6.1806°S,106.6200°E
Serba-serbi DamosMagazine
Quotes
TokyoOlimpic2021
Kuliner
Pantun
Cerpen
Tradisi-tradisiunik
Puisi
MAJALAHSEKOLAH Lain-lain
CULTURE
AboutClass(Kelas10)
AboutTeacher(BuSeli)
Tokohkita(Apriyani)
ArtGallery
FITU
Artikel
PudarnyaKebersamaan
Insecure
PerubahanBudayaLiterasi
PencakSilat News
KesetaraanGender MPLS
SemangatKaum Milenial UpacaraHUTRIke-76
PengaruhBudayaAsing LombaHUTRIke-76
LunturnyaKebudayaanIndonesia Kesan& PesanMPK OSIS
BudayaIndonesia PerwakilanPaskibraKotaTangerang
PeraihPerungguPON
DarrelSangPemenang
NittiSiSuaraMerdu
EDISIDESEMBER 2021
Daftar Isi………………………………………………………..
Dari Redaksi…………………………………………………...
Maskot Damos……………………………………………….3
News :
MPLS…………………………………………………………..4
Upacara 17 Agustus………………………………………….5
Lomba 17 Agustus……………………………………………6
Kesan Pesan MPK/OSIS………………………………….7-8
Perwakilan Paskibra Kota…………………………………...9
Peraih Perunggu PON………………………………….10-11
Darrel Sang Pemenang………………………………...12-13
Nitti Si Suara Merdu………………………………………..14
About Teacher………………………………………………15
About Class……………………………………………...16-19
Damos Fest……………………………………………...20-22
TOEIC……………………………………………………......23
Artikel :
Pudarnya Kebersamaan……………………………………24
Insecure……………………………………………………...25
Perubahan Literasi………………………………………….26
Pencak Silat…………………………………………………27
Kesetaraan Gender…………………………………………28
Semangat Kaum Milenial…………………………………..29
Pengaruh Budaya Asing……………………………………30
Lunturnya kebudayaan……………………………………..31
Budaya Indonesia……………………………………….32-33
Serba-serbi :
Quotes……………………………………………………….34
Tokyo Olympic………………………………………………35
Kuliner……………………………………………………36-37
Pantun………………………………………………………..38
Cerpen……………………………………………………….39
Tradisi-Tradisi Unik……………………………………..40-41
Puisi………………………………………………………42-43
Tokoh Kita : Apriyani……………………………………..44
Art Gallery……………………………………………....45-46
Fitu…………………………………………………………...47
PMB………………………………………………………….48
CULTURE
OLEH : NATHASYA FRANCISCA
Tahukah Damosian bahwa kebudayaan asing dapat mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia?
Jika dilihat kondisi Indonesia sekarang, budaya asing perlahan tapi pasti masuk ke Indonesia dan hal
tersebut sangat mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia yang menjadi konsumtif, individualisme,
serta tidak menghiraukan atau bahkan melupakan budaya Indonesia.
Istilah CULTURE digunakan dalam Bahasa Indonesia dengan kata serapan “kultur” yang berarti
kebudayaan. Kita perlu mengetahui bahwa kebudayaan Indonesia sangat unik dan beragam, baik dalam
bidang kuliner, olahraga, kesenian, pakaian adat, dan lain sebagainya. Kebudayaan Indonesia menjadi ciri
khas, warna, karakter yang bersinar, dan identitas masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, kami
mengangkat tema CULTURE dengan harapan kita semua dapat lebih bangga dan cinta terhadap
kebudayaan Indonesia yang menjadi identitas masyarakat Indonesia. Kebudayaan Indonesia merupakan
warisan yang harus kita jaga dan kita lestarikan agar kebudayaan kita layak untuk bersanding dengan
kebudayaan asing lainnya. Sampai saat ini, sudah banyak kebudayaan Indonesia yang dikenal hingga
mancanegara, salah satunya adalah batik.
Contoh kecil dari aksi yang dapat kita lakukan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia adalah
dengan memperlihatkan dan mengenalkannya kepada teman-teman dan lingkungan sekitar. Mari
bersama-sama kita lestarikan budaya negara kita tercinta, Indonesia.
TIM REDAKSI
PELINDUNG PENASIHAT
JURNALIS
PEMBINA
FOTOGRAFER DESAINER & EDITOR
3
4
5
6
Kesan Pesan
MPK OSIS
2021/2022
TUA MPK 2021/2KE 1/2022
Gisella Antoline WAKIL022
"Sudah pasti banyak kesannya, dari segi
pengalaman, kekeluargaan, dan pertemanan
semuanya pasti diuji. Semua yang sudah terjadi
sangat berkesan dimana melihat semua anggota
berupaya untuk membuat event yang ada terjalan.
Saya sebagai ketua hanya bisa memantau
menasehati, memberikan saran dan mengingatkan
anak - anak MPK/OSIS. Melihat mereka (anggota
ataupun panitia yang pernah bekerjasama) yang
selalu keep up and do the best itu paling keren
menurut saya dan berkesan. Saya bangga sama
kalian."
"Yak kita sudah dipenghujung akhir periode ini, KETUA MPK 202
terimakasih untuk satu periode ini. Walaupun banyak Veronika Destyana R
lika - liku, tapi jangan putus asa ya tetap semangat.
Selalu lakukan yang terbaik, jangan lupa Life is still
going on. Jangan lupa semua pengalaman kita yang kita
dapetin di organisasi MPK/OSIS SMK STRADA DAAN MOGOT
FIGHTING!!!! Untuk anggota baru yang nantinya menjadi
bagian MPK/OSIS, Saya harap kalian bisa meneruskan
dan memperbaiki yang menjadi kekurangan di periode
sebelumnya menjadi lebih baik. Dan jangan sungkan
untuk bertanya dengan kami. Tetap semangat dan saya
ucapkan welcome and fighting!!.
"Jadilah generasi MPK Damos menjadi lebih "Saya sangat senang ikut organisasi MPK. Selama di
baik. Untuk anggota lama, terima kasih sudah MPK saya mendapat pengalaman serta pembelajaran
berjuang dan bekerja bersama, kalian hebat, yang tak terduga. Saya juga dapat mengenal karakter
ambil positif dari pengalaman yang sudah kita semua anggota. Di MPK saya belajar menanggapi suatu
lalui bersama. Untuk anggota baru, masalah dan menyelesaikannya secara demokratis,
bertanggung jawab pada tugas kalian, jangan mencari solusi saat ada masalah, membagi waktu
menyuruh tetapi juga bertindak, tetap jalin antara belajar dan organisasi, berani, dan bertanggung
komunikasi yang baik antar anggota. Dan jawab. Bagi saya MPK adalah wadah yang tepat untuk
yang terakhir, semangat terus untuk ke mengembangkan diri. Walaupun dalam situasi pandemi
depannya. I hope we can do anything together." ini, banyak pengalaman dan kenangan yang tidak
dapat terlupakan dan pastinya pengalaman yang saya
dapat akan sangat berguna di masa depan."
7
TUA OSIS 2021/20
22
WAKIL"Pertama-tama pasti bangga ya karena bisa dipercaya oleh/2022
KE
sekolah dan juga teman-teman untuk menjadi ketua
sekaligus pemimpin OSIS di sekolah ini. Banyak yang saya
alami di organisasi ini, Bagaimana kita harus bisa
bersosialisasi, bekerjasama, dan juga menjaga komunikasi
dengan baik dengan sesama anggota, Pembina OSIS maupun
dengan sekolah. Banyak hal-hal baru yang didapatkan
ketika tergabung dengan OSIS ini sih, membuat pengalaman Yokhe Febrian Marvelino
dengan suka dan duka didalamnya. Saya juga masih banyak
kekurangan, tapi dengan bantuan teman dan
juga anggota saya pikir kita bisa maju
bersama, dan menjadi lebih baik lagi
untuk kedepannya."
"Pesan saya untuk anggota lama adalah terima kasih
sudah mau bekerja keras dan bekerja bersama
dalam satu periode singkat ini. Kita semua keren
walaupun masih banyak yang harus kita benahi
agar lebih baik lagi kedepannya. Sukses selalu untuk
kedepannya. Untuk anggota baru nantinya, ingat
KETUA OSIS 2021 bahwa masuk organisasi ini adalah pilihan dan
kemauan bukan yang asal-asalan karena jika iya, itu
akan tidak efektif kedepannya. Tetap semangat,
harus bisa membagi waktu dan mengatur mana yang
menjadi prioritas. Aku, kamu, kita adalah calon
pememimpin masa depan. Goodluck for u all."
Vanessa Marbelya "Untuk anggota lama semoga pengalaman
yang sudah didapatkan selama ini bisa
"Dalam bersosialisasi ya dengan anggota- menjadi tolak ukur pembelajaran di masa yang
anggota MPK dan juga anggota-anggota OSIS, akan mendatang. Untuk anggota baru
Aku di OSIS juga banyak banget belajar nantinya semoga dengan bergabungnya ke
tentang leadership terutama dari pembina- MPK OSIS SMK DAMOS kalian bisa dapat
pembina OSIS yang ada, Bukan itu aja, tapi mengembangkan dari soft skills dan juga hard
aku juga bisa menambah banyak skills kalian dan juga kalian bisa membawa
pengalaman dari event-event yang nama DAMOS dengan baik."
dijalankan, Ya, mungkin intinya kesan aku di
dalam OSIS ini banyak sekali hal-hal yang Jurnalis : Brian Christopher
bisa aku pelajari." Desainer : Eugene Dinda Kristania
8
PPeerrwwaakkiillaann PPaasskkiibbrraa KKoottaa
jjuurrnnaalliiss :: MMiicchheelllee AAnnggeellaa
- Milikilah mental juara, mental yang siap menghadapi rintangan -
Jerusalem
Halo semuanya, apakah kalian ingat? Beberapa saat lalu sekolah kita mengirimkan salah satu
siswa untuk berpartisipasi dalam Paskibraka kota loh! Siapa hayo? Ya! Siapa lagi kalau bukan
Jerusalem. Wah namanya saja sudah keren banget kan. Jerusalem sendiri sering dipanggil dengan
sebutan Jeru nih teman-teman. Jeru juga lahir bukan di Jakarta ataupun Tangerang loh! Dia lahir di
Jambi pada tanggal 28 April 2004.
“Saya merasa sangat bangga dan senang karena saya bisa menjadi salah satu anggota Paskibraka
Kota Tangerang sebagai 3 pengibar pagi, itu merupakan sesuatu yang luar biasa yang saya bisa
alami dan pastinya saya sangat bangga akan hal itu. Bukan hanya saya yang merasa bangga, tetapi
orang tua dan juga sekolah bangga kepada saya”, ungkap Jeru pada saat diwawancara oleh tim
jurnalis. Faktor terbesar yang mendorong Jeru berjuang dalam seleksi Paskibraka kota adalah
motivasi dan semangat dari salah satu senior di PPI yaitu Mbak Putri. Beliau benar-benar
memberikan Jeru suatu semangat yang luar biasa. Ada kata-kata yang selalu Jeru ingat dari
seniornya tersebut. “Milikilah mental sebagai juara, mental yang siap menghadapi segala rintangan
ke depannya tanpa menyerah atau putus asa sedikit pun.” Faktor pendorong lainnya adalah
dukungan dan motivasi penuh dari orang tua dan sekolah.
