

LISTRIK STATIS

Untuk kelas IX SMP/MTSN

Disusun Oleh :
Siti Hajar S
NIM. 180730042

Tahun Ajaran
LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN2021/2022

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT
yang telah memberikan rahmat dan inayah-Nya sehingga kami dapat
menyelesaikan satu project yaitu sebuah petunjuk pratikum sebagai bahan
ajar tambahan fisika berbasis ICT ini tepat pada waktunya dan diharapkan
dapat memudahkan peserta didik dalam melakukan praktik langsung
khususnya terkait listrik dinamis.

Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Fajrul Wahdi Ginting,
S.Pd.,M.Pd selaku dosen pengampuh mata kuliah pengembangan media dan
bahan ajar fisika berbasis ICT. Terima kasih juga kami ucapkan kepada
teman-teman seperjuangan yang telah mendukung kami sehingga kami bisa
menyelesaikan tugas ini tepat waktu.

Kami menyadari, bahwa buku panduan yang kami buat ini masih jauh
dari kata sempurna baik segi penyusunan, bahasa, maupun penulisannya. Oleh
karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari
semua pembaca guna menjadi acuan agar penulis bisa menjadi lebih baik lagi
di masa mendatang.

Penulis

Siti Hajar S

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................... ii
PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
KOMPETENSI .......................................................................................... 2
PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD ........................................................ 4
LANDASAN TEORI................................................................................... 5
KEGIATAN 1 ............................................................................................. 12
KEGIATAN 2 ............................................................................................. 14
KEGIATAN 3 ............................................................................................. 17
KEGIATAN 4 ............................................................................................. 20
KEGIATAN 5 ............................................................................................. 23
KEGIATAN 6 ............................................................................................. 25
BIODATA PENULIS.................................................................................. 28

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

PENDAHULUAN

Lembar kerja peserta didik (LKPD) berisikan tugastugas yang harus
diselesaikan oleh siswa, yang berbentuk soal-soal maupun kegiatan-kegiatan
yang harus dikerjakan siswa, dan disertai pula dengan petunjuk atau
langkah-langkah dalam pengerjaannya. Melalui lembar kerja peserta didik
(LKPD) ini diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan, dan keterampilan
siswa. Siswa dibiasakan mengerjakan soal-soal dan melaksanakan kegiatan
kegiatan yang terdapat di dalam lembar kerja peserta didik (LKPD) secara
mandiri, sehingga mereka dapat mengkonstruk pemikirannya sendiri dalam
memecahkan suatu permasalahan. Penggunaan lembar kerja peserta didik
(LKPD) memungkinkan guru mengajar lebih optimal, memberikan bimbingan
kepada siswa yang mengalami kesulitan, memberi penguatan, serta melatih
siswa memecahkan masalah

Lembar kerja peserta didik (LKPD) digunakan dalam pembelajaran
untuk membantu siswa turut berparsitipasi secara aktif dan mendorong
siswa lebih mandiri, karena lembar kerja peserta didik (LKPD) dapat
digunakan siswa sebagai pedoman untuk memecahkan masalah.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

AYUKKKKS

KOMPETENSI INTI

Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,budaya yang
terkait dengan fenomena dan kejadian tampak mata
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai,memodifikasi, dan membuat ) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang

KOMPETENSI DASAR

3.4. memahami konsep listrik statis dengan gejalanya dalam kehidupan
sehari-hari, termasuk kelistrikan pada sistem saraf dan hewan yang
mengandung listrik

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

INDIKATOR PENCAPAIAN

3.4.1 Memberi contoh gejala kelistrikan yang terjadi dalam kehidupan
sehari-hari

3.4.2 Menganalisis peristiwa yang terjadi pada penggaris plastik yang
digosokkan pada rambut yang kering

3.4.3 Mengidentifikasi jenis-jenis muatan listrik
3.4.4 Menjelaskan interaksi dua muatan listrik
3.4.5 Menjelaskan interaksi 2 muatan benda karena pengaruh jarak
3.4.6 Mengidentifikasi bagian sel saraf
3.4.7 Menjelaskan fungsi akson atau neurit
3.4.8 Menghitung beda potensial listrik
3.4.9 Menjelaskan tentang prinsip kelistrikan pada saraf manusia
3.4.10 Mengidentifikasi hewan-hewan yang menghasilkan listrik
3.4.11 Menyebutkan sistem khusus pada hewan yang dapat

menghasilkanlistrik

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Petunjuk penggunaan LKPD

DIINGAT YAHHH!!!

