PENERBIT UNJ
STRUKTUR
ATOM-MODEL
THINK PAIR
SHARE
BUKU PANDUAN GURU
KIMIA SMA/MA
DIANA SAFITRI
TPS
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim,
Puji serta syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, yang sudah
menganugerahkan kesehatan, ketekunan, serta kesabaran sebagai
akibatnya buku yang telah lama dirancang ini akhirnya berhasil
diselesaikan. Buku pedoman pendidik materi struktur atom model
pembelajaran think pair share ini disusun untuk membantu kebutuhan
guru atau sebagai acuan guru dalam rangka merancang susunan
tahapan pembelajaran model think pair share (TPS) terutama dalam
materi strukturaatom Kimia SMA/MA sederajat.
Pembahasan buku ini dimulai dengan menjelaskan kurikulum
pembelajaran, pendekatan pembelajaran konstruktivistik, model
pembelajaran think pair share (TPS), langkah pembelajaran think pair
share (TPS), serta rancangan pembelajaran. Penyusun menyadari
bahwa pada pembuatan buku pedoman ini tentunya terdapat
kekurangan, karenanya penyusun sangat membuka saran serta kritik
yang sifatnya memberikan kebaikan. Mudah-mudahan buku pedoman ini
dapat memberikan manfaat bagi pembacanya. Terima kasih.
HELLO Jakarta, 31 Maret 2022
TEACHERS !!
Penyusun
i
TPS
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………i
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………ii
PENDAHULUAN……………………………………………………………………….iii
KURIKULUM…………………………………………………………………………….1
PENDEKATAN PEMBELAJARAN…………………………………………………….3
MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE……………………………………5
LANGKAH PEMBELAJARAN…………………………………………………………6
RANCANGAN PEMBELAJARAN…………………………………………………….12
MATERI SINGKAT……………………………………………………………………15
PENILAIAN…………………………………………………………………………....19
PENUTUP……………………………………………………………………………...27
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………..28
GLOSARIUM………………………………………………………………………….29
ii
TPS
PENDAHULUAN
Pembelajaran materi kimia memiliki peranan penting yang cukup
mendasar di kehidupan kita karena di kehidupan sehari-hari manusia
tidak jauh dari yang namanya "kimia". Namun, kebanyakan peserta didik
merasa bahwa pelajaran kimia sebagai pelajaran yang cukup
menakutkan dan sulit dimengerti untuk konsep materi yang abstrak.
Persis yang pernah dikatakan salah satu ilmuwan yaitu Wiseman
bahwa, “Materi pembelajaran kimia termasuk cabang pelajaran yang
dianggap sulit oleh peserta didik. Sebagian besar peserta didik
mendapati kesulitan saat mendalami konsep kimia dibanding konsep
cabang mata pelajaran yang lain, hal tersebut disebabkan karakteristik
dari ilmu kimia yang sifatnya abstrak atau tak terbayang.”
Materi struktur atom termasuk dalam materi awal pada pem-
belajaran kimia. Materi struktur atom ialah satu diantara materi kimia
yang berupa materi teoritis, sehingga untuk mendapatkan keefektifan
penyampaian materi kepada peserta didik dibutuhkan suatu metode
pembelajaran yang mampu membantu peserta didik untuk lebih mudah
memahami dan menguasainya dengan lebih baik.
Buku struktur atom model think pair share: buku pedoman guru kimia
SMA/MA ini disusun untuk membantu kebutuhan guru atau sebagai
acuan guru dalam rangka menyusun tahapan pembelajaran model think
pair share (TPS) terutama dalam materi struktur atom Kimia SMA/ MA
sederajat. Diharapkan dengan adanya buku panduan ini, keterampilan
berpikir peserta didik dapat dibimbing melalui suatu model
pembelajaran yang lebih menarik dan terstruktur.
iii
TPS
"Perubahanttidak dapat dimulai
langsung dari atas. Semuanya berawal
dan berakhir dari pendidik. Jangan
menunggu aba-aba, jangan menunggu
perintah. Ambillah llangkah pertama."
- Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A.
iv
TPS
KURIKULUM
Kurikulum : Kurikulum 2013 semangat
mengajar!
Satuan pendidikan : SMA Negeri/ MA
Mata pelajaran : Kimia
Kelas/ Semester : X/1
Materi Pokok : Struktur Atom
Kompetensi Inti (KI)
KI-1: Menghayati dannmengamalkanaajaran agamaayang dianutnya.
KI-2: Menunjukkannperilakujjujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama,ttoleran, damai), santun, responsif, dan
pro-aktif dan menunjukkannsikap sebagai bagianddari solusi atas
berbagaippermasalahanndalam berinteraksi secara efektiffdengan
lingkungan sosial dan alam sertaadalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsaadalam pergaulan dunia.
