endekia Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2023/Harga Rp 17.500 Cerdas Berakhlak Mulia SDIT UMMUL QURO BOGOR Menghargai Keanekaragaman
Karyaku Karya Zaida 6B Karya Aufa Qudsiya 6B Karya Najma 1D Karya Hilma Syakura A 4A Karya Nezya 6A Karya Naurah Syaza 5A
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 3 Sapa Redaksi Cendekia Cerdas Berakhlak Mulia Daftar Isi Susunan Redaksi Cendekia Penerbit SDIT Ummul Quro’ Bogor Penanggung jawab Kepala SDIT Ummul Quro’ Bogor Pemimpin redaksi Rina Eny Anawati, S.P. Redaktur Devi Giani Endar Maryani Rulli Purwan Nursamsiah Ilis Istiqomah Komarudin Riska Rohmanti Mila Mariana Rina Eny Anawati Keuangan Nursamsiah Ilustrator cover Rulli Purwani Design Grafis Eko Indriyanto Alamat email [email protected] antar teman. Tips and trik menyajikan bagaimana supaya kita pintar berteman. KKJN dan Cerpen yang dimuat kali ini seru banget, menampilkan kisah terbaik dari pengalaman Sobat Luqy. Flora dan Fauna menampilkan Binatang Angsa dan bunga persahabatan. Ada juga kegiatan leadership dan PLK level 1-6 yang dimuat di sini lho. Dan yang nggak kalah seru, Luqy menampilkan segudang prestasi sobat Luqy tersayang yang kece-kece. Satu lagi, jangan ditinggalkan game zone yang seru, kirimkan jawabannya dan kalian pasti dapat hadiah. Yuk ah, selamat membaca dan menikmati edisi 51 kali ini yaa… l Karyaku .................................................2 Daftar Isi ................................................3 Sapa Redaksi ........................................3 Surat Darimu.........................................4 Anakku Sayang Meski Kita Berbeda tapi Sama di HadapanNya ................5 Look and See Merayakan Keberagaman di Sekolah...6 Diary Luqi Terimakasih, Ya Allah ........................8 Teladanku Imam Nawawi.................................. 11 Kata Aku Sih.... Menghargai Keanekaragaman........12 Liputan - How to Become a Leader ............14 - Projek Lintas Kurikulum ...............15 Guru Menulis Sayangi Teman ...............................17 Kini Kutahu Lato-Lato.........................................18 Go Green Solusi Kelola Sampah Rumah Tangga dengan Biopori.......19 Flora Bunga Simbol Persahabatan ..........20 Fauna Angsa..............................................22 Surat Sahabat .....................................23 Fit and Fun Bermain Rangku Alu Bergembira dan Melatih Ketangkasan ...................................24 Lebih Dekat dengan... Ustadzah Heni Juhaeni Tetaplah Berakhlak Baik, di Manapun Kalian Berada..............25 Bintang Cendekia - Muhammad Keanu Arsakha.........26 - Nashwa Zalfa Yunira Lutfi............27 Prestasiku ..........................................28 Kecil-kecil Jago Nulis - Bertualang ke Baduy dan Negeri di Atas Awan..............30 - Berkemah Bersama Keluarga......31 Cerpen - Perjalanan Puasa Nisriya.............32 - Si Kembar ...................................34 - Si Kecil Sang Juara......................35 Tip and Trik Bagaimana Berteman yang Baik Puisi.....................................................38 Gelitik...................................................39 Resep - Puding Avore ...............................40 - French Toast ...............................40 Game Zone..........................................41 Komikku ..............................................42 Luqy Membully Itu Bukan Bercanda ........44 endekia Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2023/Harga Rp 17.500 Cerdas Berakhlak Mulia SDIT UMMUL QURO BOGOR Menghargai Keanekaragaman Hai…hai sobat Luqy yang keren. Apa kabar kalian? Luqy jamin pasti rindu Luqy kan? Alhamdulillah walaupun setahun sekali kita berjumpa, tapi tak bosan-bosan Luqy menyapa kalian. Edisi kali ini tak kalah seru dari episode sebelumnya. Di rubrik Look and See, Kata Aku Sih, dan Tamu Kita, kalian dapat menjumpai betapa pentingnya kita saling menyayangi dan menghargai dalam perbedaan. Diary Luqy juga menghadirkan kisah haru mengenai betapa kita perlu mensyukuri semua yang Allah beri dan saling menyayangi
4 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Surat darimu Assalamu’alaikum Kak Luqy… Namaku Adskan. Kak Luqy minta tambah halamannya dong dan gimana caranya agar selalu senang belajar? Wassalamu’alaikum Kak Luqy. (Adskan 2D) Wa’alaikumussalam Adskan. halamannya mau ditambah berapa nih? hehe.. In saya Allah kalau ada penambahan rubrik, maka halamannya juga akan ditambahkan. Wah.. pertanyaan yang bagus sekali. Agar Kak Luqy semangat belajar, biasanya Kak Luqy menyiapkan dulu tempat belajarnya. Pertama, Kak Luqy cari tempat yang nyaman, tenang, dan tidak berisik. Kedua menjauhkan benda-benda yang akan mengganggu belajar, misalnya mainan, hp, TV, dan lain-lain. Ketiga biasanya Kak Luqy belajar sehabis sholat magrib atau sholat Subuh. Keempat, Kak Luqy akan minta bantuan Ayah Bunda kalau menemukan kesulitan. Terus yang paling membuat Kak Luqy semangat adalah Luqy selalu teringat kata-kata ustadz, bahwa orang yang semangat belajar dan giat menuntut ilmu akan dimudahkan jalan ke surga, ditinggikan derajatnya, dicintai Rasulullah, dimintakan ampun seisi bumi dan langit, serta akan bahagia dunia akhirat. Keren nggak tuh Adskan. Nah.. gimana Adskan, sekarang udah lebih semangat kan belajarnya. Terima kasih Adskan ya atas usulan dan pertanyaannya. Assalamu’alaikum Kak Luqy… Aku senang sekali sekolah di Ummul Quro karena punya banyak teman. Aku mau tanya, Kak Luqy tinggal dimana? Apakah Kak Luqy beneran ada di Ummul Quro? Kenapa bisa masuk ke buku? Kak Luqy kelas berapa? Berapa umur Kak Luqy? Apakah Kak Luqy punya kakak? Aku pengen ketemu Kak Luqy. Terima kasih Kak Luqy, tolong dijawab ya (Zafran 2D) Wa’alaikumussalam Zafran. Wuih.. Zafran luar biasa pertanyaannya. Kak Luqy jadi seperti sedang disensus nih, hehe.. Alhamdulillah Kak Luqy senang sekolah di Ummul Quro. Banyak teman-teman yang baik dan sholih, ya. Oke deh, Kak Luqy mau cerita. Jadi Luqy itu sebenarnya adalah tokoh imajiner majalah Cendekia yaitu seekor lumba-lumba yang cerdas dan sholih. Keluarga Luqy tinggal di lautan bersama ayah, ibu, dan kedua adiknya yaitu Luna Jenis Iklan Ukuran Harga Iklan Cover Cover 2 17.5 x 24.5 cm Rp 600.000,- Cover 3 17.5 x 24.5 cm Rp 550.000,- Cover 4 17.5 x 24.5 cm Rp 700.000,- Iklan Kolom 1 Halaman 17.5 x 24.5 cm Rp 275.000,- ½ Halaman 17.5 x 24.5 cm Rp 150.000,- ¼ Halaman 8.5 x 6.5 cm Rp 75.000,- Hubungi bagian Iklan : Devi Giani (0856 9593 2756) ** Design dari pemasang iklan Tarif Iklan Majalah Cendekia dan Lukman. Teman-teman Luqy banyak, yaitu hewan-hewan yang ada di laut, seperti gurita, belut listrik, ikan buntal, kepiting, dan lain-lain. Mereka semua juga bersekolah, sama seperti kalian. Kehidupan sehari-hari Luqy biasanya ada di cover majalah, di rubrik komik Luqy, dan di rubrik Diary Luqy. Zafran dan teman-teman bisa membacanya di sana. Kalau Zafran mau bertemu Kak Luqy, insyaallah bisa lewat majalah ini. Di rubrik Surat Darimu ini, Zafran juga bisa ngobrol dan berdiskusi dengan kak Luqy. Begitu Zafran sholih. Terima kasih ya sudah mengobrol dengan Kak Luqy. Assalamu’alaikum Kak Luqy, namaku Anin. Bagaimana cara menjaga kebersihan kelas? (Anin 2D) Wa’alaikumussalam Anin. Wow.. pertanyaan Anin bagus dan penting sekali. Kalau menurut Kak Luqy agar kelas dan sekolah kita bersih maka kita harus: pertama, membuang sampah pada tempatnya, kedua, melakukan tugas piket, ketiga mengingatkan temannya yang membuang sampah sembarangan, keempat merapikan alat tulis dan mainan setelah digunakan, kelima beramal membuang sampah yang kita temui walaupun itu bukan sampah kita. Begitu sholiha. Semoga kita semua bisa menjaga kebersihan ya dimanapun dan kapanpun. Terima kasih Anin. Rubrik SURAT DARIMU disediakan untuk sobat Luqy yang ingin bertanya, memberikan kritik atau saran. Jangan lupa tuliskan nama lengkap dan kelas ya, kirimkan ke KOTAK POS LUQY ataupun ke Wali Kelasmu.
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 5 Anakku Sayang Rasulullah bersabda, ‘Wahai sekalian manusia! Rabb kalian satu, dan ayah kalian satu (maksudnya Nabi Adam). Ingatlah! Tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang Ajam (nonArab) dan bagi orang Ajam atas orang Arab, tidak ada kelebihan bagi orang berkulit merah atas orang berkulit hitam, bagi orang berkulit hitam atas orang berkulit merah kecuali dengan ketakwaan. Apa aku sudah menyampaikan?’ Mereka menjawab, ‘Iya, benar Rasulullah saw. telah menyampaikan’.” (HR. Ahmad dari Abu Na’rah) Manusia diciptakan diciptakan berbeda-beda, namun sebenarnya asal muasalnya dari nenek moyang mereka tetaplah satu. Umat manusia memiliki orang tua yang sama yaitu Nabi Adam dan Hawa. Hasil penelitian yang mengejutkan juga dapat dilihat bahwa manusia memiliki bentuk dan struktur deoxyribonucleic acid (DNA) yang yang tingkat kesamaannya mencapai 99,9 persen. Sedangkan tingkat perbedaannya tidak lebih dari 0,1 persen. Itu artinya, terdapat banyak kesamaan di antara manusia. Baik yang hidup di masa lalu maupun di masa sekarang. Allah SWT menjadikan manusia berbeda secara suku, bahasa, dan bangsa untuk kita saling kenal,saling dekat dan mengajak mendekat kepada Allah dengan kebaikan yang kita lakukan Dalam Alquran surat Al-Hujurat ayat 13, Allah SWT berfirman: “Wahai manusia, sesungghunya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita dan menjadikanmu bersuku-suku dan berbangsabangsa agar kamu saling mengenal…” Allah memberi pelajaran buat kita Nak, Jika kita menyadari bahwa dulunya kita diciptakan dari yang satu yaitu dari Nabi Adam, harusnya bisa menjadi saudar yang saling menyayangi, saling membutuhkan dan saling membantu dalam kebaikan. Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa,.. ( Qs.Al-Maidah : 2 ). Nak, sebagai makhluk sosial,hidup kita membutuhkan orang lain dan rasulpun juga menaseahti kita bahwa orang yang paling baik adalah orangyang banyak manfaat untuk orang lain meski kita berbeda suku, beda budaya dan beda agama sekalipun tetaplah menjadi orang yang bisa memberi manfaat dan kebaikan sebanyak banyaknya untuk orang lain karena tolong menolong dalam kebaikan insya kebaikan itu akan kembali buat kebaikan diri kita sendiri bahkan lebih bernilai dan berpahala dihadapan Allah. l Salam Usatadzah Anis Meski Kita Berbeda tapi Sama di HadapanNya Anis Shaidah Ulfa, S.Pd.I Kepala SDIT Ummul Quro Bogor
6 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Look and See Sobat Luqy, pernahkah kalian mendengar ucapan, “Eh, jangan lari dong nanti gempa!” atau “Kamu lebih cakep pakai masker, deh” Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita mendengar kalimat tersebut meluncur dari mulut teman kita atau bahkan kita sendiri. Baik di sekolah maupun lingkungan sekitar rumah. Menurut Sobat Luqy apakah kalimat tersebut pantas diucapkan. Lalu, apa dampaknya terhadap kehidupan orang lain? Mungkin tanpa disadari kita pernah melakukan perbuatan yang menyakiti orang di sekitar. Maksud kita bercanda atau menganggap hal itu adalah sesuatu yang “remeh” atau biasa saja. Namun, tahukah Sobat Luqy kalau sesuatu yang kita anggap wajar dapat membuat trauma seseorang. Setiap orang mempunyai takaran sensitifitas yang berbeda-beda. Daya banting seseorang dalam menyikapi ledekan pun berbeda. Tidak semua orang dapat menerimanya. Jadi, saat berbicara kita perlu melihat kepribadian lawan bicara kita dengan baik. Hal ini sangat berguna untuk menjaga perasaan yang terluka karena lisan kita. Manusia diciptakan dengan keunikan dan keistimewaan masing-masing. Mereka membawa tingkat kebahagiaan dan kesedihan yang beragam. Sebagai contoh ada teman kita yang sangat sedih saat kucingnya mati. Dia menangis dan tidak mau masuk sekolah. Apakah menurut Sobat Luqy teman kita itu lebay dan cengeng? Mari kita refleksikan pernyataan ini. Memahami perasaan sangat dibutuhkan seseMerayakan Keberagaman di Sekolah
