BEST PRACTICE
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN HANDOUT, LKPD DAN VIDIO
PEMBELAJARAN DAPAT MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA
PESERTA DIDIK DI KELAS XI AK 1
SMK NEGERI 3 BUNGO
DISUSUN OLEH:
ENI FRISCA SIANTURI, S.Pd
PEMERINTAH PROVINSI JAMBI
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 3 BUNGO
TAHUN 2022
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DUA
PENDIDIKAN PROFESI GURU ( PPG) DALAM JABATAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2022
Nama : Eni Frisca Sianturi, S.Pd
NIM : 2200103921857017
No UKG : 201502642458
Asal Sekolah : SMK N 3 BUNGO
Prodi : Pendidikan Akuntansi keuangan Lembaga
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan MetodeStar
(Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait
Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam
Pembelajaran
Lokasi SMK NEGERI 3 BUNGO
Lingkup Pendidikan
Tujuan yang ingin dicapai Sekolah Menengah Kejuruan
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Materi
Laporan Kuangan Elemen Praktikum Akuntansi
Perusahaan Jasa dengan menerapkan metode
Pembelajaran Problem Based Learning (PBL),
d e n g a n Menggunakan handout dan LKPD
terdiferensiasi di kelas XI Akuntansi
Penulis ENI FRISCA SIANTURI, S.Pd
13 September 2022
Tanggal
Kondisi yang terjadi dilapangan dimana siswa
Situasi: mengalami kesulitan dalam memahami
Kondisi yang menjadi latar pembelajaran dikelas khususnya materi
belakang masalah, mengapa Laporan Keuangan dimana siswa tidak dapat
praktik ini penting untuk memahami prosedur penyusunan Laporan
dibagikan, apa yang menjadi Keuangan, keterbatasan pengetahuan siswa
peran dan tanggung jawab karena motivasi belajar siswa yang rendah
anda dalam praktik ini. dalam belajar dan rendahnya keingintauan
siswa untuk memahami Jenis-jenis laporan
keuangan perusahaan jasa, meskipun media
belajar seperti internet sebenarnya dapat
membantu sehingga medorong saya untuk
melaksanakan pembelajaran yang inovatif,
menarik dan mampu membangkitkan
semangat belajar siswa untuk mampu
menanalisis Laporan keuangan pada contoh
kasus salon Atikah sehingga siswa mampu
menyusun Laporan kuengan dengan baik dan
benar
Berdasarkan kajian yang dilakukan pada saat
praktik PPL 1 yang telah dilaksanakan akar penyebab
masalah dari kurangnnya motivasi siswa dalam
belajar yaitu kurangnya penggunaan media
pembelajaran yang dapat membuat siswa termotivasi
untuk belajar dan kurangnya kreativitas guru dalam
menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif
yang dapat merangsang siswa untuk tertantang
dalam proses pembelajaran. Untuk menyelesaikan
masalah tersebut perlu diterapkan solusi yang relevan
yang diharapkan akan mampu menjadi penyelesaian
atas masalah kurangnya motivasi belajar siswa
dengan cara :
1. Perencanaan dan pembuatan Pembuatan Modul
ajar Kurikulum merdeka yang relevan
2. Penerapan pendekatan Scientifik dengan metode
Problem Based Learning (PBL) dalam kegiatan
pembelajaran materi Laporan Keuangan pada
perusahaan jasa
3. Pembarian stimulus kepada siswa melalui
gambar dan pertanyaan pemantik agar siswa
terfokus pada materi Laporan keuangan
4. Penggunaan bahan ajar berupa HandOut dan
LKPD yang berbasis kontekstual yang dapat
mempermudahsiswa dalam memahami materi
buku besar
5. Pembuatan vidio pembelajaran yang menarik
berupa penggunaan aplikasi Powtoon yang
diharapkan dapat meningkatkan kosentrasi siswa
pada saat proses pembelajaran.
