JAKARTA, Selasa 09 Januari 2024. Dilakukan secara hybrid via zoom meeting dan luring bertempat di Sekretariat ASOHI Jagakarsa telah diselenggarakan Rapat Badan Pengawas ASOHI (BPA) dan Pengurus Inti ASOHI. Acara Rapat BPA kali ini merupakan yang ke-10 pada periode kepengurusan 2021-2025, dihadiri secara langsung oleh Ketua merangkap Anggota BPA Bapak Gani Harijanto, Sekretaris BPA Ir. Bambang Suharno, Anggota Dr. Drh. Sofjan Sudardjat MS, Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA, Drh. Gowinda Sibit, Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD dan Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA. Sementara Drs. Jonas Jahja Apt. bergabung secara daring via zoom meeting. RAPAT BPA, KONSOLIDASI INTERNAL KUNCI HADAPI... ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota INF AS HI Asosiasi Obat Hewan Indonesia Edisi: 261 - JANUARI 2024 3 4 JAKARTA, Selasa 19 Desember 2023. Bertempat di Lt.5 Ruang Rapat Azola Direktorat Pakan dan Obat Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pengurus ASOHI Pusat melakukan audiensi dengan Direktur Pakan dan Obat Ikan beserta staff. Pengurus ASOHI Pusat yang hadir diantaranya Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara, Ketua Sub Bidang Obat Ikan Ir Abung Simanjuntak, Anggota Sub Bidang Obat Ikan Drh Salman Haris Fuadi, dan Ketua Bidang Organisasi Drh Almasdi Rahman. Sementara dari KKP dihadiri oleh Ir Ujang Komarudin .................... ASOHI GELAR AUDIENSI DENGAN KKP STANDAR DAN KRITERIA TEKNIS PENDAFTARAN ... Jakarta, Selasa 29 Desember 2023. Melalui surat edaran resminya yang ditujukan kepada ASOHI dan perusahaan obat hewan anggotanya, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr Ir Nasrullah MSc menyampaikan Standar dan Kriteria Teknis Pendaftaran/Registrasi Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dalam suratnya Dirjen menjelaskan, sehubungan dengan terbitnya Keputusan menteri Pertanian No. 311/KPTS/PK.320/M/06/2023 tentang Penetapan Status Situasi Penyakit Hewan, maka untuk memenuhi ketersediaan vaksin PMK di Indonesia pada kondisi endemik, diperlukan pelaksanaan proses pendaftaran/........................... ASOHI DAMPINGI BUMA HADAPI TANTANGAN 2024 Jakarta, Selasa 09 Januari 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI bersama Direksi PT Gallus Indonesia Utama (Gallus) mengadakan diskusi khusus terkait rencana pengembangan kegiatan usaha Gallus dalam tahun politik 2024 ini. Rapat dihadiri oleh Ketua Umum Drh Irawati Fari yang didampingi Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara dan Anggota Badan Pengawas ASOHI Drh Gowinda Sibit. Sementara Direksi PT Gallus diwakili oleh Direktur Utama Ir Bambang Suharno dan Direktur Keuangan dan HRD Drh Rakhmat Nuriyanto MBA ............................................................................. 2 3
2 Edisi: 261 - JANUARI 2024 INF AS HI Musda, dan Pembinaan dengan Kunjungan ASOHI Daerah (Jabar dan Jateng). Selain itu pengurus juga akan melakukan percepatan proses Kaderisasi dengan pembinaan langsung, dan pelibatan pengurus baru di semua kegiatan. Penertiban pelaksanaan Konsolidasi Keuangan dengan Rakornas Bendahara yang akan dilaksanakan H-1 sebelum Rakornas ASOHI. Ada juga Kegiatan pembinaan, pelatihan, informasi yang bermanfaat bagi anggota berupa pertemuan anggota bidang (Importir dan Distributor). Kegiatan berorientasi Kesehatan Ternak, Masyarakat, dan Lingkungan melalui Program Pengendalian Stunting, Kampanye protein hewani unggas (Sosmed bersama stakeholders). Sementara untuk program mengawal proses Peraturan yang berlaku, pengurus ASOHI tengah mengawal peraturan soal importasi bahan baku obat hewan, dan amandemen UU No. 41/2014. Selanjutnya guna mendukung BUMA (Badan Usaha Milik ASOHI) untuk kinerja yang lebih baik, ASOHI melalui Pengurus Inti terus melakukan diskusi berkala membahas peluang pengembangan usaha. Sementara dari Bendahara saat ini tengah melakukan persiapan untuk proses Audit Keuangan Tahun 2023. Lebih lanjut Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara dalam paparannya melaporkan kepengurusan ASOHI Pusat dan Daerah yang meliputi Kelengkapan Pengurus seperti Jumlah Anggota, Pembayaran Iuran Anggota, Program Kerja dan Realisasinya, serta rencana kerja tahun 2024. Dalam akhir presentasinya Teddy menyimpulkan diperlukan pengembangan strategi baru dan implementasi kebijakan yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan ASOHI Daerah untuk mencapai potensi penuhnya dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal. Prioritas kegiatan mencerminkan keunggulan masing-masing ASOHI Daerah. Memberikan kesempatan untuk pengembangan dan pertumbuhan professional pengurus ASOHI Daerah. Di sesi terakhir Anggota Badan Pengawas ASOHI Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD menyampaikan tentang Update Kebijakan Pemerintah Terkini Bidang Kesehatan Hewan dan Rencana Kebutuhan Obat Hewan di Ditjen PKH Kementan 2024. Menurut Fadjar tahun ini Ditjen PKH akan fokus penanganan permasalahan dan kegiatan prioritas penanggulangan penyakit hewan seperti PMK/FMD dan LSD, pencegahan penyakit hewan baru, serta penanggulangan Rabies di NTT. (WK) JAKARTA, Selasa 09 Januari 2024. Dilakukan secara hybrid via zoom meeting dan luring bertempat di Sekretariat ASOHI Jagakarsa telah diselenggarakan Rapat Badan Pengawas ASOHI (BPA) dan Pengurus Inti ASOHI. Acara Rapat BPA kali ini merupakan yang ke-10 pada periode kepengurusan 2021-2025, dihadiri secara langsung oleh Ketua merangkap Anggota BPA Bapak Gani Harijanto, Sekretaris BPA Ir. Bambang Suharno, Anggota Dr. Drh. Sofjan Sudardjat MS, Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA, Drh. Gowinda Sibit, Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD dan Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA. Sementara Drs. Jonas Jahja Apt. bergabung secara daring via zoom meeting. Pengurus Inti ASOHI yang hadir diantaranya Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari dan Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara. Acara diawali dengan agenda rutin berupa pengarahan Ketua BPA Bapak Gani Harijanto yang menjelaskan prediksi ekonomi di tahun 2024. Ia menekankan juga tahun ini merupakan tahun pemilu dan akhir masa pemerintahan, dimana bisa menimbulkan gejolak di industri peternakan. Terlebih situasi perekonomian global juga sedang tidak menentu dampak perang Ukraina-Rusia dan Palestina-Israel. Untuk itu, Gani Harijanto kembali mengingatkan pentingnya konsolidasi internal ASOHI diantaranya penguatan pengurus ASOHI Pusat dan Daerah, peningkatan kegiatan ASOHI Daerah, penguatan dan reposisi Badan Usaha Milik ASOHI (PT Gallus), Kaderisasi pengurus ASOHI, serta program