The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by andrianipuput, 2022-10-04 03:04:54

2. Materi ajar revisi_Pertemuan 1

2. Materi ajar revisi_Pertemuan 1

MATERI AJAR
SEL

KELAS XI SMA
SESMESTER GANJIL

Oleh
Puput Andriani, S.Pd.

KD

3.1. Menjelaskan komponen kimiawi penyusun sel, struktur, fungsi, dan
proses yang berlangsung dalam sel sebagai unit terkecil kehidupan

IPK

3.1.1 Menjelaskan struktur pada sel sebagai unit terkecil pada makhluk hidup
3.1.2 Mengidentifikasi organel-organel sel beserta fungsinya
4.1.1 Menyajikan hasil pengamatan mikroskopis struktur sel hewan dan sel

tumbuhan sebagai unit terkecil kehidupan

Tujuan Pembelajaran

lah mencermati video tentang sel menggunakan model
pembelajaran PBL (C,TPACK) peserta didik (A) dapat:
1. Menjelaskan (B/C2) struktur sel sebagai unit terkecil pada
makhluk hidup (D) dengan percaya diri
2. Menganalisis (B/C4) 5 organel sel beserta fungsinya (D) dengan
tanggungjawab
3. Menyajikan (B/C3) poster infografis hasil pengamatan
mikroskopis struktur sel hewan dan sel tumbuhan sebagai unit
terkecil kehidupan (D) dengan teliti

Pernahkan anda menyadari bahwa tubuh
Anda mirip sebuah bangunan? Apa
persamaan diantara keduanya? Sebuah
bangunan tersusun atas ratusan ribu,
bahkan jutaan batu bata. Adakah hubungan
batu bata dengan materi sel yang akan kamu
pelajari?

SEL

KoMPONEN KIMIAWI PENYUSUN SEL

1. Air
2. Protein
3. Lemak
4. Karbohidrat
5. Lemak
6. Garam-garam
7. Vitamin

Struktur dan Fungsi
Organela Sel

Membran Sel
Seluruh permukaan sel dilapisi oleh suatu lapisan ultratipis yang
dinamakan membran sel. Apakah membran sel itu? Membra sel disebut
juga membran plasma atau plasmalemma (plasma = cairan, lemma =
selaput). Semua sel memiliki membran plasma. Membran sel memiliki
fungsi yang penting, yaitu mengatur keluar masuknya zat-zat dari dan
ke dalam sel. Hal ini disebabkan membran sel bersifat selektif
permeabel, yaitu mampu menyeleksi zat-zat yang akan masuk ke dalam
sel.

Gambar 1. Struktur Membran sel
Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/fungsi-membran-sel/

Sitoplasma
Apakah sitoplasma itu? Sitoplasma merupakan semua bagian dalam
sel, selain membran sel dan nukleus. Sitoplasma atau plasma sel
berupa cairan bersifat koloid, jernih dan homogen yang dikelilingi
oleh membran plasma. Di dalam sitoplasma terdapat berbagai
senyawa kimia yang berguna bagi aktivitas sel. Berbagai senyawa
kimia tersebut terdiri atas senyawa organik dan senyawa
anorganik. Sitoplasma juga ikut membentuk struktur sel. Coba
banyangkan balon. Balon yang kosong tidak memiliki bentuk. Jika
kita mengisi balon tersebut dengan sesuatu, misalnya air, balon
akan memiliki bentuk. Demikian pula dengan sel.

NUKLEUS

Tahukan Anda bahwa sel juga memiliki otak yang mengatur segala
aktivitas di dalam sel? Otak sel itu adalah nukleus. Nukleus atau
inti sel merupakan komponen sel yang sangat penting karena
berperan dalam pengaturan/pengendalian semua proses atau
aktivitas yang terjadi di dalam sel. Nukleus memilik bentuk yang
bervariasi, antara lain bulat, oval, lonjong, atau gepeng. Hal
tersebut berkaitan dengan aktivitas sel. Nukleus tersusun atas tiga
komponen utama yaitu membran nukleus, plasma inti dan anak
inti.

Mitokondria

Mitokondria merupakan organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi
sel untuk menghasilkan energi karena di dalam mitokondria terdapat enzim-
enzim yang diperlukan untuk reaksi respirasi. Dengan demikian mitokondria
dapat dikatakan bahwa mitokondria adalah pembangkit energi (dinamo) bagi
sel. Energi dihasilkan dalam bentuk ATP dan digunakan untuk seluruh
aktivitas sel.