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 7 orang baik senang maupun sedih. Ternyata, memahami perasaan orang lain merupakan bentuk kasih sayang seseorang loh. Keinginan dipahami merupakan unsur penting untuk merasa terhubung dan didukung. Salah satu cara memvalidasi perasaan teman adalah tidak menghakimi. Kita perlu mengakui perasaan teman kita yang kehilangan sesuatu yang dicintainya dan jangan menolak apa yang sedang mereka rasakan. Berempati dan hargailah perasaannya. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap manusia itu berbeda dan unik. Sebagai individu mereka mempunyai kelebihan dan kelemahan. Temanteman kita datang ke sekolah dengan beragam latar belakang, termasuk suku, budaya, bahasa, dan status ekonomi. Situasi seperti ini merupakan salah satu yang melandasi adanya keberagaman karakter atau sikap yang melekat pada diri seseorang. Hal ini tentu memungkinkan terjadinya perbedaan pendapat dan cara pandang dalam menyikapi suatu peristiwa. Lantas, apakah dengan adanya perbedaan kita tidak dapat berteman dengan baik. Sobat Luqy, kita sebagai warga sekolah berhak bahagia dan bebas berteman dengan siapa saja. Tugas kita adalah merasa memiliki sekolah kita bersama-sama. Salah satu caranya adalah dengan merayakan keberagaman di kelas. Kita pastikan pada pikiran bahwa teman-teman kita mempunyai keunikan masing-masing, baik fisik maupun non fisik. Cara merayakannya adalah bagaimana keunikan itu menjadi sebuah kekuatan. Dengan cara saling menghargai dan menerima setiap perbedaan yang teman-teman miliki. Sebenarnya apa sih keuntungan hidup dengan lingkungan yang beragam? Keberagaman dapat membantu kita akan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan permasalahan. Adanya ide, perspektif baru dan berbeda akan mengembangkan sudut pandang kita. Misalnya kerja kelompok atau berpasangan itu artinya kita belajar saling menghormati teman-teman kita. Dalam kehidupan sosial kita akan lebih terbuka terhadap perbedaan pemikiran, ide, dan pendapat. Sehingga rasa empati makin terasah jika kita menerimanya dengan tulus. Termasuk berempati ketika teman kita yang bersedih karena binatang kesayangannya mati. Selain itu kita akan menjadi pribadi yang percaya diri dalam bersikap. Tidak ada lagi sikap menghina baik secara langsung maupun dengan nada bercanda. Yuk, kita rayakan keberagaman dengan saling menyayangi dan menghargai lingkungan sekitar. l AK
8 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Di sebuah jalan, tampak seorang anak yang buta (Iman) sedang berjalan sambil menuntun tongkat. Di depannya ada 3 anak yang sedang bermain HP. Anak ketiga menekel Iman. Iman terjatuh lalu mencari tongkatnya.. “tolong... tolong...” teriak Iman. Teman yang bertiga itu mentertawakan Iman. Lalu datanglah Luqy, mengambil tongkat dan memberikan kepada Iman sambil membantu Iman berdiri. Lalu mengajak Iman berjalan. Ketiga anak yang tadi mengejek Iman sudah pergi berlari. “Terima kasih,” kata Iman. “Sama-sama,” jawab Luqy. “Aku Iman, kamu siapa? Sepertinya kamu bukan orang sini ya,” kata Iman sambil megulurkan tangannya mengajak bersalaman. Tangan Iman disambut oleh Luqy. “Aku Luqy, aku memang bukan orang sini. Aku sedang menginap di rumah nenek. Tadi nenek menyuruhku ke warung, pulang dari warung aku melihatmu terjatuh.” “Oh iya, mereka memang suka iseng padaku. Biasanya aku ditemani oleh Faris, tapi tadi Faris sedang membantu ibunya membersihkan rumah jadi aku pergi sendiri.” “Kamu mau kemana, Iman?” tanya Luqy. “Aku mau ke toko depan mengambil pesanan ibu,” jawab Iman “Mau aku antar?” tanya Luqy lagi. “Oh, tidak usah. Aku juga sudah terbiasa sendiri, tidak apa-apa tenang saja. Kamu cepatlah pulang, nanti nenek mencarimu.” “Eh Luqy, nenekmu siapa namanya? Mungkin nanti kita bisa bermain bersama. Kamu masih lamakah disini?” Iman bertanya kepada Luqy. “Nenekku bernama Nek Fatimah. Rumahnya tidak jauh dari sini. Aku 3 hari berada disini. Kalau kamu mau main ke rumah nenek, aku tunggu ya,” Luqy menjawab dengan wajah yang berseri, sayang Iman tidak bisa melihatnya. “Oooh, nenek Fatimah, yang di depan rumahnya ada pohon mangga kan? Aku kenal Nek Fatimah, besok aku main ke rumah nenekmu dengan Faris ya, nanti aku kenalkan padamu.” “Iya.. iya, aku ingin juga berkenalan dengan Faris. Aku tunggu di rumah ya.” Akhirnya mereka berpisah di persimpangan jalan. Luqy pulang ke rumah nenek dengan perasaan senang, dia mendapatkan teman baru disini. “Assalamu’alaikum nek.. ini gula putih yang nenek minta tadi.” “Wa’alaikumussalaam.. kok lama sekali baru sampai rumah, apa kamu kesasar ke warungnya?” “Tidak Nek, aku tidak kesasar. Tadi pulang dari warung aku melihat ada anak yang sedang dijahili temantemannya Nek, dan ternyata anak yang dijahili itu buta. Dia mencari-cari tongkatnya lalu aku bantu mencarinya, Nek.” Panjang lebar Luqy bercerita kepada neneknya mengapa dia lama baru sampai rumah. Nenek langsung mengernyitkan dahinya. Lalu berkata,”Siapa anak yang dijahili itu, Iman bukan?” “Iya Nek, Nenek kenal Iman?” tanya Luqy semangat. “Kenal, ibunya tukang kue langganan nenek. Iman sering kesini mengantarkan kue pesanan nenek.” “Trus, siapa yang menjahili Iman?” tanya nenek. “Luqy gak tau Nek, mereka langsung lari waktu Luqy datang bantu Iman,” jawab Luqy Diary Luqi Terimakasih, Ya Allah
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 9 “Nek, katanya Iman besok mau main ke rumah nenek, boleh kan?” Tanya Luqy. Nenek lalu menjawab sambil menganggukan kepala,”boleh.” “Alhamdulillah, terima kasih ya Nek. Oh ya, kata Iman besok dia akan mengajak temannya juga yang bernama Faris. Jadi kita akan bermain bertiga, boleh ya Nek?” bujuk Luqy sambil tangannya ditangkupkan di depan dadanya. Nenek tersenyum lalu menjawab,”boleh.” “Sudah, sekarang kamu istirahat. Nanti sore ayah, ibu dan adik-adikmu datang, kita siapkan makanan dan minuman untuk mereka nanti ya,” kata nenek. “Oke Nek,” Luqy menjawab lalu pergi ke kamar untuk beristirahat. Sore harinya, ketika Luqy membantu nenek menyiapkan makanan dan minuman, tiba-tiba suara klakson mobil terdengar.. tet..tet.. Nenek dan Luqy saling bertatapan dengan tersenyum lalu mereka berjalan ke pintu depan. Terlihat ayah, ibu serta Luna dan Luqman keluar dari mobil dan menghampiri mereka. Setelah saling bersalaman dan berpelukan akhirnya mereka masuk ke dalam rumah dan berkumpul duduk di ruang tengah. Luna dan Lukman sangat senang karena di meja ada makanan kesukaan mereka. “Bagaimana kak Luqy selama disini, senangkah?” ayah bertanya. “Awalnya agak membosankan Yah, karena Luqy hanya di rumah saja tapi sejak bertemu dengan seorang teman, Luqy senang ada disini.” Luqy bercerita panjang lebar. “Ohya? Wah, anak ayah sudah punya teman disini, rupanya.. Siapa namanya? Kenal dimana?” Tanya ayah lagi. “Namanya Iman, baru tadi siang bertemu dan besok Iman mau main kesini. Nenek mengijinkanku bermain dengan Iman besok, ya kan Nek?” jawab Luqy “Iya, Iman anak yang baik. Kamu mesti banyak belajar pada Iman,”kata nenek. “Kak, aku dan Lukman bolehkah ikut bermain besok?” Tanya Luna yang penasaran dengan teman baru kakaknya. “Hmmmm… gimana ya?” jawab Luqy sambil jari telunjuknya mengetuk dahinya. “Hmmmm.. oke, besok kita main bersama..” jawab Luqy tersenyum bahagia. “Horeeee…. Kita punya teman baru,” serentak Luna dan Lukman berteriak sambil bertepuk tangan saking gembiranya. Keesokan harinya, waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Sekitar jam 9 pagi terdengar suara seorang anak mengucapkan salam di balik pagar rumah nenek Luqy. “Assalamu’alaikum Luqy. Assalamu’alaikum Luqy.” Luqy segera berlari kearah pagar dan membukakan pintu pagar untuk Iman dan Faris. “Wa’alaikumussalam.. ayo masuk Iman.. ini pasti Faris ya?” tanya Luqy “Iya, aku Faris teman Iman,” jawab Faris. Iman dan Faris jalan saling bergandengan. Luqy tidak menyangka ternyata Faris berjalan pincang sehingga Iman dan Faris saling membantu ketika berjalan. Di teras rumah telah menunggu Luna, Lukman, nenek, ayah dan ibu. Luna memegang erat tangan ibunya. Ibu merangkul Luna dari belakang. Kecuali nenek, semua dibuat terkejut dengan temannya Luqy. Mereka tidak menyangka Luqy akan berteman dengan Iman yang tidak dapat melihat dan Faris yang berjalan pincang. “Ayah, Ibu, Luna dan Lukman.. kenalkan ini teman Luqy, yang ini namanya Iman dan ini namanya Faris,” kata Luqy sambil menunjuk Iman dan Faris. “Iman, Faris, kenalkan.. ini ayahku, ibuku dan kedua adikku namanya Luna dan Lukman,” kata Luqy lagi. Lalu Faris menggandeng tangan Iman untuk mendekat ke keluarganya Luqy. “Assalamu’alaikum ayah, ibu, Luna dan Lukman.. kenalkan nama saya Iman,” sambil tangan Iman diulurkan ke depan untuk mencium tangan ayah. “Kenalkan saya Faris,”ujar Faris dan melakukan hal yang sama seperti Iman. Tak lupa merekapun mencium tangan nenek sambil bertanya, “Nenek apa kabar?” “Alhamdulillah kabar Nenek baik, ibumu sehatsehat kan Man, Ris?” Tanya nenek “Alhamdulillah ibu sehat, Nek,” ujar mereka berdua. “Ya sudah, Nenek, ayah dan ibu akan masuk, kalian bermain di teras saja ya?” tanya nenek. “Iya Nek,” jawab Luqy Tak lupa ibu mengantarkan makanan ringan dan minuman ke teras.
10 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia “Ohya, kalau aku boleh tahu, Iman kamu tidak dapat melihat sejak kapan? Dan kamu Faris sejak kapan kakimu pincang?” tanya Luqy yang penasaran. “Kalau aku, pincang karena ketika usiaku 2 tahun aku terkena penyakit radang tulang sehingga menyababkan tulang kakiku tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Kalau Iman, dia sudah buta dari lahir, jadi dia tidak dapat melihat indahnya dunia ini.. hehe,” kata Faris. “Iya, aku tidak tahu bagaimana indahnya dunia, tapi aku yakin dunia begitu indah apalagi di surga nanti. Jadi kita perlu banyak berdoa dan bersyukur supaya kelak kita ada di surgaNya Allah, ya kan Luqy?” ujar Iman. “Iya, setujuu, semoga kelak kita dipertemukan Allah di surgaNya ya.. aamiiin..” “Alhamdulillah, sudah adzan dzuhur. Kita mau sholat di masjid. Luqy dan Lukman mau ikut ke masjid dengan kita?” Tanya Faris. “Mau.. mau.. aku ajak ayah dulu ya,” jawab Lukman. Luqy mengangguk. Tak berapa lama ayah dan Lukman datang dan mereka berangkat ke masjid. Ibu menghampiri Luna, Luna langsung memeluk ibu dan tak kuasa menahan air matanya. “Masya Allah ya bu, mereka yang Allah beri kekurangan begitu bersyukur dengan hidup mereka. Luna malu..hiks hiks..” “Luna sholihah, Allah itu memberi ujian sesuai dengan kemampuan hambaNya. Kita harus banyak bersyukur dengan apa yang kita punya sampai detik ini dan ingat.. apa yang Allah beri kepada kita harus kita gunakan untuk hal yang baik-baik. Mata untuk melihat apa? Telinga untuk mendengar apa? Tangan digunakan untuk apa? Tentu saja untuk hal-hal yang baik. Karena itu semua nanti akan diminta pertanggungjawabannya ya. Luna tidak perlu bersedih. Sekarang kita berdoa semoga menjadi lebih baik lagi daaan jangan lupa banyak bersyukur, oke?” Ibu memberi nasehat sambil mengelus punggung Luna. “Yuk, kita sholat dzuhur. Nanti setelah sholat dzuhur kita makan bersama-sama.” Ujar ibu sambil menghapus airmata Luna Luna mengangguk dan berjalan ke dalam rumah bersama ibu. “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” l Luna tidak ikut bermain, dia hanya melihat kakak dan adiknya serta teman-temannya bermain bola di halaman. Luna duduk di kursi teras. Matanya berkaca-kaca. Sejak kedatangan kedua teman kakaknya, Luna sudah dibuat terharu. Iman yang tidak dapat melihat dan Faris yang jalannya pincang tidak merasa rendah diri dan malu di depan keluarganya. Mereka malah bersikap sangat sopan dan percaya diri. Sesekali Iman terjatuh, dengan sigap kak Luqy atau Lukman langsung membantunya bangun. Begitupun ketika Faris tidak bisa berlari, tidak ada yang mentertawakan dia karena terlambat mengambil bola atau salah menendang. Semua bermain dengan sangat gembira. “Ayoo.. kita istirahat dulu..” kata Luqy Akhirnya mereka berkumpul di teras rumah. Luqy menyerahkan minuman yang tersedia kepada Iman dan Faris. Lalu merekapun memakan makanan yang telah disediakan oleh ibu. “Alhamdulillah, senang sekali hari ini bermain dengan kalian Luqy dan Lukman. Walau kita baru berkenalan tapi kita sudah langsung akrab saja,” kata Iman. “Iya, Alhamdulillah. Ternyata kita senang bermain bersama,” kata Luqy. “Kalian tidak malu bermain dengan kami?” Tanya Faris “Memangnya kenapa? Kenapa harus malu berteman dengan kalian? Kalian adalah teman yang luar biasa buat aku,” kata Luqy lagi. “Ya, kamu kan lihat sendiri, aku jalannya pincang, jadi lama kalau diajak berjalan. Iman juga tidak bisa melihat, jadi kemana-mana selalu membawa tongkat, kami punya kekurangan,” kata Faris sambil menunduk. “Faris, Iman.. kita berteman bukan karena fisik kita tapi karena hati kita. Aku suka berteman dengan kalian karena kalian bersikap sopan, berbicara dengan lembut, kita saling menghargai, itu yang paling utama dalam pertemanan. Mulai sekarang kita berteman ya, oke?” ujar Luqy. Mereka berempat saling berpegangan tangan lalu berpelukan. Luna meneteskan airmatanya lalu langsung cepat-cepat dihapusnya. Tanpa disadari, ayah dan ibu melihat dan mendengar percakapan mereka dari balik tirai jendela ruang tamu. Senyuman manis diberikan oleh ayah dan ibu meihat ketulusan mereka dalam berteman.
