KISAH MISTIS “Siapa yang tak kenal
LAWANG SEWU dengan Lawang Sewu?
Sebagai salah satu destinasi
wisata di Semarang, Lawang
Sewu selalu berhasil
menarik banyak wisatawan
yang berkunjung. Di balik
bangunannya yang unik dan
megah, ternyata Lawang
Sewu juga menyimpan
sejuta misteri.”
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya
sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami
mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah
berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya.
Penulis sangat berharap semoga buku ini dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi pembaca.
Bagi kami sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam
penyusunan buku ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman saya.
Untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari
pembaca demi kesempurnaan buku ini.
Batang, 29 November 2021
Nandha Aulia Qoriana
1
MISTERI LAWANG SEWU YANG DISEBUT
GEDUNG PALING ANGKER DI SEMARANG
LAWANG SEWU YANG DISEBUT GEDUNG PALING ANGKER DI SEMARANG (ISTIMEWA)
Siapa yang tak kenal dengan Lawang Sewu? Sebagai salah satu destinasi wisata
di Semarang, Lawang Sewu selalu berhasil menarik banyak wisatawan yang
berkunjung. Di balik bangunannya yang unik dan megah, ternyata Lawang
Sewu juga menyimpan sejuta misteri.
Berikut ini beberapa sejarah Lawang Sewu yang dianggap gedung paling anger
di Semarang yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Asal usul nama "Lawang Sewu"
Lawang Sewu di awal pembangunannya, bangunan ini bernama Nederlands
Indische Spoorweg Maatschappij. Sedangkan dalam bahasa Jawa, Lawang
Sewu artinya seribu pintu. Namun hanya karena namanya "Lawang Sewu",
tidak berarti gedung ini benar-benar punya seribu pintu. Faktanya, Lawang
Sewu hanya memiliki 429 pintu. Tapi sama seperti kebanyakan gedung Belanda
lainnya, Lawang Sewu memiliki banyak jendela besar yang jika dilihat dari jauh
akan terlihat seperti pintu. Dan itulah alasannya kenapa orang-orang menyebut
gedung ini sebagai "Lawang Sewu".
2
2. Dulunya, Lawang Sewu merupakan kantor kereta api milik Belanda
Berbeda dengan sekarang, Lawang Sewu dulu merupakan kantor administrasi
Indische Spoorweg Maatscappij (NIS) yaitu sebuah perusahaan kereta api
swasta asal Netherland. Kantor NIS pertama berada di stasiun Semarang, tapi
karena tempat itu tidak mencukupi, pemerintah Belanda akhirnya memutuskan
membangun gedung baru.
3. Selain jadi kantor, Lawang Sewu juga berfungsi sebagai penjara
Di balik hingar-bingar pekerja perusahaan kereta api, Lawang Sewu juga
memiliki sisi kelam yang jauh dari kesan sebuah perkantoran. Selain lantai satu
dan dua berfungsi sebagai perkantoran, kantor ini juga memiliki ruang bawah
tanah dan lantai tiga.
Lantai tiga berupa loteng dan ruang bawah tanah yang berfungsi sebagai penjara
bagi para tahanan di masa penjajahan. Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang,
ruang bawah tanah dan loteng ini menjadi penjara paling kejam bagi orang
Netherland.
4. Saksi bisu pertempuran melawan tentara Jepang
Di masa awal kemerdekaan Indonesia, tidak lantas membuat gedung ini jatuh ke
tangan Indonesia. Lawang Sewu justru berubah menjadi medan pertempuran
antara pemuda Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) dengan tentara Kempetai
dan Kidobutai dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang dari
tanggal 14 Oktober sampai 19 Oktober 1945. Karena
sejarahnya inilah, pemerintah kota Semarang menetapkan Lawang Sewu
sebagai gedung warisan sejarah yang wajib dilindungi.
5. Pernah dinobatkan sebagai salah satu tempat paling angker di Asia
Yang namanya bangunan tua, besar, dan kosong tidak akan lepas dari kisah-
kisah misteri. Hal yang sama juga terjadi pada Lawang Sewu. Setelah kosong
bertahun-tahun, gedung peninggalan Belanda ini jadi tidak terurus dan terlihat
3
menyeramkan. Tidak heran jika akhirnya beredar banyak kisah mistis yang
menghantui Lawang Sewu.
Pada tahun 2013, gedung ini jadi lokasi uji nyali sebuah acara TV dan berakhir
dengan meninggalnya salah satu peserta beberapa hari setelah acara
berlangsung. Karena horor yang menghantui, gedung ini pernah dinobatkan
sebagai bangunan paling menyeramkan kedua di benua Asia.
