E-MODUL
PRODUK CAKE DAN KUE
INDONESIA
UNTUK
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
JURUSAN TATA BOGA
KELAS XI
SEMESTER I
DISUSUN OLEH:
Kuni Fauziyah
(2020007086)
KOMPETENSI
INTI PENGETAHUAN
Kompetensi Dasar
Mengevaluasi Cake
Perkawinan
Indikator pencapaian kompetensi
Menguraikan pengertian Cake
Perkawinan
Memerinci alat yang digunakan
dalam pembuatan Cake Perkawinan
Merancang bahan yang digunakan
dalam pembuatan Cake Perkawinan
Merencanakan prosedur pembuatan
Cake Perkawinan
Modul Pembelajaran
MATERI CAKE
PERKAWINAN
A. Pengertian Cake Perkawinan
Cake Perkawinan yaitu cake yang berasal dari bahan sponge cake,
butter cake, genoise cake dan dihiasi dengan buttercream, pasta
almond, chocolate, cheese atau fruit. Produk Wedding cake meliputi
Essence of elegance cake, dan Brimming of blossom cake.
Kue pernikahan atau yang biasa disebut wedding cake dan juga ada
segelintir orang yang menyebutnya sebagai kue yang bertingkat-
tingkat itu lahir pada abad ke-15 di Inggris dan pada pertama kali kue
tersebut dibuat dengan bahan dasar gandum yang disajikan sebagai
hidangan pembuka. Arti di balik kue pernikahan yang bertingkat-
tingkat semakin tinggi tingkatan kue pernikahan, maka semakin
makmur juga pasangan yang menikah. Kue pernikahan juga dapat
menjadi simbol kemewahan, semakin megah kue pernikahan yang
disajikan, semakin besar dan megah pula acara pernikahan tersebut.
Kiat khusus dalam pembuatan wedding cake bertingkat adalah
sebagai berikut:
1.Bolu dasar yang dipakai sebaiknya terbuat dari jenis bolu yang agak
keras supaya cukup kuat untuk menyangga kue di atasnya.
2.Pilihlah bahan yang tahan lama, karena wedding cake cenderung
dipajang/dipertontonkan.
3.Warna dan hiasan sebaiknya di sesuaikan dengan hiasan-hiasan
lain yang ada di ruang tempt wedding cake akan dipajang, dengan
maksud agar warna wedding cake dapat terlihat singkron dengan
ruangan di sekitarnya.
Modul Pembelajaran
MATERI CAKE
PERKAWINAN
B. Peralatan Untuk Membuat Cake Perkawinan
Dalam pembuatan cake, alat ang digunakan yaitu ada timbangan,
mixing bowl, mixer, gelas ukur, spatula, ballon wisk, oven, loyang, dan
bowl. Sedangkan alat yang digunakan untuk menghias cake
perkawinan yaitu rolling pin, piping bag, scraper, spuit, meja putar,
dan pisau pallet.
C. Bahan Membuat Cake Perkawinan
1. Yang pertama yaitu ada bahan dasar. Bahan dasar membuat
cake pernikahan bisa menggunakan jenis cake apa saja seperti
chiffon cake, sponge cake, butter cake, dan genoise cake.
2.Yang kedua yaitu ada bahan pengisi. Bahan pengisi kue seperti
buah, selai, manisan buah, butter cream, dan coklat.
3.Yang ketiga yaitu ada bahan penutup kue. Bahan penutup kue
seperti butter cream, glazes, fondant, dan ganache icing.
4. Yang keempat yaitu ada bahan penghias. Terdapat 2 jenis bahan
untuk menghias cake, yaitu bahan edible dan unedible.Bahan
edible yaitu bahan yang dapat dimakan seperti, fondant, gum
paste, coklat, butter cream, dan royal icing. Sedangkan bahan
unedible yaitu bahan yang tidak dapat dimakan seperti, lilin,
dekorasi ucapan, balon, action figure, boneka plastik atau karet
dll.
Modul Pembelajaran
MATERI CAKE
PERKAWINAN
D. Prosedur Pembuatan Cake Perkawinan
1.Langkah pertama membuat bahan dasar yaitu chiffon cake atau
boleh menggunakan cake yang lain.
2.Kemudian belah cake menjadi 2 dan tambahkan pengisi. Bahan
penegisi dapat menggunakan selai, buah, atau butter cream.
3.Selanjutnya tutup kue menggunakan bahan penutup
menggunakan butter cream.
4.Kemudian hias cake perkawinan
Modul Pembelajaran