PERATURAN DAN TATA TERTIB
ASRAMA PUTRI SAYYIDATUNA FATHIMAH AZ ZAHRO’
PONDOK PESANTREN ITTIHAAD AL UMAM
A. KETENTUAN UMUM
1. Menjaga nama baik yayasan pondok pesantren Ittihaad Al- Umam
2. Taat dan patuh kepada mudirul ‘am, pembina, pengasuh dan keluarga besar beliau
3. Hormat kepada asatidz, mudabbir dan santri yang lebih senior
4. Melaksanakan peraturan dan tata tertib asrama Sayyidatuna Fatimah Az-Zahro’ Pondok Pesantren
Ittihaad Al-Umam
5. Memohon doa restu bersama walinya kepada mudirul ‘am ketika mendaftar dan berhenti mondok.
6. Santri wajib menjalani masa pengabdian selama 1 tahun terhitung 10 hari setelah pengumuman
kelulusan Madrasah ‘Aliyah
7. Menjalankan syariat Islam berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Nabi ‘ala man haj ahlus sunnah wal
jama’ah
8. Menanamkan rasa mahabbah (cinta) kepada Pondok Pesantren dan tanah air
9. Berakhlaq mulia
B. KETENTUAN KHUSUS
PASAL 1
KEWAJIBAN DAN LARANGAN
1. UBUDIYAH
a. Kewajiban
1) Santri wajib berada di aula dalam keadaan sudah berwudhu’ 5 menit sebelum adzan
dikumandangkan
2) Santri wajib melaksanakan shalat lima waktu secara berjama’ah
3) Santri wajib melaksanakan shalat sunnah rawatib
4) Santri wajib membaca amal-amalan secara berjamaah sebelum iqamah di masjid sampai imam
datang
5) Santri wajib melaksanakan shalat sunnah dhuha’ dan shalat malam secara berjamaah
6) Santri wajib mengikuti bacaan ratib, aqidatul awam, amtsilah tashrifiyah, Waqiah dan al-Mulk
secara berjamaah setiap hari
7) Santri wajib mengikuti semua kegiatan yang ditetapkan oleh pondok sesuai dengan waktu
pelaksanaannya
8) Santri wajib datang tepat waktu sebelum ustaz/ah datang dalam setiap kegiatan belajar
mengajar
9) Santri wajib menciptakan suasana kondusif ketika pengajian berlangsung dan atau kegiatan
lainnya
10) Santri wajib membawa semua bentuk peralatan dan perlengkapan mengaji saat akan mengikuti
kegiatan pengajian dan atau shalat
11) Santri wajib memakai anak mukenah saat shalat
12) Santri wajib menggunakan mukenah putih atau hitam ketika pengajian2 besar maupun acara2
besar lainnya
13) Santri wajib memakai seragam ketika kegiatan muhadharah dan atau acara besar lainnya
14) Santri wajib duduk tegak rapi (bukan duduk seperti orang sujud) ketika mengikuti setiap
pengajian
15) Santri wajib mengisi shaf yang kosong dan merapikan shaf setelah shalat sunnah rawatib atau
sebelum imam datang ketika shalat, dan atau sebelum ustaz/ah datang ketika pengajian
16) Semua santri wajib menghafal juz 30 maksimal 3 tahun
b. Larangan-larangan
1) Santri dilarang turun/ keluar tanpa izin dari pengurus ketika seluruh kegiatan ubudiyah
dilaksanakan
2. KEBERSIHAN
a. Kewajiban
1) Santri wajib piket dengan tepat waktu dan sempurna
2) Santri wajib menaruh peralatan kebersihan pada tempatnya setelah digunakan
3) Santri wajib menaruh pakaian, sepatu dan barang-barang yang telah digunakan pada
tempatnya
4) Santri wajib menjemur cucian di tempat yang telah disediakan
5) Santri wajib menjaga kebersihan kamar masing-masing
6) Santri wajib mengambil jemuran ketika sudah kering
7) Santri wajib menaruh peralatan mandi pada tempatnya
8) Santri wajib mengambil nasi kos pada waktu yang telah ditentukan, yaitu pagi sampai sebelum
berangkat sekolah, siang: sampai jam 13.30, dan malam sampai jam 20.30
9) Santri wajib membuang sampah pada tempatnya
10) Santri wajib mandi di kamar mandi masing-masing
b. Larangan-larangan
1) Santri dilarang makan dan minum berdiri maupun berjalan