Jeru menyampaikan pesan untuk Damosian. “Ayo
semuanya teman-teman sekalian, kita semua harus
optimis dan yakin bahwa kita bisa menghadapi
segalanya, menjadi orang yang disiplin dan bisa
menghargai waktu dengan baik, mempunyai karakter
yang baik, sopan, dan bersikap ramah kepada sesama,
orang tua, guru dan lain-lain. Tetap rendah hati, karena
segala sesuatu yang kita capai, banyak orang di
belakang kita yang selalu mendukung kita secara
penuh”, pesan Jeru.
Menjadi siswa berprestasi memiliki banyak manfaat loh teman-teman. Salah satunya adalah dapat
membantu Indonesia melestarikan budaya Indonesia. “Ayo kita lestarikan budaya kita dengan baik,
bawa nama Indonesia dengan baik di setiap apa yang kita lakukan, tunjukkan pada dunia bahwa
budaya kita merupakan budaya yang terbaik, buatlah prestasi yang membanggakan negeri ini,
sehingga negara Indonesia kita tercinta ini bisa dikenal luas oleh seluruh dunia. Lindungi setiap apa
yang kita punya di Indonesia ini, cintai negeri ini, lestarikan budaya dengan baik, supaya Indonesia
bisa menjadi negara yang sangat maju ke depannya”, tambah Jeru.
Desainer : Nathaniel Alvin
9
Si Cantik Jago
Bela Diri
Jurnalis : Anggi Saputra
Kira-kira kalian sudah tahu belum nih, mengenai Damosian
berprestasi tahun ini? Yap, dia adalah Jocelyn Hamilton. Yang
mana Jocelyn berhasil meraih 2 medali perunggu sekaligus
dalam kejuaraan Hapkido, lebih tepatnya pada perhelatan
Pekan Olahraga Nasional atau yang biasa disebut dengan PON.
Lomba ini diselenggarakan di Papua pada 2 Oktober 2021 sampai
15 Oktober 2021 yang diadakan setiap empat tahun sekali dan
diikuti seluruh provinsi di Indonesia.
Wah hebat banget nih, di lomba kelas nasional sekalipun, Jocelyn berhasil meraih medali perunggu
tidak hanya satu, melainkan dua medali sekaligus. Untuk juara dan kategori yang dimenangkan oleh
Jocelyn adalah Juara 3 kategori Individu Putri dan Juara 3 Kategori Berpasangan Putri Cabang Olahraga
Hapkido. Ketika ditanya bagaimana perasaan Jocelyn saat memenangkan lomba tersebut, Jocelyn
mengatakan bahwa dia sendiri senang karena dapat membawa pulang 2 medali perunggu, tetapi dia
agak kecewa karena menurutnya bahwa dia tidak terlalu maksimal dalam mengikuti perlombaan
tersebut, mengapa? Hal tersebut dikarenakan cedera punggung dan kaki yang dialaminya.
Jocelyn sendiri mengenal Hapkido sejak kelas 6 SD, saat itu dia
hanyalah iseng dalam mengikutinya dan awalnya juga tidak kuat
mengikutinya. Hal tersebut dikarenakan imun tubuh Jocelyn agak
jelek dan gampang sakit, tapi dengan semangat dan usahanya,
Jocelyn dapat menyesuaikan dirinya dengan olahraga tersebut.
Jocelyn sendiri dapat ikut PON dikarenakan diikutsertakan oleh
kakaknya. Lalu setelah memenangkan 2 medali perunggu tersebut,
ternyata Jocelyn mendapatkan tawaran beasiswa penuh lho.
Tawaran tersebut bahkan datang dari 3 kampus yang berbeda,
bahkan Jocelyn juga ditawari untuk menjadi model dan lain-lain.
10
Dalam mengikuti lomba, Jocelyn juga banyak didukung oleh keluarganya dan itu merupakan faktor
pendukung utama menurut Jocelyn. Jocelyn juga sebenarnya mengikuti cabang olahraga beladiri lainnya
yaitu taekwondo. Ketika ditanyakan yang mana merupakan bela diri yang paling disukainya, dia
menjawab bahwa dia suka keduanya, tapi terlepas dari kedua itu, Jocelyn sendiri lebih menyukai dance.
Hmmmm… Gimana nih ? Hebat bangetkan Damosian
kebanggaan sekolah ini ? Kita juga jangan mau kalah nih,
jangan sampai prestasi yang dibuat orang lain menjadikan kita
terlena dan menjadi hambatan untuk kita berkembang. Maka
dari itu jadikanlah prestasi yang dibuat Jocelyn menjadi acuan
kita dalam berkembang. Karena dengan keinginan dan effort
yang lebih, pasti kita dapat mencapai hal yang kita inginkan.
Bahkan sesuatu yang kita kira tidak mungkin kita raih, suatu
saat pasti dapat kita raih dengan usaha kita sendiri.
Untuk Jocelyn sendiri yang memiliki tubuh yang mudah sakit
saja, bisa meraih prestasi dalam bidang yang tidak terdukung
oleh keadaan tubuhnya sendiri. Oleh karena itu, kita sebagai
Damosian yang inovatif dan kreatif, teruslah berusaha mencari
potensi dan teruslah asah kompetensi kita. Agar suatu saat
nanti, kita dapat menjadi orang yang berguna untuk orang-
orang di sekitar kita.
Nah, Ada juga nih pesan dari Jocelyn untuk para Damosian yang sedang meraih cita-cita sekarang,
“Damosian semangat ya, life is hard tapi tetep kuat ya, masalah hidup kalian banyak tapi Tuhan pasti
ada alasan kenapa kalian ada di situasi itu, dan ya cari potensi kalian dimana ya guys, and stay happy!”.
Source :
http://daanmogot.smkstrada.sch.id/2021/10/18/jocelyn-hamilton-raih-perunggu-di-pon-papua/
Wawancara
Desainer : Nathaniel Alvin
11
Darrell Hadiwana adalah siswa SMK Strada Daan Mogot kelas
XII jurusan Animasi. Ia adalah siswa berprestasi yang mengikuti lomba
fotografi dan videografi. Motivasi dia dalam mengikuti lomba adalah
untuk berkarya. Tujuan lain yang ingin Ia capai dari lomba tersebut
adalah ingin bisa berkembang lebih jauh lagi dan bisa membawa
karyanya ke dunia luar, bukan hanya dilingkungan sekolah saja. Jika
dalam lomba yang Ia ikuti, lalu berhasil menang, tentunya bisa menjadi
suatu kebanggaan dan berkat untuk semua orang, terutama menjadi
inspirasi bagi siswa lain untuk bisa berjuang dalam bidang seni.
Perasaan Darrell saat mengikuti dan memenangkan lomba, Ia senang dan bangga dalam setiap
proses yang telah dilakukannya. Bisa menyelesaikan target dan menjuarai lomba menjadi sebuah
pengalaman dan kesempatan baik untuk dirinya. “Suka duka yang dirasakan cukup dinamis.” Ungkap
Darrell. Duka yang dirasakan maybe lebih cocok kita sebut kesulitan. Kesulitan yang dirasakan dalam
lomba mungkin keterbatasan alat, bisa jadi lebih baik dari pada yang Ia gunakan. Bersaing dengan seluruh
peserta dari berbagai daerah juga menjadi suatu kesulitan yang luar biasa besar.
Lomba yang diikuti yaitu; Raffles College Videography Competition, Februari 2021 dan Teetan’z
10 Photography Competition, September 2021. Tema yang diusung untuk lomba adalah My Learning
Journey dan Brightness In the middle of Pandemic. Ia mengangkat tema tersebut agar kita tahu
bagaimana caranya, untuk dapat merespon ketika dipertemukan dengan Covid-19 dan kita disadarkan,
bahwa kehangatan keluarga adalah kebahagiaan yang tidak ternilai bagi setiap orang.
12
Darrell mengungkapkan, “Bahwa berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah,
membuatku dapat mempelajari banyak hal dari keanekaragaman budaya, keadaan, dan kebiasaan
tempat asal mereka. Disisi lain aku menjadi tahu, dalam perbedaan muncul beragam perspektif
dan interprestasi yang berbeda.” Sungguh hal yang luar biasa bukan Damosian!!
Ia sangat setuju, bahwa semua seni mengandung kultur/budaya, ciri tersendiri. “Sebuah
karya akan menjadi lebih bermakna, ketika karya itu dapat menjadi jembatan bagi kita, untuk dapat
berkoneksi dengan budaya dari seluruh penjuru dunia.” Ungkap Derrell sambil tersenyum.
Darrell memberitahu bahwa kultur/budaya sangat baik jika bisa kita kembangkan dan
dipublikasikan secara visual seperti foto, film. Semua itu menjadi platform yang baik bagi kita agar
bisa saling mengenal dan belajar dari budaya yang berbeda, serta dapat keluar dari zona nyaman
kita dan berani membuka diri untuk mau menerima semua keindahan budaya lain.
“Melestarikan budaya di zaman modern ini adalah wajib bagi kita. Dengan adanya fasilitas foto
dan video yang kita miliki saat ini, tidak ada alasan lagi untuk tidak ikut dalam melestarikan budaya
kita. Semua hal itu dapat dilakukan bahkan hanya satu sentuhan jari, itu adalah modal besar bagi kita
untuk tetap mau menikmati kebudayaan.” Ungkap Darrell sebagai pesan untuk Damosian!!
Jurnalis: Yosephine Angelia
Desainer: Cheril Caecilia F
13
ANGELA FRANSISCA NITTI
SI MERDU
PEMENANG LOMBA
SOLO VOKAL
Holla Damosian! Pasti sebagian dari kalian sudah mengenal salah satu Damosian berprestasi dalam bidang tarik
suara ini. Pada Agustus lalu, salah satu murid kelas XI OTKP SMK Strada Daan Mogot berhasil mendapatkan juara satu
lomba solo vokal. Angela Fransisca Nitti atau yang akrab dipanggil Nitti, lahir pada 11 Mei 2005 di Tangerang. Nitti mulai
menyanyi dari umur dua tahun dan lagu favoritnya saat itu berjudul "Bawa Daku ke Sion". Kedua orang tua Nitti sangat
mencintai musik. Selain lagu-lagu rohani, sejak kecil Nitti diperkenalkan dengan lagu-lagu yang ditenarkan oleh penyanyi
Barat solo dan grup yang bernuansa pop era 1990 hingga 2000, seperti Westlife, Backstreet Boys, dan lain-lain. Nitti juga
disuguhkan dengan lagu-lagu daerah asal kedua orang tuanya. Nitti mulai mendalami dunia tarik suara pada tahun 2011,
yaitu setelah Nitti bertemu dengan tetangganya yang mahir memainkan keyboard. Kala itu Nitti diminta untuk bernyanyi
dan ia menyanyikan lagu berjudul “Baby” dari Justin Bieber. Berkat pendapat tetangganya bahwa suara Nitti memiliki ciri
khas yang unik, Nitti mulai melatih suaranya secara otodidak dengan menyanyikan lagu-lagu dari penyanyi terkenal
seperti Adele, Bruno Mars, Judika, dan lainnya
Sejak kelas III SD hingga saat ini banyak prestasi yang diraih oleh Nitti dalam dunia tarik suara. Nitti berhasil
mempertahankan juara satu solo vokal FLS2N tingkat kecamatan selama tiga tahun dan juara satu tingkat Kota
Tangerang. Nitti juga pernah mengalami kegagalan atau tidak memenangkan perlombaan, tetapi bukan berarti Nitti harus
berhenti sampai di situ. Prestasi Nitti yang terbaru adalah juara satu pada lomba solo vokal yang diadakan oleh SMAN 12
Jakarta dengan menyanyikan lagu "Anganku Anganmu" yang dipopulerkan oleh Raisa dan Isyana Sarasvati.