mengawal kebijakan Pemerintah. Menindaklanjuti arahan Ketua BPA, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari menyampaikan beberapa Program Kerja Pengurus ASOHI di tahun 2024 periode Januari-Maret. Irawati menjabarkan fokus kerja pengurus di triwulan pertama diantaranya adalah Penertiban dan Penguatan Kepengurusan ASOHI Daerah, serta dinamisir Kegiatan ASOHI Daerah melalui kegiatan Rakornas, RAPAT BPA, KONSOLIDASI INTERNAL KUNCI HADAPI TANTANGAN 2024 SUARA BPA INF AS HI ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia ASOHI PUSAT HARUS LEBIH PROAKTIF... JAKARTA, 27 Oktober 2015. Ketua Umum Drh. Irawati Fari meninjaklanjuti rapat bertajuk,”ASOHI Akan Meningkatkan Hubungan dengan Pemerintah Sebagai Mitra yang Harmonis”. untuk Memperkuat ASOHI Daerah. Irawati menyampaikan, bahwa Pengurus ASOHI Pusat harus membantu atau mendorong ASOHI Daerah untuk lebih proaktif di daerahnya, setelah itu baru membahas program kerja angota ASOHI daerah, Sekretariat akan mengirim surat ke ASOHI daerah untuk mengisi form data base anggotanya...................................... 2 7 36 TAHUN USIA ASOHI JAKARTA, 27 Oktober 2015. Bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) mengadakan syukuran Hari Ulang Tahun nya yang ke 36. Acara syukuran ini diselenggarakan secara sederhana, dibuka oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari dimana dihadiri pula oleh pengurus ASOHI Pusat serta para Pendiri ASOHI dan seluruh staf dan karyawan PT Gallus Indonesia Utama. Dr. Drh. Soehadji, sebagai salah satu pendiri ASOHI dalam sambutannya menceritakan awal mula ASOHI dibentuk. ASOHI didirikan pada tahun 1979 tepatnya di............................................. 6 4 JAKARTA, 18 November 2015. Bertempat di Menara 165 Jl. TB. Simatupang Jakarta-Selatan. ASOHI menyelenggarakan Seminar Nasional Bisnis Peternakan. Seminar dibuka langsung oleh Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Prof. Ir. Muladno, MMA yang didampingi oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari, Ketua Dewan Penasehat ASOHI Gani Haryanto dan Ketua Panitia Seminar Drh. Andi Wijanarko................................................................ SEMINAR NASIONAL BISNIS PETERNAKAN... BANDUNG, 9 November 2015. Bertempat di gedung Dinas Peternakan Dan Keswan Jabar, Bandung, Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari melantik Pengurus ASOHI Jabar periode 2015-2020 yang di Ketuai oleh Drh. Pranyata Tangguh Waskita. Acara Pelantikan dihadiri oleh beberapa Pengurus ASOHI Nasional, diantaranya Wakil Sekretaris Jenderal, Drh. Forlin Tinora, Bendahara Umum Hj. Henny Rusminah SE, MBA, Ketua Bidang Organisasi, Drh. Gowinda Sibit, Ketua Bidang Peredaran Obat Hewan, Ir. Teddy Candinegara dan Sekretaris Eksekutif, Ir. Bambang Suharno. Pada acara pelantikan ini dihadiri............. PELANTIKAN ASOHI JABAR INF Edisi: 163 - AS HI NOVEMBER 2015 ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia KUNJUNGAN JEBSEN JESSEN... JAKARTA, 07 Desember 2015. Bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Drh Forlin Tinora Wakil Sekretaris Jenderal Asosasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menerima perwakilan PT Jebsen Jessen Ingredients Indonesia, Ronnie Leggat didampingi Junaidi Syukur dan Drh Ika Vina Rosevita atas nama principle PT Jebsen Jessen Ingredients dari Eco Animal Health-UK. Tujuan berkunjung ke ASOHI adalah untuk berdiskusi terkait dengan perkembangan issue AGP dan rencana pemerintah tentang peraturan pelarangan pencampuran dalam pakan...... 2 6 ASOHI SEBAGAI BADAN HUKUM PERKUM.. JAKARTA, 17 November 2015, bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Pengurus Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) yang diwakili oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Sekretaris Jenderal ASOHI Drh Harris Priyadi, Bendahara Umum ASOHI Hj Henny R Karim dan Ketua Dewan Penasehat ASOHI Gani Haryanto dihadapan notaris PPAT Sarinandhe. DJ SH menandatangani AKTA pendirian badan hukum “perkumpulan” ASOHI yang diterbitkan tanggal 06 November 2015 dengan Nomor SK 07 untuk didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM............................................................. 6 3 JAKARTA, 27 November 2015. Bertempat di kantor Karantina Hewan, Kementrian Pertanian, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Wakil Sek Jend Drh. Forlin Tinora, Ketua Bidang Peredaran Obat Ir. Teddy Candinegara, dan Ketua Antar Lembaga Drh. Andi Wijanarko, bertemu dengan Kepala Pusat Karantina Pak Jarwanto beserta timnya. Pada pertemuan kali ini, Ketua Umum ASOHI memperkenalkan pengurus baru ASOHI dan menyampaikan beberapa................... PERTEMUAN ASOHI DAN KARANTINA JAKARTA, 22 Desember 2015. Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Drh. Irawati Fari dikediamannya beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa ASOHI dan pemerintah harus tetap menjadi mitra kerja yang harmonis, dimana kedua pihak berupaya untuk saling mendukung. ASOHI juga akan terus memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka memajukan bisnis obat hewan dan peternakan. “Di kepengurusan ASOHI yang baru delapan bulan ini, tentunya diperkuat dengan beberapa program............................. TAHUN 2016 ASOHI PERKUAT PROGRAM KERJA Edisi: 164 - DESEMBER 2015 ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA DUNIA OBAT HEWAN PERKEMBANGAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia PUBLIC HEARING RPM TENTANG PENYEDIAAN.... JAKARTA, 26 Januari 2016. Bertempat di Kementerian Pertanian, gedung C Lt. 9 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menghadiri acara Public Hearing terkait Rancangan Peraturan Menteri Pertanian (RPM) tentang Penyediaan Obat Hewan. RPM tentang Penyediaan Obat Hewan ini terdiri dari tujuh Bab dengan 44 pasal. RPM Obat Hewan disandarkan atas pertimbangan pada UU No 18 Th 2009.............................................. 2 5 PT GALLUS “MEMBANGUN... ANNUAL MEETING JAKARTA, 15 Januari 2016. Bertempat di Hotel Sahati Jakarta Selatan, PT Gallus Indonesia Utama (GITA), menyelengarakan Annual Meeting bertemakan ”Membangun Organisasi yang Tangguh dengan SDM yang Handal”. Annual Meeting diisi dengan penyampaian budgeting oleh para manager Divisi masing-masing. Didahului Direktur Utama PT Gallus, Ir. Bambang Suharno yang memamparkan budget secara umum PT Gallus. Kemudian di lanjutkan oleh Drh. Rakhmat Nuriyanto, MBA yang menyampaikan............................ 