2) Santri dilarang menggunakan muknah ketika piket
3) Santri dilarang menghilangkan peralatan kebersihan
4) Santri dilarang membiarkan dan atau merendam cucian lebih dari sehari
5) Santri dilarang menumpuk cucian di MCK dan di sembarang tempat
6) Santri dilarang menggantung cucian di pipa kran kamar mandi
7) Santri dilarang mebuang kotoran sembarangan, seperti dahak, ingus dll
8) Santri dilarang mengantri ke kamar mandi Ketika masih berada di kamar
9) Santri dilarang menaruh barang di atas lemari/ box baik berupa pakaian, kitab/buku kecuali
peralatan tidur, boneka dan tas
10) Santri dilarang menaruh pakaian di pintu kamar maupun pintu lemari/box
11) Santri dilarang mengotori dan atau mencoret-coret tembok, pintu, lemari/box dll
12) Santri dilarang makan di dalam kamar
13) Santri dilarang melaundry pakaian di luar pondok
3. KEAMANAN
a. Kewajiban
1) Santri wajib menggunakan jilbab secara rapi (memakai peniti dan bross Ketika keluar dari
kamar baik jilbab segi 4 atau pasmina, memakai jilbab tebal tidak transparan, memakai anak
jilbab, tidak kelihatan rambut di depan maupun di belakang ketika keluar dari kompleks
pondok)
2) Santri wajib menggunakan jilbab sampai menutupi bagian depan (perut) dan belakang
(pinggang)
3) Santri wajib menggunakan pakaian dan jilbab secara rapi ke kamar mandi dan sotoh (wajib
pakai peniti)
4) Santri wajib menggunakan baju/ pakaian yang rapi sampai paha, dan memanjangkan lengan
tangan/ baju Ketika keluar dari kamar dan pondok (tidak ketat dan tidak transparan)
5) Santri wajib menggunakan pakaian lengan Panjang dan celana Panjang Ketika tidur di kamar
masing-masing
6) Santri wajib tidur/ masuk kamar maksimal sampai jam 22.30, kecuali bagi yang ada udzur syar’i
7) Santri wajib berbicara dengan bahasa halus dan berbahasa Indonesia
8) Santri hanya diwajibkan membawa baju/ gamis maksimal 3 stell, 2 setelan baju tidur lengan
Panjang, legging maks 5, 1 jaket/luaran, 2 sajadah, 3 mukenah, 2 handuk, seragam sekolah dan
persatuan pondok
9) Santri wajib menggunakan seragam persatuan pondok ketika setiap pulang dan balik ke pondok
10) Santri wajib menggunakan kaos kaki dan leging Ketika keluar komplek pondok dan hanya
memakai leging Ketika keluar dari kamar
11) Santri wajib membawa surat izin sakit dari pengasuh dan pengurus pondok ketika izin tidak
masuk sekolah
b. Larangan-larangan
1) Santri dilarang melakukan perbuatan yang melanggar hukum syar’i, seperti mencuri,
berhubungan lawan jenis dsb
2) Santri dilarang membawa barang-barang eletronik, seperti hp, mp3 dsb
3) Santri dilarang membaca, membawa, menyimpan dan memiliki majalah, novel, komik, serta
poster yang berbau porno
4) Santri dilarang menyimpan foto yang bukan mahrom dan surat menyurat
5) Santri dilarang membawa/ memakai perhiasan yang berlebihan kecuali anting
6) Santri dilarang berkelahi
7) Santri dilarang nongkrong di tangga maupun di sotoh
8) Santri dilarang mengintip dan berbicara dengan lawan jenis dari sotoh maupun di sekitar
pondok
9) Santri dilarang memasuki area rumah keluarga pengasuh tanpa izin kecuali waktu piket
10) Santri dilarang ghoshob
11) Santri dilarang ke pondok selama jam belajar di madrasah kecuali memperoleh izin dari
keluarga pengasuh dan atau pengurus pondok
12) Santri dilarang memakai handuk dari kamar menuju kamar mandi maupun sebaliknya
13) Santri dilarang memanjangkan kuku
14) Santri dilarang menggunakan semir