1. Sediakan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk
mengerjakan LKPD

2. Baca dan pahami setiap perintah pada masing-masing
kegiatan yang ada di LKPD

3. Amati dan analisalah masalah yang diberikan dengan
seksama

4. Diskusikan dengan anggota kelompok masing-masing
jawaban untuk soal-soal yang ada pada LKPD

5. Selesaikan masalah yang diberikan sesuai dengan langkah-
langkah kegiatan yang ada di LKPD

6. Catatlah hasil diskusi dalam buku catatan
7. Bila ada hal yang kurang jelas pesrta didik dapat

menanyakan kepada guru didepan kelas

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Landasan teori

APA ITU LISTRIK

STATIS?

Listrik statis merupakan suatu gejala kelistrikan yang terjadi akibat
ketidaksetimbangan muatan pada benda. Atau listrik statis juga dapat
diartikan kumpulan muatan yang yang tidak mengalir dan dapat menimbulkan
gejala kelistrikan.

1. Interaksi antara muatan listrik

Kata listrik dalam bahasa Inggris adalah electric, yang berasal dari bahasa
Yunani yaitu elektron, yang berarti ambar. Ambar adalah pohon damar yang
membantu. Gejala kelistrikan pertama kali diselidiki oleh Thales of Miletus
dari Yunani pada tahun 1752. Dia menemukan bahwa dengan menggosokkan
batu ambar dan mendekatkannya ke benda-benda yang ringan, seperti
potongan- potongan daun kecil, bulu ayam ataupun debu, dan teryata batu
ambar dapat menarik benda-benda tersebut. Peristiwa ini disebut juga
dengan gejala kelistrikan. Listrik dibedakan menjadi dua, yaitu listrik statis
listrik yang terkandung dalam benda yang memiliki muatan listrik. Muatan
listrik berkaitan dengan susunan zat suatu benda. Semua zat atau materi
disusun oleh atom. Atom

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

berasal dari bahasa Yunani “atomos” yang artinya tidak
dapat dibagi- bagi lagi. Atom adalah partikel terkecil
suatu unsur yang masih mempunyai sifat unsur-unsur
tersebut.

Atom terdiri atas inti atom (nukleus) dan elektron. Inti atom terletak
di tengah yang terdiri atas proton dan neutron. Model atom dapat dilihat
pada Gambar berikut

Proton dan elektron bermuatan listrik. Proton bermuatan listrik positif (+),
sedangkan elektron bermuatan listrik negatif (-). Neutron tidak bermuatan
listrik (netral). Elektron bergerak mengelilingi inti atom dan dapat
berpindah ke atom lain, sedangkan proton sukar untuk berpindah.
Perpindahan elektron menyebabkan atom kekurangan elektron atau
kelebihan elektron. Atom yang menerima elektron akan mengalami
kelebihan elektron dan dikatakan bermuatan negatif,

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

sedangkan atom yang ditinggalkan elektron akan
mengalami kekurangan elektron sehingga kelebihan proton
dan dikatakan bermuatan positif. Atom dikatakan netral
apabila jumlah muatan positif (proton) pada inti atom sama dengan jumlah
muatan negatif (elektron) yang mengelilinginya (jumlah proton = jumlah
elektron). Gagasan bahwa atom adalah partikel.