3 3 JAKARTA, 12 Januari 2016. Bertempat di Gedung Sekretariat Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) lantai-3, Pasar Minggu Jakarta Selatan. ASOHI menyelengarakan Rapat Dewan Penasehat ASOHI (DPA) yang ke-3 terhitung sejak Mei 2015. Rapat DPA dipimpin oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari, pada kesempatan ini menyampaikan 12 Agenda Rencana Kegiatan Pengurus ASOHI periode Januari-Maret 2016 yakni: 1. Penyempurnaan/penyesuaian buku Pedoman Kerja Pengurus dan Pedoman Pengendalian Obat Hewan Ilegal 2. Pengurusan pengalihan saham.................................................... AGENDA KEGIATAN ASOHI JAKARTA, 13 Januari 2016. Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari pada kesempatan rapat dengan Kementan memberikan beberapa penjelasan, yakni tujuan pertemuan ASOHI dengan Kementan untuk pembahasan rencana penertiban beberapa Permentan Obat Hewan, yang akan di tindak lanjuti dan akan dituangkan ke dalam Permentan agar bisa dipercepat penerbitan Permentan dengan List Dra�t yakni: Klasi�ikasi Obat Hewan, Pelarangan Obat Hewan Tertentu pada Ternak, Ijin Usaha Obat Hewan, Peredaran Obat Hewan, CPOHB .......................................... RAPAT ASOHI DENGAN KEMENTAN GUNA..... Edisi: 165 - JANUARI 2016 Susunan Redaksi : l Pelindung : Ketua Umum ASOHI. l Penasehat : Sekjend ASOHI Drh Forlin Tinora Sekretaris BPA Ir Bambang Suharno. l Pemimpin Umum : Ir Darmanung Siswantoro l Pemimpin Redaksi : Wawan Kurniawan, SPt. l Redaksi : Eka Safitri. l Grafis : Aris Prasetyo. l Penerbit : ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA (ASOHI) Alamat Redaksi : Sekretariat Gedung ASOHI Golden Office Durian, Jl. Durian No. 44C Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Telp. 021-72741508 WA. 0811-1642-812 Email: [email protected] Web: www.asohi.org Foto bersama peserta Rapat Pengurus Inti ASOHI dengan Badan Pengawas ASOHI, Selasa (09/01).
Edisi: 261 - JANUARI 2024 3 INF AS HI ASOHI GELAR AUDIENSI DENGAN KKP JAKARTA, Selasa 19 Desember 2023. Bertempat di Lt.5 Ruang Rapat Azola Direktorat Pakan dan Obat Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pengurus ASOHI Pusat melakukan audiensi dengan Direktur Pakan dan Obat Ikan beserta staff. Pengurus ASOHI Pusat yang hadir diantaranya Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara, DERAP PUSAT Foto bersama Pengurus ASOHI Pusat dan Direktur Pakan dan Obat Ikan bersama staf usai audiensi, Selasa (19/12/23). Ketua Sub Bidang Obat Ikan Ir Abung Simanjuntak, Anggota Sub Bidang Obat Ikan Drh Salman Haris Fuadi, dan Ketua Bidang Organisasi Drh Almasdi Rahman. Sementara dari KKP dihadiri oleh Ir Ujang Komarudin A. K MSc Direktur Pakan dan Obat Ikan yang didampingi Ketua Tim Kerja Obat Ikan Ir. Eki Djouhar Fuad, M.Si, Anggota Tim Kerja Obat Ikan Mario Vincent A. Siahaan, S.St.Pi dan Drs. M. Nurzein. Beberapa agenda yang diusung dalam audiensi kali ini adalah diantaranya perkenalan Pengurus ASOHI. Selain itu juga membahas peran ASOHI sebagai mitra pemerintah salah satu contohnya kolaborasi kepatuhan anggota ASOHI dalam mengikuti aturan KKP. Dalam kesempatan ini Pengurus ASOHI juga menyampaikan masalahmasalah yang dikeluhkan anggota dalam hal registrasi Obat Ikan di KKP. Pada kesempatan ini Teddy menandaskan, “Saat ini Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Ikan (PPJTOI) selalu diselenggarakan oleh KKP, kami mengharapkan ASOHI dapat diundang sebagai nara sumber untuk ikut memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang peran ASOHI.”(WK) ASOHI DAMPINGI BUMA HADAPI TANTANGAN 2024 Foto bersama Pengurus Inti ASOHI bersama Direksi PT Gallus Indonesia Utama, Selasa (9/1). Jakarta, Selasa 09 Januari 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI bersama Direksi PT Gallus Indonesia Utama (Gallus) mengadakan diskusi khusus terkait rencana pengembangan kegiatan usaha Gallus dalam tahun politik 2024 ini. Rapat dihadiri oleh Ketua Umum Drh Irawati Fari yang didampingi Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara dan Anggota Badan Pengawas ASOHI Drh Gowinda Sibit. Sementara Direksi PT Gallus diwakili oleh Direktur Utama Ir Bambang Suharno dan Direktur Keuangan dan HRD Drh Rakhmat Nuriyanto MBA Menurut Bambang Suharno yang juga menjabat sebagai Pimred Majalah Infovet, saat ini Majalah Infovet merupakan salah satu unit usaha Gallus yang perlu pendampingan dalam menghadapi tantangan perkembangan performa usaha media komunikasi yang berbasis cetak maupun online. Dalam kesempatan ini Drh Gowinda Sibit banyak memberikan masukan-masukan untuk upaya pengembangan usaha PT Gallus. Pengurus Inti ASOHI juga berharap untuk unit usaha Gallus lainnya agar bisa lebih akseleratif, progresif dan produktif dalam menghadapi tantangan usaha guna mendapatkan kesuksesan bersama. (WK)
4 Edisi: 261 - JANUARI 2024 INF AS HI DERAP PUSAT BBPMSOH RAIH PENGHARGAAN UNIT PENYELENGGARA PELAYANAN PUBLIK “SANGAT BAIK” JAKARTA, Selasa 21 November 2023. Selamat dan Sukses kepada Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) atas penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dengan kategori Sangat Baik Tahun 2023 Lingkup Layanan Administrasi. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian PAN RB kepada BBPMSOH setelah melalui tahapan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Beberapa aspek yang menjadi dasar penilaian adalah : Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP), Konsultasi dan Pengaduan, dan Inovasi. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memberikan penghargaan kepada unit penyelenggara pelayanan publik (UPP) terbaik penyedia sarana prasarana pelayanan publik. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat mendorong instansi pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, setara, dan berkeadilan, salah satunya melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Tentu untuk menjaga ini semua, kita membutuhkan SDM yang berkelas dunia. SDM yang baik yang kita mimpikan agar mampu melayani rakyat dan bangga melayani untuk bangsa,” ujarnya dalam acara Peresmian Bersama Mal Pelayanan Publik, Peluncuran JIPPNAS, dan Pemberian Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2023 di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Menteri Anas juga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen instansi pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. “Para penyelenggara pelayanan publik ini patut diberikan apresiasi yang tinggi, karena telah menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan publik yang terbaik,” tuturnya. Semoga dengan diraihnya penghargaan ini, BBPMSOH dapat lebih meningkatkan pelayanan yang lebih baik sehingga dapat terus menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat. (WK) Jakarta, Selasa 29 Desember 2023. Melalui surat edaran resminya yang ditujukan kepada ASOHI dan perusahaan obat hewan anggotanya, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr Ir Nasrullah MSc menyampaikan Standar dan Kriteria Teknis Pendaftaran/Registrasi Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dalam suratnya Dirjen menjelaskan, sehubungan dengan terbitnya Keputusan menteri Pertanian No. 311/KPTS/ PK.320/M/06/2023 tentang Penetapan Status Situasi Penyakit Hewan, maka untuk memenuhi ketersediaan vaksin PMK di Indonesia pada kondisi endemik, diperlukan pelaksanaan proses pendaftaran/registrasi vaksin PMK produk impor maupun produk dalam negeri dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Pertanian No. 15 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk pada Penyelenggaraan Perizinan berusaha Berbasis Risiko Sektor Pertanian dan Peraturan Menteri Pertanian No. 16 Tahun 2021 tentang Kajian lapang dan Pengawasan Obat Hewan. Disamping memenuhi ketentuan administratif di atas, untuk menjamin terpenuhinya keamanan, khasiat dan mutu vaksin PMK yang akan didaftarkan/diregistrasikan, maka produsen/importir harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: A. Standar dan Kriteria Teknis Vaksin PMK meliputi: 1. Vaksin PMK inaktif monovalent dengan serotype O; 2. Strain yang didaftarkan memiliki kecocokan/matching dengan strain O/MESA/Ind- 2001e yang bersirkulasi di Indonesia atau di Kawasan Asia Tenggara yang dibuktikan dengan data vaccine matching test di laboratorium rujukan, seperti WRLFMD (The Pirrbright Institute) atau laboratorium independen lainnya. 3. Vaksin memiliki potensi tinggi dengan nilai ≥ 6 PD50; 4. Adjuvant menggunakan oil based (berbasis minyak); 5. Vaksin harus dengan klasifikasi NSP Free; 6. Produsen vaksin PMK harus dapat menyajikan data sekunder berupa jurnal ilmiah/ publikasi ilmiah terbaru dalam 5 (lima) tahun terakhir atau hasil uji yang sahih. B. Pelaksanaan pengujian mutu di BBPMSOH diantaranya : 1. Uji Umum (Uji Fisik: warna partikel asing dan homogenitas; Volume; Kemurnian; Sterilitas); 2. Uji identitas; 3. Uji Safety (penyiapan hewan target untuk uji coba dapat melibatkan pelaku usaha/swasta; 4. Uji potensi dengan uji imunogenitas. Syarat lainnya, pemasukan produk vaksin PMK dalam bentuk bulk harus memenuhi persyaratan sebagaimana tercantum dalam butir A diatas. Pelaksanaan registrasi vaksin PMK terhitung mulai tanggal 2 Januari 2024. Berkaitan dengan hal tersebut, pelaku usaha terkait dapat mempersiapkan dan mengajukan permohonan pendaftaran/registrasi vaksin PMK dimaksud melalui portal https://oss.go.id. (WK) STANDAR DAN KRITERIA TEKNIS PENDAFTARAN VAKSIN PMK
Edisi: 261 - JANUARI 2024 5 INF AS HI MENTAN PERCEPAT REVISI UU PETERNAKAN UNTUK SOLUSI PERUNGGASAN Mentan Amran Sulaiman saat didampingi Dirjen PKH Nasrullah. JAKARTA, Kamis 28 Desember 2023. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memerintahkan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mempercepat proses revisi Undang Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Peraturan Menteri Pertanian turunannya. Hal ini untuk mempercepat solusi masalah perunggasan menyikapi kondisi harga ayam yang masih fluktuatif di tingkat produsen. “Solusi paling cepat adalah revisi regulasi, kalau bisa Permentan saja, diapain yang penting sanksinya kencang,” ujar Amran di depan para ketua asosiasi dan koperasi perunggasan yang hadir di kantor pusat Kementerian Pertanian. Lebih lanjut Amran juga menegaskan bahwa penegakan sanksi yang ketat tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerjasama dan koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lain agar penegakan sanksi ini dapat tegas diterapkan. “Pendekatannya harus holistik, tidak bisa parsial,” tegas Amran. Seperti yang telah diketahui, beberapa permasalahan perunggasan yang tiap tahun muncul diantaranya harga input (DOC dan pakan) yang berfluktuasi, rantai pasok yang panjang dan belum efisien, harga ayam hidup (livebird) yang lebih ditentukan oleh peran broker, kompetisi pasar livebird yang sama antara perusahaan integrasi dan peternak mandiri, serta pola konsumsi yang bersifat musiman. “Saya minta pak Dirjen dalam beberapa minggu ke depan sudah bisa menyelesaikan draft usulan revisi Permentan. Untuk revisi Undang-Undang, silahkan melakukan public hearing, libatkan semua stakeholder termasuk para peternak ini agar ada solusi. Masa’ sudah bertahun tahun kita masih bicara harga dan permasalahan yang sama,” ujar Amran. Menanggapi hal itu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan mengatakan bahwa ada beberapa solusi jangka pendek, menengah dan panjang yang sedang disiapkan, misalnya dengan segera menyelesaikan draft revisi regulasi yang mengatur perunggasan termasuk penerapan sanksinya secara tegas. (WK) DITJEN PKH BORONG PENGHARGAAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK KEMENTAN 2023 Bogor, Rabu, 20 Desember 2023. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) berhasil meraih peringkat ke-2 sebagai Unit Kerja Eselon I Terinformatif lingkup Kementerian Pertanian. Selain itu, komitmen pimpinan Ditjen PKH juga diakui oleh para juri dengan keberhasilan Dirjen PKH, Nasrullah meraih penghargaan kategori khusus sebagai pemimpin dengan komitmen terbaik. Tidak berhenti disitu saja, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) terbaik juga diraih oleh Aldy Rezqillah petugas PPID dari BBIB Singosari. Beberapa penghargaan lain juga diraih oleh Unit Pelaksanan Teknis (UPT) dibawah Ditjen PKH, seperti peringkat 2 kategori eselon II (BBIB Singosari), peringkat 3 kategori eselon II (Pusvetma Surabaya), peringkat 1 kategori eselon III (BET Cipelang), peringkat ke 2 kategori eselon III (BPMSPH Bogor), kategori khusus pelayanan informasi publik terbaik (BBPTUHPT Baturraden), dan kategori khusus website terbaik (BBIB Singosari) Dalam acara penganugerahan tersebut, Dirjen PKH, Nasrullah tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para petugas PPID lingkup Ditjen PKH yang telah bekerja keras melaksanakan amanat Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik ini. “Penghargaan ini adalah penghargaan untuk kita semua, khususnya untuk semua pejabat PPID di lingkup Ditjen PKH yang sudah berusaha keras mewujudkan keterbukaan informasi publik. Ke depan dengan adanya keterbukaan data dan informasi bagi masyarakat/publik yang diberikan oleh PPID lingkup Ditjen PKH, diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat dalam pembangunan peternakan dan kesehatan hewan,” ungkap Nasrullah. Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik lingkup Kementerian Pertanian Tahun 2023 yang dilaksanakan IPB ICC Bogor Jawa Barat ini dilaksanakan dalam rangka memberikan apresiasi kepada pejabat dan unit kerja yang telah bekerja keras mewujudkan keterbukaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan efektif. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementan telah empat kali meraih penghargaan dari Komisi Informasi Pusat sebagai salah satu Kementerian dengan Keterbukaan Informasi Publik Terbaik berturut-turut sejak tahun 2020. “Keberhasilan Kementerian Pertanian meraih penghargaan dari Komisi Informasi Pusat ini tidak lepas dari kerja keras petugas PPID dan komitmen pimpinannya untuk dapat melaksanakan keterbukaan informasi publik secara cepat, tepat, akurat dan transparan,” ungkap Boga. (WK) SERBA-SERBI