Nitti mengungkapkan bahwa tentu saja ia sangat bersyukur karena Tuhan telah memberikan talenta di bidang tarik
suara dan pastinya harus bisa lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan dan potensi yang ia miliki. Ada tips
dan motivasi juga yang dibagikan oleh Nitti dalam menyanyi, bahwa kita jangan malu untuk belajar karena semua yang
dimulai dengan niat yang baik pasti akan berbuah baik. Kita punya jalan masing-masing,
kita punya ciri khas suara sendiri. Jadi, jangan membanding-bandingkan suara
kita dengan orang lain karena justru dapat membuat kita insecure dan tidak
mau mengembangkan prestasi sendiri. So, keep doin' what you love and
believe in yourself that you can do it.
Nitti tidak hanya memotivasi Damosian untuk percaya diri dan
terus berkarya, tetapi juga mengajak kita untuk melestarikan budaya
Indonesia. Menurut Nitti kecintaan dan prestasinya dalam bidang
tarik suara juga dapat melestarikan budaya Indonesia.
Hal ini dapat dilakukan dengan mendalami lagu-lagu dari daerah
di Indonesia. Alasannya karena lagu-lagu daerah memiliki unsur
ciri khas dari daerahnyasendiri dan memiliki lantunan yang indah
juga. Nitti juga memberi tanggapan terkait budaya positif yang
terjadi di era sekarang serta pesan-pesan untuk Damosian,
bahwa kita harus menganggap budaya merupakan jati diri
kita. Kita tidak boleh melupakan dari mana kita
berasal entah di mana pun dan kapan pun itu.
Maka dari itu, cintailah budaya kita!
JURNALIS : NATASYA LIM DESAINER : FIRLEY MEISYA
14
AboutTeacher
BuSeli//PutriSelisawatiWahyuIvana
HollaDamosian,pastisebagianbesardarikita Bu Seli menyelenggarakan pernikahan di
mengenalIbuPutriSelisawatiWahyuIvanayangkerap Muntilan,JawaTengahkarenaMuntilanmerupakan
disapaBuSeli.BeliaulahirdiSemarangpadatanggal tempatasalBuSeli,biasanyapernikahandalam adat
28Maret1995.BuSelimenempuhpendidikandiSMA Jawa diselenggarakan di tempat perempuan dan
Negeri 1 Dukun dilanjutkan S1 Pendidikan keluargaBuSelijugamemangbanyakberdomisilidi
MatematikadiUniversitasSanataDharmaYogyakarta. Muntilan.AlasanlainyangmendorongBuSeliuntuk
Sejak dulu,keinginan untuk menjadiguru adalah menyelenggarakanpernikahandalamadatJawaadalah
cita-citaBuSeli.Beliaumerasasenangberbagisesuatu beliau ingin menampilkan dan memperkenalkan
kepadaoranglainterlebihberbagiilmuyangoranglain budayadaerahtersebut,dalamkatalaininimerupakan
belumbegitutahu. wujud cinta Bu Seli kepada budaya Indonesia,
Halapapunyangkitalakukantentuadasuka khususnyabudayaJawa.
dukanya.MenurutBuSeli,halyangmenyenangkan Padazaman sekarangkulturIndonesiasudah
menjadiguruadalahketikakitadihadapitantangandan mulailunturdantergantikanolehkulturbudayaluar.
harusmenemukansolusidaripermasalahantersebut. “Tidakadasalahnyauntuktahuataubelajarbudaya
Selainitu,menurutbeliautidakadadukamenjadiguru luar,tohtidakadasalahnyabelajar,yangsalahitukalau
karenamenjadigurudijalankanbeliaudenganrasa tidakbelajar.Namunwalaupunkitamengenalbudaya
senang.BuSelisendirimemegangmotivasiuntukdiri luar,kitajugatetapharusingatbudayasendiri.Dimana
sendiriyaitu“Tidakadakataterlambatuntukmemulai, bumidipijakdisitulangitdijunjung,artinyakitaharus
belajarbisadimanapundankapanpun.Kesempatan menghormatibudayadimanakitaberada,tetapikita
belumtentuakandatanglagi,selagibisaharusdicoba. jangansampaimelupakanbudayaasal,”ungkapbeliau.
Apa pun hasilnya lebih baik mencoba daripada BuSelijugaberpesankepadaseluruhDamosianuntuk
terbuangsia-sia.” selalusemangatkarenaperjalanankitamasihpanjang,
Kaliantautidaksih?BuSelitermasuksalahsatuguru belum adakataterlambatuntukmemulai,danjangan
yanglahirpadazamangenerasimilenium loh!Tetapi sia-siakan waktu mudakitakarenaitu tidak akan
walaupuntermasukgenerasimilenium,pernikahanBu terulang.
Seli beberapa saat lalu diadakan dengan adat
tradisional.
15DAMZ Desainer:SydneyVincent Jurnalis:MichelleAngela
Pada suatu hari, berkumpullah enam orang sahabat ada Namira, Lino, Arkana, Senja, Dika dan Cella di
suatu tempat. Mereka berenam adalah teman baik, hingga suatu ketika salah satu dari mereka ingin
mengetahui kebudayaan-kebudayaan satu sama lain, lalu terjadilah percakapan antara mereka.
Namira : “Hai semuanya, apa kabar nih?”
Arkana : “Hai juga Mira, kita semua baik dan lihat semuanya juga terlihat sehat.”
Lino : “Betul yang diucapkan Arka, kita semua baik.”
Senja : “Kita sekarang kan lagi kumpul bersama nih, enaknya ngapain ya?”
Cella : “Bagaimana kalau kita memperkenalkan budaya dari daerah kita masing-masing?”
Namira : “Sepertinya itu seru dan kita juga bisa belajar tentang budaya-budaya dari berbagai daerah.”
Lino : “Aku setuju yang dibilang oleh Mira.”
Semua : “Ya betul, itu seru.”
Arkana : “Enaknya dimulai dari siapa ya?”
Dika : “Bagaimana kalau dari si Senja dulu? habis itu Senja boleh tunjuk siapa selanjutnya.”
Senja : “Boleh tuh sepertinya seru, yang lain setuju?”
Semua : “Setuju.”
Setelah percakapan singkat tersebut, semua mempersiapkan diri untuk menceritakan budaya-budaya
yang dimiliki dari daerah masing-masing.
Senja : “Jadi, saya itu orang Bali dan di Bali ada beberapa banyak kebudayaan atau tradisi. Yang mau
aku kenalkan pada kalian satu aja yaitu tradisi ‘upacara ngaben’, tradisi ini adalah upacara pembakaran
jenazah di pulau Bali yang dilakukan untuk menyempurnakan jenazah.”
Dika : “Wah, ternyata di Bali ada tradisi seperti itu ya. Keren, kamu mau tunjuk siapa Nja buat
selanjutnya?”
Senja : “Cella aja deh.”
Cella : “Ok deh. Jadi tuh aku kan orang Sulawesi Selatan, ada beberapa tradisi yang ada di daerahku
seperti Accerra Kalompoang, tradisi ini itu adalah ritual persembahan suci kepada kebesaran kerajaan Gowa
dan acara ini rutin diadakan setiap hari raya Idul Adha di istana Balla Lompoa di Gowa.”
Namira : “Tradisi daerahmu keren Cell, habis ini siapa yang mau cerita lagi?”
Cella : “Lino kamu sekarang yang cerita.”
Lino : “Okay. Aku berasal dari Kalimantan Timur, di sini ada banyak upacara adat salah satunya
‘Ngehawa'k’ di mana upacara adat ini menjadi tradisi yang sering dilaksanakan oleh masyarakat daerah dalam
acara pernikahan biasanya di acara ini tuh memperlihatkan benda-benda ada biasanya benda yang dihasilkan
tergantung dari keturunan kedua mempelai, dalam Ngehawa'k ini mengandung hukuman adat jika nanti
terjadinya perceraian hukuman adat ini dapat berupa denda beban adat dan hukum adat sesuai dengan
kesalahan dari kedua belah pihak.”
Senja : “Wow, upacara adat di daerah Lino cukup keren menurutku walaupun itu merupakan hukum
adat.”
Lino : “Iya, walaupun begitu itu tradisi tetap berjalan sampai sekarang. Sekarang Mira yang cerita ya.”
Namira : “Oke, sekarang giliran aku. Jadi aku berasal dari Sumatera Utara, di Sumatera Utara itu menjadi
salah satu marga yaitu Batak Toba. Masyarakat Batak Toba itu memiliki banyak tradisi salah satunya adalah
‘Manggokkal Holi’, ini merupakan tradisi untuk memindahkan tulang-belulang leluhur untuk dikumpulkan di
suatu tempat, masyarakat Batak Toba juga meyakini bahwa kematian bukan merupakan akhir perjalanan
hidup melainkan tahap tertentu untuk mencapai kesempurnaan makanya dari itu tradisi ini dijalankan.”
Arkana : “Wah, ternyata masyarakat di Sumatera Utara kepercayaannya seperti itu.”
16
Namira : “Iya seperti itu Arka, oh ya sekarang Dika yang cerita ya.”
Dika : “Sip, sekarang giliran aku. Aku berasal dari pulau Jawa, disini dikenal dengan tradisi yang masih
kental salah satu tradisi tersebut adalah ‘Tingkeban’ yaitu upacara adat yang merupakan suatu ritual yang
dilakukan oleh seorang perempuan yang hamil dengan kandungan berusia 7 bulan, dalam upacara ini ada
beberapa hal yang dilakukan yaitu itu siraman air bunga serta doa agar kandungan selamat sampai hari-H
persalinan.”
Arkana : “Wow, sangat keren. Tapi emang daerah Jawa itu tradisi daerahnya masih sangat kental.”
Dika : “Iya Arka, sekarang giliran kamu yang cerita.”
Arkana : “Iya sip, Jadi saya berasal dari pulau Papua, di Papua itu tradisinya masih sangat kental juga.
Salah satu tradisinya adalah ‘tradisi potong jari’, tradisi ini sangat dianggap ekstrem karena memang sudah
banyak ditinggalkan oleh suku Dani yang ada di pulau Papua tradisi ini juga menunjukkan karena ditinggal oleh
anggota keluarga, bagi suku Dani jari memiliki arti yang lebih dalam dan dapat disimbolkan sebagai bentuk
kerukunan, kebersatuan dan kekuatan dalam diri manusia ataupun keluarga.”
Cella : “Wah, tradisi daerahmu sangat ekstrem.”
Arkana : “Ya, seperti itulah Cell karena di daerahku berkeyakinan seperti itu.”
Setelah mereka menceritakan tentang tradisi-tradisi dari daerah mereka masing-masing, tiba-tiba ada
seseorang diantara mereka berpendapat mengenai tradisi daerah yang mereka berenam ceritakan.
