ADAB PENGGUNAAN PERISAI 7 LAPIS1. Tidak digunakan untuk pamer wibawa2. Tidak digunakan untuk mengintimidasi orang3. Tidak menghina orang yang tidak punya amalan4. Dilakukan dengan niat murni5. Tidak digunakan di hadapan orang yang sedang marah6. Jangan dipakai di tempat maksiat (nur akan tertutup)TANDA PERISAI 7 LAPIS TELAH AKTIF dada terasa hangat dan ringan pikiran tenang sulit diganggu perasaan negatif mimpi lebih jernih rasa takut hilang mudah menjaga fokus ke AllahHAL YANG MEMBATALKAN PERISAI marah meledak maksiat sengaja membaca energi negatif dendam durhaka kepada orang tua membocorkan rahasia amalan
PERISAI DARURAT (15 DETIK)(Untuk murid yang sedang panik atau kena gangguan rasa cepat)Langkah Cepat:1. Tarik nafas panjang2. Baca: “HASBUNALLAH — 3×”3. Letakkan tangan kanan di dada kiri4. Pegang dada sampai rasa stabil5. Tutup dengan HU — 1×Dalam 15 detik energi negatif langsung padam.
PENUTUP DARI PEWARIS LADUNI AL-KAUTSARSudirman Chan bin Usman YusufBukit Lantiak Seberang — Palinggam — Padang — Sumatera BaratDengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, maka berakhirlah penyusunan Kitab Modul Resmi Laduni Al-Kautsar ini. Segala yang tertulis, tersusun, dan diatur di dalamnya bukanlah dari kehebatan diri, bukan pula hasil klaim kesaktian; melainkan aliran rahmat Allah yang dititipkan melalui riyadhah, mujahadah, dan perjalanan panjang penyucian batin.Ilmu ini hanyalah amanah, bukan kebanggaan. Ia ibarat air jernih yang harus tetap dijaga dari semua kekeruhan, karena setiap kebaikan akan kembali kepada-Nya, dan setiap kelalaian kembali kepada jiwa manusia yang lemah.Semoga setiap murid, guru, dan pewaris yang menempuh jalan ini:menjaga adab sebelum ilmu, menjaga hati sebelum lisan, menjaga amanah sebelum amalan, dan menjaga keikhlasan sebelum keinginan.Tidak ada satu langkah pun dalam manhaj ini kecuali ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Allah, membersihkan batin, dan menjadi hamba yang lebih bermanfaat bagi sesama.Jika ada kebaikan dalam kitab ini, itu semata anugerah Allah Yang Maha Memberi. Jika ada kekurangan, itu datang dari diri saya sebagai hamba yang penuh kelemaha
DOA PENUTUPم ِن ال َّر ِحْيِمِٰ ْسِم هللاِ ال َّر ْحبْيَ ْنِز ْل َعلَْب َوا َب َر ْح َمتِ َك َوأَتَ ْح لَنَا أْوٍر، افِْلِّ بَا ٍب َم ْستُْوِر، َويَا ُمفَتِِّ َح كُُّْو َر النُه َّم يَا نُّٰاَلل نَا ِم ْنَرنَا ِم َّما ََل يَ ْر َضا َك.ْس َراَْوبَنَا َوألُْوِر َك، َو َط ِهِّ ْر قُيُ ْو َضا ِت نُفُْيَعلَُح َّجةًْي َك، َوََل تَ ْجعَلْهُِنَا إِلَْربِنَا، َو َسبَبًا ِلقُْوبلُْي قُْو ًرا فَِم نُِعلْا الْهذَُه َّم ا ْجعَ ْل ّٰٰاَلل نَانَا. َوا ْر ُزقَْمهُ.َو َعلََّمهَُوتَعَلَّْو َكهُِلِّ َم ْن نَا َل سُلُْي كُِر ْك فَِمانَتَهُ، َوبَاََوأَدبَهََُوأِح ْف َظهُُّْب َوا َب النَتِِّ ْح لَنَا أَما ِت، َوفَُّظلْْوبَنَا، َوا ْك ِش ْف َعنَّا ِح َجابَا ِت اللُِقِّ قُْو َسنَا، َو َرُه َّم َص ِِّف نُفُّْٰوِر اَلل ،ْي َك.ََّل إِلََو َّجهَ إََِّل َكََل َم َك، َوََل نَتَْس َم َع إَِك، َوََل نَََّل َج َمالََرى إَِحتَّى ََل نَََّل ّّٰٰللاُ ُم َح َّم ٌد َرسُو ُل ّّٰٰللاِ. آ ِم ْي ُنهَ إِِٰالْ َخْيِر، َوا ْجعَ ْل آ ِخ َر َكََلِمنَا ََل إِلُه َّم ا ْختِ ْم لَنَا بّٰيَا َر اَلل َّبِم ْي َن.الْعَالَDengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Ya Allah, wahai Cahaya dari segala cahaya, wahai Pembuka setiap pintu yang tertutup dan tersembunyi. Bukakanlah bagi kami pintu-pintu rahmat-Mu, dan turunkanlah kepada kami limpahan cahaya-Mu. Sucikanlah hati dan rahasia batin kami dari segala sesuatu yang tidak Engkau ridai.Ya Allah, jadikanlah ilmu ini sebagai cahaya dalam hati kami, sebagai sebab yang mendekatkan kami kepada-Mu, dan jangan Engkau jadikan ia sebagai hujjah yang memberatkan kami. Anugerahkanlah kepada kami kemampuan menjaga ilmu ini, adab dalam mengamalkannya, serta amanah dalam menyampaikannya. Dan berkahilah setiap orang yang menempuh jalan ini, mempelajarinya, dan mengajarkannya.Ya Allah, jernihkanlah jiwa kami, lembutkanlah hati kami, singkapkanlah dari kami segala tirai kegelapan, dan bukakanlah pintu-pintu cahaya bagi kami—hingga kami tidak melihat apa pun selain keindahan-Mu, tidak mendengar apa pun selain kalam-Mu, dan tidak menghadap kecuali hanya kepada-Mu semata.
Ya Allah, tutupilah akhir hidup kami dengan kebaikan, dan jadikanlah ucapan terakhir kami kelak:“Laa ilaaha illallaah, Muhammadur Rasulullah.”Aamiin, ya Rabbal ‘alamin.Penutup Amanah Pewaris“Saya titipkan seluruh modul, seluruh jalan, dan seluruh adab Laduni Al-Kautsar kepada mereka yang berkomitmen menjaga kemurnian dan amanahnya. Semoga Allah menjadikan kita penjaga cahaya-Nya, bukan penjaga nama kita sendiri.”— Sudirman Chan bin Usman Yusuf