KI-3: Memahami, menerapkan, menganalis isspengetahuan faktual,
konseptual, proseduralbberdasarkan rasaiingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni,ibudaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,kkebangsaan, kenegaraan, dannperadaban terkait
penyebab fenomena dannkejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural padaabidang kajiannyangsspesifik sesuai dengan bakat dan
minatnyaauntuk memecahkan masalah.
KI-4: Mengolah, menalar, dannmenyaji dalamrranah konkret
dannranah abstrak terkait dengan pengembangan dariiyang di
pelajarinya di sekolahssecara mandiri, dan mampu menggunakan
metodessesuai kaidah keilmuan.
1
TPS
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar dari KI-3
3.2. Memahamipperkembanganmmodel atom Dalton,TThomson,
Rutherfod, N. Bohr, dan Mekanika Gelombang.
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.2.1. Menentukannpartikel dasar penyusunnatom.
3.2.2. Mendeskripsikan perkembangan teoriiatom/ model atom.
3.2.3. Menganalisis perbedaan modellatom dari modellatom
Dalton,TThomson, Rutherford, N. Bohr, dan MekanikaaGelombang.
3.2.4. Menganalisis hubungan nomorratom dan nomorrmassa
suatu atommdengan jumlah partikelldasar penyusun atom.
3.2.5. Mengklasifikasikan unsurrkedalam isotop,iisoton daniisobar.
Kompetensi Dasar Dari KI-4
4.2. Menjelaskan fenomenaaalam atau hasil percobaan
menggunakan modellatom
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
4.2.1. Merancang Gambar modellatom Dalton,TThomson,
Rutherford, N. Bohr, dan MekanikaaGelombang (Kritis,
kreatif, karakter: rasaiingin tahu)
4.2.2. Mempresentasikan hasilldiskusi danntugas
portofolio tentang perkembangan modellatom (Kritis
dan komunikatif)
2
TPS
PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pendekatan pembelajaran yang
digunakan pada buku panduan ini PENDEKATAN
yakni pendekatan konstruktivisme. KONSTRUKTIVISME
Konstruktivisme merupakan satu
diantara metode pendekatan
dengan susdut pandang bahwa
peserta didik perlu menjadi individu
yang aktif menciptakan
pengetahuannya sendiri pada
proses masuk ke dunia riil/nyata
secara terus-menerus, sehinggaffakta serta keterampilan dipelajari
secara keseluruhan dan didapat proses penyatuan antara
pengetahuan serta keterampilan baru ke pengetahuan dan
keterampilan yang sudah dimiliki sebelumnya. Oleh karena itu, dalam
menelaah materi kimia yang baru, pengalaman belajar yang
sebelumnya (konsepsi awal) menjadi syarat awal dari peserta didik
dimana akan menyugesti terjadinya proses belajar kimia tadi, maka
langkah pertama yang perlu dilakukan pendidik atau pendidik waktu
akan mengajarkan materi baru yakni wajib dikaitkan dengan konsep‐
konsep yang sudah terdapat pada struktur pengetahuan peserta didik.
Tahapan pembelajaran dengan mengadopsi pendekatan konstrukti-
visme yang lebih lengkappdiungkapkan oleh Felix O (2020), adalah
sebagai berikut:
3
TPS
1 Tahap Orientasi
Pada tahap ini peserta didik diberi kesempatan dan diberi motivasi
agar mampu mengemukakan pengetahuan awal yang dimilikinya
tentang konsep yang akan di bahas. Tujuan tahap ini adalah untuk
membangkitkan minat peserta didik, imajinasi, dan kreativitas dengan
terlibat dalam pengalaman yang mudah didapatkan.
2 Tahap Eksplorasi/ Struktur
Pada tahap ini peserta didik diberi kesempatan untuk mencoba
menemukan serta mengidentifikasi konsep melalui data-data yang
dikumpulkan dalam kegiatan pembelajaran yang telah dirancang oleh
pendidik. Tujuan tahap ini adalah untuk melibatkan masa tenang atau
"waktu berpikir" diikuti oleh tanggapan bersama: ide, perasaan, dan
pengalaman yang dirangsang dengan terlibat secara langsung.
3 Tahap Intervensi/ Restrukturisasi
Pada tahap ini peserta didik diberi kesempatan untuk memikirkan
penjelasan dan mengomunikasikan solusi masalah berdasarkan pada
hasil observasi dari peserta didik, dibantu dengan penguatan dari
pendidik. Selanjutnya, peserta didik mengkonstruksikan pemahaman
baru terkait konsep yang sedang dipelajarinya.