Namira : “Eh, aku ingin bertanya nih.”
Cella : “Mau tanya apaan Mir?”
Namira : “Menurut kalian, tradisi yang diceritakan oleh Arka cukup bahaya gak sih?”
Dika : “Dari pandanganku pribadi, itu cukup berbahaya sih tapi itukan yang dipercayai oleh
masyarakat di sana.”
Lino : “Iya, benar yang dikatakan oleh Dika. Kalau menurutmu gimana Ar?”
Arkana : “Aku setuju sama Dika karena di sana itu mereka mempercayakan tradisi itu untuk bentuk
kesetiaan terhadap orang terdekatnya yang meninggal.”
Namira : “Oh, begitu ya.”
Senja : “Nah, dari sini kita bisa belajar untuk saling menghargai dan menghormati segala tradisi dari
berbagai daerah.”
Cella : “Iya, setuju banget sama pendapat Senja.”
Lino : “Banyak banget tradisi di Indonesia dan tradisi-tradisi ini memiliki keunikan tersendiri, jadi kita
harus bisa melestarikan budaya-budaya yang ada Di Indonesia.”
Arkana : “Bener banget, sekarang sudah sore nih waktunya pulang.”
Dika : “Iya, ga berasa banget udah sore padahal sepertinya kita baru sebentar bercerita.”
Senja : “Betul, ayo kita pulang sebelum gelap. Hari ini sangat menyenangkan karena banyak hal yang
kita dapatkan, maka dari itu kita harus bisa melestarikan dan menghormati tradisi-tradisi atau budaya-budaya
yang ada di Indonesia.”
Semua : “BETUL.”
Akhirnya, mereka pulang ke rumah masing-masing karena waktu sudah cukup sore, banyak yang dapat
mereka pelajari mulai dari tradisi-tradisi di berbagai daerah dan cara menghargai tradisi daerah satu sama
lain.
AKL 1 : Namira SELESAI
AKL 2 : Cella Desainer : Nathaniel Alvin
AKL 3 : Arkana
AN 1 : Lino
AN 2 : Dika
OTKP : Senja
17
18
19
21
22
English Challenge for Damosian
Holla sahabat DAMZ! Mungkin sebagian dari
kalian belum tahu mengenai kegiatan ini nih. Yap, SMK
English Challenge 2021! Kegiatan ini diadakan pada
bulan Agustus 2021 lalu lho. Penyelenggaranya adalah
pemerintah Indonesia melalui Direktorat Sekolah
Menengah Kejuruan dalam upaya menjamin kualitas
lulusan SMK melalui program Bantuan Ujian Sertifikasi
Internasional Kemampuan Bahasa Inggris. Sebenarnya
kegiatan ini sudah diadakan sejak tahun 2016, sedangkan
SMK Strada Daan Mogot sendiri baru mengikuti
kegiatan atau challenge ini di tahun 2020 dan berlanjut
sampai tahun 2021 ini, jadi bisa dibilang bahwa
tantangan ini terbilang baru untuk para Damosian.
Challenge ini sendiri dilakukan dalam bentuk tes yang dinamakan tes TOEIC. Nah, kira-kira bagaimana sih
detail mengenai challenge ini? Untuk mengikuti tes TOEIC, para peserta diharuskan untuk mengikuti tes Viera
yang merupakan tes seleksi penerimaan Bantuan Ujian Sertifikasi Internasional TOEIC, sehingga bantuan dapat
dipastikan diterima secara tepat sasaran oleh para siswa SMK yang memiliki keunggulan berbahasa Inggris. SMK
Strada Daan Mogot melaksanakan tes Viera ini pada bulan Mei 2021 yang diikuti oleh seluruh kelas XII. Para
peserta yang lolos tes Viera memiliki kesempatan untuk mengikuti tes TOEIC yang dilaksanakan pada tanggal 30
– 31 Agustus 2021.
Pelaksanaan tes TOEIC di SMK Strada Daan Mogot terdiri dari dua sesi per hari dan menggunakan dua lab
komputer dengan peserta yang terdiri dari 105 siswa dan 10 guru. Setelah tiga bulan berjalan, hasil tes TOEIC
diterima oleh semua peserta melalui Miss Yunika selaku koordinator dan guru Bahasa Inggris SMK Strada Daan
Mogot. Nilai tertinggi di Damos diraih oleh Revata Rativaddhano Tantono yaitu siswi kelas XII Animasi 1 dengan
skor yang hampir sempurna yaitu 975 dari skor maksimal 990, bahkan skor Revata ini menempati peringkat 8 yang
berarti masuk dalam top 10 tingkat nasional. Oleh karena itu, Revata diundang oleh Dirjen SMK untuk datang ke
Yogyakarta mengikuti kegiatan sharing selama dua hari dan menerima penghargaan. Menurut Miss Yunika prestasi
Revata merupakan hal yang membanggakan karena untuk mencapai prestasi ini Revata harus bersaing dengan
27.000 siswa dan siswi SMK se-Indonesia.
Nah, hebat kan prestasi yang telah diraih Revata pada challenge satu ini? Bagi teman-teman yang masih
belum bisa mencapai nilai yang maksimal pada challenge ini, tetaplah semangat karena masih banyak kesempatan
lainnya di masa mendatang. Tips dari Miss Yunika supaya Damosian dapat mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan Bahasa Inggris yang dimiliki adalah terus memotivasi diri, banyak latihan, serta menggunakan
Bahasa Inggris dalam berkomunikasi. Nah, yang perlu kalian ingat adalah budaya pendidikan di Indonesia terus
berkembang, sehingga kita semua sebagai generasi penerus bangsa perlu untuk selalu belajar dan menyesuaikan
diri dengan perkembangan tersebut, termasuk dalam hal pengetahuan dan keterampilan berbahasa Inggris.
Semangat Damosian, teruslah maju untuk meraih prestasimu!
Sumber : https://smk.kemdikbud.go.id/konten/4658/info-smk-english-challenge-2020
Desainer : Sydney Vincent I.T Jurnalis : Anggi Saputra
23
PUDARNYA
Kebersamaan
Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan budaya bangsa Indonesia yang satu ini nihh! Yapp,
gotong royong. Apa itu gotong royong? Gotong royong adalah kegiatan yang dilakukan oleh
sekumpulan masyarakat saling bahu-membahu atau secara bersama-sama dalam mengerjakan sesuatu.
Tujuan dari gotong royong adalah agar kegiatan yang dilakukan dapat cepat selesai dan terasa lebih
ringan, karena dikerjakan bersama-sama.
Lalu, apa sih hubungan gotong royong dengan kebersamaan? Tentu saja saling berhubungan,
karena gotong royong bermula dari adanya kebersamaan. Sebelum memasuki era digital, banyak
masyarakat yang sangat suka akan kebersamaan. Sayangnya, sekarang sudah beralih ke era digital dan
semakin didukung semenjak pandemi Covid-19, yang hampir semua kegiatan dilakukan secara online.
Saat ini berbincang-bincang dengan teman bisa dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi Zoom
Meeting, Google Meeting, dan lain-lain, berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika orang-orang
senang berkumpul bersama di suatu tempat untuk sekedar mengobati rindu, bercanda maupun
melakukan kegiatan lainnya.
Era digital memang memiliki kelebihan, yaitu salah satunya memberikan kemudahan bagi
masyarakat dalam melakukan kegiatan seperti belanja, rapat, dan lain-lain. Kelebihan tersebut bukan
berarti masyarakat boleh tutup mata terhadap kelemahan yang ada, salah satunya adalah membuat
hilangnya kebersamaan dengan orang-orang terdekat. Teknologi yang canggih mendorong masyarakat
memiliki sifat individualisme yang tinggi.
Lalu, bagaimana sih cara menghindari pudarnya kebersamaan? Salah satu cara menghindari
pudarnya kebersamaan adalah membangun komunikasi yang baik dengan sesama, dengan cara
mengurangi penggunaan ponsel. Mengapa demikian? Karena penggunaan ponsel dapat memicu
seseorang untuk asyik dengan dunianya sendiri, sehingga lupa dengan sekitarnya. Jadi, marilah kita
bersama-sama mengembalikan kebersamaan yang mulai pudar.
Sumber:
https://www.kompasiana.com/dinaluwyta/5be43853aeebe1342979336f/pudarnya-nilai-
kebersamaan-dan-kekeluargaan-di-desa
https://www.summareconserpong.com/whats-on/information/jangan-ada-ponsel-saat-berkumpul-
bersama
Jurnalis: Caroline
Designer: Beatrice Anastasya Halim
24
Insecure
Jurnalis : Mei Shia
Designer : Clarissa Ananda
25
PERUBAHAN LITERASI
PADA REMAJA
Holla semuanya! Sesuai dengan tema kita kali ini yaitu culture, kita akan bahas
mengenai budaya literasi remaja saat ini. Nah cocok banget nih bagi kalian yang masih
kurang dalam menerapkan budaya literasi di kehidupan sehari hari. Literasi adalah
kemampuan membaca dan menulis setidaknya dalam satu bahasa. Menurut data UNESCO,
minat baca dan tulis masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001% yang
berarti dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang rajin membaca dan menulis. Tidak
disangka kan? Bagaimana jika angka ini selama masa pandemi ini terus berkurang? Mau jadi
apa negara kita?
Saat ini para remaja Indonesia lebih banyak memilih mengetik daripada menulis.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini dapat disebabkan karena keseharian kita selalu berada
di dunia digital. Selain perubahan budaya menulis, perubahan juga terjadi pada budaya
membaca. Banyak dari remaja-remaja Indonesia yang mulai meninggalkan kebiasaan
membaca, mereka bahkan lebih memilih bertanya daripada membaca sesuatu terlebih
dahulu. Hal tersebut dikarenakan mereka selalu ingin sesuatu yang lebih praktis, yang tidak
menyusahkan, yang mudah, tidak perlu capek, dan lain-lain.
Memang semua orang itu menginginkan sesuatu yang praktis. Namun sesuatu hal yang
praktis atau instan tetap memiliki dampak negatif yang terselip contohnya yaitu banyak
generasi muda yang menjadi generasi pemalas dan kurangnya pengetahuan para remaja
Nah maka dari itu, upaya yang bisa kita lakukan untuk mengatasi permasalahan ini
dengan membaca buku-buku bekas yang ada dirumah. Diusahakan dalam konteks ini
membaca “buku” bukan membaca buku digital. Hal tersebut dikarenakan banyaknya
gangguan eksternal dan internal ketika kita membaca buku digital, seperti pesan-pesan
media sosial.
Membaca buku digital juga dapat membuat mata
kita mudah lelah dan juga dapat berdampak pada
kesehatan mata. Hal itulah yang membuat buku biasa
lebih efisien dalam kegiatan literasi, karena kita
dapat menjadi lebih fokus dan mata kita tidak lelah.
Oleh karena itu, marilah kita mulai menerapkan dan
membiasakan budaya membaca di kehidupan kita
sehari-hari.