6. Penerapan Model pembelajaran diskusi
kelompok agar siswa dapat mandiri dalam
mencari informasi dan menyelesaikan
masalah yang ditampilkan pada video
pembelajaran serta menerpakan tutor
sebaya agar siswa dalam kelompok mampu
berinteraksi dengan siswa lainnya dalam
diskusi kelompok
7. Menggunakan Assesmen Latihan studi
kasus salon Atikah dan memberikan
pekerjaan rumah melalui LKPD
8. Penataan ruang kelas dengan model U yang
membuat siswa merasa nyaman dan penataan
Lingkaran pada diskusi kelompok memberikan
ruang bagi peserta didik antar siswa dalam
kelompok untuk berkolaborasi dengan baik
Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan
Praktik ini penting dibagikan agar menjadi referensi
atau inspirasi baik bagi rekan guru yang mengalami
permasalahan yang sama dengan yang saya alami,
sehingga berdampak pada perbaikan pembelajaran
dikelas yangdapat
meningkatakan motivasi belajar peserta didik dan
tujuan pembelajaran bisa tercapai sesuai yang
diharapkan.
Tantangan : Peranan Guru:
Apa saja yang menjadi
tantangan untuk mencapai Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar
tujuan tersebut? Siapa saja peserta didik yaitu dengan Memfasilitasi siswa
yang terlibat, dalam proses pembelajaran yang memungkinkan
peserta didik untuk dapat belajar secara nyaman dan
dapat mendorong peserta didik agar semangat dan
aktif belajar. Sehingga praktik ini dilakukan untuk
meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan
memberikan inovasi pembelajaran seperti
menggunakan media pembelajaran berupa video dan
powerpoint dengan animasi-animasi menarik,
penerapan model pembelajaran PBL yang dapat
membuat peserta didikaktif berdiskusi, memberikan
handout dan LKPD yang menarik serta memberikan
ice breaking kepada peserta didik agar lebih
semangat belajar, peserta didik yang mengantuk
menjadi termotivasi lagi dan membantu peserta
didik agar tidak bosan pada saat mengikuti pelajaran
di kelas. Pada saat kegiatan pembelajaran
berlangsung guru berperan sebagai fasilitator dalam
membimbing siswa baik secara individu maupun
kelompok dalam memahami materi
buku besar dan menyelesaikan LKPD.
Tantangan yang dihadapi dalam proses pencapaian
tujuan yaitu :
1. Pada saat proses perencanaan pembelajaran
dimana dalam menerapkan Kurikulum Merdeka
pada saat pembuatan Modul Ajar yangmerupakan
pengalaman pertama dan sebelumnya belum
pernah mendapatkan pelatihan mengenai
penyusunan Modul ajar kurikulum merdeka saya
belum memiliki pengetahuan dan pengalaman
mengenai penerapan kurikulum merdeka karena
sekolah kami masih menggunakan kurikulum
2013. Kendala yang diahadapi yaitu masih belum
terbiasanya dengan penggunaan istilah yang
berubah pada kurikulum merdeka selain itu
2. Kendala pada saat pelaksanaan pembelajaran
dimana dituntut harus melaksanakan
pembelajaran sesuai dengan sintak dalam modul
ajar dan pembelajaran yang berpusat kepada
siswa dimana siswa belum terbiasa dalam mencari
informasi sendiri.
3. Kendala teknis yaitu infokus yang belum memadai
sehingga pada saat penayangan PPT dan video
Pembelajaran terlihat sedikit buram namun secara
keseluruhan siswa tetap bisa melihat PPT tersebut
Dilihat dari tantangan tersebut bisa disimpulkan
bahwa tantangan yang dihadapi melibatkan guru dari
sisi kompetensi pedagogik dan profesional.
Siapa saja yang terlibat Dalam pelaksaaan
pencapaian tujuan pembelajaran yaitu Dosen
pembimbing, Guru pamong, Kepala sekolah, wakil
kurikulum, ketua jurusan , rekan sejawat dan siswa
sebagai pelaku utama dalam proses pembelajaran
yang saya lakukan di kelas.
