The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Membuat Disain Gamis ini berisi tentang pengetahuan gamis dan proses pembuatan disain gamis.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by naniksurtini62, 2022-08-10 11:43:01

MODUL MEMBUAT DISAIN GAMIS

Modul Membuat Disain Gamis ini berisi tentang pengetahuan gamis dan proses pembuatan disain gamis.

Keywords: MEMBUAT DISAIN GAMIS

MODUL

PEMBUATAN
BUSANA INDUSTRI

MEMBUAT
DISAIN GAMIS




KELAS :
XII TATA BUSANA

Oleh :
NANIK SURTINI, S. Pd
NIP. 197802162009012002

KOMPETENSI DASAR

Pengetahuan :
Menganalisis disain
busana gamia
menyebutkan
bagian-bagiam
busana gamis

Ketrampilan :
Membuat disain
gamis
menentukan
bagian-bagian
busana gamis

GAMIS

Indonesia merupakan negara dengan penduduk
mayoritas muslim, jenis pakaian gamis yang satu ini
memiliki banyak peminat. Gamis muslim merupakan
salah satu jenis busana bagi wanita muslim sehari-hari
dengan model tertutup yang bisa digunakan saat
berada di dalam ataupun di luar rumah.
Pengertian Gamis

Gamis muslim menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa
Indonesia) adalah kemeja yang merujuk pada
pakaian panjang ala Pakistan yakni baju yang
panjangnya sampai ke paha atau lebih bawah
sedikit.

Asal kata gamis berasal adalah “qomish’ dari
bahasa Arab.
Adapun maksud dari gamis adalah pakaian terusan
dari atas tubuh sampai di bagian mata kaki.
Qomis selanjutnya diserap ke dalam bahasa
Indonesia menjadi gamis.
Seiring dengan perkembangan waktu, model gamis
yang bisa ditemukan di pasaran juga lebih bervariasi.
Banyak perancang baju profesional yang
mengembangkan model gamis, namun tetap dengan
memperhatikan etika dan anjuran jenis baju untuk
wanita muslim yang baik.
Gamis tidak hanya disukai dan digunakan oleh wanita
muslin saja, namun juga ada non muslim yang
menyukainya. Hal ini tidak lepas dari semakin
bervariasinya gamis dengan tampilan motif, bahan,
corak, dan warna yang bisa ditemukan dari jenis baju
gamis.

GAMIS

Indonesia merupakan negara dengan penduduk
mayoritas muslim, jenis pakaian gamis yang satu ini
memiliki banyak peminat. Gamis muslim merupakan
salah satu jenis busana bagi wanita muslim sehari-hari
dengan model tertutup yang bisa digunakan saat
berada di dalam ataupun di luar rumah.
Pengertian Gamis

Gamis muslim menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa
Indonesia) adalah kemeja yang merujuk pada
pakaian panjang ala Pakistan yakni baju yang
panjangnya sampai ke paha atau lebih bawah
sedikit.

Asal kata gamis berasal adalah “qomish’ dari
bahasa Arab.
Adapun maksud dari gamis adalah pakaian terusan
dari atas tubuh sampai di bagian mata kaki.
Qomis selanjutnya diserap ke dalam bahasa
Indonesia menjadi gamis.
Seiring dengan perkembangan waktu, model gamis
yang bisa ditemukan di pasaran juga lebih bervariasi.
Banyak perancang baju profesional yang
mengembangkan model gamis, namun tetap dengan
memperhatikan etika dan anjuran jenis baju untuk
wanita muslim yang baik.
Gamis tidak hanya disukai dan digunakan oleh wanita
muslin saja, namun juga ada non muslim yang
menyukainya. Hal ini tidak lepas dari semakin
bervariasinya gamis dengan tampilan motif, bahan,
corak, dan warna yang bisa ditemukan dari jenis baju
gamis.