15) Santri dilarang mambawa atau memakai baju kaos lengan pendek
16) Santri dilarang memasuki kamar orang lain
17) Santri dilarang tidur setelah ashar
18) Santri dilarang saling meminjamkan pakaian
19) Santri dilarang memakai/ meminjam peralatan dapur keluarga pengasuh
4. KESEHATAN
1) Bagi santri yang sakit, berhak mendapatkan perawatan maksimal sampai 2 hari Ketika di pondok
2) Santri diperbolehkan pulang jika dalam 2 hari tidak kunjung membaik dengan melalui prosedur
yang telah ditentukan pada pasal 2 bagian perizinan
3) Bagi santri yang sakit ringan, wajib mengikuti shalat berjamaah
PASAL 2
PERIZINAN
1) Santri wajib meminta izin ke pengasuh bersama ketua kamar setiap akan izin pulang
2) Santri wajib menunjukkan KTS dan kartu perizinan ketika akan izin pulang
3) Santri wajib kembali ke pondok tepat waktu, sesuai yang tertulis pada buku perizinan dan langsung
meminta tanda tangan kembali dari pengasuh maupun pengurus lalu mengumpulkannya di ketua
kamar
4) Santri wajib izin kembali jika masih belum ada perubahan ketika sakit dengan catatan membawa
surat keterangan dokter
5) Santri wajib mengeluarkan infaq wajib (semen 1 zak per hari) jika melebihi batas waktu pulang
yang ditentukan
6) Setiap melakukan izin pulang dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 5000
7) Orang tua/ wali wajib membawa KTM/KK ketika akan menjemput anaknya pulang
8) Perizinan hanya diberikan dengan alasan:
- Sakit
- Orang tua sakit (parah)
- Musibah keluarga dekat (meninggal)
- Walimah ‘Ursy saudara kandung (membawa surat undangan)
- Walimah Khitan saudara kandung (membawa surat undangan)
- Walimah Safar orang tua/ keluarga dekat
PASAL 3
KUNJUNGAN DAN PENGGUNAAN FASILITAS
1) Waktu menelpon hari kamis dari pagi sampai malam
2) Waktu berkunjung hari jumat siang dan sore
3) Setiap berkunjung wali santri/ pengunjung wajib membawa KTM/KK
4) Pengunjung wajib berbusana muslim/ah, tidak diperkenankan menggunakan celana atau tidak
menggunakan jilbab/peci
5) Wali santri, pengunjung/ alumni dilarang memasuki area kamar santri tanpa ada izin dari pengasuh
6) Wali santri/ pengunjung hanya diperbolehkan bertemu di tempat yang telah ditentukan
7) Wali santri/ pengunjung dilarang membawa putrinya keluar dari gerbang tanpa izin dari pengasuh
8) Tidak diperkenankan berkunjung pada saat jam belajar mengajar dan atau ada kegiatan pondok
9) Wali santri, pengunjung/ alumni dilarang memberikan fasilitas berupa hp saat ke pondok/
berkunjung
PASAL 4
PEMBAYARAN
1) Pada saat mendaftar santri baru, minimal membayar pendaftaran masuk setengah dari jumlah
yang telah ditentukan, sisa pembayaran dapat dicicil selama 4 bulan
2) Membayar tahunan dilakukan setiap awal semester ganjil
3) Membayar bulanan selambat-lambatnya di bayar maksimal sampai tanggal 15 setiap bulannya,
apabila melebihi batas waktu yang ditentukan akan diberi peringatan
4) Apabila 2 bulan berturut-turut belum lunas, akan diberikan surat teguran kepada wali santri atau
orang tua
5) Santri yang belum lunas semua tunggakan sampai berbulan-bulan tidak diperkenankan bertemu
dengan orang tua/ wali santrinya
6) Diharapkan kepada orang tua/ wali santri agar langsung membayarkan segala bentuk pembayaran
wajib putrinya ke bendahara pondok dengan selalu membawa buku pembayaran tanpa perantara
melalui putrinya
7) Buku pembayaran harus dipegang oleh orang tua/ wali santri
PASAL 5
PAMITAN
Pamitan adalah memohon restu kepada mudirul ‘am untuk berhenti mondok.
