BAB 2
PENGOPERASIAN KOMPUTER
A. Pengoperasian Komputer
Booting dapat disebut sebagai langkah awal dalam melakukan pengoperasian computer. Proses booting
merupakan suatu proses yang terjadi ketika seseorang menghidupkan computer, saat dimana arus listrik
masuk ke dalam peralatan computer dan kemudian system memeriksa ada atau tidaknya perangkat keras
yang terhubung pada computer, agar selanjutnya computer dapat berkomunikasi dengan pengguna.
Proses booting terdiri dari beberapa tahap, berikut ini adalah gambaran umum tahapan yang terjadi saat
melakukan proses booting :
1. Tahap pertama dimulai ketika user menekan tombol power pada komputer. Saat computer
dihidupkan, keadaaan memori masih kosong, karena masih belum ada instruksi yang dapat dieksekusi
oleh prosessor. Namun pengguna tidak perlu ikut untuk memberi sebuah instruksi, karena prosessor
memang dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS (Basic Input Output System). Pada
tahap inilah prosessor menjalankan BIOS.
2. Pada tahap selanjutnya, BIOS mulai mengambil alih sebagai system operasi computer untuk
sementara waktu. Setelah itu prosessor menjalankan POST (Power On Self Test), ini adalah proses
pengecekan terhadap seluruh sumber variasi data pada memori maupun device yang memang
terhubung pada computer. Jika terdapat device yang bermasalah, maka akan muncul peringatan
tentang masalah device tersebut dan proses tidak akan berlanjut.
3. Setelah itu BIOS bertugas untuk mencari kartu grafis yang tertanam pada computer, dan dilanjutkan
dengan menjalankan kartu grafis BIOS serta melakukan pengecekan BIOS terhadap ROM.
4. Ketika seluruh proses pengecekan BIOS telah dilakukan, saatnya BIOS untuk mencari system operasi
yang sudah terinstall dalam computer. Kemudian memuat system operasi tersebut ke dalam memori
dan segera mengeksekusinya.
5. Saat computer diambil alih oleh system computer, saat itulah pengguna mulai dapat menjalankan
berbagai program yang diinginkan.
B. Jenis Booting
Proses booting tidak hanya terjadi karena satu keadaan saja, namun dapat dikarenakan oleh beberapa
keadaan. Berikut ini jenis booting yang mungkin terjadi berdasakan beberapa keadaan:
1. Cold Booting
Merupakan proses menghidupkan computer pada saat perangkat computer dalam keadaan mati yang
dilakukan dengan cara menekan tombol power.
2. Warm Boot
Merupakan proses menghidupkan computer disaat perangkat computer sudah menyala dan teraliri
listrik. Pada proses ini arus listrik hanya dimatikan sejenak dengan tujuan untuk mengulang kembali
proses computer dari awal. Warm boot biasanya terjadi karena adanya software crash atau terjasi
pengaturan ulang dari system.
3. Soft Boot
Merupakan proses menghidupkan computer yang dikendalikan melalui sistem
4. Hard Boot
Merupakan proses menghidupkan computer yang terjadi dengan cara di paksa, kebalikan dari soft
boot.
5. Reboot
Merupakan proses mengulang kembali system dari awal, ini terjadi karena beberapa hal diantaranya
system tidak bereaksi dalam beberapa lama atau terjadi perubahan setting dari system.
Langkah Langkah Menghidupkan Komputer
1. Pastikan kabel-kabel sudah terpasang dengan benar.
2. Hidupkan stabilizer voltage jika ada.
3. Hidupkan monitor dengan menekan tompol power pada monitor .
4. Hidupkan CPU dengan menekan tombol power pada CPU .
5. Tunggu Hingga proses Booting Selesai sampai muncul layar desktop.
6. Computer sudah siap di pakai.
Cara Mematikan Komputer Windows Xp, vista, Windows 7
1. Klik Menu “Start” yang berada di pojok kiri bawah
2. Pilih “Shutdown”
3. Klik “OK”
4. Tunggu Hingga Komputer sudah mati
5. Kemudian Matikan stabilizer dan cabut kabel listriknya.
Cara Mematikan Komputer Windows 10
1. Pertama, klik simbol Windows yang ada disebelah kiri bawah layar atau tekan tombol “Windows” pada
keyboard Anda.
2. Pilih Power kemudian pilih Shutdown seperti yang ditunjuk oleh panah kuning pada gambar dibawah
ini.