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 11 Teladanku Kami ke pasar Bersama mama Perginya subuh segar terasa Mari belajar pada para ulama pribadi mereka sungguh luar biasa “Sobat Luqy.. hafal hadist ini ngga? “innamal’amalu binniyat… setiap amal tergantung dari niat,..dst.. terdapat di kitab apakah hadist tersebut dan karya siapa? “Ayoo.. ayoo..siapa yang tahu?” .”Hmmm..Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa, sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damaskus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Beliau lahir di Nawa, sebuah daerah di bumi Hauran, bagian dari wilayah Damaskus, pada bulan Muharram 631H, wafat 24 Rajab 676 H. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun Sejak kecil beliau biasa dipanggil an-Nawawi (dinisbahkan pada “Nawa”). Beliau bermukim di Damaskus selama 26 tahun, lalu bertolak ke Baitul Maqdis, kemudian kembali lagi ke kampung halamannya. Pada tahun 649 H memulai rihlah thalabul ilmi-nya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah-halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Beliau tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah di dekat Al-Jami’ Al-Umawiy. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari (super duper rajin belajar yaa?), sehingga mengungguli teman-temannya yang lain. “Siapa sih guru utama beliau ?“ Ternyata beliau dididik oleh ayahnya yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Beliau belajar juga di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal AlQuran sebelum menginjak usia baligh. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud, wara’ dan bertaqwa. Beliau sederhana, qana’ah dan berwibawa. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Berikut adalah diantar karya-karya beliau yang luar biasa: Ilmu Hadits adalah: Syarhu Shahiih Muslim, AlArba’uun an-Nawawiyah, al-Isyaaraat ilaa Bayaanil Asmaa’ al-Mubhamaat, at-Taqriib, Irsyaadu Thullaabil Haqaa-iq ilaa Ma’rifati Sunani Khairil Khalaa-iq, Syarhu Shahiih al-Bukhari, Syarhu Sunan Abi Dawud, dan Riyaadhush Shaalihiin min Kalaami Sayyidil Mursaliin. Fiqih adalah: Raudhatuth Thaalibiin wa ‘Umdatul Muftiin dan al-Majmuu’ Syarh al-Muhadzdzab. Bahasa :Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Akhlak : At-Tibyan fi Adab Hamalah al-Quran, Bustanul Arifin, Al-Adzkar , dll..masih banyak lagi. Demikianlah keluhuran seorang Imam Nawawi kesungguhannya dalam belajar, menjaga akhlaq terbaik, menjadikannya sosok ulama panutan. l Isq.(dari berbagai sumber) Imam Nawawi
Zafran 2D Keanekaragaman di sekolah ada, seperti berbeda rambutnya, sifatnya, umurnya, wajahnya. Kalau aku menyikapi perbedaan itu ya dengan tidak saling meledek, tidak bully atau body shaming. Pokoknya harus saling menghargai, menghormati, mengasih tahu kalau berbuat salah. Tapi kadang aku berani ngasih tahu, kadang nggak berani. Soalnya aku malu juga sih kalau nggak kenal. 12 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Kata Aku Sih.... Menghargai Keanekaragaman Hai Sobat Luqy.. Apakah kalian tahu apa arti keanekaragaman? keanekaragaman berasal dari kata aneka ragam. Keanekaragaman berarti keadaan yang beraneka ragam. Contohnya keanekaragamaan kebudayaan bangsa Indonesia, yang berarti macam-macam budaya di Indonesia. Nah, kalau keanekaragaman di sekolah seperti apa sih? Lalu bagaimana menyikapi keanekaragaman tersebut? Kita simak yuk, pendapat teman-teman Luqy berikut ini. Menghargai Keanekaragaman Zahra Mahira Alfiardy 3B Di Ummul Quro ada banyak perbedaan seperti sifat, warna kulit, model rambut, dan lain-lain. Dengan perbedaan tersebut sikap kita harus saling menghormati dan menghargai. Aku pernah diledekin fisik, dibilang alisnya tebal, gigi kelinci. Tapi aku menyikapinya dengan sabar saat ada bikin kesal, kadang pengen nangis dalam hati, tapi aku diemin aja. Terus aku berdoa biar nggak diledekin lagi. Akhirnya alhamdulillah nggak diledekin lagi. Pesan aku buat teman-teman, kita harus menasehati teman kita yang suka ngebully, biar nggak ngebully lagi. Dan kita boleh sombong sama orang yang sombong, biar dia sadar dan tidak bersikap begitu lagi
Hilma 4A Menurut aku keanekaragaman di Indonesia itu ada perbedaan suku, budaya, dan agama. Kalau di sekolah ya perbedaan sifat seperti pemarah, kasar, lembut. Kalau aku sih ya udah tetap berteman aja walaupun berbeda karakter. Aku juga pernah dibully, waktu kelas satu aku dibilang cadel, terus aku nangis, terus aku bilang ke ustadzah. Habis itu udah deh kita baikan lagi. Pesan aku jangan terlalu masukin hati apa kata teman. Kalau ada teman yang nggak baik, ya udah main aja sama teman yang lain, nggak usah diambil pusing atau dimasukin hati. kuat. Caranya dengan saling toleransi dan menghormati perbedaan yang ada. Ingat bahwa Allah menciptakan kita dengan berbagai bangsa dan suku, sifat dan karakteristiknya masingmasing. Yuk, kita terus belajar menghargai keanekaragaman. **Vie Rafi dan Sena 6D Di UQ ini ada keanekaragaman suku, budaya, ras, warna kulit, ciri fisik, dan perbedaan emosi. Sikap kita dengan perbedaan itu, tidak boleh saling mengejek, jangan ngeledek fisik, dan harus saling menghormati. Aku pernah diledek item dan pendek. Tapi aku santai aja nanggapinya. Aku bilangin aja ke guru, udah deh selesai. Eh tapi aku pernah ngeledek juga. Aku bilang ke temenku batak, buat lucu-lucuan aja sih, tapi sekarang udah nggak lagi. Pesan aku buat Sobat Luqy semua agar saling hidup rukun, saling menghargai dan menghormati, terus kasih contoh dengan sikap baik kita. Nah Sobat Luqy.. Dimanapun kamu berada pasti akan bertemu dengan yang namanya perbedaan termasuk di sekolah. Setiap sekolah pasti memiliki banyak siswa dengan latar belakang yang berbeda. Perbedaan ini justru bisa menjadi sarana untuk membentuk persatuan yang Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 13
14 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Liputan Halo sobat luqy, kali ini majalah cendekia akan menampilkan beberapa kegiatan PLK yang bertujuan untuk mengembangkan konsep diri dan kepemimpinan baik dari berbagai level. Cekidot liputannya yaa… How to Become a Leader Level 3 Persari Sobat Luqy, kelas 3 juga tidak kalah seru. Projek kepemimpinan di kelas 3 yang sangat berhubungan dengan kegiatan pramuka adalah persari, kependekan dari perkemahan satu hari. Siswa diajak berkeliling mengenal lingkungan sekitarnya, mencatat dan mengobservasi hal-hal yang penting untuk mendapatkan tanda kecakapan khusus sebagai pengamat, membuat denah, berkolaborasi dengan temanteman dalam satu kelompok untuk memecahkan masalah bersama, serta saling bekerjasama dan bertanggungjawab dalam menyelesaikan tantangan yang berupa games dan melewati beberapa pos. Tujuan utama untuk melengkapi SKU dan TKK pada pramuka siaga bantu. l Level 4 Ekspedisi UQ Siswa kelas 4 melakukan jelajah desa di daerah bantar sari, melewati pos dan menyelesaikan tantangan yang ada di setiap pos. Dan menyaksikan pembuatan minuman dari buah jambu kristal, yang dibudidayakan di sana. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melatih kedisiplinan dan kemandirian, memiliki ketrampilan pramuka seperti tali temali, membaca peta, dan membaca Kompas, serta mengenal kearifan local di daerah Bogor. l Level 2 Pesta Siaga Projek kepemimpinan dari level 2 ini bertujuan untuk melengkapi SKU di jenjang siaga bantu dalam pramuka. Kegiatan yang dilakukan di Markas Kopasus Kemang, Salabenda ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Februari 2023. Siswa berlatih disiplin, berani, dan kompak dengan latihan baris ber baris, tarik tambang, berlomba yel-yel dan menyanyikan lagu-lagu nasional. Wah, mereka dididik cinta tanah air juga ya. Yang pasti, siswa menjadi tahu bagaimana bapak tentara yang sangat disiplin dalam melaksanakan tugasnya terutama saat baris ber baris. l
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 15 Level 1 Kulintang Mantap Projek ini bertujuan untuk mengenalkan keberagaman suku bangsa di sekolah. Dengan keberagaman yang ada, siswa belajar saling menghargai, mau bekerja sama, bersemangat mempelajari budaya berbagai suku bangsa di Indonesia dan selalu rukun dengan teman walau berbeda suku bangsa. Setiap kelas didekorasi sesuai suku bangsa yang menjadi pilihan. Kegiatan mendekor dan mempersiapkan kelas dilakukan siswa dengan saling bekerja sama. AKtifitas Selain kegiatan yag membangun kepemimpinan dan konsep diri, masih banyak kegiatan lain yang sangat menarik dari teman-teman level lain dalam pembelajarannya lho. Projek Lintas Kurikulum yang dilakukan di dalam kelas yaitu memainkan angklung membawakan lagu sunda, menyajikan tarian Betawi, memainkan permainan anak, menonton film legenda cerita tangkuban perahu. Dalam sentra-sentra tersebut juga tersedia berbagai makanan khas daerah masing-masing. Yang unik, semua siswa dan guru wajib memakai pakaian adat lho…seruuu! l Level 5 Unity in Diversity Projek ini merupakan proyek pembelajaran yang dilakukan oleh 120 orang siswa siswi kelas 5 pada hari Senin-Kamis, 5-8 Desember 2023. Dalam proyek ini, siswa siswi kelas 5 mengubah ruang kelas 5 menjadi ruang pamer dengan berbagai tema. Mereka berkolaborasi dengan teman dan guru untuk merancang serta membuat ruang pamer yang menyenangkan. Ruang pamer tersebut kemudian dikunjungi secara bergantian per kelas. Dalam setiap ruang pamer mereka memperoleh dan memproses berbagai informasi. Dalam ruangan kelas 5A ditampilkan secara menarik berbagai informasi terkait peperangan zaman rasulullah, berupa waktu terjadinya, tokoh yang terlibat, penyebabnya, perlengkapan yang digunakan, termasuk insight dari berbagai peperangan. Tak ketinggalan, ada pula video salah satu perang yang dapat ditonton pengunjung. Ruang kelas 5B menjadi miniatur Indonesia. Berbagai informasi tentang suku, budaya serta interaksi masyarakat Indonesia ditampilkan secara kreatif dalam ruangan ini. Ruangan ini dilengkapi pula dengan display makanan tradisional beserta audio lagu-lagu daerah. Pengetahuan tentang iklan, teks fiksi dan nonfiksi, pantun serta vocabulary tentang profesi dan alat transportasi tersaji dalam media yang interaktif di ruang pamer kelas 5C. Berbagai contoh iklan elektronik turut menyemarakkan ruangan ini. Ruang kelas 5D diisi berbagai display tentang peredaran darah, sistem pencernaan serta penyakit-penyakitnya. Ruangan ini menampilkan pula mikroskop untuk melihat preparat darah, torso alat pencernaan, serta alat peraga peredaran darah. Wow.. l
16 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Tak kalah dengan level yang lain, kakak kelas 6 juga melakukan pembelajaran menarik. Nama projeknya adalah Asima 3D. Tujuan dari projek ini Bagaimana sobat Luqy? Kreatif dan inspiratif bukan? nantikan liputan-liputan Luqy yang menarik pada edisi berikutnya ya, sampai jumpa… yaitu mengeksplorasi kreatifitas dan ketrampilan siswa dalam berkarya serta meningkatkan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam kaitannya dengan energi listrik. Siswa dengan kreatifitasnya menentukan ide sebuah maket atau miniatur objek. Setelah menemukan ide. Sswa membawa alat dan bahannya ke sekolah untuk merakit dan membuat maketnya dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan. Maket tersebut diberikan rangkaian listrik dan lampu yang mempunyai rangkaian seri dan parallel ataupun campuran. Maket yang sudah selesai dipresentasikan di depan kelas mengenai judul maket, fungsi rangkaian listrik dan proses pengerjaannya. Di akhir kegiatan terdapat LKS salah satunya bagaimana hak dan kewajiban dalam menggunakan energi listrik. l Level 6 Asima 3D (ASyIknya Membuat mAket 3 Dimensi) Karyaku Karya Zaidan 1A Karya Nashita Nur Fathiya 3D