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk
menghadapi tantangan:
Langkah-langkah apa yang 1. Membuat Modul Ajar dan Penggunaan model
dilakukan untuk
menghadapi tantangan pembelajaran yang inovatif yaitu pendekatan
tersebut/ strategi apa yang scientifik dan metode Problem Based Learning
digunakan/ bagaimana (PBL) dengan diskusi kelompok ,Presentasi tanya
prosesnya, siapa saja yang jawab, yang menuntut siswa untuk aktif dalam
terlibat / Apa saja sumber pembelajaran.
daya atau materi yang 2. Berkaitan dengan bahan ajar.
diperlukan untuk Penggunaan bahan ajar berbasis kontekstual
melaksanakan strategi ini yang sesuai dengan kondisi nyata/lingkungan
sekitar siswa, media pembelajaran manarik dari
segi tampilan dan bahasa yang digunakan,
berbasis TPACK, dan mudah untuk diakses oleh
siswa melalui laman Youtube sehingga dapat
membuat siswa tertarik pada saat proses
pembelajaran berlangsung. Dengan mengunakan
media pembelajaran berupa Vidio pembelajaran
yang dibuat oleh guru melalui aplikasi Powtoon
dan media PPT yang lebih kreatif dan menarik
perhatian siswa. Pada PPL tahap 2 guru juga
membuat Handout dan LKPD yang berbasis
kontekstual.
3. Guru mendesain kelas dengan membentuk pola
tempat duduk berbentu liter U sehingga siswa
dapat lebih merasa nyaman ketika melihat
tayangan vidio pembelajaran, memperhatikan
kebersihan, kerapian dan keindahan kelas
sehingga kelas menjadi lebih nyaman pada saat
proses pembelajaran
Siapa saja yang terlibat :
Dalam pelaksaaan pencapaian tujuan banyak yang
saya libatkan diantaranya, Dosen pembimbing, Guru
pamong, Kepala Sekolah, wakil kurikulum, ketua
jurusan , rekan sejawat dan seorang tehnisi serta
siswa sebagai pelaku utama dalam proses
pembelajaran yang saya lakukan di kelas.
Refleksi Hasil dan dampak Dampak dari Pembelajaran yang berpusat pada siswa
Bagaimana dampak dari aksi dan penggunaan model pembelajaran yang inovatif
dari Langkah-langkah yang (pendekatan Scientifik dan model pembelajaran
dilakukan? Apakah hasilnya Probem Based Learning ), dan penggunaan media
efektif? Atau tidak efektif?
Mengapa? Bagaimana respon pembelajaran yang berbasis TPACK ( penggunaan
orang lain terkait dengan media Infokus, vidio pembelajaran yang menarik dan
strategi yang dilakukan, Apa sistem evaluasi yang memanfaatkan smartphone)
yang menjadi faktor membuat siswa lebih antusias dan lebih aktif dalam
keberhasilan atau kegiatan pembelajaran dan siswa lebih termotivasi
ketidakberhasilan dari dalam kegiatan pembelajaran (mengalami peningkatan
strategi yang dilakukan? Apa Motivasi belajar), siswa menggunakan smartphone
pembelajaran dari untuk kegiatan mencari literasi dan membuka
keseluruhan proses tersebut handout yang sudah disediakan oleh guru melalui
WAG, Melalui penerapan siswa belajar berkelompok
membuat siswa saling berinteraksi dengan siswa
lainnya serta guru sehingga suasana belajar lebih
hidup dan lebih aktif. Siswa juga dapat melatih
kepercayaan dirinya dalam mengungkapkan
pendapatnya selain itu siswa sudah berani untuk
bertanya dan berargumen ketika kegiatan persentasi
kelompok,sehingga dapat disimpulkan untuk
tujuan kegiatan PPL 2 dalam hal peningkatan
Motivasi Belajar Siswa pada materi Laporan
Keuangan Elemen Akuntansi Perusahaan Jasa,
Dagang dan Manufaktur dengan menggunakan
metode pembelajaran Problem Based Learning
(PBL), penggunaan LKPD dan media pembelajaran
yang menarik di kelas XI Akuntansi telah tercapai.