Melalui mikroskop cahaya, mitokondria terlihat seperti butriran-butiran kecil,
batang, atau filamen dengan ukuran yang sangat beragam. Dengan mikroskop
elektron terlihat bahwa mitokondria memiliki membran ganda.

Gambar 2. struktur inti sel Gambar 3. Struktur mitokondria
Sumber: Sumber: https://seputarilmu.com/2020/07/fungsi-

https://www.dosenpendidikan.co.id/in mitokondria.html
ti-sel/

Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma berupa vesikel atau kantung yang dapat berbentuk pipih,
bundar, atau tubuler dan satu sama lain dapat berhubungan. RE memiliki selapis
membran, dan membran tersebut ada yang berhubungan dengan membran inti dan
membran plasma sehingga dapat berperan sebagai penghubung antara bagian luar sel
dengan bagian dalam sel. Ada dua jenis retikulum endoplasma yakni RE halus (REh)
yang tidak dilekati ribosom dan RE kasar (REk) yang dilekati ribosom. RE memiliki
peran anabolik dan protektif. Retikulum endoplasma merupakan perluasan membran
yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih atau lubang seperti tabung
di dalam sitoplasma. Dalam pengamatan mikroskop, retikulum endoplasma nampak
seperti saluran berkelok-kelok dan jala yang berongga-rongga

Ribosom

Ribosom merupakan organel bermembran, berisi untai RNA dan protein yang
beragam, karbohidrat, sedikit lemak dan mineral. Struktur ribosom terdiri
dari 2 bagian yakni sub unitkecil dan subunit besar. Fungsi ribosom adalah
sebagai tempat terjadinya sintesis protein yakni tempat beikatannya asam
amino-asam amino (polipeptida).

Gambar 5. Struktur ribosom Gambar 4. Struktu retikulum endoplasma
Sumber: https://www.zonareferensi.com/fungsi- Sumber:

ribosom/ https://www.dosenpendidikan.co.id/retikulum-
endoplasma/

Lisosom
Lisosom memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut:

1. Mencerna zat makanan hasil dari fagositosis (makanan berupa
padatan) dan pinositosis (makanan berupa cairan)

2. Mencerna makanan cadangan
3. Menghancurkan organel sel yang telah rusak atau suadah tua
4. Menghancurkan benda yang berada di luar sel, contohnya enzim yang

dikeluarkan oleh sel sperma agar dapat menghancurkan dinding sel
ovum ketika terjadinya fertilisasi.
5. Menghancurkan zat asing misalnya yang memiliki sifat karsinogen
yang dapat menyebabkan kanker.
6. Menghancurkan diri sel sendiri yakni dengan cara melepaskan semua
enzim yang berada di dalam lisosom

Gambar 6.Struktur Lisosom
Sumber: https://bacacoding.blogspot.com/

Badan Golgi
Badan golgi banyak dijumpai pada sel-sel yang melakukan
fungsi ekskresi Badan golgi pada sel tumbuhan sering disebut
diktiosom.
Fungsi badan golgi antara lain :
1. Membentuk dinding sel tumbuhan
2. Membentuk bahan membran plasma.
3. Membentuk lisosom
4. Tempat sekresi senyawa-senyawa sekret kelompok

karbohidrat, lipida dan protein.
5. Membentuk akrosom pada spermatozoa

Gambar 7..Struktur badan golgi
Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/badan-golgi/

Vakuola
Vakuola merupakan komponel sel pada sel tumbuhan ataupun sel hewan.
Vakuola selalu ditemukan pada sel tumbuhan, seluruh jenis tumbuhan
memiliki vakuola. Berbeda dengan tumbuhan, pada sel hewan tidak
semua jenisnya mempunyai vakuola. Vakuola sel hewan mempunyai
ukuran yang jauh lebih kecil dari pada vakuola sel tumbuhan. Ukuran
vakuola sel tumbuhan tergantung usia sel, semakin dewasa sel maka
ukuran vakuolanya juga semakin besar, dan kehadiran vakuola ini
permanen (terus ada selama sel tumbuhan itu hidup). Vakuola pada sel
tumbuhan umumnya berukuran besar hingga hampir memenuhi seluruh
isi sitoplasma pada sel yang telah dewasa.

Gambar 8: Struktur vakuola
Sumber: https://learniseasy.com/fungsi-vakuola/

Dinding Sel
Dinding sel merupakan lapisan terluar yang tersusun atas selulosa,
hemiselulosa, dan pektin. Dinding sel menentukan bentuk sel, berfungsi
sebagai penguat dan melindungi protoplas. Dinding sel mempunyai ketebalan
yang bervariasi tergantung umur dan atau tipe sel. Pada umumnya sel yang
masih muda berdinding tipis dan sel yang dewasa berdinding lebih tebal.