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 17 Guru Menulis Sayangi Teman Anak-anakku yang sholih dan sholihah, coba kalian renungkan dan resapi perkataan Rasulullah SAW. dalam hadist berikut ini “Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Dzat Yang Maha Penyayang. Hendaklah kalian sayangi orang yang ada di bumi, niscaya Dzat yang ada di langit akan mencintai kalian.” (HR. At Tirmidzi) Masyaa Allah, luar biasa bahagia dan senangnya ya sholih-sholihah jika kita dicintai dan disayangi oleh Dzat Yang Maha penyayang, yaitu Allah SWT, Bahkan di keterangan hadist yang lain Rasulullah Saw. menegaskan bahwa Allah hanya menyayangi hamba-Nya yang penyayang, sebagaimana sabdanya: “Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hambahamba-Nya yang penyayang.” (HR Ath-Thabrani) Masyaa Allah wal Hamdulillah, Sholih-sholihah, begitu sangat penting dan harusnya kita menyayangi sesama teman. Sebaliknya, dalam keterangan hadist yang lain, Rasulullah Saw. juga pernah bersabda: “Barang siapa tidak menyayangi maka tidak akan disayangi.” (HR Bukhari dan Muslim) Subhanallah Sholih-sholihah, kita harus introspeksi dan mengevaluasi kembali nih diri kita masingmasing terhadap teman-teman kita. Apakah kita masih suka benci tanpa alasan atau tidak sayang sama teman kita? Apakah kita masih suka marah-marah tidak jelas kepada teman kita? dan lainnya. Jika masih, yuk, sama-sama beristigfar Astagfilullah. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita. Mari sama-sama berniat untuk memperbaiki diri dan bertekad akan lebih menyayangi dan mencintai teman-teman, serta menjadikan diri kita menjadi sosok yang layak dicintai dan disayangi. Ternyata mempunyai sahabat yang baik (yang beriman dan bertaqwa) dan berteman yang baik, bisa menjadikan kita saling tolong-menolong di akhirat kelak. Diriwayatkan bahwa: “Apabila penghuni syurga telah masuk ke dalam syurga, lalu mereka tidak menemukan sahabatsahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia.mereka bertanya tentang Sahabat mereka kepada Allah SWT : “Yaa Rabb…Kami tidak melihat sahabat- sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami?Maka Allah SWT berfirman: “Pergilah ke neraka, lalu keluarkan Sahabat-sahabatmu yg di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar zarrah.”(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab “Az Zuhd”). Nah sholih-sholihah, mulai sekarang dan seterusnya mari lebih menyayangi teman-teman kita. Bisa dengan saling menebar salam, berbagi hadiah, saling mendahulukan saudaranya, dan lainnya. Serta hindari berkata kasar, saling mengejek, saling menyakiti dan hindari perkataan/perbuatan buruk lainnya. -Wallahu’alam- l (Mr.3G)
18 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Kata lato lato merupakan sebutan permainan tradisional yang berasal dari Bahasa bugis, Sulawesi Selatan. Di Indonesia lato-lato popular pada tahun 1990, dulu Luqy jago main lato-lato, tapi tidak sampai korban kena kepala atau anggota tubuh yang lain. Bermainnya saling jaga jarak, sehingga sesama teman tidak saling melukai. Dan sekarang tahun 2023 nge-trend lagi setelah 30 tahun menghilang. Pada saat ini permainan ini sebetulnya ada manfaatnya juga, diantara : Manfaat permainan lato lato: - Mengalihkan dampak kecanduan gadget - Bisa menstimulus kemampuan motorik anak, meningkatkan kemampuan kognitif dan motorik - Melatih anak untuk fokus dan konsentrasi menjaga keseimbangan Walaupun ada manfaatnya, ketika sekolah tidak boleh dibawa ke sekolah, karena banyak tidak baiknya, bisa menimbulkan kebisingan di kelas, mengganggu kegiatan belajar mengajar, dan membahayakan teman yang lain, kenapa? karena saat berputar bisa jadi kena kepala atau terbentur bagian tubuh vital yang lain. intinya tidak dibawa ke sekolah ya. Tapi namanya permainan, lambat laun akan menghilang berganti dengan permainan yang baru. Lato-latopun paling bertahan 3-4 bulan bumingnya, setelah itu akan sepi tak terdengar lagi suara lato-latonya. So…. jika kamu suka bermain lato-lato, berhati-hati jika bermain ya. l End Lato-Lato Kini Kutahu Assalamu’alaikum sobat Luqy… sudah lama tak bersua, apa kabar? semoga selalu sehat ya… Sobat, di tahun 2023 ini kita dihebohkan dengan permainan lato lato, apakah kalian tahu permainan ini?Luqy bisa menebak, kalian pastinya tahu bahkan bisa jadi kalian sudah mahir memainkannya. Lato lato ternyata sudah ada sejak tahun 1960 berasal dari Amerika Serikat dengan nama clankers, kemudian pada tahun 1970 permainan ini sempat dilarang oleh pejabat sekolah AS. Kalian tahu mengapa? Karena materialnya atau bahan membuat lato-lato menggunakan kaca, sehingga kalau pecah, pecahanannya bisa mengenai orang lain. Kemudian diganti dengan bahan dasarnya plastic, ternyata lebih sering pecah.
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 19 Go Green Beberapa orang menyangka bahwa sampah plastik merupakan sumber masalah lingkungan. Bahkan ada yang berpendapat kalau sampah plastik menjadi penguasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Seperti yang kita ketahui, pemerintah telah menggalakkan pembatasan kantong sampah plastik di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini terlihat pada supermarket di daerah Bogor yang sudah tidak lagi menyediakan kantong plastik. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) pada tahun 2021 sampah organik menempai posisi tertinggi yang kemudian diikuti sampah plastik. Hasil analisis Kompas tahun 2022, rata-rata sampah makanan yang dihasilkan Indonesia setiap tahunnya mencapai 16,3 juta ton. Tak heran jika sampah makanan menduduki peringkat satu di negara kita. Wah, jumlah yang sangat fantastis. Ternyata masalah kita bukan hanya sikap dapat membuang sampah pada tempatnya saja atau mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai. Walaupun tidak dipungkiri mempunyai sikap hidup bersih dan diet plastik adalah hal yang sangat baik. Namun, ada satu hal yang dilupakan yaitu gaya hidup boros (mubazir) dengan membuang sisa makanan yang tidak habis ke tempat sampah. Selain itu ada tambahan sisa potongan sayur dan kulit buah. Sayangnya belum banyak rumah tangga yang dapat mengelola limbah rumah tangga ini menjadi hal yang positif. Salah satu solusi untuk mengatasi sampah makanan adalah dengan menggunakan metode lubang biopori. Tidak membutuhkan lahan yang luas untuk membuat lubang biopori karena lubang ini hanya membutuhkan diameter 10 cm dengan kedalaman 100 cm. Bayangkan hanya dengan lubang biopori kita dapat membuang sampah organik sekaligus sebagai tempat resapan air. Metode mengompos ini cukup praktis dan efisien karena tidak memerlukan perawatan intensif. Pengelolaan sampah biopori ini hanya bermodalkan bor biopori untuk membuat lubang dan tutup lubang biopori agar lubang tidak mudah longsor. Metode ini mempunyai dua pilihan yaitu dapat menggunakan pipa atau tidak. Cukup membuat lubang biopori, proses mengompos dapat segera dilakukan. Berbagai sampah organik terutama limbah rumah tangga seperti sisa makanan, sayuran, kulit buah, hingga tulang ikan atau ayam dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori. Setelah itu, proses pengomposan sudah berjalan tanpa pengadukan atau penambahan bahanbahan lain. Setelah berselang waktu, sampah organik akan menyusut dan berubah menjadi nutrisi atau bahan makanan bagi biota tanah yang ada di dalamnya. Kita juga dapat memanen hasil pengomposan ini sebagai media tanam atau penyubur tanaman. l Solusi Kelola Sampah Rumah Tangga dengan Biopori
20 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Flora Hai, Sobat Luqy, kamu punya sahabat, kan? Biasanya kalau sama sahabat, kalian bisa membahas hal apa saja. Hidup terasa lebih berwarna jika dilalui bersama sahabat. Persahabatan adalah hubungan yang istimewa antarmanusia. Kita akan lebih perhatian kepada sahabat dibanding orang lain, kan? Bunga merupakan sesuatu yang indah dan banyak disukai orang. Bunga juga bisa menjadi hiasan dan menebar aroma wangi. Nah, ada lho, bunga yang dikaitkan dengan persahabatan. Kita lihat yuk, beberapa bunga yang dipercaya sebagai simbol persahabatan. Mawar Bunga Simbol Persahabatan Nama lain bunga krisan adalah bunga seruni. Umumnya bunga krisan berwarna putih, namun ada juga yang berwarna ungu, kuning, dan biru. Bunga seruni atau krisan melambangkan rasa simpati. Bunga ini menunjukkan bahwa kamu akan bersama sahabat dalam suka maupun duka. Pastinya Sobat Luqy sudah tahu bunga mawar, kan? Warna mawar bermacam-macam, ada putih, merah, kuning, dan lain-lain. Kuning adalah warna persahabatan. Warnanya yang cerah menggambarkan keceriaan. Jadi, mawar kuning bisa diartikan sebagai lambang persahabatan.. Tentunya kalian akan senang dan ceria menghabiskan waktu bersama sahabat. Sumber: https://cermin-dunia.github.io/ Sumber: https://www.greeners.co/ Matahari Sumber: https://manfaat.co.id/ Lihatlah bunga matahari yang bermahkota lebar dan berwarna kuning cerah. Cantik, ya, secantik persahabatan kalian dengan sahabat-sahabat terbaik. Warna kuning pada bunga matahari menyimbolkan persahabatan. Krisan
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 21 Bunga tulip sering dikaitkan dengan kegembiraan. Warna bunga tulip bermacam-macam. Ada yang berwarna kuning, merah muda, biru, dan lain-lain. Kita tentu akan merasa senang menyaksikan bunga tulip yang bermekaran aneka warna. Tulip juga melambangkan kasih sayang dan harapan baik. Tentunya kalian punya harapan baik, kan bersama sahabat, misalnya berharap selalu rukun dalam persahabatan dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Iris Dalam persahabatan, pasti kalian pernah mengalami tantangan atau masalah. Nah, bunga yang melambangkan kekuatan dan keberanian ini bisa menjadi pilihan simbol ketika kalian menghadapi tantangan bersama para sahabat. Tentunya tantangan akan dilalui bersama-sama, ya. Bunga aster yang cantik melambangkan kesabaran, kesucian, dan kesederhanaan. Bunga aster merupakan salah satu bunga yang menjadi simbol persahabatan yang sederhana, suci, dan selalu sabar bersama sahabat tercinta. Nah, Sobat Luqy, itulah enam bunga yang merupakan lambang persahabatan. Kalian mau, kan, punya sahabat yang baik? Oleh karena itu, yuk kita selalu menjadi sahabat yang baik dan mencontohkan sikap-sikap baik. Sesama sahabat juga bisa saling menasihati dan mengingatkan. Jangan pernah mengajak kepada hal-hal yang kurang baik. Ingat hadis Rasulullah Saw., yang berbunyi “Perumpamaan teman yang baik dan jahat adalah seperti orang yang membawa minyak wangi dan tukang pandai besi. Yang membawa minyak wangi, boleh jadi dia memberimu atau kamu membeli darinya, atau paling tidak kamu mendapatkan harum semerbak darinya. Adapun tukang pandai besi, boleh jadi bajumu terbakar karenanya, atau kamu mendapatkan aroma tidak sedap daripadanya.” (H.R. Bukhori Muslim) Hadis ini menjelaskan agar kita bersahabat dengan yang baik, sehingga memberi pengaruh yang baik juga. Namun bukan berarti kita jangan berteman dengan pandai besi. Itu hanya perumpamaan saja. l lNS Sumber: https://www.istockphoto.com/ Aster Sumber: https://pixabay.com/ Tulip Sumber: https://pixabay.com/
