The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bulletin Info ASOHI Edisi Februari 2024 No. 262

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gita.pustaka, 2024-02-26 00:44:01

Bulletin Info ASOHI Edisi Februari 2024 No. 262

Bulletin Info ASOHI Edisi Februari 2024 No. 262

JAKARTA, Senin 05 Februari 2024. Bertempat di Gedung Kementerian Pertanian, Segenap pengurus ASOHI Pusat mengunjungi Tim Pengawasan Obat Hewan (POH), Direktorat Kesehatan Hewan, Ditjen PKH. Tim ASOHI diwakili oleh Ketua Umum Drh irawati Fari, Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, Ketua Bidang Antar Lembaga Drh Almasdi Rahman, Anggota Sub Bidang Importir Drh Hasti Retno Kuswardani, serta Ketua Sub Bidang Registrasi Drh Nita Natalia. Sementara Tim POH dipimpin oleh Drh Ni Made Ria Isriyanthi, Ph.D selaku .................... BAHAS HAL PENTING, ASOHI DAN TIM POH ..... ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota INF AS HI Asosiasi Obat Hewan Indonesia Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 3 8 JAKARTA, Jumat 19 Januari 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI menggelar rapat yang dipimpin oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari. Selain itu rapat ini juga diikuti oleh Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara, Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko, dan Bendahara Umum Hj Henny R Karim SE, MBA. Garis besar rapat ini membahas banyak hal penting diantaranya dari Ketua Umum Drh Irawati Fari yang melaporkan soal Kepengurusan sampai tahun 2025 harus segera menyelesaikan program kerja yang masih tertunda. Mulai melibatkan pengurus-pengurus junior ............... RAPAT PENGURUS INTI ASOHI, BAHAS BANYAK ... ASOHI DAERAH JAWA TENGAH GELAR PROTAS SURAKARTA, Rabu, 7 Februari 2024. Bertempat di Hotel Megaland Jl. Slamet Riyadi No.351, Kota Surakarta, Pengurus ASOHI Daerah Jawa Tengah yang diketuai Ir H Agus Eko Sulistyo menggelar acara Program Temu Anggota ASOHI (PROTAS) yang diikuti seluruh anggota ASOHI Jawa Tengah. Kegiatan PROTAS kali ini diisi dengan acara Seminar bertema “Rancangan Kebijakan Pemerintah Dalam Rencana Pengaturan dan Pembatasan Penggunaan Antibiotik dalam Waktu Dekat dan Perijinan OSS” Bertindak sebagai pembicara pertama Drh Ni Made Ria .................. ASOHI HADIRI RAPAT LANJUTAN PENYUSUNAN ... TANGERANG SELATAN, Jumat 02 Februari 2024. Bertempat di Hotel Trembesi BSD, Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian bersama Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) menggelar Rapat Tindak Lanjut Penyusunan Standar dan Tata Laksana Pengujian Mutu Vaksin PMK di dalam negeri. Rapat ini merupakan kelanjutan dari hasil rangkaian kegiatan tanggal 14-15 Desember 2023 dengan agenda pembahasan lanjutan pengembangan produksi vaksin PMK dan rencana pembukaan jalur registrasi vaksin tersebut di Indonesia. .......................................................... 2 4