Respon peserta didik terhadap kegiatan
pembelajaran ini adalah sangat senang dan antusias,
ini bisa dilihat dari kegiatan refleksi akhir
pembelajaran siswa memberikan refleksi bahwa
pembelajaran sangat menyenangkan dan media
pembelajarannya menarik juga mudah dipahami. Hal
ini juga terlihat selama kegiatan proses belajar
mengajar peserta didik sangat aktif dalam
menyelesaikan tugas yang diberikan.
Hal-hal baik dari praktik pembelajaran ke-2 yaitu
sebagai berikut:
1. Guru memberikan informasi kepada siswa tentang
materi, kompetensi, manfaat, tujuan, langkah
pembelajaran, dan penilaian sehingga siswa
mengetahui apa yang akan dipelajari dan
tujuannya. Hal ini membuat siswa lebih
bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
karena mengetahui apa yang akan dipelajari;
2. Handout yang dibuat bersifat kontekstual dan
dibuat selengkap mungkin seperti dibuat petunjuk
penggunaan handout, materi, contoh studi kasus,
dan latihan soal sehingga memudahkan siswa
untuk mempelajari materi secara mandiri;
3. LKPD yang dibuat selaras dengan handout yang
dipelajari siswa sehingga siswa lebih mudah
memahami LKPD dan memecahkan masalah di
LKPD
4. Melalui Metode Diskusi kelompok siswa sudah
mulai berani untuk mengungkapkan
pendapatnya. Mengajukan pertanyaan
5. Pemberian ice breaking yang dapat
mengembalikan fokus siswa untuk kembali
berkonsentrasi dalam kegiatan pembelajaran.
6. Penataan ruang kelas yang berbentuk liter U
membuat siswa lebih fokus dalam kegiatan
pembelajaran dan guru lebih mudah untuk
mengontrol kelas
LAPORAN RENCANA TINDAK LANJUT
PENDIDIKAN PROFESI GURU ( PPG)DALAM JABATAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2022
Nama : Eni Frisca Sianturi, S.Pd
NIM : 2200103921857017
No UKG : 201502642458
Asal Sekolah : SMK N 3 BUNGO
Prodi : Pendidikan Akuntansi keuangan Lembaga
LAPORAN RENCANA TINDAK LANJUT 1
Dalam rangka Diseminasi pengembangan perangkat pembelajaran, tentukan urutan Rencana
Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang Terkait menggunakan format
berikut:
Rencana Waktu Tempat Pihak yang Pukul
Kegiatan Rabu 10 Kegiatan Terlibat 07.30- 11.30
RPP 1 Agustus 2022 Ruang Zoom
Kelompok 1 • Guru WIB
Vidio • Dosen
Pembelajaran Kamis 11 Ruang Zoom 07.30- 11.30
Agustus 2022 Kelompok 1 Pamong WIB
Handout • Guru Pamong
Kamis 11 Ruang Zoom • Rekan 07.30- 11.30
LKPD Agustus 2022 Kelompok 1 WIB
Mahasiswa
Jum’at, 12 Ruang Zoom • Guru 07.30- 11.30
Agustus 2022 Kelompok 1 • Dosen WIB
Pamong
• Guru Pamong
• Rekan
Mahasiswa
• Guru
• Dosen
Pamong
• Guru Pamong
• Rekan
Mahasiswa
• Guru
• Dosen
Pamong
• Guru Pamong
Instrumen Jum’at, 12 Ruang Zoom • Rekan 07.30- 11.30