4 Tahap Pengembangan dan Review
Pada tahap ini peserta didik diberi kesempatan dan dibantu untuk
mengenali pentingnya pembelajaran mereka. Pendidik berusaha
menciptakan suasana ruang kelas/pembelajaran yang mampu
membuat peserta didik berhasil dalam mengaplikasikan
pemahaman konseptualnya, serta tentunya dengan proses review
dan evaluasi dari pendidik.
4
TPS
MODEL THINK - PAIR - SHARE
Model Think-Pair-Share (TPS) ialah termasuk dalam jenis
pembelajaran kooperatif yang meliputi 3 komponen utama yaitu waktu
berpikir, waktu berbagi dengan rekan, dan berbagi waktu diantar teman
kelompok dalam kelompok yang lebih besar. Komponen TPS memiliki
implikasi yang lebih luas di luar peningkatan hasil belajar kognitif.
Keuntungan yang positif dari digunakannya jenis pembelajaran ini
adalah kemampuannya untuk mengatur aspek kognitif dan sosial dari
pembelajaran, pengembangan suatu pemikiran dan penciptaan
pengetahuan/ilmu.
Pembelajaran dengan model TPS melatih peserta didik untuk berpikir,
mengundang jawaban dari semua orang di dalam kelas saat
pembelajaran berlangsung, selain memberikan manfaat dari segi
aktivitas tentunya. TPS adalah cara yang efektif untuk menciptakan
berbagai model diskusi kelas, menantang gagasan bahwa semua diskusi
berlangsung dalam pengaturan kelompok penuh, dan menggunakan
mekanisme yang memungkinkan siswa untuk berpikir, merespons, dan
membantu satu sama lain dengan lebih baik.
Dengan demikian memungkinkan seluruh peserta didik berbagi
jawaban yg lebih panjang, lebih kompleks, serta jawaban mempunyai
alasan sebab mereka sudah mereflek
pembelajaran sikannya; peserta didik lebih berani
penuh warna! mengemukakan dan menyampaikan pan
dangan baru atau gagasan sebab mereka
sudah mendiskusikannya dalam grup; serta
memungkinkan interaksi antar peserta didik
lainnya dengan lebih maksimal.
5
TPS
LANGKAH PEMBELAJARAN
Tahapan pembelajaran model think pair share yang digunakan dalam
buku panduan ini terdiri atas tiga tahapan yaitu thinking, pairing, dan
shareing. Tahapan ini selanjutnya selaras dengan Rancangan
Perencanaan Pembelajaran (RPP).
PAIRING
THINKING
SHAREING
6
TPS
Penjelasan tahapan sebagai berikut:
THINKING
Tahap thinking adalah tahap dimana peserta didik diminta untuk
meninjau permasalahan secara mandiri atau perorangan. Tahap
thinking pada materi struktur atom ini yakni peserta didik
memperhatikan dan menyimak tayangan video youtube terkait animasi
struktur atom berbagai model.
1
(sumber: https://youtu.be/XpkoBQI1ic0) 2
(sumber: https://youtu.be/pD3wmt9b7Cs)
mari menonton !
7
TPS
Selanjutnya, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengemukakan
pendapat terkait tayangan video youtube yang telah mereka simak,
berdasarkan pengetahuan yang telah dimiliki. Selanjutnya peserta didik
diberi kesempatan untuk mengutarakan pertanyaan setelah menyimak
tayangan video tentang animasi struktur atom berbagai model:
Bagaimana bentuk sebuah atom? hmmm..
Bisakah kertas dipotong terus
menerus hingga tak terhingga
atau berhenti pada bagian
terkecil saja?
Apa bagian terkecil dari suatu
materi di kehidupan ini?
Kemudian peserta didik juga
diberikan buku modul pembelajaran
serta beberapa artikel rujukan.
Tahap thinking ini juga termasuk
kedalam tahap orientasi pada
pendekatan konstruktivisme.
(link buku: https://bit.ly/ModulKimia-X)
perkaya literasi
mu !
8
TPS
PAIRING
Tahap pairing ialah tahapan dimana peserta
didik mempunyai kesempatan buat berdiskusi
bersama rekan kelompok lainnya tentang
penyelesaian permasalahan atau soal yg
sudah diberikan pendidik sesuai solusi yang
sudah mereka pikirkan sebelumnya secara
indvidual sebagai akibatnya mampu
menemukan kesepakatan perihal solusinya.