6 Edisi: 261 - JANUARI 2024 INF AS HI DERAP ANGGOTA KOLABORASI MEDION DAN UGM UNTUK DUNIA PETERNAKAN Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Medion dan FKH UGM. Yogyakarta, Jumat 1 Desember 2023. Medion sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan hewan secara aktif terus mendukung dunia pendidikan. Salah satunya dengan kolaborasi bersama Universitas Gadjah Mada. Peter Yan selaku Komisaris Medion menandatangani perjanjian kerjasama dengan Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) untuk mendukung keterampilan mahasiswa dalam program pendidikan dan juga kerjasama terkait penelitian. Acara dihadiri oleh 31 orang perwakilan UGM, diantaranya Dekan dan Wakil Dekan 1,2,3 FKH UGM, seluruh Ketua Departemen, Staff Departemen Farmakologi, Kepala Kantor Administrasi dan pihak terkait, serta 3 orang tim Medion yaitu, Peter Yan, Sugiyantoro sebagai District Assistant Manager Medion, dan Cherri David Trisunu sebagai Technical Sales Representative Medion. Selain itu, pada kesempatan yang sama dilaksanakan juga kegiatan Studium Generale, yaitu salah satu program edukasi Medion bekerjasama dengan universitas-universitas ternama yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan kreativitas mahasiswa. Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si. selaku Wakil Dekan 3 FKH UGM memberikan kata sambutan sekaligus menjadi pembuka kegiatan tersebut. Mengangkat topik “Bisnis Peternakan dan Peran Dokter Hewan di Industri Farmasi Veteriner”, Studium Generale kali ini disampaikan langsung oleh Peter Yan dan diikuti sebanyak 130 mahasiswa. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan semakin membangun kolaborasi yang inovatif dan holistik antar kedua belah pihak sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Ini merupakan bentuk dukungan Medion dalam rangka memajukan serta meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) para mahasiswa. (MED) PERLUAS PASAR, MEDION KEMBANGKAN PRODUK HEWAN KESAYANGAN BANDUNG, Jumat 29 Desember 2023. Tidak hanya menjangkau produk farmasi hewan, Medion juga melakukan berbagai pengembangan sesuai dengan kebutuhan pasar. Salah satunya dengan melakukan ekspansi ke pasar hewan kesayangan. Ikatan manusia dan hewan kesayangan merupakan suatu hal berharga yang perlu dijaga. Untuk itu Medion menyediakan kebutuhan nutrisi hewan kesayangan, salah satunya adalah kucing. Medion memiliki beberapa produk andalan, diantaranya dry food dengan merk Kadofu, Lovy, dan DeliCats, snack kucing dengan merk Kadofu Creamy Delight, pasir kucing dengan merk Sirku dan Dr. Litter. Medion memiliki tiga pakan kucing dengan brand Lovy, Kadofu dan DeliCats. Lovy memiliki keunggulan utama hairball control karena mengurai dan mengeluarkan gumpalan bulu yang tertelan. Kadofu hadir dalam kemasan fresh pack 400 gram, memiliki keunggulan dari kandungan ekstrak yucca yang dapat mengurangi bau tidak sedap pada kotoran. DeliCats memiliki kandungan utama Omega 3 & 6 yang memberikan nutrisi pada kulit dan bulu sehingga membantu mengurangi inflamasi dan alergi. DeliCats dikemas menggunakan kemasan berlapis metal yang dilengkapi ziplock sehingga membuat produk lebih tahan lama dan awet dalam kemasan. Seluruh pakan kucing Medion telah diformulasikan sesuai dengan standar AAFCO untuk memenuhi standar kebutuhan kucing dan diproduksi dengan fasilitas, alat, dan bahan yang berkualitas serta tersertifikasi suci. Jika Selain pakan, Medion juga memasarkan snack untuk kucing, yaitu Kadofu Creamy Delight. Dibuat dengan bahan baku pilihan yang berkualitas dan bernutrisi tinggi, tanpa bahan pengawet, dan pewarna kimia. Kadofu Creamy Delight memiliki banyak keunggulan yaitu green tea extract yang mampu mengurangi bau mulut dan urin serta sebagai antioksidan, Omega 3 & 6 untuk meningkatkan kesehatan bulu dan kulit serta taurine yang dapat menjaga retina dan penglihatan serta meningkatkan kesehatan reproduksi. Memiliki varian rasa salmon dan chicken serta teksturnya yang lembut mampu meningkatkan nafsu makan kucing terutama kitten dan adult cat. Untuk terus menyediakan produk yang lengkap dan menyeluruh, Medion juga telah memproduksi pasir kucing, yakni Sirku dan Dr. Litter. Sirku merupakan pasir kucing lokal berbahan bentonite dengan bentuk granul yang baik sehingga memiliki daya gumpal dan serap yang kuat serta mampu menyerap bau kotoran dengan baik. Memiliki aroma yang tahan lama (4-5 hari) dan minim debu. Sementara Dr. Litter adalah pasir kucing import yang dikemas dalam bentuk ziplock dan handle sehingga penggunaan irit dan daya serap baik. Diformulasi dari 100% bentonite berkualitas alami. Memiliki daya serap tinggi yang akan langsung menggumpal saat terkena urine dan feses. (MED)
Edisi: 261 - JANUARI 2024 7 INF AS HI DERAP ANGGOTA MEDION ELP, TINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MAHASISWA BANDUNG. Pada 20 Mei hingga 25 November 2023, Medion melaksanakan kegiatan Experiential Learning Program (ELP). ELP merupakan program edukasi yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan beberapa universitas ternama di Indonesia. Tujuannya untuk memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa mengenai penyakit viral pada unggas serta vaksin dan vaksinasi melalui kombinasi antara teori dan praktik. Materi edukasi dalam program ini berfokus pada 2 topik, yang pertama mengenai penyakit viral yang menyerang unggas. Topik ini mencakup identifikasi dan penjelasan berbagai penyakit viral pada unggas, pencegahan dan penanganan, serta teknis bedah (nekropsi) yang digunakan dalam mendiagnosis penyakit yang menyerang unggas. Topik kedua mengenai vaksin dan vaksinasi yang mencakup pentingnya vaksin dan vaksinasi, penyusunan program, pengukuran keberhasilan, serta praktik vaksinasi. Tahun ini ELP dilaksanakan di 8 universitas, antara lain Universitas Padjajaran, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Brawijaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, dan Universitas Sebelas Maret. Terdapat 872 mahasiswa yang mengikuti program ELP Medion. Berdasarkan tanggapan peserta, program ini dinilai positif dan sangat bermanfaat. Selama kegiatan berlangsung peserta nampak antusias dan berpartisipasi secara aktif. Para peserta pun merasa mendapatkan manfaat yang cukup signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Mereka berharap agar program ELP dapat tetap terlaksana secara berkelanjutan di tahun mendatang. Melalui Experiential Learning Program, Medion berharap dapat memberikan dampak positif serta nilai tambah bagi dunia akademis Indonesia. Dengan meningkatnya kualitas SDM peternakan dan dokter hewan, diharapkan dapat menjadi modal utama bagi kemajuan industri peternakan Indonesia di masa yang akan datang. (MED) MEDION ADAKAN SEMINAR HEWAN BESAR DI LOMBOK LOMBOK, Kamis, 7 Desember 2023. Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD)memberikan dampak yang signifikan bagi peternak. Pasca wabah, masalah yang dihadapi berlanjut, yaitu gangguan reproduksi yang menyebabkan sapi sulit bunting dan memberikan dampak ekonomi yang besar. Maka dari itu, dibutuhkan solusi yang tepat dalam menghadapi kondisi tersebut. Sebagai upaya untuk memberikan solusi, Medion bersama dengan PRISMA (kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia untuk pertumbuhan pasar pertanian inklusif ) mengadakan Seminar dengan judul “Manajemen Kesehatan Reproduksi Pasca PMK dan LSD, Bagaimana Sapi Cepat Bunting?”. Kegiatan yang digelar secara offline ini diikuti oleh sekitar 100 orang peserta dengan latar belakang dokter hewan, paramedis, dan peternak. Foto bersama para peserta seminar hewan besar Medion. Untuk mengoptimalkan reproduksi, diperlukan strategi diantaranya, memeriksa kondisi sistem reproduksi sapi secara individual dan mengatasi gangguannya. Kemudian, penuhi kebutuhan nutrisi sapi dengan pakan berkualitas (hijauan dan konsentrat), memberikan suplemen mineral dan multivitamin, memaksimalkan penyerapan nutrisi, serta melakukan pertimbangan untuk pemberian hormon. Pada kesempatan ini, tim ahli Medion merekomendasikan produk inovatif, yaitu Digesfit dan Mix Plus Cattle Pro. Kolaborasi ini merupakan dukungan nyata yang diberikan Medion bagi para peternak maupun tenaga medis dengan harapan agar manajemen kesehatan ternak dapat dijalankan dengan baik serta membekali mereka untuk dapat melalui tantangan kondisi peternakan saat ini. (MED)
8 Edisi: 261 - JANUARI 2024 INF AS HI SERBA-SERBI INDONESIA TERIMA BANTUAN VAKSIN LSD TAHAP KEDUA RESPON CEPAT MASALAH, PETERNAK SAMPAIKAN TERIMA KASIH KEPADA MENTAN JAKARTA, Senin 8 Januari 2024. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menerima bantuan vaksin lumpy skin disease (LSD) tahap kedua sebanyak 500.000 dosis dari Australia. Vaksin tersebut diberikan secara resmi kepada Kementan dalam kegiatan serah terima di Gudang cold chain PT Kiat Ananda, untuk disimpan sebelum didistribusikan. Simbolis penyerahan bantuan vaksin dilakukan oleh Dane Roberts (Konselor Pertanian Australia), kepada Nuryani Zainuddin (Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan). Pada kesempatan tersebut Nuryani mengatakan, kemitraan antara Indonesia dan Australia sangatlah penting untuk terus berkolaborasi dalam melawan penyakit LSD yang telah terkonfirmasi di 17 provinsi di Indonesia. Penyerahan vaksin ini merupakan bagian keseluruhan donasi 1 juta dosis vaksin LSD yang telah disepakati di 2023, yang diberikan oleh Departemen Pertanian, Perikanan, dan Perhutanan Australia untuk membantu Indonesia dalam menangani LSD. Sebelumnya, tahap pertama vaksin LSD sebanyak 500.000 dosis telah didonasikan pada Mei 2023 dan telah terdistribusi ke beberapa provinsi tertular. “Dengan tambahan donasi 500 ribu dosis vaksin LSD, tahun ini vaksinasi akan dilakukan lebih intensif utamanya di provinsiprovinsi sentra ternak seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Lampung,” ujar Nuryani. “Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Australia atas pendekatan proaktif dan dukungan akan pentingnya kesehatan hewan dalam mempromosikan pertanian berkelanjutan, serta ketahanan pangan bagi masyarakat di Indonesia,” ucapnya. Sementara, Dane Roberts turut menyampaikan komitmen kerja sama antara Indonesia dan Australia dalam penanganan LSD sudah ada sejak awal wabah. “Kami memiliki hubungan kerja yang sangat erat dengan Indonesia dalam menyediakan dukungan upaya pengendalian penyakit hewan darurat, dan kami akan terus melanjutkan keterlibatan kami dalam memberikan dukungan teknis dan berbagai program lainnya,” kata Dane. (WK) Nuryani Zainuddin (kiri) saat menerima penyerahan bantuan vaksin LSD tahap dua melalui Dane Roberts. JAKARTA, Kamis 28 Desember 2023. Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, melakukan audiensi dengan para peternak unggas rakyat di kantornya. Pada audiensi tersebut, Amran menegaskan keberpihakan pemerintah kepada para peternak rakyat. “Negara dibangun untuk membantu rakyatnya,” tegas Amran dalam keterangan tertulisnya. Ia pun meminta jajarannya untuk merumuskan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) tentang tata kelola ternak unggas. Diharapkan dengan peraturan terbaru tersebut nantinya akan lebih mudah bagi pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasokan unggas nasional. ”Pendekatan dalam membenahi tata kelola peternakan unggas ini memang harus dilakukan secara holistik, tidak bisa parsial,” terang dia. Pada kegiatan audiensi turut hadir sejumlah asosiasi peternak rakyat, antara lain Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), dan Forum Peternak Layer Nasional. Salah satu peternak asal Blitar, Nafisa, turut memberikan apresiasi salah satunya terkait respon cepat pemerintah dalam mengatasi permasalah pakan. ”Saya seorang ibu peternak. Ketika Pak Amran diangkat sebagai Menteri Pertanian, kami tidak percaya Bapak waktu itu. Kami ini sudah pasti mati lambat laun. Tapi setelah saya melihat sendiri kebijakannya, saya sangat apresiasi, saya sangat berterima kasih,” ungkap Nafisa. Ia menyebut bahwa pemerintah bergerak cepat dalam mengatasi kendala pakan yang dialami para peternak unggas. Secara langsung, Kementerian Pertanian meminta Perum Bulog untuk menyalurkan jagung pakan khusus bagi para peternak rakyat. ”Ketika jagung belum ada, kami ini sampai menangis. Temanteman kami bisa mati. Kapanpun bisa mati. Alhamdulillah Bapak Menteri Pertanian berusaha meng-cover kami,” ucapnya. Lebih lanjut disampaikan, penyaluran stok jagung pakan telah berhasil membangkitkan usaha ternak miliknya maupun rekanrekan peternak lainnya yang sempat kesulitan akibat kekurangan pakan. ”Memang peraturannya ketat (penyaluran stok pakan) dilakukan by name dan by address. Tapi kami ikuti semuanya. Alhamdulillah akhirnya kami punya jagung,” tukasnya. (INF) Foto bersama saat audiensi antara Mentan Amran dengan para peternak unggas rakyat.
