KUMPULAN SOAL – SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI ANCAMAN DALAM BIDANG IPOLEKSOSBUDHANKAM DAN STRATEGI MENGATASINYA SOAL PILIHAN GANDA 1.Salah satu lapisan dalam konsep pertahanan terhadap ancaman ideologi adalah.... a. Peran lapis pertahanan militer b. menanggulangi segala bentuk ancaman yang di tujukan kepada kehidupan politik bangsa c. Penguatan lembaga legislatif d. Penguatan penyelenggaraan pemerintah negara yang sah,efektif,bersih, berwibawa, bebas KKN dan bertanggung jawab e. Strategi pendapatan ke dalam Jawaban : a. Peran lapis pertahanan militer 2.Penguatan lembaga legislatif sehingga menjadi lembaga yang berkualitas dan profesional pada bidangnya, merupakan strategi mengatasi ancaman dalam bidang.... a. Idiologi b. Budaya c. Ekonomi d. Sosial e. Politik Jawaban : e. Politik 3.Korupsi merupakan ancaman di bidang.... a. Idiologi b. Ekonomi c. Budaya d. Sosial e. Politik Jawaban : b. Ekonomi 4. Penciptaan kestabilan negara dan ekonomi bangsa merupakan salah satu strategi dalam menghadapi ancaman di bidang ekonomi pada lingkup... a. Internal b. Eksternal c. Regional d. Supraregional e. Global Jawaban : a. Internal 5.Dalam menghadapi ancaman militer, Indonesia melaksanakan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang di sebut juga Sishankamrata yang di luar dalam UUD 1945 Pasal.... a. 30 Ayat 1 b. 30 Ayat 2 c. 30 Ayat 3 d. 30 Ayat 4 e. 30 Ayat 5 Jawaban : b. 30 Ayat 2 6. Berikut yang tidak termasuk faktor pendorong ancaman dari dalam yaitu.... a. Kemiskinan b. kebodohan
c. Isu Kekerasan d. Keterbelakangan e. Ketidakadilan Jawaban : c. Isu kekerasan 7.Ancaman yang berasal dari dalam yang didorong oleh isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan adalah.... a. Idiologi b. politik c. Sosial Budaya d. Ekonomi e. Pertahanan dan keamanan Jawaban : c. Sosial budaya 8. Berikut contoh ancaman yang berasal dari luar negeri adalah.... a. Penyelundupan narkotika b. Ilegal loging c. Perang suku d. KKN e. .Tindakan SARA Jawaban : a. Penyelundupan narkotika 9. Berikut yang termasuk dalam contoh dari ancaman di bidang politik adalah.... a. Rendahnya sikap cinta pada produk dalam negeri b. Adanya sikap mau menang sendiri dalam masyarakat suatu negara c. Politik uang ( money politics ) d. Adanya berbagai aliran sesat yang ada di tengah-tengah masyarakat e. Munculnya berbagai paham radikal dan ekstrimis yang menyebar luas di kalangan aamasyarakat luas Jawaban : c. Politik uang (money politics) 10.Teror, SARA, dan perang antar suku merupakan ancaman dalam bidang.... a. Idiologi b. Pertahanan dan keamanan c. Ekonomi d. Sosial e. Politik Jawaban : b. Pertahanan dan keamanan 11.Salah satu cara yang paling tepat untuk menghadapi ancaman dalam bidang ekonomi secara internal yaitu.... a. Pelelangan senjata b. menciptakan iklim usaha yang kondupsif c. Menaikkan harga BBM d. Mengurangi transaksi jual beli e. menciptakan mata uang baru Jawaban : b. Menciptakan iklim usaha yang kondusif 12. Ancaman berdimensi ekonomi yang berasal dari eksternal dapat berbentuk.... a. Inflasi b. pengangguran c. Kinerja ekonomi buruk d. Instruktur tidak memadai e. Sistem ekonomi yang tidak jelas Jawaban : a. Inflasi