Saat akan mematikan komputer ada beberapa pilihan selain shutdown seperti berikut
1. Switch user : untuk berpindah ke windows yang lain jika ada
2. Log off : untuk keluar dari user windows yang sedang aktif
3. Restart : untuk mematikan dan menghidupkan kembali komputer
4. Sleep : untuk mematikan komputer sementara namun mesin masih hidup dan aplikasi juga
tidak ditutup. Jika komputer dalam kondisi sleep kemudian ditekan salah satu tombol
keyboard atau menggerakan mouse, maka komputer akan menyala dan menampilkan
kondisi pekerjaan terakhir.
5. Hibernate : untuk mematikan komputer tanpa menutup aplikasi yang sedang aktif. Jika komputer
dalam kondisi hibernate kemudian ditekan salah satu tombol keyboard atau
menggerakan mouse, maka komputer akan menyala booting dari awal dan
menampilkan kondisi pekerjaan terakhir.
6. Shutdown : untuk mematikan komputer secara menyeluruh hingga menutup semua sistem yang
sedang bekerja sehingga komputer benar-benar mati.
C. Perangkat Lunak
Perangkat lunak atau biasa disebut software adalah sekumpulan data elektronik yg disimpan dan diatur
oleh komputer, data elektronik yg disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yg
akan menjalankan suatu perintah. Perangkat lunak disebut juga sebagai penerjemah perintah-perintah yg
dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan atau diproses oleh perangkat keras. Melalui Software
atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah.
Fungsi Perangkat Lunak (Software)
Ada beberapa fungsi dari perangkat lunak (Software) diantaranya:
1. Fungsi perangkat lunak (Software) adalah memproses data atau perintah / instruksi hingga mendapat
hasil atau menjalankan sebuah perintah perintah.
2. Berfungsi sebagai sarana interaksi yg menghubungkan atau menjembatani pengguna komputer (user)
dengan perangkat keras.
3 Golongan Perangkat Lunak (Software)
Perangkat lunak ini dibagi menjadi tiga golongan, yaitu:
1. Sistem Operasi
Sistem operasi adalah perangkat lunak yang berfungsi mengelola sumber daya perangkat keras dan
melayani aplikasi agar berjalan dengan baik. Contohnya sistem operasi Microsoft Windows, Linux, Mac
OS, Unix, Solaris, Android, Endless, Novel, dan sebagainya.
2. Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman adalah instruksi-instruksi standar untuk memerintah komputer agar
menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks
dan semantikyang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan
seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer,
bagaimana data ini akan disimpan atau diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan
diambil dalam berbagai situasi. Bahasa pemrograman merupakan bahasa yang digunakan untuk
membuat sebuah aplikasi. Ada banyak sekali macam bahasa pemrograman, seperti bahasa C, C++,
Visual Basic, Pascal, Borland Delphi, HTML, PHP, JAVA, dll.
3. Aplikasi
Aplikasi adalah perangkat lunak yang diciptakan manusia untuk membantu manusia dalam
menyelesaikan pekerjaan yang spesifik.
Jenis-jenis Perangkat Lunak
Menurut jenisnya, perangkat lunak terbagi menjadi:
1. Commercial software atau software berbayar merupakan software yang dibuat untuk tujuan dan
kebutuhan komersil. Bagi setiap pengguna yang ingin menggunalan software tersebut, ia harus
membelinya kepada pihak yang mendistribusikannya. Contoh: Microsoft Office, Kaspersky, Microsoft
Windows, MYOB Accounting.
2. Freeware atau software gratis merupakan software yang memiliki hak cipta, namun Bagi pengguna
yang ingin menggunaka sofware tersebut, dapat diunduh secara geratis dan tanpa batas waktu.
Contoh: Photoscape, smadav, inamp, dll
3. Shareware merupakan perangkat lunak yang di sediakan bagi para pengguna tanpa membayar namun
dibatasi oleh waktu. Jika waktu masa uji cobanya habis dan pengguna ingin memperpanjangnya atau
ingin mendapatkan fitur tambahan tertentu, pengguna harus membelinya kepada pihak yang
mendistribusikan software tersebut. Alasan dibalik program shareware adalah dengan memberikan
pembeli kesempatan terlebih dahulu untuk mencoba program aplikasi tersebut SEBELUM pembeli
MEMBELI Lisensi untuk versi yang lebih lengkap. Ini juga dipakai sebagai salah satu strategi pemasaran
atau marketing dari developer aplikasi shareware. Contoh: winrar, IDM, Corel draw, dll
4. Firmware merupakan software yang disimpan dalam memory read only atau memory yang hanya di
baca.
5. Free software perangkat lunak yang disebarkan secara bebas dan gratis oleh para penciptanya.
6. Open Source Software adalah perangkat lunak yang kode sumbernya dapat dibuka dan dimodifikasi
serta dikembangkan oleh sebuah komunitas tertentu yang sudah expert.