22 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Sobat luqy. Alhamdulillah kita jumpa lagi ya.. kangeen baangeet. Temen-temen fauna sudah antri nih mau kenalan. Yang berleher panjang, pengen kenalan duluan tuh.., dengar deh suaranya.. Swaaang..swaaang…Yuupps! Angsa!, “oh.hoo..oke deh kita kenalan”. “Yuk..yukk..kita susuri..angsa yang suka berenang cantik ini” Angsa adalah makhluk ciptaan Allah, yaitu jenis burung air yang berukuran besar, asal dari genus Cygnus dan famili Anatidae termasuk bebek dan soang. Makanan Angsa Angsa mencari makanan di air dan di darat, angsa termasuk hewan herbivora. Biasanya makan akarakaran, batang dan daun tanaman air, tapi terkadang mereka memakan beberapa hewan air kecil. Keunikan Angsa Saat berenang di air, ia memberi makan melalui metode yang disebut dabbling, di mana ia membalik tubuhnya dan menjangkau ke dalam air dengan lehernya yang panjang ke tanaman air. Di dasar danau atau kolam Mereka akan berenang dengan cepat, mengeluarkan suara khasnya dan mendesis, dengan mengangkat sayapnya. Angsa terlihat anggun dan tenang dari kejauhan, namun angsa bisa sangat ganas, sangat agresif terutama jika di sekitar sarang dan anak-anaknya. Tanda-tanda angsa akan menyerang meliputi: - Leher melengkung ke belakang - Mengangkat sayap di tengah jalan - Mendesis keras - Membuat gerakan maju yang agresif menggunakan kedua kaki Angsa Fauna Lima fakta angsa yang menarik 1. Angsa bisa membedakan orang baik dan orang jahat. (feelingnya tajam yaa?!) 2. Terdapat sekitar 25.000 helai bulu dalam tubuh angsa, (wah bisa dijadikan berapa kock badminton ya?) 3. Anak angsa tidak lahir dengan warna putih, seiring pertumbuhan akhirnya berwarna putih. (Gumush deh) 4. Angsa dapat terbang sejauh 100 km/jam. (Masya Allah, cepat sekali.) 5. Sayap angsa memiliki lebar 2 meter, makanya angsa bisa terbang dengan mudah dan gesit seperti burung. Perbedaan Angsa dan Soang Angsa Soang Penampilannya anggun dan lehernya panjang, ramping yang berbentuk “S” yang khas. leher jauh lebih pendek dan lebih lurus, serta lebih tebal. Lebar sayap mencapai 3 meter Lebar sayap hanya sekitar 1 meter Panjangnya mencapai 140 sentimeter dengan berat lebih dari 15 kilogram Umumnya memiliki berat tidak lebih dari 10 kilogram. Angsa lebih suka hanya berkumpul bersama pasangan dan anak-anak mereka soang adalah burung yang sangat sosial, cenderung hidup dalam kelompok besar Jurus Menyelamatkan Diri Jika Diserang Angsa : Pertama, yang perlu diperhatikan adalah jangan pernah melarikan diri. Meski naluri pertama kita adalah melarikan diri dari bahaya, jangan pernah melakukan ini di bawah serangan angsa. Angsa akan menganggapnya sebagai tanda agresi. Kedua : Sebaliknya, mundur perlahan, dan jika angsa memukul dengan sayapnya, satukan kedua tangan kita di atas kepala untuk membuat diri kita terlihat lebih besar dan balas mendesis. Ketiga : Kita juga dapat menghentakkan kaki ke depan dalam langkah-langkah kecil untuk mengintimidasinya. Keempat : Sambil melakukan itu, berjalanlah mundur perlahan. Jauhi sarangnya. Kelima : cara terbaik untuk meredakan situasi ini adalah keluar dari sana. Keenam : Jika kita terluka karena pukulan sayap angsa, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. l Isq. Disarikan dari https://www.kompas.com/sains/
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 23 nasehat-nasehat dari sang guru yang diberikan ketika berhadapan dengan murid di sekolah. Dalam interaksinya dengan murid, guru akan selalu memberikan nasehatnasehat yang sangat bermanfaat bagi masa depan mereka. Assalamu’alaikum Bunda Riska... aku punya masalah. Kalau di kelas saat ustadzah menjelaskan, ikhwannya suka berisik jadi akhwatnya susah konsentrasi. Udah diingetin eh malah marah-marah. Trus kalau ada masalah yg tidak bisa kami selesaikan, biasanya kita minta bantuan ustadzah. Tapi ikhwannya bilang akhwatnya suka mengadu. Trus kenapa ya kalau dinasehatin ustadzah, mereka suka bilang kok ustadzah nyalahin aku sih, gitu.. Gimana ya luqy, aku bingung. Minta sarannya dong.. (dari ananda A) Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh.. Halo nanda A, semoga kabarmu sehat selalu.. dan selamat menjalankan ibadah puasa ya, semoga puasa tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Nanda, nanti tolong sampaikan kepada teman-teman ya, khususnya teman ikhwan nih.. hehehe.. sebenarnya ketika ustadzah memberikan nasehat itu bukan berarti ustadzah menyalahkan kita tapi ustadzah sedang mengingatkan kita. Apalagi bila ada perilaku atau ucapan yang tidak baik dari kita maka ustadzah di sekolah berhak untuk mengingatkan kita. Murid bagi seorang guru, tak ubahnya seperti anak sendiri. Selain dari aspek keilmuan yang diberikan, maka ada juga Surat Sahabat Diasuh oleh: Bunda Riska Rohmanti Handari, S.Psi Rubrik CURHAT SOBAT disediakan untuk sobat Luqy yang ingin bertanya tentang permasalahan yang sedang dihadapi. Nanti akan di jawab oleh Ustadzah Riska, konselor UQ. Jangan lupa tuliskan nama lengkap dan kelas ya, kirimkan ke KOTAK POS LUQY ataupun ke Wali Kelasmu. yang disampaikan, maka sungguh kita termasuk orang yang merugi. Guru merupakan orang yang berhak memberikan nasihat kepada murid karena beliau sudah mendidik serta memelihara jiwa kita. Sehingga kita sebagai murid sudah sepatutnya percaya dan melaksanakan nasihat dari guru. Sejatinya, guru menyukai muridmuridnya yang taat dan memiliki tata krama. Sehingga kita sebagai murid hendaknya membantu guru dalam menyampaikan kebaikan dengan cara taat dan memiliki akhlak yang baik. Karena disampaikan bahwa akhlak yang paling baik adalah perhiasan bagi setiap manusia, baik untuk pergaulan kita dengan teman, keluarga maupun saudara. Jika kita tidak menghiasi ilmu dengan akhlak yang mulia, maka ilmu yang ada lebih membahayakan daripada kebodohan. Karena orang yang bodoh (tidak tahu) akan dimaklumi dengan ketidaktahuannya itu. Maka dengarkanlah dan patuhilah segala nasehat dari ustadzah atau gurumu karena kelak nasehat itu akan bermanfaat, mungkin belum sekarang tapi bisa bermanfaat kelak untuk kehidupan masa depan. Oke Nanda, semoga Nanda A tidak bingung lagi ya.. sampaikan kepada teman ikhwanmu tentang pentingnya nasehat dari ustadzah.. semangaaat… l Namun demikian, memang tidak sedikit dari para murid yang kurang menyadari akan pentingnya nasehat-nasehat dari para guru. Jangankan nasehat yang sangat berbobot, nasehat yang menurut kita biasa saja dan semua orang dapat menerimanya, kadang teman kita masih mengabaikannya, betul tidak? Padahal sesuatu yang simpel dan sederhana pun harus tetap didengarkan. Karena bisa jadi ada sesuatu yang luar biasa dibalik itu semua. Jika kita sebagai murid enggan menjadikan guru sebagai panutan, tidak mau mendengarkan apa
24 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Fit and Fun Beberapa anak remaja Manggarai sering memainkan permainan ini pada malam hari di bawah sinar bulan purnama. Aturan permainan ini yaitu harus dimainkan oleh dua kelompok, yang masing-masing beranggota 4 sampai 6 orang. Jumlah tongkat bambu yang digunakan disesuaikan dengan jumlah pemain yang berjaga. Bila pemain yang berjaga berjumlah empat orang, maka bambu yang digunakan cukup empat buah. Saat pemain yang berjaga berjumlah enam orang, maka bambu yang dibutuhkan menjadi delapan buah. Pada permainan ini tongkat bambu akan disusun membentuk palang dan setiap ujungnya dipegang oleh pemain yang berjaga. Cara bermainnya, kelompok bermain akan melompat di sela-sela bambu yang digerakkan secara berirama oleh kelompok penjaga. Jika pada saat melompat, kaki salah satu anggota kelompok bermain terjepit, maka harus bergiliran dengan kelompok penjaga. Permainan ini tentunya menghibur bagi para pemain dan bisa menjadi tontonan yang seru. Bukan hanya menghibur, permainan ini juga bisa memberikan manfaat melatih kelincahan dan konsentrasi. Dalam permainan rangku alu lagu yang dinyanyikan semakin lama akan semakin cepat sehingga gerakan bambu juga menjadi lebih cepat. Saat itulah, kaki para pemain harus lebih lincah lagi mengikuti irama agar tidak terjepit oleh bambu-bambu. Selain lincah keseimbangan juga diperlukan dalam permainan ini. Tubuh yang tidak seimbang akan membuat permain mudah tergelincir dan terjatuh. Dua hal itu bisa dilakukan beriringan dengan konsentrasi yang baik juga. Selain yang bermain,kelompok yang berjaga juga membutuhkan konsentrasi untuk menyesuaikan gerakan bambu dengan iringan musik. Yuk kita coba mainkan! Sobat Luqy bisa memainkan permainan ini dengan menggunakan tongkat pramuka lho. Pasti seru bermain, bernyanyi sambil berlatih ketangkasan. l Siapa yang pernah melihat permainan ini? Atau pernahkah kalian memainkannya? Kali ini Fit and Fun akan membahas salah satu permainan tradisional yang menyenangkan. Permainan apa itu? Yap, betul Rangku alu. Rangku alu atau permainan lompat bambu merupakan permainan tradisional masyarakat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Menari sambil bermain rangku alu merupakan cara masyarakat menunjukan ekspresi bahagia dan rasa syukur. Permainan ini pun sering ditunjukan dan ditonton banyak orang saat masyarakat Manggarai merayakan hasil panen dan perkebunan. Karena bentuk warisan budaya yang wajib dilestarikan, tarian ini sering ditampilkan dalam berbagai kesempatan penting, seperti acara perayaan, budaya, dan penyambutan tamu penting. Tari Rangku Alu yang lahir dari sebuah permainan tradisional ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang ke NTT, terutama ke Manggarai, Flores. Rangku memiliki arti ‘menghentakkan’ dan alu adalah alat tumbuk padi yang terbuat dari kayu atau bambu. Ternyata permainan ini bukan hanya dapat dimainkan oleh anak-anak tetapi juga bisa dimainkan oleh semua usia, baik laki-laki maupun perempuan. Bermain Rangku Alu Bergembira dan Melatih Ketangkasan
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 25 Lebih Dekat dengan... Ustadzah Heni Juhaeni Assalamualaikum. Hai, hai, Sobat Luqy, bagaimana kabarnya? Semoga semua sehat, ya. Rasanya sudah lama ya kita tidak berjumpa. Ada yang kangen nggak sama Cendekia? Sobat Luqy. kali ini kita akan mengenal lebih dekat dengan salah seorang guru kita yang lembut dan inspiratif. Siapakah dia? Beliau adalah Ustadzah Heni Juhaeni. Sudah kenal semua kan dengan Ustadzah Heni yang sekarang mengajar di kelas 4E? Nama lengkap beliau adalah Heni Juhaeni, biasa disapa dengan sebutan Ustadzah Heni. Ustadzah Heni lahir di Rangkasbitung, tanggal 17 September 1979. Beliau adalah anak bungsu, yaitu anak ke-8 dari delapan bersaudara. Wah, berarti kakaknya Ustadzah Heni banyak, dong. Kakak-kakak Ustadzah Heni semuanya menyayangi Ustadzah Heni. Senangnyaaa. Saat ini Ustadzah Heni tinggal di Perumahan Taman Tirta Cimanggu, Tanah Sareal, Bogor. Pendidikan SD, SMP, sampai SMA, beliau tempuh di Rangkasbitung. Sedangkan pendidikan tinggi (kuliah) beliau jalani di Institut Pertanian Bogor (IPB), jurusan Budidaya Perairan. Ustadzah Heni asli suku Sunda, jadi tentu saja beliau bisa berbahasa Sunda. Ustadzah Heni punya hobi membaca buku lho. Suaminya juga suka menulis buku dan bekerja sebagai ASN di Rangkasbitung. Ustadzah Heni kali pertama mengajar di Ummul Quro tahun 2005. Awalnya beliau mengajar T2Q, sampai tahun 2014. Sejak 2014, Ustadzah Heni mengajar rumpun pelajaran MIPA (Matematika dan IPA). Saat ini beliau mengajar pelajaran Matematika, IPA, PAI, SBDP , Bahasa Inggris, dan TIK. Waktu kecil, Ustadzah Heni punya cita-cita menjadi sekretaris. Wah, pasti tulisannya rapi, ya, hehe… Saat ini, Ustadzah Heni punya keinginan yang belum terwujud, yaitu beribadah bersama keluarga ke Tanah Suci. Kita doakan yuk, semoga dapat segera terwujud. Amiin. Sobat Luqy, kalian punya pengalaman/kenangan yang berkesan, kan? Begitu pula dengan Ustadzah Heni. Waktu kecil, setiap hari Ahad, Ustadzah Heni sekeluarga pergi ke kebun. Di sana bisa naik pohon jambu, menanam jagung, memetik padi di sawah, dan menangkap ikan di kolam. Kemudian ibu ustadzah memasak nasi goreng aneka warna, karena setiap anak berbeda kesukaannya. Ada nasi goreng bumbu kuning, bumbu merah, kecap, dan yang polos. Wow, seru, ya. Ustadzah juga senang diajak oleh ayah berdua naik motor ke Pantai Carita. Walaupun perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk pergi dan pulangnya lagi, tapi hati Ustadzah senang karena bisa jalan-jalan bersama ayah. Sewaktu SMA, Ustadzah Heni mengikuti ekskul karate. Ketika ujian kenaikan tingkat karate (sabuk biru), Ustadzah Heni ke suku Baduy Dalam, melewati perbukitan dan jalan berliku.Semuanya dilakukan dengan berjalan kaki dari pagi sampai malam. Wah, mantap sekali ini. Pasti lelah ya, tapi senang dong karena naik tingkat. Ustadzah Heni punya pesan untuk siswa-siswi SDIT Ummul Quro yang sholih dan sholihah. Beliau berpesan, agar kalian senantiasa menyayangi kedua orang tua dan menghormati guru-guru. Beliau juga berharap agar kita bisa menjaga akhlak yang baik di manapun berada. Senang rasanya bisa mengajar dan mendidik anak-anak calon pemimpin bangsa. Begitulah perasaan Ustadzah Heni ketika mengajar di SDIT Ummul Quro. Siswa-siswinya keren, sholih dan sholihah. Nah, Sobat Luqy, sekian dulu ya cerita tentang Ustadzah Heni. Semoga bisa kita tiru semangat Ustadzah Heni. Sampai jumpa lagi. l Tetaplah Berakhlak Baik, di Manapun Kalian Berada Biodata Ustadzah Heni Nama : Heni Juhaeni Tempat Tanggal Lahir : Rangkasbitung, 17 September 1979 Alamat : Perumahan Taman Tirta Cimanggu Blok D1/7, Tanah Sareal, Kota Bogor Nama Suami : Dani Makhyar Pendidikan : SDN Muara Ciujung VI Rangkasbitung SMPN 2 Rangkasbitung SMUN 1 Rangkasbitung Institut Pertanian Bogor (IPB) Pesan untuk siswa UQ : Jagalah akhlak yang baik, di manapun berada.