1) Syarat dan prosedur pamitan:
a. Telah menyelesaikan segala bentuk tanggungan
b. Lapor kepada ketua kamar beserta walinya
c. Lapor kepada ketua asrama dengan didampingi ketua kamar dan walinya
d. Memohon restu kepada mudirul ‘am dengan didampingi ketua kamar, ketua asrama beserta
walinya
e. Mengisi blanko alumni
2) Santri yang berhenti tanpa pamitan maka tercatat sebagai santri nonaktif
3) Santri nonaktif tetap wajib melunasi tanggungan sebagaimana santri aktif
4) Tanggungan yang dimaksud pada ayat (1.a) sebagai berikut:
a. Segala bentuk tunggakan pembayaran dan perkara terhitung sampai bulan saat melakukan
pamitan
b. Infaq pengabdian sebesar Rp. 2.000.000 bagi santri yang tidak menjalani masa pengabdian
5) Waktu pamitan bagi lulusan kelas akhir madrasah sejak 10 hari setelah pengumuman kelulusan
PASAL 6
LIBURAN
1) Liburan Pasca Semester Ganjil selama 7 Hari terhitung mulai H+1 Pembagian Raport
2) Liburan Pasca Semester Genap selama 10 Hari terhitung mulai H+1 Pembagian Raport
3) Liburan pasca semester Ganjil dan Genap tidak diperuntukkan bagi : pengurus, kelas IX, XI, dan XII
4) Libur Bulan Puasa terhitung mulai dari tanggal 25 ramadhan sampai 9 Syawwal
5) Waktu kembali ke pondok selambat-lambatnya pukul 17.00/ 5 sore
6) Syarat bagi santri Ketika akan pulang liburan:
- Melunasi segala bentuk administrasi pembayaran
- Menyelesaikan semua bentuk tulisan atau hafalan kitab
- Menyelesaikan target hafalan yang ditentukan, khusus bagi yang mengikuti program tahfidz
- Menunjukkan KTS, kartu pembayaran (dengan tanda tangan dan stempel sudah lunas) dari bendahara
dan kartu perizinan (dengan tanda tangan dari pengasuh dan pengurus)
PASAL 7
SANKSI-SANKSI
Jenis-jenis sanksi yang diberlakukan di pondok:
1) Teguran lisan
2) Membaca Al Qur’an
3) Bersih-bersih
4) Menulis kalimat toyyibah
5) Menghafal ayat-ayat al-qur’an, hadist atau kitab-kitab yang ditentukan
6) Membeli perlengkapan diri sendiri
7) Larangan bertemu saat dijenguk
8) Penyitaan barang
9) Ta’zir (sanksi sesuai kebijakan pengurus) seperti dijewer, dan lainnya
10) Penghancuran barang elektornik dan sejenisnya
11) Pemanggilan orang tua
12) Dipalorkan ke pengasuh pondok pesantren
13) Dipulangkan
PASAL 8
LAIN-LAIN
a. Pulang Maulid diberikan hanya 3 hari (dari sebelum-setelah maulid)
b. Pengurus pulang liburan malam (Ketika semua santri sudah pulang), dan kembali ke pondok paling
lambat jam 10.00 pagi (Ketika semua santri belum kembali)
c. Santri dianggap berhenti mondok / kabur ketika tidak ada kabar selama 1 minggu
d. Santri baru tidak diperbolehkan bertemu dengan orang tua/ wali santrinya selama 40 hari,
terhitung mulai dari pertama masuk ke pondok/ menetap di pondok
e. Hal-hal yang belum tercantum atau ada perubahan pada peraturan dan tata tertib di atas akan
diatur kemudian berdasarkan mufakat pengurus, oleh karenanya, orang tua atau wali santri wajib
menyerahkan no hp yang bisa dihubungi
f. Segala bentuk pertanyaan mengenai keadaan santri atau hal lainnya, dapat ditanyakan dengan