Selamat Berliterasi:D
https://yoursay.suara.com/news/2019/12/13/111546/kurangnya-budaya-literasi-pada-
generasi-milenial
https://www.kompas.com/skola/read/2020/05/13/063500969/apa-dampak-negatif-
jika-generasi-muda-tidak-suka-membaca-buku-jawaban-tvri?page=all
Jurnalis : Anggi Designer : Jessica
26
Pencak silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Nusantara
(Indonesiaesia). Seni bela diri ini secara luas telah dikenal di beberapa Negara seperti Indonesia,
Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina Selatan, dan Thailand Selatan sesuai dengan penyebaran berbagai
suku dari bangsa Indonesia yang menyebarkan ke negara–negara tetangga.
Pencak silat ini sudah sering mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional karena
sejak tahun 1948 pencak silat ini sudah diakui secara formal sebagai bentuk olahraga walaupun baru
masuk ke dalam SEA Games pada tahun 1987. Sejak saat itu hingga kini pencak silat menjadi salah satu
cabang olahraga yang dipertandingkan antar bangsa-bangsa Asia Tenggara setiap empat tahun sekali,
dan tercatat pada Asian Games 2018 Indonesia mendapatkan 14 medali emas di cabang pencak silat dan
itu merupakan suatu prestasi bagi bangsa Indonesia karena total medali emas yang diperebutkan
berjumlah 16 emas dan lebih dari 167 peserta dari 16 negara.
Pada tahun 2019 Indonesia memenangkan 2 medali emas
dalam cabang pencak silat, walau tidak memenuhi target yang
telah dibuat sebelumnya tetapi tetap menjadi kebanggaan bagi
bangsa Indonesia. Komandan Kontingen Indonesia dalam Asian
Games 2018 Komjen Pol Syafruddin meyakini cabang pencak
silat akan dipertandingkan dalam Asian Games 2022 di
Hangzhou, China. Beliau berharap pencak silat dapat hadir
dalam Asian Games yang akan datang dan membangkitkan
semangat pejuang muda untuk mendapatkan emas untuk
Indonesia. Sayangnya pencak silat tidak ada di saat Olimpiade
Tokyo 2020 yang lalu karena ada beberapa alasan tertentu,
perjalanan pencak silat menuju olimpiade terhitung berliku-
liku.
Setelah sukses pertama kalinya dipertandingkan di Asian Games 2018, Indonesia butuh perjuangan keras
untuk mempromosikan pencak silat ke dunia internasional karena Menpora pernah menyebut bahwa
syarat suatu cabang olahraga bisa dipertandingkan di olimpiade adalah minimal memiliki 70-75 federasi
negara anggota. Saat ini, dari data di laman resmi Federasi Pencak Silat Internasional (Persilat), terdapat
53 negara yang sudah mendaftar menjadi anggota yang dapat diartikan bahwa Indonesia harus berjuang
lebih untuk mempromosikan pencak silat ini untuk masuk di kancah internasional dalam artian olimpiade,
dan karena hal tersebut Indonesia menargetkan pencak silat untuk memasuki olimpiade pada tahun 2032
mendatang. Mari kita sama–sama mendoakan yang terbaik untuk Indonesia agar pencak silat dapat
memasuki kancah Internasional.
27
KeGseetnadrearan
Jurnalis: Michelle Angela
Designer: Beatrice Anastasya.H
Holla Damosian! Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang kesetaraan gender. Apa sih
kesetaraan gender? Kesetaraan gender ialah hak, tanggung jawab, dan kesempatan yang sama antara
perempuan dan laki-laki. Perubahan budaya yang terjadi tentu saja merubah pandangan orang-orang
tentang kesetaraan gender. Bahkan perubahan ini terjadi cukup signifikan di negara kita sendiri.
Pasti sebagian dari kalian sudah tidak asing dengan kalimat “Jadi perempuan itu tidak usah sekolah
tinggi-tinggi, nantinya juga bakal masuk dapur.” Inilah salah satu bukti kesetaraan gender pada budaya
dahulu dan budaya sekarang. Orang dahulu menganggap perempuan akan selalu berujung mengurus
rumah tangga dan yang bekerja hanyalah suami, sedangkan sekarang sudah banyak para perempuan yang
juga menjadi wanita karir dan mengejar cita-cita yang diinginkan.
Contoh lain dari kesetaraan gender yang berubah antara budaya dahulu dan sekarang adalah dahulu
pemimpin-pemimpin perusahaan hampir semuanya adalah laki-laki karena mereka yakin bahwa kodrat
laki-laki selalu berada di atas perempuan. Namun saat ini, baik perempuan maupun laki-laki sudah
memiliki kodrat yang sama bahkan sekarang banyak perempuan yang menjadi pemimpin perusahaan.
Tentu saja banyak perubahan yang terjadi antara budaya dahulu dan sekarang, namun bukan berarti
kita melupakan budaya lama dan fokus terhadap perubahan yang terjadi. Ada baiknya kita mengingat
budaya lama dan tetap menerapkan budaya-budaya lama yang baik. Apabila ada budaya yang kurang
baik, kita dapat merubah dengan menjadikan hal-hal yang lebih baik. Jangan pernah membeda-bedakan
antara perempuan dan laki-laki karena kita semua sama dan sebagai makhluk sosial kita akan selalu
membutuhkan satu sama lain.
28
29
Pengaruh Budaya Asing bagi Anak Muda
Hallo Damosian! Pada artikel ini, kita akan membahas tentang apa saja pengaruh budaya
asing bagi anak muda. Sebelum membahasnya, Damosian tau gak sih arti dari budaya? Jadi,
budaya adalah cara hidup berkembang yang dimiliki oleh sekelompok orang yang akan
diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari berbagai unsur yang rumit, seperti
sistem agama, politik, pakaian, dan masih banyak lagi.
Pada saat ini, masyarakat Indonesia sudah banyak yang mulai meninggalkan dan lupa akan
budaya yang ada. Hal itu karena seiring dengan masuknya budaya Barat ke Indonesia, sehingga
membuat masyarakat Indonesia sudah jarang untuk melestarikan adat dan kebudayaan yang ada
di Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya penyimpangan perilaku yang dilakukan oleh
banyak orang seperti perbuatan mencuri, pergaulan bebas, menistakan agama, korupsi, dan
sebagainya. Pengaruh budaya asing yang masuk di Indonesia berdampak pada perkembangan
masyarakat Indonesia khususnya anak-anak muda. Menurut sumber, diperkirakan di masa yang
mendatang orang-orang Indonesia akan mulai melupakan banyak kebudayaan mereka yang
bahkan sekarang sudah mulai berada di ujung tanduk. Ini dikarenakan anak-anak muda
sekarang masih belum bisa menanggapi dampak masuknya budaya asing secara matang dan
bijak, hingga tidak perlu waktu lama untuk anak muda dapat terbuai dan terkena efek negatif
dari masuknya budaya asing.
Budaya asing yang masuk ke Indonesia juga memiliki pengaruh positif bagi kaum muda,
misalnya dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi. Remaja Indonesia kini mengerti dan
memahami cara menggunakan aplikasi dan media sosial yang sekarang sudah mulai menjadi
hal yang sangat penting bagi masyarakat, contohnya semakin banyak masyarakat yang belanja
dan mencari transportasi umum menggunakan aplikasi atau media sosial yang ada di
handphone. Hal ini terjadi karena penggunaan teknologi tersebut membantu masyarakat untuk
melalukan kegiatan dengan lebih mudah dan instan. Selain kemudahan dalam beraktivitas,
penggunaan aplikasi dan media sosial ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperkaya dan
melestarikan kebudayaan Indonesia, misalnya dengan mempromosikan budaya kesenian daerah
seperti tarian daerah, lagu daerah, alat musik daerah, dan lainnya.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah pengaruh negatif dari budaya asing
adalah dengan memberikan pendidikan yang tepat sejak dini kepada masyarakat
Indonesia khususnya mengenai patriotisme dan nasionalisme. Tentu saja upaya ini
perlu dilakukan oleh semua pihak termasuk orang tua, sekolah, pemerintah, dan
tokoh-tokoh budayawan. Kita sebagai anak muda harus melestarikan budaya yang
ada di Indonesia. Masuknya budaya asing ke Indonesia dapat kita saring dengan
menghindari hal-hal negatif sedangkan mengambil hal-hal positif yang dapat
digunakan sebagai media untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya
Indonesia ke kancah internasional.
30
Holla Damosian! Menurut kalian apa itu kebudayaan? Secara umum budaya adalah
suatu tradisi yang diwariskan turun menurun. Kata “budaya” berasal dari bahasa sanskerta
yang artinya “akal”. Kebudayaan adalah semua hasil karya manusia yang berdasarkan cipta,
rasa, karsa, dan karya. Kebudayaan di Indonesia tak terhitung jumlahnya karena Indonesia
terdiri dari ribuan pulau dan masing-masing daerah memiliki
budayanya sendiri. Ada beberapa unsur kebudayan yang harus
kalian ketahui, yaitu sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem
organisasi kemasyarakatan, sistem teknologi, dan sistem
ekonomi.
Apa sih pentingnya kebudayaan di Indonesia?
Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat penting bagi
bangsa Indonesia. Kebudayaan diperlukan untuk mengatur agar
manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak,
berbuat, dan menentukan sikapnya sendiri. Budaya juga
mengajarkan kita tentang tata krama.
Bagaimana kondisi kebudayaan Indonesia saat ini? Saat ini
semakin berkembangnya teknologi membuat budaya Indonesia
dilupakan dan ditinggalkan oleh kalangan remaja. Teknologi
sangat mempengaruhi kehidupan dan dapat menjadikan kehidupan
kita menjadi lebih baik, tetapi teknologi juga berdampak negatif
pada kaum muda. Para remaja saat ini cenderung cuek pada budaya
Indonesia.
Apa penyebab lunturnya kebudayan di Indonesia?
Penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap
budaya lokal dan kurangnya pembelajaran tentang budaya
sehingga dampaknya anak remaja kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Apa saja yang harus kita lakukan untuk mengembangkan kebudayan Indonesia? Contoh
aksi kita untuk mengembangkan budaya Indonesia adalah mempelajari budaya lokal,
mengikuti kegiatan budaya asal, mengekspor barang kesenian, dan mengenalkan produk
budaya ke kancah Internasional. Sebagai generasi penerus bangsa, teman-teman harus lebih
menghargai karya-karya bangsa Indonesia dan lebih mengenal luas tentang kebudayaan
Indonesia ya. Dengan kita menjaga dan melestarikan budaya, kita ikut untuk memajukan
kebudayaan asli kita ke kancah Internasional. Salam budaya untuk kita semua.
https://www.kompasiana.com/agni74126/605640048ede481bbe1347c2/lunturnya-kebudayaan-bangsa-dikalangan-generasi-muda
https://www.harianbhirawa.co.id/lunturnya-budaya-tradisional-di-era-digital/
31
Artikel Budaya Indonesia yang Dicintai Orang Luar
Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial (BIG), Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan jumlah
populasi lebih dari 270 juta jiwa berdasarkan data terbaru pada tahun 2019. Dengan jumlah penduduk dan jumlah
pulau yang sangat banyak tersebut, tentu saja membuat Indonesia memiliki keanekaragaman suku bangsa, budaya,
agama, ras, dan bahasa yang tersebar dari sabang sampai Merauke. Perkembangan zaman juga mempengaruhi
kebudayaan Indonesia. Seperti di era globalisasi sekarang ini, kebudayaan Indonesia tidak hanya terkenal di
masyarakat Indonesia tapi budaya Indonesia juga sudah mulai mendapat perhatian dan dicintai oleh orang luar. Oleh
karena itu, saya mengajak Damosian untuk bersama-sama melihat beberapa budaya Indonesia yang dicintai orang
luar agar kita sebagai warga Indonesia semakin bangga akan kebudayaan yang dimiliki Indonesia.