2. Peristiwa yang menghasilkan muatan listrik
1. Menggosok

Muatan listrik pada sebuah benda, sangat dipengaruhi olah muatan listrik
atom- atom penyusunnya. Ada atom-atom yang cenderung melepas elektron,
tetapi ada juga atom-atom yang cenderung mengikat elektron. Jika dua
benda tersusun dari atom-atom yang memiliki perbedaan sifat tersebut
saling digosokkan, maka interaksi itu akan lebih mudah membuat benda
bermuatan

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Seperti percobaan, sisir plastik yang digosok dengan
rambut menjadi bermuatan negatif, karena ada elektron
yang berpindah dari rambut ke sisir plastik. Rambut
menjadi bermuatan positif karena kehilangan sebagian elektron.Akibatnya,
muatan positif pada sisir plastik menjadi lebih sedikit dibandingkan
elektron. Kondisi inilah yang menyebabkan kertas dapat menempel di sisir
plastik.

Franklin mengusulkan bahwa jumlah muatan yang dihasilkan oleh suatu
benda melalui suatu proses penggosokan, adalah sama dengan jumlah muatan
positif dan muatan negatif yang dihasilkan. Ketika benda-benda digosokkan
satu sama lain, elektron-elektron berpindah dari satu benda ke benda yang
lain. Dalam proses ini, muatan tidak diciptakan, tetapi hanya mengalami
perpindahan danmuatan total dari kedua benda tidak berubah. Hal ini sesuai
dengan Hukum Kekekalan Muatan Listrik, yang menyatakan bahwa: “Jumlah
total muatan listrik yang dihasilkan pada setiap proses adalah nol”. Jika
suatu benda atau suatu daerah memperoleh muatan positif, maka akan
dihasilkan sejumlah muatan negatif dengan jumlah yang sama pada daerah
atau benda di sekitarnya.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

3. sifat muatan listrik

Listrik merupakan suatu muatan yang menjadi komponen
dari suatu atom. Muatan listrik tergolong ke dalam 3 jenis yaitu :
a. Proton

Proton merupakan muatan listrik positif dari sebuah atom. Sebuah
benda dikatakan bermuatan positif apabila jumlah protonnya lebih
banyak dengan jumlah elektron
b. Elektron
Elektron merupakan muatan listrik negatif dari sebuah atom. Sebuah
benda dikatakan bermuatan negatif apabila jumlah elektronnya lebih
besar dibandingkan jumlah protonnya.
c. Netral
Netral merupakan suatu keadaan di mana muatan positif dan muatan
negatifpada suatu atom jumlahnya seimbang.
Benda yang bermuatan sejenis jika didekatkan akan saling tolak menolak
(proton dengan proton atau elektron dengan elektron). Namun jika benda
tersebut berbeda muatan maka akan saling tarik menarik (proton dengan
elektron) Sifat muatan listrik lainnya yaitu, proton dan neutron akan
membentuk inti atom di mana kulit atomnya akan dikelilingi oleh elektron

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Dua buah benda yang digosokkan akan bermuatan listrik,
baik muatan negatif maupun muatan positif. untuk sifat-
sifat muatan listrik benda tersebut akan terlihat pada
tabel berikut.

Bahan-bahan Hasil Proses

Kaca – kain sutera Kaca (+), sutera Elektron dari kaca berpindah ke

Mistar plastik – Kain (-) kain sutera
Wol
Sisir – Rambut Mistar plastik (-), Elektron dari kain wol berpindah
Manusia
Balon – Kain wol Kain wol (+) ke mistar plastik

Ebonit – Kain wool Sisir (-), Rambut Elektron dari rambut berpindah

Mistar plastik – manusia (+) ke sisir
Rambut manusia
Balon (-), Kain wol Elektron dari kain wol berpindah

(+) ke balon

Ebonit (-), Kain Elektron dari kain wol berpindah

wol (+) ke ebonit

Mistar plastik (-), Elektron dari rambut manusia

Rambut manusia berpindah ke mistar plastik

(+)

Berdasarkan daya hantar listrik, bahan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

konduktor dan isolator.

a. Konduktor (penghantar) adalah bahan yang dapat menghantarkan
arus listrik.

b. Isolator (penyekat) adalah bahan yang sulit menghantarkan arus
listrik.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Di bawah ini beberapa bahan yang tergolong konduktor
dan isolatorditunjukkan pada Tabel 1.2.