menghubungi nomor 087755055675/081939471858
PERATURAN DAN TATA TERTIB ASRAMA SAYYIDINA ‘ALI PONDOK PESANTREN ITTIHAAD AL-UMAM
PASAL 1
KETENTUAN UMUM
1. Menjaga nama baik yayasan pondok pesantren Ittihaad Al- Umam
2. Taat dan patuh kepada mudirul ‘am, pembina, pengasuh dan keluarga besar beliau
3. Hormat kepada asatidz, mudabbir dan santri yang lebih senior
4. Melaksanakan peraturan dan tata tertib asrama Sayyidina ’Ali Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam
5. Memohon doa restu bersama walinya kepada mudirul ‘am ketika mendaftar dan berhenti mondok.
6. Santri wajib menjalani masa pengabdian selama 1 tahun terhitung 10 hari setelah pengumuman
kelulusan Madrasah ‘Aliyah
7. Menjalankan syariat Islam berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Nabi ‘ala man haj ahlus sunnah wal
jama’ah
8. Menanamkan rasa mahabbah (cinta) kepada Pondok Pesantren dan tanah air
9. Berakhlaq mulia
PASAL 2
KEWAJIBAN
A. UBUDIYAH
1. Santri melaksanakan sholat fardhu dan wirid secara berjamaah di aula
2. Santri mengikuti pembacaan ratiban, Al-Qur’an, surah al-waqi’ah dan al-mulk secara berjamaah
setiap hari pada waktu yang telah di tentukan
3. Santri melaksanakan sholat Duha’ dan Qiamullail secara berjamaah.
4. Santri melaksanakan Sholat Rawatib
5. Santri Ziarah Kubur dengan membawa Al-Qur’an atau Ratib
6. Santri mengikuti pembacaan Maulid, Surah Al-Kahfi dan Khotmil Qur’an pada waktu yang telah di
tentukan
7. Santri harus berangkat jum’atan paling telat jam 11:30 WITA
8. Santri berada di aula 10 menit sebelum adzan dikumandangkan
B. KEAMANAN
1. Santri mengikuti segala bentuk kegiatan yang diadakan oleh pondok pesantren
2. Santri tidur malam di kamar masing-masing selambat-lambatnya pukul 23:00 WITA atau setelah
melakukan kegiatan
3. Santri istirahat siang selambat lambatnya pada Pukul 14:00 Wita
4. Santri meminta izin kepada pengurus ketika keluar Asrama Sayyidina ‘Ali sesuai prosedur yang
berlaku
5. santri berpakaian rapi, sopan dan sesuai dengan keperibadian santri
C. KEBERSIHAN
1. Santri melaksanakan piket sesuai dengan jadwal yang sudah di buat
2. Santri menjaga kebersihan lingkungan Asrama, fasilitas kebersihan dan kesehatan
3. Ketua kamar harus melaporkan anggota kamar yang sakit ke bagian kesehatan
4. Santri melaksanakan program jum’at bersih
5. Santri membawa alat kebersihan setiap balik dari liburan Ramadhan
D. PENDIDIKAN
1. Santri berangkat ke madrasah selambat-lambatnya jam 07:30 Wita atau selesai kegiatan
2. Santri mengikuti kegiatan pengajian (Taklim) yang diprogramkan oleh pengurus asrama
3. Santri harus mengikuti muhadaroh dan cerdas cermat dengan menggunakan seragam yang
ditentukan oleh pengurus
4. Santri memakai seragam pondok ketika mengikuti pengajian umum di masjid dan dzikir banjar dan
acara tertentu
5. Santri menggunakan pakaian piama atau gamis ketika mengikuti taklim
PASAL 3
HAK SANTRI
Selama berada di asrama Sayyidina ’Ali Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam, maka santri berhak untuk :
