The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E book ini adalah mengidentifikasi spesies alga secara online dan gratis

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by 10_Mohonia Sabarito Sitohang, 2023-03-15 00:16:48

Spesies Alga

E book ini adalah mengidentifikasi spesies alga secara online dan gratis

Keywords: #spesies,#alga

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas Rahmat dan BerkatNya penulis dapat membuat dan menyelesaikan Buku Spesies Alga. adapun maksud dan tujuan penulis membuat buku ini adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan dan mempermudah pembaca mengidentifikasi spesies Protista pada mata kuliah Taksonomi Organisme Tingkat Rendah. Buku yang dibuat ini terdiri dari gambar, video dan juga deskripsi disetiap spesies yang telah dipraktikumkan dan kajian studi literatur pada Alga dilengkapi dengan link pendukung. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta membantu dalam proses pembuatan buku ini, terkhusus kepada pihak dosen pengampu yang telah membimbing penulis untuk membuat buku ini. Penulis berharap aplikasi ini dapat menjadi sumber referensi dalam pembuatan materi Protista selanjutnya. Penulis juga menyadari dalam penyelesaian Buku Spesies Alga ini jauh dari kata sempurna, oleh karena itu penulis berharap adanya kritikan dan saran perbaikan yang mendukung demi perbaikan yang lebih baik lagi kedepannya. Medan, November 2023 Penulis


Pengantar Alga Alga adalah organisme yang masuk ke dalam Kingdom Protista mirip dengan tumbuhan. Alga adalah tanaman laut yang di kelompokkan dalam 2 kelompok besar makro alga dan mikro alga, mikro alga (berukuran kecil) tidak dapat dilihat secara kasat mata tetapi hanya boleh dilihat dengan menggunakan alat bantu yaitu mikroskop. Sebaliknya alga makro atau alga yang berukuran besar dapat dilihat langsung (kasat mata). Alga hijau juga merupakan alga uniseluler maupun multiseluler yang memiliki klorofil yang dominan yang membuat alga berwarna hijau. Susunan tubuh alga hijau bervariasi dalam ukuran, bentuk maupun susunannya, bisa berupa uniselular dan motil (Chlamydomonas), uniselular dan non motil (Chlorella), sel senobium (Volvox), koloni tak beraturan (Tetraspora), dan filamen (bercabang: Oedogonium, tidak bercabang: Pithoptora). Anggota alga hijau ada yang bersel tunggal dan ada pula yang bersel banyak, berwujud berkas, lembaran, atau membentuk koloni. Pada bersel tunggal ada yang bisa berpindah tempat dan ada juga yang menetap. Bentuk dari kloroplas anggota alga hijau bermacammacam. Bentuk kloroplas ada seperti mangkok contohnya Chlorella; berbentuk spiral contohnya Spirogyra; dan berbentuk bintang. Alga hijau merupakan golongan terbesar di antara alga dan kebanyakan hidup di air tawar. Sebagian lagi hidup di darat, di tempat yang lembap, di atas batang pohon, dan di laut. Banyak spesies alga hijau berperan sebagai produsen penting di perairan (fitoplankton).


Peta konsep Famili CHRYSOPHYTA A. Bacillariophyceae => Naviculaceae, Tabellareaceae, Rhizosoleniaceae B. Cholorophyceae => Chlamydomonadaceae, Oocystacea, Hydrodictyaceae, Volvocaceae, Zygnemataceae, Caulerpaceae, dan Hydrodictyaceae. C. Zygenamataceae => Desmidiaceae, Zygnemataceae EUGLENOPHYTA A. Euglenophyceae => Euglenaceae


1. CHLOROPHYTA Chlorophyta adalah alga yang memiliki warna hijau. Chlorophyta memiliki kloroplas yang dikelilingi dua membran dan memiliki klorofil-a serta klorofil-b sebagai bagian utama di kloroplasnya yang juga mempengaruhi sifat penyerapan cahaya dan distribusi Chlorophyta di lingkungan perairan. Ciri-ciri dari cholorophyta yaitu Tubuhnya berupa lembaran, kloroplasnya berbentuk seperti mangkuk, hidup menempel di dasar perairan laut dangkal. A. Cholorophyceae a. Chlamydomonadaceae a) Chlamydomonas sp. Spesies ini miliki sel berbentuk lonjong dan dinding sel berbahan selulosa. Memiliki sepasang flagela yang terdapat di depan sel. Memiliki bintik mata yang mengandung pigmen berwarna kemerahan terletak di pangkal flagela yang biasa disebut dengan stigma. Hidup secara Autotrof dengan kloroplas tunggal. Memiliki vakuola kontraktil dan pirenoid. Hidupnya berkeloni serta habitatnya berada di air tawar, air kolam, air danau dan air sungai. Sumber: Dokumentasi Pribadi https://bit.ly/3LaASF5