Di tahapan ini peserta didik bukan lagi belajar secara indvidual tetapi
bersama dengan temannya, hal ini bisa melatih peserta didik untuk
bekerja sama pada sebuah kelompok. Termin pairing di materi struktur
atom ini yakni peserta didik diberi kebebasan buat menentukan grup
belajar dengan anggota 3-4 orang. Lalu secara berkelompok, peserta
didik mencari isu berdasarkan dari aneka macam sumber artikel
wacana:
Partikel dasarrpenyusun atom
Perkembangan & perbedaan teori atom dari model atom
Dalton, Thomson, E. Rutherford, N. Bohr, dan Mekanika
Gelombang
Hubungan nomorratom dan nomorrmassa suatu atom
dengan jumlah partikelldasar penyusun atom
Perbedaan isotop, isobar, dan isoton.
Selanjutnya secara berkelompok, peserta didik merangkum
informasi dari hasil literasi yang sudah dilakukan untuk nantinya
digunakan sebagai bahan membuat tugas poster/mind mapping.
Tahap ini juga termasuk kedalam tahap eksplorasi/struktur
pada pendekatan konstruktivisme.
9
TPS
SHAREING
Tahap sharing adalah tahap dimana peserta didik berkesempatan buat
mempresentasikan atau menunjukkan jawaban mereka pada rekan lain
dalam kelas. Tahap sharing pada materi struktur atom ini yakni peserta
didik berdiskusi secara interaktif membandingkan hasil rangkumannya
dengan dengan kelompok lainnya. Setelah itu peserta didik
diperlihatkan beberapa contoh poster dan mind mapping oleh guru:
(sumber: https://bit.ly/contoh-Poster)
10
TPS
(sumber: https://bit.ly/contoh-mindmap-diana)
Shareing !
Pada tahap ini pendidik membimbing
peserta didik ketika berdiskusi, kemudian
mengarahkan siswa untuk melakukan revisi
terhadap rangkuman yang keliru serta
meresponS kejadian, aktivitas dan
pengalaman dalam diskusi interaktif. Tahap
ini juga termasuk kedalam tahap intervensi/
restrukturisasi pada pendekatan
konstruktivisme.
11
TPS
RANCANGAN PEMBEAJARAN
RPP lengkap dapat diakses melalui:
https://bit.ly/RPP-Lengkap-TPS-StrukturAtom
Kegiatan Sintaks Langkah-langkah Kegiatan Wakt
u
Pendahulu 1. Pendidik menyampaikan cakupan 10’
an 20’
kegiatan pembelajran yang akan
Inti Thinking/
berpikir dilakukan yakni model think pair share
2. Peserta didik menonton dan
menyimakktayangan video youtube
tentang animasi struktur atom
berbagai model
(https://youtu.be/XpkoBQI1ic0
atau
https://youtu.be/pD3wmt9b7Cs)
3. Peserta didik diberi kesempatan
untuk mengemukakan pendapat terkait
video youtube, berdasarkan
pengetahuan yang telah dimiliki.
4. Peserta didik diberi kesempatan
untuk memberikan pertanyaan setelah
m-emperhatikan dan menonton
tayangan video youtube tentang
a-nimasi struktur atom berbagai model:
Bagaimana bentuk sebuah atom?
Bisakah kertas dipotong terus
menerus hingga tak terhingga
atau berhenti pada bagian
terkecil saja?
Apa bagian terkecil dari suatu
materi di kehidupan ini?
12
TPS
Pairing/ 5. Peserta didik diberikan buku modul 65’
berpasang pembelajaran dan beberapa 30’
an artikel rujukan.
(https://bit.ly/ModulKimia-X )
Shareing/
berbagi
6. Peserta didik diberi kebebasan
untuk memilih kelompok belajar
dengan anggota 3-4 orang.
7. Dengan kelompoknya, peserta
didik mengumpulkan informasi dari
aneka macam sumber artikel wacana:
Partikel dasarrpenyusun atom
Perkembangan & perbedaan teori
atom darimmodel atommDalton,
Thomson, E. Rutherford, N. Bohr,
dan Mekanika Gelombang
Hubungan nomorratom dan
nomorrmassa suatu atom dengan
jumlah partikelldasar penyusun
atom
Perbedaan isotop, isobar, dan
isoton.
8. Dengan kelompoknya, peserta didik
merangkum informasi dari hasil literasi
yang sudah dilakukan untuk bahan
membuat tugas poster/mind mapping.
(Kritis)
9. Peserta didik berdiskusi
membandingkan hasil rangkumannya
dengan kelompok lainnya.
