ُج ْم َل ٌة ا ْس يمَّ ٌة
Jumlah Ismiah
PENGERTIAN
“Jumlah ismiyah adalah
kelompok kata yang
diawali oleh ISIM pada
susunan kalimatnya.”
POLA KALIMAT JUMLAH ISMIAH
Pada Jumlah
ismiah, susunan
pola kalimatnya
adalah isim dan
isim. Isim yang
pertama disebut
mubtada’
sedangkan isim
yang kedua disebut
Khobar.
POLA KALIMAT JUMLAH ISMIAH
FI’IL TERBAGI 02
MENJADI 2
Fiil Muta’addi
01
Fiil Lazim Fi’il yang membutuhkan
objek (transitif)
Fi’il yang tidak butuh
objek (intransitif)
Fiil Lazim
Pada pola jumlah fi’liyah yang
terdiri dari fiil lazim, maka
pola kalimatnya adalah FIIL
(predikat) diikuti FAIL (subjek).
Seperti pada kalimat:
َز=يْدفعل َزيََْججلَلٌَد ََس=س
فاعل
Fiil Mutaaddi
Pada pola jumlah fi’liyah
yang terdiri dari fiil
muta’addi, maka pola
kalimatnya adalah FIIL
(predikat) diikuti FAIL
(subjek) dan MAF’UL BIH
(objek).
Seperti pada kalimat:
اييَََلْزيْْْققُقٌَدَْرأررُأُآ َن=َز=يْفدف=اعاعلْملُلقفْعرآوَنل به
KAIDAH JUMLAH Fiil berbentuk
FI’LIYAH Mufrod
Fiil sejenis Fail berbentuk
dengan Fail rofa’
Fiil harus SEJENIS
dengan Fail
Apabila fiil jenisnya
mudzakkar (lk), maka failnya
juga mudzakkar seperti
contoh:
َذ َه َب َزيْد
Apabila fiil jenisnya muannas
(pr), maka failnya juga
muannas seperti contoh:
َذ َهبَ ْت َزيْنَ ُب
FIIL berbentuk
MUFROD
Fiil tetap berbentuk
mufrod meskipun failnya
berbentuk mufrod
(tunggal), mutsanna (dua)
atau jamak (banyak)
Seperti contoh: االل ََططّّااللِِبَاُبِن
ال ُطَّّل ُب
ذَ َه َب
َذ َه َب
ذَ َه َب
FAIL dalam keadaan ROFA’
Untuk lebih
memahami
tanda-
tanda I’rob
rofa’,
silahkan
perhatikan
tabel
berikut!
FA’IL MUFROD
Perhatikan seluruh fa’il pada
gambar disamping!
Seluruh fail pada contoh tersebut
berharokat akhir dhommah karena
fail harus rofa’ dan tanda rofa’nya
isim mufrod adalah dhommah.
FAIL MUTSANNA
Perhatikan seluruh fa’il pada
gambar disamping!
Seluruh fail pada contoh tersebut
diakhiri dengan alif (dan nun)
karena fail harus rofa’ dan tanda
rofa’ isim mutsanna adalah alif.
FAIL JAMAK SALIM
Perhatikan seluruh fa’il pada
gambar disamping!
Seluruh fail pada contoh sebelah
kiri diakhiri dengan wawu (dan
nun) karena fail harus rofa’ dan
tanda rofa’ isim jama’ mudzakkar
salim adalah wawu.
Sedangkan pada contoh sebelah
kanan diakhiri dengan dhommah
karena fail harus rofa’ dan tanda
rofa’ isim jama’ muannas salim
adalah dhommah
Fail Jamak Taksir Untuk fail jamak lil aqil, fiilnya bisa
berbentuk mufrod muannas/
Fail jamak taksir tebagi menjadi 2, mufrod mudzakkar tergantung
yaitu jamak taksir lil aqil (untuk jenis katanya. Sedangkan untuk
yang berakal) dan lighoiril aqil fail jamak lighoiril aqil, maka fiilnya
(untuk yang tidak berakal. berbentuk mufrod muannas karena
setiap jamak dari kata benda
(lighoiril aqil) dihukumi muannas.
Lil Aqil • Mufrod muannas
• Mufrod mudzakkar
Lighoiril • Mufrod muannas
Aqil