2 Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 INF AS HI Lebih lanjut, guna pengajuan impor asam amino, tetap mengacu pada surat edaran yang ada, dimana produk asam amino yang produsennya belum pernah terdaftar/belum pernah memasukan asam amino ke Indonesia tetap akan dilakukan evaluasi oleh tim KOH dan untuk pemasukan asam amino yang telah disetujui oleh KOH/KKHPRG dan diajukan oleh GPMT, itu merupakan hak eksklusif GMPT untuk melakukan importasi. Anggota ASOHI tidak dapat melakukan import asam amino tersebut tanpa ada persetujuan dari GPMT. Untuk proses pendaftaran obat hewan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual, termasuk pembayaran PNBPnya maka diharapkan untuk segera menyesuaikan ke proses pendaftaran secara online di sistem SIMPOL-OSS. Proses pendaftaran melalui sistem SIMPOL-OSS telah diberlakukan sejak awal tahun 2022 dan saat ini sistem telah stabil sehingga Tim POH berencana akan memberlakukan batas waktu pada proses pendaftaran obat hewan yang sebelumnya masih dilakukan manual untuk dilanjutkan kembali di sistem online. Tim POH berencana akan memberlakukan time frame di tiap proses pendaftaran obat hewan. Untuk hal ini masih akan dibahas lebih lanjut. Terkait dengan registrasi vaksin PMK pada SE No. 29103/PK.320/F/12/2023, kesempatan ini terbuka buat semua Perusahaan yang memiliki vaksin PMK dan berkeinginan untuk mendaftarkan vaksin PMK dan timeline pengajuan dokumen registrasi hingga akhir Februari 2024. Proses uji lapang akan diminta jika pemohon belum dapat menyajikan data yang sahih dan/atau yang memberikan kepastian terkait produk yang didaftarkan kepada tim penilai. (WK) JAKARTA, Senin 05 Februari 2024. Bertempat di Gedung Kementerian Pertanian, Segenap pengurus ASOHI Pusat mengunjungi Tim Pengawasan Obat Hewan (POH), Direktorat Kesehatan Hewan, Ditjen PKH. Tim ASOHI diwakili oleh Ketua Umum Drh irawati Fari, Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, Ketua Bidang Antar Lembaga Drh Almasdi Rahman, Anggota Sub Bidang Importir Drh Hasti Retno Kuswardani, serta Ketua Sub Bidang Registrasi Drh Nita Natalia. Sementara Tim POH dipimpin oleh Drh Ni Made Ria Isriyanthi, Ph.D selaku Koordinator Substansi Kelompok POH yang didampingi seluruh staffnya. Dari pertemuan ini dihasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut berdasarkan Permentan No. 15 tahun 2021, sertifikat analisa (Certificate of Analysis/CoA) dipersyaratkan dengan masa berlaku minimal 1 (satu) tahun. Maka, untuk pengajuan Rekomendasi Impor produk jadi yang memiliki umur simpan atau shelf life 1 tahun, diharapkan pada saat pengajuan menyertakan Surat Keterangan bahwa produk memiliki shelf life 1 tahun yang dikeluarkan oleh suplier dan ditandatangani oleh QC serta Surat Keterangan dari importir sendiri. Selanjutnya untuk pengajuan rekomendasi impor bahan baku, selain memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah diatur dalam Permentan No. 15 tahun 2021 diharapkan dapat menyertakan dokumen: Flow chart produksi, Material safety data sheet (MSDS), Label, dan Keterangan Komposisi atau Certificate of Conformity (CoC). BAHAS HAL PENTING, ASOHI DAN TIM POH GELAR PERTEMUAN DERAP PUSAT INF AS HI ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia ASOHI PUSAT HARUS LEBIH PROAKTIF... JAKARTA, 27 Oktober 2015. Ketua Umum Drh. Irawati Fari meninjaklanjuti rapat bertajuk,”ASOHI Akan Meningkatkan Hubungan dengan Pemerintah Sebagai Mitra yang Harmonis”. untuk Memperkuat ASOHI Daerah. Irawati menyampaikan, bahwa Pengurus ASOHI Pusat harus membantu atau mendorong ASOHI Daerah untuk lebih proaktif di daerahnya, setelah itu baru membahas program kerja angota ASOHI daerah, Sekretariat akan mengirim surat ke ASOHI daerah untuk mengisi form data base anggotanya...................................... 2 7 36 TAHUN USIA ASOHI JAKARTA, 27 Oktober 2015. Bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) mengadakan syukuran Hari Ulang Tahun nya yang ke 36. Acara syukuran ini diselenggarakan secara sederhana, dibuka oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari dimana dihadiri pula oleh pengurus ASOHI Pusat serta para Pendiri ASOHI dan seluruh staf dan karyawan PT Gallus Indonesia Utama. Dr. Drh. Soehadji, sebagai salah satu pendiri ASOHI dalam sambutannya menceritakan awal mula ASOHI dibentuk. ASOHI didirikan pada tahun 1979 tepatnya di............................................. 6 4 JAKARTA, 18 November 2015. Bertempat di Menara 165 Jl. TB. Simatupang Jakarta-Selatan. ASOHI menyelenggarakan Seminar Nasional Bisnis Peternakan. Seminar dibuka langsung oleh Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Prof. Ir. Muladno, MMA yang didampingi oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari, Ketua Dewan Penasehat ASOHI Gani Haryanto dan Ketua Panitia Seminar Drh. Andi Wijanarko................................................................ SEMINAR NASIONAL BISNIS PETERNAKAN... BANDUNG, 9 November 2015. Bertempat di gedung Dinas Peternakan Dan Keswan Jabar, Bandung, Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari melantik Pengurus ASOHI Jabar periode 2015-2020 yang di Ketuai oleh Drh. Pranyata Tangguh Waskita. Acara Pelantikan dihadiri oleh beberapa Pengurus ASOHI Nasional, diantaranya Wakil Sekretaris Jenderal, Drh. Forlin Tinora, Bendahara Umum Hj. Henny Rusminah SE, MBA, Ketua Bidang Organisasi, Drh. Gowinda Sibit, Ketua Bidang Peredaran Obat Hewan, Ir. Teddy Candinegara dan Sekretaris Eksekutif, Ir. Bambang Suharno. Pada acara pelantikan ini dihadiri............. PELANTIKAN ASOHI JABAR INF Edisi: 163 - AS HI NOVEMBER 2015 ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia KUNJUNGAN JEBSEN JESSEN... JAKARTA, 07 Desember 2015. Bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Drh Forlin Tinora Wakil Sekretaris Jenderal Asosasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menerima perwakilan PT Jebsen Jessen Ingredients Indonesia, Ronnie Leggat didampingi Junaidi Syukur dan Drh Ika Vina Rosevita atas nama principle PT Jebsen Jessen Ingredients dari Eco Animal Health-UK. Tujuan berkunjung ke ASOHI adalah untuk berdiskusi terkait dengan perkembangan issue AGP dan rencana pemerintah tentang peraturan pelarangan pencampuran dalam pakan...... 2 6 ASOHI SEBAGAI BADAN HUKUM PERKUM.. JAKARTA, 17 November 2015, bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Pengurus Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) yang diwakili oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Sekretaris Jenderal ASOHI Drh Harris Priyadi, Bendahara Umum ASOHI Hj Henny R Karim dan Ketua Dewan Penasehat ASOHI Gani Haryanto dihadapan notaris PPAT Sarinandhe. DJ SH menandatangani AKTA pendirian badan hukum “perkumpulan” ASOHI yang diterbitkan tanggal 06 November 2015 dengan Nomor SK 07 untuk didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM............................................................. 6 3 JAKARTA, 27 November 2015. Bertempat di kantor Karantina Hewan, Kementrian Pertanian, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Wakil Sek Jend Drh. Forlin Tinora, Ketua Bidang Peredaran Obat Ir. Teddy Candinegara, dan Ketua Antar Lembaga Drh. Andi Wijanarko, bertemu dengan Kepala Pusat Karantina Pak Jarwanto beserta timnya. Pada pertemuan kali ini, Ketua Umum ASOHI memperkenalkan pengurus baru ASOHI dan menyampaikan beberapa................... PERTEMUAN ASOHI DAN KARANTINA JAKARTA, 22 Desember 2015. Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Drh. Irawati Fari dikediamannya beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa ASOHI dan pemerintah harus tetap menjadi mitra kerja yang harmonis, dimana kedua pihak berupaya untuk saling mendukung. ASOHI juga akan terus memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka memajukan bisnis obat hewan dan peternakan. “Di kepengurusan ASOHI yang baru delapan bulan ini, tentunya diperkuat dengan beberapa program............................. TAHUN 2016 ASOHI PERKUAT PROGRAM KERJA Edisi: 164 - DESEMBER 2015 ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA DUNIA OBAT HEWAN PERKEMBANGAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia PUBLIC HEARING RPM TENTANG PENYEDIAAN.... JAKARTA, 26 Januari 2016. Bertempat di Kementerian Pertanian, gedung C Lt. 9 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menghadiri acara Public Hearing terkait Rancangan Peraturan Menteri Pertanian (RPM) tentang Penyediaan Obat Hewan. RPM tentang Penyediaan Obat Hewan ini terdiri dari tujuh Bab dengan 44 pasal. RPM Obat Hewan disandarkan atas pertimbangan pada UU No 18 Th 2009.............................................. 2 5 PT GALLUS “MEMBANGUN... ANNUAL MEETING JAKARTA, 15 Januari 2016. Bertempat di Hotel Sahati Jakarta Selatan, PT Gallus Indonesia Utama (GITA), menyelengarakan Annual Meeting bertemakan ”Membangun Organisasi yang Tangguh dengan SDM yang Handal”. Annual Meeting diisi dengan penyampaian budgeting oleh para manager Divisi masing-masing. Didahului Direktur Utama PT Gallus, Ir. Bambang Suharno yang memamparkan budget secara umum PT Gallus. Kemudian di lanjutkan oleh Drh. Rakhmat Nuriyanto, MBA yang menyampaikan............................ 3 3 JAKARTA, 12 Januari 2016. Bertempat di Gedung Sekretariat Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) lantai-3, Pasar Minggu Jakarta Selatan. ASOHI menyelengarakan Rapat Dewan Penasehat ASOHI (DPA) yang ke-3 terhitung sejak Mei 2015. Rapat DPA dipimpin oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari, pada kesempatan ini menyampaikan 12 Agenda Rencana Kegiatan Pengurus ASOHI periode Januari-Maret 2016 yakni: 1. Penyempurnaan/penyesuaian buku Pedoman Kerja Pengurus dan Pedoman Pengendalian Obat Hewan Ilegal 2. Pengurusan pengalihan saham.................................................... AGENDA KEGIATAN ASOHI JAKARTA, 13 Januari 2016. Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari pada kesempatan rapat dengan Kementan memberikan beberapa penjelasan, yakni tujuan pertemuan ASOHI dengan Kementan untuk pembahasan rencana penertiban beberapa Permentan Obat Hewan, yang akan di tindak lanjuti dan akan dituangkan ke dalam Permentan agar bisa dipercepat penerbitan Permentan dengan List Dra�t yakni: Klasi�ikasi Obat Hewan, Pelarangan Obat Hewan Tertentu pada Ternak, Ijin Usaha Obat Hewan, Peredaran Obat Hewan, CPOHB .......................................... RAPAT ASOHI DENGAN KEMENTAN GUNA..... Edisi: 165 - JANUARI 2016 Susunan Redaksi : l Pelindung : Ketua Umum ASOHI. l Penasehat : Sekjend ASOHI Drh Forlin Tinora Sekretaris BPA Ir Bambang Suharno. l Pemimpin Umum : Ir Darmanung Siswantoro l Pemimpin Redaksi : Wawan Kurniawan, SPt. l Redaksi : Eka Safitri. l Grafis : Aris Prasetyo. l Penerbit : ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA (ASOHI) Alamat Redaksi : Sekretariat Gedung ASOHI Golden Office Durian, Jl. Durian No. 44C Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Telp. 021-72741508 WA. 0811-1642-812 Email: [email protected] Web: www.asohi.org Foto bersama Tim ASOHI dan Tim POH.


Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 3 INF AS HI RAPAT PENGURUS INTI ASOHI, BAHAS BANYAK AGENDA PENTING JAKARTA, Jumat 19 Januari 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI menggelar rapat yang dipimpin oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari. Selain itu rapat ini juga diikuti oleh Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara, Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko, dan Bendahara Umum Hj Henny R Karim SE, MBA. Garis besar rapat ini membahas banyak hal penting diantaranya dari Ketua Umum Drh Irawati Fari yang melaporkan soal Kepengurusan sampai tahun 2025 harus segera menyelesaikan berbagai program kerja yang masih tertunda. Mulai melibatkan pengurus-pengurus junior untuk kegiatan-kegiatan penting ASOHI. Rencana kegiatan tahun 2024 diantaranya Musda, Rakornas, Kunjungan ke ASOHI Daerah khususnya ASOHI Jawa Barat di bulan Februari dan ASOHI Jawa Tengah. Selain itu juga membuat SK Perpanjangan Kepengurusan ASOHI Sulawesi Selatan. Sementara itu dari Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara DERAP PUSAT Foto bersama pengurus inti ASOHI dari ki-ka: Drh Forlin Tinora, Drh Andi Wijanarko, Ir Teddy Candinegara, Drh Irawati Fari, dan Hj Henny R Karim SE, MBA. melaporkan tentang tindak lanjut Pelantikan Pengurus ASOHI Sumatera Selatan dengan PIC Drh Almasdi Rahman. Kegiatan selanjutnya juga akan menggelar Rakornas ASOHI yang akan diketuai Drh Almasdi Rahman yang rencananya akan dihelat di Grand Savero Bogor, Swiss Bell Bogor tanggal 6-8 Mei 2024. Teddy melanjutkan, untuk Kegiatan ASOHI Daerah khususnya ASOHI Jawa Timur rencananya akan menyelenggarakan pelatihan PPJTOH yang akan digelar setelah lebaran. Waka 1 juga akan mengirim surat internal memo ke seluruh ASOHI Daerah untuk membuat program kerja Kuartal 1 (Q1) misalnya penyelenggaraan Protas dan Rapat Pengurus. Dari Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko melaporkan tentang rencana pelaksanaan Seminar AMR berbayar yang sedianya akan dilaksanakan tanggal 23-25 April 2024. Kemudian dilanjutkan laporan Sekjend Drh Forlin Tinora yang menyampaikan beberapa hal diantaranya follow up surat permohonan audiensi ke Koordinator Substansi Kelompok POH, Ditkeswan. Ia juga melaporkan soal follow up Surat Tanda Anggota ASOHI dan rencana mengirim surat konfirmasi ke IFAH perihal rencana pengunduran diri ASOHI sebagai anggota IFAH. Bendahara Hj Henny R Karim SE, MBA melaporkan tentang rencana Rakornas Bendaraha yang akan dilaksanakan H-1 sebelum Rakornas. Pihaknya akan mengirim surat ke daerah perihal permintaan database anggota serta summary list pembayaran iuran ASOHI tahun 2023. Ia juga akan mengirimkan Surat Edaran ke anggota perihal pemusatan pembayaran kegiatan-kegiatan ASOHI di 1 rekening pusat. (WK) PASCA KONSOLIDASI KEUANGAN, ASOHI UMUMKAN SATU REKENING UNTUK SEMUA JAKARTA, Kamis 22 Februari 2024. Melalui surat edaran resmi dengan Nomor : 010/ASOHI/II/2024, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari bersama dengan Bendahara Umum Hj Henny R Karim memberitahukan perihal Nomor Rekening ASOHI. Dalam surat tersebut Ketua Umum menyampaikan, “Bersama ini kami informasikan kembali kepada seluruh perusahaan obat hewan anggota ASOHI dan mitra kerja, bahwa sejak tanggal 01 September 2022, ASOHI selaku organisasi yang berbadan hukum telah melakukan “Konsolidasi Keuangan” atau Pemusatan Keuangan ASOHI di Pusat. “Oleh karena itu per tanggal 01 September 2022 yang lalu ASOHI hanya menggunakan satu nomor rekening saja. Berikut kami ASOHI ASOSIASI OBAT HEWANINDONESIA INDONESIA ANIMAL HEALTH COMPANY ASSOCIATION Se k r e t a r i a t :G O L D E N O F F I C E D u r i a n Ja lan D u r i a n N o . 4 4 C, Ja g a k a r s a J a k a r t a S e l a t a n Telp: 021- 72741508, 0811 1462 812, Email : [email protected]. Website : www.asohi.org Nomor : 010/ASOHI/II/2024 Jakarta, 22 Februari 2024 Kepada Yth Bapak / Ibu Pimpinan Perusahaan Obat Hewan Anggota ASOHI Ditempat Perihal : Pemberitahuan Nomor Rekening ASOHI Dengan hormat, Bersama ini kami informasikan kembali kepada seluruh perusahaan obat hewan anggota ASOHI, bahwa sejak tanggal 01 September 2022, ASOHI selaku organisasi yang berbadan hukum telah melakukan “Konsolidasi Keuangan” atau Pemusatan keuangan ASOHI di Pusat. Oleh karena itu per tanggal 01 September yang lalu ASOHI hanya menggunakan satu nomor rekening saja. Berikut kami informasikan kembali nomor rekening ASOHI yang aktif sebagai berikut: Bank Mandiri Cabang Jakarta Pasar Minggu No Rekening 126-009-8041451 Atas nama ASOHI Untuk itu segala proses transaksi ataupun pembayaran yang ditujukan kepada ASOHI seperti: iuran anggota ASOHI, kepesertaan seminar, sponsorship, pelatihan dan partisipasi lainnya yang ditujukan kepada ASOHI Pusat maupun Daerah hanya menggunakan satu rekening tersebut di atas. Apabila ada pertanyaan dapat menghubungi Sekretariat ASOHI Pusat dengan: Eka Safitri No Hp. 08111- 642-812 atau email : [email protected] Demikianlah informasi ini disampaikan agar dapat menjadi perhatian. Terima kasih atas partisipasi dan kerjasamanya selama ini. Hormat kami, Asosiasi Obat Hewan Indonesia Drh Irawati Fari Hj Henny R Karim Ketua Umum Bendahara Tembusan: - Sekretaris Jenderal ASOHI - Ketua Asohi Daerah informasikan kembali nomor rekening ASOHI yang aktif sebagai berikut: Bank Mandiri Cabang Jakarta Pasar Minggu No Rekening 126-009-8041451 atas nama ASOHI,” imbuh Irawati. Ia menambahkan, “Untuk itu segala proses transaksi ataupun pembayaran yang ditujukan kepada ASOHI seperti: iuran anggota ASOHI, kepesertaan seminar, sponsorship, pelatihan dan partisipasi lainnya yang ditujukan kepada ASOHI Pusat maupun Daerah hanya menggunakan satu rekening tersebut di atas.” A p a b i l a a d a p e r t a n ya a n d a p a t menghubungi Sekretariat ASOHI Pusat dengan CP: Eka Safitri HP/WA. 0811-1642- 812 atau melalui email : asohipusat@gmail. com. Demikianlah informasi ini disampaikan agar dapat menjadi perhatian. Terima kasih atas partisipasi dan kerjasamanya selama ini. (WK)