13
TPS
(Kritis, kolaboratif, karakter: teliti)
10. Peserta didik diperlihatkan
beberapa contoh poster dan mind
mapping oleh guru:
https://bit.ly/contoh-MindMap
dan https://bit.ly/contoh-Poster
11. Pendidik memantau peserta didik
dalam berdiskusi, lalu mengarahkan
peserta didik untuk melakukan revisi
serta merespons kejadian, aktivitas
dan pengalaman dalam diskusi
interaktif
Penutup 12. Pendidik memberikan bimbingan dan 10'
fasilitas peserta didik untuk
merefleksikan pembelajaran hari ini.
13. Pendidik menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan
berikutnya yakni mengenai tugas
presentasi kelompok membuat
poster dari hasil pembelajaran
hari ini.
14. Pendidik mengakhiri sesi kelas
dengan menyampaikan beberapa
motivasi untuk tetap semangat belajar
dan ditutup dengan memimpin doa
penutup.
RPP lengkap
terdapat di link!
14
TPS
MATERI SINGKAT
Berikut materi singkat terkait perkembangan dari teori atom:
Democritus & Leucippus seorang filsuf yunani menyampaikan pendapat
bahwa seluruh materi terdiri atas bagian-bagian (partikel) mungil yang
tidak terbagi. Democritus beropini bahwa materi tersusun atas bagian
yang amat kecil yakni bila suatu materiiidibagi sebagai bagian yg lebih
kecil lalu terus dipotong dan dibagi lagi, maka hingga di suatu ketika
akam didapatkan bagian yang sangat mungil yang tidakkdapat dipotong
atau dibagi lagi yg disebuttatom (‘atomos’ pada bahasa Yunani ialah
‘tidak terbagi’).
TEORI ATOM DALTON
Berikut teori atom John Dalton:
1. Setiap materi berkomponen partikel yg
berukuran sangat teramat kecil yang diklaim
dengan sebutan atom.
2. Seluruh atom dari satu unsur yang sama
adalahh identik, tetapi atom unsur satu tidak
sama dengan atom unsur yg lainnya(berbeda).
3. Sebuah senyawa terbentuk atas kombinasi
atau gabungan atom-atom dariiunsur-unsur
yang tidak selaras dengan perbandingan
atom yg spesifik.
15
TPS
4. Teori atom jhon Dalton ini menyampaikan ilustrasi model
atom serupa bola billiard yang pejal.
TEORI ATOM J.J. THOMSON
Di tahun 1897, seorang filsuf yakni J.J. Thomson
melakukan eksperimennya yakni dengan
menggunakan sinar katoda. Penelitian sinar
katoda menunjukkan pada sinar katoda
ternyata terbelokkan oleh sang medan
magnet juga medan listrik menuju kutub
positif. Hal tadi memberi petunjuk bahwa sinar
katoda ialah radiasi partikel yang mempunyai
muatan listrik.
Berdasar kejadian tersebut maka sinar katoda ialah radiasi
partikel yg bermuatann negatif (-). Partikellsinar katoda ini
diklaim sebagai elektron. Penemuan elektron ini lalu membuat
konklusi bahwa pada atom terdapat suatu yang mempuanyai
muatan negatif yakni elektron. Berdasarkan model atom J.
Thomson, teori tersebut menyatakan yakni elektron
tersebarrpada bola pejal mempunyai muatan positif mirip
seperti roti kismis, kismis-kismis tersebut ialah elektron yang
tersebar, serta roti pejal ialah bagian bermuatan positif.
16
TPS
TEORI ATOM RUTHERFORD
Di tahun 1911, filsuf Ernest Rutherford
melakukan eksperimennya yakni melakukan
tembakkan partikel α (bermuatan (+) ) di
lempeng emas berukuran sangat tipis. Ernest
Ruterford menemukan bahwa partikel-partikel
alfa (α) tadiisebagian besar menembus
melewati lempeng emas, tetapi terdapat
beberapa yang terbelokan bahkan terpantul.
Hal ini membentuk konklusi model atom E Rutherford yakni pada
atom yang sebagiannya adalah ruang kosonggterdapat inti yang
memiliki muatan positif (+) yg diklaim sebagai inti atom; dan
terdapat elektron-elektron dengan muatan negatif (-) yg
mengelilingi inti atomnya. Pada teori ini, massa atom terpusat
pada inti atomnya.
TEORI ATOM BOHR
Di tahun 1913, filsuf Niels Bohr melakukan
eksperimen ialah model atom hidrogen guna
menjelaskan fenomenaaspektrum garis dari
atom pertama (hidrogen).
17
TPS
teori atom Bohr menyatakan bahwa elektron-elektron
bermuatan negatif beranjak mengelilingi inti atom bermuatan
positif di jarak/lintasan eksklusif tertentu yang diklaim sebagai
kulit elektron. Model atom N Bohr dijuluki sebagai model tata
surya.