1.Batik Sumber : ruparupa.com
Batik Indonesia resmi diakui oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 sebagai
Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda pada
sidang UNESCO di Abu Dhabi. Cara pembuatan batik yang masih tradisional
dan polanya yang bermacam-macam menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal
dan orang luar. Seperti tokoh dunia bernama Nelson Mandela yang dijuluki
Bapak Bangsa Afrika Selatan, menjadikan batik sebagai pakaian resminya saat
menghadiri acara apapun termasuk acara kenegaraan. Batik diakui menjadi salah satu fesyen dunia, maka
seiring berjalannya waktu, batik juga mengalami pembaharuan agar lebih terlihat modern dan menarik untuk
dipakai tanpa mengurangi ciri khasnya.
2. Wayang Kulit
Wayang kulit merupakan seni pertunjukan tradisional yang berasal dari pulau Sumber : kompasiana.com
Jawa, Indonesia. Meski sudah ada sejak lama, tetapi wayang kulit masih bertahan
pada zaman modern ini. Bahkan sampai saat ini, wayang kulit menjadi daya tarik
utama bagi wisatawan lokal dan orang luar yang berkunjung ke Jawa Tengah.
Keunikan wayang kulit membuat masyarakat lokal dan orang luar mencintainya
dan mendedikasikan diri mereka menjadi seorang dalang, seperti seorang bernama
Matthew Cohen yang merupakan professor dari Universitas Royal Holloway. Beliau mengaku jatuh cinta kepada
seni pertunjukan tradisional wayang kulit saat dirinya me
njalani pendidikan S1 di Harvard University.
32
Artikel
3. Tari Kecak
Berdasarkan riset Tourlane Start up travel ternama asal Jerman, Bali
Sumber : idntimes.com
ditetapkan sebagai pulau terpopuler di dunia. Sebagai pulau terpopuler di
dunia, tentu saja akan banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin
berkunjung ke Bali. Saat berkunjung ke Bali, pertunjukan tari kecak akan
menjadi salah satu hiburan yang dicari wisatawan.
4. Angklung
Siapa yang tak tahu dengan alat musik satu ini? Angklung merupakan alat Sumber : goodnewsfromindonesia.id
musik tradisional Indonesia yang berasal dari tanah Sunda, Jawa Barat,
dengan terbuat dari beberapa pipa bambu berbagai ukuran. Angklung sudah
diakui oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization
(UNESCO) sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Non-bendawi
Manusia sejak November 2010. Pada saat Indonesia mengadakan festival di
beberapa negara, Indonesia berhasil mencatat rekor dengan jumlah orang yang memainkan angklung terbanyak.
Beberapa orang luar mengaku bahwa mereka mencintai angklung karena bentuk dan cara bermainnya yang
mudah.
5. Bahasa Indonesia
Sumber : kompasiana.com Bahasa Indonesia dicintai, dipergunakan, dan dipelajari oleh banyak
negara di dunia, lho! Per Juli 2021 tercatat sudah ada 30 negara, 76
lembaga, dan 7.683 orang yang mempelajari Bahasa Indonesia. Pengajaran
Bahasa Indonesia dilakukan di berbagai lembaga di AS, Maroko, Mesir,
Korea, Suriname, Australia, Vietnam, Ukrania, Kanada, dan Jepang.
Sebanyak 75 dari 800 Perusahaan Terbatas di Jepang mengajarkan Bahasa
Indonesia.
Bambang Kaswanti Purwo selaku Guru Besar Linguistik menyatakan bahwa Bahasa Indonesia saat ini
urutan ketiga setelah Bahasa Spanyol dalam posting-posting Wordpress dan ditetapkan sebagai bahasa resmi
kedua di Vietnam. Selain itu, Bahasa Indonesia memiliki penutur asli terbesar kelima di dunia. Bahasa
Indonesia yang tersebar di luar negeri sebanyak 4.463.950 orang dan menjadi bahasa terpopuler keempat di
Australia.
Mencintai budaya asli Indonesia bukanlah hal yang kuno dan ketinggalan zaman, melainkan dengan
mencintai budaya Indonesia, kita bisa menampilkan dan memperkenalkannya kepada dunia. Citra kemandirian
bangsa Indonesia akan tampak jika bangsa Indonesia tetap menjaga dan melestarikan budaya milik Indonesia.
Sumber : https://travel.kompas.com/read/2017/04/30/210400027/mengapa.bahasa.dan.budaya.indonesia.dicintai.warga.negara.asing..
Jurnalis : Nathasya Francisca Designer : Elisa Eravioni
33
34
Holla Sahabat Damz, masih ingat dengan pencapaian
emas atlet-atlet kita di Olimpiade Tokyo? Kira-kira
kalian sudah tahu belum nih siapa sih atlet berbakat
yang telah mengharumkan nama negara tercinta kita
Indonesia di mata Internasional? Bahkan salah satu
dari mereka berhasil dengan jerih payahnya membawa
pulang medali emas lho. Siapakah itu?
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, pasangan putri
pertama Indonesia yang meraih emas di ganda putri. Kedua perempuan kelahiran Jakarta dan
Sulawesi Tenggara ini telah membawa nama negara Indonesia ke mata Internasional, karena
prestasi luar biasa mereka dalam memenangkan pertandingan bulu tangkis ganda putri inilah,
akhirnya semua keringat dan perjuangan para atlet-atlet Indonesia dapat terbayarkan. Walaupun
lawan mereka bisa dibilang cukup tangguh dan sulit dihadapi, bahkan mereka juga sempat
kecolongan beberapa poin, tapi dengan tenang dan penuh semangat mereka dapat
mempertahankan keunggulan poin mereka. Pada kemenangan itulah lagu kebangsaan Indonesia
dikumandangkan, tentu itu adalah kebanggaan tersendiri untuk negara Indonesia dan juga kita
sebagai warga negara Indonesia, bahkan menurut wawancara yang diadakan setelahnya, Greysia
Polii mengatakan bahwa pada momen itu adalah momen terbaik dalam hidupnya dan tidak akan
pernah ia lupakan selamanya, Apriyani Rahayu juga bahkan mengatakan bahwa sebenarnya ia
tidak menyangka bisa terjadi hal seperti itu dalam hidupnya dan juga dia bilang bahwa dia
sangat terharu ketika lagu kebangsaan Indonesia dikumandangkan.
Nah, Keren banget kan prestasi yang didapatkan oleh mereka? Kita juga jangan mau kalah nih
sebagai pemuda pemudi Indonesia dan juga sebagai Damosian yang masih memiliki banyak
kesempatan untuk meraih prestasi pada usia yang masih muda ini. Bahkan menurut faktanya,
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu memiliki selisih usia sekitar 10 - 11 tahun lho, yang mana
Apriyani masih berusia 23 tahun pada waktu itu dan Greysia Polii sudah berusia 34 tahun, yang
mana, hal itu bisa menandakan bahwa dalam mencapai prestasi tidaklah ditentukan oleh usia
seseorang, mau orang itu muda ataupun tua bahkan anak kecil sekalipun bisa meraih prestasi
kapanpun dan dimanapun asal kita memiliki keinginan untuk berusaha dan disertai dengan tekat
yang kuat juga. Walaupun faktanya memang ada beberapa hambatan-hambatan yang sering
menjadi penghalang bagi diri kita dalam meraih prestasi, tapi hambatan-hambatan tersebutlah
yang membuat kita berkembang. Hambatan-hambatan tersebut bisa berupa ekspetasi orang-
orang sekitar kita, sikap menunda-nunda, masalah ekonomi, dan masih banyak lainnya. Greysia
Polii dan Apriyani Rahayu juga mengatakan bahwa dalam meraih kejuaraan tersebut, mereka
sudah banyak melewati hambatan-hambatan tersebut. Seperti yang kita tahu, ketika Greysia Polii
dan Apriyani Rahayu masuk ke babak final, beban dan tekanan yang dialaminya sangatlah berat
karena memang pada saat itu, hanya mereka yang masih memiliki kesempatan untuk membawa
pulang medali emas, seluruh rakyat Indonesia, bahkan presiden Indoensia kita Joko Widodo,
mengharapkan Indonesia dapat meraih medali emas. Walaupun dengan banyaknya beban dan
tekanan karena ekspetasi semua orang yang besar kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu,
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengesampingkan hal-hal yang tidak penting itu, dan terus
melihat ke depan.”Jangan takut untuk mencoba sesuatu yang baru.” Itulah konsep dasar yang
dapat kita teladani dari Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.
1 JUNI 2022 euforia
Tokyo
Olympic
2020c JURNALIS : ANGGI SAPUTRA DESAINER : FIRLEY MEISYA
35 source :
https://www.liputan6.com/tag/olimpiade-tokyo-2020 https://youtu.be/wo7ByJijSoc
https://www.liputan6.com/global/read/4621829/kemenangan-greysia-polii-dan-apriyani-rahayu-di-
olimpiade-tokyo-2020-disorot-dunia https://www.youtube.com/watch?v=z_f28vYalo0
5 KULINER KHAS DARI LIMA
PULAU BESAR DI INDONESIA
Seperti yang sudah kita ketahui, Indonesia merupakan negara kepulauan. Indonesia terdiri dari beribu-
ribu pulau kecil, dan lima pulau besar, yaitu Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan,
dan Pulau Papua. Di setiap pulau, tentu memiliki kekayaan, dan keberagamannya masing-masing, salah
satunya adalah keberagaman kuliner.
Kuliner dari lima pulau terbesar di Indonesia dikenal dengan cita rasa yang enak dan lezat, karena di
setiap masakannya disajikan dengan bumbu rempah-rempah Indonesia yang khas dan lengkap dengan
diikuti penggunaan teknik memasak menurut bahan, dan tradisi adat yang ada di Indonesia. Bukan hanya di
dalam negeri, kuliner Indonesia juga dikenal hingga mancanegara. Berikut adalah 5 kuliner khas dari lima
pulau besar di Indonesia yang perlu kita ketahui.
1. ANGEUN LADA SUMBER : KOMPAS.COM
Ada yang tahu kuliner khas Nusantara satu ini? Angeun
lada merupakan salah satu kuliner khas Pulau Jawa yang
berasal dari Provinsi Banten. Bahan utama pembuatan
angeun lada adalah babat sapi, daun walang dan campuran
sayur lainnya.
Di masyarakat Banten terutama Suku Sunda, angeun
lada yang memiliki cita rasa gurih pedas digunakan sebagai
hidangan wajib pada acara atau perayaan besar, seperti Hari
Raya Idul Fitri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
menetapkan angeun lada sebagai Warisan Budaya Tak
Benda Sejak 2016 pada tanggal 14 September 2016.
SUMBER : BLOG.TOKOWAHAB.COM 2. KLAPPERTAART
Apa itu klappertaart? Klappertaart merupakan salah satu
kuliner khas Pulau Sulawesi yang berasal dari Kota Manado.