13.Berikut yang bukan bentuk ancaman berdimensi ekonomi yang berasal dari internal adalah.... a. Tingkat ketergantungan terhadap pihak b. Sistem ekonomi yang tidak jelas c. Instruktur yang tidak memadai d. Penganguran e. Inflasi Jawaban : a. Tingkat ketergantungan terhadap pihak 14.Berikut yang bukan merupakan bentuk ancaman non militer adalah.... a. Ancaman berdimensi ideologi b. Ancaman berdimensi keselamatan umum c. Ancaman berdimensi teknologi dan informasi d. Ancaman berdimensi sabotase e. Ancaman berdimensi sosial budaya Jawaban : d. Ancaman berdimensi sabotase 15.Berikut yang bukan merupakan bentuk-bentuk ancaman militer, adalah.... a. Sabotase b. Agresi c. Spionase d. Pelanggaran wilayah e. Aksi demokrasi Jawaban : e. Aksi demokrasi 16.Berikut yang bukan indikator hambatan dalam mencapai integrasi nasional adalah.... a. Korupsi, kolosi, dan nepotisme b. Rendahnya mutu SDM c. Ketidak percayaan pada pemerintah d. Kemiskinan e. Disintegrasi bangsa awaban : a. Korupsi, kolosi, dan nepotisme 17.Suatu ketahanan nasional memiliki sifat yang tidak tetap akan tetapi berubah-ubah setiap saat. Hal ini sesuai dengan sifat ketahanan nasional, yaitu sifat.... a. Mandiri b. Dinamis c. Manunggal d. Wibawa e. Konsultasi dan kerja sama Jawaban : b. Dinamis 18.Berikut yang bukan strategi untuk mengatasi berbagai ancaman di bidang pertahanan dan keamanan yang telah di atur dalam pasal 30 ayat 1 - 5 UUD NKRI tahun 1945, adalah.... a. Hak dan kewajiban tiap warga negara ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara b. Usaha pertahanan dan keamanan pemerintah c. Tugas TNI sebagai mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara d. Tugas polri sebagai melindungi, mengayomi,melayani masyarakat, dan menegakkan hukum e. Menggariskan susunan dan kedudukan hubungan kewenangan TNI dan polri dalam menjalankan tugas Jawaban : b. Usaha pertahanan dan keamanan pemerintah
19.Suatu sikap yang selalu mementingkan diri sendiri serta memandang orang lain itu tidak ada dan tidak bermakna di sebut.... a. Konsumtif b. Individualisme c. Hedonisme d. Westernisasi e. Modernisasi Jawaban : b. Individualisme 20.Setiap usaha dan kegiatan baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang di nilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah indonesia, serta keselamatan seluruh bangsa, merupakan pengertian.... a. Politik b. Idiologi c. Ancaman d. Demokratisasi e. Ketahanan nasional Jawaban : c. Ancaman 21.Politik luar negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. Kata aktif dalam politik luar negeri Indonesia berarti.... a. Mencampuri urusan dalam negeri negara lain a. b.Melakukan kerja sama dengan negara lain b. c.Mengirimkan misi perdamaian dalam menjaga ketertiban dunia c. Menerima intervensi negara lain terkait urusan dalam negeri Indonesia d. Menjadi anggota internasional dengan sesama negara di kawasan Asia Tenggara Jawaban : c. Mengirimkan misi perdamaian dalam menjaga ketertiban dunia 22.Perhatikan ciri-ciri berikut! 1) Sebagai bentuk interaksi antarbangsa/negara. 2) Antarbangsa/negara tersebut salingterikat. 3) Komunikasi terbentuk dalam rangka pelaksanaan politik luar negeri. Ciri-ciri tersebut menunjukkan pengertian.... a. Hubungan internasional b. Perjanjian internasional c. Lembaga internasional d. Perwakilan diplomatik e. Hukum internasional Jawaban: a. Hubungan internasional 23.Organisasi ini beranggotakan negara-negara di dunia. Tujuannya adalah mewujudkan perdamai- an dunia dan kerja sama antarnegara anggota. Indonesia menjadi negara anggota ke-60. Organisasi yang dimaksud adalah.... a. KAA b. PBB c. GNB d. APEC a. e.ASEAN Jawaban: b. PBB 24.Salah satu tujuan PBB adalah memelihara per- damaian dunia dengan cara usaha bersama serta menyelesaikan perselisihan yang mungkin membahayakan perdamaian dunia. Indonesia berperan aktif mewujudkannya dengan cara.... a. Menyelesaikan perselisihan antara Indonesia dan Malaysia melalui Mahkamah Internasional b. Memilih keluar dari PBB saat berkonfrontasi dengan Malaysia