TEORI ATOM MEKANIKA
KUANTUM
Di tahun 1924, filsuf Louis de Broglie
menyatakan hipotesis dualisme yakni materi
bisa mempunyai sifat partikel serta sifat
mirip gelombang. Kemudian filsuf Werner
Heisenberg mengemukakan asas
ketidakpastian menentukan posisi pasti dari
sebuah elektron. Selain itu filsuf Erwin
Schrodinger, menyatakan yakni volume ruang
yang memiliki kebolehjadian terbesar untuk
ditemukannya suatu elektron berada diklaim
dengan sebutan orbilat atom.
(Sumber gambar-gambar model atom:
https://dwiveliaaftikasari.files.wordpress.com/2017/03/development-of-the-
atomic-theory-8th-14-6381.jpg)
18
TPS
PENILAIAN
1. Teknik Penilaian Pembelajaran TPS:
a. Teknik Penilaian-Sikap : Melalui Pengamatan
b. Teknik Penilaian-Pengetahuan : Melalui Tes Formatif
c. Teknik Penilaian-Keterampilan : Melalui Portofolio
2. Bentuk Penilaian Pembelajaran TPS:
a. Pengamatan : Melalui lembar pengamatannaktivitas
b. Tes Formatif : Melalui soal pilihan ganda dan soal uraian
c. Portofolio : Melalui tugas Mind mapping/poster
3. Instrumen Penilaian Pembelajaran TPS
a.Instrumen Penilaian Sikap
No Nama Kerja Tanggung Disiplin Komunikatif Keterangan
Siswa Sama Jawab
1
2
dst…
Kriteria aspek penilaian sikap
4 = Sangat Baikk(SB)
3 = Baikk(B)
2 = Cukupp(C)
1 = Kurangg(K)
Penilaian = Skor perolehan x 100
16
19
TPS
Rubrik Penilaian Sikap
Aspek SB (4) B (3) C (2) K (1)
penilaian
Peserta didik Peserta didik Peserta didik
Bekerja Peserta didik belum mampu
sama sangat mampu mampu mulai mampu bekerja sama
bekerja sama dalammtugas
dalammtugas bekerja sama bekerja sama kelompok saat
kelompok saat pembelajaran
pembelajaran dalammtugas dalammtugas
kelompok saat kelompok saat
pembelajaran pembelajaran
Tanggung
jawab
Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
selalu sudah kadang-kadang belum
melaksanakan melaksanakan melaksanakan melaksanakan
tanggung tanggung tanggung tanggung
jawabnya jawabnya jawabnya jawabnya
sesuai hakkdan sesuai hakkdan sesuai hakkdan sesuai hakkdan
kewajiban kewajiban kewajiban kewajiban
siswa siswa siswa siswa
Disiplin Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
selesai selesai
selesai selesai mengerjakan mengerjakan
dan dan
mengerjakan mengerjakan mengumpulkan mengumpulkan
tugas setelah tugas setelah
dan dan 1-10 menit dari >10 menit dari
waktuuyang waktuuyang
mengumpulkan mengumpulka ditentukan ditentukan
tugas sebelum n tugas tepat
waktuuyang pada
ditentukan waktuuyang
ditentukan
Komunikatif Siswa sangat Siswa mampu Siswa mulai Siswa belum
mampu menjelaskan mampu mampu
menjelaskan hasil diskusi menjelaskan menjelaskan
hasil diskusi presentasi hasil diskusi hasil diskusi
presentasi dengan presentasi presentasi
dengan lengkap dan dengan dengan
lengkap dan sesuai lengkap dan lengkap dan
sesuai rencana sesuai sesuai
rencana rencana rencana
20
TPS
b. Instrumen Penilaian Pengetahuan
(Kunci jawaban terlampir pada link RPP)
Pilihan Ganda !