Klappertaart berasal dari Bahasa Belanda, yaitu dari kata
klapper dan tart. Klapper artinya kelapa, dan tart artinya kue,
yang secara harafiah berarti kue kelapa. Bahan dasar
klappertaart adalah kelapa, tepung terigu, susu, mentega, dan
telur.
Cara memasak klappertaart terbagi menjadi dua, yaitu
dipanggang dan dikukus dengan varian rasa yang beragam,
seperti durian, cokelat, keju, rum dan raisin, hingga blueberry.
Karena cita rasanya yang manis dan gurih, klappertaart
dijadikan ikon Sulawesi Utara, bahkan dilabeli sebagai
makanan khas Nusantara bersama dengan 30 makanan
Nusantara lainnya.
36
3. RUSIP SUMBER : MASAKANDAPURKU.COM
Makanan yang satu ini merupakan kuliner khas Pulau
Sumatra yang berasal dari Kepulauan Bangka Belitung.
Bahan utama rusip adalah ikan teri segar, garam, gula aren,
jeruk kunci, dan air kerak nasi.
Bahan utama tersebut dicampur menjadi satu, dan
melewati proses fermentasi untuk menghasilkan rusip yang
memiliki cita rasa asam yang kuat dan pedas yang tertinggal
di lidah. Rusip biasanya dimakan bersama daun singkong,
daun kangkung dan dengan timun, terong, atau lalapan
lainnya.
SUMBER : INDONESIA.GO.ID 4. BUBBOR PADDAS
Bubbor paddas atau bubur pedas sambas adalah
makanan khas Pulau Kalimantan yang berasal dari Suku
Melayu yang menempati wilayah Singkawang, Pontianak,
Sambas dan sekitarnya. Dahulu bubbor paddas hanya akan
dimasak pada acara kerajaan maupun acara adat yang
sangat sakral. Adapun bahan utama bubbor paddas yakni
beras, kelapa parut, sayur kangkung, sayur pakis, daun
kesum, dan tauge.
Nama kuliner ini tidak sama sekali menggambarkan
rasanya. Bubbor paddas memiliki cita rasa yang gurih dan
segar namun tak ada rasa pedas di dalamnya. Kata paddas
atau pedas dalam nama makanan ini berasal dari bahasa
Melayu Sambas yang berarti sayuran dan rempah.
5. AUNU SENEBRE SUMBER : LIFESTYLE.OKEZONE.COM
Kuliner khas Pulau Papua yang satu ini memiliki nama
yang cukup unik. Aunu Senebre adalah makanan khas
Nusantara yang berbahan dasar ikan teri nasi, kelapa, dan
irisan daun talas yang kemudian dikukus sebagai proses
terakhir. Rasanya sangat gurih, dan lezat.
Pada tahun 2017, aunu senebre terpilih menjadi salah
satu nominator Anugerah Pesona Indonesia II dalam
kategori Makanan Tradisional Terpopuler.
JURNALIS : NATHASYA FRANCISCA
DESAINER : NATHANIEL ALVIN
37 HTTPS://WWW.LIPUTAN6.COM/LIFESTYLE/READ/3910794/31-MAKANAN-KHAS-DAERAH-DI-INDONESIA-DENGAN-CITA-RASA-OTENTIK
Ada nangka ada pepaya Jurnalis : Jessica Apriani
Kalau dimakan manis rasanya Desainer : Joanna Clarence
Indonesia ragam budaya
Sudah tugas kita 'tuk menjaganya
Ada buaya ada unta
Sungguh hitam matanya
Ada beribu budaya kita
Harus dilestarikan selamanya
38
Pagi begitu cerah, suara alarm yang keras sangat Ternyata semua kelompok sudah lengkap dan hanya
mengganggu telingaku, akhirnya aku bangun dari tempat tersisa kelompok mereka. Tiba-tiba Lia teringat anak
tidur. Setelah bangun dari tempat tidur aku langsung bersiap- pendiam yang bernama Airin dan kami coba bertanya
siap untuk pergi ke sekolah. Ibuku memanggilku “Lia cepat kepadanya. Kata Lita sambil terbata-bata, “Weh Airin, kamu
sarapan.” Angelia pun menjawab. “Iya Ma, bentar Lia lagi sudah dapat teman kelompok belum, kalau belum kamu mau
siap-siap.” Tak lupa aku sarapan pagi bersama keluargaku. bergabung dengan kelompok kami?” Airin langsung
Setelah selesai sarapan, Lita pun menjemput Lia di menjawab dengan kaget “Ehh kaget, emang akuboleh
rumahnyya. Mereka berangkat bersama-sama ke sekolah. sekelompok dengan kalian?” Lia langsung menjawab,
“Ma, Lia berangkat ya,” ucap Lia berpamitan ke Ibunya. “Tentu saja boleh, kenapa tidak.”
Aku berangkat berjalan kaki, bersama temanku Lita. Setelah itu Airin bergabung dengan kelompok kami.
Kami sudah saling mengenal satu sama lain sejak masih Setelah pulang sekolah kami bertiga, ingin berdiskusi
duduk di bangku SMP. Bahkan persahabatan kami berlanjut kembali mengenai tugas kelompok matematika sebelumnya.
hingga SMK. Tak terasa waktu begitu cepat. Jarak antara Kami bingung harus mengerjakan di rumah siapa.
sekolah dan rumahku sangatlah dekat, kami biasa berjalan “Bagaimana di rumahku saja,” kata Lia. Setelah itu Lita
kaki pulang maupun berangkat sekolah. Aku pergi ke menjawab, “Boleh banget, aku sudah lama tidak mampir ke
sekolah untuk menuntut ilmu, karena ilmu sangatlah penting. rumahmu.” “Bagus kalau kamu bisa, tapi apa kamu bisa
Airin?” Kata Lita sambil melirik Airin di sampingnya. Airin
Setibanya di sekolah, mereka langsung diinterogasi oleh menjawab dengan senang, “Aku bisa kok.” “Asik, berarti
satpam sekolah, “tumben pagi bener ke sekolah. Ada tugas kalian akan mengerjakan tugas di rumahku besok ya?” Kata
yang belum selesai yang mau dikerjakan Lita sama Lia ya?” Lia dengan sangat gembira. Lita dan Airin menjawab “Iya.”
“Kagak Pak, kan Lia nebeng sama Lita, ya udah ikut jam Setelah perbincangan mereka selesai, masing-masing pulang
berangkat Lita. Eh kepagian datangnya,” ujar Lia menangkis kerumah.
pertanyaan Pak Satpam sambil berlalu. Setelah itu kami
bergegas untuk masuk kelas dan suara bel pun berbunyi Esoknya setelah pulang sekolah kami berjalan bersama
kencang. Saat ini kondisi kelas begitu tenang dan damai untuk mengerjakan tugas kelompok. Setelah sampai ucap
menyambut pelajaran pertama yaitu PJOK. Namun seketika Lia, “Mari masuk anggap saja rumah sendiri.” Mereka
guru datang dan membuat panik kelas. “Anak-anak hari ini berduapun menjawab “Iya.” kata Airin dengan canggung.
kita akan membuat tugas matematika secara berkelompok.” “Apakah mamamu tidak ada dirumah Lia.” Kata Lita dengan
Kata Guru. Sontak kelas pun langsung ramai dan murid khawatir. Lia menjawab, “Tak perlu khawatir, mamaku
menjadi liar. Mereka semua kebingungan dan tidak tahu sedang ada acara di luar.” Setelah selesai mengerjakan tugas
bahwa jam pelajaran pertama dan terakhir ditukar. “Bu kelompok mereka pamit untuk pulang kerumah masing-
masing-masing kelompok berapa anggota?” Kata ketua kelas masing. Selama mengerjakan tugas kelompok merekabertiga
dengan senyuman menyeramkan. Kata Guru, “Satu menjadi sahabat hingga mereka meranjak dewasa. TAMAT.
kelompok berisi tiga anggota.” Kelaspun kesal dan marah
karena ketua kelas tidak memberitahukan bahwa ada
pergantian jam pelajaran. Semua langsung mencari teman
satu kelompoknya masing-masing. Sedangkan aku bersama
Lita masih kekurangan anggota lagi. “Aduhh, gimana ya Lia,
kita masih kekurangan anggota?” Ucap Lita dengan panik.
Lia berkata, “Yah, gua juga bingung nih, sepertinya yang
lain sudah lengkap anggotanya.”
Jurnalis : Yosephine Airin
Desainer : Eugene Dinda K
39
Tradisi-
tradisi unik
DI INDONESIA
Hai Damosian, pada kali ini kita akan membahas mengenai tradisi-tradisi unik di Indonesia. Sudah diketahui
oleh kita semua, bahwa Indonesia memiliki banyak tradisi-tradisi unik. Berikut ini ada beberapa tradisi-tradisi
unik yang ada di Indonesia.
1. Mekare-kare di Bali
Pertama, kita ke tradisi unik yang ada di Bali yaitu Mekare-kare. Pulau Bali menyimpan sebuah tradisi unik
yang dilakukan oleh para lelaki di Desa Tenganan Pegringsingan sebagai sebuah persembahan bagi Dewa
Indra. Dalam tradisi ini, pria-pria dari desa tersebut akan melakukan pertunjukan perang dengan
menggunakan daun pandan berduri sebagai senjata serta perisai rotan untuk menangkis serangan lawan.
Setelah melakukan ritual ini, semua peserta Mekare-kare akan duduk dan menyantap makanan bersama-sama
sambil diobati luka-lukanya.
2. Seba di Banten
Suku Baduy dikenal luas sebagai suku yang menutup diri dari dunia luar dan masih mempertahankan kearifan
lokal nenek moyang di era modern ini. Suku Baduy mempunyai sebuah tradisi yang dilakukan setiap tahun
bernama Seba. Tradisi berjalan kaki keluar dari desa yang menempuh jarak sejauh 100 kilometer. Tradisi
Seba ini dilakukan oleh Suku Baduy untuk menjaga persaudaraan serta wujud ungkapan syukur kepada
pemerintah setempat layaknya sebuah upeti yang diberikan pada kerajaan.
3. Ikipalin di Papua
Ikipalin atau tradisi memotong jari yang ada pada Suku Dani di Lembah Baliem, Papua. Tradisi yang
terbilang ekstrem ini untuk menunjukan kesedihan mereka karena ditinggal oleh anggota keluarga. Hal ini
dilakukan untuk mencegah malapetaka yang membuat nyawa hilang terulang kembali. Bagi suku Dani jari
mempunyai arti yang lebih dalam, disimbolkan sebagai bentuk kerukunan, kebersatuan, dan kekuatan dalam
diri manusia ataupun sebuah keluarga. Ikipalin dilakukan menggunakan benda tajam, seperti pisau, kapak,
parang, atau lainnya. Seiring dengan terbukanya Suku Dani, kini mulai banyak orang yang meninggalkan
tradisi ekstrem tersebut.
Mekare-kare di Bali Seba di Banten Ikipali di Papua Ma'nene Toraja, Sulsel
40
4. Ma’nene di Toraja, Sulawesi Selatan
Ritual unik yang dinamakan Ma’nene ini menjadi daya tarik para wisatawan untuk berkunjung ke Tana
Toraja. Tradisi Ma’nene merupakan cara masyarakat Toraja menghormati para leluhur. Menurut mereka, roh
mereka tidak pernah meninggalkan keluarga. Maka dari itu, mereka punya tradisi untuk mendandani dan
mengganti pakaian untuk dibawa pulang ke rumah. Tradisi Ma’nene dilaksanakan setelah panen besar pada
Agustus. Ada pula yang melaksanakannya pada September, dalam setahun setidaknya dilaksanakan sebanyak
tiga kali.