c. Mengirim bantuan ke Etiopia yang dilanda kelaparan d. Menyelenggarakan referendum di Filipina e. Mengirim Kontingen Garuda ke Kongo Jawaban: a. Menyelesaikan perselisihan antara Indonesia dan Malaysia melalui Mahkamah Internasional 25.Indonesia secara rutin mengirimkan Kontingen Garuda ke negara-negara konflik. Dengan demikian, Indonesia telah berupaya mewujudkan tujuan PBB yang tercantum dalam Piagam PBB, yaitu.... a. Menyelamatkan generasi mendatang dari bencana perang b. Memelihara perdamaian dunia dengan cara usaha bersama c. Menciptakan keadaan yang memungkinkan terpeliharanya keadilan d. Mendorong kemajuan sosial dan tingkat kehidupan yang lebih baik e. Memperteguh kepercayaan hak asasi manusia, harkat, dan derajat manusia Jawaban: b. Memelihara perdamaian dunia dengan cara usaha bersama 26.Perhatikan informasi berikut! Pada 3 Januari 2021 sebanyak 488 personel Yonif Raider Khusus 644/ Walet Sakti diberangkatkan ke Republik Demokratik Kongo sebagai Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda XXXIX-C/Monusco Kongo yang ditugaskan selama satu tahun sebagai pasukan perdamaian PBB. Berkaitan dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19 prajurit selalu melaksanakan disiplin di dalam penegakan protokol kesehatan. Pengiriman Kontingen Garuda ke Kongo seperti informasi tersebut merupakan salah satu tugas organ utama PBB, yaitu... a. Dewan Ekonomi dan Sosial b. Mahkamah Internasional c. Dewan Keamanan d. Dewan Perwalian e. Majelis Umum f. Jawaban: c. Dewan keamanan 27. Perhatikan informasi berikut! Menurut Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, keadilan vaksin adalah ujian moral terbesar di hadapan komunitas global. Antonio Guterres menyerukan rencana vaksinasi global untuk menyatukan kekuatan demi memastikan distribusi vaksin yang adil. Antonio Guterres meminta negara dengan kekuatan ekonomi utama dunia yang tergabung dalam G-20 agar membentuk gugus tugas darurat untuk membuat rencana dan mengoordinasikan pelaksanan dan pembiayaanya. Lembaga PBB yang berwenang untuk menangulangi kesenjangan distribusi vaksin seperti informasi tersebut adalah... a. ILO b. WHO c. UNDP d. UNHCR e. UNESCO Jawaban: b. WHO 28. Indonesia menjadi salah satu negara pemrakarsa berdirinya ASEAN. Sejak ASEAN didirikan, Indonesia telah menunjukkan peranannya di berbagai bidang. Peran Indonesia dalam ASEAN di bidang komunikasi adalah.... a. Indonesia menjadi salah satu negara pemrakarsa ASEAN b. Indonesia menjadi tempat kedudukan sekretariat tetap ASEAN c. Indonesia mengizinkan digunakannya satelit Palapa oleh negara-negara anggota ASEAN d. Indonesia menjadi pemimpin negosiator Regional Comprehensif Economic Partnership (RCEP)
e. Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) dan Associated Meetings ke-31 serta Konferensi ASEAN CIO Forum yang ke-2 Jawaban: c. Indonesia mengizinkan digunakannya satelit Palapa oleh negara-negara anggota ASEAN 29. Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada 18-24 April 1955 merupakan proses awal lahirnya Gerakan Non-Blok. Dalam menjalankan tugas GNB harus mematuhi asasasas yang sudah disepakati seperti.... a. Memegang teguh perjuangan melawan imperialisme b. Mendukung semua perjuangan kaum kolonialisme c. Gerakannya disesuaikan dengan organisasi lain d. Keanggotaannya bersifat terbuka e. Gerakannya bersifat mandiri Jawaban: a. Memegang teguh perjuangan melawan imperialisme 30. Perhatikan wacana berikut! Laut Tiongkok Selatan merupakan wilayah strategis. Bila ada negara yang bersengketa terkait wilayah itu tentu dampaknya akan merugikan negara-negara ASEAN. Berkaitan dengan wacana tersebut, peran Indonesia sebagai anggota ASEAN dalam menyelesaikan konflik Laut Tiongkok Selatan adalah.... a. Membantu Tiongkok dalam meningkatkan kehadiran militernya di Kepulauan Spratly b. Mendorong cara penyelesaian sengketa secara damai melalui implementasi code of conduct c. Membangun kekuatan militer bersama anggota ASEAN lainnya untuk memenangkan klaimnya di Laut Tiongkok Selatan d. Mengajak negara anggota ASEAN untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya perikanan di daerah konflik e. Mendukung Filipina sebagai negara pertama yang menggunakan kekuatan militer untuk menegaskan klaimnya di Laut Tiongkok Selatan Jawaban: b. Mendorong cara penyelesaian sengketa secara damai melalui implementasi code of conduct 31. Hubungan internasional atau hubungan antar- bangsa dapat berupa hubungan antara.... a. Negara b. Orang per orang c. Kelompok orang d. Orang per orang, atau antarkelompok e. Orang per orang, kelompok, atau antarnegara Jawaban: e. Orang per orang, kelompok, atau antarnegara 32. Pengaturan hubungan internasional bermanfaat bagi bangsa-bangsa di dunia karena hal itu akan… a. Memudahkan negara penjajah mengelola daerah jajahannya b. Menumbuhkan rasa persahabatan dan saling percaya antarbangsa c. Mencegah terjadinya kesimpangsiuran dalam hubungan antarbangsa d. Memantapkan ketergantu gan antarnegara miskin pada negara maju. e. Mendorong negara penjajah untuk memerdekakan daerah penjajahannya Jawaban: e. Mendorong negara penjajah untuk memerdekakan daerah penjajahannya 33. Subjek hukum internasional ini diawali dalam perjanjian Versailles 1919. Subjek hukum internasional ini sebagai salah satu subjek penting di hukum internasional setelah terjadinya Perang Dunia II dan lahirnya Universal Declaration of Human Rights 1948. Subjek hukum internasional yang dimaksud adalah.... a. Negara b. Individu c. Takhta suci Vatikan d. Organisasi internasional
e. Palang Merah Internasional Jawaban: b. Individu 34. Dalam rangka menjalankan politik luar negeri- nya, Indonesia aktif dalam berbagai organisasi internasional. Organisasi regional yang diikuti Indonesia adalah.... a. Gerakan Non-Blok b. World Trade Organization c. Organisasi Konferensi Islam d. Perserikatan Bangsa-Bangsa a. e.Association of South East Asian Nation Jawaban: e. Association of South East Asian Nation 35. Faktor yang mendasari Takhta Suci Vatikan dijadikan sebagai subjek hukum internasional adalah.... a. Disahkannya Perjanjian Versailles 1919 b. Ditandatanganinya Traktat Lateran 1929 c. Adanya Keputusan Permanent Court of Justice 1928 d. Ditetapkannya konvensi Genocida 1948 e. Lahirnya Universal Declaration of Human Rights 1948 Jawaban: b. Ditandatanganinya Traktat Lateran 1929 36. Perhatikan dasar hukum berikut! 1) Perjanjian Versailles 1919. 2) Hak untuk menentukan nasib sendiri. 3) Hak untuk memilih sistem ekonomi, sosial, 4) dan budaya sendiri. 5) Perjanjian London 1945. 