Muhammad Keanu Arsakha Nama Panggilan : Keanu Kelas : 1A TTL : Bogor, 27 Maret 2016 Nama Ayah : Indra Akbar Dilana Nama Ibu : Nurul Dina Fadhilah Anak ke : 1 dari 1 bersaudara Alamat : Taman Sari Persada Blok D1 No.2, Cibadak, Tanah Sareal Bogor Tahsin : Tajwid 1 Tahfidz : Juz 30 Q.S Surat Al Fajr Motto : Jangan Pernah menyerah, tetap berusaha 26 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Bintang Cendekia Jangan Pernah Menyerah, Tetap Berusaha Muhammad Keanu Arsakha Hay Sobat Luqy... banyak banget prestasi anakanak di Ummul Quro. Ada prestasi di bidang akademik seperti matematika, sains dan ada juga dibidang lain misalnya olahraga, seni ataupun pramuka. Nah kali ini Luqy mau kenalin teman kita yang berada di kelas 1. Teman-teman di kelas 1A pasti sudah kenal. Yup namanya Muhammad Keanu Arsakha. Saat ini usianya 7 tahun, Keanu yang baik dan ramah ini sangat senang mengikuti lomba lho. Keanu senang berusaha dan tidak mau menyerah. Taraa ini dia prestasi dari Keanu: - Juara 2 lomba hafalan surat (2021) - Juara 1 lomba mewarnai TK (2021) - Juara 1 Ranking 1 AKRAB (2022) - Juara 3 video ucapan Isra Miraj TK (2022) - Juara 3 Matematika Junior Achievers Festival (2023) - Nilai T2Q tertinggi di kelas 1 Waah keren banget yah teman-teman, Keanu pernah menjuarai ajang lomba matematika dan beberapa lomba lainnya. Ternyata Keanu memang suka dengan matematika. Dia sangat suka dengan tantangan yah. Rasa percaya diri, berani dan siapa menerima tantangan ini yang membuat Keanu bercitacita menjadi tentara. Eh Sobat Luqy, ada alasannya lho kenapa Keanu ingin menjadi tentara. “dengan menajdi tentara, Keanu ingin menyelamatkan dunia dari penjahat”. Masya Allah, selain keberanian ternyata Keanu sangat peduli dengan orang lain ya. 26 Selain senang mengikuti lomba, penyuka warna orange ini juga senang olahraga lho. Keanu senang sepak bola dan renang. Wah..selain pintar badannya juga harus sehat kan. Luqy jadi ingat deh, Rasulullah mengatakan “Muslim yang kuat lebih Allah senangi dibandingkan Muslim yang lemah”. Agar tubuh kita kuat selain berolahraga, tubuh kita butuh makanan yang sehat dan halal, bener kan? Makanan kesukaan Keanu apa yah?waah ternyata Keanu suka dengan ayam goreng dan ramen hmm yummy. Jadi semakin kagum deh sama Keanu. Kata teman-temannya, Keanu itu anaknya baik, suka menolong, suka berbagi dan ramah. Eh...Sobat Luqy juga harus denger nih kata Ustadzah Barkah, wali kelasnya Keanu. “Keanu anaknya cerdas, kritis, daya ingatnya kuat dan semangat kalau sudah belajar”. Betul apa yang dikatakan teman-temannya dan Ustadzah Barkah ya “Keanu itu nyenengin”, yakin deh kalian pasti seneng juga kalau ngobrol sama Keanu. Mau donk seperti Keanu yang berprestasi? Ingat nih pesan Keanu, Sobat “jangan pernah tinggalkan sholat, dan teman-teman semangat meraih citacita”. Siap Keanu.. Jadi tambah semangat yah ,setelah ngobrol sama Keanu. Semoga bisa menjadi motivasi buat kalian, Sobat Luqy. l
Nashwa Zalfa Yunira Lutfi Nama Panggilan : Nasywa Kelas : 2B TTL : Bogor, 27 Januari 2015 Nama Ayah : Alutpi Nama Ibu : Neni Marlina Anak ke : 1 dari 4 bersaudara Alamat : Komp. Kedung Badak Baru Jl. Cipta No.6 Tanah Sareal Jalan Baru, Bogor Tahsin : Al-Quran Tahfidz : QS. Al Baqarah ayat 252 Motto : Beriman, Berakhlak dan Berilmu Nashwa Zalfa Yunira Lutfi Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 27 Bintang Cendekia Bersemangat Menghafal Al Quran Ada yang sudah kenal Nasywa? Sobat Luqy pasti sudah banyak yang penah melihatnya, yup karena Nasya beberapa kali tampil lho di acara UQ. Nasywa pernah diundang di Podcast SDIT UQ dan beberapa kali tampil untuk tilawah ataupun sebagai saritilawah. Buat yang belum kenal, Luqy kenalin yah. Namanya Nashwa Zalfa Yunira Lutfi. Diusia delapan tahun Nasywa sudah bisa membaca Al Quran dan saat ini Nasywa sedang menghafal QS Al Baqarah atau Juz 2 nah total hafalannya sekarang sudah 7 Juz lho Masya Allah…Kereen banget ya, jadi penasaran deh gimana sih caranya ya bisa punya hafalan sebanyak itu? Sabar...Sabaar yah Sobat. Yuk,kita kenalan lebih dekat dengan Nasywa. Nasywa yang saat ini berada di kelas 2D disenangi oleh teman-teman juga gurunya lho. Karena Nasywa santun, baik, rajin, empati dan senang berbagi juga. Karena rasa empatinya membuat penggemar Pizza ini ingin menjadi dokter, karena katanya Nasywa ingin membantu dan merawat orang yang sedang sakit sehingga mendapatkan pahala. Yup Dokter yang hafal Al Quran. Semoga terwujud ya aamiin. Luqy setuju banget deh sama Nasywa, cita-cita kita bukan hanya untuk di dunia saja yaa kebaikannya tapi harus sampai pahalanya untuk akhirat kita. Penggemar jus jambu dan mangga ini, sangat santun dan ramah lho Sobat. Setiap Luqy tanya, Nasywa selalu menjawab dengan jelas dan tersenyum. Sedikit berbagi cerita tentang aktifitas paginya, Nasywa merapikan tempat tidurnya, sholat, mandi dan sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Tentunya sebelum berangkat Nasywa akan bercengkrama dengan kedua orang tua dan empat saudaranya. Seberapa dekat sih dan seberapa sering sih interaksi Nasywa dengan Al-Quran? Setiap harinya Nasywa disibukkan dengan Al-Quran. Kata Nasywa jika ingin hafal dibaca dan dihafalkan sebanyak 10x. Di rumah Nasywa didampingi oleh Bundanya dalam menghafal Quran. Nasywa tidak merasa capek lho dalam menghafal karena Nasywa senang melakukannnya. Terus kapan sih menghafalnya? “ jam 4 sore dan setelah maghrib kalau hari sekolah”. Nah kalau hari libur Nasywa menghafal jam 10 pagi juga, jadi totalnya 3x menghafal lho dalam sehari. Masya Allah, mungkin inilah kunci banyaknya hafalan Nasywa, bersikap konsisten menghafal dan disiplin dengan jadwal. Selain senang membaca dan menghafal Al Quran Nasywa juga senang membaca lho. Nasywa punya banyak buku, dan jenis buku yang paling disukai buku dongeng. Nah...ini dia beberapa prestasi yang pernah Nasywa raih: Juara 2 lomba MHQ Onine Nasional Juara 1 lomba Tahfizh AKRAB 2022 Juara 1 lomba OSN Kecamatan Kemang 2023 Terbaik T2Q kelas 1 dan 2 SDIT Ummul Quro Demikian sobat Luqy. Profil para bintang Cendekia. Terima kasih ya Keanu dan Nasywa sudah memberi inspirasi. Baarakallah, semoga semakin cemerlang dan dimudahkan meraih impiannya aamiin. l
28 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Fazian Adyatama Mahardika Kelas 1E Prestasiku Barakallah kepada Nanda Para Juara... Fazian Adyatama Mahardika Kelas 1E Juara 2 Lomba Renang Tingkat Kota Bogor, Agustus 2022 Fatma Fakhira Shiddiq Kelas 1C Juara 2 Medali Perak, Piala Kemenpora RI Bharaduta Championship 3 2022, September 2022 Juara 1 dan Juara 2 Kejuaraan Renang Baladika Ksatria Bahari Champion 2022, Oktober 2022 Raffan Malik Indriantoro Kelas 1B Juara 2 Robotic Kidz Sport Challenge 2022, Desember 2022 Bratajaya Widodo Kelas 2A Juara 2 kategori Karate Kumite Udin +30 kg SD Putra, Youth Karate Champion II, Open Tournament & antar pelajar seBogor Raya Tingkat Kabupaten FORKI, perwakilan dari ASKI Kab. Bogor, Agustus 2022 Nadia Alya Wiratama Kelas 2A Juara 1 English Text Reading dan Tahfidz kategori kelas 1-3 SD Tingkat Nusantara/ Nasional, EO and Private Les CCEO_ Event, September 2022 Emily Humaira Wijana Kelas Juara 3 Gaya bebas fin, 2D Juara 2 Gaya dada, Juara 2 Gaya bebas papan kaki, Juara 2 Gaya dada pada Festival Renang Champion Swimming Club Bogor 2022, September 2022 Shalahuddin Faiz Abdurrahim Kelas Juara 2 2C Piala Kemenpora – Senkaido Open Karate Championship Ser 4 2022, oktober 2022 Raikara Rizky Kelas Juara 3 2A Lomba Merakit Cepat Lego, Robotickidz Sport Challenge 2022 Yella Alianka Kelas Juara 1 2D Kejurnas Piala Shokaido, September 2022 Saka Yusuf Rahmadani Kelas 3B Juara 1 Bantalan Nasional Prestasi Putra dan Juara 1 Beregu Nasional Prestasi Putra, Kejuaraan Panahan Terbuka ASCI OPEN PERPANI Kabupaten Bogor 2022, September 2022 Juara 1 Sahid Archery Competition 2022, November 2022 Muhammad Fauzan Shiddiq Kean Kelas Juara 2 3D Bantalan Nasional Prestasi Putra dan Juara 1 Beregu Nasional Prestasi Putra, Kejuaraan Panahan Terbuka ASCI OPEN PERPANI Kabupaten Bogor 2022, September 2022 Najib Farabi A. Kelas Juara 1 3D Bogor Karate Championship 2022, Oktober 2022 Level 1 Level 2 Level 3
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 29 Keefe Athariz Calief M. Ghufron Sajadi Kelas 4A Juara 3 Olimpiade Satu Negeri OSN Bahasa Inggris 2022, September 2022 M. Athar Al Faiq Z. Kelas 4D Juara 1 Tournament Dedi Rachim Cup 2022, Desember 2022 Juara 2 Tournament Dedi Rachim Cup 2022, Desember 2022 Ayasofia Firdausa R. Kelas 4E Juara 1 Kejuaraan Bogor Taekwondo Festival 2022, Desember 2022 Karimsuta Abram Kelas 4E Juara 3 Piala Turnamen Festival Basket 2022, Desember 2022 Kelas 4D Muhammad Jabbar Aufa Fatihuddin Dzaki R. Kelas 6A Juara 1 Kejuaraan Bogor Karate Championship, Oktober 2022 Adindaka Rizky Syawali Kelas 6A Juara 1 Kejuaraan Tingkat Nasional Pencak Silat Cakar Open 2022, Desember 2022 Juara 2 Piala Menpora, National Open Karate Championship, Juli 2022 Muhammad Hafidz Heikal Kelas 6B Juara 2 Kejuaraan Panahan ASCI OPEN 2 Dispora Jawa Barat, September 2022 Pradipta Adi Wirasena Kelas 6D Juara 3 Sholeh Iskandar Archery Friendship Tournament, Desember 2022 Kelas 6D Muhammad Arfan Haniya Kelas 5A Juara 2 Turnamen Tenis Lapangan Kelompok Junior, Desember 2022 Nareswari Mumtaz Suryantoro Kelas 5C Juara 1 Basketball Festival 2022, Desember 2022 Oswaldayah Mikail E. Kelas 5D Juara 1 Tournament Dedi Rachim Cup 2022, Desember 2022 Level 4 Level 5 Level 6 Juara Umum OSN Tingkat SD se-Kecamatan Kemang 2023 Komarudin Juara 1 Lomba Apresisasi Guru Inspiratif PGRI Kabupaten Bogor 2022 & Rina Eny Anawati Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Kemendikbudristek 2022-2023 Komarudin
30 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Sebelum pandemi Covid-19 melanda, aku melakukan traveling bersama Abi dan Ibuku. Tujuan kami kali ini adalah ke daerah Banten, tepatnya ke perkampungan suku Baduy. Kami pergi bersama teman ibuku yang sudah sering ke sana. Beliau tinggal di Rangkasbitung, Banten. Kami pergi ke sana saat liburan sekolah pada bulan Desember. Sebelum melanjutkan perjalanan, kami mengisi bensin mobil sampai penuh, karena di sana tidak ada SPBU. Jalanan yang kami lewati curam dan berliku. Bulan Desember adalah bulan di mana hujan kerap turun. Saat tiba di sana, kami diguyur hujan yang cukup deras. Kami memarkirkan kendaraan dan bersiap dengan jas hujan. Kami mulai berjalan kaki ke perkampungan penduduk Baduy Luar. Sesekali berteduh sebentar sambil melihat-lihat kain tenun yang dibuat oleh para wanita Suku Baduy. Cantik. Lalu kami berjalan lagi, dan melihat sesuatu yang menarik perhatian, seperti rumah tapi kecil sekali, dan berbentuk segitiga. Aku pun bertanya pada ibu. Ternyata itu Leuit. Leuit adalah lumbung padi, tempat menyimpan persediaan padi saat musim panen. Sawah mereka terletak di dalam, sedangkan kami Kecil-kecil Jago Nulis Oleh: Raissa Huwaida Mumtaaz/5A alat komunikasi seperti hand phone, dan juga barang elektronik. Pantas saja di sini susah mendapat sinyal HP. Namun, walaupun tidak ada HP, mereka tetap gembira. Hari sudah sore, sebentar lagi Maghrib menjelang. Kami segera pulang ke rumah teman Ibuku. Aku merasa senang sekali karena bisa tahu bagaimana kehidupan orang-orang Baduy. Tiba di rumah, kami beristirahat. Besok dini hari, kami akan melanjutkan bertualang ke tempat lain, yaitu Negeri di Atas Awan yang terletak di Citorek, Rangkasbitung, Banten. Karena tempatnya yang tertutup awan, tempat ini dijuluki Negeri di Atas Awan. Kami berangkat pukul 02.00 dini hari. Sesekali gerimis mengiringi laju kendaraan, menembus jalanan yang basah, curam, dan berliku. Kami juga kedinginan, tapi itu tidak mematahkan semangat untuk terus bertualang. Setibanya di sana, kami segera melaksanakan sholat Subuh. Gerimis kembali turun, membuat kami semakin merapatkan jaket. Kami melangkah dengan hati-hati karena jalanan licin. Tiba di lokasi, awan putih menutupi tempat ini. Di ufuk timur, terlihat warna jingga menghias langit. Masya Allah, sunrise, indah sekali. Kami memandangnya dengan takjub. Lalu kami berfotofoto di spot foto yang sudah disediakan. Posisi foto yang membelakangi matahari membentuk siluet. Pesona warna jingga saat matahari terbit dengan awan mengelilingi, merupakan paduan keindahan yang sempurna. Setelah puas menyaksikan matahari terbit dan berfoto, kami pun bersiap pulang. Hari telah pagi. Awan semakin menipis dan lama-lama menghilang. Aku sangat senang. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagiku dan tak akan terlupakan. l Bertualang ke Baduy dan Negeri di Atas Awan masih di area luar. Di dalam juga banyak perkampungan Suku Baduy Dalam. Mereka juga dapat mengambil hasil hutan dan madu. Hujan kembali turun, kami pun berteduh lagi di salah satu rumah warga sambil mengobrol. Aku bertanya beberapa hal tentang Baduy. Suku Baduy sangat menjaga alam, dan mereka tidak menggunakan