4 Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 INF AS HI DERAP PUSAT BERSIAP, KAJIAN LAPANG OBAT HEWAN (ON-DESK REVIEW) SUDAH DIMULAI JAKARTA, Selasa 23 Januari 2024. Direktur Kesehatan Hewan, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si. melalui surat resminya dengan Nomor : B-59/PK.350/ F4/01/2024 memberitahukan perihal Pelaksanaan Kajian Lapang Obat Hewan (On-Desk Review) Tahun 2024. Surat ini ditujukan kepada Pimpinan Perusahaan Obat Hewan, Ketua Umum ASOHI dan Ketua Umum GPMT. Menurut Dirkeswan On-Desk Review ini dilakukan dalam rangka menjamin obat hewan yang beredar di wilayah Republik Indonesia memiliki keamanan, khasiat, dan mutu sesuai ketentuan yang berlaku dan menindaklanjuti penerapan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pertanian dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 16 Tahun 2021 tentang Kajian Lapang dan Pengawasan Obat Hewan. Lebih lanjut Nuryani dalam suratnya menerangkan bahwa penilaian dokumen (On-Desk Review) kajian lapang obat hewan akan diselenggarakan pada bulan Maret 2024. “Merujuk hal dimaksud, dimohon kepada Saudara agar mempersiapkan dan mengajukan permohonan kajian lapang obat hewan (sesuai lampiran I, Permentan Nomor 16 Tahun 2021) kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) dan melalui email [email protected] sebelum tanggal 29 Februari 2024, pungkas Nuryani dalam suratnya. (WK) 1. Pimpinan Perusahaan Obat Hewan 2. Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) 3. Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) diTempat Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Kesehatan Hewan, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si. NIP 197608262003122001 Tembusan Yth.: 1. Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan; 2. Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP); 3. Arsip. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik yang diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), BSSN 1 / 1 Dalam rangka menjamin obat hewan yang beredar di wilayah Republik Indonesia memiliki keamanan, khasiat, dan mutu sesuai ketentuan yang berlaku dan menindaklanjuti penerapan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pertanian dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 16 Tahun 2021 tentang Kajian Lapang dan Pengawasan Obat Hewan, bersama ini disampaikan bahwa pelaksanaan penilaian dokumen (on-desk review) kajian lapang obat hewan akan diselenggarakan pada bulan Maret 2024. Merujuk hal dimaksud, dimohon kepada Saudara agar mempersiapkan dan mengajukan permohonan kajian lapang obat hewan (sesuai lampiran I, Permentan Nomor 16 Tahun 2021) kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) dan melalui email [email protected] sesuai dengan sebelum tanggal 29 Februari 2024. Nomor : B-59/PK.350/F4/01/2024 23 Januari 2024 Sifat : Biasa Lampiran : 1 (satu) Hal : Pelaksanaan Kajian Lapang Obat Hewan (On-Desk) Tahun 2024 Yth. TANGERANG SELATAN, Jumat 02 Februari 2024. Bertempat di Hotel Trembesi BSD, Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian bersama Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) menggelar Rapat Tindak Lanjut Penyusunan Standar dan Tata Laksana Pengujian Mutu Vaksin PMK di dalam negeri. Rapat ini merupakan kelanjutan dari hasil rangkaian kegiatan tanggal 14-15 Desember 2023 dengan agenda pembahasan lanjutan pengembangan produksi vaksin PMK dan rencana pembukaan jalur registrasi vaksin tersebut di Indonesia. Pada kesempatan ini Ketua ASOHI kehadirannya diwakili Anggota Sub Bidang Importir Drh Hasti Retno Kuswardani. Selain itu hadir pula perusahaan Kandidat Manufaktur Vaksin PMK diantaranya PT Vaksindo Satwa Nusantara, PT Biotis Prima Agrisindo, dan PT Etana Biotechnologies Indonesia. Sementara perusahaan Manufaktur Sediaan Biologik yang hadir diantaranya PT Sanbio Laboratories, PT Medion Farma Jaya, PT Caprifarmindo Laboratories, PT Medika Satwa Laboratories, dan PT Biomedical Technology Indonesia. Rapat juga diikuti oleh perusahaan Importir Penyedia Vaksin PMK tahun 2022 diantaranya PT Boehringer Ingelheim Indonesia, PT Hakikat Alam Indonesia, PT Ceva Animal Health Indonesia, PT Intervet Indonesia, PT Pimaimas Citra, PT Elanco Animal Health Indonesia, PT Sterilyn Halal International, PT Jayatunggal Sekar Mulia, PT Sistar Indonesia, PT Biotis Prima Agrisindo, dan PT. Asiabeef Biofarm Indonesia. Acara diawali oleh sambutan dan pembukaan Acara Sosialisasi tentang Standar dan Kriteria Vaksin PMK Untuk Mendapatkan Nomor Registrasi Obat Hewan yang disampaikan oleh Direktur Kesehatan Hewan Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si. Kemudian dilanjutkan dengan Pemaparan Standar dan Kriteria Vaksin PMK Untuk Mendapatkan Nomor Pendaftaran Obat Hewan yang disampaikan oleh Drh. Mhd Fauzi (Ketua Tim Kerja Mutu Obat Hewan). Sesi kemudian dilanjutkan dengan Diskusi tentang Standar dan Kriteria Vaksin PMK Untuk Mendapatkan Nomor Pendaftaran Obat Hewan dengan moderator Dr. Ni Made Ria Isriyanthi (Ketua Kelompok POH). Acara diakhiri dengan Penyusunan Kesimpulan dan Rekomendasi Hasil Pertemuan. Kesimpulan dari rapat ini, sesuai edaran yang diberikan yaitu SE No. 29103/PK.320/F/12/2023, Registrasi untuk Vaksin PMK sudah bisa dilakukan dengan serotype O, monovalent, dan batas pemasukan dokumen untuk registrasi melalui SIMPOL hingga akhir Februari 2024. Dokumen registrasi harus sesuai dengan persyaratan yang ada di dalam surat edaran. (WK) ASOHI HADIRI RAPAT LANJUTAN PENYUSUNAN STANDAR PENGUJIAN MUTU VAKSIN PMK Foto bersama para peserta Rapat Tindak Lanjut Penyusunan Standar dan Tata Laksana Pengujian Mutu Vaksin PMK, Jumat (2/2).


Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 5 INF AS HI RAPAT PENGURUS INTI ASOHI BULAN FEBRUARI Foto bersama pengurus inti ASOHI dari ki-ka: Abdul Azis, Drh Forlin Tinora, Drh Almasdi Rahman, Drh Andi Wijanarko, Ir Teddy Candinegara, Drh Irawati Fari, dan Hj Henny R Karim SE, MBA, Jumat (21/2). Rapat Pengurus ASOHI dengan Tim GITA EO, Rabu (7/2). JAKARTA, Jumat 21 Februari 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI menggelar rapat yang dipimpin oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari. Selain itu rapat ini juga diikuti oleh Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara, Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko, Ketua Bidang Organisasi Drh Almasdi Rahman, Bendahara Umum Hj Henny R Karim SE MBA, dan Bendahara 2 Abdul Azis. Garis besar rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat bulan sebelumnya diantaranya arahan dari Ketua Umum Drh Irawati Fari yang menegaskan untuk segera menyelesaikan program kerja sebelum habis masa kepengurusan tahun 2025. Ia juga menekankan untuk melibatkan pengurus-pengurus junior yang baru bergabung di dalam kegiatan ASOHI agar lebih proaktif. Hal ini agar proses kaderisasi dan regenerasi bisa berjalan lebih cepat. Pada kesempatan ini juga dibahas perihal membuat surat edaran sebagai pemberitahuan nomor rekening kepada seluruh anggota ASOHI baik yang di Pusat maupun di Daerah sesuai dengan hasil Munas dan Rapat Konsolidasi Keuangan ASOHI. Sementara untuk beberapa kegiatan ASOHI mendatang dibahas juga soal rencana menggelar Rakornas ASOHI di bulan Mei 2024. Selain itu juga akan mengadakan Musda bagi ASOHI Daerah yang sudah mau habis masa kepengurusannya. Sementara dari Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara yang didampingi Ketua Bidang Organisasi Drh Almasdi Rahman melaporkan perencanaan rapat bidang-bidang yang sedianya akan digelar pada bulan Maret 2024. Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko turut melaporkan rencana persiapan seminar AMR ASOHI berbayar pada bulan April 2024. (WK) KABAR GEMBIRA, ASOHI AKAN SEGERA GELAR PPJTOH XXVI SECARA HYBRID DI JATIM JAKARTA, Rabu 07 Februari 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa telah dilaksanakan rapat antara pengurus ASOHI dengan Tim GITA EO membahas rencana kerjasama pelaksanaan Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PPJTOH) Angkatan XXVI yang akan digelar secara hybrid di Surabaya, Jawa Timur. Rencananya PPJTOH Angkatan XXVI yang selalu dinanti komunitas RO ini akan dihelat pada 24-25 April 2024 namun masih bersifat tentatif. Rapat ini dihadiri oleh Sekjen ASOHI Drh Forlin Tinora yang didampingi oleh Staf ASOHI Eka Savitri. Sementara dari Tim GITA EO dihadiri oleh Ir Bambang Suharno selaku Direktur Utama PT GITA (Gallus) yang didampingi Manager GITA EO Mariyam Savitri dan staf Nur Aidah. Menurut Drh Forlin Tinora yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia melaporkan bahwa dari penyelenggaraan PPJTOH sebelumnya antusias peserta dalam mengikuti acara ini setiap angkatannya semakin tinggi. Terbukti dari jumlah peserta yang mendaftar di PPJTOH XXV kemarin sebanyak 115 peserta dari hanya slot yang disediakan sejumlah 70 peserta. “Mudah-mudahan antusiasme calon peserta PPJTOH XXVI tetap tinggi apalagi kali ini kita selenggarakan di Jawa Timur secara hybrid. Semakin banyak peserta yang ikut menjadi indikasi bahwa setiap perusahaan semakin melek akan regulasi dan peraturan di sektor obat hewan,” tutur Forlin. Seperti biasa materi PPJTOH akan diisi oleh para pembicara berbobot dari instansi Pemerintah seperti Dirkeswan, Koordinator Substansi POH, BBPMSOH, Karantina Pertanian, Biro Hukum Kementan, dan KOH. Ada pula pembicara dari ASOHI yang akan menjelaskan tentang Peran ASOHI dalam Pembinaan Anggota dan Kode Etik ASOHI. Semen tara dari PB PDHI akan menyampaikan tentang Kode Etik Profesi Dokter Hewan. Untuk pendaftaran sudah dibuka dapat melalui https:// bit.ly/DAFTAR_PPJTOH XXVI atau melalui CP GITA EO Aida 0818-0659-7525, ASOHI Ibu Sundari 0856-3160-830, Eka 0811-1642-812. (WK) DERAP PUSAT