6) Hak untuk menguasai sumber daya alam. Dasar hukum yang menyatakan pemberontak/ pihak yang bersengketa sebagai subjek hukum internasional ditunjukkan oleh angka.... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 2), dan 4) c. 2), 3), dan 4) d. 2), 3), dan 5) e. 3), 4), dan 5) Jawaban: b. 1), 2), dan 4) 37. Indonesia mencetuskan upaya menghidupkan kembali dialog Utara-Selatan. Pernyataan tersebut merupakan salah satu contoh peran Indonesia dalam organisasi internasional, yaitu ... a. G-7 b. GNB c. APEC a. d.NATO d. ASEAN Jawaban: b. GNB 38.Peran Indonesia di dunia internasional sangat besar, salah satunya dalam regional ASEAN. Indonesia mempunyai peran besar dalam perjalanan ASEAN sampai saat ini. Contoh peran Indonesia dalam ASEAN yaitu .... a. Aktif menjalin kerja sama dengan NATO b. Sebagai hakim dalam sengketa antaranggota c. Pemrakarsa penyelesaian konflik di Kamboja d. Pemegang hak veto dalam sidang ASEAN e. Negara yang menentukan ketua ASEAN Jawaban: c. Pemrakarsa penyelesaian konflik di Kamboja
39.Indonesia mengirimkan Kontingen Garuda (Konga) di negara-negara konflik. Hal ini menunjukkan salah satu faktor pendorong hubungan internasional yang berwujud.... a. Tanggung jawab sebagai warga dunia untuk mewujudkan kehidupan dunia yang tertib, aman, damai, dan merata b. Kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya, baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain c. Keinginan untuk membuka hubungan politik dan memperoleh dukungan dari negara lain d. Perbedaan kemampuan dalam penguasaan ilmu pengetahuan di berbagai bidang e. Keinginan meningkatkan kesejahteraan nasional Jawaban: a. Tanggung jawab sebagai warga dunia untuk mewujudkan kehidupan dunia yang tertib, aman, damai, dan merata 40.Dalam hal mengangkat duta, presiden memperhatikan pertimbangan.. a. Komisi yudisial b. Mahkamah agung c. Mahkamah konsitusi d. Dewan perwakilan rakyat e. Dewan perwakilan daerah Jawaban: d. Dewan perwakilan rakyat SOAL URAIAN 1. Apa yang dimaksud dengan ancaman IPOLEKSOSBUDHANKAM? Jawaban : Ancaman IPOLEKSOSBUDHANKAM adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa. 2. Jelaskan pengertian ancaman Nir-Militer! Jawaban: Ancaman nir-militer adalah ancaman yang tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat seperti ancaman militer, karena ancaman ini berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi serta keselamatan umum. 3. Upaya apa yang dilakukan negara Indonesia dalam menghadapi atau menangkal ancaman Nir-militer di bidang ideologi? Jawaban: Upaya Indonesia dalam menghadapi atau menangkal ancaman dalam dimensi ideologi adalah dengan kebijakan dan langkah-langkah politik yang tepat dan intensif untuk mencegah meluasnya pengaruh ideologi lain terhadap ideologi Pancasila. Konsep penanganannya ditempatkan dalam kerangka upaya bela negara. Strategi menghadapi ancaman ini dihadapi dengan konsep pertahanan berlapis 4. Apa upaya yang dilakukan pemerintah yang membidangi pendidikan dalam menghadapi atau menangkal ancaman dalam dimensi ideologi? Jawaban: Upaya yang dilakukan pemerintah yang membidangi pendidikan dalam menghadapi atau menangkal ancaman dalam dimensi ideologi adalah dengan melaksanakan proses pembelajaran dan kesadaran akan ideologi Pancasila secara bertingkat dan berlanjut kepada para siswa dan mahasiswa di semua