1. Fakta yang mendukung bahwa sinar katode ialah partikel bermuatan
negatif(-) merupakan… (skor 2 poin)
a. Massa elektron sangat besar dan beranjak lurus
b. Dibelokkan sang medan listrik ke arah kutub bermuatan negatif
c. Sifatnya tak tergantung di jenis katode yg dipergunakan
d. Merupakan hasil pancaran berasal dari sinar alfa
e. Dibelokkan sang medan listrik menuju kutub positif
2. Partikel bermuatan netral atau neutron merupakan penemuan dari…
(skor 2 poin)
a. William-Crookes
b. Goldstein
c. Humphry Davy
d. James-Chadwick
e. J.J Thomson
3. Yang menyatakan bahwa kulit-kulit atom atau lintasan elektron
bukan merupakan posisi pasti dari sebuah elektron berada, melainkan
hanyalahhsuatu kebolehjadiannelektron yang dikemukakan oleh… (skor
2 poin)
a. Ilmuan Werner Heisenberg
b. Ilmuan N. bohr
c. Ilmuan E. Rutherford
d. Ilmuan J. Thomson
e. Ilmuan Louis de Brouglie
21
TPS
4. Jika unsur R memiliki nomor massa 30 dan R memliki elektron
sejumlah 12, maka berapa banyak neutron dari unsur R… (skor 2 poin)
a. 18
b. 15
c. 26
d. 31
e. 11
5. Unsur D mempunyai nomor massa 22 dan neutron sebanyak 12,
kemudian untuk unsur T memiliki nomorrmassa 23 dan proton sebanyak
11. Kedua atom tersebut merupakan… (skor 2 poin)
a. suatu-Isotop
b. suatu-Isobar
c. suatu-Isoton
d. suatu-Isokhor
e. suatu-Isomer
Soal latihan !
22
TPS
Essai !
1. Lengkapi table berikut! (total skor 30 poin)
No Model atom Bunyi teori Kelebihan Kekurangan
1 Dalton (skor 2 poin)
2 J.J. Thomson
3 Ernest Rutherford
4 Niels Bohr
5 Mekanika kuantum
2. Tentukan jumlah proton neutron dan elektron dari unsur dibawah ini:
226 55
a. Ra (skor 2 poin) b. Mn (skor 2 poin)
88 25
3. Dibawah ini terdapat berapa unsur. Tentukanlah kelompok unsur
yang termasuk isotop, isobar, atau isoton! (skor 6 poin)
32 76 36 76 34 33 36
S, Ce, Cl, Se, S, S, S
16 32 17 34 16 16 16
Nilai = Skor perolehan x 2
23
TPS
Rubrik Penilaian Pengetahuan
Nomor soal Skor Kriteria penilaian Pengetahuan
1 PG 2 Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
Peserta didikkmenjawab tetapi salah atau
0 siswa tidak menjawab
2 PG 2 Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
0 Peserta didikkmenjawab tetapi salah atau
siswa tidak menjawab
3 PG 2 Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
0 Peserta didikkmenjawab tetapi salah atau
siswa tidak menjawab
4 PG 2 Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
5 PG 0 Peserta didikkmenjawab tetapi salah atau
1 Essay siswa tidak menjawab
2 Essay 2 Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
0 Peserta didikkmenjawab tetapi salah atau
siswa tidak menjawab
2 Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
(untuk satu butir tabel)
1 Peserta didikkmenjawab tetapi salah
(untuk satu butir tabel)
0 Peserta didik tidak menjawab (untuk satu
butir tabel)
2 Siswa menjawab setiap 1 poin dengan benar
1 Siswa menjawab setiap 1 poin tetapi salah
3 Essay 0 Peserta didikktidak menjawab
Peserta didikkmenjawab soal dengan benar
6
3 Peserta didikkmenjawab tetapi salah
0 Peserta didikktidak menjawab
24
TPS
c. Instrumen Penilaian Keterampilan
No Kategori Skor Alasan
Apakah penjelasan lengkap dan sesuai rencana?
1 (Kelancaran dalam Pelaporan)
Apakah hasil model visual (mind map/poster) model
2 atom telah sesuai serta menarik?
(inovasi dan kreativitas)
3 Apakah bahasa yang digunakan komunikatif?
(penggunaan dan tata bahasa)
Apakah pertanyaan diskusi terjawab?
4 (respons menaggapi pertanyaan)
Kriteria aspek penilaian keterampilan
3 = Baikk(B)
2 = Cukupp(C)
1 = Kurangg(K)
Penilaian = skor perolehan x 100
12
25
TPS
Rubrik Penilaian Keterampilan
Aspek B (3) C (2) K (1)
Kelancaran Peserta didik
dalam Peserta didik Peserta didik melaporkan hasil
pelaporan melaporkan melaporkan presentasi dngan
hasil presentasi hasil presentasi terbata-bata dan
Inovasi dengan lancar dengan sedikit tidak lancar
dan terbata-bata Peserta didik
kreativitas Peserta didik mengusulkan ide
mengusulkan Peserta didik dengan inovasi
Penggunaan ide dengan mengusulkan dan kreativitas
dan tata inovasi dan ide dengan yang kurang
bahasa kreativitas inovasi dan
yang tinggi kreativitas Peserta didik
Respons yang cukup menggunakan dan
menanggapi Peserta didik bertata bahasa
pertanyaan menggunakan Peserta didik sulit dipahami
dan bertata menggunakan
bahasa dengan dan bertata Peserta didik
sangat mudah bahasa dengan kurang mampu
dipahami cukup mudah merespons dan
dipahami menaggapi perta-
Peserta didik nyaan dengan baik
sangat mampu Peserta didik
merespons dan cukup mampu
menaggapi merespons dan
pertanyaan menaggapi
dengan baik pertanyaan
dengan baik
26
TPS
PENUTUP
Dengan dibuatnya buku pedoman guru Struktur Atom model think
pair share: buku panduan guru kimia SMA/MA ini bisa memberi motivasi
pada pendidik supaya selalu berupaya menaikkan kompetensi sebagai
pengajar yang mampu melaksanakan pembelajaran aktif, kreatif, serta
inovatif sehingga bisa menyiapkan peserta didik sebagai generasi
bangsa yang dibutuhkan.