1. Mendapat bimbingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
2. Menggunakan fasilitas yang diperuntukkan bagi santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku
3. Mendapatkan waktu untuk istirahat sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan
4. Mendapatkan pertolongan pertama pada kecelakaan maupun mengalami sakit
PASAL 4
LARANGAN
1. Santri dilarang menggunakan barang yang bukan miliknya tanpa izin (GHOSOB)
2. Santri mengambil hak milik orang lain (mencuri)
3. Menyakiti, memukul, berkelahi dan bermusuhan dengan orang lain
4. Membuat suasana ribut atau gaduh pada jam-jam tertentu
5. Membawa alat komunikasi, elektronik dan transportasi
6. Membawa senjata tajam dan barang berbahaya lainnya
7. Merokok
8. Berada di asrama selama proses kegiatan belajar di madrasah berlangsung
9. Membuang sampah sembarangan
10. Menaruh barang miliknya atau milik orang lain disembarang tempat.
11. Menghina atau melawan pengurus
12. Berada di area terlarang
13. Berkata kotor
14. Mewarnai rambut (semir), berambut panjang dan bercukur dengan cukuran yang tidak sesuai dengan
pandangan pesantren
15. Menyimpan, mengedarkan atau mengonsumsi minuman dan obat-obatan terlarang
16. Keluar masuk area asrama melalui jalur(akses) yang tidak semestinya
17. Melakukan perbuatan yang bertentangan dengan syariat islam
18. Berhubungan dengan yang bukan mahramnya seperti berpacaran dan sejenisnya
19. Berjudi
20. Bermain permainan yang biasa digunakan untuk berjudi seperti kartu, dadu dan sejenisnya
PASAL 5
SANKSI
Pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertib ini akan dikenai sanksi sesuai dengan jenis pelanggarannya:
A. SANKSI RINGAN
1. Teguran lisan
2. Membaca Al-Qur’an
3. Membersihkan fasilitas asrama
4. Menulis istighfar, sholawat dan sebagainya
5. Membersihkan sarana dan prasarana asrama
B. SANKSI SEDANG
1. Teguran tertulis
2. Membaca Al-Qur’an di depan gerbang asrama atau di halaman asrama putri
3. Menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, Al-Adzkaarun Nafiisah, pelajaran atau 20 mufradat
4. Membeli perlatan
5. Membersihkan kamar mandi 7 hari berturut-turut
6. Ta’zir (sanksi sesuai kebijakan pengurus) seperti push up, digundul dan sebagainya
C. SANKSI BERAT
1. Pemanggilan orang tua/ wali santri
2. Dicabut haknya sebagai santri
3. Dilaporkan ke pengasuh atau ke mudir
4. Surat perjanjian
D. SANKSI KHUSUS
1. infaq 1 zak semen perhari bagi santri yang telat kembali ke Asrama atau pulang tanpa izin melebihi
24 jam
2. Pemusnahan/penghancuran alat-alat komunikasi dan barang terlarang lainnya
3. Mengganti yang seharga barang bagi santri yang merusak atau mengambiil, baik fasilitas asrama
maupun hak milik orang lain
PASAL 6
LIBUR
1. Libur pasca semester ganjil selama 7 hari terhitung mulai H+1 pembagian raport
2. Libur pasca semester genap selama 10 hari terhitung mulai H+1 pembagian raport
3. Libur pasca semester genap tidak diperuntukkan bagi kelas IX, XI, dan XII
4. Libur bulan puasa terhitung mulai dari tgl 25 ramadhan sampai 9 syawwal
5. Santri melapor ke pengurus saat tiba di asrama pada hari terakhir liburan paling lambat pukul 17.30
WITA
PASAL 7
PERIZINAN
A. JENIS DAN SYARAT PERIZINAN
1. Sakit dan perlu perwatan khusus sesuai dengan rekomendasi bagian kesehatan asrama
2. Maulid di dusun/lingkungan masing-masing
3. Musibah (meninggal dunia, sakit, dsb) keluarga dekat dengan menunjukkan bukti yang jelas atau
alasan-alasan yang diterima
4. Acara keluarga dekat (walimatul ‘ursy, khitan dsb) dengan menunjukkan bukti atau alasan yang
diterima
5. Bepergian pada hari jum’at dengan didampingi oleh walinya atau dengan orang yang diberi mandat
oleh walinya
B. PROSEDUR PERIZINAN
1. Santri yang izin pulang harus Meminta tanda tangan persetujuan dari ketua asrama dengan
didampingi oleh ketua kamar dan melapor ke keamanan
2. Santri yang izin bepergian Harus mendapat persetujuan dan atau tanda tangan dari ketua asrama,
keamanan dan di dampingi ketua atau wakil ketua kamar
3. Santri yang izin keluar dari area asrama sampai ke batas santri maka harus membawa kartu yang
di keluarkan oleh bagian keamanan
4. Santri yang izin maulid berlaku selama 3 hari terhitung dari H-1 (penampahan)
5. Semua jenis perizinan di kenakan infak
6. Santri yang belum sembuh dan masa perizinan sudah habis maka orangtua/walinya melapor ke
pengurus asrama dengan membawa surat keterangan dari dokter
PASAL 8
PAMITAN
Pamitan adalah memohon restu kepada mudirul ‘am untuk berhenti mondok.
1. Syarat dan prosedur pamitan:
f. Telah menyelesaikan segala bentuk tanggungan
g. Lapor kepada ketua kamar beserta walinya
h. Lapor kepada ketua asrama dengan didampingi ketua kamar dan walinya
i. Memohon restu kepada mudirul ‘am dengan didampingi ketua kamar, ketua asrama beserta
walinya
j. Mengisi blanko alumni
2. Santri yang berhenti tanpa pamitan maka tercatat sebagai santri nonaktif
3. Santri nonaktif tetap wajib melunasi tanggungan sebagaimana santri aktif
4. Tanggungan yang dimaksud pada ayat (1.c) sebagai berikut:
c. Segala bentuk tunggakan pembayaran dan perkara terhitung sampai bulan saat melakukan
pamitan
d. Infaq pengabdian sebesar Rp. 2.000.000 bagi santri yang tidak menjalani masa pengabdian
5. Waktu pamitan bagi lulusan kelas akhir madrasah sejak 10 hari setelah pengumuman kelulusan
PASAL 9
KETENTUAN TAMBAHAN
1. Hal-hal yang belum tercantum pada peraturan dan tata tertib di atas akan diatur kemudian
berdasarkan mufakat pengurus.
2. Peraturan ini berlaku sejak ditetapkan