CIRI-CIRI GAMIS

Dalam berbusana sebaiknya kita tidak hanya mementingkan
gaya maupun penampilan saja. Untuk itu sebaiknya kita perlu
memperhatikan kesesuaian dalam berpakaian dengan aturan
dan juga etika yang dianjurkan. Berikut inidiutarakan
mengenai ciri gamis untuk menyempurnakan penampilan :

1. Menutupi seluruh anggota tubuh
Busana gamis menutupi mulai dari ujung kepala sampai
dengan kaki.
Bagian yang tidak perlu ditutup adalah wajah dan telapak
tangan. Dalam hal ini, bagian telinga, rambut, dada, dan
juga leher sebaiknya ditutup dengan sempurna. Untuk
penutup kepala, Anda bisa menggunakan jenis jilbab yang
syar’i.

2.Kain tidak transparan
Jenis kain yang digunakan sebaiknya memilih jenis kain
yang tidak transparan.
Jenis kain yang satu ini bisa didapatkan dengan memilih
kain yang tebal, sehingga tidak tembus pandang. Jenis kain
tebal mampu melindungi penggunanya saat kehujanan
ataupun keringatan dibandingkan dengan jenis kain yang
tipis.

3.Longgar saat digunakan
Penggunaan kain longgar membuat bentuk lekuk tubuh
tersamarkan.
Penggunaan gamis yang longgar menghindarkan diri dari
pandangan lawan jenis yang tidak baik. Penggunaannya
juga mampu mengurangi tindakan negatif yang tidak
diinginkan.

4. Tidak berlebihan
Gamis sebaiknya menghindari kesan yang tidak
berlebihan.

BAHAN GAMIS

Dikarenakan gamis dapat digunakan untuk berbagai acara,
hal ini tidak lepas dari bahan yang digunakan didalam
pembuatan gamis itu sendiri. Berikut ini diuraikan tentang
macam-macam bahan yang dapat digunakan untuk membuat
gamis :

1. Balloteli
Kain Balotelli merupakan jenis kain yang bahannya cukup
tebal yang mempunyai tekstur khas, yaitu motif kotak-
kotak kecil yang bergaris.
Kain ini terbuat dari serat campuran, meskipun beberapa
orang ada yang menyebutnya bahwa kain Balotelli
termasuk jenis kain katun.
Karakteristik dari kain ini adalah mempunyai tekstur yang
berserat, tidak melekat pada tubuh ketika digunakan, tidak
menerawang, halus, kain tebal, tidak mudah kusut dan
tentunya adem ketika digunakan.
Namun ada beberapa jenis kain Balotelli yang terasa
panas ketika digunakan dan sedikit kaku.
Kain ini sering sekali digunakan dalam pembuatan gamis
syar’I, blouse, hijab, rok dan baju koko.

2. Kain crep
Kain Crepe merupakan salah satu kain unik yang banyak
dimintai kaum hawa.
Kain ini merupakan jenis kain yang mempunyai sifat
lentur, fleksibel, tidak kaku, dan ciri yang paling terlihat
adalah mempunyai tekstur seperti butiran kerikil di
permukaannya.
Kain ini tergolong kain yang tebal, sehingga cocok
digunakan dalam pembuatan gamis.
Ada banyak jenis yang kain crepe di pasaran, seperti Wool
Crepe, Crepe de Chine, Crepe Georgette, Bubble Crepe, dll

lanjutan..

3. Kain Jersey
Kain Jersey merupakan jenis kain tekstil rajutan yang
terbuat dari katun full atau katun dengan campuran
sintetis.
Karakteristik dari kain ini adalah cotton stretch, hakus,
lebih tebal dari spandex, dan tidak berbulu.
Kelebihan kain ini sehingga banyak dipilih untuk
pembuatan gamis ataupun t-shirt adalah kainnya hangat,
fleksibel, elasitis dan sangat isolasi.
Apalagi ditambah bahnnya yang jatuh, membuat kain ini
mengikuti lekuk tubuh wanita dan sangat nyaman
digunakan. Untuk gamis sendiri, biasa menggunakan
bahan jersey dengan kualitas lebih tebal disbanding bahan
jersey yang biasa digunakan untuk pembuatan t-shirt.