Dengan tersusunnya buku pedoman guru Struktur Atom model think
pair share: buku panduan guru kimia SMA/MA yang diharapkan menjadi
pedoman untuk membantu pendidik ketika melaksanakan aktivitas
pembelajaran aktif tentunya masih banyak terdapat kekurangan serta
kelemahan. Untuk itu kepada Bapak/Ibu tenaga pendidik dan sahabat
sejawat untuk bisa menyampaikan masukan pada penulis sehingga
pada penyusunan akan lebih tertata lagi dan nantinya akan lebih
memudahkan lagi saat melaksanakan aktivitas pembelajaran Struktur
Atom model think pair share.
GOOD LUCK
TEACHERS !
27
TPS
DAFTAR PUSTAKA
Felix O. Ugwuozor. Sammy King Fai Hui (Reviewing editor) (2020).
Constructivism as pedagogical framework and poetry learning
outcomes among Nigerian students: An experimental study, Journal
Cogent Education, 7:1, DOI: 10.1080/2331186X.2020.1818410
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Modul pelatihan
implementasi kurikulum 2013 SMA tahun 2018. Jakarta: kimia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Nirwan Susianto. Teori Atom. https://www.studiobelajar.com/teori-
atom/. diakses pada Maret 2022.
Petrucci, Ralph H. et al. 2011. General Chemistry: Principles and Modern
Applications (10th edition). Toronto: Pearson Canada Inc.
Rahayu, Iman. 2009. BSE Praktis Belajar Kimia 1: Untuk Kelas X Sekolah
Menengah Atas/ Madrasah Aliyah. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional
Seema Ganatra, Tania Doblanko, Kari Rasmussen, Jacqueline Green,
Maryam Kebbe, Maryam Amin & Arnaldo Perez. 2020. Perceived
Effectiveness and Applicability of Think-Pair-Share Including
Storytelling (TPS-S) to Enhance Clinical Learning. Journal Teaching and
Learning in Medicine. DOI: 10.1080/10401334.2020.1811094
28
TPS
GLOSARIUM
Atom : Unsur terkecil yang dapat berdiri sendiri dan dapat
membentuk senyawa dengan yang lain;
Elektron : Satuan muatan listrik negatif;
Elektrode : Dua kutub yakni anode dan katode dari suatu baterai
listrik;
Isobar : Atom-atom dari unsur-unsur yang tidak sama tetapi
mempunyai jumlah massa atom yang sama;
Isotop : Partikel-partikel dari unsur-unsur yang tidak sama
tetapi mempunyai jumlah proton yang sama;
Isoton : Partikel-partikel dari unsur-unsur yang tidak sama
tetapi dengan jumlah neutron yang sama;
Katode : Elektrode yang bermuatan elektrik negatif;
Neutron : Partikel inti dari suatu atom yang tidak memiliki muatan
listrik, serta massanya sedikit lebih besar daripada
massa proton (partikel positif);
Nomor atom : Jumlah proton (partikel positif (+)) dalam inti atom;
Nukleus : Inti atom;
Orbit : Lintasan electron mengelilingi inti atom;
Proton : Partikel dengan muatan listrik positif yang berada
dalam inti atom;
Sinar alfa : Sinar yang dipancarkan partikel yang terdiri atas 2
buah proton dan 2 buah neutron atau sama dengan inti
atom helium;
Sinar beta : Electron yang dipancarkan melalui peluruhan inti
Sinar gamma : Sinar radiasi elektromagnetik dengan panjang
gelombang di daerah < 1 A
29
TPS
"Besok, di mana pun Anda
berada, lakukanlah perubahan
kecil dalam kelas Anda."
- Nadiem Anwar Makarim, B.A.,
M.B.A.
30
PENERBIT UNJ
STRUKTUR
ATOM-MODEL
THINK PAIR
SHARE
BUKU PANDUAN GURU
KIMIA SMA/MA
DIANA SAFITRI