b. Oocystacea a) Palmellococcus protothecoides Spesies ini memiliki bentuk bulat, berwarna hijau, adanya gumpalan-gumpalan kecil di dalamnya dan hidupnya berkoloni. Palmellococcus protothecoides dapat berukuran 540 um, sumber hara seperti nitrogen, besi akan digunakan untuk pertumbuhan Palmellococcus protothecoides hingga akhir pertumbuhan oleh karena itu nitrogen salah satu makronutrien untuk pertumbuhan Palmellococcus protothecoides. habitatnya tersebar di air tawar dan air laut. https://bit.ly/3FfLG0J Sumber: Dokumentasi Pribadi


c. Volvocaceae a) Volvox sp. Spesies ini adalah salah satu spesies ganggang hijau yang berbentuk koloni. Koloni Volvox berbentuk menyerupai bola. Pada selsel vegetatif bagian tepi berflagel dua. Koloni sel tersebut dihubungkan satu dengan yang lain melalui benangbenang sitoplasma. Volvox hidup di air tawar misalnya di sawah atau di kolam. https://images.app.goo.gl/LzYfXB64JRoHZUc78 Sumber: Dokumentasi Pribadi


d. Hydrodictyaceae a) Hydrodictyon sp. Spesies ini adalah salah satu genus ganggang hijau berbentuk koloni yang hidup di air tawar dan tidak dapat bergerak. Spesies ini bersel satu atau uniseluler. https://images.app.goo.gl/UEvcgpW6azhGzwm7A Sumber: Dokumentasi Pribadi


b) Pediastrum duplex Spesies ini bersel satu atau uniseluler, hidupnya berkeloni, habitatnya tersebar di air tawar. Dupleks pediastrum koloninya mengapung, berisi 2 –128 (biasanya 4-64) sel poligonal (bersudut banyak) yang tersusun dari satu bidang pipih setebal selnya. Sumber: Dokumentasi Pribadi https://en.wikipedia.org/wiki/Pediastrum


e. Zygnemataceae a) Spirogyra sp. Spesies ini ditemukan di air tawar. Mampu berfotosintesis, memiliki sel eukariotik. Pigmen utama yang dikandung alga hijau adalah klorofil. Tubuhnya berbentuk filamen yang tidak bercabang. Panjang tubuhnya mencapai 1 kaki (30,48 cm). Benang tersusun oleh protoplasma yang transparan dan setiap sel memiliki 1 atau lebih kloropas yang memanjang dari ujung ke ujung berbentuk spiral. Pada kloropas yang berbentuk pita terdapat pirenoid. Pirenoid tersebut dikelilingi oleh butiran tepung. Hidup sprogyra berkeloni. Sumber: Dokumentasi Pribadi https://images.app.goo.gl/AdFriqzoY1fS1Hpu8


B. Charophyta a. Desmidiaceae a) Cosmarium Spesies ini hidup di air tawar. Dalam genus besar ini sel-selnya sangat bervariasi. Semuanya menyempit di tengah yang mengarah ke penampilan yang bercuping dua. Dua bagian disebut semisel. Sel datang dalam berbagai bentuk yang berbeda. Dinding sel bisa halus atau dihias dengan duri, butiran, scrobiculations (lubang), atau poripori. Sel umumnya pipih.Sel biasanya memiliki satu atau duakloroplasisi sel; setiap kloroplas mengandung pirenoid, biasanya satu atau dua. Sumber Dokumentasi Pribadi https://bit.ly/3FeOB9V


b. Rhizosoleniaceae a) Rhizosolenia styliformis Rhizosolenia styliformis merupakan fitoplankton yang termasuk di dalam kelompok diatom. Morfologi tubuhnya memiliki alur yang memusat (central) pada permukaan cawannya dan berdiameter 13- 230um serta memiliki warna. coklat keemasan. Fitoplankton ini sering ditemukan di perairan laut pada zona pelagik, kadang di muara. https://images.app.goo.gl/jS1PQWJszwa4Hx216 Sumber: Dokumentasi Pribadi