4. Kain Chiffon (Sifon)
Kain Chiffon biasanya dibuat dari bahan katun, sutra,
nilon, rayon, polyester ataupun campuran dari kain-kain
tersebut.
Karakteristik dari bahan ini adalah tipis, agak
menerawang, halus, licin, dan jatuh.
Dalam pengaplikasiaannya untuk pembuatan baju gamis
biasanya harus menggunakan tambahan furing atau
lapisan dalam lagi.

lanjutan..

5. Kain Rayon
Kain Rayon merupakan kain yang mudah kusut, sedikit
licin, lembut, jatuh, halus dan tentunya menyerap
keringat.
Kain ini mmepunyai beragam motif yang ditawarkan.
Kain ini menjadi bahan dasar dalam pembuatan daster,
namun akan menjadi sebuah gamis yang indah dan
nyaman ketika dipadu-padankan dengan jenis kain
lainnya.

6. Kain Katun jepang
Kain Katun Jepang bisa dikategorikan bahan kain yang
baru saja mendapa tempat dihati masyarakat, khusunya
para wanita.
Kain ini masuk dalam kategori kain katun yang dianggap
lumayan mahal dan cocok digunakan pada daerah tropis
karena bahannya yang adem.
Kain Katun Jepang memiliki keunggulan bahannya yang
tebal, tekstur yang halus, warna yang lebih awet dan serat
tidak mudah teruari (njabrut).
Namun perlu diketahui, bahwa saat ini banyak beredar
kain katung Jepang yang kw, sehingga banak kaakteristik
yang melenceng dari aslinya.

7. Kain Wool Peach (Wolfis)
Kain Wool Peach mejadi pilihan berikutnya untuk
digunakan sebagai bahan gamis.
Kain ini tergolong ringan dan tipis namun tidak tembus
pandang atau menerwang, jadi tetap aman digunakan.
Karakteristik lain dari kain ini adalah adem dan inilah
yang dicari oleh seua orang, tingkat kenyamanan saat
menggunankannya.

lanjutan..

8. Kain Cerruti


Kain Ceruti merupakan jenis kain yang mempunyai tekstur
kulit jeruk dipermukannya, namun tetap halus ketika
diraba.
Kain ini hampir mirip dengan kain sifon, namun lebih halus
kain ceruti.
Karakteristik kain ini adalah elastis, lembut, jatuh, dan
sedikit bera.
Kain ceruti yang beredar dipasarn mempunyai berbagai
jenis, seperti Kain Ceruti Geogette, Kain Ceruti Premium,
Kain Ceruti Baby Doll, Kain Ceruti Diamond, dan masih
banyak lagi.
Kelebihan kain ini selain harga yang terjangakau meskipun
termasuk kain semi premium adalah kain ini adem ketika
digunakan.
Kain ini sering dugunakan dalam pembuatan jilbab, rok,
baju, dan tentunya gamis

9. Kain Katun Ima
Kain katun Ima terbuat daru serat kapas, sehingga katun
ini tergolong kain katun.
Karakteristik dari kain ini tidak berbulu, ringan, lembut,
adem, warna yang awet, dan mengkilap.
Kain katun ima yang terbuat dari 100% bahan katun
biasanya terdapat label “Pure Cotton Japanese” .
Kain ini selian cocok digunakan sebagai bahan gamis, juga
digunakan dalam pembuatan dress, mukena, hand craft,
bedcover hingga sprei.

lanjutan..

10. .Kain Maxmara
Kain Maxmara merupakan salah satu kain yang
mempunyai motif beragam, unik, dan menarik.
Kain ini akan membuat pemakaiannya terlihat elegant,
anggun, dan tidak murahan.
Karakteristik dari kain ini adalah ringan, licin, jatuh dan
tidak transparan.
Jenis kain maxmara yang beredar dipasaran seperti Kain
Maxmara Lux, Kain Maxmara Galaxy, Kain Maxmara Midi,
dan kain Maxmara Polos.