5. Pasola di Nusa Tenggara Timur
Pasola merupakan sebuah tradisi yang dilakukan setahun sekali oleh warga Kampung Kodi, Kampung
Lamboya, Kampung Wanokaka, dan Kampung Garoa di wilayah Sumba Barat. Tradisi berupa adu
ketangkasan menggunakan kuda dan lembing. Pasola merupakan puncak acara dari Pesta Adat Nyale yang
dilakukan untuk menyambut masa tanam. Terdapat dua “Ksatria Sumba” yang akan menunggangi kuda dan
menyerang satu sama lain menggunakan tongkat kayu. Darah yang jatuh pada arena Pasola dianggap mampu
membuat tanah mereka subur sehingga hasil panen berlimpah.
6. Tatung di Kalimantan Barat
Tradisi Tatung ini selalu diadakan di kota Singkawang menjelang Cap Go Meh. Perayaan Cap Go Meh di
daerah ini berlangsung sangat meriah dengan kehadiran Tatung. Dalam pawai yang diadakan sangat meriah
ini para Tatung akan kebal terhadap benda – benda tajam, jadi selama parade Tatung akan melakukan
peragaan seperti debus.
7. Bakar Tongkang di Riau
Sebuah tradisi etnis Tionghoa yang menetap di Bagansiapiapi, Riau yang selalu mengadakan ritual bakar
tongkak yang dilaksanakan setiap bulan Juli. Menurut kepercayaan ritual ini sudah dilakukan oleh leluhur
mereka dengan tujuan bertekad untuk tidak kembali ke tempat asal. Makna lainnya adalah upacara peringatan
dewa laut Ki Ong Ya dan Tai Su Ong yang digambarkan sebagai dewa dua sisi.
8. Gigi Runcing di Sumatera Barat
Tradisi gigi runcing ini dilakukan oleh suku Mentawai di Sumatera Barat. Sebuah tradisi untuk meruncingkan
gigi yang diyakini akan menambah kecantikan sang wanita. Karena bagi suku Mentawai wanita yang cantik
harus memenuhi tiga kriteria. Pertama, telinganya yang panjang. Kedua, tubuhnya dihiasi titi atau tato.
Ketiga, giginya yang runcing.
Referensi:
https://travel.wego.com/berita/12-tradisi-unik-yang-hanya-bisa-ditemukan-di-indonesia/
https://www.idntimes.com/travel/destination/reza-iqbal/tradisi-unik-masyarakat-adat-khas-indonesia
Pasola, NTT
Tatung dari Singkawang, Bakar Tongkang, Riau Gigi Runcing, Sumbar
Kalbar
41 Jurnalis: Natasya Lim Designer: Beatrice Anastasya.H Fotografer: Desi Putri.N
PUISI
DECEMBER EDITION
Bangga Pada Ragam Budaya Indonesiaku
Wahai generasi muda penerus bangsa
Tak banggalah kalian dengan budaya tanah air
Sehingga kalian enggan tuk menarikannya bersama
Memilih untuk merubah titik takdir
Mengapa ?
Mengapa kalian lebih bangga dengan budaya barat
Bangsa yang pernah membuat kita melarat
Sehingga nestapa merajalela di mana-mana
Wahai generasi bangsa
Tak pernah berpikirlah kalian
Kelak apa yang akan diwariskan
Untuk generasi muda penerus bangsa
Tak bisakah kalian sedikit saja
Mulai beranjak pergi dari budaya lain
Lestarikan budaya kita sendiri
Agar tak punah dari masa ke masa
Tanyakan pada hati kalian
Dimanakah letak kehebatan budaya lain
Selami relung hati kalian
Layak kah budaya itu kalian lakukan
42
PUISI
DECEMBER EDITION
Warna Warni Budaya Negeriku
Malam ini
Rintik hujan kembali menyapa nabastala
Hadirkan sebuah memori
Perihal indahnya kebudayaan Indonesia
Budaya yang amat beragam
Tetapi dipaksa tuk tenggelam
Budaya yang seharusnya dilestarikan
Malah disembunyikan mati-matian
Lihatlah kebudayaan kita
Bukankah lebih banyak daripada negeri seberang
Dan cermati dengan mata terbuka
Bukankah budaya kita tak akan menimbulkan perang
Mengapa
Semua keindahan itu harus disembunyikan
Seolah malu dan tak berharga
Dan sesuatu yang sangat menjijikkan
Padahal
Budaya kita adalah budaya yang baik
Di dalamnya terkandung banyak makna sakral
Yang hadirkan budi baik
Jurnalis : MeiShia, Designer : Jessica
43
Banyak atlet-atlet yang berbakat dan bertalenta dari segala penjuru
Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang terpencil jauh dari kota
dan keramaian. Sama halnya dengan Apriyani Rahayu ini. Lahir di
Kabupaten Koname, Provinsi Sulawesi Tenggara 29 April 1998. Lahir
dari pasangan Amiruddin dan Sitti Djauhar tetapi sang ibunda telah
berpulang pada tahun 2015 silam. Apriyani berasal dari kampung yang
berlokasi sekitar 66,1 kilometer dari kota Kendari, ibu kota Provinsi
Sulawesi Tenggara. Dari kampung inilah, kini Apriyani menoreh
prestasi dunia dengan meraih medali emas ganda putri bulu tangkis
bersama Greysia Polii di Olimpiade Tokyo 2020. Amiruddin bercerita
tentang prestasi di Olimpiade Tokyo 2020 tidaklah mudah, bahkan
Amiruddin berkata bahwa perjuangan Apriyani tidak luput dari hinaan
dan cemoohan orang-orang di sekitar tempat ia tinggal.
Prestasi-prestasi tersebut tidak dapat diraih tanpa adanya kerja
keras Apriyani dalam berlatih dan melatih fisik selama ini. “Apriyani
itu anak petani, anak dari pedesaan,” ucap ayah Apriyani, Amiruddin.
Perjuangan Apriyani dan Greysia terbayar di Olimpiade Tokyo 2020
dengan membawa pulang satu–satunya medali emas untuk Indonesia.
Selain mendapat bonus 5,5 miliar, Apriyani dan Greysia pun banjir
hadiah atas kemenangan mereka antara lain dihadiahinya cabang
bisnis Baso Aci Akang milik Youtuber sekaligus pengusaha sukses Arief
Muhammad, paket liburan ke sejumlah destinasi wisata dari Menteri
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan juga rumah dan
apartemen yang berlokasi di daerah asal masing-masing dari sejumlah
pengembang Real Estat Indonesia (REI).
Dengan mendapat bonus-bonus tersebut pastinya akan membuat
munculnya bibit-bibit unggul untuk mengharumkan nama Indonesia di
kancah internasional karena jika dilihat dari bonus–bonus tersebut para
atlet–atlet muda pastinya ada semangat baru selain ingin
mengharumkan nama bangsa Indonesia. Kita berharap saja nantinya
akan ada pejuang-pejuang muda untuk maju dan mengangkat medali
emas untuk Indonesia, karena pastinya setelah melihat perjuangan para
atlet–atlet di Olimpiade Tokyo 2020, entah itu menang maupun kalah
pasti mereka telah memberikan yang terbaik untuk mencoba menang.
44
art
gallery
Wahh hampir dua tahun Damosian mengikuti pembelajaran jarak jauh
dan membatasi mobilitas nih. Ternyata menghabiskan waktu di rumah
saja dapat mengembangkan bakat Damosian, salah satunya bakat
menggambar. Art gallery merupakan sarana sekaligus wadah untuk para
Damosian mengumpulkan hasil karya-karya berupa gambar. Setiap
karya pasti memiliki maknanya tersendiri. Yukkk lihat karya-karya dari
para Damosian di bawah ini!
Nicolas Egas Widi Baskara / 12 AN 1
Aurellya Mariss / 12 AN 2
Monica Indah Widayani / 11 AN 1 Paulus Winata / 11 AN 2
45J U R N A L I S : C A R O L I N E D E S A I N E R : F I R L E Y M E I S Y A
art
gallery
Angela Jenia Jawidjaja / 12 AN 1
Eclessia Armelovita / 11 AN 2
Fayren William / 11 AN 1
Elshadtha Church Yelovta
Thaileleu / 11 AN 1
Jefferson Chandra / 11 AN 1 Jason Ferdiasen / 12 AN 1
JURNALIS:CAROLINE DESAINER : FIRLEY MEISYA 46
FITUFROM I TO YOU
From : Devita From : Regina From : Josephine
To : Rachel Angelina & Felicia To : J To : SMK Strada Damos
Jennifer
Pesan : untuk J makasih udah Pesan : Semoga SMK Strada Damos
Pesan : Guys makasih udah mampir di hidup saya yang suram selalu menjadi kebanggaan kita
mau jadi teman baik gua ini, makasih udah jadi semangat di semua, menjadi nomor 1 di hati kita
selama 3 tahun di damos, masa masa sulit makasih udah buat semua, dan menjadi sekolah yang
semoga setelah lulus kita saya bangkit lagi dari masa lalu populer, serta supaya bisa
masih bisa main bareng dan saya yang mungkin tidak baik, saya melahirkan generasi-generasi baru
tukar cerita ya. Semangat harap kamu bisa ngejalanin hidup dan muda yang berbakat dan
buat hari-hari kedepannya, kamu dengan bahagia dan baik berguna bagi nusa dan bangsa
mau God always bless you <3 yaa!! Terus semangat yaa, saya
mendukungmu.
From : Jelly From : me From : Joel
To : Elena To : Damosian To : Yang Baca Tulisan ini
Pesan : Oii el ! Semangat terus Pesan : Semangat terus yaa Pesan : Apakah Anak-anak dalam
yaa, semangat belajar nya & mengejar mimpi, tidak ada logo Kong Guan itu Anak Yatim? Kok
semangat hajar saudara kamu yang sia-sia selagi kita mau Engga ada Bapak nya di Logo nya.
bareng aku HAHAHA usaha + doa. Everyone has
their own struggles in their From : Pecinta Kaeya Alberich
From : Kethrund life, so why you confuse and To : Chelle X AN 2
To : Ci jeunah afraid to through it? we Pesan : Emil buat gua, titik
Pesan : Hihi ci kangen bgt ini definetly can! good luck!!
mah, ayo kita meet up ih!!!! From : elena
Kapaannnnnnn omggg there's To : jelly
sooo many thing's i want to tell Pesan : Kiw jelly, semangat terusss!!
you
From : Nikola From : Aby
To : Yoga To : Vanessa OTKP
Pesan : Semangat terus ngejar Pesan : thank youuu udah jadi
kehidupannya. ketua kelas yang asik <3
From : Saya From : Nes
To : Untuk semua orang To : Vina
Pesan : Semoga masa depan Pesan : SEMANGAT YA BLJR
kalian secerah HP mamak ku. NYAA JGN PUTUS ASAA!!
USAHA GAKAN MENGHIANATI
47 HASILL
Info
Penerimaan Murid Baru
AYO MASUK DAMOS!
48