Konduktor Isolato
r
Baik Buruk
 Karet
 Perak  Air  Plastik-plastik
 Tembaga  Badan manusia  PVC
 Aluminium  Tanah  Porselen
 Kaca  Udara

TABEL TRIBOLISTRIK

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Kegiatan 1

Gejala kelistrikan

Tujuan pembelajaran

1. Siswa dapat mengetahui contoh gejala kelistrikan yang terjadi dalam
kehidupan sehari-hari

2. Siswa dapat menganalisis peristiwa yang terjadi pada penggaris
plastik yang digosokkan dengan rambut rambut yang kering
Alat dan bahan

1. Satu buah penggaris plastik
2. Rambut kering
3. Potongan kertas kecil-kecil
Prosedur kegiatan
1. Gosok-gosoklah penggaris plastik dengan rambut kering
2. Dekatlah dengan segera penggaris plastik yang telah digosok tersebut

pada potongan-potongan kertas kecil
3. Amati apa yang terjadi pada potongan kertas

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

DISKUSI
1. Jelaskan hasil pengamatanmu terkait apa yang

terjadi jika penggaris yang telah digosokkan dengan rambut dan
didekatkan dengan potongan kertas. Dan tuliskan jawabanmu pada
kotak dibawah ini.

2. Diskusikan dengan temanmu untuk memprediksi mengapa beberapa
saat kemudian kertas lepas dari penggaris?Kemana muatan pergi?

3. Diskusikan mengapa harus menggunakan rambut kering? Bagaimana
jika kedaan rambut tidak kering, basah atau berminyak.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Kegiatan 2

Muatan Listrik

Tujuan pembelajaran
1. Dengan pengamatan Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi jenis-

jenis muatan listrik
2. Dengan pengamatan Siswa diharapkan dapat menjelaskan interaksi

dua muatan listrik
Alat dan Bahan
1. 2 buah sisir plastik
2. 2 buah batang kaca atau gelas kaca
3. 2 tali/benang sepanjang 30 cm
4. 2 buah statif
5. Rambut kering

Prosedur kegiatan
1. Gantunglah dua sisir plastik pada dua statif dengan menggunakan

tali. Atur jarak kedua sisir kurang lebih 5 cm.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

2. Gosokkan dua sisir plastik tersebut ke rambut kering, kemudian
biarkan kedua sisir tersebut tergantung bebas. Amati dan
catatperistiwa yang terjadi pada kedua sisir

3. Lakukan langkah 1 dan 2 dengan menggunakan batang kaca.
4. Gantunglah satu sisir plastik dan satu kaca masing-masing pada

statif. Gosokkan sisir dan batang kaca pada rambut kering,
kemudian biarkan sisir dan batang kaca tergantung bebas. Amati
dan catat peristiwa yang terjadi pada sisir dan batang kaca.
NOTE

Saat melakukan percobaan dengan menggunakan batang kaca,
pastikan pinggirannya tidak tajam sehingga tidak melukai

tanganmu. Kamu dapat mengganti batang kaca dengan gelas kaca
agar aman.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

DISKUSI
1. Bandingkan hasil pengamatan pada kegiatan 1 dan 2

terhadap kegiatan 3. Dan analisis mengapa Mengapa hal tersebut
dapat terjadi?