Awal bulan Februari lalu aku berkemah bersama keluargaku di Agrowisata Kopi Situ Rawagede, Sukamakmur, Bogor. Aku berangkat bersama ayah, ibu, dan kedua adikku. Perjalanan ke sana sekitar 2 jam, namun sepanjang perjalanan kami tidak merasa bosan karena pemandangannya sangat indah. Sampai di sana, kami membantu mendirikan tenda, kemudian memasak makanan, karena aku sudah lapar. Pemandangan di sana sangat menakjubkan. Udaranya juga dingin. Kabut turun sangat cepat di sore hari dan angin bertiup kencang pada malam hari. Selain berkemah, banyak kegiatan seru yang kami lakukan. Di sana ada air terjun alami yang Berkemah Bersama Keluarga airnya tidak terlalu besar. Ayah mengizinkan kami bermain air. Tapi aku Cuma merendam kakiku di tepi batu karena airnya sangat dingin. Selain itu, di sana juga ada kolam renang dan kolam ikan terapi untuk merendam kaki. Saat aku mencobanya, kakiku terasa geli karena banyak ikan kecil menggigit kakiku. Oh ya, di sana juga ada jembatan Pelangi yang indah di atas danau. Kami berfoto dan berlarian di atas jembatan. Tapi harus hati-hati, ya, karena nanti bisa tercebur ke danau. Walaupun selama di sana sering hujan, tapi kami tetap semangat melakukan kegiatannya. Ini adalah pengalaman pertamaku berkemah di alam bebas. Terima kasih Ayah karena sudah mengajakku berkemah dan bertualang. l Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 31 Oleh: Aegia P. Martahadi/1C Kecil-kecil Jago Nulis
32 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Cerpen Setelah berbuka dan sholat Maghrib, Nisriya pun pergi ke ruang keluarga untuk menanyakan sesuatu pada Ibu. “Bu, sejak kapan orang Islam berpuasa di bulan Ramadhan? Apa sejak zaman Rasulullah?” tanya Nisriya. “Iya, sayang. Umat Islam bepuasa sejak zaman Rasullulah SAW.” Jawab Ibu. “Oh ya Bu, kalau malam Lailatul Qadar itu kapan, sih? “ Tanya Nisriya lagi. “Yang tahu hanya Allah,” sahut Ibu. “Allah nggak pernah ngasih tahu pada Rasululluah, Bu? Aku penasaran, deh.” Nisriya kembali bertanya. Di kepalanya banyak sekali pertanyan yang ingin ia dapatkan jawabannya. Ibu mengajak Nisriya duduk sejenak, lalu menjawab pertanyaannya. “Begini, dulu saat zaman Nabi Muhammad SAW., Allah hendak memberitahukan kapan itu Lailatul Qadar. Tetapi, karena ada dua sahabat yang bertengkar tentang malam Lailatul Qadar, Allah tidak jadi memberitahu. Tapi yang pasti, Lailatul Qadar itu ada di 10 malam terakhir Ramadhan,” jelas Ibu. “Oh, begitu ya, Bu,” kata Nisriya seraya menganggukkan kepalanya. “Ya sudah, kita ke masjid untuk i’tikaf, yuk.” Ajak Ibu. “Ayo, aku pengen dapet Lailatul Qadar!” Ucap Nisriya semangat. l Ada seorang anak bernama Nisriya. Ia sangat semangat dalam beribadah. Walaupun usianya baru 6 tahun, ia sudah bisa berpuasa hampir 1 bulan penuh. Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, Nisriya bertanya pada Ibu. “Bu, lebaran berapa hari lagi ya?” Tanya Nisriya. “Sedikit lagi, kok. Tinggal 5 hari lagi,” jawab ibu sambil tersenyum. “Horeeeee...... “ Nisriya bersorak gembira. “Kamu yang kuat ya, puasa 1 bulan penuh,” ucap Ibu. “Iya, Bu. Nisriya Insya Allah kuat,” jawab Nisriya. “Alhamdulilah,” ucap ibu bersyukur. “Yuk, kita bikin kue untuk lebaran,” ajak Ibu. “Asyik, bikin kue!” Sorak Nisriya senang. Mereka pun asyik membuat kue sampai sore. Ada kue nastar, kastengel, putri salju, dan lain-lain. Rasanya tidak sabar mencicipi kue-kue itu. “Wah sudah sore, Bu. Sepertinya sebentar lagi Maghrib,” ucap Nisriya. “Waaah iya ya. Ya sudah, kita siap-siap untuk berbuka dulu deh,” sahut Ibu. “Oke, Bu,” mereka pun Bersiap-siap untuk berbuka. Oleh: Raissa Huwaida Mumtaaz/5A Perjalanan Puasa Nisriya
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 33 Keesokan harinya, Nisriya bangun dan membantu Ibu menyiapkan makan sahur. “Bu, hari ini Ayah pulang, ya? “ Tanya Nisriya. “Iya. Insyaa Allah nanti ayah sampai rumah Zuhur,” sahut Ibu. “Yaaah, berarti Ayah nggak bisa nemenin aku nulis cerita. Ayah kan jago menulis,” ucap Nisriya kecewa. “Bisa dong, sayang. Kalau mau ditemani Ayah, kamu tukar saja jadwal kegiatannya. Pagi ini kamu menggambar dulu, nanti setelah Ayah dating, baru kamu menulis cerita,” Ibu memberikan saran. “Iya, Bu. Terima kasih atas sarannya,” ucap Nisriya. Siangnya saat Ayah pulang, Nisriya dengan semangat langsung membukakan pintu dan lompat ke pelukan Ayah. “Aku kangeeeen banget sama Ayah,” ungkap Nisriya. “Ayah juga kangen banget nih,” kata Ayah seraya tersenyum lebar. “Kapan kita mudik, Yah?” Tanya Ibu. “Insya Allah besok, Bu. Siap-siap, ya.” Jawab Ayah. “Yeeeyy...... besok mudik, besok mudik!” Sorak Nisriya senang “Jangan lompat-lompat, nanti haus lho,” ucap Ibu mengingatkan. “Hehehe, abis seneng banget, Bu,” ucap Nisriya. Sore harinya, mereka sekeluarga bersiap-siap untuk mudik ke rumah Nenek. Perjalanan jauh, sekira delapan jam, karena Nenek tinggal di luar kota. Karena saat ini lima hari lagi menjelang Idul Fitri, maka harus Bersiap menghadapi kemacetan dalam perjalanan. Semoga saja macetnya tidak lama-lama. Nisriya berdoa dalam hati. Esok harinya, mereka berangkat mudik setelah sholat Subuh. Semua perlengkapan yang dibutuhkan sudah dipacking oleh Ibu. Nisriya membantu sekedarnya. Makanan untuk berbuka puasa dalam perjalanan juga sudah disiapkan, untuk berjaga-jaga jika sudah Maghrib mereka belum sampai tujuan. Nisriya tertidur dalam perjalanan. Jika sudah bangun, dia sibuk bertanya kepada Ibu dan Ayah, “Ini sudah sampai mana, Yah, Bu?” Maka Ayah dan Ibu akan menjawabnya dengan sabar. Sesekali mereka beristirahat di rest area, karena Ayah lelah menyetir, dan mengantuk juga. Saat tiba di rumah Nenek, mereka langsung menyalami Nenek dan Kakek. Tak berapa lama, Om dan Tante pun dating. Nisriya menyalami mereka satu per satu. Setelah semua lengkap, mereka pun bersiap untuk i’tikaf di masjid. ***** Kalian tahu hari ini hari apa? Yup, ini adalah Hari Raya Idul Fitri alias lebaran yang sangat berarti bagi Nisriya, karena kali ini dia bisa berpuasa selama 1 bulan penuh. Hati Nisriya girang tak terkira. Dia bangun paling pagi. Nisriya membangunkan Ayah, Ibu, Kakek dan juga Nenek. Nisriya tak sabar ingin segera sholat Ied. Setelah itu pasti makan ketupat dan rendang yang dia buat bersama Ibu dan Nenek. Hmmm….lezaaat. Nisriya sudah membayangkan gembiranya menyambut lebaran. Setelah sholat Ied, mereka sekeluarga saling bermaafan dan bergembira. Sesuatu yang paling Nisriya tunggu adalah saat pembagian THR, hihihihihi. Nisriya sudah berfikir membeli buku dan sepeda baru dari uang THRnya. Senangnya lebaran. Keesokan harinya, mereka sekeluarga mengunjungi makam Kakek dan Nenek buyut Nisriya. Katanya dulu Kakek dan Nenek buyutnya pergi saat Ramadhan. Tapi Nisriya tidak sedih, karena ia ingat kata Ibu. “Kalau ada orang yang meninggal saat bulan spesial, yaitu Ramadhan, maka mereka dijanjikan Allah akan masuk surga,” Nisriya mendengarkan ucapan Ibu. Alhamdulilah. l
34 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Ada seorang anak bernama Herlia, dia punya seorang adik bernama Delia. Mereka adalah saudari kembar, namun mereka tidak akur. “Krayon ini punyaku, ambil yang lain sana!” ucap Helia. “Kamu itu harus mengalah ke adikmu,” ucap Delia. Mereka terus bertengkar dengan hal-hal yang kecil Pada suatu malam orang tua mereka bercakapcakap. “Apa yang harus kita lakukan agar mereka bisa akur Pa?” “Mungkin… Aah! Aku tau!” sahut ayah. Setelah mereka berdiskusi, akhirnya ayah memutuskan untuk, camping. “Iih…, kenapa harus camping sih!” sahut Delia dan Helia bersamaan. Karena dengan camping kalian bisa mengasah kemandirian dan tanggung jawab. “Oke, fine, aku bisa aja sih, camping, tapi ada mama dan papa juga dong,” ucap Helia. “Kalau ada mama dan papa, nanti kalian tidak mandiri dong sayang.” Ucap mama. “Ya udah deh,” gerutu Helia. Akhirnya mereka camping berdua di halaman rumah. “Susah banget sih menyalakan api.” Delia hanya mendengarkan, anaknya cuek tapi ada sedikit rasa iba di hatinya. “Sini, mana rantingnya.” Setelah beberapa saat menggosok ranting akhirnya Delia berhasil. “Aku gak perlu bantuan.” “Diih.., aku cuma mau makan saja, gimana cara masak supnya kalau gak ada api.” Setelah dua hari berlalu, mereka makin dekat. Papa dan mama yang melihatnya merasa senang. Setelah tiga hari berlalu mereka kembali ke rumah. “Gimana, seru gak?” tanya papa. “Iya seru, rasanya kita jadi lebih akur, iya kan Del?” “Iya, ternyata kamu tidak terlalu menjengkelkan ya..,” sahut Delia lembut. Hari-hari berlalu, Helia dan Delia menjadi saudari yang akur, saling menyayangi, juga kompak. Bagi mereka, pengalaman camping ini tidak akan terlupakan. l Kiriman : Najla Alesya H. 4B Si Kembar Cerpen
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 35 Pada suatu hari ada seorang anak yang bernama Keysha, dia sangat menyukai melukis. Suatu saat sekolahnya mengadakan lomba melukis. Keysha mengikuti lomba itu. Saat lomba, Keysha melukis pemandangan yang bagus. Waktu sudah habis pemenang akan diumumkan besok. Keesokannya pemenang lomba diumumkan, tertanya pemenangnya adalah Keysha. “Yeaaaaaa…, bunda… aku dapat piala juara 1.” Teriak Keysha sesampainya di rumah. ”Ada apa sayang,” tanya bunda. “Aku menang, juara 1 melukis.” “Wah…kamu keren banget nak, memang anak bunda berbakat sekali.” “Bunda, besok aku mau ke mall.” “Oke, anak bunda Key. Nak, pialanya taruh dulu!” “Oh iya bun, aku juga dapat uang. Ini uangnya buat bunda aja.” “Oh…ya udah, buat kamu saja, tapi jangan kebanyakkan makan chiki ya…” pesan bunda. “Bunda ulang tahunya kapan?” “Emang kenapa nak?” “Enggak apa-apa bunda, oke bunda aku ke kamar dulu ya…” Keesokannya keysha berakat sekolah diantar oleh ayah. Sampai di sekolah keysha disambaut teman-temannya karena tahu keysha juara 1 lomba melukis. Mereka minta tanda tangan Keysha, selamat ya Keysha atas pretasi kamu. l Kiriman : Aqeela 3D Cerpen Si Kecil Sang Juara “Eh, enggak usah nak, buat kamu saja, enggak apa-apa nak.” “Tapikan aku enggak boleh pegang uang.” “Kata siapa nak?” “Kata bu guru.” “Kalau boleh aku jajanin ya bun?” “Iya nak, emang dapat berapa?” “Seratus ribu bun.”