c. Closteriaceae a) Closterium sp. Memiliki banyak vakuola pada bagian tengah. Bagian ujung lebih sempit dari bagian tengah. Memiliki bentuk yang cenderung melengkung. Panjang sel 145-260 μm dan lebar 30-32 μm. Bentuk tepi ventral lurus dan tepi dorsal melengkung serta membengkak pada bagian tengah, sedangkan bentuk (apeks) ujung runcing. Pada kloroplasnya terdapat garis longitudinal (ridge) berjumlah 4-5 dan terdapat 6-8 pirenoid. Sumber Dokumentasi Pribadi Sumber : https://www.sciencephoto.com/media/608812/view/closterium-sp-greenalga-lm


2. CHRYSOPHYTA Chrysophyta merupakan ganggang keemasan karena mengandung pigmen kuning keemasan (chrysos). Alga ini tidak memiliki pirenoid dan dan kloroplasnya kecil-kecil. Beberapa jenis memiliki dinding sel dari silikat (diafomeae) dan pektin. Chrysophyta ada yang bersel satu, bersel banyak, dan bersifat mikroskopis. Selain mengandung klorofil, jenis ganggang ini juga pigmen kuning (xentofil). Contoh makhluk dalam kelompok ini adalah Vaucheria yang berbentuk seperti benang, bercabang tidak bersekat, bersel banyak, dan benang berinti banyak (senosit). A. Bacillariophyceae a. Tabellareaceae a) Tabellaria flocculosa Spesies ini bersel satu atau uniseluler, hidupnya berkeloni, habitatnya tersebar di air tawar dan air laut biasanya spesies Tabellaria flocculasa terdapat celah-celah membujur di sepanjang tubuhnya. Sumber: Dokumentasi Pribadi Sumber: https://isdr.org/diatomresearch-drivers-predicting-biodiversity-andcommunity-assembly-of-benthic-diatoms-in-akarst-spring-environment/


b. Naviculaceae a) Navicula sp. Spesies Navicula sp. hidupnya berkeloni dan habitatnya tersebar di air tawar dan air laut, memiliki bentuk lonjong, menguncup kedua bagian ujungnya, berwarna kecoklatan, memiliki dinding sel sebelah dalam tanpa sekat, mempunyai sentral nodul dan polar nodul. Navicula sp. merupakan tumbuhan uniseluler. Bentuk talus dari depan berbentuk seperti perahu, sedangkan dari samping tampak seperti kotak (hipoteka) dengan bagian tutup (epiteka). Dinding sel navicula tersusun dari bahan kersik. Sumber : Dokumentasi Pribadi https://images.app.goo.gl/X6jB48PGKxpLyypE9


3. EUGLENOPHYTA Euglenophyta merupakan kelompok protista yang unik karena dia memiliki sifat mirip tumbuhan dan hewan. Dianggap mirip tumbuhan karena memiliki klorofil a dan b, juga ditemukan karotin sehingga dia akan berfotosintesis. Euglenophyta memiliki bintim mata dan selnya tidak berdinding. Euglenophyta berwarna hijau dan biasanya hidup di air tawar. A. Euglenophyceae a. Euglenaceae a) Euglena viridis Spesies ini adalah sejenis alga bersel tunggal yang berbentuk lonjong dengan ujung anterior (depan) tumpul dan meruncing pada ujung posterior (belakang). Setiap sel Euglena dilengkapi dengan sebuah bulu cambuk (flagel) yang tumbuh pada ujung anterior sebagai alat gerak. Euglena biasanya hidup pada air tawar atau air payau yang mengandung banyak bahan organik. Sumber: Dokumentasi Pribadi https://images.app.goo.gl/MU7X5gRcrtZFDQbo6


b) Phacus sp. Spesies ini bersel satu atau uniseluler , dicirikan oleh strukturnya yang datar, berbentuk daun, dan kaku yang dikenal sebagai pelikel, sebagian besar berwarna hijau, dan memiliki satu flagel yang memanjang di sepanjang tubuhnya. Mereka secara morfologis sangat datar, kaku, berbentuk daun, dan mengandung banyak kloroplas. Spesies ini umumnya ditemukan di habitat air tawar. Sumber: Dokumentasi Pribadi https://bit.ly/3ZDostw


Click to View FlipBook Version