2. Bandingkan hasil pengamatan kegiatan 4 dengan hasil kegiatan yang
pertama. Dan jelaskan hasi pengamaranmu

3. Buatlah kesimpulan tentang muatan yang ada pada sisir plastik
dan batang kaca setelah digosok!

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Kegiatan 3

Interaksi muatan
pengaruh jarak

Tujuan pembelajaran
1. Melalui pengamatan Siswa dapat menganalisis Interaksi Dua Benda

Bermuatan terhadap Jarak
Alat dan Bahan
1. 1 buah penggaris,
2. 2 buah statif,
3. 2 buah balon yang sudah ditiup,
4. benang, dan
5. kain wol (dapat diganti dengan rambut yang kering)
Prosedur kegiatan
1. Agar kedua menjadi bermuatan listrik, gosokkan kedua balon tersebut
pada kain wol atau rambut yang kering selama 30 detik

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

2. Gantung kedua balon dengan menggunakan tali
sepanjang 50 cm pada masing-masing statif yang
diletakkan secara berjauhan (±30 cm), seperti pada
gambar berikut. Amati interaksi yang terjadi.

1. Ulangi langkah pertama dan kedua, namun buat variasi lamanya
waktu untuk menggosok balon, misalnya dengan menggosokkan
balon ke kain wol atau rambut yang kering selama 60 detik.

2. Ulangi langkah pertama hingga ketiga, namun dengan
memisahkan statif sedikit lebih dekat, misalnya 20 cm.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Pengamatan
Tabel Data Pengamatan Kuat Interaksi Kedua Balon
terhadap Lamanya Waktu Menggosok dan Jarak Kedua Muatan

DISKUSI
1. Bagaimana pengaruh interaksi kedua balon terhadap variasi jarak

kedua statif? Apakah jarak mempengaruhi besarnya gaya tolak-
menolak atau gaya tarik-menarik kedua balon? (Bandingkan hasil
pengamatan nomor 1a dengan 1b atau nomor 2a dengan 2b)
2. Bagaimana pengaruh interaksi kedua balon terhadap lamanya waktu
menggosok? Apakah besar muatan mempengaruhi besarnya gaya
tolak-menolak atau gaya tarik-menarik kedua balon? (Bandingkan hasil
pengamatan nomor 1a dengan 2a atau nomor 1b dengan 2b)

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Kegiatan 4

Kelistrikan pada
Sistem saraf

Tujuan pembelajaran
1. Siswa dapat Mengidentifikasi bagian sel saraf
2. Siswa dapat menjelaskan fungsi akson dan neurit
Sistem saraf

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Diskusi

1. Berdasarkan gambar diatas jelaskan bagaimana prinsip kelistrikan

yang terjadi pada sistem saraf

2. Lengkapi tabel berikut terkait fungsi dari bagian sel saraf

Bagian sel Deskripsi Fungsi
saraf

Dendrit Penonjolan badan sel yang bercabang- ..........
Badan sel cabangdan berbentuk seperti cabang pohon ..........
Akson/neurit
Didalamnya terdapat inti sel yang dikelilingi ..........
Myelin oleh sitoplasma, sitoplasma mengandung
Nodus ranvier organela sel seperti mitokondria, ribosom, ..........
badan golgi dan retikulum endoplasma khusus ..........
milik sel saraf yang disebut badan nissl.
Penonjolan badan sel berbentuk panjang dan
silindris. Setiap satu sel saraf hanya memiliki
satu akson. Ujung akhir akson disebut dengan
terminal akson. Terminal ini memiliki beberapa
percabangan dan berbonggol. Pada bongol
inilah akan dilepas neurotransmitter dan disebut
sebagai bonggol sinaptik
Selubung lemak berlapis-lapis, dihasilkan oleh
sel schwann. Lapisan lemak myelin sulit
ditembus oleh ion-ion yang keluar dan masuk
membran sel saraf pada bagian akson
Daerah akson terbuka yang tidak diselubungi
myelin

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

3. Tunjukan bagian-bagian sel saraf pada
gambar berikut :

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Kegiatan 5

Beda Potensial

Tujuan pembelajaran
1. Mengetahui pengertian energi beda potensial dan beda potensial
2. Menganalisis proses terjadinya petir
3. Mengindentifikasi cara terhindar dari sambaran petir

TAHUKAH KAMU

!!!!!!!!