Penilaian Agustus 2022 Kelompok 1 Mahasiswa WIB
RPP 2 Sabtu, 13 Ruang Zoom • Guru 08.00- 12.00
Agustus 2022 Kelompok 1 • Dosen WIB
Vidio
Pembelajaran Sabtu, 13 Ruang Zoom Pamong 08.00- 12.00
Agustus 2022 Kelompok 1 • Guru Pamong WIB
Handout • Rekan
Senin, 15 Ruang Zoom 08.00- 12.00
LKPD Agustus 2022 Kelompok 1 Mahasiswa WIB
• Guru
Instrumen Senin, 15 Ruang Zoom • Dosen 08.00- 12.00
Penilaian Agustus 2022 Kelompok 1 WIB
Pamong
Selasa, 13 Ruang Zoom • Guru Pamong 08.00- 12.00
Agustus 2022 Kelompok 1 • Rekan WIB
Mahasiswa
• Guru
• Dosen
Pamong
• Guru Pamong
• Rekan
Mahasiswa
• Guru
• Dosen
Pamong
• Guru Pamong
• Rekan
Mahasiswa
• Guru
• Dosen
Pamong
• Guru Pamong
• Rekan
Mahasiswa
• Guru
• Dosen
Pamong
• Guru Pamong
• Rekan
Mahasiswa
LAPORAN RENCANA TINDAK LANJUT 2
Dalam rangka Diseminasi pembutan dan edit video praktik pembelajaran, tentukan
urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang Terkait.
menggunakan format berikut:
Rencana Waktu Tempat Pihak yang Terlibat Pukul
Kegiatan Kegiatan 12.30 – 14.00
Pembuatan Jumat, 26 • Guru
Skenario Vidio Agustus SMK • Rekan sejawat WIB
PPL 1 Negeri 3
Latihan 2022 Bungo • Guru 12.30-14.30 WIB
Pembuatan Sabtu ,27 • Rekan sejawat
Vidio Agustus SMK • Peserta didik
Negeri 3
2022 Bungo
Rekaman Vidio Senin, 29 SMK • Guru 09.30-11.30 WIB
Agustus Negeri 3 • 1 orang siswa
Bungo • 2 orang tehnisi 4 jam/hari
2022 • Rekan sejawat 2 jam/hari
Rumah • Peserta didik 4 jam/hari
Editing Vidio 26-28 • Guru 12.30-14.30 WIB
Agustus Rumah • Editor vidio
Finalisasi Vidio
2022 Rumah • Guru
Pembuatan Senin, 29 • Editor vidio
Skenario Vidio Agustus SMK
PPL 2 Negeri 3 • Guru
Latihan 2022 Bungo • Rekan sejawat
Pembuatan Sabtu, 10
Vidio September • Guru
• Rekan sejawat
2022 • Peserta didik
Senin, 12
September
2022
Rekaman Vidio Selasa, 13 SMK • Guru 08.30-10.30 WIB
September Negeri 3 • 2 orang tehnisi
2022 Bungo • Rekan sejawat 4 jam/hari
• Peserta didik 2 jam/hari
Editing Vidio Kamis, 15 Rumah • Guru
Finalisasi Vidio September • Editor Vidio
Rumah
2022 • Guru
Jumat 16 • Editor Vidio
September
2022
LAPORAN RENCANA TINDAK LANJUT 3
Dalam rangka Diseminasi penyusunan best practice pembelajaran dengan pendekatan
STAR, tentukan urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang
Terkait dengan menggunakan format berikut :
Rencana Kegiatan Waktu Tempat Pihak Yang Keterangan
Koordinasi Persiapan Sabtu , 27 Kegiatan Terkait
Best Practise PPL 1 Agustus Koordinasi
SMK • Dosen berjalan dengan
Pelaksanaan Best 2022 NEGERI 3 Pembimbing baik dan
Practise PPL 1 mendapatkan
Senin, 29 Bungo • Guru Pamong respon yang baik
Analisa Data Agustus • Kepala Sekolah dari pihak