tingkat dan jenjang pendidikan, salah satunya melalui proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. 5. Upaya apa yang dilakukan negara dalam menghadapi ancaman dalam bidang politik? Jawaban: Langkah-langkah yang ditempuh untuk melaksanakan strategi dalam menghadapi ancaman berdimensi politik dilakukan melalui dua pendekatan berikut: Pertama, pendekatan ke dalam, yaitu pembangunan dan penataan sistem politik dalam negeri yang sehat dan dinamis dalam kerangka negara demokrasi yang menghargai kebhinnekaan atau kemajemukan bangsa Indonesia. Kedua, pendekatan ke luar yang diarahkan untuk mendinamisasikan strategi dan upaya diplomatik melalui peningkatan peran instrumen politik luar negeri dalam membangun kerja sama dan saling percaya dengan negara-negara lain sebagai kondisi untuk mencegah atau mengurangi potensi konflik antarnegara, yang dimulai dari tataran internal, regional, supraregional, hingga global. 6. Upaya apa yang dilakukan negara dalam menghadapi ancaman dalam bidang Ekonomi? Jawaban: Dalam menghadapi ancaman berdimensi ekonomi, sistem dan upaya pertahanan negara yang ditempuh adalah dengan membangun ketahanan di bidang ekonomi melalui penataan sistem ekonomi nasional yang sehat dan berdaya saing. Sasaran pembangunan bidang ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi bagi perwujudan stabilitas ekonomi yang memberikan efek kesejahteraan dan penangkalan yang efektif sekaligus mampu menjadi pemenang dalam era globalisasi. 7. Pasal 30 Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur bahwa Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, perilaku apa yang hendaknya dilakukan yang mencerminkan pasal tersebut? Jawaban: Perilaku yang mencerminkan pasal 30 Ayat (1) di antaranya: a. Menghindarkan diri dari berbagai aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti tawuran. b. Tidak terlibat dalam perkumpulan yang berpotensi membuat keresahan dimasyarakat seperti geng motor. c. Ikut serta dalam berbagai organisasi yang kegiatannya bertujuan meningkatkan kecintaan kepada negara, seperti Pramuka, Paskibra, Patroli Kemanan Sekolah, dan sebagainya. d. Mematuhi berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 8. Apa saja bentuk bela negara yang dapat dilakukan oleh setiap warga negara? Jawaban: Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Pasal 9 Ayat (1), ditegaskan berbagai bentuk usaha pembelaan negara yang meliputi hal-hal berikut: 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Pelatihan Dasar Kemiliteran 4. Pengabdian sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) 5. Pengabdian sesuai dengan Keahlian atau Profesi 9. Apa perbedaan ancaman militer dengan ancaman non-militer dilihat dari karakteristiknya Jawaban : Ancaman militer yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisir, mempunyai kemampuan membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa. Kekuatan
senjata ini dapat digunakan untuk melakukan agresi/invasi, pelanggaran wilayah, pemberontakan bersenjata, sabotase, spionase, aksi teror bersenjata, dan ancaman keamanan laut dan udara. Sedangkan ancaman non-militer tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat seperti ancaman militer, karena ancaman ini berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi serta keselamatan umum. 10. Mengapa pengerahan massa dapat menjadi ancaman yang harus diwaspadai oleh nkri? Jawaban : Karena pengerahan massa dapat menjadi ancaman politik yg mengancam keutuhan NKRI dengan mengambil keuntungan dan biasanya bertentangan dengan tujuan aksi yg di selenggarakan