Petir adalah kilatan cahaya yang muncul akibat perpindahan muatan negatif
(elektron)antara awan dan awan atau antara awan dan bumi, petir dapat terjadi
karena adanya beda potensial yang sangat besar antara dua awan yang berbeda
atau antara awan dengan bumi. Akibatnya akan terjadi lompatan muatan listrik
atau perpindahan elektron secara besar-besaran dari awan keawan atau dari awan
kebumi.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

DISKUSI
1. Apa yang dimaksud dengan energi potensial listrik

dan potensial listrik

2. Bagaimana proses terjadinya petir dari awan ke bumi ? jelaskan !!

3. Petir terjadi hanya saat hujan dan awan tebal, mengapa petir tidak
terjadi saat awan mendung dan tidak hujan ?jelaskan !!!

4. Ketika terjadi badai petir kita dilarang berada ditempat terbuka
ataupun berteduh dibawah pohon yang berada ditempat terbuka
tersebut. Disarankan bagi kita untuk masuk kedalam mobil agar aman
dari sambaran petir? Mengapa demikian ? jelaskan

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Kegiatan 6

Hewan
mengandung listrik

Tujuan pembelajaran
1. Mengidentifikasi hewan-hewan yang menghasilkan listrik
2. Menyebutkan sistem khusu pada hewan yang dapat menghasilkan

listrik
3. Menyebutkan penggunaan teknologi listrik di kehidupan sehari-hari

DISKUSI

1. Pindahkan nama hewan pada gambar hewan penghasil listrik
Ikan belalai gajah

Ikan pari listrik

Hiu kepala

Echidna

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Belut listrik

Lele listrik

2. Pasangkanlah gambar hewab-hewan penghasil listrik dengan sistem
khususyang dimiliki hewan tersebut untuk menghasilkan listrik

Memili ribuan sel eletroplax yang
menghasilkanmuatan negatif pada
bagian dalam dan muatan negatif
pada bagian luar saat hewat ini
beristirahat, arus listrik muncul
saat otot
Hewan ini mampu mengendalikan
Listrik yang ada pada tubunya,
kedua sisi kepala hewan ini mampu
menghasilakan listrik hingga
sebesar 220 volt

Hewan ini memiliki ratusan ribu
elektroreseptor atau sel penerima
rangsangan listrik, hewan ini megg
unakan kemampuan mendeteksi sinyal
listrik untuk mengetahuiletak mangsa
dibawah pasir

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

Memiliki moncong panjang untuk
mengirim sinyal listrik untuk menemukan
serangga (mangsa), elektrreseptor terus-
menerus dibasahi agar lebih mudah
mengantarkan listrik

hewan ini menghasilkan kejutan tanpa
lelah selama satu jam. Besarnya jumlah
energi listrik yang dihasilkan dapat menye
babkan kematian orang dewasa

berasa dari perairan tropis afrika, memiliki
kemampuan untuk menghasilkan listrik
hingga 350 volt. Besar energi listri hewan
ini sama dengan besar energi untuk menya
lakan komputer selama 45 menit

Selamat mengerjakan 

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

BIODATA PENULIS

Siti Hajar S, Dilahirkan di Ujoeng Kulam pada tanggal 27 Juli
1999, sekolah pendidikan dasar diselesaikan di sekolah Madrasah
Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Blang Mane Matang Kuli, sekolah menengah pertama
diselesaikan di SMP 1 Paya Bakong dan Sekolah Menengah Atas diselesaikan di SMAS
Raudhatul Fuqara’ disalah satu pesantren Terpadu. Dan sekarang penulis sedang
menempuh pendidikan pada bangku kuliah jurusan Fisika di Universitas Malikussaleh.

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN

LKPD LISTRIK STATIS

LKPD Listrik statis kelas IX SMP/MTSN


Click to View FlipBook Version