SMK sekolah tempat
2022 NEGERI 3 Bapak Rahmat PPL akan
BUNGO Hidayat, S.Pd dilaksanakan
Kamis 1 • Wakil serta respon
September Ruang Kurikulum Ibu yang baik dari
Zoom Elfita S.Pd peserta didik
2022 Kelompok • Kajur sebagai obajek
Akuntansi Ibu kegiatan PTK
1 Darnawati, SE
• Guru Bidang Kegiatan
Studi PAJDM PTK/PPL siklus
Ibu 1 berjalan
Dasasrita,SE dengan baik,
• Peserta didik meskupun
kelas XI terdapat
Akuntasi 1 beberapa
• Dosen kekurangan. Dan
Pembimbing kendala namun
• Guru Pamong secara
• Rekan Sejawat keselurahan
pelaksanaan PPL
• Peserta didik 1 berjalan
kelas XI dengan baik dan
Akuntasi Lancar
Analisa data
• 2 orang dilakukan oleh
Teknisis siswa mahasiswa
TAV berdasarkan
hasil pelaksaan
• Dosen PPL siklus I
Pembimbing
• Guru Pamong
Rekan
Mahasiswa PPG
Pembuatan Best Senin, 05 Ruang • Dosen melalui
Practise September Pengamatan
Zoom Pembimbing Hasil Vidio yang
Koordinasi Persiapan 2022 telah dibuat .
Best Practise PPL 2 Kelompok • Guru Pamong Pembuatan
Rabu, 07 1 • Rekan laporan PTK
Pelaksanaan Best September dilakukan
Practise PPL 2 Mahasiswa berdasarkan
2022 hasil analisis
PPG yang telah
Selasa, 13 dilakukan
September SMK • Dosen dengan
NEGERI 3 Pembimbing Menyusun Best
2022 Guru Pamong Practise kegiatan
Bungo • Kepala Sekolah PTK/PPL siklus
• Bapak Rahmat I berdasarkan
Hidayat, S.Pd arahan dan
• Wakil masukan dari
Kurikulum Ibu Dosen, Guru
• Elfita S.Pd pamong dan
Kajur rekan mahasiswa
• Akuntansi Ibu Koordinasi
Darnawati, SE berjalan dengan
• Guru Bidang baik dan
Studi PAJDM mendapatkan
SMK • Ibu respon yang baik
NEGERI 3 Dasasrita,SE dari pihak
BUNGO • Peserta didik sekolah tempat
kelas XI PPL akan
• Akuntasi 1 dilaksanakan
serta respon
• Dosen yang baik dari
Pembimbing peserta didik
Guru Pamong sebagai obajek
Kepala Sekolah kegiatan PTK
Bapak Rahmat
Hidayat, S.Pd Pelaksanaan
Wakil PPL Siklus II
Kurikulum Ibu berjalan dengan
Elfita S.Pd baik dan lancar.
Analisa Data Jum’at,16 Ruang • Kajur Analisa data
September Zoom Akuntansi Ibu dilakukan oleh
Pembuatan Best Kelompok Darnawati, SE mahasiswa
Practise 2022 berdasarkan
1 • Guru Bidang hasil pelaksaan
Sabtu, 24 Studi PAJDM PPL siklus 2
September Ruang Ibu melalui
Zoom Dasasrita,SE Pengamatan
2022 Kelompok Peserta didik Hasil Vidio yang
kelas XI telah dibuat .
1 Akuntasi 1 Pembuatan
laporan PTK
• Dosen dilakukan
Pembimbing berdasarkan
hasil analisis
• Guru Pamong yang telah
Rekan dilakukan
Mahasiswa PPG dengan
Menyusun Best
• Dosen Practise kegiatan
Pembimbing PTK/PPL siklus
2 berdasarkan
• Guru Pamong arahan dan
Rekan masukan dari
Dosen, Guru
• Mahasiswa pamong dan
PPG rekan mahasiswa