Selain menyimpan banyak nilai sejarah yang ditinggalkan, bangunan yang
dibangun pada 1904 oleh Belanda itu juga terkenal angker. Selain itu sudah
banyak juga warganet yang mempublikasikan kisah horornya di media sosial
mereka terkait Lawang Sewu ini.
Cerita yang banyak itu memang berbanding lurus dengan banyaknya mahluk
yang menghuni bangunan Wilhelminaplein (sebutan Belanda). Mulai dari kasus
pemerkosaan hingga kisah heroik menghiasi sejarah kisah perhantuan di
Lawang Sewu.
Kisah Hantu Noni Belanda
4
Menurut mitosnya dahulu ketika masa penjajahan Jepang, terjadi kasus
pemerkosaan tentara Jepang terhadap sekitar puluhan noni Belanda. Usai
diperkosa di Lawang Sewu, tentara Jepang langsung memenggal kepala noni-
noni Belanda nan malang itu yang menyebabkan munculnya kisah mistis.
Kisah hantu Noni Belanda ini pernah disampaikan lewat kesaksian seorang pria
yang mengakui melihat penampakan sosok noni Belanda ketika dirinya sedang
memancing di sekitar sungai Lawang Sewu. Pria itu mengakui sosok si noni
Belanda memang tidak mengganggu namun hanya mondar-mandir dengan
menampilkan wajah pucatnya yang cantik bersimbah darah dan tersenyum.
Kisah Prajurit Belanda Penjaga Pintu
Menurut salah seorang penjaga gedung Lawang Sewu, salah satu titik di mana
sosok makhluk kasat mata itu kerap memperlihatkan diri adalah bagian pintu
depan paling barat atau paling timur. Dipercaya sosok penjaga di pintu dengan
arah berlawanan itu adalah para serdadu tentara Belanda lengkap dengan senjata
laras panjang.
Konon jika seseorang menyadari serdadu hantu itu, maka akan diawali dengan
hembusan angin agak kencang atau semilir dan bau-bau misterius mulai wangi,
kemenyan sampai anyir darah membusuk.
5
Misteri Teriakan
Selain misteri Noni dan Serdadu, kisah horor juga datang dari salah satu bagian
depan halaman gedung yakni sebuah sumur tua yang setiap harinya selalu
dikunci dan tak pernah dibuka. Sumur tua itu berbentuk tembok meninggi
dengan bagian dasar tanah dan bagian atapnya adalah genting warna merah.
Konon di malam-malam hari nan sepi kerap terdengar suara teriakan kesakitan,
tangisan dan ketakutan dari tentara Belanda. Sejarah menyebutkan di tempat
itulah banyak tentara Belanda yang tewas dengan disembelih oleh para tentara
Jepang sehingga kabarnya arwah mereka penasaran.
6
Bayangan Hitam Lantai 3
Ketika Sobat Dukun mengeksplorasi wilayah Lawang Sewu konon katanya ada
salah satu juru kunci di sana yang bisa memperlihatkan keangkeran Lawang
Sewu.
Hal itu bisa dilihat di sebuah ruangan di lantai tiga Lawang Sewu. Konon juru
kunci itu bisa memanggil sang 'penunggu' yang muncul dalam sosok bayangan
yang menggantung di langit-langit. Hanya saja, tak semua pengunjung bisa
diajak melihat kesempatan istimewa tersebut.
Aroma Aneh Ruang Bawah Tanah
Di ruang bawah tanah Lawang Sewu terdapat penjara berdiri. Saat itu sebanyak
5-6 orang tahanan dijejalkan ke dalam kotak berdiameter sekitar 60 cm x 1
meter, para tahanan itu berdiri berdesakan kemudian ditutup pintu besi sampai
mereka semua mati. Jika masih ada yang hidup, maka kepala mereka akan
dipenggal dan mayat dibuang ke sungai kecil di samping Lawang Sewu.
Konon karena aksi penyiksaan di penjara berdiri itu, sampai kali ini masih bisa
tercium aroma-aroma aneh mulai seperti bau anyir darah yang membuat bulu
7
kuduk berdiri. https://kumparan.com/dukun-millennial/kumpulan-
kisah-hantu-lawang-sewu-part-1-1u9hv95ISsx
https://correcto.id/beranda/read/31294/kisah-misteri-lawang-sewu-
yang-disebut-gedung-paling-angker-di-semarang
8