Edisi: 261 - JANUARI 2024 9 INF AS HI SERBA-SERBI Wamentan Harvick Hasnul Qolbi saat meninjau peternakan sapi perah yang dikelola oleh KUD Sembada, Kec. Puspo, Kab. Pasuruan, Jawa Timur. Pasuruan, Jumat 15 Desember 2023. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mengatakan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) turut memberikan dampak pada turunnya produksi susu nasional hingga 30-40 persen. Menurut Wamentan, hal tersebut disebabkan banyaknya populasi sapi yang mati akibat PMK tahun lalu. Hal ini disampaikan saat meninjau peternakan sapi perah yang dikelola oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Sembada, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. “Pasca PMK kemarin, populasi sapi perah mengalami penurunan, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Ini tentu sangat berdampak pada produksi susu kita,” kata Wamentan. Wamentan Harvick berharap para peternak di Pasuruan terus meningkatkan produksi susu melalui penambahan populasi dari masyarakat atau Koperasi Unit Desa (KUD) melalui pembelian KUR. Sehingga, peternak dapat mengangsur dari bank pemerintah. Selain itu, pihaknya juga akan merumuskan regulasi kepada Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk mengutamakan koperasi yang melakukan pembinaan kepada peternak. “Padahal Pasuruan sendiri menjadi salah satu daerah penyumbang susu terbesar di Jawa Timur. Untuk itu saya meminta, agar peternak dapat melibatkan KUD untuk menambah populasi sapi perah demi meningkatkan kembali produksi susu,” ujarnya. Ketua KUD Sembodo Puspo, Purwo Budi Setiawan mengungkapkan saat ini jumlah peternak sapi di koperasinya mencapai 3 ribu orang dengan rata-rata produksi susu mencapai 27 ton per hari. Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang berpihak dan melindungi para peternak rakyat di Jawa Timur. Sehingga program pemerintah untuk swasembada susu ini dapat berjalan. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiah mengatakan populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan hingga 7% dari 97.101 ekor di tahun 2021 menjadi 90.304 ekor di tahun 2022. “Sehingga dampaknya pada produktifitas susu juga turun hingga 30 persen. Tahun 2021, produksi susu sapi di Kabupaten Pasuruan mencapai 137.590 ton. Untuk tahun 2022 turun hingga 30% menjadi 96.385 ton,” ucapnya. (WK) WAMENTAN HARAP PETERNAK LIBATKAN KUD TINGKATKAN POPULASI SAPI PERAH TANAMAN JAGUNG TUMBUH SUBUR DI LAHAN FOOD ESTATE KALTENG Kalimantan Tengah, Senin 11 Desember 2023. Untuk memastikan kondisi jagung di lahan food estate tumbuh dan berkembang dengan baik, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan blusukan ke pertanaman jagung di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Dalam kunjungan itu, Mentan memastikan kondisi jagung tumbuh dengan baik pada kurun waktu 2 bulan atau seumur Amran bertugas kembali sejak 25 Oktober 2023. “Jagung ini seumur jabatan saya jadi harus cepat dikerjakan dan bukan dibicarakan, apalagi diperdebatkan. Ini harus kita kerjakan dari sekarang untuk hasil panen di bulan berikutnya,” ujar Mentan Amran. Menurut Mentan Amran, saat ini kondisi pertanaman jagung di lahan seluas 600 hektare itu sudah on progres terutama melalui kolaborasi yang kuat antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Pertahanan. “Food estate ini untuk masa depan anak cucu kita, untuk generasi kita ke depan, juga untuk memberi pangan masyarakat dunia. Semua on progres dan saya optimis segera bisa ditangani,” kata Mentan Amran. Dikatakan Mentan Amran, pembangunan food estate khusus jagung ini nantinya akan dijadikan sebagai sentra dan kekuatan besar bagi cadangan pangan Indonesia ke depan, terutama dalam mengantisipasi kepadatan jumlah penduduk yang terus meningkat. Pastikan Food Estate Berjalan Baik, Mentan-Wamenhan Pantau Lokasi di Gunung Mas. “Tiap tahun penduduk kita bertambah kurang lebih 3,5 juta. Jadi ini harus disiapkan makanannya, harus disiapkan pangannya. Kalau tidak dari sekarang bisa bermasalah bangsa ini,” katanya. Di lokasi, Mentan Amran memastikan food estate yang dikerjakan Kemenhan ini sudah sangat bagus karena jagung yang ditanam memiliki kualitas panen yang sangat besar. Hal ini terlihat dari daun dan batang yang tumbuh sesuai dengan kondisi pertanaman di Kalimantan. “Tanaman jagung ini sudah tumbuh lebih dari dua meter tingginya. Sangat bagus pertumbuhannya. Dan ingat, ini adalah ekstensifikasi yang akan menjadi cadangan pangan kita ke depan melalui teknologi mekanisasi seperti di negara Taiwan, Jepang dan seterusnya,” jelasnya. (WK)
10 Edisi: 261 - JANUARI 2024 INF AS HI SERBA-SERBI PINSAR PETELUR NASIONAL SOLO RAYA MINTA INOVASI DARI DOSEN IPB SOLO, Jumat 5 Januari 2024. Dalam rangka pelaksanaan Dosen Mengabdi Inovasi (DMI), Tim IPB telah bertemu dengan anggota dan pengurus Pinsar Petelur Nasional (PPN) Solo Raya untuk membahas permasalahan yang dihadapi peternak petelur (layer) mandiri tersebut. Robby Susanto Penasihat PPN mengatakan bahwa peternak layer mandiri selalu bermasalah dalam pengadaan pakan, terutama bahan baku pakan yaitu jagung yang kontinuitasnya tidak stabil. Oleh karena itu, yang menjadi masalah adalah dalam biaya pakan, yang akan mempengaruhi harga jual telur di tingkat kandang. Ia menambahkan, selama ini berlaku pendapat bahwa Harga Pokok Penjualan (HPP), apabila 3.5 kali harga pakan. Oleh karena itu, dia meminta Tim Dosen Mengabdi Inovasi IPB agar dapat melakukan riset yang bisa menjadi patokan apakah benar harga jual telur akan impas bila seharga 3.5 kali harga pakan. Faktor apa saja yang mempengaruhi harga jual telur. Apakah benar, 3.5 kali harga pakan. Setelah melalui diskusi dengan PPN Solo Raya, diputuskan bahwa Peternak Telur Solo Raya telah meminta bantuan dari Tim DMI dalam menyusun Harga Pokok Penjualan (HPP) Telur. Perhitungan ini akan memperhitungkan harga pakan, harga DOC, Feed Conversion Ratio (FCR), dan Harga Jagung. Temuan kajian yang dilakukan Tim DMI akan menjadi acuan dalam pemilihan peternak yang tergabung dalam PPN Solo. Untuk memenuhi aspirasi Pengurus PPN Solo Raya, Tim DMI akan membentuk tim peneliti interdisipliner di IPB. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi yang lebih luas di luar peternak yang tergabung dalam PPN Solo Raya. Pedoman ini diharapkan dapat diterapkan pada konteks peternakan unggas yang lebih luas, khususnya di bidang produksi ayam petelur di Indonesia. Kajian ilmiah ini juga dapat dimanfaatkan oleh lembaga pengambil kebijakan terkait, seperti Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Pangan Nasional, Bappenas serta Kementerian Perdagangan. Usulan yang disampaikan Tim DMI agar pemerintah segera mengeluarkan payung hukum yang pasti untuk menetapkan Harga Acuan Penjualan/Pembelian (HAP) bibit ayam (DOC), Jagung dan Pakan Ternak dapat ditanggapi positif dan menjadi catatan khusus untuk program tahun 2023. (WK) PETERNAK UNGGAS DESAK LANGKAH KONKRET PRESIDEN Prof Dr Rachmat Pambudy menjelaskan perkembangan teknologi pakan ternak terbaru JAKARTA, Kamis 11 Januari 2024. Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN) melakukan aksi simpatik untuk mengingatkan dan menyampaikan aspirasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini mereka lakukan sebagai langkah penting, guna mensejahterakan peternak rakyat, terkhususnya peternak mandiri, dan dunia perunggasan pada umumnya. Berkaitan dengan yang dihadapi peternak rakyat dan peternak mandiri tersebut. KPUN mendesak Presiden Republik Indonesia (RI) untuk meningkatkan harga jual ayam hidup (Live Bird/LB). Aksi simpatik yang dilakukan KPUN tersebut dilakukan dengan cara melakukan pembagian ayam hidup kepada masyarakat yang berada di kawasan Istana Negara, kantor Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Kantor Kementerian Pertanian (Kementan). Hal ini diungkapkan oleh Alvino Antonio W. Ketua KPUN. Dia menyampaikan agar Presiden Jokowi harus melakukan langkahlangkah penting dan konkrit untuk menyelamatkan nasib peternak rakyat dan peternak mandiri yang semakin terpinggirkan. Sehingga, Presiden Jokowi juga harus memerintahkan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog). Guna melaksanakan Peraturan Bapanas No. 5 tahun 2022 mengenai Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen. Yang menetapkan harga batas bawah broiler (ayam pedaging) sebesar Rp 21.000 per kg dan batas atas Rp 23.000 per kg. “Kebijakan dan langkah konkrit Presiden Jokowi tersebut penting untuk dilakukan. Mengingat situasi sulit yang dihadapi peternak rakyat dan peternak mandiri. Saat ini harga ayam hidup di tingkat peternak rakyat dan peternak mandiri hanya sebesar Rp 16.000 - Rp 17.000 per kg. Jauh dibawah rata-rata harga produksi yang mencapai Rp 20.500 - Rp. 21.500 per kg. Disebabkan oleh input harga pakan mengalami kenaikan,”ujar pria yang akrab disapa Alvino. Alvino mengungkapkan situasi kemarjinalan yang dihadapi peternak rakyat dan peternak mandiri semakin berat dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan izin kepada perusahaan-perusahaan integrator menjual hasil produksinya ke pasar-pasar tradisional dan konsumen rumah tangga. Sehingga, pasar peternak rakyat dan peternak mandiri secara otomatis semakin tergerus dan mengakibatkan hilangnya peluang berusaha di bidang peternakan unggas. (WK) Aksi simpatik yang dilakukan Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN).
Edisi: 261 - JANUARI 2024 11 INF AS HI SERBA-SERBI Member of Gunakan hanya obat hewan yang sudah punya nomor registrasi Kementerian Pertanian & Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Jakarta, Kamis 21 Desember 2023. Kasus penyakit menjadi salah satu penghambat utama dalam usaha budi daya ayam ras. Terganggunya kesehatan ayam akibat penyakit, tentu dapat menghalangi peternak untuk dapat mencapai produksi yang optimal. Bahkan tak sedikit yang sampai menyebabkan kerugian. Melihat hal tersebut, Poultry Indonesia menyelenggarakan webinar Poultry Indonesia Forum Series #28 dengan tema “Jejak Kasus dan Proyeksi Penyakit Ayam Ras”, Kamis (21/12). Chief Operating Officer (COO) dan Co-Founder BroilerX, Pramudya Rizki Ruandhito menyampaikan bahwa secara umum, di tahun 2023 penyakit pada unggas relatif sama dengan pola penyakit yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Dimana pada broiler, kasus Chronic Respiratory Diseases (CRD), Colibacillosis dan Coryza masih menjadi penyakit bakterial yang banyak dijumpai di lapangan. Sedangkan untuk penyakit viral pada broiler masih didominasi oleh Infectious Bursal Disease (IBD)/Gumboro dan Newcastle Disease (ND). Selain itu, kasus CATATAN PENYAKIT UNGGAS DI TAHUN 2023 Tangkapan layar webinar Poultry Indonesia. coccidiosis juga harus menjadi perhatian bagi para peternak. Dan dengan adanya fenomena el nino pada tahun 2023, yang membuat suhu udara lingkungan menjadi terasa lebih panas membuat kasus heat stress banyak terjadi, terutama pada kandang open housed. “Kemudian untuk layer, saya melihat kasus CRD, Colibacillosis dan Coryza juga menjadi penyakit bakterial yang sering dijumpai di lapangan. Sementara untuk penyakit viral yang sering menyerang layer pada tahun 2023 adalah ND, Avian Influenza (AI) dan (Infectious laryngo tracheitis) ILT. Kemudian untuk penyakit lain yang tidak bisa dianggap enteng oleh peternak selama tahun 2023 adalah dari parasit seperti coccidiosis, ektoparasit dan cacing,” tambahnya. Sementara itu, Fauzi Iskandar selaku Veterinary Service Manager Ceva Animal Health Indonesia menjelaskan bahwa penyakit pernapasan masih menjadi main poultry disease di Indonesia. Berdasarkan Global Protection Service Disease Surveillance (GPS) Ceva, ND, CCRD, IB, IBD, dan CRD menjadi musuh utama sepanjang tahun 2018 hingga 2023, baik di layer, broiler hingga breeder. “Dan yang menarik di sini adalah sepanjang tahun 2023 kita lihat bahwa CCRD dan CRD menjadi penyakit kedua dan ketiga yang paling banyak kita temukan. Dan setelah kita telusuri lebih dalam lagi, ternyata dua penyakit ini terkadang merupakan infeksi sekunder, yang mana primernya itu bisa terjadi karena adanya IB, AI H9 atau ND atau kombinasi dari penyakit ini sehingga menurunkan imunitas ayam sehingga munculah E coli, Coryza, Koksidia, head stroke, hingga gumboro. Kemudian apabila melihat lebih dalam, sepanjang tahun 2018 hingga 2023 ND, IB dan IBD menjadi 3 penyakit virus paling berbahaya di Indonesia,” ujarnya. (PI)
12 Edisi: 261 - JANUARI 2024 INF AS HI Member of www.jurnalpeternakan.com Iklan GitaPustaka.indd 11 07/08/2015 15:17:56 Sekretariat Gedung ASOHI Golden Office Durian, Jl. Durian No. 44C Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Telp. 021-72741508 WA. 0811-1642-812 Email: [email protected] Web: www.asohi.org Member of Gunakan hanya obat hewan yang sudah punya nomor registrasi Kementan RI & KKP