11. Kain Linen
Kain terakhir sebagai referensi kita adalah kain linen.
Kain Linen mempunyai karakter berserat, jatuh, kaku,
halus, dan ringan.
Kain ini tidak terlalu tebal namun juga tidak menerawang.
Kelebihan dari kain linen adalah bahwa kain ini
mempunyai warna-warna cerah dengan motif yang
menarik.

TEKNIK PENYAJIAN GAMBAR GAMIS

Adapun teknik penyajian gambar terdiri dari :

1.Desain Sketsa (Design Sketching)

Desain berasal dari Bahasa Inggris design yang
berarti rancangan, rencana atau reka rupa.
Sketsa berasal dari bahasa Inggris yaitu
sketching yang memiliki arti lukisan awal yang
kasar, ringan, semata-mata garis besar ataupun
belum selesai, sering kali digunakan sebagai
percobaan atau sebagai tanda yang digunakan
dalam gambar biasa, catatan singkat tanpa
bagian-bagian kecil yang mengemukakan gagasan
tentang sesuatu
Design sketching adalah teknik menggambar
desain berupa sketsa gambar yang digambar pada
kertas dengan menuangkan ide-ide yang muncul.
Atau penyajian gambar design dengan cara
menampilkan rancangan busana berupa skets.
Design sketching ini biasanya digunakan oleh
para perancang mode untuk mengembangkan ide,
seperti sillhoutte, detail, tekstur, hiasan busana
dan lain-lain.

lanjutan..

2. Desain Produksi (Production Sketching)

Production sketching adalah suatu sketsa sajian
gambar atau koleksi yang digunakan untuk
produksi suatu busana.
Desain produksi adalah desain busana yang
menerangkan secara detail beserta ukurannya.
Untuk membuat production sketching pose dibuat
tampak depan dan belakang dengan detail
digambar jelas.
Dilengkapi juga urutan kerja (pada sebuah
industri pakaian), sehingga perlu juga production
sheet (lembar produksi).
Prosedur pembuatan gambar sajian dengan cara
production sketching.
- Tentukan rancangan busana Anda.
- Buatlah proprosi tubuh tampak depan dan

belakang.
- Terapkan rancangan busana pada proporsi

tubuh.
- Perjelas detil-detil busananya.
- Selesaikan rancangan dengan teknik kering

sesuai warna yang Anda inginkan

lanjutan..

3. Desain Sajian (Presentation Drawing)

Presentation drawing adalah suatu sajian gambar
atau koleksi yang ditunjukkan kepada pelanggan.
Desain sajian digunakan untuk tujuan promosi, di
buat dengan warna sesuai keinginan yang
dilengkapi dengan contoh bahan dan
perlengkapannya.
Desain sajian digambar dengan menggunakan
corak dan warna yang sesungguhnya pada pose
tubuh tertentu.
Desain ini digunakan untuk pembuatan busana
perorangan atau perusahaan garmen untuk
presentasi pada klien yang akan memesan busana
dengan produksi masal.
Prosedur pembuatan gambar sajian dengan cara
presentation drawing.
- Tentukan rancangan busana Anda.
- Buat proporsi tubuh tampak depan.
- Terapkan rancangan pada proporsi tubuh

(tampak depan).
- Buat rancangan bagian belakang busana.
- Perjelas detil-detil busananya.
- Selesaikan rancangan dengan teknik kering

sesuai warna yang Anda inginkan.
- Tempelkan contoh bahan yang digunakan sesuai

rancangan

lanjutan..