6 Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 INF AS HI DERAP DAERAH ASOHI LAMPUNG GELAR MAKRAB DAN BAKSOS Kegiatan Makrab dan CSR ASOHI Lampung (27-28/1) PESISIR BARAT, 27-28 Januari 2024. Eksistensi sebuah organisasi akan terlihat dari seberapa besar kemanfaatannya terhadap anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kesinambungan kepengurusan akan berjalan ketika kaderisasi, pembinaan dan kepedulian terhadap anggota juga berjalan dengan baik. Kemanfaatkan ASOHI terhadap masyarakat luas dapat dilihat dari aksi-aksi nyata yang diadakan oleh pengurus. Dalam rangka merespon latar belakang di atas maka Pengurus Asohi Lampung menyelenggarakan kegiatan ASOHILampung Go To Krui sebagai bentuk kegiatan Makrab anggota sekaligus kegiatan baksos terhadap masyarakat. Menurut Ketua ASOHI Lampung dan Ketua Panitia Pelaksana Drh. Akbar Rama Wijaya kegiatan ini mengangkat tema “Menguatkan Organisasi dengan Kebersamaan Anggota dan Aksi Nyata”. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu 27-28 Januari 2024 bertempat Krui Kab. Pesisir Barat Provinsi Lampung. Ia menambahkan tujuan diadakannya kegiatan ini diantaranya untuk merajut eksistensi organisasi, membangun kebersamaan anggota, mendukung kaderisasi dan regenerasi pengurus, dan memberi manfaat dengan aksi nyata kepada masyarakat. Pada kegiatan makrab anggota diikuti oleh segenap pengurus dan anggota ASOHI Lampung diantaranya selain Ketua Drh. Akbar Rama Wijaya; Pembina Drh. Purnama, Drh. Indra dan Ruswanto, SP; Sekretaris Gito Waluyo, S.Pt., Bendahara Askar Tabroni, S.Pt., Anggota Ir. M. Danang Kurniawan, Barnes, S.Pt., Drh. Wiji Slamet, dan Drh. Deddy. Sementara pada kegiatan penyuluhan peternakan yang dipandu oleh Drh Purnama ES dan kampanye gizi oleh seluruh pengurus ASOHI Lampung kegiatan diikuti oleh masyarakat Krui Kab. Pesisir Barat. (WK) KETUA ASOHI DAERAH LAMPUNG HADIRI KONGRES XIII PB ISPI BANDAR LAMPUNG, Jumat 19 Januari 2024. Ketua ASOHI Daerah Lampung Drh Akbar Rama Wijaya menghadiri Kongres XIII Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI), di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung. Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi turut hadir membuka Kongres seraya mendorong pimpinan dan pengurus ISPI berkolaborasi dengan semua stakeholder menjadikan sektor peternakan sebagai lokomotif Pembangunan Pertanian di Indonesia. “Semoga dapat menghasilkan pimpinan dan pengurus ISPI yang dapat bekerja secara sinergis dan berkolaborasi dengan semua stakeholder terkait agar dapat menjadikan sektor peternakan menjadi lokomotif Pembangunan Pertanian di Indonesia,” ujar Arinal. Kongres yang berlangsung 19-21 Januari 2024 ini mengusung tema “Membumikan Profesi Insinyur Peternakan Menuju Indonesia Emas 2045.” Seperti diketahui, ISPI merupakan organisasi profesi di bidang pendidikan di Indonesia yang berfungsi sebagai wadah dan bentuk kerja sama para Insinyur Peternakan dan Sarjana Peternakan dengan berbagai pihak di Indonesia untuk memajukan, mengembangkan dan mengamalkan ilmunya dalam pembangunan nasional. Dalam pelaksanaannya, ISPI memiliki tujuan untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran kepada pembangunan pendidikan nasional secara profesional agar lebih terarah, berhasil guna dan berdaya guna, melalui pengembangan dan penerapan ilmu pendidikan untuk kemajuan dan kepentingan bangsa dan negara. Sementara itu, Ketua Pelaksana Kongres ISPI XIII Aris Susanto menyampaikan bahwa pelaksanaan Kongres ISPI XIII akan meliputi kegiatan menyusun program kerja kepengurusan dan memilih Ketua Umum dan pengurus PB ISPI untuk periode berikutnya, yakni tahun 2024-2028. Aris menambahkan bahwa setelah pelaksanaan Kongres XIII, PB ISPI juga akan mengadakan kegiatan Seminar Nasional yang akan menghadirkan beberapa narasumber ahli. Antara lain Wakil Sekjen Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia, Rahmat Hidayat; Prof Ali Agus, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Peternakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia; dan Budi Guntoro, Ketua BKT Peternakan dan Tim Penyusunan Naskah Akademik RUU Peternakan PB ISPI. (WK) Ketua ASOHI Daerah Lampung Drh Akbar Rama Wijaya (dua dari kiri) berfoto bersama dengan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung Ir. Lili Mawarti MSi pada saat Kongres ISPI XIII.


Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 7 INF AS HI DERAP DAERAH DR. AUDY JOINALDY JADI NAKHODA PB ISPI PERIODE 2024-2029 BANDAR LAMPUNG, Sabtu 20 Januari 2024. Kongres ISPI XIII menahbiskan Dr. Ir. H. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM., ASEAN.Eng., sebagai Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) periode 2024-2029. Wakil Gubernur Sumatera Barat yang terpilih secara musyawarah mufakat tersebut menggantikan Ir. Didiek Purwanto, IPU., yang menjadi Dewan Pertimbangan Organisasi PB ISPI. Tidak hanya menetapkan Ketua Umum PB ISPI, kongres yang digelar di Hotel Emersia, Bandar Lampung, mengesahkan Ir. Suaedi Sunanto, S.Pt., MBA., IPU., sebagai Sekretaris Jenderal ISPI periode 2024-2029. Lalu telah dipilih juga dewan pengawas yang diketuai Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA. Menurut Audy Joinaldy, dirinya mengapresiasi kepercayaan peserta kongres kepada dirinya untuk memajukan ISPI. Diakuinya, pengembangkan organisasi ISPI tentu bukanlah hal mudah karena memadukan ide dari Sabang hingga Merauke ditambah lagi profesi peternak dan insinyur peternakan masih diragukan. Dia memaparkan dirinya memiliki lima misi untuk memajukan ISPI yakni restrukturisasi organisasi ISPI dalam rangka peningkatan kapasitas organisasi untuk mempertahankan dan meningkatkan keunggulan kompetitif sarjana dan insinyur peternakan dalam menghadapi perkembangan dunia peternakan. Misi kedua ialah membangun integritas dan profesionalisme sarjana dan insinyur peternakan Indonesia yang memiliki pemikiran positif dan bertindak secara profesional (ikhlas, cerdas, tangkas, tuntas) dalam meningkatkan kompetensi dan keahlian. Misi ketiga yakni penguatan ISPI melalui digitalisasi sesuai perkembangan ilmu dan teknologi dalam meningkatkan kinerja kerja sama antar sarjana dan insinyur peternakan. Sementara misi keempat adalah memperkuat peran ISPI dengan stakeholder melalui peningkatan kerjasama dengan asosiasi, akademisi, dunia usaha dan masyarakat dalam meningkatkan pembangunan peternakan untuk mewujudkan ketahanan, keamanan, dan swasembada pangan asal ternak. Terakhir yakni misi lima pihaknya merangkul seluruh stakeholder/pemangku kepentingan peternakan yang ada untuk dapat berbagi peran dalam mewujudkan pembangunan peternakan yang maju, berdaya saing, bersinergi dan harmonis. Kongres ISPI XIII mengusung tema “Membumikan Profesi Insinyur Peternakan Menuju Indonesia Emas 2045” dilaksanakan selama tiga hari, 19-21 Januari 2024. (WK) ASOHI SUMBAR JALIN KEMITRAAN DENGAN POLITEKNIK NEGERI PADANG PADANG, Rabu 7 Februari 2024. Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi Sumatera Barat bertajuk “Business Matching dan Pelatihan Penguatan Ekosistem” yang digelar di Ballroom 1 Hotel Santika Padang. Wakil Direktur I PNP, Ir Revalin Herdianto mengatakan, dalam konsep memberikan ekosistem yang kondusif maka Politeknik membuat forum Penguatan Ekosistem Kemitraan Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi Sumatera Barat. “Karena kita ingin mengembangkan potensi daerah, bahwa Sumatera Barat mengidentifikasi mana yang berpotensi. Kalau Drh H Dodi Mulyadi, Ketua ASOHI Daerah Sumatera Barat saat penandatangan MOU Kerjasama dengan Politeknik Vokasi Sumatera Barat. Audy Joinaldy (tengah batik coklat) Ketua Umum dan Ir. Suaedi Sunanto (tengah baju putih) Sekjen PB ISPI usai terpilih pada Kongres ISPI XIII di Lampung. potensi besar, sebut saja Padang, kategori industri itu kan banyak jadi perlu diolah lagi,” katanya disela-sela acara itu. Revalin menyebutkan, bahwa pariwisata juga termasuk industri, serta peternakan. UMKM di Sumatera Barat sangat banyak apalagi yang berkaitan dengan sektor pariwisata. “Maka ini harus kita kembangkan. Untuk itulah kampus ini hadir memberikan solusi bagi industri, kampus, pemerintah Sumatera Barat dan masyarakat harus sama-sama memberikan peran,” katanya. Pada kesempatan ini beberapa pembicara yang hadir diantaranya Plt Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbudristek, Uuf Brajawidagda ST MT PhD, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Sumatera Barat, Popi Mailani, Wakil Direktur Bidang Akademik PNP Revalin Herdianto ST MSc PhD dan Kepala SMKN 2 Batusangkar, dan Budi Dharmawan SPd MT. Bertindak sebagai moderator adalah Tim Kerja Konsorsium PTPPV Sumbar, Dr Ramaiyulis SPt MP dan Dony Marzuki SS MEd PhD. Diakhir acara dilakukan penandatanganan MOU Kerjasama dengan 15 Mitra Polteknik Vokasi Sumatera Barat dimana salah satunya adalah ASOHI Sumbar. Konsorsium Pelaksana Program yakni, Politeknik Negeri Padang, Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang dan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. (WK)


8 Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 INF AS HI DERAP DAERAH FGD PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA ASOHI DAERAH JAWA TENGAH GELAR PROTAS JAKARTA, Kamis 22 Februari 2024. Berlangsung secara hybrid Focus Group Discussion (FGD) mengenai pengendalian resistansi antimikroba (AMR) untuk pengembangan kebijakan di bidang kesehatan hewan maupun kesehatan manusia. Acara tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kodefikasi pembiayaan kesehatan hewan dalam pengendalian AMR dan menyusun konsep untuk penguatan fakta beban AMR di sektor kesehatan dan sektor peternakan. Juga dibahas beragam studi kasus penanganan AMR di manusia dan hewan. Seperti diketahui penggunaan antibiotik di sektor peternakan khususnya perunggasan memang cukup tinggi. Mengingat kasus penyakit yang terjadi di peternakan ayam cukup beragam seperti virus, bakteri, maupun parasit. Menurut Gian Pertela dari Medion yang menjadi narasumber, dari data yang ia paparkan, serangan kasus bakterial di sektor peternakan menempati urutan cukup tinggi yakni sekitar 60%, sehingga membutuhkan antibiotik sebagai pengobatannya. Adapun data 2023 dari Medion, bahwa tren penggunaan antibiotik cukup beragam, di antaranya antibiotik dari golongan trimethoprim-sulfadiazine, enrofloxacin, oxytetracycline, amoxicillin, erythromycin, doxycycline, ciprofloxacin, ampicillin, gentamycin, dan tetracycline. “Kami sadari memang penggunaan antibiotik di industri peternakan itu tak terelakkan, namun kami tetap menjaga agar penggunaannya tepat dan bijak,” ujar Gian. Sementara dari sisi pemeliharaan ternak, Didit Prigastono dari Japfa, mengungkapkan bahwa diperlukan manajemen pemeliharaan yang baik untuk optimalisasi genetik ayam menuju performa produksinya. Kemudian penerapan biosekuriti untuk meminimalisir, mengurangi, mengendurkan, dan mencegah penyakit, serta melakukan vaksinasi untuk meningkatkan ketahanan spesifik terhadap patogen untuk kesehatan ternak yang optimal. Dengan begitu diharapkan penggunaan antibiotik bisa dikurangi seminimal mungkin untuk mencegah kasus AMR semakin meluas, baik di kesehatan manusia maupun kesehatan hewan. (RBS) Focus Group Discussion pengendalian resistansi antimikroba. SURAKARTA, Rabu, 7 Februari 2024. Bertempat di Hotel Megaland Jl. Slamet Riyadi No.351, Kota Surakarta, Pengurus ASOHI Daerah Jawa Tengah yang diketuai Ir H Agus Eko Sulistyo menggelar acara Program Temu Anggota ASOHI (PROTAS) yang diikuti seluruh anggota ASOHI Jawa Tengah. Kegiatan PROTAS kali ini diisi dengan acara Seminar bertema “Rancangan Kebijakan Pemerintah Dalam Rencana Pengaturan dan Pembatasan Penggunaan Antibiotik dalam Waktu Dekat dan Perijinan OSS” Bertindak sebagai pembicara pertama Drh Ni Made Ria Isriyanthi PhD, Koordinator Substansi Kelompok Pengawasan Obat Hewan, Ditjen PKH yang membawakan presentasi berjudul “Rancangan Kebijakan Pemerintah Dalam Rencana Pengaturan dan Pembatasan Penggunaan Antibiotik dalam Waktu Dekat. Sementara materi tentang “Perijinan OSS” disampaikan oleh Nugroho Tri Wibowo perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkot Solo. Menurut Ketua ASOHI Daerah Jawa Tengah Ir Agus Eko Sulistyo, kegiatan ini PROTAS ASOHI Jateng ini selain diikuti anggota juga diikuti stake holder dalam obat hewan. “Kita mengundang Dinas Pertanian se-Solo Raya, para distributor obat hewan, serta pelaku usaha dalam hal ini adalah para peternak,” ujar Agus Sulistyo. Pada kesempatan tersebut Drh Ni Made Ria menyampaikan tentang Strategi Pengendalian AMR atau Antimicrobial Resistance. Strategi yang dilakukan antara lain, meningkatkan pemahaman AMR dan perubahan perilaku masyarakat. Meningkatkan bukti ilmiah melalui surveilans. Pencegahan infeksi penerapan hygenis. Menggunakan antimikroba secara bertanggungjawab, serta Membangun investasi berkelanjutan. Di lain pihak Nugroho dari DPMPTSP Pemkot Solo secara panjang lebar menjelaskan tentang cara cara perijinan yang saat ini lebih ringkas melalui OSS (Online Single Submision) yaitu Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko. Antusiasme peserta dalam kegiatan ini sangat besar. Dan membawa banyak manfaat untuk para stake holder yang diundang. (WK) Foto bersama Pengurus ASOHI Jawa Tengah usai penyelenggaraan Protas.


Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 9 INF AS HI DERAP ANGGOTA Para pembicara seminar Lesson Learn from Thailand, Becoming an Exporter Country oleh Kementan. Jakarta, Rabu 21 Februari 2024. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengadakan webinar secara daring bertajuk “Hilir Series #1 : Lesson Learn from Thailand, Becoming an Exporter Country”. Dalam acara ini, banyak disoroti bagaimana Thailand telah sukses menjadi salah satu negara eksportir ayam yang mendunia. Dalam sambutannya, Nasrullah Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, mengatakan bahwa Indonesia setiap tahunnya surplus 200.000 ton daging ayam, sehingga sangat berpeluang untuk menjadi komoditas ekspor. “Kita dapat belajar dari Thailand bagaimana mengekspor daging ayam. Baik dalam bentuk livebird maupun dalam bentuk produk olahan. Para pengusaha di Indonesia dapat mulai menjalin hubungan dengan negara Uni Emirat Arab, mengingat setiap tahunnya 1 milyar orang pergi berhaji dan Indonesia menjadi negara dengan jumlah jamaah haji terbanyak,” terangnya. Sementara itu, Jon Ratcliff selaku Managing Director of Food and Agriculture Consultancy Services (F.A.C.S Ltd) menjelaskan bahwa apabila Indonesia ingin mengikuti jejak Thailand sebagai negara eksportir, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti regulasi pemerintah negara tujuan ekspor dalam hal aturan keamanan pangan, serta bagaimana kesejahteraan hewan dan juga HACCP. “Rahasia Thailand untuk tetap sukses mengekspor adalah terjalinnya kerjasama yang erat antara pemerintah dan pengusahanya. Thailand saling membantu untuk tercapainya tujuan ekspor itu sendiri. Daging ayam di Thailand 55 persen nya digunakan untuk memenuhi kebutuhan domestik, sedangkan 45 persen lainnya untuk ekspor”. Turut hadir dalam acara tersebut, Suaedi Sunanto selaku Direktur Nutricell sekaligus Sekjen Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI). Berperan sebagai moderator, dirinya menyimpulkan bahwa salah satu alasan Thailand sangat sukses adalah SDM nya yang berkualitas, produknya yang murah dan bermutu, serta kerjasama yang terjalin antara pemerintah dengan pengusahanya. “Faktor lokasi geografis juga harus dipertimbangkan. Jangan sampai biaya transportasi lebih besar dibandingkan dengan biaya produksi. Perencanaan ekspor itu harus bergerak secara cepat dan peka terhadap trend pasar global”. (PI) BELAJAR EKSPOR PRODUK UNGGAS DARI NEGARA THAILAND NUTRICELL KEMBALI RAMBAH PASAR INTERNASIONAL JEPANG DAN VIETNAM TANGERANG SELATAN, Senin 29 Januari 2024. Perusahaan yang bergerak di bidang nutrisi dan kesehatan hewan, Nutricell Pacific, mengumumkan masuknya rangkaian produknya ke pasar Vietnam dan Jepang. Nutricell memperkenalkan produk Nutrifat Ca-84 dan berbagai item Makanan Hewan untuk memenuhi preferensi dan permintaan yang berbeda dari pasar Jepang dan Vietnam. “Kami sangat senang membawa Nutrifat Ca-84 dan rangkaian produk makanan hewan berkualitas tinggi kami ke Jepang dan Vietnam. Nuansa budaya dan tuntutan unik dari pasar-pasar ini telah menginspirasi kami untuk mengembangkan produk yang tidak hanya memenuhi tetapi melampaui ekspektasi. Kami berharap untuk menjalin hubungan yang langgeng dan menjadi mitra yang dapat diandalkan di pasar ekspor yang dinamis ini.” ujar Suaedi Sunanto selaku CEO Nutricell dalam Ekspor Ceremonial di Kantor Nutricell, Tangerang Selatan. Menurut Suaedi, Nutricell menjajal pasar Jepang dengan memperkenalkan fat powder (Nutrifat Ca-84) yang mendukung sektor peternakan di negara tersebut. Dirinya berharap, berbagai produk Nutricell, Top Dog, Vitacell, Vet Special dan Biscuit Series dapat menjadi pilihan yang bisa diandalkan oleh pemilik hewan peliharaan di Vietnam. Dalam ekspor seremonial ekspor resmi ini, Nutricell bermitra dengan distributor dan mitra terkemuka di Vietnam dan Jepang. Melalui jaringan distributornya, kemitraan Nutricell Seremonial pelepasan ekspor Nutricell oleh Wamentan Harvick Hasnul Qolbi. menjamin produk Nutrifat Ca-84 dan makanan hewan dari Nutricell akan dapat diakses secara bebas. Ekspor produk Nutricell dari proyek ini berjumlah total USD 3 juta, sedangkan produk makanan hewan menghasilkan USD 15.000. Turut hadir dalam acara tersebut, Harvick Hasnul Qolbi selaku Wakil Menteri Pertanian. Dalam sambutannya, dirinya menyampaikan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementan, dengan segala upaya membantu para stakeholder untuk mengembangkan ekspor sampai ke hilir pasar dunia. “Hal ini menunjukkan dedikasi pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi bersama dan pertukaran lintas budaya antara Indonesia, Vietnam, dan Jepang,” tegasnya. (PI)