36 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Tip and Trik Dalam kehidupan sehari-hari sobat Luqy pastinya memiliki teman, karena hidup bila tak memiliki teman akan terasa hampa. tapi sobat Luqy juga harus memperhatikan dalam memilih teman, tentunya teman yang baik adalah teman yang selalu mengingatkan kita akan akhirat. Salah memilih teman, kita sendiri yang akan merugi, oleh karena itu kita disarankan berteman dengan sesama mukmin. Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628) Teman yang dekat dengan kita akan mempengaruhi karakter kita, bila kita berteman dengan teman yang baik, sholih maka lambat laun kita akan kebawa baik. Tapi sebaliknya, bila berteman dengan teman yang buruk akhlaqnya maka kita ikutan buruk. Bila kita sudah mendapatkan teman yang baik, maka kita harus menjaga pertemanan itu supaya tidak bubar, sehingga bisa terus melakukan kebaikan. Supaya pertemanan kita terjaga dengan baik, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, diantara : Selalu berkata baik, kata-kata yang keluar dari lisan kita harusnya tutur kata yang baik, lemah lembut, tidak menyakiti orang lain. Tidak memotong pembicara teman, bila teman kita sedang berbicara maka dengarkanlah, jangan memotongnya, karena itu tidak sopan dan tidak menghargai orang lain. Menghindari debat (adu pendapat), untuk menjaga pertemanan yang baik, sebaiknya kita menghindari debat walaupun kita ada di posisi yang benar, mengalah bukan berarti kalah. Saling menasehati, menasehati dalam kebenaran. Kalau teman kita tidak melaksanakan sholat, kita harus mengingatkan bahwa sholat itu wajib, atau perbuatan buruk lainnya misal, buang sampah sembarangan, mengejek, menjailin teman yang lain, kita coba menasehatinya. Saling memberi hadiah. Kalian pernah mendapat hadiah? bagaimana rasanya? pastinya Bahagia kan? Rasa kasih sayang akan tumbuh salah satunya dengan memberi hadiah, tidak harus mewah hadiahnya, cukup yang sederhana tanda perhatian kita. Rasulullah pernah bersabda : “Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601) Menjaga rahasia. Sebagai teman yang baik hendaknya menjaga rahasia rapat-rapat apa yang disampaikan temannya, tidak menyebarkan aibnya. Saling menutup aurat. Walaupun dengan sesama jenis kita harus tetap menutup aurat kita pada bagian yang memang harus ditutup. Bagaimana sobat Luqy, menjaga pertemanan tidak terlalu sulit, tahan ego kita, saling memberi dan menerima, semoga kita bisa menjaga pertemanan kita sobat Luqy. l End Bagaimana Berteman yang Baik
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 37 Hai Sobat Luqy yang manis dan sholih/ah, mau dapat kesempatan untuk menjadi kontributor majalah Cendekia? Pasti mau dong, mau pake banget. Eh memang ada keuntungannya? Pastilah, kalian akan mendapatkan honor menulis atau kenang-kenangan dari majalah cendekia. Caranya gampang, cekidot yaa… 1. Rubrik Komikku Rubrik ini terbuka buat kamu yang senang menggambar komik. Ketentuannyakomik dibuat dalam 6-10 frame dalam kertas A4. Dibuat rapi, tebalkan dengan pena/spidol dan diwarnai semenarik mungkin. 2. Cerpen Rubrik cerpen disediakan untuk memajang karyamu berupa cerpen. Buatlah cerita pendek yang seru dengan latar, tokoh, alur yang menarik. Maksimal 2 halaman ya. 3. KKJN KKJN singkatan dari Kecil-kecil Jago nulis. Isinya berupa liputan kalian tentang tempat, pengalaman seru, atau perjalanan yang betul-betul kalian lakukan. Jangan lupa lengkapi dengan foto agar teman kamu yang membaca ikut menikmati liputanmu. 4. Curhat Sahabat Rubrik ini disediakan untuk sobat Luqy yang ingin bertanya tentang permasalahan yang dihadapi. Insyaallah akan dijawab oleh Ustadzah Riska sebagai konselor UQ. 5. Surat Sahabat Bedanya dengan curhat sahabat, surat sahabat ini khusus untuk bertanya atau memberi masukan kepada majalah cendekia. Kalau sobat Luqy punya usul atau saran, jangan malu-malu kirim ke Cendekia yaa… 6. Resep kita Siapa yang suka bikin makanan atau kue? Wuih, sekarang kalian bisa berkontribusi dengan mengirimkan resp kue buatan kalian lho. Sertakan fotonya. 7. Puisi Punya karya puisi? Jangan malu-malu untuk mengirimkannya ya. 8. Game Zone dan Kuis Nah, pada setiap edisi, Cendekia punya game zone dan kuis yang berhadiah buat kamu juga. Ayo kirimkan segera setelah terbit ya. 9. Karyaku Rubrik karyaku ini memuat hasil karya kalian berupa menggambar dan mewarnai. 10. Gelitik Punya cerita lucu kejadian di kelas atau saat sekolah Bersama teman-temanmu? Ayo kirimkan ya. 11. Guru Menulis Nah kalau ini khusus untuk ustadz/ah, yuk menulis yuk. Temanya bebas, sebanyak 2 halaman. Cendekia Memanggil Semua karya harus asli buatan Sobat Luqy sendiri. Jangan lupa tuliskan nama lengkap dan kelas ya. Nanti tim Cendekia yang akan menyeleksi apakah karya yang kalian kirimkan dimuat atau tidak. Kirimkan ke kotak pos LUQY di depan rumah sahabat di Lantai 1 yaa… kami tunggu tulisanmu! endekia Edisi 48/Th.XXII/Januari-Juni 2020/Harga Rp 17.500 Cerdas Berakhlak Mulia SDIT UMMUL QURO BOGOR Mengapa Kita Butuh Perdamaian Dunia? Kini Aku Tahu Sampah Plastik 100 Tahun Jurus Keren Luqy Tips Berdamai di Lingkungan Sekolah Mush’ab Bin Umair Tampan, Briliant dan Beriman endekia Edisi 50/Th.XXIV/Januari-Juni 2022/Harga Rp 17.500 Cerdas Berakhlak Mulia SDIT UMMUL QURO BOGOR Yuk, Budayakan Hidup Bersih dan Sehat endekia Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2023/Harga Rp 17.500 Cerdas Berakhlak Mulia SDIT UMMUL QURO BOGOR Menghargai Keanekaragaman
38 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Puisi Guruku By. Ditha 4D Guruku engkau selalu mengajariku Menasehatiku, memberitahuku Ku kan selalu menyayangimu guruku Kan ku kenang selalu Disaat aku tidak mengerti Kau mengajari dengan rendah hati Jika kita bertemu nanti Kan kusambut dengan hangatnya hati Kupu-kupu By. Abyan 4C Kupu-kupu yang lucu Kemana engkau terbang Setiap hari kau datang Kamu sangat lucu Sayapnya berwarna Sayapnya sangat bagus Aku ingin kau jadi temanku Datanglah ke rumahku Serasa aku ingin terbang bersamamu Kau sangatlah baik Aku ingin terus bersamanya Aku takkan pernah melupakanmu Guruku By. Jehaan Fatimah. H. 3A Guruku, kaulah pahlawanku Guruku, kau mengajarkan yang aku ketahui Guruku, kau telah bersabar menghadapi cobaan Guruku, engkau idolaku Guruku,, engkau yang memberiku ilmu Guruku, kaulah yang membuatku semakin cinta Guruku, tanpamu apa jadinya aku Isra Mi’raj By. Jehaan Fatimah. H. 3A Lidah berdzikir ya Allah Engkau yang mengajar aku dengan kata-kata Maka akupun bicara Engkau ya Allah yang memberi aku lidah Lalu kusebut nama-Mu Tetapi aneh diriku ini, sungguh aneh diriku ini Kusebut nama-Mu Allah dengan lidahku Tapi dalam hatiku tak kuingat Engkau Aku bersujud menyebut-Mu Yang terbayang pada anganku, kemewahan dunia Aku berdzikir menyapa-Mu yang Allah Yang ku bayangkan senyuman setan Lidah, lidah, lidah milikku lidahku sayangku Tugasmu memang bicara lidah Tapi kenapa engkau berdusta Mataku melihat daun kau menyebutnya akar Mataku melihat gunung, kau bilang itu laut Surat By. Ihsan Untuk ayah Aku sayang ayah karena sudah bermain dengan aku Untuk bunda Aku sayang bunda karena sudah menjaga aku sampai sebesar ini Untuk adek Aku sayang adek karena sudah berbagi makanan
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 39 Gelitik Ketika T2Q… Ustadz : “Fito do’a dulu!” Fito : “Oh iya udah.” Hammam : “Hah?! Kan belum do’a!” Ustadz : “Biarin, ustadz ajak bercanda.” Hammam : “Fito! Belum do’a! Ustdaz bohong.” Semua murid ketawa terbahak-bahak.. (Kiriman Karim – 4E) Ka-Pret Suatu siang di hari ke-9 bulan Ramadhan. Beberapa anak ada yang belum dijemput karena menunggu kepulangan bersama kakaknya dan ada juga yang menunggu jum’atan di Ummul Quro. Cuaca cukup panas di luar saat itu. Akhirnya Kholid dan Raffi kembali ke kelas. Ustadzah : “Tidak lari-lari ya, kan kalian sedang puasa. Ayo, tiduran aja sambil nunggu jum’atan” Kholid : “Iya, yuk, kita tiduran aja.” Ustadzah : “Teman yang lain mana?” Kholid : “Ada di kantor lagi tiduran juga, tadi kita mau di sana tapi penuh, hehe..” Ustadzah : “Oh gitu, ya udah nggak apa-apa tiduran di sini aja di kelas, pakai sajadah kalian, ya.” Raffi : “Ada kapret nggak ustadzah?” Spontan kita bertiga tertawa.. Kholid : “Karpet” Raffi : “Karbed” Kholid : “Ih bukan, kar-pet” Raffi : “Karbet. Haha.. aku nggak bisa.” Kholid : “Kar” Raffi : “Kar” Kholid : “Pet” Raffi : “Pet” Kholid : “Karpet” Raffi : “Karpet” Kholid dan ustadzah : “Nah gitu.” Ustadzah : “Coba Fi pertanyaannya ulang lagi, “Ada karpet nggak?” Raffi : “Ada kapret nggak?” #@$%*# Hahahaa… Rafii.. Rafii.. (Kiriman Ustadzah Devi)
40 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Resep Lapisan 1 1 bungkus agar agar, 150 gr gula pasir (sesuai selera), 800 ml susu, 500 gr daging alpukat, sedikit garam Haluskan daging alpukat dengan 300 ml susu (sisihkan) Masak agar agar, gula, susu 500 ml, garam sampai matang, masukan daging alpukat yang sudah dihaluskan , aduk rata tuangkan kedalam loyang Lapisan 2 1 bungkus agar agar, 150 gr gula pasir (sesuai selera), 800 ml susu, 100 gr oreo (sisihkan isinya), 3 butir putih telur, sedikit garam Masak agar agar, gula, susu sampai matang sisihkan Kocok putih telur dan garam sampai kaku, tuang adonan agar agar aduk rata ke dalam adonan putih telur, lalu masukan oreo yg sudah dihancurkan, tuang ke atas adonan pertama Puding Avore Chef: Langit 2D French Toast Chef: Atifa Bahan: 1 telur ayam, bubuk kayu manis (secukupnya), gula halus, mentega, roti tawar, stroberi (optional) Cara memasak: 1. Pipihkan roti tawar menggunakan roller/ gelas 2. Campurkan telur dan bubuk kayu manis 3. Lipat menjadi segitiga 4. Oleskan mentega ke panci 5. Masak rotinya sampai matang/coklat 6. Jika sudah matang keluarkan dari panci dan dihias 7. Olesi gula halus dan stroberi
Majalah Cendekia | Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 41 Game Zone Kuis Edisi 51 Jawablah pertanyaan di bawah ini! 1. Tuliskan 5 dari 6 bunga persahabatan yang ada di dalam rubrik flora edisi 51 ! 2. Siapakah teman baru yang luqy jumpai dalam kisah diary luqy kali ini? 3. Tuliskan 1 karya Imam Nawawi dalam ilmu fiqih! Lingkarilah sebanyak-banyaknya kata yang kamu ketahui dari dua kosa kata yang berdekatan. Pemenang Edisi 50 Game Zone : Revan 5A Kuis Edisi 50 : Raisa H. Mumtaz 5A
42 Edisi 51/Th.XXIV/Januari-Juni 2022 | Majalah Cendekia Komikku
Luqy Membully Itu Bukan Bercanda Oleh : Ibu Uwi Nah, yang bisa mengerjakan soal ini, silakan maju ke depan! Kepi turun dari kursi dan maju ke depan, tapi Tibi iseng menjulurkan sirip ekornya, menyebabkan kepi terjerembab. Aku! Aku! Tibi! Bapak lihat kamu sengaja menjulurkan siripmu! Hehehe... Cuma bercanda kok, Pak Guru. Tapi kamu sering begitu. Bercanda tidak menyebabkan orang celaka. Kalau berkalikali namanya pembully-an. Tolong jangan ulangi lagi ya. Maaf Kepi, aku tidak akan mengulangi lagi.