4. Desain Ilustrasi (Fashion Illustration)

Fashion illustration adalah menggambar desain
busana dengan menggunakan perbandingan atau
proporsi tubuh secara ilustrasi sebagai media
promosi.
Dalam penyajian fashion ilustration proporsi tubuh
dibuat lebih panjang, kira-ira 10 ½ (sepuluh setengah)
kali panjang (tinggi) kepala, bagian-bagian tubuh
digambar tidak lengkap, seperti mata digambar satu
bagian, rambut hanya sillhuetutnya saja. Walaupun
digambar tidak lengkap fashion illustration kelihatan
menarik.
Desain ilustrasi digunakan untuk mempromosikan
mode. Sebagai penarik para pembeli di toko-toko
tekstil atau pada peserta undangan fashion.
Penampilan promo ini bisa berbeda satu dengan
lainnya tergantung pada tema yang dipilih. Misal toko
kain yang menjual bahan untuk pakaian kerja maka
desain yang disajikan adalah busana kerja dengan
model yang menarik
Alat promosi harus dapat memberikan informasi yang
jelas kepada konsumen.
Biasanya tujuan membuat ilustrasi mode adalah
untuk iklan, sampul undangan, majalah mode, dan
untuk pembuatan desain yang lebih menarik
perhatian karena menggunakan proporsi yang
ilustratif.

lanjutan..

5. Desain Tiga Dimensi (Three Dimention
Drawing)

Disamping itu juga berguna untuk promosi
ditoko-toko kain, yang mana kain tidak
digunting melainkan dipasangkan pada
gambar yang dilengkapi bentuk badan yang
timbul sehingga terlihat kenampakan tiga
dimensi.

6. Kolase Mode

Kolase mode berarti kumpulan dari berbagai
sumber ide dalam mencipta suatu busana.
Hasil dari pengamatan dari berbagai gambar
kemudian dituangkan dalam desain busana.
Tujuan dari pembuatan desain dengan kolase
mode adalah mengembangkan ide dari
berbagai koleksi gambar atau karya lain dan
diwujudkan menjadi desain busana

lanjutan..

Setelah kalian mempelajari materi yang
telah disampaikan,...
Tugas kalian adalah menuangkan ide,
gagasan, kreatifitas kalian dalam membuat
:

1.Disain sajian gamis
2.Disain produksi 1 gamis
3.Disain produksi 2 gamis.
4.Kriteria disain :
a. Menggunakan kerah (bebas)
b. Meggunakan manset
c. Warna yang digunakan adalah warna
yang sedang trend saat ini :

TREND WARNA 2021
"VERY PERI"

Apa itu Warna Very Peri?

Very peri merupakan perpaduan dari warna
biru periwinkle yang menenangkan dengan
warna merah yang bersemangat. Kedua warna
ini menghasilkan suasana yang memberikan
ketenangan dan kehangatan.
Warna ini menggambarkan rasa bahagia yan
menampilkan keceriaan dan juga dapat
mendorong kreativitas, serta imajinasi kreatif.
Namun, jangan menyebut very peri sebagai
warna ungu ya, Ruppers. Sekilas, warna ini
memang mirip dengan warna ungu, tetapi
perpaduan warna biru dan merah justru
menghasilkan warna periwinkle.
Tidak hanya cantik dalam dunia fashion,
warna very peri ini juga cocok untuk hunian.
Anda dapat menggunakan perabot dan cat
tembok warna Very Peri untuk memberikan
kesan sejuk dan tenang. Namun, pastikan Anda
mengkombinasikannya dengan warna yang
tepat, ya.

TREND WARNA 2022
"VERY PERI"

10 Kombinasi Warna untuk Very Peri

Lalu, warna apa saja yang cocok
dengan veri peri? Umumnya, warna
ini akan terlihat lebih hangat ketika
dipadukan dengan warna-warna
bernuansa alam dan netral.
Agar tidak salah pilih berikut adalah
beberapa rekomendasi palet warna
unik yang cocok dengan very peri.
Tentunya, perpaduan ini akan
membuat hunian Anda terasa lebih
menawan. Simak, yuk!

KOMBUNASI WARNA

KOMBUNASI WARNA

KOMBUNASI WARNA

KOMBUNASI WARNA


Click to View FlipBook Version