7. Malware adalah perangkat lunak perusak sistem komputer yang terdiri dari virus, trojan horse, rootkit,
cacing, spyware, adware, crimeware, dan perangkat lunak lain yang sifatnya jahat.
D. Operasi Dasar Sistem Operasi Windows
Desktop adalah tampilan awal sistem operasi setelah dinyalakan. Berikut ini contoh tampilan desktop
sistem operasi windows.
Shortcut Wallpaper
Start Menu Quick Launch Taskbar System Tray
Keterangan:
1. Start menu adalah tombol start untuk menampilkan program-program atau aplikasi yang telah terinstal
pada sistem operasi.
2. Wallpaper adalah gambar yang menempel pada desktop. Wallpaper bisa diganti-ganti sesuai dengan
keinginan pemiliknya.
3. Taskbar adalah batang panjang yang terletak pada bagian bawah desktop. Di dalam desktop terdapat
quick launc, system tray, dan icon-icon aplikasi yang sering digunakan.
4. Shortcut adalah icon ataupun perintah yang digunakan untuk mempercepat masuk ke dalam program
ataupun menjalankan perintah program.
Pengaturan Wallpaper
1. Letakan mouse pointer pada tempat kosong di desktop.
2. Klik kanan -> Personalize sehingga tampilan sebagai berikut
3. Klik Desktop Background
4. Klik salah satu gambar yang akan dijadikan wallpaper. Jika menghendaki wallpaper tersendiri bisa
menggunakan picture location atau tombol browse untuk mencari gambar wallpaper yang ada di
komputer untuk dipasang menjadi wallpaper.
5. Klik save changes untuk memasang wallpaper agar tampil pada desktop
Pengaturan Screen Saver
Screen saver adalah layanan yang disediakan oleh sistem operasi untuk menampilkan suatu gambar, teks,
atau animasi ketika komputer tidak digunakan dalam beberapa waktu tertentu. Screensaver bukan saja
menampilkan gambar dinamis, namun berfungsi untuk menjaga layar monitor CRT dalam kurun waktu
yang lama, karena layar CRT akan meninggalkan jejak gambar yang sama jika monitor tidak melakukan
aktivitas apapun. Sedangkan pada layar LCD jejak gambar atau sering disebut dengan istilah efek daerah
hantu sudah tidak ada. Dengan kata lain screensaver sudah tidak diperlukan pada layar LCD. Untuk
melakukan pengaturan screensaver langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Letakan mouse pointer pada tempat kosong di desktop.
2. Klik kanan -> Personalize sehingga tampilan sebagai berikut
3. Klik screen saver
4. Pilih jenis screen saver yang dikehendaki
5. Centang pada On resume, display logon screen
6. Wait ..... minutes dipilah berapa menit monitor tidak melakukan aktivitas, screen saver akan bekerja
7. Klik OK
E. Pengelolaan File dan Folder
File adalah sekumpulan data-data baik berupa angka, teks, gambar, video, slide, program, atau lainnya
yang disimpan pada media penyimpan. Sedangkan folder adalah tempat di mana file dikelompokkan dan
disimpan pada media penyimpan. Folder digunakan untuk memudahkan mengelola file agar mudah diingat
dan dicari. Aplikasi yang digunakan untuk mengelola file dan folder pada windows adalah Windows
Explorer. Untuk masuk ke windows explorer klik kanan tombol Start pada desktop -> klik Open Windows
Explorer sehingga tampil seperti berikut:
Pada gambar di atas bisa dibaca bahwa hardisk yang digunakan dipartisi menjadi 3, yaitu Drive C, D, dan E.
Pada windows sebelah kiri menunjukan Computer, Drive, jaringan yang ada dalam komputer. Sedangkan
window sebelah kanan akan menampilkan isi dari ikon yang diklik di sebelah kiri. Misal diklik Drive D maka
Drive D akan menampilkan isinya baik itu berupa file ataupun folder.
Pada gambar di atas menunjukkan isi dari Drive D berupa folder-folder. Folder tidak memiliki ukuran atau
size. Berbeda dengan file yang memiliki ukuran. Contoh sebagai berikut:
Cara membuat folder sebagai berikut:
1. Klik kanan di mana folder akan dibuat, misal pada Drive D. Klik kanan drive D
2. New -> Folder
3. Ketikkan nama folder (misal: Informatika) kemudian Enter.
Maka akan muncul Folder dengan nama Informatika, dan jika folder tersebut di klik maka pada window
sebelah kanan tidak akan muncul apa-apa, karena memang masih kosong. Misalkan akan dibuat sub
folder pada folder Informatika, maka klik kanan folder Informatika –> New -> Folder, ketikkan kelas 7
enter. Kemudian lakukan hal yang sama dengan mengetik ‘kelas 8’ dan ‘kelas 9’ sehingga hasilnya
sebagai berikut:
Membuat file, misalkan menggunakan notepad. Langkahnya, buka folder kelas 7 dengan cara double
klik folder kelas 7. Pada window kanan klik kanan New -> Text Document lalu ketik Buku Informatika
lalu enter. Sehingga akan menghasilkan satu file yang ukurannya masih 0 KB, double klik pada file
tersebut sehingga keluar notepad dan ketikan kalimat “Buku Informatika Kelas 7” lalu simpan dengan
perintah klik File -> Save. Perhatikan bedanya file dan folder seperti berikut.
File memiliki Size
Folder
Cara mengganti nama file atau folder
1. Klik kanan file atau folder
2. Klik rename
3. Ketikkan nama yang baru
4. Enter
Cara menghapus file atau folder
1. Klik kanan file atau folder
2. Klik Delete, sehingga muncul pesan sebagai berikut
3. Artinya apakah sudah yakin untuk memindahkan folder ini ke Recycle Bin? Jika sudah yakin klik Yes
jika belum klik No
File atau folder yang dihapus sebenarnya tidak terhapus secara permanen, karena file atau folder
tersebut hanya dipindahkan ke tempat sampah atau Recycle Bin.
Cara mengembalikan atau menghapus file yang ada di Recycle Bin
1. Double klik pada Recycle Bin
2. Cari file yang akan dikembalikan seperti contoh berikut
3. Klik kanan file atau folder
4. Klik restore jika akan dikembalikan, atau klik Delete jika benar-benar akan menghapus dari Recycle
Bin sehingga file benar-benar hilang dari komputer.
Mengosongkan Recycle Bin, langkahnya:
1. Klik kanan Recycle Bin
2. Klik Empty Recycle Bin sehingga muncul pesan sebagai berikut
3. Klik Yes jika memang akan mengosongkan isi dari Recycle Bin, klik No jika tidak jadi
F. Interaksi Komputer dengan Perangkat Tambahan
Komputer merupakan serangkaian sistem yang terdiri dari beberapa komponen, yang sering kita kenal
dengan perangkat keras komputer. Beberapa perangkat keras tersebut memiliki antar muka standar atau
port-port tertentu untuk memaksimalkan fungsi dari perangkat tersebut. Port sendiri apabila dijelaskan
sederhanana sering kita sebut dengan istilah colokan.
Fungsi utama port adalah menghubungkan komputer dengan komponen eksternal komputer. Biasanya
dengan menggunakan kabel, sehingga perangkat bisa saling terhubung dengan komputer. Contoh
penggunaan port misalnya adalah port USB, port PS2, port paralel, HDMI, dan lainnya.
Jenis dan kegunaan masing-masing port pada komputer
No Gambar Nama Fungsi Contoh Perangkat
Tambahan
1 Port Serial Port untuk berbagai
peralatan serial (serial Mouse dan modem
device) serial
Sumber : Port Paralel Port untuk berbagai Printer, CD ROM
www.pcmag.com) Port PS/2 eksternal
peralatan paralel
2 Keyboard dan Mouse
(parallel device), PS/2
Sumber
:www.aliexpress.com digunakan untuk
3 konektivitas yang
Sumber membutuhkan
:www.en.wikipedia.org
kecepatan
4
Port untuk berbagai
peralatan standar PS/2
Port VGA Port untuk piranti Monitor, LCD
output Proyektor
Sumber Port USB Port untuk berbagai Mouse USB, keyboard
:www.en.wikipedia.org
peralatan USB USB, dan flash disk
5
(Universial Serial Bus)
Sumber
:www.en.wikipedia.org Port Audio Port untuk berbagai Pengeras suara,
6
peralatan audio speaker, dan line in
Sumber :
(www.pcmag.com)
7 Port RJ45 Port untuk kabel Kabel UTP/ STP
atau jaringan
Ethernet
atau port
Sumber LAN
:www.fr.wikipedia.org
8 Port Fire Port untuk Digital video
Wire menghubungkan
perangkat FireWire
Sumber :
www.startech.com
No Gambar Nama Fungsi Contoh Perangkat
Tambahan
9 Port SCSI Port untuk Printer, hard disk,
menghubungkan tape backup
perangkat SCSI
Sumber :
www.en.wikipedia.org
10 Port HDMI Port pengembangan Monitor TV, proyektor
dari graphic card
11 Port Power Port untuk -
Source memasukkan listrik ke
komputer untuk
diolah oleh power
supply