Gambar 9. Struktur dinding sel
Sumber: https://www.kompas.com/sains/read/2022/06/03/163100723/struktur-

dan-fungsi-dinding-sel-pada-tumbuhan

Badan Mikro

merupakan organel sel dengan struktur mirip dengan lisosom, bentuknya
bulat dengan diameter sekitar 0,2 – 2 µm, diselubungi membran. Ada dua
macam mikrobodi yaitu peroksisom dan glioksisom. Peroksisom terdapat
pada sel hewan juga tumbuhan, glioksisom ditemukan pada sel
tumbuhan. Mirobodi mengandung enzim mengandung enzim katalase
dan oksidase yang berpartisipasi dalam berbagai reaksi biokimia dalam
sel

Glioksisom Peroksisom

merupakan mikrobodi yang terdapat menghasilkan enzim katalase

pada sel tumbuhan. Organel ini yang dapat merubah peroksida

banyak ditemukan di dalam jaringan air (H2O2) menjadi oksigen

lemak pada biji yang sedang dan air (H2O2 2 + H2O).

berkecambah. Glioksisom Hidrogen peroksida

menghasilkan enzim β-peroxisomal merupakan produk

oksidase yang berfungsi metabolisme sel yang

mengoksidasi (mengkonversi) asam berpotensi membahayakan

lemak menjadi asetil-CoA dan sel. Perioksisom juga berperan

akhirnya dihasilkan energi (ATP) dalam perubahan lemak

yang diperlukan untuk menjadi karbohidrat.

perkecambahan. Perioksisom terdapat pada sel

hewan dan sel tumbuhan

Sentrosom & Gambar 10. Struktur sentrosom
Sumber: https://materi.co.id/sentrosom/
Sentriol

Sentrosom dan sentriol merupakan
dua komponen dari sel hewan,
terutama terlibat dalam pembelahan
sel. Sentriol membentuk aster dan
benang-benang spindel yang berfungsi
mengatur arah gerak kromosom dan
sekaligus untuk menarik kromosom ke
kutub-kutub berseberangan selama
pembelahan sel

Plastida
Plastida merupakan organel yang khas pada sel tumbuhan. Plastida adalah organel yang
tersebar di sitoplasma pada sel tumbuhan dan terlihat jelas di bawah mikroskop
sederhana. Plastida sangat bervariasi ukuran dan bentuknya serta pigmentasi yang
bermacam-macam. Pada sel-sel tumbuhan berbunga biasanya berbentuk lempengan kecil
bikonveks. Berdasarkan ada dan tidaknya zat warna, plastida dapat dibedakan atas:

1. Leukoplas
plastida yang tidak berwarna, umumnya terdapat dalam sel-sel dewasa yang tidak
terkena cahaya matahari, misalnya pada jaringan yang terletak sangat dalam pada
bagian tumbuhan baik di dalam maupun di atas tanah. Fungsi leukoplas adalah
sebagai pusat pembentukan dan penyimpanan makanan cadangan seperti pati.

2. Kloroplas
mer upakan plastida yang berwarna hijau, mengandung klorofil yaitu suatu pigmen
yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Fungsinya adalah menangkap energi
cahaya yang diperlukan untuk proses fotosintesis. Selain klorofil, kloroplas juga
mengandung karotenoid.

3. Kromoplas
merupakan plastida yang menghasilkan warna selain hijau. Warna merah, kuning
atau oranye pada bagian tumbuhan tertentu disebabkan adanya zat warna
karotenoid pada bagian tumbuhan tersebut. Biasanya terdapat pada mahkota
bunga, pada buah yang masak, akar wortel, buah tomat dan lain-lain.

Gambar 11. Kloroplas
Sumber: https://irwansahaja.blogspot.com/2014/11/kloroplas.html

DAFTAR PUSTAKA

Omegawati, W H & Kusumawati Rohana. 2010. Biologi Untuk SMA/MA.
Klaten: PT Intan Pariwara. h: 13 – 50

Pujiyanto Sri & Ferniah. 2016. Bilogi Untuk Kelas XI SMA dan MA. Solo
: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. h: 3 – 15

Kusumaningrum Annisa & Hikmah Mamluatul. 2021. Biologi XI Untuk
SMA/MA. Surakarta: Mediatama. h: 5 – 11


Click to View FlipBook Version