10 Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 INF AS HI SERBA-SERBI ASOHI HADIRI GRAND OPENING HEWANIA VET CLINIC AERIUM RESIDENCE JAKARTA, Sabtu, 17 Februari 2023. Perkembangan bisnis dalam bidang perawatan dan kesehatan hewan peliharaan mengalami pertumbuhan yang meningkat. Pada tahun 2026 mendatang populasi kucing yang dipelihara sebagai hewan kesayangan diprediksi dapat mencapai 5,95 juta ekor, sedangkan anjing mencapai 919,2 ribu ekor, menurut lembaga penyedia data bisnis global, riset pasar, dan analisis terkemuka di dunia, Euromonitor International. Pertumbuhan hewan peliharaan ini turut berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan bagi si anabul, atau anak bulu, istilah untuk hewan peliharaan. Kehadiran sebuah klinik hewan menjadi suatu kebutuhan yang diperlukan. Melihat peluang tersebut, Aerium Residence sebagai hunian pertama di Jakarta Barat yang mengusung konsep The First Prestigious Dog Friendly Apartment terus berupaya untuk menghadirkan beragam fasilitas penunjang bagi pecinta anabul. Kini, Aerium Residence kembali bekerja sama dengan Hewania Vet Clinic menggelar grand opening klinik hewan dengan mengusung tema Home Sweet Paws: Pawlentine Vaganza. Grand opening Hewania Vet Clinic dihadiri oleh Richard Nathaniel Chandra selaku Founder & CEO Hewania dan Christine Natasha Tanjungan, selaku Vice President of Commercial National Sinar Mas Land dan Ketua Umum ASOHI yang diwakili oleh Ketua Sub Bidang Distributor & DAPP (Depo, Apotik Vet, Poultry Shop, Pet Shop) Drh Arista Novi Sandra. Menurut Richard, Founder & CEO Hewania, “Kami berharap Hewania Vet Clinic dapat menghadirkan akses pelayanan kesehatan berkualitas tinggi bagi anabul. Apalagi Hewania Vet Clinic telah bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia dan beberapa Fakultas Kedokteran Hewan terkemuka di Indonesia, untuk memastikan setiap pelayanan kesehatan hewan yang diberikan adalah yang terbaik,” jelas Richard. Hewania Vet Clinic menghadirkan dokter hewan yang praktik setiap hari, mulai pukul 09.00–21.00 WIB dengan layanan check-up rutin, konsultasi kesehatan hewan, vaksinasi, USG, sterilisasi, hematologi, pemeriksaan darah, medical grooming, hingga tindakan operasi jika diperlukan. Semua layanan dapat diakses dengan harga terjangkau dari tenaga kesehatan hewan profesional. (WK) KPUN GELAR SEMINAR PERAN PEMERINTAH UNTUK INDUSTRI PERUNGGASAN Ketua Sub Bidang Distributor & DAPP (Depo, Apotik Vet, Poultry Shop, Pet Shop) Drh Arista Novi Sandra (paling kanan) berfoto bersama Tim Hewania Vet Clinic. Bogor, Rabu 24 Januari2024. Kondisi perunggasan yang masih fluktuatif hingga setidaknya di awal tahun 2024 ini, membuat para peternak dan industri yang bergerak di bidang peternakan terpukul. Bukan hanya karena harga jual livebird yang dibawah biaya pokok produksi, akan tetapi biaya pakan ternak yang terus mengalami kenaikan juga menjadi sorotan. Maka dari itu, Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN) dan Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University menyelenggarakan Seminar Perunggasan dengan tema “Tanggung Jawab Pemerintah dalam Melindungi Keberlangsungan Hak Usaha Perunggasan Nasional”. Acara ini dimoderatori oleh Prof. Muladno, dan mengundang Dirbitpro Ditjen PKH Kementan drh. Agung Suganda, Ketua KPUN Alvino Antonio, Deputi I Bidang Ketersediaan Dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa, Pimpinan Ombudsman Yeka Hendra Fatika, dan Komisioner Komnas HAM Prabianto Mukti Wibowo. Menurut Prof. Muladno, situasi saat ini adalah hasil dari produk berupa Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang keliru. “Walaupun memang dulu saya berperan memberikan masukan terhadap pengesahan UU tersebut, setelah belajar sekian tahun kemudian akhirnya saya menyadari bahwa UU tersebut salah. Maka dari itu, saya menyambut baik keputusan Pak Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) untuk melakukan revisi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan,” ungkap Muladno. Selanjutnya menurut Agung Suganda, Kementerian pertanian terus mendorong agar industri peternakan khususnya perunggasan supaya dapat tumbuh dan berkembang. Ia juga cukup mensyukuri keadaan saat ini dimana Indonesia sudah swasembada daging ayam dan telur, terlepas dari fluktuatif harga jual. Sedangkan dari kacamata pelaku usaha perunggasan yang diwakili oleh Alvino Antonio, menjelaskan bahwa jika melihat bagaimana bisnis perunggasan ini dijalankan, maka sebaiknya para pelaku usaha mandiri juga membentuk integrasi horizontal agar bisa berjalan beriringan dengan para pelaku usaha yang terintegrasi secara vertikal. “Jika pelaku usaha yang terintegrasi secara vertikal maupun horizontal bisa diakomodir dan difasilitasi oleh pemerintah, maka seharusnya industri perunggasan dapat berkembang dengan pesat sekaligus memberikan kesejahteraan bagi pelaku usaha di bidang perunggasan,” jelas Alvino. (PI) Para pembicara


Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 11 INF AS HI SERBA-SERBI Member of Gunakan hanya obat hewan yang sudah punya nomor registrasi Kementerian Pertanian & Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Surabaya, Senin 5 Februari 2024. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma, menggelar Workshop Diagnosis Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kegiatan ini melibatkan narasumber dari Pirbright Institute United Kingdom selama 4 hari (5-8/2) bertempat di Surabaya, Jawa Timur. Workshop diselenggarakan atas kerjasama dengan FAO ECTAD Indonesia dan World Reference Laboratory for Foot and Mouth Disease (WRLFMD) The Pirbright Institute. Adapun tujuan workshop dihelat dalam rangka peningkatan kemampuan teknis laboratorium, harmonisasi pengujian diagnostik dan mendukung peran BBVF Pusvetma sebagai Laboratorium Rujukan Nasional PMK. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi, mengapresiasi pelaksanaan workshop tersebut dan mengharapkan para staf teknis laboratorium kesehatan hewan KEMENTAN TINGKATKAN KOMPETENSI SDM DIAGNOSIS VIRUS PMK Suasana Workshop Diagnosis Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pusvetma Surabaya. dapat melakukan pengujian diagnostik Virus PMK (FMDV). Baik serologis maupun molekuler, serta dapat membentuk tim ahli laboratorium Indonesia sebagai Training of Trainer (ToT) diagnostik FMDV Pengujian laboratorium. Sementara itu, Kepala Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma, Edy Budi Susila menyampaikan, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM untuk melaksanakan uji terkait PMK baik itu uji PCR, uji ELISA maupun uji Sequensing. “Maka, harapan Indonesia untuk kembali bebas PMK sesuai roadmap pembebasan PMK di Indonesia tahun 2035 dapat terwujud,” kata Edy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (8/2) Edy mengungkapkan, Pusvetma Kementan sebagai laboratorium referensi PMK, pada tahun 2023 telah melaksanakan pengujian sebanyak 10.854 sampel, baik sampel dari hewan (serum/plasma/swab) atau produk olahan asal hewan (sosis, susu, nuget, es krim, dan lain-lain). Serta telah melaksanakan surveilan pada wilayah bebas dan profiling wilayah tertular yang dilaksanakan vaksinasi. Dalam rangka pengujian diagnostik PMK, tambahnya, Pusvetma memiliki fasilitas uji BSL2 yang telah digunakan untuk menguji virus PMK sejak program pembebasan PMK tahun 80-an dan kemudian menjadi negara bebas PMK selama hampir 30 tahun dan sampai kini Indonesia tertular kembali. “Pengujian PMK di Pusvetma telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 terkait Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi, dan telah diterapkan SOP yang masuk ke dalam lingkungan laboratorium uji,” pungkasnya. (WK)


12 Edisi: 262 - FEBRUARI 2024 INF AS HI Member of www.jurnalpeternakan.com Iklan GitaPustaka.indd 11 07/08/2015 15:17:56 Sekretariat Gedung ASOHI Golden Office Durian, Jl. Durian No. 44C Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Telp. 021-72741508 WA. 0811-1642-812 Email: [email protected] Web: www.asohi.org Member of Gunakan hanya obat hewan yang sudah punya nomor registrasi Kementan RI & KKP


Click to View FlipBook Version